POLBANGTAN MEDAN REPOSITORY

Student Paper


Total Result : 1423
Motivasi Pekebun Dalam Menerapkan Good Agriculture Practices (Gap) Pada Tanaman Kopi Arabika Di Kecamatan Panei Kabupaten Simalungun Provinsi Sumatera Utara
4 days ago
Manurung, Yeny Widianata (Medan, 2026)

Yeny Widianata Manurung, Nirm. 01.02.20.194. Motivasi Pekebun dalam Menerapkan Good Agriculture Practices (GAP) pada Tanaman Kopi Arabika di Kecamatan Panei Kabupaten Simalungun Provinsi Sumatera Utara. Tujuan dari pengkajian ini adalah untuk mengkaji tingkat motivasi dan faktor-faktor yang mempengaruhi motivasi pekebun dalam penerapan Good Agriculture Practices (GAP). Pengkajian ini dilaksanakan pada April sampai dengan bulan Juni 2024. Metode pengumpulan data yaitu observasi, wawancara, dan kuesioner yang sudah diuji validitas dan reliabilitasnya. Selanjutnya metode analisis data menggunakan regresi linear berganda. Hasil pengkajian menunjukkan bahwa tingkat motivasi pekebun dalam menerapkan GAP tanaman kopi arabika tergolong tinggi dengan persentase sebesar 81,04%. Selanjutnya hasil analisis regresi linier berganda faktor-faktor yang berpengaruh signifikan terhadap motivasi pekebun dalam menerapkan GAP secara simultan antara lain pendapatan(X1), pengalaman berusahatani (X2), pendidikan formal (X3), jumlah tanggungan keluarga (X4), peran penyuluh (X5), akses informasi (X6), dan ketersediaan sarana produksi (X7). Akan tetapi, secara parsial faktor-faktor yang berpengaruh signifikan terhadap motivasi pekebun dalam menerapkan GAP antara lain pengalaman berusahatani (X2), peran penyuluh (X5), akses informasi (X6), dan ketersediaan sarana produksi (X7). Sedangkan variabel bebas pendapatan (X1), pendidikan formal (X3), dan jumlah tanggungan (X4) tidak berpengaruh signifikan terhadap motivasi (Y).

2026-06-04 04:06:51 admin@polbangtanmedan.ac.id
Sikap Pekebun Dalam Penerapan Good Agriculture Practices (Gap) Pada Tanaman Kopi Arabika Di Kecamatan Panei Kabupaten Simalungun Provinsi Sumatera Utara
4 days ago
Tampubolon, Cecilia Sarah (Medan, 2024)

Sarah Cecilia Tampubolon, Nirm 01.02.20.189. Sikap Pekebun Dalam Penerapan Good Agriculture Practices (GAP) Pada Tanaman Kopi Arabika di Kecamatan Panei Kabupaten Simalungun Provinsi Sumatera Utara. Tujuan dari pengkajian ini adalah mengkaji sikap pekebun dan mengkaji faktor-faktor yang memengaruhi Sikap Pekebun Dalam Penerapan Good Agriculture Practices (GAP) Pada Tanaman Kopi Arabika. Penelitian ini dilaksanakan Kecamatan Panei Kabupaten Simalungun Provinsi Sumatera Utara pada bulan April sampai dengan Juni 2024. Metode pengumpulan data yaitu wawancara, kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya, dan pencatatan, sementara metode analisis data menggunakan skala likert dan regresi linear berganda. Hasil pengkajian menunjukkan bahwa Sikap Pekebun Dalam Penerapan Good Agriculture Practices (GAP) Pada Tanaman Kopi Arabika yaitu 80,01 persen, sementara hasil regresi linear terhadap faktor-faktor yang memengaruhi sikap pekebun dalam pada penerapan Good Agriculture Practice (GAP) pada tanaman kopi arabika terhadap faktor-faktor yang memengaruhi sikap pekebun diperoleh persamaan berikut Y = 198.610 -0,619X1 + 0,117X2 + 0,603X3 + 4,507X4 + 0,158X5 + 0,752X6 + 1,372X7. Uji lanjut secara parsial menggunakan thitung menunjukkan faktor umur, pengalaman usahatani, luas lahan, ketersedian sarana dan prasarana, dan peran penyuluh memiliki pengaruh yang signifikan dengan nilai thitung lebih besar dari ttabel.

2026-06-04 04:06:30 admin@polbangtanmedan.ac.id
Minat Generasi Muda Menjadi Petani Milenial Pada Sektor Perkebunan Kopi Di Kecamatan Panei Kabupaten Simalungun
5 days ago
Angel, Elleliana Marta (Medan, 2024)

Elleliana Marta Angel, NIRM 01.02.20.174. Minat Generasi Muda Menjadi Petani Milenial Pada Sektor Perkebunan Kopi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji tingkat minat generasi muda dan faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat minat generasi muda menjadi petani milenial pada sektor perkebunan kopi. Penelitian dilaksanakan di Kecamatan Panei Kabupaten Simalungun pada bulan April sampai Juni 2024. Sampel ditentukan dengan teknik accidental sampling dengan jumlah responden 93 orang dari 3 desa di Kecamatan Panei, yaitu Desa Simantin Pane Dame, Bangun Rakyat dan Bangun Sitolu Bah. Metode analisis data menggunakan skala likert dan regresi linier berganda menggunakan SPSS versi 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat minat generasi muda menjadi petani milenial pada sektor perkebunan kopi 77,57% berada pada kategori tinggi, sementara hasil persamaan regresi linier berganda terhadap faktor-faktor yang mempengaruhi minat generasi muda menjadi petani milenial pada sektor perkebunan kopi diperoleh persamaan sebagai berikut Y = -3.649 + 0.044X1 + 0.382X2 + 0,354X3 + 0,774X4 + 0,356X5 + e. Uji lanjut menggunakan thitung menunjukkan bahwa faktor ketersediaan modal, lingkungan sosial, dan dukungan pemerintah memiliki pengaruh yang cukup signifikan dengan nilai thitung lebih besar dari ttabel.

 

 

 

2026-06-03 08:06:15 admin@polbangtanmedan.ac.id
Motivasi Pekebun Dalam Penggunaan Bibit Bersertifikat Pada Perkebunan Kelapa Sawit Rakyat Di Kecamatan Percut Sei Tuan Kabupaten Deli Serdang Sumatera Utara
5 days ago
Manalu, Juniar Albet (Medan, 2024)

Albert Juniar Manalu, NIRM. 01.02.20.166 Motivasi Pekebun Dalam Penggunaan Bibit Bersertifikat Pada Perkebunan Kelapa Sawit Rakyat di Kecamatan Percut Sei Tuan Kabupaten Indragiri Hulu Provinsi Sumatera Utara. Tujuan dari pengkajian ini adalah untuk mengkaji tingkat motivasi dan faktor-faktor yang mempengaruhi motivasi pekebun dalam penggunaan bibit bersertifikat. Pengkajian ini dilaksanakan pada bulan April 2024 sampai dengan bulan Juni 2024. Metode pengumpulan data yaitu metode kombinasi yang terdiri dari wawancara dan kuesioner yang sudah diuji validitas dan reliabilitasnya. Selanjutnya metode analisis data menggunakan regresi linear berganda. Hasil pengkajian menunjukkan tingkat motivasi pekebun dalam penggunaan bibit bersertifikat tergolong dalam kategori tinggi dengan persentase sebesar 82,2%. Hasil analisis regresi linear berganda terhadap faktor-faktor yang mempengaruhi motivasi pekebun diperoleh persamaan sebagai berikut Y= 40,052 - 0,003X1 + 0,073X2 + 0,085X3 + 0,0000002637X4 + 0,482X5 + 0,108X6 + 0,031X7 + 0,071X8 + 0,090X9 + 0,084X10 + e. Uji F (simultan) menunjukkan bahwa seluruh variabel bebas secara simultan berpengaruh signifikan terhadap variabel terikat motivasi pekebun (Y). Uji t (parsial) menunjukkan bahwa variabel (X3), (X4), (X5), (X7), (X8), (X9) dan (X10) memiliki pengaruh yang signifikan terhadap (Y). Sedangkan variabel (X1), (X2) dan (X6) tidak berpengaruh terhadap (Y).

2026-06-03 08:06:30 admin@polbangtanmedan.ac.id
Tingkat Adopsi Petani Terhadap Penggunaan Tanaman Pelindung Pada Budidaya Kopi Arabika (Coffea Arabica L.) Di Kecamatan Pollung Kabupaten Humbang Hasundutan Provinsi Sumatera Utara
5 days ago
Sitinjak, Paulina Sondang (Medan, 2024)

Sondang Paulina Br Sitinjak, Nirm. 01.02.20.190. Tingkat Adopsi Petani Terhadap Penggunaan Tanaman Pelindung Pada Budidaya Kopi Arabika (Coffea Arabica L.) di Kecamatan Pollung Kabupaten Humbang Hasundutan Provinsi Sumatera Utara. Tujuan dari penelitian ini antara lain untuk mengkaji tingkat adopsi petani dan faktor- faktor yang memengaruhi tingkat adopsi petani terhadap penggunaan tanaman pelindung pada budidaya kopi arabika di Kecamatan Pollung Kabupaten Humbang Hasundutan pada bulan April sampai dengan Mei 2024. Teknik pengumpulan data yaitu dokuemntasi, observasi, wawancara menggunakan kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Metode pengambilan sampel yaitu simple random sampling dengan jumlah 54 orang. Selanjutnya teknik analisis data skala Likert dan regresi linear berganda. Hasil pengkajian menunjukkan bahwa tingkat adopsi petani terhadap penggunaan tanaman pelindung pada budidaya kopi arabika di Kecamatan Pollung Kabupaten Humbang Hasundutan dalam kategori sedang dengan persentase 66,48 persen. Kemudian hasil persamaan regresi linear berganda yakni Y= 2.287+ 0,130X1+ 0,323X2+ 0,287X3+ 0,266X4+ 0,634X5 + e. Secara parsial, variabel bebas yang berpengaruh signifikan terhadap tingkat adopsi petani adalah kosmopolitan, karakteristik inovasi, peran penyuluh dan peran kelompok tani. Sedangkan variabel karakteristik petani tidak berpengaruh signifikan.

2026-06-03 08:06:32 admin@polbangtanmedan.ac.id
Persepsi Pekebun Kakao Terhadap Cendawan Endofit Trichoderma Sp Untuk Mengendalikan Penyakit Busuk Buah Kakao Di Kecamatan Kutalimbaru Kabupaten Deli Serdang Sumatera Utara
5 days ago
Adam, Fidaus Mhd (Medan, 2024)

Muhammad Adam Firdaus, Nirm. 01.02.20.180. Persepsi Pekebun Kakao Terhadap Cendawan Endofit Trichoderma sp Untuk Mengendalikan Penyakit Busuk Buah Kakao Di Kecamatan Kutalimbaru Kabupaten Deli Serdang Sumatera Utara. Penelitian ini bertujuan mengkaji persepsi dan faktor-faktor yang mempengaruhi persepsi pekebun terhadap cendawan endofit Trichoderma sp untuk mengendalikan penyakit busuk buah kakao. Pengumpulan data dilakukan antara April 2023 hingga Juni 2024 melalui observasi, wawancara, dan kuesioner yang sudah diuji validitas serta reliabilitasnya. Analisis data menggunakan regresi linear berganda. Hasil menunjukkan tingkat persepsi pekebun sangat tinggi (84,35%). Persamaan regresi sebagai berikut Y = -32,180 + 0,315X1 + 1,132X2 - 49,674X3 - 0,363X4 + 2,696X5 + 0,521X6 + e. Uji F menunjukkan bahwa variabel umur (X1), pendidikan formal (X2), luas lahan (X3), pengalaman bertani (X4), akses informasi (X5), dan peran penyuluh (X6) secara simultan berpengaruh signifikan terhadap persepsi pekebun (Y). Uji t menunjukkan umur (X1), pendidikan formal (X2), akses informasi (X5), dan peran penyuluh (X6) berpengaruh signifikan terhadap persepsi pekebun, sementara luas lahan (X3) dan pengalaman bertani (X4) tidak signifikan

2026-06-03 06:06:26 admin@polbangtanmedan.ac.id
Persepsi Pekebun Dalam Pemanfaatan Tanaman Penutup Tanah Pada Tanaman Kelapa Sawit (Elaeis Guineensis Jacq) Belum Menghasilkan Di Kecamatan Kutalimbaru Kabupaten Deli Serdang
5 days ago
Arkasi, Ananda Rizki Mhd (Medan, 2024)

Muhammad Rizki Ananda Arkasi, NIRM 01.02.20.181. Persepsi Pekebun Dalam Pemanfaatan Tanaman Penutup Tanah Pada Tanaman Kelapa Sawit Belum Menghasilkan di Kecamatan Kutalimbaru Kabupaten Deli Serdang. Tujuan dari  pengkajian ini adalah mengkaji tingkat persepsi petani dan mengkaji faktor-faktor yang memengaruhi perseps i pekebun terhadap penggunaan tanaman penutup tanah pada tanaman kelapa sawit belum menghasilkan. Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Kutalimbaru Kabupaten Deli Serdang pada bulan April sampai dengan Juni 2024. Metode pengumpulan data yaitu wawancara, kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya, dan pencatatan,  ementara metode analisis data menggunakan skala likert dan regresi linear berganda. Hasil pengkajian  menunjukkan bahwa tingkat persepsi pekebun dalam pemanfaatan tanaman penutup tanah pada tanaman kelapa sawit belum menghasilkan yaitu 68 persen, sementara hasil regresi linear terhadap faktor-faktor yang memengaruhi persepsi pekebundalam pemanfaatan tanaman penutup tanah pada tanaman kelapa sawit belum menghasilkan terhadap faktor-faktor yang memengaruhi persepsi petani diperoleh persamaan berikut Y = 10,571 + 0,014 X1 + 0,339 X2 + 0,169 X3 + 4,724 X4 + 0,267 X5 + 0,234 X6. Uji lanjut secara parsial menggunakan thitung menunjukkan faktor peran penyuluh, peran kelompok, dan persepsi pekebun dalam pemanfaatan tanaman penutup tanah pada tanaman kelapa sawit belum menghasilkan memiliki pengaruh yang cukup signifikan dengan nilai thitung lebih besar dari ttabel.

Kata

2026-06-03 06:06:19 admin@polbangtanmedan.ac.id
Persepsi Petani Kopi Dalam Pengolahan Kopi Arabika Menjadi Green Bean Di Kecamatan Kutalimbaru Kabupaten Deli Serdang
5 days ago
Harahap, Riva'i Jaiusman (Medan, 2024)

Jaiusman Riva’i Harahap, Nirm 01.02.20.177. Persepsi Petani Kopi Dalam Pengolahan Kopi Arabika Menjadi Green Bean di Kecamatan Kutalimbaru Kabupaten Deli Serdang. Tujuan dari pengkajian ini adalah untuk mengkaji tingkat persepsi petani dalam pengolahan kopi arabika menjadi grean bean di daerah pengkajian. Pengkajian ini dilaksanakan di Kecamatan Kutalimbaru Kabupaten Deli Serdang pada bulan April s.d Juni 2024. Metode pengumpulan data yaitu metode observasi, wawancara, dan kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Selanjutnya metode analisis data menggunakan skala Likert dan regresi linear berganda. Hasil pengkajian menunjukkan bahwa tingkat persepsi petani kopi dalam pengolahan kopi arabika menjadi green bean di Kecamatan Kutalimbaru Kabupaten Deli Serdang adalah sangat tinggi dengan persentase 92%. Selanjutnya hasil regresi linear berganda diperoleh persamaan sebagai berikut. Y = 45.415 + 0,002X1 - 0,039X2 + 0,145X3 + 0,031X4 + +0,065X5 + 0,126X6 + e. Selain itu, uji lanjut menggunakan uji t (parsial) menunjukkan bahwa luas lahan, pengalaman, peran kelompok tani dan pemasaran berpengaruh signifikan dan untuk umur dan pendidikan tidak berpengaruh signifikan terhadap persepsi petani kopi dalam pengolahan kopi arabika menjadi green bean di daerah pengkajian.

2026-06-03 06:06:38 admin@polbangtanmedan.ac.id
Minat Pekebun Dalam Penggunaan Tanaman Pelindung Untuk Tanaman Kopi Arabika (Coffea Arabica L.) Kecamatan Sipoholon Kabupaten Tapanuli Utara
5 days ago
Sihombing, Melisa (Medan, 2024)

 

Melisa Sihombing, NIRM 01.02.20.149, Tujuan dari pengkajian ini adalahuntukmenganalisis Minat Pekebun Dalam Penggunaan Tanaman Pelindung Untuk Tanaman Kopi Arabika (Coffea arabica L.) Kecamatan Sipoholon Kabupaten Tapanuli Utara. Pengkajian ini dilaksanakan di Kabupaten Tapanuli Utara Provinsi Sumatera Utara pada bulan April sampai dengan Mei 2024. Teknik pengumpulan data yaitu menggunakan kuisioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya, sementara teknik analisis data menggunakan skala likert dan regresi linear berganda. Hasil pengkajian menunjukkan bahwa tingkat Minat Pekebun Dalam Penggunaan Tanaman Pelindung Untuk Tanaman Kopi Arabika (Coffea arabica L.) Kecamatan Sipoholon Kabupaten Tapanuli Utara.dalam kategori sedang yaitu 67,45 persen, sementara hasil regresi linear terhadap faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat kinerja penyuluh pertaniandiperoleh dengan persamaan Y= 4.871 + 0,587X1 + 2.626X2 + 0,285X3 + 0,845X4 − 0,193X5 − 0,207X6 + 0,234X6 + e. Uji lanjut menggunakan t hitung menunjukkan bahwa faktor Pendidikan, Luas Lahan, Pengalaman Bertani, Pengetahuan Pekebun dan Peran Penyuluh berpengaruh secara nyata sedangkan kelompok tani dan tidak memiliki pengaruh nyata.

Kata kunci : Minat, Kopi Arabika, Tanaman Pelindung, Regresi Linier Berganda, Kecamatan Sipoholon

2026-06-03 03:06:46 admin@polbangtanmedan.ac.id
Minat Pekebun Terhadap Intercropping (Tumpang Sari) Pada Lahan Tbm Kelapa Sawit Dikecamatan Sirapit Kabupaten Langkat
5 days ago
Sihotang, Afriandi (Medan, 2024)

Afriandi Sihotang, NIRM.01.02.20.135. Minat Pekebun Terhadap Intercropping (Tumpang Sari) pada lahan TBM Kelapa Sawit di Kecamatan Sirapit Kabupaten Langkat. Tujuan dari Pengkajian ini adalah mengkaji tingkat minat pekebun terhadap intercropping (tumpang sari) pada lahan TBM kelapa sawit dan mengkaji faktor-faktor yang memengaruhi minat pekebun terhadap intercropping (tumpang sari) pada lahan TBM kelapa sawit. Pengkajian ini dilaksanakan di Kecamatan Sirapit Kabupaten Langkat pada bulan April sampai dengan Juni 2024. Metode pengumpulan data yaitu observasi, wawancara dan kuesioner yang telah di uji validitas dan reabilitasnya, sementara metode analisis data menggunakan skala Likert dan regresi linier berganda. Hasil pengkajian menunjukkan bahwa tingkat minat pekebun terhadap intercropping (tumpang sari) pada lahan TBM kelapa sawit tergolong tinggi yaitu 80 persen, sementara hasil regresi linier berganda terhadap faktor-faktor yang memengaruhi minat pekebun terhadap intercropping (tumpang sari) pada lahan TBM kelapa sawit diperoleh persamaan berikut Y = 16,683 + 0,111X1 + 0,256X2 + 0,658X3 + 0,106X4 + 0,224X5 + e. Uji lanjut menggunakan t-hitung menunjukkan bahwa faktor karakteristik pekebun, pengetahuan, kosmopolitan, lingkungan sosial dan peran penyuluh memiliki pengaruh yang signifikan.

2026-06-03 03:06:35 admin@polbangtanmedan.ac.id
Minat Petani Kopi Dalam Pemanfaatan Limbah Kulit Buah Kopi Arabika (Coffea Arabica L.) Menjadi Pupuk Organik Di Kecamatan Bies Kabupaten Aceh Tengah
6 days ago
Siagian, Khourunisa (Medan, 2024)

Khoirunnisa Siagian, NIRM. 01.02.20.146. Minat Petani Kopi dalam Pemanfaatan Limbah Kulit Buah Kopi Arabika (Coffea arabica L.) Menjadi Pupuk Organik di Kecamatan Bies Kabupaten Aceh Tengah. Tujuan dari penelitian adalah mengkaji tingkat minat petani dan mengkaji faktor-faktor yang memengaruhi minat petani dalam Pemanfaatan Limbah Kulit Buah Kopi Arabika (Coffea arabica L.) Menjadi Pupuk Organik di Kecamatan Bies Kabupaten Aceh Tengah. Pengkajian ini dilaksanakan pada bulan April sampai Mei 2024. Metode pengkajian yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif. Teknik Pengumpulan data dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi menggunakan kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitas, sementara analisis data menggunakan skala likert dan regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat minat petani berada pada kategori sedang yaitu 66,59%, Hasil regresi linear berganda diperoleh persamaan berikut Y = 9,328 – 0,60 X1 + 0.185 X2 + 0.471 X3 + 0,169 X4 + 0,366 X5 + 0,432 X6 + 0,329 X7 + 0,925 X8 + e. Faktor-faktor yang berpengaruh signifikan terhadap minat pekebun adalah pengalaman (X4), akses informasi (X5), peran penyuluh (X6), kegiatan penyuluhan (X7) serta sarana dan prasarana (X8), sedangkan variabel umur (X1), pendidikan (X2), dan luas lahan (X3) berpengaruh tidak signifikan terhadap minat petani

2026-06-02 02:06:31 admin@polbangtanmedan.ac.id
Minat Petani Dalam Pengolahan Primer Ceri Kopi Arabika Menjadi Green Bean Di Kecamatan Bies Kabupaten Aceh Tengah Provinsi Aceh
6 days ago
Au'lia, Nurul (Medan, 2024)

Nurul Au’lia, NIRM 01.02.20.154 Minat Petani dalam Pengolahan Primer Ceri Kopi Arabika menjadi Green Bean di Kecamatan Bies Kabupaten Aceh Tengah Provinsi Aceh. Tujuan dari pengkajian ini adalah untuk mengetahui tingkat minat dan faktor-faktor yang memengaruhi petani dalam pengolahan primer ceri kopi arabika menjadi green bean. Pengkajian ini dilaksanakan pada bulan April sampai dengan bulan Mei 2024. Teknik pengumpulan data yaitu metode wawancara menggunakan kuesioner yang sudah di uji validitas dan reliabilitasnya. Sementara teknik analisis data menggunakan skala Likert dan regresi linear berganda. Hasil pengkajian menunjukan bahwa tingkat minat petani dalam pengolahan primer ceri kopi arabika menjadi green bean tergolong tinggi dengan tingkat minat sebesar 83,2%. Hasil regresi linear berganda terhadap faktor-faktor yang memengaruhi minat petani diperoleh persamaan sebagai berikut Y = 35,083 + 0,652X1 + 0,790X2 + 1,924X3 + 3,013X4 + 1,733X5 + 1,453X6 + 1,917X7 + e. Uji lanjut menggunakan t-hitung menunjukkan bahwa faktor pengalaman, luas lahan, dukungan lingkungan, pemasaran, dan aktivitas kelompok tani memiliki pengaruh yang signifikan dengan nilai t-hitung lebih besar daripada t-tabel. Sedangkan faktor umur dan pendidikan tidak berpengaruh dengan t-hitung lebih kecil daripada t-tabel.

2026-06-02 01:06:26 admin@polbangtanmedan.ac.id