POLBANGTAN MEDAN REPOSITORY

Search By Submitted Date


Total Result : 2
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Tingkat Persepsi Petani Terhadap Pola Tanam Jajar Legowo 2:1 Pada Tanaman Jagung (Zea Mays L.) Di Kecamatan Panei Kabupaten Simalungun
3 weeks ago
Rismel Parulian Sinaga (Medan, 2026)

 Rismel Parulian Sinaga, NIRM RPL.01.01.21.355. Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Tingkat Persepsi Petani Terhadap Pola Tanam jajar Legowo 2:1 Pada Tanaman Jagung (Zea mays L.) di Kecamatan Panei. Pengkajian bertujuan untuk mengkaji tingkat persepsi petani dan faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat persepsi terhadap penerapan pola tanam jajar legowo 2:1 tanaman jagung yang dilaksanakan pada bulan Maret sampai dengan Juni 2023. Metode pengumpulan data yaitu wawancara dan kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitas, sementara analisis data menggunakan skala Likert dan regresi linear. Hasil pengkajian menunjukkan bahwa tingkat persepsi petani terhadap penerpan pola tanam jajar legowo 2:1 tanaman jagung sebesar 70,69% dengan kategori tinggi, sementara hasil regresi linear terhadap faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat persepsi terhadap penerapan pola tanam jajar legowo 2:1 tanaman jagung diperoleh persamaan yaitu Y = 3,962 - 0,088X1 + 0,379X2 + 0,285X3 + 0,252X4 + 0,372X5 + 0,391X6. Uji lanjut secara simultan variabel umur, pendapatan, pendidikan, peran penyuluh, peran kelompok tani dan pengalaman berusahatani berpengaruh nyata terhadap persepsi petani dimana nilai F-hitung lebih besar dari F-tabel (27,275>2,195). Uji secara parsial menggunakan t-hitung variabel umur tidak memiliki pengaruh yang cukup signifikan dengan nilai t-hitung lebih kecil daripada t-tabel.

 

2026-06-25 04:06:12 Injuniar
Respon Kelompok Tani Terhadap Program Brigade Pangan Di Kecamatan Babalan Kabupaten Langkat Provinsi Sumatera Utara
3 months ago
Nurbaiti, Dinda (Medan, 2026)

Dinda Nurbaiti, Nirm. 01.01.21.239. Respon Kelompok Tani terhadap Program

Brigade Pangan di Kecamatan Babalan Kabupaten Langkat. Pengkajian ini

bertujuan untuk menganalisis respon kelompok tani terhadap program Brigade

Pangan di Kecamatan Babalan Kabupaten Langkat, sekaligus menelaah sejauh

mana dukungan pemerintah, pendapatan, serta kepuasan petani berpengaruh

terhadap respon yang ditunjukkan. Program Brigade Pangan merupakan salah satu

upaya pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan melalui pendekatan

agribisnis modern yang menekankan pada optimalisasi lahan dan peningkatan

produktivitas petani. Pengkajian ini dilaksanakan di Kecamatan Babalan Kabupaten

Langkat Provinsi Sumatera Utara pada periode Maret hingga Mei 2025. Jenis

pengkajian yang digunakan adalah survei dengan metode kuantitatif deskriptif.

Respon kelompok tani dianalisis menggunakan distribusi frekuensi, sedangkan

pengaruh antar variabel diuji dengan model Structural Equation Modeling (SEM)

berbasis Partial Least Square (PLS) melalui perangkat lunak Smart-PLS. Hasil

pengkajian menunjukkan bahwa respon kelompok tani terhadap Program Brigade

Pangan berada pada kategori sedang dengan persentase 28,57%. Analisis SEM-PLS

menegaskan bahwa dukungan pemerintah (X1), pendapatan (X2), dan kepuasan

petani (X3) berpengaruh signifikan terhadap respon kelompok tani. Temuan ini

mengindikasikan bahwa keberhasilan program sangat dipengaruhi oleh sinergi

antara kebijakan pemerintah, peningkatan kesejahteraan ekonomi, serta kepuasan

petani terhadap manfaat program yang diterima. Dengan demikian, diperlukan

strategi lanjutan untuk memperkuat respon petani agar program dapat

berkelanjutan

2026-04-20 01:04:09 admin@polbangtanmedan.ac.id