Rancangan Penyuluhan Pembuatan Biochar Dari Limbah Tongkol Jagung
| Type | : | Paper |
| Author | : | Nilam Abelia |
| Issued Date | : | 2026 |
| Publisher | : | Polbangtan Medan |
| Publication Place | : | Medan |
| ISBN ISSN | : | |
| Subject | : | |
| Total Download | : | 89 |
Abstract
Nilam Abelia, NIRM 01.01.22.524, Rancangan Penyuluhan Pembuatan Biochar dari Limbah Tongkol jagung. Limbah tongkol jagung di Kecamatan Batang Masumai, Kabupaten Merangin, belum dimanfaatkan secara optimal dan umumnya hanya dibakar atau dibiarkan di lahan. Kondisi tersebut menyebabkan limbah belum memiliki nilai tambah, sementara tanah di wilayah penelitian memiliki pH 5,0–5,5 yang tergolong masam sehingga memerlukan pembenah tanah. Salah satu alternatif yang dapat diterapkan adalah pemanfaatan limbah tongkol jagung menjadi biochar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi pemanfaatan limbah tongkol jagung sebagai biochar, menyusun rancangan penyuluhan, serta mengetahui tingkat validasi rancangan penyuluhan pembuatan biochar. Penelitian dilaksanakan pada April–Mei 2026 di Kecamatan Batang Masumai menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan dua metode pembuatan biochar, yaitu metode tradisional dan single drum kiln yang masing-masing diulang tiga kali. Parameter yang diamati meliputi kadar air, pH, tekstur, dan warna biochar. Data dianalisis menggunakan analisis ragam (ANOVA), sedangkan validasi rancangan penyuluhan dilakukan menggunakan kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode single drum kiln menghasilkan biochar dengan kualitas lebih baik dibandingkan metode tradisional, ditunjukkan oleh kadar air sebesar 4,10% dan hasil uji ANOVA yang menunjukkan pengaruh nyata terhadap kadar air (Sig. 0,041). Rancangan penyuluhan yang disusun memperoleh tingkat validasi sebesar 79,27% dengan kategori efektif, sedangkan penilaian sikap petani mencapai 80,33% dengan kategori setuju. Hasil penelitian menunjukkan bahwa biochar dari limbah tongkol jagung berpotensi mendukung pembenahan tanah sekaligus menjadi materi penyuluhan yang layak diterapkan kepada petani.