Minat Pekebun Dalam Penggunaan Rorak Pada Tanaman Kopi Arabika Di Kecamatan Sipirok Kabupaten Tapanuli Selatan Provinsi Sumatera Utara
| Type | : | Paper |
| Author | : | Al Fath, Fuad Fazhri |
| Issued Date | : | 2025 |
| Publisher | : | Polbangtan |
| Publication Place | : | Medan |
| ISBN ISSN | : | |
| Subject | : | |
| Total Download | : | 101 |
Abstract
Fuad Fazri Al-Fath, NIRM. 01.02.21.241. Minat Pekebun dalam Penggunaan Rorak
pada Tanaman Kopi Arabika di Kecamatan Sipirok Kabupaten Tapanuli Selatan
Provinsi Sumatera Utara. Tujuan dari pengkajian ini adalah untuk mengkaji tingkat
minat dan faktor-faktor yang mempengaruhi minat pekebun dalam penggunaan
rorak pada tanaman kopi arabika. Metode penelitian yang digunakan adalah
kuantitatif deskriptif. Pengkajian di laksanakan di Kecamatan Sipirok Kabupaten
Tapanuli Selatan pada bulan Maret 2025 - Mei 2025. Populasi kajian sebanyak 192
pekebun kopi arabika dari 6 kelompok tani di 3 desa yaitu Desa Bulu Mario, Aek
Sagala, dan Sampean sedangkan sampel kajian sebanyak 66 pekebun kopi arabika.
Metode pengumpulan data yaitu metode kombinasi yang terdiri dari observasi,
wawancara, dan kuesioner yang sudah diuji validitas dan reliabilitasnya. Teknik
analisis data menggunakan skala likert dan regresi linear berganda. Berdasarkan
pengkajian yang dilakukan diperoleh tingkat minat pekebun dalam penggunaan
rorak pada tanaman kopi arabika di Kecamatan Sipirok Kabupaten Tapanuli Selatan
sebesar 79,77%. Sementara, hasil regresi linear berganda diperoleh persamaan Y=
2825 - 0,190X1 + 0,081X2 - 0,510X3 + 0,259X4 + 0,330X5 + 0,426X6 + 0,149X7
+ e. Faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat minat pekebun dalam penggunaan
rorak pada tanaman kopi arabika di Kecamatan Sipirok adalah umur (X1),
pengalaman (X4), peran penyuluh (X5), peran kelompok tani (X6). Faktor – faktor
yang tidak berpengaruh adalah pendidikan (X2), luas lahan (X3) dan lingkungan
masyarakat (X7)