POLBANGTAN MEDAN REPOSITORY

Student Paper


Total Result : 69
Analisis Perubahan Perilaku Petani Dari Pertanian Konvensional Menuju Pertanian Ramah Lingkungan Padi Sawah Di Kecamatan Berampu Kabupaten Dairi Provinsi Sumatera
4 years ago
Padang, Saniyatun (Medan, 2021)

Saniyatun Padang ,NIRM 01.1.3.17.0566. Pertanian ramah lingkungan merupakan salah satu cara bertani yang mengandalkan pada berimbangnya siklus-siklus yang berlangsung dalam sebuah ekosistem. Dalam pertanian ramah lingkungan penggunaan input kimiawi sangat dibatasi atau bahkan tidak digunakan sama sekali, sisitem ini memiliki perhatian terhadap aspek lingkungan sekaligus pada aspek sosial-ekonomi. Penggunaan input kimia yang berlebihan dapat merusak lahan serta lingkungan sehingga akan berdampak pada keberlanjutan pertanian masyarakat Kecamatan Berampu belum sepenuhnya menerapkan pertanian ramah lingkungan pada tanaman padi sawah karena petani merasa proses pertanian ramah lingkungan lebih lama dibandingkan dengan pertanian konvensional dengan bahan kimia seperti pupuk dan pestisida. Akan tetapi dengan adanya perubahan penerapan pertanian yang dilakukan tentu diikuti dengan perubahan perilaku petani. Sehingga penulis perlu mengkaji faktor-faktor pendukung lainnya yang memepengaruhi perilaku petani dalam menerapkan pertanian ramah lingkungan pada tanaman padi sawah dikecamatan berampu. Populasi pada pengkajian ini berjumlah 133 petani dengan sampel 57 jenis pengkajian yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif. Hasil pengkajian ini menunjukkan tingkat perubahan perilaku petani dari pertanian konvensional menuju pertanian ramah lingkungan sebesar 69% yang tergolong tinggi. Faktor-faktor yang berpengaruh signifikan terhadap perubahan perilaku petani adalah Umur (X1) dengan signifikansi 0.023 , Pendidikan (X2) dengan signifikansi 0.000 dan Tingkat Kosmopolitan (X5) dengan signifikansi 0.000

2022-04-20 04:04:42 admin@polbangtanmedan.ac.id
Adopsi Petani Dalam Penggunaan Pupuk Organik Kotoran Ternak Pada Tanaman Bawang Merah Di Kecamatan Onan Runggu Kabupaten Samosir Provinsi Sumatera Utara
4 years ago
Tambunan, Tami Paskalia (Medan, 2021)

Tami Paskalia Tambunan, NIRM. 01.1.3.17.0572. Adopsi petani dalam penggunaan pupuk organik kotoran ternak pada tanaman bawang merah di Kecamatan Onan Runggu Kabupaten Samosir. Tujuan dari pengkajian ini adalah untuk (1) menentukan tingkat adopsi petani dalam penggunaan pupuk organik kotoran ternak pada tanaman bawang merah (2) menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi adopsi petani dalam penggunaan pupuk organik kotoran ternak pada tanaman bawang merah. Pengkajian ini dilaksanakan di Kecamatan Onan Runggu Kabupaten Samosir pada bulan Maret sampai dengan Mei 2021. Metode pengumpulan data dilakukan dengan observasi dan wawancara menggunakan kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Untuk mengetahui tingkat adopsi petani digunakan teknik penentuan skor model likert dan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi adopsi petani digunakan model analisis regresi linear berganda. Hasil pengkajian ini menunjukkan tingkat adopsi petani dalam penggunaan pupuk organik kotoran ternak pada tanaman bawang merah di Kecamatan Onan Runggu tergolong sangat tinggi (90,4%). Faktor-faktor yang berpengaruh signifikan terhadap adopsi petani dalam penggunaan pupuk organik kotoran ternak pada tanaman bawang merah adalah Peran Penyuluh (X2) dengan nilai signifikansi 0,000; Faktor Lingkungan (X3) dengan nilai signifikansi 0,004; dan Pengalaman Berusaha Tani (X5) dengan nilai signifikansi 0,000.

2022-04-20 03:04:17 admin@polbangtanmedan.ac.id
Analisis Pengambilan Keputusan Anak Petani Dalam Berprofesi Menjadi Petani Milenial Di Kecamatan Kutalimbaru Kabupaten Deli Serdang
4 years ago
Arif, Nazaruddin (Medan, 2021)

Nazarudin Arif, Nirm 01.1.3.17.0556. Analisis Pengambilan Keputusan Anak Petani dalam Berprofesi Menjadi Petani Milenial di Kecamatan Kutalimbaru Kabupaten Deli Serdang. Pengkajian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pengambilan keputusan anak petani dalam berprofesi menjadi petani milenial dan faktor-faktor yang mempengaruhi pengambilan keputusan anak petani dalam berprofesi menjadi petani milenial di Kecamatan Kutalimbaru. Metode Pengkajian ini yaitu deskriptif dengan pendekatan kuantitatif yang dilakukan dengan observasi, kuesioner, dan dokumentasi. Pelaksanaan pengkajian dilakukan di Kecamatan Kutalimbaru Kabupaten Deli Serdang Provinsi Sumatera Utara pada bulan Maret sampai dengan Juni 2021. Metode analisis yang digunakan yaitu skala likert dengan ketentuan total nilai yang diperoleh dibagi nilai maksimum dikali 100% dan untuk mengetahui faktor-faktor nya menggunakan analisis regresi linier berganda. Diketahui hasil pengkajian menunjukan bahwa tingkat pengambilan keputusan anak petani dalam berprofesi menjadi petani milenial adalah sebesar 87% dengan kategori sangat tinggi. Secara parsial variabel yang berpengaruh sangat nyata terhadap pengambilan keputusan anak petani dalam berprofesi menjadi petani milenial yaitu variabel latar belakang keluarga, lingkungan sosial, lingkungan ekonomi, serta teknologi, sedangkan secara simultan variabel motivasi, pendidikan, latar belakang keluarga, lingkungan sosial, lingkungan ekonomi, serta teknologi berpengaruh sangat nyata terhadap pengambilan keputusan anak petani dalam berprofesi menjadi petani milenial di Kecamatan Kutalimbaru.

2022-04-19 04:04:31 admin@polbangtanmedan.ac.id
Atensi Generasi Z Menjadi Wirausahawan Kedai Kopi (Coffee Shop) Di Kecamatan Kisaran Barat Kabupaten Asahan Provinsi Sumatera Utara
4 years ago
Hardiansyah (Medan, 2021)

Atensi Generasi Z menjadi Wirausahawan Kedai Kopi (Coffee Shop). Pengkajian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat atensi generasi Z menjadi wirausahawan kedai kopi (coffee shop) di Kecamatan Kisaran Barat untuk mengkaji faktor-faktor yang mempengaruhi atensi generasi Z menjadi wirausahawan kedai kopi (coffee shop) di Kecamatan Kisaran Barat Kabupaten Asahan Provinsi Sumatera Utara. Pengkajian ini dilaksanakan di Kecamatan Kisaran Barat Kabupaten Asahan pada tanggal 29 Maret Sampai 23 Mei 2021. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode observasi dan wawancara menggunakan kuesioner yang telah diuji validitas dan reabilitasnya. Metode analisis data yang digunakan adalah Skala Likert dan Analisis Regresi Linier Berganda. Hasil pengkajian ini menunjukkan bahwa tingkat atensi generasi Z menjadi wirausahawan kedai kopi (Coffee Shop) sebesar 90,97%. Faktor-faktor yang mempengaruhi atensi generasi Z menjadi wirausahawan kedai kopi (Coffee Shop) yaitu variabel gaya hidup dan lingkungan keluarga terhadap atensi generasi Z menjadi wirausahawan kedai kopi (Coffee Shop). Dan tidak ada pengaruh signifikan variabel pendapatan, pengalaman, modal, dan lingkungan masyarakat terhadap atensi generasi Z menjadi wirausahawan kedai kopi (Coffee Shop). Kemudian hasil Perolehan R Square 0,424 maka nilai koefisien determinasinya adalah 42%. Artinya variabel x (gaya hidup, pendapatan, pengalaman, modal, lingkungan keluarga dan lingkungan masyarakat) memiliki kontribusi sebesar 42% terhadap variabel y (atensi generasi Z menjadi wirausahawan kedai kopi (coffee shop).

2022-01-31 09:01:01 admin@polbangtanmedan.ac.id
Adopsi Petani Dalam Penerapan Teknik Sambung Samping Tanaman Kakao (Theobroma Cacao L.) Di Kecamatan Selesai Kabupaten Langkat Provinsi Sumatera Utara
4 years ago
Situmorang, Sariani (Medan, 2021)

Adopsi Petani Dalam Penerapan Teknik Sambung Samping Tanaman Kakao di Kecamatan Selesai Kabupaten Langkat Provinsi Sumatera Utara. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui tingkat adopsi petani dalam penerapan teknik sambung samping tanaman kakao (Theobroma cacao L.) di Kecamatan Selesai Kabupaten Langkat Provinsi Sumatera Utara dan faktor-faktor yang mempengaruhi adopsi petani dalam penerapan teknik sambung samping tanaman kakao (Theobroma cacao L.) di Kecamatan Selesai Kabupaten Langkat. Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Selesai, Kabupaten Langkat Provinsi Sumatera Utara pada bulan April sampai dengan Mei 2021. Metode pengumpulan data yaitu metode observasi dan wawancara menggunakan kuesioner yang telah diuji validitas dan reabilitasnya, sementara metode analisis data menggunakan skala likert dan regresi. Hasil penelitian menunjukan adopsi petani dalam penerapan teknik sambung samping tanaman kakao (Theobroma cacao L.) di Kecamatan Selesai Kabupaten Langkat Provinsi Sumatera Utara pada kategori sangat tinggi yaitu 84,54 persen, sementara hasil regresi linear terhadap faktor-faktor yang mempengaruhi adopsi petani dalam penerapan teknik sambung samping tanaman kakao (Theobroma cacao L.) diperoleh persamaan sebagai berikut Y = 21.459 + 0,832 X1 + 0,306X2 + -0,031X3 + 0,448X4 + 0,342X5. Secara simultan (uji-F) variabel yang berpengaruh terhadap adopsi petani dalam penerapan teknik sambung samping tanaman kakao (Theobroma cacao L.) adalah motivasi,peran penyuluh,interaksi sosial dana akses media informasi. Secara parsial (uji t).

2022-01-28 08:01:45 admin@polbangtanmedan.ac.id