Rancangan Penyuluhan Pembuatan dan Pengaplikasian MOL Nasi Basi Sebagai Bioaktivator Dan Penyubur Tanah Pada Tanaman Padi Di Kecamatan Padangsidimpuan Tenggara Kota Padangsidimpuan
| Type | : | Paper |
| Author | : | Yeni Rahmasari |
| Issued Date | : | 2026 |
| Publisher | : | Polbangtan Medan |
| Publication Place | : | Medan |
| ISBN ISSN | : | |
| Subject | : | |
| Total Download | : | 10 |
Abstract
Yeni Rahmasari, NIRM. 01.01.22.537. Rancangan Penyuluhan Pembuatan dan Pengaplikasian MOL nasi basi Sebagai Bioaktivator dan Penyubur Tanah Pada Tanaman Padi di Kecamatan Padangsidimpuan Tenggara Kota Padangsidimpuan. Tujuan Rancangan Penyuluhan ini adalah (1) Mengidentifikasi permasalahan pertanian di Kecamatan Padangsidimpuan Tenggara Kota Padangsidimpuan, (2) Menganalisis penetapan tujuan penyuluhan pembuatan dan pengaplikasian MOL nasi basi sebagai bioaktivator dan penyubur tanah sesuai dengan prinsip SMART dan ABCD di Kecamatan Padangsidimpuan Tenggara Kota Padangsidimpuan, (3) Menganalisis penetapan sasaran penyuluhan pembuatan dan pengaplikasian MOL Nasi basi sebagai Bioaktivator dan Penyubur Tanah berdasarkan karakteristik sasaran, karakteristik demografis, sosial dan ekonomi di Kecamatan Padangsidimpuan Tenggara Kota Padangsidimpuan, (4) Menganalisis tingkat penerimaan petani terhadap rancangan penyuluhan pertanian pembuatan dan pengaplikasian MOL nasi basi sebagai bioaktivator dan penyubur tanah (materi, metode, media, volume, lokasi, waktu, biaya penyuluhan pertanian) di Kecamatan Padangsidimpuan Tenggara Kota Padangsidimpuan, (5) Mengetahui Jumlah petani yang melaksanakan pembuatan dan pengaplikasian MOL nasi basi sebagai bioaktivator dan penyubur tanah di Kecamatan Padangsidimpuan Tenggara Kota Padangsidimpuan. Metode pengumpulan data yaitu wawancara yang diukur menggunakan kuesioner dan jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan deskriptif, sementara metode analisis menggunakan metode rancangan penyuluhan dengan Skala Likert. Hasil rancangan penyuluhan menunjukkan (1) Indentifikasi permasalahan menunjukkan rendahnya C-organik tanah akibat peemupukan kimia secara terus menerus dan potensi nasi basi yang belum di manfaatkan, (2) tujuan penyuluhan untuk meningkatkan pengetahuan dan sikap petani membuat dan mengaplikasikan mol nasi basi di lahan usaha tani padi dalam satu musim tanam sesuai anjuran awalnya 0 orang (0%) menjadi 15 orang (50%), (3) sasaran penyuluhan yaitu pengurus dan anggota kelompok tani yang melakukan budidaya tanaman padi, (4) hasil validasi penyuluhan menunjukkan tingkat kesesuaian rancangan penyuluhan di Kecamatan Padangsidimpuan Tenggara sebesar 84,14% dan kriteria sangat sesuai, (5) jumlah petani yang melakukan pembuatan dan pengaplikasian mol nasi basi yaitu sebanyak 18 orang (60%).