POLBANGTAN MEDAN REPOSITORY

Student Paper


Total Result : 90
Evaluasi Akurasi Sensus Produksi Terhadap Realisasi Panen Tanaman Kelapa Sawit (Elaeis guineensis Jacq) Di PT. PP London Sumatra Indonesia Tbk Kebun Sibulan
3 months ago
Muhammad Arbi Pratama (Medan, 2026)

Muhammad Arbi Pratama, NIRM. 01.04.22.272 Evaluasi Akurasi Sensus Produksi Terhadap Realisasi Panen Tanaman Kelapa Sawit (Elaeis guineensis Jacq) Di PT. PP London Sumatra Indonesia Tbk Kebun Sibulan. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis persentase tingkat kesesuaian antara hasil sensus produksi dengan realisasi panen di PT. PP London Sumatra Indonesia Tbk Kebun Sibulan dan menganalisis faktor apa saja yang menyebabkan terjadinya ketidaksesuaian antara hasil sensus produksi terhadap realisasi panen di PT. PP London Sumatra Indonesia Tbk Kebun Sibulan. Penelitian ini dilaksanakan di PT. PP London Sumatra Indonesia Tbk Kebun Sibulan pada tanggal 1 September 2025 s.d 11 Januari 2026. Sumber data yang digunakan adalah data sensus produksi dan realisasi panen tahun 2025, data curah hujan tahun 2025, data sensus pokok yang terserang penyakit tahun 2025, wawancara, observasi, dan dokumentasi di lapangan. Analisis data menggunakan analisis deskriptif, kuantitatif, dan kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Pertama, rata – rata persentase selisih sensus produksi terhadap realisasi panen parameter jumlah tandan sebesar 16%, tonase sebesar 13%, dan BJR sebesar 16%., Faktor yang menyebabkan ketidaksesuaian antara sensus produksi terhadap realisasi panen adalah curah hujan, pokok yang mati akibat serangan penyakit, kehilangan buah di lapangan, dan perhitungan sensus produksi yang tidak tepat.

2026-07-31 03:07:33 admin@polbangtanmedan.ac.id
Evaluasi Kondisi Keragaan Tanaman Kelapa Sawit Yang Terserang Hama Kumbang Tanduk (Oryctes rhinoceros L.) Di PPKS Kebun Sei Aek Pancur
3 months ago
Fahri Aditiansyah (Medan, 2026)

Fahri Aditiansyah, Nirm. 01.04.22.237. Evaluasi Kondisi Keragaan Tanaman Kelapa Sawit yang Terserang Hama Kumbang Tanduk (Oryctes rhinoceros L.) di PPKS Kebun Sei Aek Pancur. Pengkajian ini bertujuan untuk (1) mengkaji tingkat dan intensitas serangan hama kumbang tanduk pada tanaman kelapa sawit, dan (2) mengkaji perbandingan pertumbuhan vegetatif tanaman kelapa sawit berdasarkan intensitas serangan hama kumbang tanduk di PPKS Kebun Sei Aek Pancur, Kabupaten Deli Serdang, Provinsi Sumatera Utara. Kajian dilaksanakan pada bulan Desember 2025 s.d. Maret 2026 menggunakan metode deskriptif observasional dengan pendekatan kuantitatif. Pengambilan sampel dilakukan secara purposive pada 3 (tiga) blok pengamatan dengan variasi umur tanaman, yaitu blok AP 30 S (tahun tanam 2017, ± 9 tahun), AP 35 S (tahun tanam 2020, ± 6 tahun), dan AP 38 S (tahun tanam 2022, ± 4 tahun), dengan total 134 tanaman sampel. Parameter yang diamati meliputi persentase tanaman terserang, intensitas serangan berdasarkan skor 0–5, serta parameter pertumbuhan vegetatif tanaman (tinggi tanaman, jumlah pelepah, jumlah daun, dan kondisi titik tumbuh). Analisis data menggunakan uji One-Way  ANOVA dan uji lanjut DMRT pada taraf 5%. Hasil kajian menunjukkan bahwa persentase tanaman terserang berkisar antara 46% (berat) hingga 90% (sangat berat), sedangkan intensitas serangan berada pada kategori ringan hingga sedang (22%–44%). Perbandingan pertumbuhan vegetatif menunjukkan pola yang konsisten, yaitu semakin tinggi kategori intensitas serangan, semakin rendah nilai parameter pertumbuhan tanaman. Serangan kumbang tanduk berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman dan jumlah pelepah pada ketiga blok, serta jumlah daun pada blok AP 35 S dan AP 38 S, dengan kelompok serangan berat secara konsisten menunjukkan nilai pertumbuhan terendah pada uji lanjut DMRT. Kerusakan titik tumbuh pada kelompok serangan berat mencapai skor 2,42–2,83 dari skor maksimum 3, mengindikasikan gangguan pertumbuhan vegetatif yang signifikan.

2026-07-30 08:07:47 admin@polbangtanmedan.ac.id
Evaluasi Manajemen Panen Dalam Pengendalian Mutu Panen Tanaman Kelapa Sawit (Elaeis guineensis Jacq.) Di PT. Abdi Budi Mulia Kabupaten Labuhanbatu Selatan
3 months ago
Erlina Yanti (Medan, 2026)

Erlina Yanti, NIRM 01.04.22.263. Penelitan ini bertujuan untuk mengevaluasi manajemen panen, mengidentifikasi mutu panen, serta menganalisis hubungan manajemen panen dalam pengendalian mutu panen kelapa sawit di PT. Abdi Budi Mulia Kabupaten Labuhanbatu Selatan. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Maret 2026 di Divisi 3 PT. Abdi Budi Mulia. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan pengumpulan data melalui observasi lapangan, penyebaran kuesioner, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan secara deskriptif dan menggunakan Uji Korelasi Spearman. Indikator penelitian meliputi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, pengawasan dan evaluasi panen, serta mutu panen yang terdiri atas mutu buah dan mutu ancak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen panen di PT. Abdi Budi mulia berada pada kategori baik, dengan persentase perencanaan 74,26%, pengorganisasian 70,37%, pelaksanaan 78,81%, serta pengawasan dan evaluasi 81,96%. Mutu panen yang dihasilkan juga tergolong baik berdasarkan mutu buah dan mutu ancak yang sesuai dengan standar perusahaan. Hasil Uji Korelasi Spearman menunjukkan bahwa adanya hubungan antara manajemen panen dengan mutu panen kelapa sawit. Dengan demikian, penerapan manajemen panen yang baik berpengaruh terhadap peningkatan mutu panen kelapa sawit di PT. Abdi Budi Mulia Kabupaten Labuhanbatu Selatan.

2026-07-29 08:07:52 admin@polbangtanmedan.ac.id
Efektivitas Yellow Trap Menggunakan Beberapa Limbah Kulit Buah Sebagai Atraktan Alami Perangkap Imago Ulat Kantong (Pteroma Pendula) Pada Tanaman Kelapa Sawit (Elaeis guineensis Jacq.)
3 months ago
Dian Aulia (Medan, 2026)

Dian Aulia, NIRM 01.04.22.235. Ulat kantong (Pteroma pendula) merupakan salah satu hama utama pada tanaman kelapa sawit yang dapat menurunkan produktivitas tanaman. Pengendalian yang masih bergantung pada insektisida kimia mendorong perlunya alternatif yang lebih ramah lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas yellow trap dalam menangkap imago ulat kantong serta menentukan jenis limbah kulit buah yang paling efektif sebagai atraktan alami. Penelitian dilaksanakan pada Desember 2025 - Januari 2026 di PT Nusantara IV Regional I Kebun Rambutan, Kabupaten Serdang Bedagai menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) nonfaktorial dengan 6 perlakuan dan 4 ulangan. Perlakuan terdiri atas kontrol, kulit durian, mangga, nanas, nangka, dan pisang. Pengamatan dilakukan selama 21 hari dan data dianalisis menggunakan ANOVA serta uji DMRT taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa yellow trap yang dikombinasikan dengan limbah kulit buah efektif dalam menangkap imago ulat kantong. Perlakuan kulit pisang (P5) memberikan hasil tangkapan tertinggi dengan rata-rata 3,42 ekor per perangkap, diikuti kulit nangka (2,50 ekor), nanas (1,75 ekor), mangga (1,67 ekor), durian (0,67 ekor), dan kontrol (0,33 ekor). Hasil uji DMRT menunjukkan bahwa perlakuan kulit pisang memberikan pengaruh terbaik dibandingkan perlakuan lainnya. Tingginya daya tarik kulit pisang diduga berasal dari kandungan senyawa ester volatil yang mampu menarik imago ulat kantong. Penggunaan limbah kulit buah juga mampu mempertahankan keanekaragaman serangga non-target pada kategori sedang, sehingga berpotensi menjadi metode pengendalian hama yang efektif dan ramah lingkungan pada perkebunan kelapa sawit.

2026-07-29 08:07:54 admin@polbangtanmedan.ac.id
Evaluasi Mutu Fisik Benih Kelapa Sawit (Elaeis guineensis Jacq.) Pada Proses Seleksi Benih Berdasarkan Standar Nasional Indonesia SNI 8211:2023 Di PPKS Kebun Sei Aek Pancur
3 months ago
Calista Ayuningtyas Rachmad (Medan, 2026)

Calista Ayuningtyas Rachmad 01.04.22.261. Benih kelapa sawit (Elaeis guineensis Jacq.) yang bermutu merupakan salah satu faktor penting dalam mendukung produktivitas perkebunan dan keberhasilan budidaya tanaman. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi mutu fisik benih kelapa sawit hasil seleksi berdasarkan Standar Nasional Indonesia (SNI) 8211:2023, khususnya pada parameter berat minimum benih sebesar ≥0,8 gram, serta menganalisis karakteristik fisik benih berdasarkan panjang, lebar, dan berat pada beberapa varietas. Penelitian dilaksanakan di Divisi Produksi Satuan Usaha Strategis Bahan Tanaman (SUS BHT), Pusat Penelitian Kelapa Sawit (PPKS) Kebun Sei Aek Pancur, Sumatera Utara, pada Desember 2025 s/d Februari 2026. Sampel penelitian terdiri atas 2.700 benih hasil seleksi dari varietas DxP Yangambi, DxP Sungai Pancur 1 (Dumpy), dan DxP Simalungun. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif, uji One Sample t-test, dan One Way ANOVA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata berat benih seluruh varietas sebesar 2,4312 gram dan secara signifikan lebih tinggi dibandingkan standar minimum SNI 8211:2023 (p<0,05). Hasil uji One Way ANOVA menunjukkan bahwa parameter berat, panjang, dan lebar benih tidak berbeda nyata antar varietas (p>0,05). Distribusi frekuensi dan analisis korelasi juga menunjukkan pola yang relatif seragam dengan hubungan linear positif yang sangat kuat antara panjang dan lebar benih (R²=0,9807). Dengan demikian, benih kelapa sawit hasil seleksi di PPKS Kebun Sei Aek Pancur telah memenuhi standar mutu fisik berdasarkan SNI 8211:2023 dan memiliki karakteristik fisik yang relative homogen antar varietas.

2026-07-29 08:07:14 admin@polbangtanmedan.ac.id
Efektivitas Tanaman Refugia Terhadap Kehadiran Musuh Alami Di PT. Perkebunan Nusantara IV Regional I Kebun Rambutan
3 months ago
Arsyila Fitria Rusdinnah (Medan, 2026)

Arsyila Fitria Rusdinnah, Nirm. 01.04.22.232. Efektivitas Tanaman Refugia Terhadap Kehadiran Musuh Alami Di PT. Perkebunan Nusantara IV Regional I Kebun Rambutan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas tanaman refugia terhadap kehadiran musuh alami serta mengidentifikasi jenis musuh alami pada perkebunan kelapa sawit. Jenis metode yang dipakai di penelitian ini yakni pendekatan kuantitatif dengan survei lapangan dan rancangan acak kelompok (RAK) non faktorial. Perlakuan terdiri atas kontrol, Turnera subulata, dan Turnera ulmifolia dengan delapan ulangan. Pengamatan dilakukan pagi (08.00-11.00) serta sore hari (15.00-17.00) menggunakan teknik sweep net selama 7 hari.   Penelitian menggunakan analisis indeks keanekaragaman Shannon-Wiener serta uji ANOVA dan DMRT. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa T. subulata secara signifikan meningkatkan kelimpahan musuh alami dengan nilai rata-rata tertinggi 3,11 individu, dibandingkan dengan T. ulmifolia (1,20 individu) dan kontrol (0,27 individu). Indeks keanekaragaman juga menunjukkan nilai tertinggi pada T. subulata (P1) sebesar 3,31, diikuti oleh T. ulmifolia (P2) sebesar 2,97 dan kontrol(P0) sebesar 1,76. Arthropoda yang diidentifikasi selama penelitian terdiri dari predator, parasitoid, penyerbuk, hama, dan dekomposer dari delapan ordo serangga. Hasil ini menunjukkan bahwa T. subulata merupakan tanaman refugia yang paling efektif pada mendukung arthropoda musuh alami dan meningkatkan kualitas ekosistem.

2026-07-29 07:07:20 admin@polbangtanmedan.ac.id
Efektivitas Pengaplikasian Berbagai Dosis Fungisida Dengan Bahan Aktif Mankozeb Terhadap Pengendalian Penyakit Bercak Daun Pada Pembibitan Utama Kelapa Sawit Di PT Sinar Gunung Sawit Raya
3 months ago
Alfira Kurniati (Medan, 2026)

Alfira Kurniati, NIRM. 01.04.22.230. Efektivitas Pengaplikasian Berbagai Dosis Fungisida dengan Bahan Aktif Mankozeb terhadap Pengendalian Penyakit Bercak Daun pada Pembibitan Utama Kelapa Sawit di PT Sinar Gunung Sawit Raya. Pengkajian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas berbagai dosis fungisida bahan aktif mankozeb terhadap pengendalian penyakit bercak daun dan pertumbuhan vegetatif bibit kelapa sawit pada pembibitan utama di PT Sinar Gunung Sawit Raya. Pengkajian ini dilaksanakan mulai dari Desember 2025 s.d Februari 2026. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif eksperimental Rancangan Acak Kelompok (RAK) non faktorial dengan 6 (enam) perlakuan yaitu, dosis M0 (kontrol), M1 (1 gram/liter), M2 (1,5 gram/liter), M3 (2 gram/liter), M4 (2,5 gram/liter), dan M5 (3 gram/liter) dengan 4 (empat) ulangan. Parameter yang diamati meliputi frekuensi serangan, intensitas serangan tinggi tanaman, diameter batang, dan jumlah daun. Hasil pengkajian menunjukkan bahwa adanya perbedaan tingkat efektivitas pada setiap perlakuan dosis yang diberikan dengan tingkat efektivitas pada perlakuan M0 (0% tidak efektif), M1 (26,1% kurang efektif), serta perlakuan M2 (48,8%), M3 (56,6%), M4 (58%), dan M5 (50,8%) memiliki tingkat efektivitas pada kategori cukup efektif serta pengaplikasian berbagai dosis fungisida memberikan perbedaan yang signifikan terhadap pertumbuhan vegetatif bibit kelapa sawit, dengan dosis optimum yaitu 2 gram/liter (M3).

 

2026-07-29 07:07:53 admin@polbangtanmedan.ac.id
Efektivitas Desain Perangkap Terhadap Pengendalian Kumbang Tanduk (Oryctes rhinoceros L.) Pada Tanaman Belum Menghasilkan Kelapa Sawit Di PT Sinar Gunung Sawit Raya
3 months ago
Alfin Prayoga (Medan, 2026)

Alfin Prayoga, NIRM. 01.04.22.229. Kumbang tanduk (Oryctes rhinoceros L.) merupakan salah satu hama utama pada tanaman belum menghasilkan (TBM) kelapa sawit yang dapat merusak titik tumbuh dan menurunkan produktivitas tanaman, sehingga diperlukan metode pengendalian yang efektif, ramah lingkungan, dan ekonomis. Penelitian ini bertujuan mengkaji efektivitas berbagai desain perangkap terhadap hasil tangkapan kumbang tanduk dan serangga nontarget, lama ketahanan atraktan alami, serta biaya operasional pada tanaman belum menghasilkan kelapa sawit di PT Sinar Gunung Sawit Raya. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) nonfaktorial dengan empat perlakuan, yaitu Vane Trap, Bucket Trap, Multi Funnel Trap, dan Frame Net Trap, masing-masing diulang enam kali. Atraktan alami yang digunakan berupa sari buah nanas dan air fermentasi bonggol pisang. Data dianalisis menggunakan analisis ragam (ANOVA) dan dilanjutkan dengan uji Duncan Multiple Range Test (DMRT) pada taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Multi Funnel Trap merupakan desain perangkap paling efektif dengan total tangkapan 93 ekor kumbang tanduk (rata-rata 15,50 ekor) serta menangkap 248 individu serangga non-target. Ketahanan atraktan alami berbeda pada setiap desain perangkap dan dipengaruhi oleh bentuk serta posisi wadah atraktan. Multi Funnel Trap juga memiliki biaya operasional terendah sehingga direkomendasikan sebagai alternatif pengendalian kumbang tanduk yang efektif, ekonomis, dan ramah lingkungan pada tanaman belum menghasilkan kelapa sawit. 

2026-07-29 07:07:46 admin@polbangtanmedan.ac.id
Efektivitas Pengendalian Hama Rayap Tanah (Coptotermes Curvignathus) Pada Tanaman Kelapa Sawit Menghasilkan Menggunakan Fipronil Pada Divisi 6 PT. Abdi Budi Mulia Labuhanbatu Selatan
3 months ago
Elena Dwi Putri Pakpahan (Medan, 2024)

Elena Dwi Putri Pakpahan, Nirm. 01.04.20.145. Efektivitas Pengendalian Hama Rayap Tanah (Coptotermes Curvignathus) pada Tanaman Kelapa Sawit Menghasilkan Menggunakan Fipronil. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji efektivitas setiap dosis fipronil dalam mengendalikan hama rayap pada tanaman kelapa sawit menghasilkan dan untuk menganalisis perbedaan waktu dan biaya yang dikeluarkan dalam setiap dosis yang digunakan. Penelitian dilaksanakan pada bulan Oktober 2023 hingga Januari 2024. Metode pengumpulan data dilakukan melalui sensus tanaman kelapa sawit yang terserang hama rayap dan menghitung jumlah rayap mati pada tanaman kelapa sawit yang terserang setelah perlakuan. Data sekunder didapat dari kantor perusahaan. Analisis statistik yang digunakan adalah analisis statistik rancangan percobaan non faktorial menggunakan uji analisis varian (Anova) taraf 0.05 membandingkan perlakuan pada setiap dosis 3 ml, 6 ml an 9 ml per 3 liter air. Kemudian dilakukan perhitungan biaya pada setiap dosisnya. Hasil penelitian menunjukan setiap dosis berpengaruh tidak nyata dengan kata lain, percobaan tidak mendeteksi adanya perbedaan yang nyata dari perlakuan artinya setiap dosis bisa digunakan dalam mengendalikan hama rayap tanah yang menyerang tanaman kelapa sawit menghasilkan kategori serangan ringan ke sedang. Biaya paling murah ditunjukan pada dosis 3 ml yaitu Rp1.200/pokok untuk harga dosis dengan total biaya pengendalian Rp86.792/pokok.

2026-07-14 02:07:34 admin@polbangtanmedan.ac.id
Efektivitas Pengendalian Hama Ulat Kantung (Metisa Plana) Pada Tanaman Kelapa Sawit Menggunakan Sprayer Dan High Pressure Sprayer Di PT. Asam Jawa
3 months ago
Rizkina Rikeniate (Medan, 2024)

Rizkina Rikeniate, Nirm 010420166, Efektivitas Pengendalian Hama Ulat Kantung (Metisa plana) Pada Tanaman Kelapa Sawit Menggunakan Sprayer dan High Pressure Sprayer Di PT. Asam Jawa. Pengkajian ini di lakukan sendiri di PT. Asam Jawa dengan tujuan untuk mengkaji perbedaan efektiviitas pengendalian hama ulat kantung (Metisa plana) pada tanaman kelapa sawit menggunakan Sprayer dan High Pressure Sprayer dan ntuk mengkaji faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi efektivitas pengendalian hama ulat kantung (Metisa plana) menggunakan Sprayer dan High Pressure Sprayer (HPS) di PT. Asam Jawa. Adapun parameter pengamatan dalam penelitian ini yaitu mengamati hama ulat kantung yang mati, curah hujan dan vigor tanaman. Pengkajian ini dilakukan pada bulan November 2023 sampai bulan Januari 2024 dengan menggunakan metode deskriptif pendekatan kuantitatif. Metode analisis data menggunakan uji independent sampel t-test dengan bantuan SPSS 22. Hasil pengkajian menunjukan bahwa adanya perbedaan hasil signifikan yang menunjukan bahwa ada perbedaan rata-rata efektivitas pengendalian hama ulat kantung menggunakan Sprayer sebesar 80,52% dan High Pressure Sprayer (HPS) sebesar 87,14% yang dimana selisih penggunaan HPS sebesar 6,6% lebih tinggi daripada Sprayer dan faktor yang mempengaruhi efektivitas Sprayer dan High Pressure Sprayer (HPS) yaitu curah hujan dan keterampilan pekerja.

2026-07-13 08:07:07 admin@polbangtanmedan.ac.id
Efektivitas Penggunaan Legume Cover Crop (LCC) Dan Plant Cover Crop (PCC) Pada TBM Kelapa Sawit Di PT. Asam Jawa Kabupaten Labuhanbatu Selatan
3 months ago
Muhammad Rihandi (Medan, 2024)

Muhammad Rihandi, Nim 01.04.20.156. Melakukan penelitian tentang Efektivitas Penggunaan Legume Cover Crop (LCC) dan Plant Cover Crop (PCC) pada TBM Kelapa Sawit di PT. Asam Jawa Kabupaten Labuhanbatu Selatan Provinsi Sumatera Utara. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efektifitas penggunaan Legune Cover Crop (lCC) dan Plant Cover Crop (PCC) terhadap kesuburan tanah, dan pertumbuhan vegetatif TBM kelapa sawit. Penelitian ini dilaksanakan di PT. Asam Jawa Kabupaten Labuhanbatu Selatan Provinsi Sumatera Utara pada bulan Desember 2023 sampai dengan Maret 2024. Metode pengumpulan data yaitu metode observasi dan dokumentasi, sementara metode analisis data  menggunakan Uji Independent Sample T test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan hasil uji- T didapat nilai signifikasi < 0,05 yang menunjukkan adanya perbedaan yang nyata antara penggunaan LCC dan PCC pada tanaman kelapa sawit. Hasil analisa laboratorium menunjukkan bahwa kesuburan tanah pada TBM menggunakan LCC lebih subur daripada menggunakan PCC, hal ini bisa dilihat dari kandungan unsur hara N, P, K dan C-organik lebih tinggi pada TBM menggunakan LCC. Selain itu pada pengamatan pertumbuhan vegetatif  tanaman, jumlah helai daun pada pelepah ke 17 dan jumlah pelepah lebih banyak TBM menggunakan LCC daripada TBM menggunakan PCC.

 

2026-07-13 08:07:47 admin@polbangtanmedan.ac.id
Efektivitas Metode Penyuluhan Ceramah Dan Pemutaran Film Dalam Perubahan Pengetahuan Dan Sikap Petani Tentang Panen Dan Pascapanen Tanaman Padi (Oryza sativa L.)
4 months ago
Mutiara Chairunnissa (Medan, 2024)

Mutiara Chairunnissa, NIRM 01.01.20.156. Efektivitas Metode Penyuluhan Ceramah dan Pemutaran Film dalam Perubahan Pengetahuan dan Sikap Petani tentang Panen dan Pascapanen Tanaman Padi (Oryza sativa L.). Tujuan pengkajian ini menganalisis peningkatan pengetahuan dan perubahan sikap petani dan menganalisis perbandingan efektivitas metode ceramah dan pemutaran film tentang panen dan pascapanen tanaman padi. Pengkajian ini dilaksanakan di Kecamatan Air Putih Kabupaten Batu Bara pada bulan April-Mei 2024. Metode pengkajian yang digunakan yaitu metode quasi-eksperimental dengan menggunakan kelompok kontrol dan kelompok eksperimen yang terdiri dari 20 petani pada masing-masing kelompok. Teknik pengumpulan data menggunakan pre-posttest dan kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Teknik analisis yang digunakan yaitu mengukur nilai rata-rata peningkatan pengetahuan dan perubahan sikap petani, serta melihat perbandingan menggunakan nilai Efektivitas Penyuluhan (EP) dan Efektivitas Perubahan Perilaku (EPP) serta Uji Independent T-test sehingga diperoleh perbedaan rata-rata 2 kelompok. Hasil pengkajian menunjukkan peningkatan pengetahuan petani sebesar 22,5% dan perubahan sikap petani sebesar 11,7% dengan metode ceramah, peningkatan pengetahuan petani sebesar 42,4% dan perubahan sikap petani sebesar 17,8% dengan metode pemutaran film. Diperoleh nilai EP dengan metode ceramah pada aspek pengetahuan sebesar 14,9% dan aspek sikap sebesar 11,6% (kurang efektif), sedangkan nilai EP dengan metode pemutaran film pada aspek pengetahuan sebesar 28% dan pada aspek sikap sebesar 17,7% (kurang efektif). Nilai EPP dengan metode ceramah pada aspek pengetahuan sebesar 44,14% (cukup efektif) dan aspek sikap sebesar 27,1% (kurang efektif), sedangkan nilai EPP dengan metode pemutaran film pada aspek pengetahuan sebesar 82,3% dengan kategori efektif dan aspek sikap sebesar 41,9% (cukup efektif).

2026-06-25 07:06:19 admin@polbangtanmedan.ac.id
Efektivitas Program Food Estate Dalam Meningkatkan Produktivitas Bawang Merah (Allium Cepa Var. aggregatum L) Di Kecamatan Pollung Kabupaten Humbang Hasundutan Provinsi Sumatera Utara
4 months ago
Gidion Sihombing (Medan, 2024)

Gidion Sihombing, Nirm. 01.01.20.150. Efektivitas Program Food Estate Dalam Meningkatkan Produktivitas Bawang Merah (Allium cepa var. aggregatum L) di Kecamatan Pollung Kabupaten Humbang Hasundutan Provinsi Sumatera Utara. Pengkajian ini bertujuan untuk (1) Menganalisis efektivitas program Food Estate dalam meningkatkan produktivitas bawang merah (Allium cepa var. aggregatum L) di Kecamatan Pollung Kabupaten Humbang Hasundutan. (2) Menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi efektivitas program Food Estate dalam meningkatkan produktivitas bawang merah (Allium cepa var. aggregatum L) di Kecamatan Pollung Kabupaten Humbang Hasundutan. Pengkajian ini dilaksanakan di Kecamatan Pollung Kabupaten Humbang Hasundutan pada bulan Februari sampai Juni 2024. Metode pengkajian yang digunakan adalah analisis deskriptif kuantitatif, pengumpulan data dengan observasi dan wawancara menggunakan kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Sampel pengkajian sebanyak 85 petani yang merupakan anggota kelompok tani yang  berada di Desa Ria Ria Kecamatan Pollung, dengan penarikan sampel pengkajian dilakukan dengan proportional random sampling. Untuk menganalisis tingkat efektivitas program Food Estate digunakan teknik penentuan skor model Likert, dan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi efektivitas program Food Estate digunakan model analisis linear berganda. Hasil pengkajian secara keseluruhan didapatkan hasil analisis tingkat efektivitas program Food Estate yaitu sebesar 73,21% pada kategori tinggi. Faktor-faktor yang berpengaruh secara nyata terhadap efektivitas program Food Estate adalah sosialisasi, produktivitas, motivasi dan sarana prasarana.

 

 

2026-06-25 03:06:50 admin@polbangtanmedan.ac.id
Efektivitas Bioinsektisida Bacillus Thuringiensis Terhadap Hama Ulat Kantung (Metisa Plana) Pada Tanaman Kelapa Sawit Di Pt Umada Kebun Pernantian
5 months ago
Christanta P Yitzak (Medan, 2025)

Yitzak Christanta P, NIRM 01.04.21.227. Ulat kantung (Metisa plana) merupakan salah satu hama yang dapat menurunkan tingkat produksi tanaman kelapa sawit. Penggunaan insektisida kimia berdampak negatif terhadap lingkungan, sehingga diperlukan alternatif ramah lingkungan seperti bioinsektisida Bacillus thuringiensis. Tujuan penelitian ini mengetahui pengaruh bioinsektisida Bacillus thuringiensis terhadap mortalitas, waktu kematian dan kondisi fisik serta mengetahui efektivitas bioinsektisida Bacillus thuringiensis dalam mengendalikan hama ulat kantung. Penelitian ini dilaksanakan di Rumah Penangkaran Sycanus PT Umada Kebun Pernantian, dimulai dari bulan Oktober 2024 sampai dengan bulan Maret 2025. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan lima perlakuan dan empat ulangan yaitu kontrol (tanpa perlakuan), tiga dosis bioinsektisida Bacillus thuringiensis (10g/L, 15g/L dan 20 g/L) serta satu perlakuan sebagai pembanding menggunakan insektisida kimia (3 ml/L). Masing-masng ulangan terdiri dari lima ekor hama ulat kantung yang diamati selama 7 hari. Parameter yang diamati meliputi mortalitas, waktu kematian dan kondisi fisik hama ulat kantung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi bioinsektisida Bacillus thuringiensis memberikan pengaruh terhadap mortalitas, waktu kematian dan kondisi fisik hama ulat kantung. Penggunaan dosis bioinsektisida Bacillus thuringiensis pada dosis tertinggi (20 g/L) efektif dalam mengendalikan hama ulat kantung walaupun cara kerjanya tidak secepat insektisida kimia.

2026-05-21 04:05:20 admin@polbangtanmedan.ac.id