POLBANGTAN MEDAN REPOSITORY

Student Paper


Total Result : 62
Efektivitas Bioinsektisida Bacillus Thuringiensis Terhadap Hama Ulat Kantung (Metisa Plana) Pada Tanaman Kelapa Sawit Di Pt Umada Kebun Pernantian
2 weeks ago
Christanta P Yitzak (Medan, 2025)

Yitzak Christanta P, NIRM 01.04.21.227. Ulat kantung (Metisa plana) merupakan salah satu hama yang dapat menurunkan tingkat produksi tanaman kelapa sawit. Penggunaan insektisida kimia berdampak negatif terhadap lingkungan, sehingga diperlukan alternatif ramah lingkungan seperti bioinsektisida Bacillus thuringiensis. Tujuan penelitian ini mengetahui pengaruh bioinsektisida Bacillus thuringiensis terhadap mortalitas, waktu kematian dan kondisi fisik serta mengetahui efektivitas bioinsektisida Bacillus thuringiensis dalam mengendalikan hama ulat kantung. Penelitian ini dilaksanakan di Rumah Penangkaran Sycanus PT Umada Kebun Pernantian, dimulai dari bulan Oktober 2024 sampai dengan bulan Maret 2025. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan lima perlakuan dan empat ulangan yaitu kontrol (tanpa perlakuan), tiga dosis bioinsektisida Bacillus thuringiensis (10g/L, 15g/L dan 20 g/L) serta satu perlakuan sebagai pembanding menggunakan insektisida kimia (3 ml/L). Masing-masng ulangan terdiri dari lima ekor hama ulat kantung yang diamati selama 7 hari. Parameter yang diamati meliputi mortalitas, waktu kematian dan kondisi fisik hama ulat kantung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi bioinsektisida Bacillus thuringiensis memberikan pengaruh terhadap mortalitas, waktu kematian dan kondisi fisik hama ulat kantung. Penggunaan dosis bioinsektisida Bacillus thuringiensis pada dosis tertinggi (20 g/L) efektif dalam mengendalikan hama ulat kantung walaupun cara kerjanya tidak secepat insektisida kimia.

2026-05-21 04:05:20 admin@polbangtanmedan.ac.id
Efektivitas Volume Air Siraman Dan Pemberian Pupuk Npk Emcote 15.15.6.4 Terhadap Pertumbuhan Bibit Kelapa Sawit (Elaeis Guineensis Jacq) Pada Fase Pre Nursery Di Pt. Abdi Budi Mulia
2 weeks ago
Tarigan, Dewita Pagit Salni (Medan, 2025)

Salni Pagit Dewita Tarigan, Nirm 01.04.21.222. Penelitian ini bertujuan engkaji

pengaruh volume air siraman yang berbeda terhadap pertumbuhan bibit kelapa

sawit pada fase pre nursery, mengkaji pengaruh Pemberian pupuk NPK  engan

taraf yang berbeda terhadap pertumbuhan bibit kelapa sawit pada fase pre nursery,

dan mengkaji kombinasi manakah yang optimal antara volume air siraman dan

dosis pupuk NPK untuk pertumbuhan yang efektif bibit kelapa sawit pada fase pre

nursery. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Desember 2024 – Februari 2025.

Menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) 2 faktor. Faktor pertama volume

air siraman terdiri dari 6 taraf A1 (50 ml), A2 (100 ml), ,A3 (150 ml),, A4 (200 ml),

A5 (250 ml), A6 (300 ml). Faktor kedua yaitu pemberian pupuk NPK terdiri dari 3

taraf yaitu P1 (5 gr), P2 (10 gr), P3 (15 gr). Setiap perlakuan diulang 3 kali. Parameter

diamati meliputi tingg tanaman, panjang daun, jumlah daun, diameter batang,

panjang akar, berat basah akar, berat kering akar. Data  dianalisismenggunakan  sidik

ragam (ANOVA) dan dilanjutkan dengan uji DMRT pada taraf 5%. Hasil  penelitian

ini menunjukan bahwa perlakuan Volume mir siraman 100 ml/tanaman  dan  perlakuan pemberian pupuk NPK 5 gr/polybag merupakan perlakuan terbaik.

Selanjutnya interaksi antara perlakuan volume air siraman dan pemberian pupuk

NPK 100 ml/tanaman dan 5 gr/polybag merupakan kombinasi perlakuan terbaik.

2026-05-21 03:05:36 admin@polbangtanmedan.ac.id
Efektivitas Penggunaan Orynettrap Dan Ferotrap Dalam Pengendalian Hama Kumbang Tanduk Pada Tanaman Belum Menghasilkan Kelapa Sawit
2 weeks ago
Junaidi, Fakhrurrozi Maulana (Medan, 2025)

Pakhrurrozy Maulana Junaidi, NIRM 01.04.21.189. “Efektivitas Penggunaan Orynettrap dan Ferotrap Dalam Pengendalian Hama Kumbang Tanduk Pada Tanaman Belum Menghasilkan Kelapa sawit ( Studi Kasus di PT SMART Tbk Kebun Padang Halaban Kabupaten Labuhanbatu Utara)“. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas dua jenis perangkap, yaitu Orynettrap dan Ferotrap, dalam pengendalian hama kumbang tanduk (Oryctes rhinoceros L.) pada tanaman kelapa sawit fase belum menghasilkan (TBM). Serangan kumbang tanduk yang tinggi menjadi salah satu kendala utama dalam menjaga produktivitas tanaman, khususnya pada tahap awal pertumbuhan. Penelitian dilaksanakan di Divisi 5 PT SMART Tbk, Kebun Padang Halaban, Kabupaten Labuhanbatu Utara, selama periode Desember 2024 hingga Februari 2025. Metode yang digunakan adalah observasi langsung di lapangan dengan pendekatan mixed methods. Perlakuan yang diuji meliputi penggunaan Orynettrap (perangkap berbahan jaring dipadukan dengan feromon) dan Ferotrap (perangkap ember dilengkapi dengan feromon). Parameter yang diamati mencakup jumlah tangkapan imago O. rhinoceros L. serta efisiensi biaya operasional masing-masing jenis perangkap. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Ferotrap memiliki tingkat efektivitas yang lebih tinggi dalam menangkap imago O. rhinoceros L. serta lebih efisien secara ekonomi dibandingkan Orynettrap. Temuan ini mengindikasikan bahwa penggunaan Ferotrap dapat menjadi alternatif strategi pengendalian hama yang lebih optimal pada areal TBM kelapa sawit.

2026-05-21 01:05:28 admin@polbangtanmedan.ac.id
Efektivitas Bioinsektisida Bacillus Thuringiensis Terhadap Hama Ulat Kantung (Metisa Plana) Pada Tanaman Kelapa Sawit Di Pt Umada Kebun Pernantian
1 month ago
P, Yitzak Christanta (Medan, 2025)

Yitzak Christanta P, NIRM 01.04.21.227. Ulat kantung (Metisa plana) merupakan salah satu hama yang dapat menurunkan tingkat produksi tanaman kelapa sawit. Penggunaan insektisida kimia berdampak negatif terhadap lingkungan, sehingga diperlukan alternatif ramah lingkungan seperti bioinsektisida Bacillus thuringiensis. Tujuan penelitian ini mengetahui pengaruh bioinsektisida Bacillus thuringiensis terhadap mortalitas, waktu kematian dan kondisi fisik serta mengetahui efektivitas bioinsektisida Bacillus thuringiensis dalam mengendalikan hama ulat kantung. Penelitian ini dilaksanakan di Rumah Penangkaran Sycanus PT Umada Kebun Pernantian, dimulai dari bulan Oktober 2024 sampai dengan bulan Maret 2025. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan lima perlakuan dan empat ulangan yaitu kontrol (tanpa perlakuan), tiga dosis bioinsektisida Bacillus thuringiensis (10g/L, 15g/L dan 20 g/L) serta satu perlakuan sebagai pembanding menggunakan insektisida kimia (3 ml/L). Masing-masng ulangan terdiri dari lima ekor hama ulat kantung yang diamati selama 7 hari. Parameter yang diamati meliputi mortalitas, waktu kematian dan kondisi fisik hama ulat kantung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi bioinsektisida Bacillus thuringiensis memberikan pengaruh terhadap mortalitas, waktu kematian dan kondisi fisik hama ulat kantung. Penggunaan dosis bioinsektisida Bacillus thuringiensis pada dosis tertinggi (20 g/L) efektif dalam mengendalikan hama ulat kantung walaupun cara kerjanya tidak secepat insektisida kimia.

2026-05-04 07:05:42 admin@polbangtanmedan.ac.id
Efektivitas Volume Air Siraman Dan Pemberian Pupuk Npk Emcote 15.15.6.4 Terhadap Pertumbuhan Bibit Kelapa Sawit (Elaeis Guineensis Jacq) Pada Fase Pre Nursery Di Pt. Abdi Budi Mulia
1 month ago
Tarigan, Salni Pagit Dewita (Medan, 2025)

Salni Pagit Dewita Tarigan, Nirm 01.04.21.222. Penelitian ini bertujuan mengkaji pengaruh volume air siraman yang berbeda terhadap pertumbuhan bibit kelapa sawit pada fase pre nursery, mengkaji pengaruh Pemberian pupuk NPK dengan taraf yang berbeda terhadap pertumbuhan bibit kelapa sawit pada fase pre nursery, dan mengkaji kombinasi manakah yang optimal antara volume air siraman dan dosis pupuk NPK untuk pertumbuhan yang efektif bibit kelapa sawit pada fase pre nursery. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Desember 2024 – Februari 2025. Menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) 2 faktor. Faktor pertama volume air siraman terdiri dari 6 taraf A1 (50 ml), A2 (100 ml), ,A3 (150 ml),, A4 (200 ml), A5 (250 ml), A6 (300 ml). Faktor kedua yaitu pemberian pupuk NPK terdiri dari 3 taraf yaitu P1 (5 gr), P2 (10 gr), P3 (15 gr). Setiap perlakuan diulang 3 kali. Parameter diamati meliputi tingg tanaman, panjang daun, jumlah daun, diameter batang, panjang akar, berat basah akar, berat kering akar. Data dianalisismenggunakan sidik ragam (ANOVA) dan dilanjutkan dengan uji DMRT pada taraf 5%. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa perlakuan Volume mir siraman 100 ml/tanaman dan perlakuan pemberian pupuk NPK 5 gr/polybag merupakan perlakuan terbaik. Selanjutnya interaksi antara perlakuan volume air siraman dan pemberian pupuk NPK 100 ml/tanaman dan 5 gr/polybag merupakan kombinasi perlakuan terbaik.

2026-05-04 03:05:38 admin@polbangtanmedan.ac.id
Efektivitas Penggunaan Orynettrap Dan Ferotrap Dalam Pengendalian Hama Kumbang Tanduk Pada Tanaman Belum Menghasilkan Kelapa Sawit
1 month ago
Junaidi, Maulana Fakhrrurrozy (Medan, 2025)

Pakhrurrozy Maulana Junaidi, NIRM 01.04.21.189. “Efektivitas Penggunaan Orynettrap dan Ferotrap Dalam Pengendalian Hama Kumbang Tanduk Pada Tanaman Belum Menghasilkan Kelapa sawit ( Studi Kasus di PT SMART Tbk Kebun Padang Halaban Kabupaten Labuhanbatu Utara)“. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas dua jenis perangkap, yaitu Orynettrap dan Ferotrap, dalam pengendalian hama kumbang tanduk (Oryctes rhinoceros L.) pada tanaman kelapa sawit fase belum menghasilkan (TBM). Serangan kumbang tanduk yang tinggi menjadi salah satu kendala utama dalam menjaga produktivitas tanaman, khususnya pada tahap awal pertumbuhan. Penelitian dilaksanakan di Divisi 5 PT SMART Tbk, Kebun Padang Halaban, Kabupaten Labuhanbatu Utara, selama periode Desember 2024 hingga Februari 2025. Metode yang digunakan adalah observasi langsung di lapangan dengan pendekatan mixed methods. Perlakuan yang diuji meliputi penggunaan Orynettrap (perangkap berbahan jaring dipadukan dengan feromon) dan Ferotrap (perangkap ember dilengkapi dengan feromon). Parameter yang diamati mencakup jumlah tangkapan imago O. rhinoceros L. serta efisiensi biaya operasional masing-masing jenis perangkap. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Ferotrap memiliki tingkat efektivitas yang lebih tinggi dalam menangkap imago O. rhinoceros L. serta lebih efisien secara ekonomi dibandingkan Orynettrap. Temuan ini mengindikasikan bahwa penggunaan Ferotrap dapat menjadi alternatif strategi pengendalian hama yang lebih optimal pada areal TBM kelapa sawit.

2026-05-04 03:05:55 admin@polbangtanmedan.ac.id
Efektivitas Kinerja Kelompok Tani Kopi Di Kecamatan Pematang Sidamanik Kabupaten Simalungun Provinsi Sumatera Utara
3 months ago
Alansyah, Aldy (Medan, 2022)

Aldi Alansyah, Nirm 01.02.18.005. Efektivitas Kinerja kelompok Tani Kopi di Kecamatan Pematang Sidamanik Kabupaten Simalungun. Pengkajian penyuluhan ini bertujuan (1) mengkaji tingkat efektivitas kinerja kelompok tani kopi di Kecamatan Pematang Sidamanik Kabupaten Simalungun. (2) mengkaji faktor-faktor yang saling berhubungan dengan efektivitas kinerja kelompok tani kopi di Kecamatan Pematang Sidamanik Kabupaten Simalungun. Pengkajian penyuluhan ini di laksanakan di Kecamatan Pematang Sidamanik Kabupaten Simalungun pada bulan April sampai dengan Juni 2022. Metode pengkajian penyuluhan yang di gunakan adalah analisis deskriptif kuantitatif. Untuk menganalisis tingkat efektivitas kinerja kelompok tani di gunakan teknik penentuan skor model likert dan untuk menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan efektivitas kinerja di gunakan model korelasi Pearson Moment. Hasil pengkajian penyuluhan secara keseluruhan tingkat Efektivitas Kinerja Kelompok Tani Kopi di Kecamatan Pematang Sidamanik Kabupaten Simalungun tergolong sangat tinggi yaitu (84%). Faktor-faktor yang berhubungan pada tingkat Efektivitas Kinerja Kelompok Tani Kopi di Kecamatan Pematang Sidamanik Kabupaten Simalungun adalah kohesivitas kelompok, intensitas pertemuan kelompok, dan kepuasan anggota, di nyatakan tingkat hubungan yang sedang. Kemudian faktor kepemimpinan kelompok dan fungsi kinerja di nyatakan tingkat hubungan yang rendah. Dan faktor pertisipasi anggota di nyatakan tidak berhubungan.

2026-02-12 03:02:47 admin@polbangtanmedan.ac.id
Evaluasi Panen Tanaman Kelapa Sawit (Elaeis Guineensis Jacq) Dengan Dua Supervisi Yang Berbeda Di Divisi 6 Pt Smart Tbk, Padang Halaban Estate
4 months ago
Rahmi Raisa (Medan, 2024)

Raisa Rahmi, Nirm 01.04.20.164. Evaluasi Panen Tanaman Kelapa Sawit (Elaeis guineensis Jacq) Dengan Dua Supervisi yang Berbeda di Divisi 6 PT SMART Tbk, Padang Halaban Estate. Tujuan dari pengkajian ini adalah membandingkan evaluasi panen dari dua supervisi yang berbeda ditinjau dari karakteristik pemanen serta mengetahui perbedaan kualitas dan kuantitas hasil pemanen, mengetahui kendala penyebab terjadinya perbedaan kualitas dan kuantitas produksi panen di Divisi 6 PT SMART Tbk, Padang Halaban Estate. Pengkajian ini dilaksanakan pada bulan Oktober 2023 sampai dengan Januari 2024 dengan metode kuantitatif dengan teknik analisis menggunakan deskriptif dan komparatif (uji two independent sample t-test). Metode pengumpulan data, yaitu pengambilan data sekunder dari perusahaan, observasi dilapangan. Hasil pengkajian ini menunjukan adanya perbedaan antara kuantitas produksi panen supervisi A dan supervisi B dan tidak terdapat perbedaan kualitas panen sesuai standar kriteria yang ditetapkan oleh PT SMART antara supervisi A dan supervisi B, namun jika ditinjau dari karakteristik pemanen berdasarkan pengalaman kerja terdapat perbedaan kuantitas dari kedua supervisi, sedangkan dari aspek kualitas jika ditinjau dari karakteristik pemanen secara umum telah sesuai standar yang ditetapkan oleh perusahaan.

2026-01-22 07:01:47 admin@polbangtanmedan.ac.id
Efektivitas Pengendalian Gulma Anak Kayu Menggunakan Bahan Aktif 2,4 D Dimetil Amina Pada Lahan Topografi Berbeda Di Pt. Socfindo Kebun Aek Loba Kabupaten Asahan
4 months ago
Siregar, Hakim Mhd Iqbal Azizul (Medan, 2024)

M. Iqbal Azizul Hakim Siregar, Nirm 01.04.20.151. Efektivitas Pengendalian

Gulma Anak Kayu Menggunakan Bahan Aktif 2,4 D Dimetil Amina pada Lahan

Topografi Berbeda di PT. Socfindo Kebun Aek Loba Kabupaten Asahan.

Pengkajian ini bertujuan untuk mengkaji jenis-jenis gulma anak kayu yang

tumbuh di PT. Socfindo Kebun Aek Loba, menghitung nilai kerapatan gulma

(SDR), serta bagaimana tingkat efektivitas penggunaan bahan akti 2,4 D dimetil

amina pada topografi yang berbeda. Pengkajian ini dilakukan di PT. Socfindo

Kebun Aek Loba Divisi VI. Metode pengkajian ini yaitu deskriptif kuantitatif

dengan pengambilan data primer dilakukan secara langsung dilapangan dengan

menghitung setiap jenis gulma yang tumbuh dilapangan yaitu di pasar pikul, dan

gawangan mati, data sekunder pengambilan data secara langsung dari perusahaan.

Metode analisis yaitu analisis vegetasi untuk mengetahui jumlah kerapatan gulma,

frekuensi gulma dan Summed Domminance Ratio (SDR). Hasil analisis

menunjukkan gulma dominan di topografi datar adalah gulma Melastoma

malabathricum dengan nilai SDR 23,93%. Sedangkan pada topografi miring

adalah gulma Clidemia hirta dengan nilai SDR 27,25%. Gulma pada topografi

datar lebih cepat kematian dibandingkan dengan gulma pada topografi miring.

2026-01-22 07:01:15 admin@polbangtanmedan.ac.id
Efektivitas Kinerja Kelompok Tani Dalam Meningkatkan Produksi Tanaman Padi Sawah Di Kecamatan Siantar Kabupaten Simalungun Provinsi Sumatera Utara
7 months ago
Swardi (Medan, 2023)

Swardi, NIRM. RPL.01.01.21.462. Efektivitas kinerja kelompok tani dalam meningkatkan produksi Tanaman padi sawah di Kecamatan Siantar Kabupaten Simalungun Provinsi Sumatera Utara. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis tingkat dan faktor-faktor yang memengaruhi efektivitas kinerja kelompok tani. Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Siantar Kabupaten Simalungun pada bulan april sampai dengan juli 2023. Metode pengumpulan data yang di gunakan yaitu metode wawanara, sementara metode analisis menggunakan data skala likert dan regresi linear berganda. Jumlah sampel dalam pengkajian ini sebanyak 95 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat efektivitas kinerja kelompok tani sebesar 69,36%, sementara hasil regresi linear terhadap faktor-faktor yang memengaruhi efektivitas kinerja kelompok tani diperoleh persamaan sebagai berikut Y = 1,224 + 0,203 X1 - 0,254 X2 + 0,596 X3 + 0,261 X4 - 0,084 X5 + 0,322 X6 + 0,758 X7 + e. Uji lanjut menggunakan t –hitung menunjukkann bahwa faktor kepemimpinan kelompok, waktu pertemuan, fungsi tugas, keterlibatan anggota, peran penyuluh, dan saran dan prasarana memiliki pengaruh yang cukup signifikan dengan nilai t-hitung lebih besar daripada t- tabel. Sedangkan faktor luar kelompok tidak berpengaruh signifikan dengan nilai t-hitung lebih kecil daripada t-tabel.

2025-10-14 02:10:48 admin@polbangtanmedan.ac.id
Efektivitas Pengendalian Gulma Epifit Ficus Benjamina Dengan Metode Infus Akar Pada Tanaman Kelapa Sawit (Elaeis Guineensis Jacq.) Di Ptpn Iv Regional 1 Kebun Bandar Selamat
8 months ago
Harahap, Karina Apriliani (Medan, 2025)

Gulma epifit Ficus benjamina merupakan salah satu tanaman pengganggu yang tumbuh menumpang pada tanaman kelapa sawit dan dapat menghambat pertumbuhan serta produksi tanaman inang. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas pengendalian gulma Ficus benjamina menggunakan metode infus akar dengan berbagai kombinasi herbisida, termasuk glifosat, triklopyr, serta campuran dengan bioadjuvan fermentasi air kelapa. Penelitian dilakukan di Kebun Bandar Selamat PTPN IV Regional 1 dengan menggunakan enam perlakuan (K1–K6) dan satu kontrol (K0). Parameter yang diamati meliputi Lama Kematian Gulma, Persentase Kematian Gulma dan Visualisai Daun Gulma yang diamati hingga 21 hari setelah aplikasi (HSA). Hasil menunjukkan bahwa perlakuan K2 (4 mL Glifosat + 100 mL Air) memberikan efektivitas tertinggi dalam mengendalikan gulma, yang ditunjukkan oleh perubahan warna dan gugurnya daun secara penuh pada 9 HSA dan kematian total pada 12-21 HSA. Perlakuan K6 (4 mL glifosat + 100 mL fermentasi air kelapa) juga menunjukkan hasil signifikan meskipun lebih lambat dibanding K2. Kombinasi glifosat dengan fermentasi air kelapa terbukti mampu meningkatkan efektivitas herbisida, yang diduga disebabkan oleh kandungan senyawa fermentatif hasil ragi tape yang mempercepat penetrasi bahan aktif ke jaringan tanaman. Faktor lingkungan seperti kelembaban, umur tanaman gulma, dan teknik infus akar turut memengaruhi keberhasilan pengendalian.

2025-10-09 04:10:01 admin@polbangtanmedan.ac.id
Efektivitas Program CSR PT AQUA Bersama LSM SoI Dalam Mendukung Pertanian Berkelanjutan di Kecamatan Sei Bingai Kabupaten Langkat Provinsi Sumatra Utara.
8 months ago
Lubis, Rani Magvirah (Medan, 2025)

Rani Margvirah Lubis, Nirm. 01.01.21.258. Efektivitas Program CSR PT AQUA Bersama LSM SoI Dalam Mendukung Pertanian Berkelanjutan di Kecamatan Sei Bingai Kabupaten Langkat Provinsi Sumatra Utara. Pengkajian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas program CSR dan faktor-faktor yang berpengaruh terhadap efektivitas program CSR AQUA bersama LSM SoI dalam mendukung pertanian berkelanjutan. Pengkajian ini dilaksanakan di Kecamatan Sei Bingai Kabupaten Langkat Provinsi Sumatera Utara pada bulan Maret sampai dengan bulan Mei 2025. Metode pengkajian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan pengumpulan data yaitu observasi, wawancara dan kuesioner. Selanjutnya metode analisis data menggunakan regresi linear. Hasil pengkajian menunjukkan bahwa tingkat efektivitas progrram CSR AQUA bersama LSM SoI dalam mendukung pertanian berkelanjutan tergolong tinggi dengan persentase sebesar 82,33%. Selanjutnya hasil analisis regresi linear berganda faktor-faktor partisipasi (X1), motivasi (X2), sasaran (X3) dan teknik pendampingan (X4) berpengaruh signifikan terhadap efektivitas program CSR AQUA bersama LSM SoI dalam mendukung pertanian berkelanjutan secara simultan. Akan tetapi, secara parsial faktor-faktor yang berpengaruh signifikan terhadap efektivitas progrram CSR AQUA bersama LSM SoI dalam mendukung pertanian berkelanjutan adalah partisipasi (X1), sasaran (X3) dan teknik pendampingan (X4). Sedangkan variabel bebas motivasi (X2) tidak berpengaruh signifikan secara parsial terhadap parsial terhadap efektivitas program CSR (Y). 

2025-10-08 02:10:23 admin@polbangtanmedan.ac.id
Efektivitas Kinerja Kelompok Tani Dalam Meningkatkan Produksi Tanaman Padi Sawah Di Kecamatan Siantar Kabupaten Simalungun Provinsi Sumatera Utara
11 months ago
Swardi (Medan, 2023)

Swardi, NIRM. RPL.01.01.21.462. Efektivitas kinerja kelompok tani dalam meningkatkan produksi Tanaman padi sawah di Kecamatan Siantar Kabupaten Simalungun Provinsi Sumatera Utara. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis tingkat dan faktor-faktor yang memengaruhi efektivitas kinerja kelompok tani. Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Siantar Kabupaten Simalungun pada bulan april sampai dengan juli 2023. Metode pengumpulan data yang di gunakan yaitu metode wawanara, sementara metode analisis menggunakan data skala likert dan regresi linear berganda. Jumlah sampel dalam pengkajian ini sebanyak 95 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat efektivitas kinerja kelompok tani sebesar 69,36%, sementara hasil regresi linear terhadap faktor-faktor yang memengaruhi efektivitas kinerja kelompok tani diperoleh persamaan sebagai berikut Y = 1,224 + 0,203 X1 - 0,254 X2 + 0,596 X3 + 0,261 X4 - 0,084 X5 + 0,322 X6 + 0,758 X7 + e. Uji lanjut menggunakan t –hitung menunjukkann bahwa faktor kepemimpinan kelompok, waktu pertemuan, fungsi tugas, keterlibatan anggota, peran penyuluh, dan saran dan prasarana memiliki pengaruh yang cukup signifikan dengan nilai t-hitung lebih besar daripada t- tabel. Sedangkan faktor luar kelompok tidak berpengaruh signifikan dengan nilai t-hitung lebih kecil daripada t-tabel.

2025-06-18 05:06:02 admin@polbangtanmedan.ac.id
Efektivitas Kepemimpinan Pengurus Kelompok Tani Dalam Kegiatan Kelompok Tani Di Kecamatan Girsang Sipangan Bolon Kabupaten Simalungun Provinsi Sumatera Utara
1 year ago
Nainggolan, Ronald V (Medan, 2024)

Ronal V Nainggolan, RPL.01.01.21.305 Efektivitas Kepemimpinan Pengurus Kelompok Tani dalam Kegiatan Kelompok Tani di Kecamatan Girsang Sipangan Bolon Kabupaten Simalungun Provinsi Sumatera Utara. Pengkajian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat efektivitas kepemimpinan pengurus kelompok tani dalam kegiatan kelompok tani di Kecamatan Girsang Sipangan Bolon. Dilaksanakan pada Bulan April sampai Juni 2023, metode pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara dan penyebaran kuesioner yang telah di uji validitas dan reliabilitasnya, sementara metode analisis data menggunakan skala likert dan regresi linear berganda. Hasil pengkajian ini menunjukkan bahwa tingkat efektivitas kepemimpinan pengurus kelompok tani dalam kegiatan kelompok tani tergolong sangat tinggi yaitu dengan persentase 80.2%. Sementara hasil regresi linear berganda terhadap faktor-faktor yang mempengaruhi efektivitas kepemimpinan pengurus kelompok tani dalam kegiatan kelompok tani diperoleh persamaan Y = 4.281 + 0.652 X1 + 0.430 X2 + 0.724 X3 + 0.310 X4. Secara simultan dan secara parsial diperoleh variabel bebas karakteristik anggota, peran penyuluh, komunikasi kelompok, dan peran kelompok tani berpengaruh secara signifikan terhadap efektivitas kepemimpinan pengurus kelompok tani dalam kegiatan kelompok tani. Pengkajian ini dilaksanakan di Kecamatan Girsang Sipangan Bolon Kabupaten Simalungun dengan nilai Fhitung(62.004) > Ftabel(3,54)..

2025-03-04 04:03:31 admin@polbangtanmedan.ac.id
Efektivitas Kinerja Kelompok Tani Dalam Meningkatkan Produktivitas Tanaman Kelapa Sawit(Elaeis Guineensis Jacq.) Di Kecamatan Pancur Batu Kabupaten Deli Serdang Provinsi Sumatera Utara
1 year ago
Adrianus, Sebastianus (Medan, 2023)

Sebastianus Andrianus, Nirm 01.02.19.091. Efektifitas Kinerja Kelompok Tani Dalam Meningkatkan Produktifitas Tanaman Kelapa Sawit di Kecamatan Pancur Batu Kabupaten Deli Serdang Sumatera utara. Pengkajian penyuluhan ini bertujuan (1) Mengkaji tingkat efektivitas kinerja kelompok tani kelapa sawit (Elaesis guineensis Jacq) di Kecamatan Pancur Batu Kabupaten Deli Serdang. (2) Mengkaji faktor-faktor yang berhubungan dengan efektivitas kinerja kelompok tani kelapa sawit (Elaesis guineensis Jacq) di Kecamatan Pancur Batu Kabupaten Deli Serdang. Pangkajian ini dilaksanakan pada bulan April-Juni 2023. Metode pengkajian penyuluhan yang di gunakan adalah metode deskriptif kuantitatif. Untuk menganalisis tingkat efektivitas kinerja kelompok tani di gunakan teknik penentuan skor model likert dan untuk menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan efektivitas kinerja di gunakan model korelasi Rank Spearman. Hasil pengkajian tingkat Efektivitas Kinerja Kelompok Tani Dalam Meningkatkan Produktifitas Tanaman Kelapa Sawit di Kecamatan Pancur Batu Kabupaten Deli Serdang tergolong tinggi yaitu 80,4 persen. Faktor-faktor yang berhubungan pada tingkat Efektivitas Kinerja Kelompok Dalam Meningkatkan Produktifitas Tanaman Kelapa Sawit di Kecamatan Pancur Batu Kabupaten Deli Serdang adalah Kepemimpinan Kelompok, Kohesifitas Kelompok, Pertemuan Kelompok, Fungsi Tugas, dan Partisipasi Anggota. Dan faktor Luar Anggota di nyatakan tidak berhubungan. 

2024-11-26 07:11:33 admin@polbangtanmedan.ac.id