POLBANGTAN MEDAN REPOSITORY

Analisis Mutu Fisik Buah Hasil Panen Dan Losses Brondolan Kelapa Sawit Pada Topografi Berbeda (Studi Kasus di PT. SMART Tbk Padang Halaban Estate Kecamatan Aek Kuo Kabupaten Labuhanbatu Utara)

Type : Paper
Author : Hariyanto
Issued Date : 2024
Publisher : Polbangtan Medan
Publication Place : Medan
ISBN ISSN :
Subject :
Total Download : 445

Abstract

Hariyanto, NIRM. 01.04.20.149 Analisis Mutu Fisik Buah Hasil Panen dan Losses Brondolan Kelapa Sawit pada Topografi Berbeda (Studi kasus di PT. SMART Tbk Padang Halaban Kecamatan Aek Kuo Kabupaten Labuhanbatu Utara). Masalah mutu fisik buah dan losses brondolan kelapa sawit di PT. SMART Padang Halaban Labuhanbatu Utara menghadapi tantangan yang kompleks terkait mutu fisik buah kelapa sawit dan losses di berbagai topografi. Pengkajian bertujuan untuk menganalisis jumlah rata-rata mutu fisik buah kelapa sawit pada topografi berbeda dan menganalisis jumlah rata-rata losses brondolan kelapa sawit pada topografi berbeda. Pengkajian dilakukan mulai dari Oktober 2023 sampai dengan Februari 2024 yang berlokasi di PT. SMART Tbk Padang Halaban Estate Kecamatan Aek Kuo Kabupaten Labuhanbatu Utara. Setiap topografi diambil 2 blok sampel pada topografi datar dan miring. Pengkajian melakukan observasi lapangan dengan titik pengamatan di batang pohon, pasar pikul, piringan dan TPH. Analisis data hasil pengkajian yaitu analisis deskriptif kuantitatif. Jumlah rata-rata buah matang pada topografi datar yaitu 536 tandan/blok/rotasi panen. Pada topografi miring adalah 464,5 tandan/blok/rotasi panen. Hasil panen buah mentah yang dipanen 5,3 tandan/blok/rotasi panen pada topografi miring dan hasil panen buah mentah pada topografi datar yaitu 0,3 tandan/blok/rotasi panen. Jumlah rata-rata losses brondolan yang ditemukan pada beberapa titik dibatang pokok, pasar pikul, piringan pada topografi datar sebanyak 80 butir dengan berat 1,326 Kg/blok/rotasi panen atau 0,010 persen, lebih kecil bila dibandingkan dengan topografi miring sebanyak 180 butir dengan berat 2,995 Kg/blok/rotasi panen atau 0,026 persen. Kegiatan pemanenan kelapa sawit harus memperhatikan mutu fisik  buah kelapa sawit sehingga dapat menghasilkan kualitas buah kelapa sawit yang tinggi. Cara kerja panen harus sesuai dengan Standar Operational Prosedure (SOP) perusahaan pada topografi yang berbeda.