Motivasi Petani Dalam Penerapan Good Agricultural Practices (Gap) Pada Usahatani Padi Sawah (Oryza Sativa) Di Kecamatan Kuta Blang Kabupaten Bireuen Provinsi Aceh
| Type | : | Paper |
| Author | : | Fransiska Rosalina |
| Issued Date | : | 2024 |
| Publisher | : | Polbangtan Medan |
| Publication Place | : | Medan |
| ISBN ISSN | : | |
| Subject | : | |
| Total Download | : | 13 |
Abstract
Fransiska Rosalina, Nirm. 01.01.20.149. Motivasi Petani Dalam Penerapan Good Agricultural Practices (GAP) Pada Usahatani Padi Sawah (Oryza sativa) di Kecamatan Kuta Blang Kabupaten Bireuen Provinsi Aceh. Tujuan dari pengkajian ini adalah untuk mengkaji tingkat motivasi dan faktor-faktor yang mempengaruhi motivasi petani dalam penerapan Good Agricultural Practices (GAP). Pengkajian ini dilaksanakan pada bulan Maret 2024 sampai dengan bulan Juni 2024. Metode pengumpulan data yaitu yang terdiri dari dokumentasi, wawancara, dan kuesioner yang sudah diuji validitas dan reliabilitasnya. Selanjutnya metode analisis data menggunakan regresi linear berganda. Hasil pengkajian menunjukkan tingkat motivasi petani dalam penerapan Good Agricultural Practices (GAP) Pada Usahatani Padi Sawah (Oryza sativa) tergolong dalam kategori sangat tinggi dengan persentase sebesar 85,22%. Hasil analisis regresi linear berganda terhadap faktor-faktor yang mempengaruhi motivasi petani diperoleh persamaan sebagai berikut Y= 16,395 + 0,019X1 + 0,164X2 + 0,944X3 – 2,877X4 – 0,194X5 + 0,027X6 + 0,525X7 + 0,310 X8 + e. Uji F (simultan) menunjukkan bahwa variabel-variabel bebas pendidikan formal (X1), pendidikan non formal (X2), pendapatan (X3), luas lahan (X4), jumlah tanggungan (X5), pengalaman berusahatani (X6), peran penyuluh (X7), dan akses informasi (X8) berpengaruh signifikan secara simultan terhadap variabel terikat motivasi petani (Y). Selanjutnya uji t (parsial) menunjukkan bahwa variabel (X2), (X3), (X4), (X5), (X6), (X7), dan (X8) memiliki pengaruh yang signifikan terhadap (Y). sedangkan variabel (X1) tidak berpengaruh.