Rancangan Penyuluhan Pemakaian Pupuk Berimbang Pada Padi Sawah Di Kecamatan Pariaman Tengah Kota Pariaman
| Type | : | Paper |
| Author | : | Machdalena |
| Issued Date | : | 2025 |
| Publisher | : | Polbangtan |
| Publication Place | : | Medan |
| ISBN ISSN | : | |
| Subject | : | |
| Total Download | : | 0 |
Abstract
Machdalena. NIRM. RPL 01.01.22.565. Rancangan Penyuluhan Pertanian
Pemakaian Pupuk Berimbang pada Padi Sawah di Kecamatan Pariaman
Tengah Kota Pariaman. Tujuan rancangan ini adalah untuk mengetahui rancangan
penyuluhan pertanian pemakaian pupuk berimbang pada padi sawah di Kecamatan
Pariaman Tengah Kota Pariaman, untuk mengetahui desain rancangan penyuluhan
pertanian pemakaian pupuk berimbang pada padi sawah di Kecamatan Pariaman
Tengah Kota Pariaman, dan untuk mengetahui tingkat penerimaan petani terhadap
rancangan penyuluhan pertanian pemakaian pupuk berimbang pada padi sawah di
Kecamatan Pariaman Tengah Kota Pariaman. Penelitian ini dilaksanakan di
Kecamatan Pariaman Tengah Kota Pariaman pada bulan Mei 2024 sampai dengan
bulan November 2024. Metode pengumpulan data yaitu, observasi dan wawancara
yang diukur menggunakan kuesioner, sementara metode analisis menggunakan
metode rancangan penyuluhan. Rancangan penyuluhan disusun melalui Lembar
Persiapan Menyuluh (LPM), yang menjadi sasaran yakni petani yang melakukan
budidaya tanaman padi sawah yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan
petani dalam pemakaian pupuk berimbang pada padi sawah sesuai anjuran dari 0%
menjadi 50%, materi yang digunakan yaitu “Pemakaian Pupuk Berimbang pada
Tanaman Padi Sawah”, dan metode yang digunakan adalah ceramah, diskusi, dan
demonstrasi cara, serta penggunaan media berupa folder dan benda sesungguhnya.
Hasil validasi rancangan penyuluhan, sasaran penyuluhan, materi penyuluhan,
metode penyuluhan, media, volume, lokasi, biaya, dan pelaksanaan penyuluhan
semuanya berada pada kategori efektif yaitu masing-masing secara berurut adalah
85,71%, 85,05%, 81,62%, 88%, 88,79%, 86,35%, 85,71%, 83,33%, 83,10%
Tingkat penerimaan petani terhadap seluruh kegiatan penyuluhan adalah 85,56%.