POLBANGTAN MEDAN REPOSITORY

Rancangan Penyuluhan Penggunaan Plant Growth Promoting Rhizobacteria (Pgpr) Untuk Mengendalikan Penyakit Antraknosa Pada Tanaman Cabai Merah (Capsicum Annuum L) Di Kecamatan Sitinjo Kabupaten Dairi

Type : Paper
Author : Noya Elirosa Manurung
Issued Date : 2026
Publisher : Polbangtan Medan
Publication Place : Medan
ISBN ISSN :
Subject :
Total Download : 13

Abstract

Noya Elirosa Manurung, NIRM. 01.01.22.490. Rancangan Penyuluhan Penggunaan Plant Growth Promoting Rhizobacteria (PGPR) untuk Mengendalikan Penyakit Antraknosa pada Tanaman Cabai Merah (Capsicum annuum L.) di Kecamatan Sitinjo Kabupaten Dairi. Tujuan rancangan penyuluhan ini adalah (1) mengidentifikasi potensi wilayah penyuluhan pertanian di Kecamatan Sitinjo Kabupaten Dairi, (2) menganalisis penetapan tujuan penyuluhan penggunaan Plant Growth Promoting Rhizobacteria (PGPR) sebagai pengendalian penyakit antraknosa sesuai dengan prinsip SMART dan ABCD di Kecamatan Sitinjo Kabupaten Dairi, (3) menganalisis penetapan sasaran penyuluhan penggunaan PGPR berdasarkan karakteristik sasaran, karakteristik demografis, sosial, dan ekonomi di Kecamatan Sitinjo Kabupaten Dairi, (4) menganalisis tingkat penerimaan petani terhadap rancangan penyuluhan pertanian penggunaan PGPR sebagai pengendalian penyakit antraknosa yang meliputi materi, metode, media, volume, lokasi, waktu, dan biaya penyuluhan, serta (5) mengetahui jumlah petani yang bersedia menerapkan penggunaan PGPR sebagai pengendalian penyakit antraknosa pada tanaman cabai merah di Kecamatan Sitinjo Kabupaten Dairi. Metode pengumpulan data dilakukan melalui wawancara menggunakan kuesioner. Jenis penelitian adalah kajian kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Analisis data menggunakan metode rancangan penyuluhan dengan Skala Likert. Hasil rancangan penyuluhan menunjukkan bahwa (1) Identifikasi potensi masalah menggunakan metode Rapid Rural Appraisal (RRA) menunjukkan tingginya serangan penyakit antraknosa, masih tingginya penggunaan fungisida kimia, serta belum adanya penerapan PGPR oleh petani, (2) tujuan penyuluhan diarahkan untuk meningkatkan sikap petani agar mau membuat dan menggunakan PGPR sebagai pengendalian penyakit antraknosa pada tanaman cabai merah dalam satu musim tanam, (3) sasaran penyuluhan adalah pengurus kelompok tani tanaman cabai merah di Kecamatan Sitinjo, (4) hasil validasi menunjukkan rancangan penyuluhan memiliki tingkat keefektifan sebesar 85,09% dengan kategori sangat efektif, dan (5) jumlah petani yang bersedia menerapkan PGPR setelah penyuluhan sebanyak 18 orang (50%).