POLBANGTAN MEDAN REPOSITORY

Rancangan Penyuluhan Penerapan Standar Panen Sesuai Good Agriculture Practice (Gap) Pada Pekebun Kelapa Sawit Di Kecamatan Dolok Masihul Kabupaten Serdang Bedagai

Type : Paper
Author : Dzaki Khoiri Jasir
Issued Date : 2026
Publisher : Polbangtan Medan
Publication Place : Medan
ISBN ISSN :
Subject :
Total Download : 24

Abstract

Dzaki Khoiri Jasir, NIRM. 01.02.22.358. Rancangan Penyuluhan penerapan standar panen sesuai Good Agriculture Practice (GAP) pada pekebun kelapa sawit di Kecamatan Dolok Masihul Kabupaten Serdang Bedagai..Penerapan standar pemanenan kelapa sawit sesuai Good Agricultural Practices (GAP) berperan penting dalam meningkatkan kualitas dan produktivitas tandan buah segar (TBS). Tetapi, masih ditemui pekebun yang belum mempraktikkan standar panen cocok GAP sehingga berakibat pada rendahnya mutu hasil panen. Riset ini bertujuan buat mengenali kemampuan daerah, menganalisis pencapaian tujuan penyuluhan bersumber pada prinsip SMART serta ABCD, menganalisis tingkatan penerimaan pekebun terhadap rancangan penyuluhan, dan menganalisis tingkatan pengetahuan serta perilaku pekebun dalam pelaksanaan standar pemanenan kelapa sawit sesuai GAP di Kecamatan Dolok Masihul, Kabupaten Serdang Bedagai. Riset memakai tata cara survei dengan pendekatan Rapid Rural Appraisal( RRA). Responden riset berjumlah 74 pekebun kelapa sawit yang berasal dari 3 desa sentra penciptaan kelapa sawit. Informasi dikumpulkan lewat observasi, wawancara, serta kuesioner, setelah itu dianalisis secara deskriptif kuantitatif memakai persentase. Hasil riset menampilkan kalau Kecamatan Dolok Masihul mempunyai kemampuan yang besar dalam pengembangan perkebunan kelapa sawit, tetapi masih ada kasus dalam aktivitas pemanenan yang belum cocok standar GAP. Tingkat penerimaan pekebun terhadap rancangan penyuluhan mencapai 81,5% dengan kategori menerima. Kegiatan penyuluhan juga mampu meningkatkan pengetahuan pekebun dari 45% menjadi 71,6% serta meningkatkan sikap pekebun hingga mencapai 75%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyuluhan efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan sikap pekebun terhadap penerapan standar pemanenan kelapa sawit sesuai GAP