POLBANGTAN MEDAN REPOSITORY

Rancangan Penyuluhan Pemanfaatan Daun Kopi Menjadi Teh Daun Kopi Di Desa Sampean Kecamatan Sipirok Kabupaten Tapanuli Selatan

Type : Paper
Author : Doni Arfali Hasibuan
Issued Date : 2026
Publisher : Polbangtan Medan
Publication Place : Medan
ISBN ISSN :
Subject :
Total Download : 24

Abstract

Doni Arfali Hasibuan Nirm.01.02.22.324 Rancangan Penyuluhan Pemanfaatan Daun Kopi Menjadi Teh Daun Kopi Di Desa Sampean Kecamatan Sipirok Kabupaten Tapanuli Selatan. Daun kopi yang masih layak dan dipetik secara selektif sebelum dilakukan pemangkasan tanaman kopi di Desa Sampean, Kecamatan Sipirok, Kabupaten Tapanuli Selatan, selama ini belum dimanfaatkan secara optimal. Padahal, daun kopi tersebut berpotensi diolah menjadi teh daun kopi yang memiliki nilai tambah ekonomi serta berpotensi memberikan manfaat kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesesuaian rancangan penyuluhan (materi, metode, media, volume, lokasi, waktu, dan biaya), menganalisis tingkat penerimaan petani terhadap rancangan tersebut, serta menganalisis tingkat pengetahuan dan sikap pekebun terhadap pemanfaatan daun kopi menjadi teh daun kopi. Penelitian menggunakan metode kajian evaluative dengan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan jumlah sampel sebanyak 66 orang petani dari 7 kelompok tani yang ditentukan menggunakan rumus Slovin dan dipilih secara proporsional stratified random sampling . Data dianalisis menggunakan skala Likert, garis kontinum, dan uji N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rancangan penyuluhan yang disusun meliputi materi pemanfaatan limbah daun kopi menjadi teh, metode ceramah, demonstrasi cara, dan diskusi, media folder, alat dan bahan sesungguhnya, serta video tutorial, dengan volume 1 kali, lokasi di saung,rumah kelompok tani dan kantor desa, waktu pagi hari, dan biaya swadaya. Tingkat penerimaan petani terhadap rancangan penyuluhan secara keseluruhan mencapai 85,65% (kategori sangat menerima). Pengetahuan petani meningkat dari 63,4% (pre-test) menjadi 91,4% (post-test) dengan nilai N-Gain sebesar 76,7% (kategori tinggi), sedangkan sikap petani terhadap inovasi mencapai 88,45% (kategori sangat baik). Dengan demikian, rancangan penyuluhan yang disusun telah sesuai dengan kebutuhan dan karakteristik petani serta layak diterapkan dalam upaya pemanfaatan limbah daun kopi menjadi teh daun kopi di Desa Sampean, Kecamatan Sipirok.