POLBANGTAN MEDAN REPOSITORY

Rancangan Penyuluhan Pertanian Pembuatan Pupuk Organik Padat (POP) Dari Kotoran Sapi Di Kecamatan Darul Makmur Kabupaten Nagan Raya

Type : Paper
Author : Ernawati
Issued Date : 2025
Publisher : Polbangtan Medan
Publication Place : Medan
ISBN ISSN :
Subject :
Total Download : 1693

Abstract

Ernawati. NIRM. RPL 01.01.22.549. Rancangan Penyuluhan Pertanian Pembuatan Pupuk Organik Padat (POP) Dari Kotoran Sapi di Kecamatan Darul Makmur Kabupaten Nagan Raya. Tujuan rancangan ini adalah untuk rancangan penyuluhan pertanian pembuatan Pupuk Organik Padat (POP) dari kotoran sapi di Kecamatan Darul Makmur Kabupaten Nagan Raya, untuk mengetahui desain rancangan penyuluhan pertanian pembuatan Pupuk Organik Padat (POP) dari kotoran sapi di Kecamatan Darul Makmur Kabupaten Nagan Raya, dan untuk mengetahui tingkat penerimaan petani rancangan penyuluhan pertanian pembuatan Pupuk Organik Padat (POP) dari kotoran sapi di Kecamatan Darul Makmur Kabupaten Nagan Raya. Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Darul Makmur Kabupaten Nagan Raya pada bulan November 2023 sampai dengan bulan November 2024. Metode pengumpulan data yaitu, observasi dan wawancara yang diukur menggunakan kuesioner, sementara metode analisis menggunakan metode rancangan penyuluhan. Rancangan penyuluhan disusun melalui Lembar Persiapan Menyuluh (LPM), yang menjadi sasaran yakni petani yang menerima bantuan yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan petani dalam pembuatan pupuk organic padat dari kotoran sapi sesuai anjuran dari 35% menjadi 75%, materi yang digunakan yaitu “Pembuatan Pupuk Organik Padat dari Kotoran Sapi”, dan metode yang digunakan adalah ceramah, diskusi, dan demonstrasi cara, serta penggunaan media berupa folder dan benda sesungguhnya. Hasil validasi rancangan penyuluhan, tujuan penyuluhan, sasaran penyuluhanm materi penyuluhan, metode penyuluhan, media, volume, lokasi, biaya, dan pelaksanaan penyuluhan semuanya berada pada kategori efektif yaitu masing-masing secara berurut adalah 73,72%, 75,29%. 78,13%, 72,35%, 76,60%, 75,68%, 72,31%, 73,03%, 70,93% Tingkat penerimaan petani terhadap seluruh kegiatan penyuluhan adalah 74,18%.