POLBANGTAN MEDAN REPOSITORY

Rancangan Penyuluhan Pemanfaatan Perangkap Atraktan Berbahan Keong Mas Dalam Pengendalian Hama Walang Sangit Pada Tanaman Padi Sawah Di Kecamatan Angkola Muaratais

Type : Paper
Author : Minta Surya Rezki Harahap
Issued Date : 2026
Publisher : Polbangtan Medan
Publication Place : Medan
ISBN ISSN :
Subject :
Total Download : 13

Abstract

Minta Surya Rezki Harahap, NIRM. 01.01.22.486. Rancangan Penyuluhan Pemanfaatan Perangkap Atraktan Berbahan Keong Mas dalam Pengendalian Hama Walang Sangit pada Tanaman Padi Sawah di Kecamatan Angkola Muaratais. Tujuan pengkajian ini yaitu (1) mengidentifikasi potensi wilayah penyuluhan pertanian di Kecamatan Angkola Muaratais Kabupaten Tapanuli Selatan, (2) menetapkan tujuan penyuluhan pemanfaatan perangkap atraktan berbahan keong mas dalam pengendalian hama walang sangit sesuai prinsip SMART dan ABCD, (3) menetapkan sasaran penyuluhan berdasarkan karakteristik demografis, sosial, dan ekonomi petani, (4) menganalisis tingkat penerimaan petani terhadap rancangan penyuluhan yang meliputi materi, metode, media, volume, lokasi, waktu, dan biaya penyuluhan pertanian, serta (5) mengetahui jumlah petani yang menerapkan pemanfaatan perangkap atraktan berbahan keong mas dalam pengendalian hama walang sangit pada tanaman padi sawah. Pengkajian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dan penyebaran kuesioner, sedangkan analisis data menggunakan rancangan penyuluhan pertanian dengan pengukuran Skala Likert.Hasil pengkajian menunjukkan bahwa (1) identifikasi potensi wilayah menggunakan metode RRA menunjukkan adanya potensi pemanfaatan keong mas sebagai bahan atraktan dalam pengendalian hama walang sangit pada tanaman padi sawah, (2) tujuan penyuluhan ditetapkan berdasarkan prinsip SMART dan ABCD untuk meningkatkan penerimaan petani terhadap pemanfaatan perangkap atraktan berbahan keong mas, (3) sasaran penyuluhan yaitu petani yang melakukan budidaya tanaman padi sawah di Kecamatan Angkola Muaratais Kabupaten Tapanuli Selatan, (4) hasil evaluasi rancangan penyuluhan menunjukkan tingkat penerimaan petani sebesar 83,32% dengan kriteria sangat efektif, dan (5) jumlah petani yang menerapkan pemanfaatan perangkap atraktan berbahan keong mas sebanyak 18 orang dari 36 responden (50%).