POLBANGTAN MEDAN REPOSITORY

Rancangan Penyuluhan Pemanfaatan Lidi Kelapa Sawit (Elaeis Guineensis Jacq.) Menjadi Anyaman Piring Di Kelompok Wanita Tani (Kwt) Sumber Tani Kabupaten Labuhanbatuselatan

Type : Paper
Author : Abilla Aulia Nevianda
Issued Date : 2026
Publisher : Polbangtan Medan
Publication Place : Medan
ISBN ISSN :
Subject :
Total Download : 1693

Abstract

Abilla Aulia Nevianda, NIRM. 01.02.22.313. Rancangan Penyuluhan Pemanfaatan Limbah Lidi Kelapa Sawit (Elaeis gueneensis Jacq.) di Kelompok Wanita Tani (KWT) Sumber Tani Kabupaten Labuhanbatu Selatan. Tujuan rancangan penyuluhan ini adalah bagaimana menyusun rancangan penyuluhan yang terukur dan teruji tingkat penerimaan sesuai indikator Rancangan Penyuluhan di Kelompok Wanita Tani (KWT) Sumber Tani Kabupaten Labuhanbatu Selatan. Metode pengumpulan data yaitu wawancara, observasi, dan kuesioner dan jenis penelitian pengkaji ini adalah deskriptif dengan pendekatan kuatitatif, sementara metode analisis menggunakan metode rancangan penyuluhan dengan skala likert. Hasil rancangan penyuluhan menunjukkan rancangan penyuluhan yang telah dibuat sudah disiapkan dengan lengkap. Penyampaian materinya dilakukan dengan metode demonstrasi cara, didukung oleh media seperti folder, audio-visual serta benda sesungguhnya. Seluruh aspek dalam penyuluhan, termasuk materi, metode, media, waktu, dan lokasi, mendapatkan penilaian positif dari pekebun dengan tingkat penerimaan mencapai 85,07% dengan kriteria sangat setuju. Hal ini menunjukkan bahwa rancangan penyuluhan yang dibuat sudah sangat setuju dengan kebutuhan pekebun. Selain itu, kegiatan penyuluhan ini juga berhasil meningkatkan pengetahuan, sikap, dan keterampilan para pekebun secara nyata. Pengetahuan meningkat sebesar 70,17%, sikap yaitu pekebun yang mau memanfaatkan limbah lidi kelapa sawit menjadi anyaman piring yaitu sebanyak 22 orang dan keterampilan memiliki proporsi yang sama. Tampak dari jumlah pekebun yang terampil, yang berawalnya tidak ada sama sekali, sekarang menjadi 22 orang atau naik sekitar 52,38% setelah mengikuti kegiatan penyuluhan.