POLBANGTAN MEDAN REPOSITORY

Rancangan Penyuluhan Pertanian Pembuatan Pupuk Organik Padat (Pop) Dari Kotoran Sapi Di Kecamatan Darul Makmur Kabupaten Nagan Raya

Type : Paper
Author : Ernawati
Issued Date : 2025
Publisher : Polbangtan
Publication Place : Medan
ISBN ISSN :
Subject :
Total Download : 0

Abstract

Ernawati. NIRM. RPL 01.01.22.549. Rancangan Penyuluhan Pertanian Pembuatan

Pupuk Organik Padat (POP) Dari Kotoran Sapi di Kecamatan Darul Makmur

Kabupaten Nagan Raya. Tujuan rancangan ini adalah untuk rancangan penyuluhan

pertanian pembuatan Pupuk Organik Padat (POP) dari kotoran sapi di Kecamatan

Darul Makmur Kabupaten Nagan Raya, untuk mengetahui desain rancangan

penyuluhan pertanian pembuatan Pupuk Organik Padat (POP) dari kotoran sapi di

Kecamatan Darul Makmur Kabupaten Nagan Raya, dan untuk mengetahui tingkat

penerimaan petani rancangan penyuluhan pertanian pembuatan Pupuk Organik

Padat (POP) dari kotoran sapi di Kecamatan Darul Makmur Kabupaten Nagan

Raya. Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Darul Makmur Kabupaten Nagan

Raya pada bulan November 2023 sampai dengan bulan November 2024. Metode

pengumpulan data yaitu, observasi dan wawancara yang diukur menggunakan

kuesioner, sementara metode analisis menggunakan metode rancangan penyuluhan.

Rancangan penyuluhan disusun melalui Lembar Persiapan Menyuluh (LPM), yang

menjadi sasaran yakni petani yang menerima bantuan yang bertujuan untuk

meningkatkan pengetahuan petani dalam pembuatan pupuk organic padat dari

kotoran sapi sesuai anjuran dari 35% menjadi 75%, materi yang digunakan yaitu

“Pembuatan Pupuk Organik Padat dari Kotoran Sapi”, dan metode yang digunakan

adalah ceramah, diskusi, dan demonstrasi cara, serta penggunaan media berupa

folder dan benda sesungguhnya. Hasil validasi rancangan penyuluhan, tujuan

penyuluhan, sasaran penyuluhanm materi penyuluhan, metode penyuluhan, media,

volume, lokasi, biaya, dan pelaksanaan penyuluhan semuanya berada pada kategori

efektif yaitu masing-masing secara berurut adalah 73,72%, 75,29%. 78,13%,

72,35%, 76,60%, 75,68%, 72,31%, 73,03%, 70,93% Tingkat penerimaan petani

terhadap seluruh kegiatan penyuluhan adalah 74,18%.