Minat Petani Dalam Penggunaan Benih Unggul Bersertifikat Pada Tanaman Pisang Barangan (Musa Acuminata L) Di Kecamatan Stm Hulu Kabupaten Deli Serdang
| Type | : | Paper |
| Author | : | Simarmata, Riswanri |
| Issued Date | : | 2025 |
| Publisher | : | Polbangtan |
| Publication Place | : | Medan |
| ISBN ISSN | : | |
| Subject | : | |
| Total Download | : | 189 |
Abstract
Riswanri Simarmata, Nirm. 01.01.21.226. Minat Petani Dalam Penggunaan Benih Unggul Bersertifikat Pada Tanaman Pisang Barangan (Musa acuminata L) di Kecamatan STM Hulu Kabupaten Deli Serdang. Penelitian ini bertujuan untuk 1) Menganalisis tingkat minat petani dalam penggunaan benih unggul bersertifikat pada tanaman pisang barangan (Musa acuminata L) di Kecamatan STM Hulu Kabupaten Deli Serdang. 2) Menganalisis faktor-faktor apa saja yang memengaruhi minat petani dalam penggunaan benih unggul bersertifikat pada tanaman pisang barangan (Musa acuminata L) di Kecamatan STM Hulu Kabupaten Deli Serdang. Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan STM Hulu Kabupaten Deli Serdang. Lokasi ini dipilih karena menjadi penghasil pisang barangan terbesar di Kabupaten Deli Serdang, dan yang telah menggunakan benih unggul bersertifikat pada tanaman pisang barangan. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis deskriptif kuantitatif, pengumpulan data dengan observasi dan wawancara menggunakan kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Sampel pengkajian sebanyak 88 petani yang merupakan petani pisang barangan di Kecamatan STM Hulu, dengan penarikan sampel pengkajian menggunakan propotional random sampling. Untuk menganalisis Tingkat minat petani digunakan teknik skor model likert, dan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi motivasi petani digunakan analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian secara keseluruhan didapatkan hasil analisis Tingkat Minat petani yaitu sebesar 55%, pada kategori sedang. Faktor-faktor yang berpengaruh secara signifikan terhadap motivasi petani adalah pengalaman, kualitas benih, modal dan ketersediaan benih.