Rancangan Penyuluhan Pencegahan Dan Deteksi Dini Ganoderma Pada Tanaman Kelapa Sawit Di Desa Sumber Harapan Kecamatan Tinggi Raja Kabupaten Asahan
| Type | : | Paper |
| Author | : | Fanisa Afni Widitia, |
| Issued Date | : | 2026 |
| Publisher | : | Polbangtan Medan |
| Publication Place | : | Medan |
| ISBN ISSN | : | |
| Subject | : | |
| Total Download | : | 24 |
Abstract
Fanisa Afni W., NIRM 01.02.22.362. Rancangan Penyuluhan Pencegahan dan Deteksi Dini Ganoderma pada Tanaman Kelapa Sawit di Desa Sumber Harapan Kecamatan Tinggi Raja Kabupaten Asahan. Penyakit busuk pangkal batang yang disebabkan oleh Ganoderma merupakan salah satu penyakit utama pada tanaman kelapa sawit yang dapat menurunkan produktivitas bahkan menyebabkan kematian tanaman. Oleh karena itu, diperlukan upaya pencegahan dan deteksi dini untuk meminimalkan kerugian yang ditimbulkan. Penelitian ini bertujuan untuk menyusun rancangan penyuluhan pencegahan dan deteksi dini Ganoderma pada tanaman kelapa sawit. Pengumpulan da ta dilakukan melalui wawancara, kuesioner, observasi, dan dokumentasi terhadap 40 orang responden. Analisis data menggunakan skala Likert, sedangkan identifikasi potensi wilayah dilakukan dengan teknik Rapid Rural Appraisal (RRA). Hasil identifikasi menunjukkan bahwa Desa Sumber Harapan memiliki potensi perkebunan kelapa sawit yang luas, namun masih ditemukan serangan penyakit Ganoderma pada beberapa areal perkebunan. Tujuan penyuluhan yang ditetapkan adalah meningkatkan jumlah pekebun yang mengetahui dan mau melakukan pencegahan serta deteksi dini Ganoderma dari 0% (0 orang) menjadi 70% (28 orang). Sasaran penyuluhan adalah Kelompok Tani Serba Jadi. Rancangan penyuluhan meliputi materi mengenai pencegahan dan deteksi dini Ganoderma dengan metode demonstrasi cara, kunjungan usahatani, dan anjangsana menggunakan media leaflet yang dilaksanakan pada pagi hari di balai pertemuan desa, lahan, dan rumah pekebun tanpa biaya. Tingkat penerimaan terhadap rancangan penyuluhan mencapai 87,65% dengan kategori sangat sesuai. Hasil evaluasi menunjukkan sebanyak 33 orang pekebun telah melakukan tindakan pencegahan dan deteksi dini Ganoderma,
sehingga tujuan penyuluhan yang ditetapkan telah tercapai.