POLBANGTAN MEDAN REPOSITORY

Rancanganpenyuluhanpembuatandanaplikasi Mikroorganisme Lokal (Mol) Dari Hama Keong Mas(Pomaceacanaliculata)Pada Tanamanpadi Sawah Di Kecamatanangkolamuaratais Kabupaten Tapanuli Selatan

Type : Paper
Author : Diva Rifanny Lubis
Issued Date : 2026
Publisher : Polbangtan Medan
Publication Place : Medan
ISBN ISSN :
Subject :
Total Download : 397

Abstract

Diva Rifanny Lubis, NIRM. 01.01.22.477. Rancangan Penyuluhan

Pembuatan dan Aplikasi Mikroorganisme Lokal (MOL) dari Hama Keong Mas (Pomacea canaliculata) pada Tanaman Padi Sawah di Kecamatan Angkola Muaratais Kabupaten Tapanuli Selatan. Tujuan rancangan penyuluhan ini adalah (1) mengidentifikasi potensi wilayah penyuluhan pertanian di Kecamatan Angkola Muaratais Kabupaten Tapanuli Selatan, (2) menganalisis penetapan tujuan penyuluhan pembuatan dan Aplikasi Mikroorganisme Lokal dari Hama Keong Mas berdasarkan karakteristik sasaran, karakteristik demografis, sosial dan ekonomi di Kecamatan Angkola Muaratais Kabupaten Tapanuli Selatan, (4) menganalisis tingkat penerimaan petani terhadap rancangan penyuluhan pertanian pembuatan dan Aplikasi Mikroorganisme Lokal dari Hama Keong Mas (materi, metode, media, volume, lokasi, waktu, biaya penyuluhan pertanian) di Kecamatan Angkola Muaratais Kabupaten Tapanuli Selatan, (5) mengetahui jumlah petani yang melaksanakan pembuatan dan Aplikasi Mikroorganisme Lokal dari Hama Keong Mas di Kecamatan Angkola Muaratais Kabupaten Tapanuli Selatan. Metode pengumpulan data yaitu wawancara yang diukur menggunakan kuesioner dan jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan deskriptif, sementara metode analisis menggunakan metode rancangan penyuluhan dengan Skala Likert. Hasil rancangan penyuluhan menunjukkan (1) identifikasi potensi wilayah menggunakan metode RRA menunjukkan terdapatnya hama keong mas yang tidak dimanfaatkan, (2) tujuan penyuluhan untuk meningkatkan sikap petani membuat dan mengaplikasikan Mikroorganisme lokal (MOL) di lahan usaha tani padi dalam satu musim tanam sesuai anjuran awalnya 0 orang (0%) menjadi 15 orang (50%), (3) sasaran penyuluhan yaitu pengurus kelompok tani yang melakukan budidaya tanaman padi, (4) hasil validasi penyuluhan menunjukkan tingkat keefektifan rancangan penyuluhan di Kecamatan Angkola Muaratais sebesar 79,77% dan kriteria efektif, (5) jumlah petani yang melakukan pembuatan dan pengaplikasian Mikroorganisme Lokal (MOL) yaitu sebanyak 15 orang

(50%%).