Rancangan Penyuluhan Pemanfaatan Limbah Kotoran Sapi Menjadi Kompos Bagi Petani Bawang Merah (Alliumascalonicum L.) Di Kecamatan Merek Kabupaten Karo
| Type | : | Paper |
| Author | : | Erlikasna Surbakti |
| Issued Date | : | 2026 |
| Publisher | : | Polbangtan Medan |
| Publication Place | : | Medan |
| ISBN ISSN | : | |
| Subject | : | |
| Total Download | : | 10 |
Abstract
Erlikasna Br Surbakti, NIRM. 01.01.22.478. Rancangan Penyuluhan Pemanfaatan Limbah Kotoran Sapi menjadi Kompos bagi Petani Bawang Merah (Allium ascalonicum L.) di Kecamatan Merek Kabupaten Karo. Permasalahan tingginya biaya produksi karena ketergantungan petani bawang merah terhadap pupuk kimia dan pupuk organik dari luar daerah menjadi permasalahan utama dalam budidaya bawang merah di Kecamatan Merek, Kabupaten Karo. Salah satu upaya untuk menanggulangi permasalahan tersebut adalah dengan memanfaatkan limbah kotoran sapi menjadi kompos. Realitanya di lapangan pemanfaatannya masih rendah karena keterbatasan pengetahuan petani. Sehingga penelitian ini bertujuan mengidentifikasi potensi dan masalah yang ada di Kecamatan Merek, menganalisis penetapan tujuan dan sasaran penyuluhan, mengetahui tingkat penerimaan petani terhadap rancangan penyuluhan, serta mengetahui jumlah petani yang menerapkan pemanfaatan limbah kotoran sapi menjadi kompos. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, kuesioner, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan metode Rural Rapid Appraisal (RRA), skala likert, dan analisis perubahan sikap petani bawang merah. Hasil penelitian menunjukkan tingkat penerimaan petani terhadap rancangan penyuluhan sebesar 88,64% dengan kategori sangat efektif, sedangkan petani yang menerapkan pemanfaatan limbah kotoran sapi menjadi kompos mencapai 45,71%, melebihi target 34,28%. Rancangan penyuluhan terbukti efektif meningkatkan penerimaan dan penerapan teknologi kompos pada budidaya bawang merah