POLBANGTAN MEDAN REPOSITORY

Student Paper


Total Result : 135
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Minat Petani Dalam Pemanfaatan Limbah Tongkol Jagung (Zea Mays L) Menjadi Briket Di Kecamatan Sei Bingai Kabupaten Langkat
16 hours ago
Rizaldi, Restu Bima (Medan, 2025)

Restu Bima Rizaldi, Nirm. 01.01.21.259. Faktor-faktor yang Mempengaruhi Minat

Petani Dalam Pemanfaatan Limbah Tongkol Jagung Menjadi Briket di Kecamatan

Sei Bingai Kabupaten Langkat Provinsi Sumatera Utara. Tujuan dari pengkajian ini

adalah untuk melihat tingkat minat dan faktor- faktor yang mempengaruhinya

terhadap pemanfaatan limbah tongkol jagung menjadi briket. Pengkajian ini

dilaksanakan pada bulan Maret sampai dengan Mei 2025. Metode pengumpulan

data yaitu metode kombinasi yang terdiri dari observasi, kuesioner, wawancara dan

dokumentasi yang sudah diuji validitas dan realibilitasnya dan wawancara.

Sementara metode analisis data menggunakan skala likert dan regresi linear

berganda. Hasil pengkajian menunjukan bahwa tingkat minat petani terhadap

pemanfaatan limbah tongkol jagung menjadi briket tergolong tinggi dengan minat

sebesar 70,2%. Hasil regresi linear berganda terhadap faktor-faktor yang

mempengaruhi minat petani diperoleh persamaan sebagai berikut Y = 30,279 + -

0,045X1 + 0,086X2 + 0,006X3 + -0,059X4 + -0,100X5 + 0,053X6 Secara simultan

variabel pendidikan, teknologi, pengalaman, modal, pendapatan dan pemasaran

berpengaruh terhadap minat petani. Secara parsial variabel teknologi, modal,

pendapatan, serta pemasaran berpengaruh signifikan terhadap minat petani,

sedangkan variabel pendidikan dan pengalaman tidak berpengaruh signifikan

terhadap minat petani.

2026-04-23 06:04:37 admin@polbangtanmedan.ac.id
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Keputusan Petani Dalam Alih Fungsi Lahan Padi Sawah Menjadi Kebun Kelapa Sawit Di Kecamatan Mardingding Kabupaten Karo Sumatera Utara
3 days ago
Siregar, Sri Atikah (Medan, 2025)

Sri A’tikah Siregar, Nirm. 01.01.21.265. Faktor- Faktor Yang Mempengaruhi Keputusan Petani Dalam Alih Fungsi Lahan Padi Sawah Menjadi Kebun Kelapa Sawit Di Kecamatan Mardingding Kabupaten Karo Sumatera Utara. Pengkajian bertujuan untuk menganalisis tingkat keputusan petani dan faktor-faktor yang mempengaruhi keputusan petani dalam alih fungsi lahan padi sawah menjadi kebun kelapa sawit di Kecamatan Mardingding Kabupaten Karo. Pelaksanaan pada bulan Maret-Mei 2025. Metode pengumpulan data dilakukan dengan penyebaran kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitas serta wawancara, sementara metode analisis data menggunakan skala likert dan regresi linear berganda. Jumlah sampel dalam pengkajian ini sebanyak 80 orang. Hasil pengkajian menunjukkan bahwa tingkat keputusan petani dalam melakukan alih fungsi lahan padi sawah menjadi kebun kelapa sawit tergolong tinggi dengan persentase 79,42%. Sementara hasil regresi linear berganda terhadap faktor-faktor yang mempengaruhi keputusan petani dalam alih fungsi lahan padi sawah menjadi kebun kelapa sawit diperoleh persamaan Y= 13.696 + 0.256X1 + 0.362X2 + 0.151X3 + 0.465X4 + 0.537X5+ e. Secara parsial, variabel karakteristik petani, ekonomi, lingkungan sosial dan perubahan iklim berpengaruh nyata terhadap keputusan petani.

2026-04-20 07:04:08 admin@polbangtanmedan.ac.id
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Motivasi Petani Dalam Pengembangan Agrowisata Paloh Naga Di Kecamatan Pantai Labu Kabupaten Deli Serdang
3 days ago
Harahap, Saskia Wahdini (Medan, 2025)

Saskia Wahdini Harahap, Nirm. 01.01.21.230. Faktor-Faktor yang Mempengaruhi

Motivasi Petani Dalam Pengembangan Agrowisata Paloh Naga di Kecamatan

Pantai Labu Kabupaten Deli Serdang. Agrowisata memiliki potensi besar dalam

menggerakkan ekonomi pedesaan, namun partisipasi petani dalam

pengembangannya masih terbatas. Agrowisata Paloh Naga, hanya 75 dari 310

petani yang terlibat aktif, menunjukkan perlunya pemahaman mendalam tentang

faktor-faktor yang memotivasi petani. Penelitian ini bertujuan menganalisis

motivasi dan faktor-faktor yang mempengaruhi motivasi petani dalam

pengembangan Agrowisata Paloh Naga di Kecamatan Pantai Labu, Kabupaten Deli

Serdang. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan metode

sensus terhadap 75 petani yang terlibat aktif dalam agrowisata. Data dikumpulkan

melalui kuesioner Skala Likert dan wawancara terstruktur, kemudian dianalisis

menggunakan SEM-PLS untuk menguji pengaruh lima variabel bebas (lingkungan

sosial, kerjasama, sarana prasarana, dukungan pemerintah, dan pendapatan)

terhadap motivasi petani. Tingkat motivasi petani berada pada kategori sedang

dengan persentase 52,74%. Lingkungan sosial (β=0,242; p=0,004), kerjasama

(β=0,282; p=0,002), dan dukungan pemerintah (β=0,374; p=0,000) berpengaruh

signifikan terhadap motivasi petani. Dukungan pemerintah memberikan kontribusi

terbesar dengan sumbangan relatif 39,07%. Sebaliknya, sarana prasarana dan

pendapatan tidak berpengaruh signifikan. Model penelitian mampu menjelaskan

76,8% variabilitas motivasi petani (R²=0,768). Pengembangan agrowisata

berkelanjutan memerlukan penguatan kerjasama, peningkatan lingkungan sosial

yang kondusif, dan optimalisasi peran pemerintah sebagai fasilitator utama

pengembangan agrowisata pedesaan.

2026-04-20 07:04:27 admin@polbangtanmedan.ac.id
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Perilaku Petani Dalam Budidaya Bawang Merah (Allium Cepa L.) Di Kecamatan Blangpegayon Kabupaten Gayo Lues Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam
3 days ago
Mulyani, Pitri (Medan, 2025)

Pitri Mulyani, Nirm 01.01.21.223. Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Perilaku Petani Dalam Budidaya Bawang Merah (Allium Cepa L.) di Kecamatan Blangpegayon Kabupaten Gayo Lues Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam pada bulan April sampai dengan Juni 2025. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis tingkat perilaku petani dalam budidaya tanaman bawang merah dan faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku petani dalam budidaya bawang merah di Kecamatan Blangpegayon Kabupaten Gayo Lues. Metode penelitian kuantitatif dengan pengumpulan data menggunakan kuesioner dan wawancara yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya, sementara metode analisis data menggunakan skala likert dan analisis regresi linear berganda. Jumlah responden dalam penelitian ini sebanyak 73 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat perilaku petani dalam budidaya tanaman bawang merah di Kecamatan Blangpegayon Kabupaten Gayo Lues Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam sebesar 71,26% pada kategori tinggi, sementara hasil regresi linear berganda terhadap faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku petani diperoleh persamaan sebagai berikut. Y= 2,647 + 0,002 X1 + 0,258 X2 + 0,212 X3+ 0,503 X4. Secara simultan variabel karakteristik petani, penguasaan teknologi, modal, dan organisme pengganggu tanaman secara bersama-sama berpengaruh secara signifikan terhadap variabel perilaku petani dalam budidaya bawang merah, secara parsial variabel penguasaan teknologi dan serangan organisme pengganggu tanaman berpengaruh sangat nyata, variabel modal berpengaruh nyata, sedangkan variabel karakteristik petani berpengaruh tidak nyata terhadap perilaku petani dalam budidaya bawang merah.

2026-04-20 03:04:11 admin@polbangtanmedan.ac.id
Faktor-Faktor Yang Memengaruhi Adopsi Petani Dalam Keberlanjutan Program Climate Smart Agriculture (Csa) Di Kecamatan Perbaungan Kabupaten Serdang Bedagai Provinsi Sumatera Utara
3 days ago
Nabilla, Nurdiana (Medan, 2025)

Nurdiana Nabila, Nirm. 01.01.21.221. Faktor-faktor yang Memengaruhi Adopsi

Petani dalam Keberlanjutan Program Climate Smart Agriculture (CSA) di

Kecamatan Perbaungan Kabupaten Serdang Bedagai. Tujuan dari penelitian ini

adalah mengetahui tingkat adopsi petani dalam keberlanjutan program Climate

Smart Agriculture (CSA) dan faktor-faktor yang memengaruhi adopsi petani dalam

keberlanjutan program Climate Smart Agriculture (CSA). Penelitian ini

dilaksanakan di Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai pada bulan

April sampai dengan Mei 2025. Metode penelitian yang digunakan dalam

pengkajian ini yaitu metode deskriptif kuantitatif. Metode pengumpulan data yang

dilakukan adalah pengisian kuesioner dan wawancara tidak terstruktur. Metode

analisis yang digunakan untuk mengetahui tingkat adopsi petani digunakan teknik

penentuan skor model Likert dan untuk mengetahui faktor-faktor yang

memengaruhi adopsi petani digunakan model analisis regresi linear berganda. Hasil

pengkajian menunjukkan tingkat adopsi petani dalam keberlanjutan program CSA

di Kecamatan Perbaungan Kabupaten Serdang Bedagai termasuk kategori sangat

tinggi yaitu dengan persentase 86,95%. Dari hasil regresi linear terhadap faktorfaktor

yang memengaruhi adopsi petani dalam keberlanjutan program Climate

Smart Agriculture (CSA) diperoleh persamaan Y= −11,506 − 0,368 X1 + 0,323 X2+

0,261 X3 + 0,705 X4+ 0,156 X5 + 0,534X6 + 0,372X7. Faktor-faktor yang

berpengaruh secara nyata terhadap adopsi petani dalam keberlanjutan program

Climate Smart Agriculture (CSA) adalah umur (X1), tingkat pendidikan (X2), luas

lahan (X3), pengalaman berusahatani (X4), peran penyuluh (X6), dan kosmopolitan

(X7). Sedangkan faktor karakteristik inovasi (X5) berpengaruh tidak nyata

2026-04-20 03:04:35 admin@polbangtanmedan.ac.id
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kohesivitas Kelomp Ok Tani Dalam Menjalankan Fungsi Unit Produksi Usahatani Padi Sawah Di Kecamatan Sunggal Kabupaten Deli Serdang
3 days ago
P, Novi Anggiana (Medan, 2025)

Novi Anggiana P, Nirm 01.01.21.220. Faktor-faktor yang mempengaruhi petani dalam menjalankan fungsi unit produksi usahatani padi sawah di Kecamatan Sunggal Kabupaten Deli Serdang. Pengkajian ini bertujuan untuk mengkaji tingkat kohesivitas kelompok tani dalam menjalankan fungsi unit produksi usahatani padi sawah dan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kohesivitas kelompok tani dalam menjalankan fungsi unit produksi usahatani padi sawah. Pengkajian ini dilaksanakan di Kecamatan Sunggal Kabupaten Deli Serdang pada Maret 2025 sampai dengan Mei 2025. Metode yang digunakan dalam pengkajian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah penyebaran kuesioner dan wawancara tidak terstruktur. Sedangkan, teknik analisis data menggunakan skala Liket dan regresi linear berganda. Hasil pengkajian ini menunjukkan bahwa tingkat kohesivitas kelompok tani dalam menjalankan fungi unit produksi usahatani padi sawah di Kecamatan Sunggal Kabupaten Deli Serdang termasuk dalam kategori tinggi dengan persentase 78,46%. Hasil regresi linear berganda terhadap faktor-faktor yang mempengaruhi kohesivitas kelompok tani dalam menjalankan fungsi unit produksi usahatani padi sawah diperoleh persamaan berikut Y = 4,702 + 0,170X1 + 0,430X2 + 0,946X3 - 0,350X4 + 0,560X5 + 0,552X6 + e, dimana interaksi sosial (X2), tujuan kelompok (X3), konflik kelompok (X5) dan peran dalam kelompok (X6) menunjukkan pengaruh yang signifikan. Sedangkan ketertarikan (X1) dan ukuran kelompok (X4) menunjukkan pengaruh yang tidak signifikan.

2026-04-20 02:04:33 admin@polbangtanmedan.ac.id
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Adaptasi Petani Padi Sawah Terhadap Perubahan Sistem Irigasi Oleh Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3a) Di Kecamatan Sei Bingai Kabupaten Langkat
3 days ago
Robby,mhd (Medan, 2025)

Perubahan sistem irigasi oleh Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) di

Kecamatan Sei Bingai, Kabupaten Langkat, menuntut petani padi sawah untuk

melakukan berbagai bentuk adaptasi guna mempertahankan produktivitas pertanian

mereka. Penelitian ini bertujuan menganalisis tingkat adaptasi petani serta

mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhinya. Metode yang digunakan

adalah deskriptif kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui kuesioner dan

wawancara terhadap 83 responden yang ditentukan dengan metode proportionate

stratified random sampling. Data dianalisis menggunakan regresi linier berganda.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat adaptasi petani berada pada kategori

tinggi. Faktor-faktor yang berpengaruh signifikan terhadap adaptasi petani meliputi

dukungan sosial, motivasi, pengalaman bertani, akses informasi, dan penyesuaian

pola tanam. Sementara itu, kepemilikan lahan tidak memberikan pengaruh

signifikan. Temuan ini menegaskan pentingnya dukungan sosial dan akses

informasi dalam meningkatkan kemampuan adaptasi petani terhadap perubahan

sistem irigasi. Oleh karena itu, penguatan dukungan sosial dan kegiatan penyuluhan

pertanian menjadi kunci dalam mendukung keberlanjutan pertanian berbasis irigasi.

2026-04-20 02:04:44 admin@polbangtanmedan.ac.id
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Motivasi Petani Dalam Bertanam Bawang Merah Di Kecamatan Padangsidimpuan Batunadua Kota Padangsidimpuan
2 months ago
Sianturi, Mangapianto (Medan, 2024)

Kegiatan Tugas Akhir dilaksanakan pada tanggal 28 Maret sampai dengan 31 Mei 2022 Kecamatan Padangsidimpuan Batunadua Kota Padangsidimpuan. Tugas Akhir ini bertujuan untuk memberikan bukti empiris mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi motivasi petani dalam bertanam bawang merah. Responden yang menjadi sampel dalam penelitian berjumlah 55 orang yang dipilih dengan mempertimbangkan beberapa kriteria yang telah ditetapkan. Pengumpulan data menggunakan metode wawancara dan observasi menggunakan panduan kuesioner. Analisis data yang digunakan yaitu analisis deskriptif dan analisis statistik dengan menggunakan regresi linear berganda. Hasil pengkajian menunjukkan Tingkat Motivasi Petani dalam bertanam bawang merah di Kecamatan Padangsidimpuan Batunadua Kota Padangsidimpuan, termasuk dalam kategori tinggi dengan rekpitulasi nilai yang dihasilkan sebesar (73,30%). Secara bersamaan (simultan) variabel Umur (X1), Pendidikan (X2), Pengalaman Berusatani (X3), Jumlah Anggota Keluarga (X4), dan Luas Lahan (X5) memiliki dampak yang signifikan terhadap Motivasi Petani dalam bertanam bawang merah di Kecamatan Padangsidimpuan Batunadua Kota Padangsidimpuan, seperti yang dinyatakan dengan nilai F Hitung sebesar (4,639) yang melibihi F tabel (2,12). Secara individual (parsial), variabel Umur (X1), Pengalaman Berusatani (X3), dan Jumlah Anggota Keluarga (X4) yang terlihat pada Ttabel melebihi Thitung (1,673) berpengaruh signifikan terhadap motivasi petani dalam bertanam bawang merah di Kecamatan Padangsidimpuan Batunadua Kota Padangsidimpuan. Sedangkan variabel Pendidikan (X2), dan Luas Lahan (X5) tidak memberikan pengaruh signifikan terhadap motivasi petani dalam bertanam bawang merah di Kecamatan Padangsidimpuan Batunadua Kota Padangsidimpuan yang terlihat Ttabel lebih kecil dari Thitung (1,673).

2026-02-19 06:02:18 admin@polbangtanmedan.ac.id
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Motivasi Petani Dalam Bertanam Bawang Merah Di Kecamatan Padangsidimpuan Batunadua Kota Padangsidimpuan
2 months ago
Marhaya, Lina (Medan, 2024)

Kegiatan Tugas Akhir dilaksanakan pada tanggal 28 Maret sampai dengan 31 Mei 2022 Kecamatan Padangsidimpuan Batunadua Kota Padangsidimpuan. Tugas Akhir ini bertujuan untuk memberikan bukti empiris mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi motivasi petani dalam bertanam bawang merah. Responden yang menjadi sampel dalam penelitian berjumlah 55 orang yang dipilih dengan mempertimbangkan beberapa kriteria yang telah ditetapkan. Pengumpulan data menggunakan metode wawancara dan observasi menggunakan panduan kuesioner. Analisis data yang digunakan yaitu analisis deskriptif dan analisis statistik dengan menggunakan regresi linear berganda. Hasil pengkajian menunjukkan Tingkat Motivasi Petani dalam bertanam bawang merah di Kecamatan Padangsidimpuan Batunadua Kota Padangsidimpuan, termasuk dalam kategori tinggi dengan rekpitulasi nilai yang dihasilkan sebesar (73,30%). Secara bersamaan (simultan) variabel Umur (X1), Pendidikan (X2), Pengalaman Berusatani (X3), Jumlah Anggota Keluarga (X4), dan Luas Lahan (X5) memiliki dampak yang signifikan terhadap Motivasi Petani dalam bertanam bawang merah di Kecamatan Padangsidimpuan Batunadua Kota Padangsidimpuan, seperti yang dinyatakan dengan nilai F Hitung sebesar (4,639) yang melibihi F tabel (2,12). Secara individual (parsial), variabel Umur (X1), Pengalaman Berusatani (X3), dan Jumlah Anggota Keluarga (X4) yang terlihat pada Ttabel melebihi Thitung (1,673) berpengaruh signifikan terhadap motivasi petani dalam bertanam bawang merah di Kecamatan Padangsidimpuan Batunadua Kota Padangsidimpuan. Sedangkan variabel Pendidikan (X2), dan Luas Lahan (X5) tidak memberikan pengaruh signifikan terhadap motivasi petani dalam bertanam bawang merah di Kecamatan Padangsidimpuan Batunadua Kota Padangsidimpuan yang terlihat Ttabel lebih kecil dari Thitung (1,673).

2026-02-19 06:02:20 admin@polbangtanmedan.ac.id
Faktor- Faktor Yang Mempengaruhi Respon Petani Dalam Pola Tanam Mina Padi Di Kecamatan Tanah Jawa Kabupaten Simalungun Provinsi Sumatera Utara
2 months ago
Edianto (Medan, 2024)

Edianto Nirm RPL.01.01.21.379. Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Respon Petani Dalam Pola Tanam Mina Padi di Kecamatan Tanah Jawa Kabupaten Simalungun Provinsi Sumatera Utara. Tujuan pengkajian ini untuk mengetahui tingkat respon petani dan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi respon petani terhadap pola tanam mina padi. Pelaksanaan pengkajian ini dilakukan di Kecamatan Tanah Jawa Kabupaten Simalungun. Pengkajian ini dilakukan mulai bulan Januari sampai dengan Juli 2024. Metode yang digunakan dalam pengkajian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Metode pengumpulan data pada pengkajian ini adalah kuesioner, wawancara dan observasi. Metode analisis data menggunakan skala likert dan regresi linear berganda kemudian diolah menggunakan aplikasi Statistical Product and Service Solutions (SPSS) 25. Sumber data pada pengkajian ini menggunakan data primer dan sekunder. Hasil pengkajian menunjukan tingkat respon petani dalam pola tanam mina padi di kecamatan tanah jawa kabupaten simalungun provinsi sumatera utara dengan persentase 89,71% termasuk kategori sangat tinggi. Hasil uji F menunjukkan bahwa variabel X secara simultan berpengaruh signifikan terhadap variabel Y. Hasil uji t ditemukan bahwa faktor-faktor yang berpengaruh signifikan terhadap tingkat respon petani dalam pola tanam mina padi di kecamatan tanah jawa kabupaten simalungun provinsi sumatera utara ialah karakteristik petani (X1), kepemilikan lahan (X2), peran penyuluh (X3), motivasi (X4) dan sifat inovasi (X5).

2026-02-19 06:02:47 admin@polbangtanmedan.ac.id
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Minat Pekebun Kelapa Sawit Dalam Bermitra Dengan Tengkulak Di Kecamatan Rawang Panca Arga Kabupaten Asahan Provinsi Sumatera Utara
2 months ago
Wahyudi, Rian (Medan, 2022)

Rian Wahyudi, Nirm. 01.02.18.029. Faktor-faktor yang Mampengaruhi Minat Pekebun Kelapa Sawit dalam Bermitra Dengan Tengkulak di Kecamatan Rawang Panca Arga Kabupaten Asahan Provinsi Sumatera Utara. Tujuan dari pengkajian ini adalah untuk menganalisis tingkat minat pekebun kelepa sawit dan faktor- faktor yang mempengaruhi pekebun kelapa sawit dalam bermitra dengan tengkulak. Pengkajian ini dilaksanakan di Kecamatan Rawang Panca Arga Kabupaten Asahan Provinsi Sumatera Utara pada bulan April samapai dengan Juni 2022. Metode pengumpulan data yaitu dengan menggunakan angket atau kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya, sementara metode analisis data menggunakan skala Likert dan regresi linear berganda. Hasil pengkajian ini menunjukkan bahwa tingkat minat pekebun kelapa sawit dalam bermitra denga tengkulak tinggi di Kecamatan Rawang Panca Arga Kabupaten Asahan Provinsi Sumatera Utara yaitu 77,64%, sementara hasil regresi linear berganda terhadap faktor-faktor yang mempengaruhi minat pekebun kelapa sawit dalam bermitra denga tengkulak diperoleh persamaan sebagai berikut Y = 38.464 + - 0,812X1 + 0,368X2 + 0,253X3 + - 0,007X4 + -1,314X5 + 0,330X6 + - 0,013X7 + e. Uji

lanjut t-hitung menunjukkan bahwa faktor pendidikan, lingkungan masyarakat, dan pemasaran berpengaruh nyata terhadap minat pekebun kelapa sawit dalam bermitra dengan tengkulak. Sedangkan faktor luas usahatani, pendapatan, komitmen, dan kredit usahatani tidak berpengaruh terhadap minat pekebun kelapa sawit dalam bermitra dengan tengkulak.

2026-02-13 07:02:38 admin@polbangtanmedan.ac.id
Faktor-Faktor Yang Memengaruhi Respon Petani Pada Budidaya Padi Sawah(Oryzasativa) Dengan Sistem Tanam Jajar Legowo 4 : 1 Di Kecamatan Pematang Sidamanik Kabupaten Simalungun Provinsi Sumatera Utara
2 months ago
Damanik , Bilmar (Medan, 2023)

Bilmar Damanik, RPL.01.01.21.326 Faktor-Faktor Yang Memengaruhi Respon Petani Pada Budidaya Padi Sawah (Oryza sativa) Dengan Sistem Tanam Jajar Legowo 4 :1 Di Kecamatan Pematang Sidamanik Kabupaten Simalungun Provinsi Sumatera Utara. Pengkajian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat respon petani dalam budidaya padi sawah (oryza sativa) dengan sistem tanam jajar legowo 4 :1. Pengkajian ini dilaksanakan di Kecamatan Pematang Sidamanik Kabupaten Simalungun pada Bulan Maret sampai Mei 2023 Metode pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara dan penyebaran kuesioner yang telah di uji validitas dan reliabilitasnya, sementara metode analisis data menggunakan skala likert dan regresi linear berganda. Hasil pengkajian ini menunjukkan bahwa tingkat respon petani dalam budidaya padi sawah (oryza sativa) dengan sistem tanam jajar legowo 4 :1 tergolong sangat tinggi yaitu dengan persentase 81.1%. Sementara hasil regresi linear berganda terhadap faktor-faktor yang Memengaruhi respon petani dalam budidaya padi sawah (oryza sativa) dengan sistem tanam jajar legowo 4 :1 diperoleh persamaan Y = 87,344 – 1,278 X1 + 1.398X2 - 1,301 X3 + 0,688X4 + 0,012X5 + e. Seacara simultan diperoleh variabel bebas karakteristik petani, motivasi petani, peran kelompok tani, peran penyuluh dan lingkungan berpengaruh secara signifikan terhadap respon petani pada budidaya padi sawah dengan sistem tanam jajar legowo 4:1 di Kecamatan Pematang Sidamanik Kabupaten Simalungun dengan nilai Fhitung(47.127)>Ftabel.

Kata

2026-02-09 02:02:08 admin@polbangtanmedan.ac.id
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Motivasi Petani dalam Menggunakan Pupuk Organik pada Budidaya Padi Sawah di Kecamatan Rambah Samo.
2 months ago
Suyono (Medan, 2025)

Suyono. NIRM. RPL. 01.22.584. Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Motivasi

Petani dalam Menggunakan Pupuk Organik pada Budidaya Padi Sawah di

Kecamatan Rambah Samo. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi tingkat

motivasi petani dalam menggunakan pupuk organik serta mengidentifikasi

faktor-faktor yang memengaruhi motivasi tersebut dalam konteks budidaya padi

sawah. Pendekatan yang digunakan dalam studi ini adalah metode deskriptif

kuantitatif. Penelitian dilaksanakan di Kecamatan Rambah Samo, Kabupaten

Rokan Hulu, selama bulan April hingga Mei 2024. Data dikumpulkan

menggunakan instrumen kuesioner yang sebelumnya telah melalui uji validitas dan

reliabilitas. Variabel independen (X) yang digunakan untuk mengukur pengaruh

terhadap motivasi petani (Y) meliputi: karakteristik petani (X1), ketersediaan

sarana dan prasarana (X2), pendapatan (X3), peran penyuluh pertanian (X4), serta

peran kelompok tani (X5). Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa tingkat

motivasi petani dalam pemanfaatan pupuk organik tergolong sangat tinggi, yakni

mencapai 89,7%. Hasil uji statistik t menunjukkan bahwa seluruh variabel

independen tersebut memiliki pengaruh signifikan terhadap peningkatan motivasi

petani. Selanjutnya, hasil uji F memperkuat temuan ini dengan menunjukkan

bahwa secara bersama-sama kelima variabel tersebut memberikan pengaruh yang

nyata terhadap motivasi petani dalam menggunakan pupuk organik untuk budidaya

padi sawah di wilayah Kecamatan Rambah Samo.

2026-02-05 08:02:21 admin@polbangtanmedan.ac.id
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Sikap Petani Dalam Budidaya Padi Gogo (Studi Kasus Kecamatan Rambah Samo Kabupaten Rokan Hulu)
2 months ago
Santoso (Medan, 2025)

Santoso. NIRM. RPL. 01.01.22.578. Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Sikap

Petani dalam Budidaya Padi Gogo (Studi Kasus Kecamatan Rambah Samo

Kabupaten Rokan Hulu). Tujuan dari pengkajian ini adalah untuk menganalisis

sikap petani dalam budidaya padi gogo dan untuk menganalisis faktor-faktor yang

dapat mempengaruhi sikap petani dalam budidaya padi gogo. Metode pengkajian

yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan deskriptif kuantitatif.

Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Rambah Samo, Kabupaten Rokan Hulu

pada bulan Maret sampai dengan bulan Juni 2024. Metode pengumpulan data

yaitu menggunakan kuesioner yang telah diuji validitas dan reabilitasnya. Variabel

bebas (X) yang digunakan untuk menganalisis sikap petani (Y) adalah ekonomi

(X1), sosial (X2), lingkungan (X3), kebijakan pemerintah (X4), dan sumber daya

(X5). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sikap petani dalam budidaya padi

gogo baik yaitu 77,75%. Berdasarkan uji T variabel ekonomi, sosial, lingkungan,

kebijakan pemerintah, dan sumber daya berpengaruh secara signifikan terhadap

sikap petani. Berdasarkan uji F variabel ekonomi, lingkungan, kebijakan

pemerintah, dan sumber daya secara simultan berpengaruh nyata, sementara factor

social tidak berpengaruh nyata terhadap sikap petani dalam budidaya padi gogo

di Kecamatan Rambah Samo Kabupaten Rokan Hulu.

2026-02-05 06:02:29 admin@polbangtanmedan.ac.id
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Persepsi Petani Dalam Diversifikasi Pangan Untuk Mengatasi Krisis Pangan Beras Di Kecamatan Sitellu Tali Urang Jehe Kabupaten Pakpak Bharat Provinsi Sumatera Utara
2 months ago
Padang Santiasa (Medan, 2023)

Santiasa Padang, Nirm RPL 01.01.21.308. Faktor-faktor yang mempengaruhi

persepsi petani dalam diversifikasi pangan untuk mengatasi krisis pangan beras di

Kecamatan Sitellu Tali Urang Jehe Kabupaten Pakpak Bharat Provinsi Sumatera

Utara. Tujuan dari pengkajian ini adalah mengetahui tingkat persepsi petani dan

faktor-faktor yang mempengaruhi persepsi petani dalam diversifikasi pangan untuk

mengatasi krisis pangan beras di Kecamatan Sitellu Tali Urang Jehe. Pengkajian ini

dilaksanakan di Kecamatan Sitellu Tali Urang Jehe Kabupaten Pakpak Bharat pada

bulan Oktober 2022 sampai dengan Juli 2023. Metode pengkajian ini yaitu

deskripsi kuantitatif dan metode pengumpul data yaitu metode wawancara

menggunakan kuesioner, sementara metode analisis data menggunakan skala likert

dan regresi linear berganda. Hasil pengkajian menunjukkan bahwa tingkat

persentase persepsi petani dalam diversifikasi pangan untuk mengatasi krisis

pangan beras tergolong sangat tinggi yaitu 86,26%. Secara simultan, variabel

karakteristik petani, aksesibilitas informasi, lingkungan sosial dan peran penyuluh

mempengaruhi persepsi petani dalam diversifikasi pangan. Secara parsial variabel

yang berpengaruh sangat nyata terhadap persepsi petani dalam diversifikasi pangan

untuk mengatasi krisis pangan beras yaitu karakteristik petani, aksesibilitas

informasi, lingkungan sosial dan peran penyuluh.

2026-01-30 04:01:04 admin@polbangtanmedan.ac.id