POLBANGTAN MEDAN REPOSITORY

Student Paper


Total Result : 1416
Persepsi Petani Pada Pola Kemitraan Inti Plasma Di Kawasan Pangan Terpadu (KPT) Kecamatan Sitellu Tali Urang Julu Kabupaten Pakpak Bharat
6 days ago
Turedo (Medan, 2024)

Turedo Nirm. 01.01.20.199. Persepsi petani pada pola kemitraan inti plasma di Kawasan Pangan Terpadu (KPT) Kecamatan Sitellu Tali Urang Julu Kabupaten Pakpak Bharat. Tujuan pengkajian ini untuk mengetahui tingkat persepsi petani dan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi persepsi petani pada pola kemitraan di KPT. Pengkajian ini dilakukan di Kecamatan Sitellu Tali Urang Julu Kabupaten Pakpak Bharat, mulai bulan Maret sampai dengan Juli 2024. Metode pengkajian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Pengumpulan data pada pengkajian ini adalah kuesioner, wawancara dan observasi. Pengukuran data menggunakan skala likert kemudian diolah menggunakan aplikasi Statistical Product and Service Solutions (SPSS) 26. Sumber data pada pengkajian ini menggunakan data primer dan sekunder. Hasil pengkajian menunjukan tingkat persepsi petani pada pola kemitraan inti plasma di KPT Kecamatan Sitellu Tali Urang Julu Kabupaten Pakpak Bharat adalah tinggi dengan persentase 70,65%. Hasil uji F menunjukkan bahwa variabel X secara simultan berpengaruh signifikan terhadap variabel Y. Hasil uji t ditemukan bahwa faktor-faktor yang berpengaruh signifikan terhadap tingkat persepsi petani pada pola kemitraan inti plasma di KPT ialah pendapatan (X1), kebutuhan (X2), motivasi (X3), lingkungan sosial (X4) dan peran penyuluh (X5). Sedangkan ketersediaan sarana dan prasarana (X6) tidak berpengaruh signifikan.

2026-06-30 09:06:30 admin@polbangtanmedan.ac.id
Motivasi Petani Dalam Penerapan Tanam Serempak Padi Sawah (Oryza Sativa L) Di Kecamatan Gunungsitoli Alooa Kota Gunungsitoli
6 days ago
Yeni Puspita Sari Zega (Medan, 2024)

Yeni Puspita Sari Zega, NIRM 01.01.20.168. Motivasi Petani Dalam Penerapan Tanam Serempak Padi Sawah (Oryza sativa L) di Kecamatan Gunungsitoli Alooa Kota Gunungsitoli. Tujuan dari pengkajian ini adalah untuk menganalisis (1) tingkat motivasi petani dalam penerapan tanam serempak padi sawah (Oryza sativa L) (2) faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi motivasi petani dalam penerapan tanam serempak padi sawah (Oryza sativa L). Pengkajian ini di laksanakan di Kecamatan Gunungsitoli Alooa Kota Gunungsitoli lokasi ini dipilih karena merupakan kecamatan dengan mayoritas petani padi. Anggota populasi diasumsikan memiliki kesempatan yang sama untuk terpilih menjadi sampel penelitian. Metode pengumpulan data yang dilakukan adalah dengan menggunakan kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Untuk menganalisi tingkat motivasi petani digunakan skala Rasio dan Likert dan mengetahui fakor-faktor yang mempengaruhi motivasi digunakan model analisis linear berganda. Berdasarkan hasil pengkajian yang diperoleh tingkat motivasi petani di Kecamatan Gunungsitoli Alooa adalah 74,69% termasuk kategori tinggi. Sementara faktor-faktor yang mempengaruhi motivasi petani dalam penerapan tanam serempak padi sawah (Oryza sativa L) secara simultan berpengaruh signifikan Fhitung >Ftabel yaitu (10,202 > 2,25), uji parsial (t) thitung > ttabel dengan nilai signifikan pada umur (0,004), pengalaman bertani (0,000), peran penyuluh (0,000) dan luas lahan (0,005) berpengaruh signifikan, sedangkan pendidikan (0,568) dan pendapatan (0,498) tidak berpengaruh signifikan.

2026-06-30 04:06:08 admin@polbangtanmedan.ac.id
Pengembangan Media Penyuluhan Interaktif Berbasis E-Book Untuk Kegiatan Penyuluhan Pertanian Penanganan Pasca Panen Bawang Merah Di Kecamatan Pollung Kabupaten Humbang Hasundutan
6 days ago
Loveleyn Olivia C. Napitupulu (Medan, 2024)

Loveleyn Olivia C Napitupulu, Nirm.01.01.20.152. Pengembangan Media Penyuluhan Interaktif Berbasi E-Book untuk Kegiatan Penyuluhan Penanganan Pasca Panen Bawang Merah di Kecamatan Pollung Kabupaten Humbang Hasundutan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan media penyuluhan interaktif berbasis E-Book dan menganalisis efektivitas media penyuluhan interaktif berbasis E-Book untuk kegiatan penyuluhan penanganan pasca panen bawang merah. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Maret sampai dengan bulan Juni 2024. Metode penelitian yang digunakan yaitu Research and Development (R&D) dengan teknik pengumpulan data melalui kuesioner, wawancara dan dokumentasi. Metode analisis data yang digunakan adalah skala likert dengan EPIC model dan independent sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kelayakan media penyuluhan interaktif berbasis E-Book untuk kegiatan penyuluhan penanganan pasca panen bawang merah tergolong sangat layak dengan tingkat kelayakan sebesar 91,3%. Analisis perbandingan efektivitas media penyuluhan interaktif berbasis E-Book dengan media leaflet menggunakan EPIC model diperoleh hasil pada media leaflet dengan skor rata-rata 1,96 yang berada pada kategori kurang efektif dan pada media interaktif berbasis E-Book diperoleh skor rata-rata 3,82 berada pada kategori sangat efektif. Pengujian berikutnya dilakukan menggunakan uji independent sample t-test dengan perolehan hasil thitung (43,820) > ttabel (2,024) dan nilai signifikansi 0,000 < 0,05.

2026-06-30 04:06:03 admin@polbangtanmedan.ac.id
Faktor Faktor Yang Mempengaruhi Efektivitas Metode Penyuluhan Demonstrasi Cara Tentang Pasca Panen Padi Sawah (Oryza sativa L ) Di Kecamatan Stabat Kabupaten Langkat
6 days ago
Maya Fhadilla (Medan, 2024)

Maya Fhadilla, Nirm 01.01.20.154. Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Efektivitas Metode Penyuluhan Demonstrasi Cara tentang Pasca Panen Padi Sawah. Pengkajian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat efektivitas metode penyuluhan demonstrasi cara dan faktor-faktor yang mempengaruhi efektivitas metode penyuluhan demonstrasi cara tentang pasca panen padi sawah. Pengkajian dilaksanakan di Kecamatan Stabat Kabupaten Langkat pada Bulan Februari sampai dengan Bulan Mei 2024. Metode pengkajian adalah metode deskriptif kuantitatif dan metode pengumpulan data dilakukan dengan observasi, kuesioner, wawancara dan dokumentasi, sementara menggunakan skala likert dan regresi linear berganda. Hasil pengkajian menunjukkan Efektivitas Metode Penyuluhan Demonstrasi Cara Tentang Pasca Panen Padi Sawah (Oryza sativa.L) Di Kecamatan Stabat Kabupaten Langkat tergolong tinggi dengan persentase 79,59%, dan hasil regresi linear berganda terhadap faktor-faktor yang mempengaruhi efektivitas metode penyuluhan demonstrasi cara tentang pasca panen padi sawah (Oryza sativa L) adalah Y= -19.760+0,287X1+0,134X2-0,252X3+0,111X5+0,725X6. Faktor yang mempengaruhi secara parsial dan simultan adalah karakteristik petani, peran penyuluh, lingkungan sosial, sarana dan prasarana, kegiatan penyuluhan dan biaya.

2026-06-30 03:06:55 admin@polbangtanmedan.ac.id
Faktor-Faktor Yang Memengaruhi Motivasi Petani Dalam Penggunaan Benih Kentang Bersertifikat (Solanum Tuberosum L) Di Kecamatan Permata Kabupaten Bener Meriah Provinsi Aceh
6 days ago
Supri Aliyansah (Medan, 2024)

Supri Aliyansah, Nirm 01.01.20.166. Faktor- Faktor Yang Memengaruhi Motivasi Petani dalam Penggunaan Benih Kentang (Solanum tuberosum L) Di Kecamatan Permata Kabupaten Bener Meriah Provinsi Aceh. Tujuan dari pengkajian ini adalah untuk (1) menganalisis tingkat motivasi petani dalam pengunaan benih kentang bersertifikat di Kecamatan Permata Kabupaten Bener Meriah Provinsi Aceh. (2) menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi motivasi petani dalam penggunaan benih kentang bersertifikat di Kecamatan Permata Kabupaten Bener Meriah Provinsi Aceh. Pengkajian ini menggunakan metode porfosional Random Sampling yang di lakukan secara acak tanpa memperhatikan kesetaraan lainya sedangkan kajian penyuluhan menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif yang dilakukan dengan kuesioner dan wawancara. Pengkajian ini dilaksanakan dari bulan April sampai dengan Juni 2024. Metode pengukuran data menggunakan skala Likert dan pengolahan data menggunakan metode regresi linear dengan menggunakan software SPSS 25. Hasil pengkajian menunjukkan Hasil pengkajian menunjukkan (1) Terciptanya tingkat motivasi petani dalam penggunaan benih kentang bersertifikat di Kecamatan Permata Kabupaten Bener Meriah Provinsi Aceh tergolong sedang dengan persentase 57,8%. (2) secara simultan bahwa variabel karakteristik petani, ketersediaan modal, pendapatan, peran penyuluh, dan ketersediaan sarana produksi memengaruhi motivasi petani dalam penggunaan benih kentang bersertifikat di Kecamatan Permata, Kabupaten Bener Meriah. (3) secara parsial variabel X yang mempengaruhi terhadap variabel Y yaitu karakteristik petani, ketersediaan modal, peran penyuluh, dan ketersediaan sarana produksi, memberikan pengaruh signifikan terhadap motivasi petani dalam penggunaan benih kentang bersertifikat, sedangkan variabel pendapatan tidak berpengaruh nyata terhadap motivasi petani dalam penggunaan benih bersrtifikat.

2026-06-30 01:06:22 admin@polbangtanmedan.ac.id
Persepsi Pekebun Dalam Pengolahan Kulit Kopi Arabika Menjadi Minuman Cascara Di Kecamatan Sitinjo Kabupaten Dairi Provinsi Sumatera Utara
1 week ago
Rini Anggraini Siregar (Medan, 2025)

Rini Angraini Siregar, Nirm 01.02.21.222. Persepsi Pekebun dalam Pengolahan Kulit Kopi Arabika Menjadi Minuman Cascara di Kecamatan Sitinjo Kabupaten Dairi Provinsi Sumatera Utara. Tujuan dari pengkajian ini adalah untuk mengkaji tingkat persepsi pekebun dan faktor-faktor yang mempengaruhi persepsi pekebun dalam pengolahan kulit kopi arabika menjadi minuman cascara di Kecamatan Sitinjo Kabupaten Dairi. Pengkajian ini dilaksanakan mulai pada bulan April sampai dengan Mei 2025. Metode pengumpulan data yaitu wawancara, dokumentasi, observasi dan angket menggunakan kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Metode penentuan sampel menggunakan proportional random sampling. Selanjutnya, metode analisis data menggunakan skala Likert dan analisis regresi linear berganda. Hasil pengkajian ini menunjukkan tingkat persepsi pekebun dalam pengolahan kulit kopi arabika menjadi minuman cascara sebesar 83,01% tergolong dalam kategori tinggi. Secara simultan, hasil uji F yang diperoleh adalah variabel bebas lingkungan sosial (X1), peran penyuluh (X2), karakteristik inovasi (X3), akses informasi (X4), pemasaran (X5), peran kelompok tani (X6) berpengaruh signifikan terhadap persepsi pekebun dalam pengolahan kulit kopi arabika menjadi minuman cascara secara simultan. Selanjutnya secara parsial faktor yang berpengaruh signifikan yaitu variabel bebas peran penyuluh (X2), karakteristik inovasi (X3), akses informasi (X4), pemasaran (X5), peran kelompok tani (X6), sedangkan variabel bebas yang tidak berpengaruh signifikan terhadap persepsi pekebun dalam pengolahan kulit kopi arabika menjadi minuman cascara di Kecamatan Sitinjo, yaitu lingkungan sosial (X1).

2026-06-29 07:06:06 Injuniar
Minat Pekebun Dalam Pemangkasan Tanaman Kopi Arabika (Coffea Arabica. L) Sigarar Utang Untuk Meningkatkan Produksi Di Kecamatan Sitellu Tali Urang Julu Kabupaten Pakpak Bharat Provinsi Sumatera Utara
1 week ago
Nicolas Napitupulu (Medan, 2025)

Nicolas Napitupulu, Nirm. 01.02.21.248. “Minat Pekebun Dalam Minat Pekebun Dalam Pemangkasan Tanaman Kopi Arabika (Coffea arabica. L) Sigarar Utang Untuk Meningkatkan Produksi Di Kecamatan Sitellu Tali Urang Julu Kabupaten Pakpak Bharat. Tujuan dari pengkajian ini adalah untuk mengetahui tingkat minat dan faktor-faktor yang memengaruhi pekebun dalam pemangkasan tanaman kopi arabika (Coffea arabica. L) Sigarar Utang untuk meningkatkan produksi. Pengkajian ini dilaksanakan pada bulan Maret 2025 sampai dengan bulan Mei 2025. teknik pengumpulan data yaitu menggunakan kuesioner yang sudah diuji validitas dan reabilitasnya. Sementara teknik analisis data menggunakan skala Likert dan regresi linear berganda. Hasil pengkajian menunjukkan bahwa tingkat minat pekebun dalam pemangkasan tanaman kopi untuk meningkatkan produksi berada dikategori sedang dengan tingkat minat sebesar 67,38%. Hasil regresi linear berganda terhadap faktor-faktor yang memengaruhi minat pekebun diperoleh persamaan sebagai berikut Y = 1.572 + 0,276X1 + 1,053X2 + 0,207X3 – 10,679X4 – 2,939X5 + 0,303X6– 0,505X7 + e. Uji lanjut menggunakan thitung menunjukan bahwa faktor umur, Pendidikan formal, pengalaman, luas lahan, peran penyuluh, dan pekebun lainmemiliki pengaruh yang signifikan dengan nilai thitung lebih besar daripada ttabel. Sedangkan faktor Pengalaman berpengaruh tidak signifikan dengan thitung lebih kecil daripada ttabel.

2026-06-29 07:06:32 Injuniar
Strategi Pengembangan Sentra Kopi Di Kecamatan Parbuluan Kabupaten Dairi Provinsi Sumatera Utara
1 week ago
Muhammad Ari Shola (Medan, 2025)

Muhammad Ari Shola, NIRM 01.02.21.211. Strategi pengembangan sentra kopi di Kecamatan Parbuluan Kabupaten Dairi dilakukan untuk mengkaji faktor internal dan eksternal yang berpengaruh dalam pengembangan kopi serta merumuskan strategi yang tepat untuk diterapkan di lokasi pengkajian. Kajian ini menggunakan analisis SWOT dengan matriks IFAS dan EFAS. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan penyebaran daftar pertanyaan yang sebelumnya diuji validitas dan reliabilitasnya pada aspek pengetahuan serta sikap pekebun. Faktor internal yang menjadi kekuatan meliputi perilaku pekebun yang relatif baik, umur pekebun yang masih produktif, luas lahan yang cukup mendukung, pengalaman bertani yang memadai, serta kondisi lahan yang sesuai untuk budidaya kopi. Sementara itu, kelemahan utama yang teridentifikasi adalah tingkat pendidikan pekebun yang masih rendah. Dari sisi eksternal, terdapat peluang berupa harga jual kopi yang cukup menguntungkan, tingkat persaingan yang dapat mendorong peningkatan kualitas, serta dukungan kebijakan pemerintah. Namun, ancaman yang perlu diwaspadai adalah serangan hama dan penyakit tanaman kopi. Hasil analisis IFAS dan EFAS menempatkan strategi pengembangan pada posisi Kuadran I, yaitu strategi agresif yang menekankan pemanfaatan kekuatan internal untuk menangkap peluang eksternal. Berdasarkan hasil tersebut, dirumuskan sepuluh strategi utama yang dapat diterapkan untuk mendukung pengembangan sentra kopi di Kecamatan Parbuluan secara berkelanjutan.

2026-06-29 07:06:42 Injuniar
Strategi Pengembangan Sentra Kopi Di Kecamatan Sidikalang Kabupaten Dairi Provinsi Sumatera Utara
1 week ago
Mentari Weirasi (Medan, 2025)

Mentari Weirasi, NIRM. 01.02.21.245. Strategi Pengembangan Sentra Kopi di Kecamatan Sidikalang Kabupateen Dairi Provinsi Sumatera Utara. Tujuan  pengkajian ini adalah untuk mengkaji faktor internal dan eksternal serta merumuskan strategi pengembangan sentra kopi arabika di daerah  pengkajian. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Maret s.d Juni 2025. Metode yang digunakan untuk mengidentifikasi faktor internal dan eksternal adalah melalui wawancara, observasi, dan kuesioner. Kemudian untuk merumuskan strategi menggunakan metode analisis SWOT. Adapun faktor internal yang menjadi kekuatan adalah perilaku petani, umur, pengalaman, kesesuaian lahan kopi arabika, sarana dan prasarana, dan faktor internal yang menjadi kelemahan adalah penggunaan bibit unggul, tingkat pendidikan, dan luas lahan. Faktor eksternal yang menjadi peluang adalah kebijakan pemerintah, pesaing dari daerah lain, harga jual kopi arabika, dan yang menjadi ancaman adalah serangan hama dan penyakit kopi. Selanjutnya untuk Strate$gi yang dilakukan dalam pe$nge$mbangan se$ntra kopi di Ke$camatan Sidikalang yang te$rdiri dari strate$gi SO- ST- WO- WT yang me$njadi strate$gi dalam pe$ngkajian ini adalah strate$gi SO (Strengths-Opportunities) atau dise$but juga de$ngan strate$gi agre$sif yaitu meningkatkan potensi petani muda yang produktif dalam penerapan budidaya modern, mengembangkan kawasan budidaya kopi arabika, mengadakan pelatihan Good Handling Practices (GHP) yaitu pada tahapan pascapanen hingga siap jual.

2026-06-29 07:06:03 Injuniar
Peran Penyuluh Dalam Percepatan Sertifikasi Ispo Pada Perkebunan Swadaya Di Kecamatan Bangun Purba Kabupaten Deli Serdang Provinsi Sumatera Utara
1 week ago
M. Rangga Azhari (Medan, 2025)

M. Rangga Azhari, Nirm 01.02.21.244. Peran Penyuluh Dalam Percepatan Sertifikasi ISPO Pada Perkebunan Swadaya Di Kecamatan Bangun Purba Kabupaten Deli Serdang Provinsi Sumatera Utara. Pengkajian ini bertujuan untuk mengkaji tingkat percepatan sertifikasi ISPO di perkebunan kelapa sawit swadaya dan faktor-faktor yang memengaruhi peran penyuluh dalam percepatan sertifikasi ISPO di perkebunan kelapa sawit swadaya Pengkajian ini dilaksanakan di Kecamatan Bangun Purba Kabupaten Deli Serdang pada Desember 2025 sampai dengan Mei 2025. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara  dan penyebaran kuesioner, sedangkan teknik analisis data menggunakan skala Likert dan regresi linear berganda. Hasil pengkajian ini menunjukkan bahwa tingkat percepatan sertifikasi ISPO di Kecamatan Bangun Purba Provinsi Sumatera Utara tergolong tinggi dengan persentase 79%. Faktor yang mempengaruhi peran penyuluh dalam Percepatan Sertifikasi ISPO Pada Perkebunan Swadaya Peran fasilitator (X3) menunjukkan pengaruh signifikan dengan tingkat signifikan 0.001<0,50 dan Peran motivator (X2) juga menunjukan pengaruh signifikan dengan tingkat signifikansi 0,002<0,050 dan kedua peran tersebut memiliki thitung bernilai positif. Peran edukator (X1), organisator (X5), dan inovator (X6) justru menunjukkan pengaruh yang signifikan dengan nilai signifikansi kurang dari 0,050 tetapi ketiga peran tersebut memiliki thitung bernilai negatif. Peran dinamisator (X4) dan konsultan (X7) tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan dengan tingkat signifikansi lebih dari 0,050.

2026-06-29 06:06:04 Injuniar
Motivasi Petani Dalam Penerapan Pemupukan Berimbang Pada Tanaman Kelapa Sawit (Elaeis Guineensis Jacq) Menghasilkan Di Kecamatan Air Joman Kabupaten Asahan
1 week ago
M. Aldin Syah, (Medan, 2025)

M. Aldin Syah, Nirm. 01.02.21.209. Motivasi Petani Dalam Penerapan Pemupukan Berimbang Pada Tanaman Kelapa Sawit (Elaeis guineensis Jacq) Menghasilkan di Kecamatan Air Joman Kabupaten Asahan. Tujuan dari pengkajian ini adalah untuk mengkaji tingkat motivasi dan faktor-faktor yang mempengaruhi motivasi pekebun dalam penerapan pemupukan beimbang pada tanaman kelapa sawit menghasilkan. Metode pengumpulan data yaitu metode kombinasi yang terdiri dari observasi, wawancara, dan kuesioner yang sudah diuji validitas dan reliabilitasnya. Selanjutnya metode analisis data menggunakan regresi linear berganda. Hasil pengkajian menunjukkan tingkat motivasi petani dalam penerapan pemupukan berimbang pada tanaman kelapa sawit tergolong dalam kategori tinggi dengan persentase sebesar 83,47%. Hasil analisis regresi linear berganda terhadap faktor- faktor yang mempengaruhi motivasi pekebun diperoleh persamaan sebagai berikut Y= 41,177 - 0,016X1+ 0,005X2+ 0,010X3 + 0,00000009025X4 − 0,090X5 + 0,150X6 + 0,061X7 + 0,143X8 + e. Uji F (simultan) menunjukkan bahwa variabel-variabel bebas umur (X1), pendidikan (X2), pengalaman berusahatani (X3),pendapatan (X4), luas lahan (X5), jumlah tanggungan keluarga (X6), ketersediaan sarana dan prasarana (X7), dan peran penyuluh (X8) berpengaruh signifikan secara simultan terhadap variabel terikat motivasi petani (Y). Selanjutnya uji t (parsial) menunjukkan bahwa variabel umur, pendapatan, jumlah tanggungan keluarga, ketersediaan sarana dan prasaran, dan peran penyuluh, memiliki pengaruh yang signifikan terhadap motivasi. sedangkan variabel pendidikan, pengalaman berusahatani, luas lahan tidak berpengaruh terhadap motivasi.

2026-06-29 05:06:02 Injuniar