POLBANGTAN MEDAN REPOSITORY

Pemanfaatan Inovasi Light Trap Tenaga Surya Dalam Pengendalian Organisme Pengganggu Tanaman (Opt) Padi Sawah Di Kecamatan Percut Sei Tuan Kabupaten Deli Serdang

Type : Paper
Author : Akha Zilan Putra Asto
Issued Date : 2026
Publisher : Polbangtan Medan
Publication Place : Medan
ISBN ISSN :
Subject :
Total Download : 397

Abstract

Penggunaan Light Trap berenergi surya adalah salah satu inovasi teknologi yang ramah lingkungan, yang dapat dijadikan alternatif dalam mengendalikan Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) pada pertanian padi sawah. Proyek ini bertujuan untuk memahami bagaimana proyek tersebut berjalan, hasil bantuan yang diberikan kepada petani, peningkatan pengetahuan dan sikap petani, kinerja Light Trap tenaga surya dalam mengendalikan OPT, serta membandingkan biaya operasional menggunakan Light Trap dengan biaya penggunaan pestisida nabati. Kegiatan tersebut berlangsung di Desa Sambi Rejo Timur, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, mulai dari bulan Maret sampai Mei tahun 2026. Metode yang digunakan adalah penyuluhan, demonstrasi cara, demonstrasi plot, pendampingan, pemantauan, dan pengevaluasian terhadap 23 petani yang menjadi anggota Kelompok Tani Makmur.Hasil dari proyek tersebut menunjukkan bahwa semua tahapan kegiatan berjalan dengan lancar sesuai dengan rencana yang sudah ditentukan sebelumnya. Pendampingan yang dilakukan berhasil membuat petani lebih paham cara membuat, memasang, menggunakan, dan merawat Light Trap tenaga surya. Kegiatan penyuluhan berdampak positif dalam meningkatkan pengetahuan dan membentuk sikap petani yang lebih positif terhadap penggunaan teknologi pengendalian hama yang ramah lingkungan. Dari segi teknis, penggunaan dua unit Light Trap di lahan percobaan dengan luas sekitar 10 rante mampu menangkap total 440 ekor hama, dengan rata-rata 220 ekor per lokasi pengamatan, sehingga berhasil mengurangi tingkat kerusakan tanaman hingga 20%. Dari segi ekonomi, Light Trap tenaga surya lebih murah untuk dioperasikan karena menggunakan energi matahari dan hanya perlu perawatan alat saja, sehingga lebih hemat dibandingkan menggunakan pestisida nabati yang harus diterapkan berkalikali. Dengan demikian, light trap berenergi surya bisa menjadi teknologi yang efektif, hemat biaya, dan ramah lingkungan untuk membantu meningkatkan hasil panen padi serta mendorong penggunaan pertanian yang lebih ramah lingkungan.