POLBANGTAN MEDAN REPOSITORY

Student Paper


Total Result : 1418
Implementasi Pengendalian Hama Tikus Dengan Menggunakan Musuh Alami Burung Hantu (Tyto Alba) Di Perkebunan Kelapa Sawit (Studi Kasus di PT. UMADA Kebun Pernantian Kecamatan Merbau Kabupaten Labuhanbatu Utara)
14 hours ago
Azi Kurnawan (Medan, 2024)

Azi Kurnawan, NIRM 01.04.20.143. Pengkajian Implementasi Pengendalian Hama Tikus Dengan Menggunakan Musuh Alami Burung Hantu (Tyto alba) di Perkebunan Kelapa Sawit (Studi Kasus di PT. Umada Kebun Pernantian Kecamatan Merbau Kabupaten Labuhanbatu Utara). Tujuan Pengkajian ini adalah mengetahui keberadaan burung hantu di perkebunan kelapa sawit PT. Umada, dan untuk mengetahui bagaimana implementasi pengendalian hama tikus dengan menggunakan musuh alami burung hantu di perkebunan kelapa sawit  PT. Umada, dan untuk mengidentifikasi permasalahan yang terjadi dalam implementasi pengendalian hama tikus dengan menggunakan musuh alami burung hantu di PT. Umada. Kegiatan Tugas Akhir ini dilaksanakan mulai Februari 2024 sampai dengan Juni 2024. Pada Divisi 1 dan Divisi 2 PT. Umada Kebun Pernantian Kabupaten Labuhanbatu Utara. Metode pengkajian yang digunakan dalam pengkajian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Hasil pengkajian ini menunjukkan bahwa keberadaan populasi burung hantu di PT.Umada masih sedikit dari 31 sarang burung hantu yang sudah terpasang, hanya 10 sarang burung hantu yang telah dihuni burung hantu di PT.Umada dan Implementasi pengendalian hama tikus dengan menggunakan musuh alami burung hantu (Tyto alba) di PT. Umada dengan melihat populasi keberadaan burung hantu yang masih sedikit. Sedangkan permasalahan yang utama dalam implementasi pengendalian hama tikus dengan menggunakan musuh alami burung hantu (Tyto alba) di PT.Umada adalah adanya persaingan habitat burung hantu, banyaknya aktivitas pekerjaan seperti alat berat, tanaman kelapa sawit yang masih rendah, penggunaan bahan kimia yang berlebihan disekitar sarang burung hantu.

2026-07-13 09:07:04 admin@polbangtanmedan.ac.id
Pengaruh Metode Pengaplikasian Dan Konsentrasi Pupuk Npk Anorganik Terhadap Pertumbuhan Bibit Batang Bawah (Under Stump) Tanaman Karet (Hevea Brasiliensis)
15 hours ago
Fadhil Abdurrahman (Medan, 2024)

Fadhil Abdurrahman (01.04.20.146), penelitian dengan judul “Pengaruh metode pengaplikasian dan konsentrasi pupuk NPK anorganik terhadap pertumbuhan batang bawah (under stump) pada pembibitan tanaman karet (Hevea brasiliensis). Dibimbing oleh Silvia Nora, SP. MP dan Hadi Wijoyo, MP. Tujuan dari pengkajian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pertumbuhan bibit batang bawah (understump) tanaman karet (Hevea brasiliensis) terhadap metode pengaplikasian dan konsentrasi pupuk NPK anorganik sebagai bahan tanaman untuk melakukan okulasi hijau (green budding) pada pembibitan tanaman karet. Penelitian ini dilaksanakan di lokasi kebun pembibitan PT. Bridgestone rubber estate (BSRE)  dari bulan November sampai Februari 2023. Penelitian ini menggunakan Rancangan percobaan dengan metode rancangan acak kelompok (RAK) faktorial dengan perlakuan metode pengaplikasian dan konsentrasi pupuk NPK anorganik yang di susun dengan 2 faktor yaitu : (P) faktor pertama metode pengaplikasian  pupuk yang terdiri dari : P1 = tabur, P2 = tugal, P3 = kocor. Dan faktor kedua (K) konsentrasi pemupukan per tanaman yang terdiri dari :  k1 = 3 gr, K2 = 4 gr, K3 = 5 gr, K4 = 6 gr dan  K5 = 7 gr. setiap perlakuan diberikan ulangan sebanyak 3 kali. Metode pengaplikasian pupuk NPK anorganik dengan taraf P3 (kocor) berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan bibit batang bawah tanaman karet pada parameter tinggi tanaman, jumlah helai daun, diameter batang, bobot basah tanaman dan bobot kering tanaman. Konsentrasi pupuk dengan taraf K4 (6 gr) berpengaruh nyata terhadap parameter tinggi tanaman dan diameter batang, sedangkan untuk parameter jumlah helai daun terdapat pada taraf perlakuan K1 (3 gr/tanaman), Kemudian untuk parameter bobot basah tanaman berpengaruh nyata pada taraf konsentrasi (5 gr) dan untuk parameter bobot kering tanaman berpengaruh nyata pada taraf perlakuan K4 dengan konsentrasi (6 gr). Tidak adanya pengaruh interaksi terhadap parameter tinggi tanaman, jumlah helai daun, diameter batang, sedangkan pada bobot basah berpengaruh nyata pada taraf perakuan terbaik  P3K3 (kocor/ 5 gr) dan bobot kering berpengaruh nyata pada taraf perakuan terbaik  P3K3 (tugal/ 5 gr).

2026-07-13 08:07:14 admin@polbangtanmedan.ac.id
Efektivitas Pengendalian Hama Ulat Kantung (Metisa Plana) Pada Tanaman Kelapa Sawit Menggunakan Sprayer Dan High Pressure Sprayer Di PT. Asam Jawa
15 hours ago
Rizkina Rikeniate (Medan, 2024)

Rizkina Rikeniate, Nirm 010420166, Efektivitas Pengendalian Hama Ulat Kantung (Metisa plana) Pada Tanaman Kelapa Sawit Menggunakan Sprayer dan High Pressure Sprayer Di PT. Asam Jawa. Pengkajian ini di lakukan sendiri di PT. Asam Jawa dengan tujuan untuk mengkaji perbedaan efektiviitas pengendalian hama ulat kantung (Metisa plana) pada tanaman kelapa sawit menggunakan Sprayer dan High Pressure Sprayer dan ntuk mengkaji faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi efektivitas pengendalian hama ulat kantung (Metisa plana) menggunakan Sprayer dan High Pressure Sprayer (HPS) di PT. Asam Jawa. Adapun parameter pengamatan dalam penelitian ini yaitu mengamati hama ulat kantung yang mati, curah hujan dan vigor tanaman. Pengkajian ini dilakukan pada bulan November 2023 sampai bulan Januari 2024 dengan menggunakan metode deskriptif pendekatan kuantitatif. Metode analisis data menggunakan uji independent sampel t-test dengan bantuan SPSS 22. Hasil pengkajian menunjukan bahwa adanya perbedaan hasil signifikan yang menunjukan bahwa ada perbedaan rata-rata efektivitas pengendalian hama ulat kantung menggunakan Sprayer sebesar 80,52% dan High Pressure Sprayer (HPS) sebesar 87,14% yang dimana selisih penggunaan HPS sebesar 6,6% lebih tinggi daripada Sprayer dan faktor yang mempengaruhi efektivitas Sprayer dan High Pressure Sprayer (HPS) yaitu curah hujan dan keterampilan pekerja.

2026-07-13 08:07:07 admin@polbangtanmedan.ac.id
Efektivitas Penggunaan Legume Cover Crop (LCC) Dan Plant Cover Crop (PCC) Pada TBM Kelapa Sawit Di PT. Asam Jawa Kabupaten Labuhanbatu Selatan
15 hours ago
Muhammad Rihandi (Medan, 2024)

Muhammad Rihandi, Nim 01.04.20.156. Melakukan penelitian tentang Efektivitas Penggunaan Legume Cover Crop (LCC) dan Plant Cover Crop (PCC) pada TBM Kelapa Sawit di PT. Asam Jawa Kabupaten Labuhanbatu Selatan Provinsi Sumatera Utara. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efektifitas penggunaan Legune Cover Crop (lCC) dan Plant Cover Crop (PCC) terhadap kesuburan tanah, dan pertumbuhan vegetatif TBM kelapa sawit. Penelitian ini dilaksanakan di PT. Asam Jawa Kabupaten Labuhanbatu Selatan Provinsi Sumatera Utara pada bulan Desember 2023 sampai dengan Maret 2024. Metode pengumpulan data yaitu metode observasi dan dokumentasi, sementara metode analisis data  menggunakan Uji Independent Sample T test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan hasil uji- T didapat nilai signifikasi < 0,05 yang menunjukkan adanya perbedaan yang nyata antara penggunaan LCC dan PCC pada tanaman kelapa sawit. Hasil analisa laboratorium menunjukkan bahwa kesuburan tanah pada TBM menggunakan LCC lebih subur daripada menggunakan PCC, hal ini bisa dilihat dari kandungan unsur hara N, P, K dan C-organik lebih tinggi pada TBM menggunakan LCC. Selain itu pada pengamatan pertumbuhan vegetatif  tanaman, jumlah helai daun pada pelepah ke 17 dan jumlah pelepah lebih banyak TBM menggunakan LCC daripada TBM menggunakan PCC.

 

2026-07-13 08:07:47 admin@polbangtanmedan.ac.id
Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Pendapatan Premi Pemanen Kelapa Sawit (Elaeis Guineensis jacq) Di Divisi Vi Kebun Aek Loba PT Socfin Indonesia
15 hours ago
Muliadi (Medan, 2024)

Muliadi, Nirm 01.04.20.158. Premi pemanen merupakan tambahan upah atau gaji untuk pemanen, premi panen diberikan kepada pemanen apabila jumlah janjang yang dipanen melebihi basis panen. Kurangnya tenaga kerja, curah hujan yang tinggi serta hari libur dapat mengganggu rotasi panen yang mengakibatkan produksi tidak stabil sehingga pendapatan premi pemanen juga tidak menentu. Oleh karena itu dilakukan pengkajian tentang Analisis Faktor-faktor yang Mempengaruhi Pendapatan Premi Pemanen kelapa sawit (Elaeis Guineensis Jacq) di Divisi VI Kebun Aek Loba PT Socfin Indonesia. Tujuan pengkajian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi pendapatan premi pemanen kelapa sawit. Pengkajian ini dilakukan pada bulan Oktober 2023 sampai Juni 2024 di Divisi VI Kebun Aek Loba PT Socfin Indonesia. Metode pengumpulan data dengan mengambil data sekunder dari arsip perusahaan berupa data rotasi panen 6/7, curah hujan, tenaga kerja, hari kerja, denda panen dan premi panen sebanyak 30 bulan. Metode analisis data menggunakan regresi linear berganda. Hasil pengkajian menunjukkan bahwa faktor yang berpengaruh signifikan terhadap pendapatan premi yaitu rotasi panen 6/7 dan tenaga kerja, dedangkan faktor yang tidak berpengaruh signifikan yaitu curah hujan, hari kerja, dan denda panen.

2026-07-13 08:07:11 admin@polbangtanmedan.ac.id
Pemberian Pupuk Organik Cair (POC) Batang Pisang Dan Pupuk NPK Terhadap Pertumbuhan Bibit Kelapa Sawit (Elaeis guineensis Jacq) Pada Fase Pre Nursery
16 hours ago
Nasrur Rizqi G (Medan, 2024)

Nasrur Rizqi G, Nirm 01.04.20.159. Pemberian Pupuk Organik Cair (POC) Batang Pisang dan Pupuk NPK pada Pembibitan Kelapa Sawit (Elaeis guineensis Jacq) Pada Fase Pre Nursery. Tujuan Penelitian ini adalah mengetahui pengaruh pemberian POC Batang pisang terhadap pertumbuhan bibit kelapa sawit pada fase pre nursery , dan untuk mencari kombinasi terbaik POC batang pisang dan pupuk NPK terhadap pertumbuhan bibit kelapa sawit pada fase pre nursery. Penelitian ini dilaksanakan bulan Januari – Maret 2024 di Pembibitan Polbangtan Medan dan Laboratorium Polbangtan Medan. Menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dua faktor. Faktor pertama konsentrasi POC batang pisang terdiri dari 3 taraf yaitu, kontrol (P0), 80 ml/l (P1), 160ml/l (P2). Faktor kedua yaitu dosis pupuk NPK terdiri dari 3 taraf, kontrol (N0), 1,25 gram/polybag (N1), 2,5 gram/polybag (N2). Setiap perlakuan diulang 3 kali. Parameter diamati meliputi tinggi tanaman, jumlah daun, diameter batang, panjang akar, berat segar tanaman, berat kering tanaman, berat basah akar, berat kering akar. Konsentrasi POC batang pisang 160 ml/l dan dosis pupuk NPK 2,5 gram/polybag merupakan perlakuan terbaik. Selanjutnya interaksi kombinasi POC batang pisang dan pupuk NPK 160 ml/l dan 1,25 gram/polybag merupakan kombinasi perlakuan terbaik.

 

2026-07-13 07:07:08 admin@polbangtanmedan.ac.id
Faktor-Faktor Yang Memengaruhi Adopsi Petani Dalam Penerapan Sistem Tumpang Sari Ubi Kayu (Manihot Utilissima Carntz) Dengan Jagung (Zea Mays) Di Kecamatan Padang Hilir Kota Tebing Tinggi Provinsi Sumatera Utara
3 days ago
Rizky Ananda Putri (Medan, 2024)

Rizky Ananda Putri, Nirm. 01.01.20.195. Faktor-Faktor Yang Memengaruhi Adopsi Petani Dalam Penerapan Sistem Tumpang Sari Ubi Kayu (Manihot Utilissima Carntz) Dengan Jagung (Zea Mays) Di Kecamatan Padang Hilir Kota Tebing Tinggi Provinsi Sumatera Utara. Pengkajian bertujuan untuk menganalisis tingkat adopsi petani dan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi adopsi petani dalam penerapan sistem tumpang sari ubi kayu (Manihot utilissima carntz) dengan Jagung (Zea Mays) dii Kecamatan Padang Hilir Kota Tebing Tinggi. Pengkajian ini di laksanakan dari bulan April sampai dengan bulan Juni 2024 di Kecamatan Padang Hilir Kota Tebing Tinggi. Sampel yang diperoleh yaitu sebanyak 77 orang dengan Simpel Random Sampling. Metode yang dilakukan adalah deskriptif kuantitatif. Untuk mengetahui tingkat adopsi petani digunakan skala likert, dan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi adopsi petani yaitu: karakteristik inovasi, bantuan pupuk subsidi, harga produk, dan pendidikan menggunakan analisis linear berganda. Hasil pengkajian menunjukkan bahwa tingkat adopsi petani dalam dalam penerapan sistem tumpang sari ubi kayu dengan jagung tergolong tinggi (75,9%). Secara parsial, variabel yang berpengaruh sangat nyata terhadap adopsi petani dalam dalam penerapan sistem tumpang sari ubi kayu dengan jagung adalah faktor karakteristik inovasi, faktor bantuan pupuk subsidi, dan faktor harga produk.

 

2026-07-10 04:07:25 admin@polbangtanmedan.ac.id
Motivasi Petani Dalam Pemanfaatan Limbah Jerami Padi Menjadi Pupuk Kompos Pada Tanaman Padi Sawah (Oryza sativa L) Di Kecamatan Kerajaan Kabupaten Pakpak Bharat
3 days ago
Indah Purnomo (Medan, 2024)

Indah Purnomo, Nirm 01.01.20.181. Motivasi Petani Dalam Pemanfaatan Limbah Jerami Padi Menjadi Pupuk Kompos Pada Tanaman Padi Sawah di Kecamatan Kerajaan Kabupaten Pakpak Bharat Provinsi Sumatra Utara. Tujuan dari pengkajian ini adalah (1) menganalisis berapa besar tingkat motivasi petani padi dalam pemanfaatan limbah jerami padi menjadi pupuk kompos (2) menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi motivasi petani padi dalam pemanfaatan limbah jerami padi menjadi pupuk kompos. Penentuan sampel dengan menggunakan sampel acak sederhana yaitu seluruh anggota populasi diasumsikan memiliki kesempatan yang sama untuk dipilih menjadi sampel penelitian. Metode pengumpulan data yang dilakukan adalah dengan wawancara dan kuesioner yang sudah diuji validitas dan reabilitasnya. Untuk mengetahui motivasi petani digunakan metode skala likert dan mengetahui faktor-faktor  tingkat motivasi menggunakan model analisis linear berganda. Berdasarkan hasil pengkajian yang diperoleh tingkat motivasi petani dalam pemanfaatan limbah jerami padi menjadi pupuk kompos pada tanaman padi sawah di Kecamatan Kerajaan adalah 78,1% termasuk ketagori tinggi. Sementara faktor-faktor yang mempengaruhi motivasi petani dalam pemanfaatan limbah jerami padi secara simultan berpengaruh signifikan Fhitung > Ftabel yaitu (81,051> 1,95), uji persial (t) Thitung > Ttabel dengan nilai signifikan pada karakteristik petani (0,000), pengalaman bertani (0,000), kemauan (0,000) dan peran penyuluh (0,000) berpengaruh nyata. 

2026-07-10 02:07:54 admin@polbangtanmedan.ac.id
Minat Petani Dalam Pengembangan Desa Wisata Bunga Madirsan Dalam Berwirausaha Tanaman Hias Di Kecamatan Tanjung Morawa Kabupaten Deli Serdang
4 days ago
Aqila Fadiya Haya (Medan, 2024)

Aqila Fadiya Haya, NIRM 01.01.20.172. Minat Petani dalam Pengembangan Desa Wisata Bunga Madirsan dalam Berwirausaha Tanaman Hias di Kecamatan Tanjung Morawa Kabupaten Deli Serdang. Tujuan pengkajian ini adalah Untuk menganalisis apa saja faktor-faktor yang mempengaruhi Minat Petani dalam Pengembangan Desa Wisata Bunga Madirsan dalam Berwirausaha Tanaman Hias di Kecamatan Tanjung Morawa Kabupaten Deli Serdang. Pengkajian ini dilaksanakan di Kecamatan Tanjung Morawa Kabupaten Deli Serdang Provinsi Sumatera Utara pada bulan Februari 2024-Juli 2024. Jenis metode pengkajian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif. Untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi minat petani digunakan model analisis Structural Equation Model (SEM) – Partial Least Square (PLS) yang di olah dengan software SmartPLS. Hasil analisis SEM-PLS menunjukkan bahwa faktor yang berpengaruh secara nyata terhadap Minat Petani dalam Pengembangan Desa Wisata Bunga Madirsan dalam Berwirausaha Tanaman Hias di Kecamatan Tanjung Morawa Kabupaten Deli Serdang adalah variabel pendidikan (X1), sarana dan prasarana (X3), pengalaman berusahatani (X5), sedangkan variabel yang tidak berpengaruh nyata adalah  luas lahan (X2) dan pendapatan (X4), berdasarkan hasil analisis tingkat minat petani dalam pengembangan desa wisata bunga madirsan dalam berwirausaha tanaman hias sangat tinggi. 

 

2026-07-09 04:07:06 admin@polbangtanmedan.ac.id
Perilaku Petani Terhadap Penggunaan Benih Unggul Padi Sawah Di Kecamatan Naga Juang Kabupaten Mandailing Natal Provinsi Sumatera Utara
4 days ago
M. Lian Tisara (Medan, 2024)

M.Lian Tisara, NIRM 01.01.20.186. Perilaku Petani Terhadap Penggunaan Benih Unggul Padi Sawah di Kecamatan Naga Juang Kabupaten Mandailing Natal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji perilaku petani dan faktor apa saja yang mempengaruhi perilaku dalam penggunaan benih unggul padi sawah di Kecamatan Naga Juang Kabupaten Mandailing Natal pada bulan April s.d juni 2024. Metode pengumpulan data menggunakan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data observasi wawancara terstruktur dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan pada pengkajian ini terbagi menjadi empat tahap antara lain domain, taksonomi, komponesial dan tema. Dalam penelitian ini ruang lingkup yang akan di jadikan sampel adalah semua petani yang memenuhi kriteria di wilayah Kecamatan Naga Juang dengan jumlah 10 orang. Pengolahan data dalam penelitian ini menggunakan Software QSR NVIVO 12.  Hasil pengkajian menunjukkan perilaku petani di pengaruhi oleh bantuan yang diperoleh petani, Sumber data yang digunakan dalam penelitian kualitatif tentunya sangat bervariasi, sehingga apabila dilakukan analisis data secara manual akan menyita banyak, waktu dan biaya yang cukup lama. Kendala dalam analisis data kualitatif dapat diatasi dengan menggunakan alat bantu berupa perangkat lunak Assisted Qualitative Data Analysis Software (CAQDAS). Perangkat lunak ini membantu peneliti dalam berbagai aspek analisis data kualitatif, seperti mengimpor data, memberi kode pada teks, mengekstrak data, meninjau data, mengidentifikasi pola kata dalam proses pengkodean, dan mengekspor data dalam berbagai format. Dengan bantuan CAQDAS, proses analisis menjadi lebih efisien dan sistematis. Teknik analisis data yang digunakan oleh peneliti menggunakan Software QSR NVIVO 12 dalam membantu peneliti untuk menganalisis data mulai dari menentukan domain apa saja yang akan di cari peneliti, analisis taksonomi untuk mengetahui fokus penelitian, Komponensial untuk menentukan kategori, serta dalam menentukan tema dalam menentukan gejala apa saja yang ada di dalam pengkajian yang dilakukan oleh peneliti. Sementara faktor perilaku seorang petani sendiri dipengaruhi oleh prediposisi yang menyangkut dengan lingkungan sekitar di Kecamatan Naga Juang Kabupaten Mandailing Natal.  

2026-07-09 04:07:51 admin@polbangtanmedan.ac.id
Minat Petani Terhadap Pengembangan Agroforestri Di Kecamatan Tinada Kabupaten Pakpak Bharat
4 days ago
Ardiansyah Putra (Medan, 2024)

Ardiansyah Putra, NIRM. 01.01.20.173. Minat Petani Terhadap Pengembangan Agroforestri di Kecamatan Tinada Kabupaten Pakpak Bharat.  Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis minat petani terhadap pengembangan agroforestri di Kecamatan Tinada Kabupaten Pakpak Bharat dan menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi minat petani terhadap pengembangan agroforestri di Kecamatan Tinada Kabupaten Pakpak Bharat. Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Tinada Kabupaten Pakpak Bharat Provinsi Sumatera Utara pada Februari 2024-Juli 2024. Jenis metode pengkajian yang digunakan adalah kausalitas kuantitatif. Untuk mengetahui tingkat minat petani digunakan teknik penentuan skor dengan menggunakan skala likert, dan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi minat petani digunakan model analisis Structural Equation Model (SEM) - Partial Least Square (PLS) yang di olah dengan software SmartPLS. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa minat petani terhadap pengembangan agroforestri di Kecamatan Tinada Kabupaten Pakpak Bharat berada pada kategori tinggi yaitu sebesar 82,79%, sementara hasil analisis SEM-PLS menunjukkan bahwa faktor yang berpengaruh secara nyata terhadap Minat Petani Terhadap Pengembangan Agroforestri di Kecamatan Tinada Kabupaten Pakpak Bharat adalah variabel karakteristik petani dan situasi lingkungan, sedangkan variabel  yang tidak berpengaruh nyata adalah variabel kegiatan penyuluhan dan sumber informasi. 

2026-07-09 03:07:19 admin@polbangtanmedan.ac.id
Minat Agrosociopreneurs Pada Generasi Muda Dalam Pengembangan Regenerasi Petani Di Kecamatan Batang Kuis Kabupaten Deli Serdang Sumatera Utara
5 days ago
Efrida Fitriani Harahap (Medan, 2024)

Efrida Fitriani Harahap, NIRM 010120178. Minat Agrosociopreneur Pada Generasi Muda Dalam Pengembangan Regenerasi Petani di Kecamatan Batang Kuis Kabupaten Deli Serdang Sumatera Utara. Tujuan pengkajian ini adalah menganalisis minat generasi muda terhadap agrosociopreneur dan dukungan mereka terhadap pengembangan regenerasi petani. Indonesia mengalami bonus demografi, didomninasi petani usia tua yaitu >45 tahun sebesar 72% dengan produktivitas lebih rendah. Sebelum sesorang memasuki usia awal kedewasaan perlu diketahui tingkat minat generasi muda (15-24 tahun) menjadi agrosociopreneur menggantikan petani usia tua agar lebih produktif dan berjiwa sosial untuk saling tolong menolong mencapai kemakmuran bersama. Pelaksanaan pengkajian dilakukan di Kecamatan Batang Kuis Kabupaten Deli Serdang Sumatera Utara pada bulan Februari sampai dengan Juli 2024. Metode pengkajian yang digunakan adalah metode kuantitatif deskriptif dengan menggunakan kuesioner dalam pengumpulan data, sementara metode analisis data menggunakan skala likert dan regresi linear. Hasil penelitian menunjukkan tingkat minat generasi muda tergolong tinggi dengan nilai tingkat minat 63,3%, sementara hasil regresi linear terhadap faktor-faktor yang mempengaruhi minat generasi muda diperoleh persamaan sebagai berikut Y= 1,526 – 0,295X1 + 0,183X2 + 0,204X3 + 0,103X4 + 0,334X5 + 0,468X6. Uji lanjut menggunakan thitung menunjukkan faktor lingkungan keluarga, lingkungan masyarakat, keinginan dan harapan, lingkungan ekonomi dan pendidikan memiliki pengaruh signifikan  terhadap minat generasi muda menjadi agrosociopreneur dengan ketentuan thitung lebih besar dari ttabel.

 

2026-07-08 09:07:14 admin@polbangtanmedan.ac.id
Minat Anak Petani Dalam Melanjutkan Usaha Tani Padi Sawah (Oryza Sativa L.) Di Kecamatan Batang Kuis Kabupaten Deli Serdang
6 days ago
Prasetyo, Andito Syafiq (Medan, 2024)

Andito Syafiq Prasetyo, NIRM  01.01.20.141. Minat Anak Petani dalam Melanjutkan Usaha Tani Padi Sawah (Oryza sativa L.) di Kecamatan Batang Kuis Kabupaten Deli Serdang. Tujuan dari pengkajian ini adalah untuk mengetahui berapa besar tingkat minat anak petani dalam melanjutkan usaha tani padi sawah dan untuk mengetahui faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi minat anak petani dalam melanjutkan usaha tani padi sawah di Kecamatan Batang Kuis, Kabupaten Deli Serdang. Pengkajian dilaksanakan di Kecamatan  Batang Kuis Kabupaten Deli Serdang pada bulan April-Mei 2024. Metode pengumpulan data yaitu metode deskriptif analisis dengan pendekatan kuantitatif dan menggunakan kuesioner yang telah di uji validitas dan reliabilitasnya, sementara metode analisis data dilakukan secara deskriptif dengan menggunakan skala likert dan regresi linear berganda. Hasil pengkajian menunjukkan bahwa tingkat minat anak petani dalam melanjutkan usaha tani padi sawah adalah 56,79% dengan kategori sedang. Hasil regresi linear berganda terhadap faktor-faktor yang mempengaruhi minat anak petani diperoleh persamaan sebagai berikut Y = 23,674 - 0,324X1 - 0,249X2 + 0,171X3 + 0,364X4 - 0,112X5 + 0,202X6 + 0,133X7. Secara simultan variabel pendidikan, usia, pendapatan, luas lahan, sarana dan prasarana, lingkungan masyarakat dan peran penyuluh mempengaruhi minat anak petani, sedangkan secara parsial variabel peran penyuluh berpengaruh nyata, variabel pendidikan, usia, pendapatan, luas lahan berpengaruh sangat nyata dan variabel saran dan prasarana tidak berpengaruh terhadap minat anak petani. 

2026-07-07 08:07:55 admin@polbangtanmedan.ac.id
Persepsi Petani Pada Pola Kemitraan Inti Plasma Di Kawasan Pangan Terpadu (KPT) Kecamatan Sitellu Tali Urang Julu Kabupaten Pakpak Bharat
1 week ago
Turedo (Medan, 2024)

Turedo Nirm. 01.01.20.199. Persepsi petani pada pola kemitraan inti plasma di Kawasan Pangan Terpadu (KPT) Kecamatan Sitellu Tali Urang Julu Kabupaten Pakpak Bharat. Tujuan pengkajian ini untuk mengetahui tingkat persepsi petani dan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi persepsi petani pada pola kemitraan di KPT. Pengkajian ini dilakukan di Kecamatan Sitellu Tali Urang Julu Kabupaten Pakpak Bharat, mulai bulan Maret sampai dengan Juli 2024. Metode pengkajian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Pengumpulan data pada pengkajian ini adalah kuesioner, wawancara dan observasi. Pengukuran data menggunakan skala likert kemudian diolah menggunakan aplikasi Statistical Product and Service Solutions (SPSS) 26. Sumber data pada pengkajian ini menggunakan data primer dan sekunder. Hasil pengkajian menunjukan tingkat persepsi petani pada pola kemitraan inti plasma di KPT Kecamatan Sitellu Tali Urang Julu Kabupaten Pakpak Bharat adalah tinggi dengan persentase 70,65%. Hasil uji F menunjukkan bahwa variabel X secara simultan berpengaruh signifikan terhadap variabel Y. Hasil uji t ditemukan bahwa faktor-faktor yang berpengaruh signifikan terhadap tingkat persepsi petani pada pola kemitraan inti plasma di KPT ialah pendapatan (X1), kebutuhan (X2), motivasi (X3), lingkungan sosial (X4) dan peran penyuluh (X5). Sedangkan ketersediaan sarana dan prasarana (X6) tidak berpengaruh signifikan.

2026-06-30 09:06:30 admin@polbangtanmedan.ac.id