POLBANGTAN MEDAN REPOSITORY

Faktor-Faktor Yang Memengaruhi Adopsi Petani Dalam Keberlanjutan Program Climate Smart Agriculture (Csa) Di Kecamatan Perbaungan Kabupaten Serdang Bedagai Provinsi Sumatera Utara

Type : Paper
Author : Nabilla, Nurdiana
Issued Date : 2025
Publisher : Polbangtan
Publication Place : Medan
ISBN ISSN :
Subject :
Total Download : 228

Abstract

Nurdiana Nabila, Nirm. 01.01.21.221. Faktor-faktor yang Memengaruhi Adopsi

Petani dalam Keberlanjutan Program Climate Smart Agriculture (CSA) di

Kecamatan Perbaungan Kabupaten Serdang Bedagai. Tujuan dari penelitian ini

adalah mengetahui tingkat adopsi petani dalam keberlanjutan program Climate

Smart Agriculture (CSA) dan faktor-faktor yang memengaruhi adopsi petani dalam

keberlanjutan program Climate Smart Agriculture (CSA). Penelitian ini

dilaksanakan di Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai pada bulan

April sampai dengan Mei 2025. Metode penelitian yang digunakan dalam

pengkajian ini yaitu metode deskriptif kuantitatif. Metode pengumpulan data yang

dilakukan adalah pengisian kuesioner dan wawancara tidak terstruktur. Metode

analisis yang digunakan untuk mengetahui tingkat adopsi petani digunakan teknik

penentuan skor model Likert dan untuk mengetahui faktor-faktor yang

memengaruhi adopsi petani digunakan model analisis regresi linear berganda. Hasil

pengkajian menunjukkan tingkat adopsi petani dalam keberlanjutan program CSA

di Kecamatan Perbaungan Kabupaten Serdang Bedagai termasuk kategori sangat

tinggi yaitu dengan persentase 86,95%. Dari hasil regresi linear terhadap faktorfaktor

yang memengaruhi adopsi petani dalam keberlanjutan program Climate

Smart Agriculture (CSA) diperoleh persamaan Y= −11,506 − 0,368 X1 + 0,323 X2+

0,261 X3 + 0,705 X4+ 0,156 X5 + 0,534X6 + 0,372X7. Faktor-faktor yang

berpengaruh secara nyata terhadap adopsi petani dalam keberlanjutan program

Climate Smart Agriculture (CSA) adalah umur (X1), tingkat pendidikan (X2), luas

lahan (X3), pengalaman berusahatani (X4), peran penyuluh (X6), dan kosmopolitan

(X7). Sedangkan faktor karakteristik inovasi (X5) berpengaruh tidak nyata