Rancangan Penyuluhan Penerapan Pruning Dalam Peningkatan Produktivitas Kelapa Sawit Di Kecamatan Stabat Kabupaten Langkat
| Type | : | Paper |
| Author | : | Muhammad Naufal Aqilah |
| Issued Date | : | 2026 |
| Publisher | : | Polbangtan Medan |
| Publication Place | : | Medan |
| ISBN ISSN | : | |
| Subject | : | |
| Total Download | : | 3 |
Abstract
Muhammad Naufal Aqilah, NIRM. 01.02.22.372. Rancangan Penyuluhan Penerapan Pruning dalam Peningkatan Produktivitas Kelapa Sawit di Kecamatan Stabat Kabupaten Langkat. Tujuan pengkajian ini adalah untuk mengidentifikasi potensi wilayah, menganalisis penetapan tujuan dan sasaran penyuluhan berdasarkan prinsip SMART dan ABCD, menganalisis tingkat penerimaan petani terhadap rancangan penyuluhan, serta menganalisis sikap petani terhadap penerapan pruning dalam peningkatan produktivitas kelapa sawit di Kecamatan Stabat Kabupaten Langkat. Pengkajian dilaksanakan pada bulan Mei 2026 di Kecamatan Stabat Kabupaten Langkat. Metode yang digunakan dalam identifikasi potensi wilayah Adalah Mixed Method. Penentuan sasaran dilakukan secara purposive terhadap 67 orang petani kelapa sawit yang tergabung dalam kelompok tani. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan penyebaran kuesioner. Analisis data dilakukan secara deskriptif kuantitatif menggunakan skala Likert dan garis kontinum untuk mengetahui tingkat penerimaan petani terhadap rancangan penyuluhan serta sikap petani terhadap penerapan pruning. Hasil pengkajian menunjukkan bahwa Kecamatan Stabat memiliki potensi sumber daya alam, sumber daya manusia, dan kelembagaan petani yang mendukung pengembangan usaha tani kelapa sawit. Rancangan penyuluhan yang disusun meliputi materi penerapan pruning, metode diskusi, demonstrasi cara dan kunjugan usaha tani media folder dan media sesungguhnya, volume penyuluhan dua kali pertemuan, lokasi di lahan petani, waktu pelaksanaan berdasarkan kesepakatan bersama, serta biaya secara swadaya. Tingkat penerimaan petani terhadap rancangan penyuluhan berada pada kategori tinggi sehingga rancangan yang disusun dinilai sesuai dengan kebutuhan petani. Sikap petani terhadap penerapan pruning juga menunjukkan kategori positif yang mengindikasikan adanya kesiapan petani untuk menerapkan teknik pruning dalam upaya meningkatkan produktivitas kelapa sawit.