POLBANGTAN MEDAN REPOSITORY

Rancangan Penyuluhan Pembuatan Dan Pemanfaatanbokashi Dari Limbah Eceng Gondokuntuk Meningkatkan Kesuburan Tanah Pada Tanaman Melon (Cucumis Melo L) Di Kecamatan Tanjung Beringin Kabupaten Serdang Bedagai

Type : Paper
Author : Riski Gunawan Siregar
Issued Date : 2026
Publisher : Polbangtan Medan
Publication Place : Medan
ISBN ISSN :
Subject :
Total Download : 5

Abstract

Riski Gunawan Siregar, NIRM. 01.01.22.496. Rancangan Penyuluhan Pembuatan dan Pemanfaatan Bokashi dari Limbah Eceng Gondok untuk Meningkatkan Kesuburan Tanah pada Tanaman Melon (Cucumis melo L.) di Kecamatan Tanjung Beringin Kabupaten Serdang Bedagai. Tujuan pengkajian ini adalah (1) mengidentifikasi potensi dan permasalahan wilayah, (2) menganalisis penetapan tujuan penyuluhan berdasarkan prinsip SMART dan ABCD, (3) menetapkan sasaran penyuluhan berdasarkan karakteristik demografis, sosial, dan ekonomi, (4) menganalisis tingkat penerimaan petani terhadap rancangan penyuluhan yang meliputi materi, metode, media, volume, lokasi, waktu, dan biaya, serta (5) mengetahui jumlah petani yang membuat dan memanfaatkan bokashi eceng gondok. Pengkajian dilaksanakan pada Maret sampai Mei 2026 di Desa Nagur, Kecamatan Tanjung Beringin. Kajian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan 30 petani melon sebagai responden yang ditentukan melalui purposive sampling. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan kuesioner. Analisis data menggunakan metode Rapid Rural Appraisal, prinsip SMART dan ABCD, analisis deskriptif, serta skala Likert. Hasil pengkajian menunjukkan bahwa eceng gondok tersedia cukup melimpah, tetapi belum dimanfaatkan secara optimal, sedangkan kondisi kesuburan tanah pada lahan melon masih rendah. Tujuan penyuluhan ditetapkan untuk meningkatkan jumlah petani yang membuat dan memanfaatkan bokashi dari 0 orang menjadi 15 orang atau 50%. Sasaran penyuluhan adalah petani melon yang tergabung dalam lima kelompok tani di Desa Nagur. Tingkat penerimaan petani terhadap keseluruhan rancangan penyuluhan mencapai 81,38% dan termasuk kategori sangat setuju. Setelah penyuluhan, sebanyak 15 petani atau 50% telah membuat dan mengaplikasikan bokashi, 3 petani atau 10% telah membuat tetapi belum mengaplikasikannya, dan 12 petani atau 40% belum menerapkan. Dengan demikian, tujuan rancangan penyuluhan telah tercapai.