POLBANGTAN MEDAN REPOSITORY

Student Paper


Total Result : 84
faktor-faktor yang mempengaruh kemampuan petani dalam pemeliharaan kacang tanah kecamatan Susoh kab. aceh barat daya
1 month ago
Helmi, Safyuzal Helmi (Medan, 2023)

Safyuzal Helmi, NIM. RPL. 01.01.21.2454 judul Faktor-faktor Yang Mempengaruhi Kemampuan Petani Dalam Pemeliharaan Kacang Tanah di Kecamatan Susoh Kabupaten Aceh Barat Daya. Tujuan dari pengkajian ini adalah untuk menganalisis tingkat Kemampuan Petani Dalam Pemeliharaan Kacang Tanah di Kecamatan Susoh Kabupaten Aceh Barat Daya dan untuk menganalisis Faktor-faktor yang mempengaruhi kemampuan Petani dalam Pemeliharaan Kacang Tanah di Kecamatan Susoh Kabupaten Aceh Barat Daya. Pengkajian ini dilaksanakan di Kecamatan Susoh Kabupaten Aceh Barat Daya pada bulan Maret sampai dengan bulan Juli 2023. Jumlah sampel dalam kegiatan pengkajian ini adalah sebanyak 36 orang yang ditentukan dengan Simple Random Sampling Metode pengumpulan data dilakukan secara langsung dengan teknik observasi dan wawancara dengan menggunakan lembaran kuesioner yang telah dilakukan uji validitas dan uji reliabilitas. Sementara metode analisis data menggunakan skala Likert serta Regresi Linier Berganda yang diolah dengan menggunakan aplikasi SPSS. Hasil yang diperoleh dari pengkajian Tingkat Kemampuan Petani dalam Pemeliharaan Kacang Tanah di Kecamatan Susoh Kabupaten Aceh Barat Daya berada pada kategori sangat tinggi sebesar 85,56 %. Sementara hasil dari Regresi Linier Berganda terhadap Faktor-Faktor yang mempengaruhi Kemampuan Petani Dalam Pemeliharaan Kacang Tanah yaitu Fhitung > Ftabel yaitu 7,800 > 2,90 dengan persamaan Y = 34,650 + 0,003X1 + 0,087X2 + 0,165X3. Uji Lanjut dengan menggunakan Thitung menunjukkan bahwa nilai signifikansi variabel karakteristik individu petani (0.944) dinyatakan tidak berpengaruh nyata, sedangkan variabel peran penyuluh pertanian (0.021) dan variabel partisipasi petani dalam kegiatan penyuluhan (0.001) dinyatakan berpengaruh sangat nyata.

2025-02-07 03:02:41 admin@polbangtanmedan.ac.id
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Partisipasi Petani Dalam Pemanfaatan Limbah Jerami Padi Di Kecamatan Pakkat Kabupaten Humbang Hasundutan
1 month ago
Simatupang, Markus Kopernikus (Medan, 2023)

Markos Kopernikus Simatupang, Nirm. RPL.01.01.02.294. variabel yang mempengaruhi pemanfaatan limbah jerami padi oleh petani di Kabupaten Pakkat Provinsi Sumatera Utara dan Kabupaten Humbanghasundutan. Tujuan dari proyek penyuluhan ini adalah untuk menguji keterlibatan petani dalam pemanfaatan limbah jerami padi serta faktor faktor yang mempengaruhi pemanfaatan limbah jerami padi di Kabupaten Pakkat. Sejak November 2022 hingga Mei 2023, Kecamatan Pakkat, Kabupaten Humbanghasundutan, melakukan penelitian ini. Kuesioner digunakan untuk mengumpulkan data untuk metode penilaian deskriptif kuantitatif. 88 petani yang tergabung dalam kelompok tani di Kabupaten Pakkat menjadi sampel penilaian. Proportional random sampling digunakan dalam proses penilaian. Dengan menggunakan teknik penilaian model Likert, tingkat partisipasi petani dalam pemanfaatan limbah jerami padi dianalisis. Pemeriksaan terhadap variabel-variabel yang mempengaruhi pemanfaatan limbah jerami padi oleh petani dilakukan dengan menggunakan model analisis regresi linier berganda. Studi tentang tingkat keterlibatan petani menghasilkan hasil penilaian keseluruhan, dengan 83,75% petani termasuk dalam kategori sangat setuju. Keterlibatan petani dapat dipengaruhi secara signifikan oleh pengetahuan, keuangan, dan pihak-pihak yang mendukung.

2025-02-03 08:02:29 admin@polbangtanmedan.ac.id
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Peran Ketua Kelompok Tani Dalam Kegiatan Kerjasama Antar Kelompok Tani Pada Usaha Tani Padi Sawah (Oryza Sativa L) Di Kecamatan Hutabargot Kabupaten Mandailing Natal
2 months ago
Syawaluddin (Medan, 2024)

Syawaluddin Nirm 01.01.20.198. Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Peran Ketua Kelompok Tani Pada Usahatani Padi sawah (Oryza sativa L) Di Kecamatan Hutabargot Kabupaten Mandailing Natal. Tujuan pengkajian ini untuk mengetahui tingkat peran ketua kelompok tani dan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi peran ketua kelompok tani pada usahatani padi sawah (oryza sativa L). Pelaksanaan pengkajian ini dilakukan di Kecamatan Hutabargot Kabupaten Mandailing Natal. Pengkajian ini dilakukan mulai bulan maret sampai dengan Juli 2024. Metode yang digunakan dalam pengkajian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Metode pengumpulan data pada pengkajian ini adalah kuesioner, wawancara dan observasi. Metode analisis data menggunakan skala likert dan regresi linear berganda kemudian diolah menggunakan aplikasi Statistical Product and Service Solutions (SPSS) 25. Sumber data pada pengkajian ini menggunakan data primer dan sekunder. Hasil pengkajian menunjukan tingkat peran ketua kelompok tani pada usahatani padi sawah (oryza sativa L) di Kecamatan Hutabargot Kabupaten Mandailing Natal dengan persentase 73,95% termasuk kategori tinggi. Hasil uji F menunjukkan bahwa variabel X secara simultan berpengaruh signifikan terhadap variabel Y. Hasil uji t ditemukan bahwa faktor-faktor yang berpengaruh signifikan terhadap tingkat peran ketua kelompok tani pada usahatani padi sawah (oryza sativa L) di Kecamatan Hutabargot Kabupaten Mandailing Natal ialah kerjasama antar kelompok (X1), peran penyuluh (X2), karakteristik lahan (X3), lingkungan sosial (X4) pendidikan formal (X5). 

2025-01-23 07:01:04 admin@polbangtanmedan.ac.id
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Keputusan Petani Dalam Penerapan Pola Usahatani Tumpang Sari Pisang Barangan Dengan Jagung Pipil Di Kecamatan Muara Batang Toru Kabupaten Tapanuli Selatan
2 months ago
Faddillah, Rahmadani (Medan, 2024)

Ramadani Fadillah, Nirm 01.01.20.192. Faktor-faktor yang Mempengaruhi Keputusan Petani dalam Penerapan Pola Usahatani Tumpang Sari Pisang Barangan dengan Jaggung Pipil di Kecamatan Muara Batang Toru Kabupaten Tapanuli Selatan. Pengkajian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat keputusan petani dan faktor-faktor yang mempengaruhi keputusan petani dalam penerapan pola usahatani tumpang sari pisang barangan dengan jagung pipil di Kecamatan Muara Batang Toru Kabupaten Tapanuli Selatan. Pelaksanaan pada bulan April-Juni 2024. Metode pengumpulan data dilakukan dengan penyebaran kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya serta wawancara, sementara metode analisis data menggunakan skala likert dan regresi linier berganda. Hasil pengkajian menunjukkan bahwa tingkat keputusan petani dalam penerapan pola usahatani tumpang sari pisang barangan dengan jagung pipil tergolong tinggi dengan persentase 67,29%. Sementara hasil regresi linier berganda terhadap faktor-faktor yang mempengaruhi keputusan petani dalam penerapan pola usahatani tumpang sari pisang barangan dengan jagung pipil diperoleh persamaan Y= 12.505 + 0,226X1 - 0,302X2 - 0,151X3 + 0,208X4 + e. Secara parsial, variabel karakteristik petani, lingkungan sosial, kegiatan penyuluhan, dan pemasaran berpengaruh nyata terhadap keputusan petani. 

2025-01-23 07:01:31 admin@polbangtanmedan.ac.id
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Motivasi Petani Dalam Penggunaan Benih Bawang Merah (Allium Cepa L .) Varietas Batu Ijo Di Kecamatan Kerajaan Kabupaten Pakpak Bharat
2 months ago
Manik, Julianawati (Medan, 2024)

Julianawati Manik, Nirm 01.01.20.183, Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Motivasi Petani Dalam Penggunaan Benih Bawang Merah (Allium cepa L.) Varietas Batu Ijo di Kecamatan Kerajaan Kabupaten Pakpak Bharat. Tujuan dari pengkajian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi motivasi petani dalam penggunaan benih bawang merah (Allium cepa L.) Varietas Batu Ijo. Pengkajian ini dilaksanakan pada Mei 2024. Metode pengumpulan data yaitu kuisioner dan wawancara. Metode analisis yang digunakan adalah Sekala Likert dan regresi linier berganda. Hasil pengkajian menunjukkan bahwa tingkat penggunaan Varietas Batu Ijo tergolong tinggi sebesar 73,29%. Hasil linier berganda terhadap faktor-faktor yang mempengaruhi motivasi petani bawang merah diperoleh persamaan sebagai berikut Y= 34,290 + 0,454 X1 + 0,194 X2 + 0,937 X3 + 0,020. Dilanjutkan dengan uji thitung yang menunjukkan pengalaman berusahatani, ketersediaan sarana dan prasarana dan peran pemerintah memiliki pengaruh yang signifikan dengan nilai thitumg > tTabel (27,866 > 2,53) uji parsial (t) Thitung > TTabel dengan nilai signifikan pada pengalaman berusahatani (0,000), ketersediaan sarana dan prasaranan (0,040), peran pemerintah (0,000) berpengaruh sangat nyata, sedangkan intensitas penyuluhan tidak berpengaruh dengan thitung lebih < dari pada tTabel (0,796) 

2025-01-23 07:01:43 admin@polbangtanmedan.ac.id
Faktor – Faktor Yang Mempengaruhi Peran Anggota Kelompok Tani Dalam Pengembangan Kapasitas Kelompok Tani Di Kecamatan Berampu Kabupaten Dairi
2 months ago
Pasi, Almabrurah (Medan, 2024)

Almabrurah Pasi, Nirm. 01.01.20.139. Faktor-faktor yang mempengaruhi peran anggota kelompok tani dalam pengembangan kapasitas kelompok tani di Kecamatan Berampu Kabupaten Dairi Provinsi Sumatera Utara. Tujuan dari pengkajian ini adalah Untuk menganalisis tingkat peran anggota kelompok tani dalam pengembangan kapasitas kelompok tani di Kecamatan Berampu Kabupaten Dairi dan untuk menganalisis faktor-faktor apa yang mempengaruhi peran anggota kelompok tani dalam pengembangan kapasitas kelompok tani di Kecamatan Berampu Kabupaten Dairi. Pengkajian ini dilaksanakan pada bulan Februari 2024 sampai dengan Juni 2024. Metode pengumpulan data yaitu metode metode kombinasi yang terdiri dari observasi, kuesioner yang sudah diuji validitas dan realibilitasnya, dan wawacara. Sementara metode analisis data menggunakan skala likert dan regresi linear berganda. Hasil pengkajian menunjukkan bahwa tingkat peran anggota kelompok tani dalam pengembangan kapasitas kelompok tani sebesar 84, 18%. Hasil regresi linear berganda terhadap faktor-faktor yang mempengaruhi peran anggota kelompok tani diperoleh persamaan sebagai berikut Y = -5,079 + 0,269X1 + 0,217X2 + 0,283X3 + 0,348X4 + 0,11X5. Secara simultan, variabel tingkat pendidikan, kepemimpinan kelompok tani, modal sosial, peran penyuluh, serta kemitraan kelompok tani berpengaruh secara bersama sama terhadap peran anggota kelompok dalam pengembangan kapasitas kelompok tani. Secara parsial variabel tingkat pendidikan, kepemimpinan kelompok tani, modal sosial, peran penyuluh berpengaruh sangat nyata terhadap peran anggota kelompok tani, sedangkan variabel kemitraan kelompok tani tidak berpengaruh nyata terhadap peran anggota kelompok tani dalam pengembangan kapasitas kelompok tani. 

2025-01-21 02:01:16 admin@polbangtanmedan.ac.id
Faktor-Faktor Yang Memengaruhi Persepsi Petani Dalam Penggunaan Psb (Photosynthetic Bacteria) Sebagai Stimulan Pertumbuhan Tanaman Padi Sawah Di Kecamatan Air Putih Kabupaten Batu Bara
4 months ago
Suherma, Mita (Medan, 2024)

Mita Suherma, Nirm. 01.01.20.187. Faktor-Faktor yang Memengaruhi Persepsi Petani dalam Penggunaan PSB (Photosynthetic bacteria) sebagai Stimulan Pertumbuhan Tanaman Padi Sawah di Kecamatan Air Putih Kabupaten Batu Bara. Tujuan dari pengkajian ini adalah untuk menganalisis tingkat persepsi petani dan faktor-faktor yang memengaruhi persepsi petani dalam penggunaan PSB (Photosynthetic bacteria) sebagai stimulan pertumbuhan tanaman padi sawah. Pengkajian ini dilaksanakan bulan Maret sampai dengan Juni 2024. Metode pengumpulan data yaitu wawancara tidak terstruktur dan kuesioner yang sudah diuji validitas dan reliabilitasnya. Metode analisis data yang digunakan adalah skala Likert dan regresi linear berganda, Hasil pengkajian menunjukkan bahwa tingkat persepsi petani dalam penggunaan PSB (Photosynthetic bacteria) sebagai stimulan pertumbuhan tanaman padi sawah tergolong sedang dengan tingkat sebesar 57,6%. Hasil regresi linear berganda terhadap faktor-faktor yang memengaruhi petani diperoleh persamaan Y= 15,045 + 0,136X1 - 0,194X2 + 0,179X3 + 0,164X4 + 0,148X5 + 0,142X6 + e. Uji lanjut menggunakan thitung menunjukkan bahwa pengetahuan, luas lahan, kosmopolitan, karakteristik inovasi, lingkungan sosial dan intensitas penyuluhan memiliki pengaruh yang signifikan dengan nilai thitung lebih besar dari pada ttabel.

2024-11-18 07:11:30 admin@polbangtanmedan.ac.id
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Motivasi Petani Dalam Alih Fungsi Lahan Kopi Menjadi Tanaman Bawang Merah Di Kecamatan Pollung Kabupaten Humbang Hasundutan
4 months ago
Pratama, Beny (Medan, 2024)

Beny Pratama, NIRM. 01.01.20.144, Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Motivasi Petani Dalam Alih Fungsi Lahan Kopi Menjadi Tanaman Bawang Merah di Kecamatan Pollung Kabupaten Humbang Hasundutan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis tingkat motivasi petani dalam alih fungsi lahan kopi menjadi tanaman bawang merah di Kecamatan Pollung Kabupaten Humbang Hasundutan dan menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi motivasi petani dalam alih fungsi lahan kopi menjadi tanaman bawang merah di Kecamatan Pollung Kabupaten Humbang Hasundutan. Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Pollung Kabupaten Humbang Hasundutan Provinsi Sumatera Utara pada Maret 2024 - Juli 2024. Metode pengumpulan data yaitu menggunakan penyebaran kuesioner (angket) dan wawancara yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa motivasi petani dalam alih fungsi lahan kopi menjadi tanaman bawang merah di Kecamatan Pollung Kabupaten Humbang Hasundutan sangat tinggi yaitu sebesar 84,37%, sementara hasil regresi linear terhadap faktor-faktor yang mempengaruhi motivasi petani diperoleh persamaan sebagai berikut Y =27,201 - 0,033X1 - 0.006X2 + 0,275X3 + 0,316X4 + 0,517X5 - 0,264X6. Uji lanjut menggunakan t-hitung menunjukkan bahwa faktor luas lahan, kebutuhan ekonomi, lingkungan sosial, dan intensitas penyuluhan berpengaruh nyata terhadap motivasi petani dengan nilai t-hitung lebih besar daripada t-tabel

2024-11-15 01:11:08 admin@polbangtanmedan.ac.id
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Persepsi Petani Dalam Diversifikasi Pangan Untuk Mengatasi Krisis Pangan Beras Di Kecamatan Sitellu Tali Urang Jehe Kabupaten Pakpak Bharat Provinsi Sumatera Utara
8 months ago
Padang, Santiasa (Medan, 2023)

Santiasa Padang, Nirm RPL 01.01.21.308. Faktor-faktor yang mempengaruhi persepsi petani dalam diversifikasi pangan untuk mengatasi krisis pangan beras di Kecamatan Sitellu Tali Urang Jehe Kabupaten Pakpak Bharat Provinsi Sumatera Utara. Tujuan dari pengkajian ini adalah mengetahui tingkat persepsi petani dan faktor-faktor yang mempengaruhi persepsi petani dalam diversifikasi pangan untuk mengatasi krisis pangan beras di Kecamatan Sitellu Tali Urang Jehe. Pengkajian ini dilaksanakan di Kecamatan Sitellu Tali Urang Jehe Kabupaten Pakpak Bharat pada bulan Oktober 2022 sampai dengan Juli 2023. Metode pengkajian ini yaitu deskripsi kuantitatif dan metode pengumpul data yaitu metode wawancara menggunakan kuesioner, sementara metode analisis data menggunakan skala likert dan regresi linear berganda. Hasil pengkajian menunjukkan bahwa tingkat persentase persepsi petani dalam diversifikasi pangan untuk mengatasi krisis pangan beras tergolong sangat tinggi yaitu 86,26%. Secara simultan, variabel karakteristik petani, aksesibilitas informasi, lingkungan sosial dan peran penyuluh mempengaruhi persepsi petani dalam diversifikasi pangan. Secara parsial variabel yang berpengaruh sangat nyata terhadap persepsi petani dalam diversifikasi pangan untuk mengatasi krisis pangan beras yaitu karakteristik petani, aksesibilitas informasi, lingkungan sosial dan peran penyuluh.

2024-07-24 01:07:56 admin@polbangtanmedan.ac.id
Faktor-Faktor Yang Memengaruhi Respon Petani Pada Budidaya Padi Sawah(Oryzasativa) Dengan Sistem Tanam Jajar Legowo 4 : 1 Di Kecamatan Pematang Sidamanik Kabupaten Simalungun Provinsi Sumatera Utara
8 months ago
Damanik, Bilmar (Medan, 2023)

Bilmar Damanik, RPL.01.01.21.326 Faktor-Faktor Yang Memengaruhi Respon Petani Pada Budidaya Padi Sawah (Oryza sativa) Dengan Sistem Tanam Jajar Legowo 4 :1 Di Kecamatan Pematang Sidamanik Kabupaten Simalungun Provinsi Sumatera Utara. Pengkajian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat respon petani dalam budidaya padi sawah (oryza sativa) dengan sistem tanam jajar legowo 4 :1. Pengkajian ini dilaksanakan di Kecamatan Pematang Sidamanik Kabupaten Simalungun pada Bulan Maret sampai Mei 2023 Metode pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara dan penyebaran kuesioner yang telah di uji validitas dan reliabilitasnya, sementara metode analisis data menggunakan skala likert dan regresi linear berganda. Hasil pengkajian ini menunjukkan bahwa tingkat respon petani dalam budidaya padi sawah (oryza sativa) dengan sistem tanam jajar legowo 4 :1 tergolong sangat tinggi yaitu dengan persentase 81.1%. Sementara hasil regresi linear berganda terhadap faktor-faktor yang Memengaruhi respon petani dalam budidaya padi sawah (oryza sativa) dengan sistem tanam jajar legowo 4 :1 diperoleh persamaan Y = 87,344 – 1,278 X1 + 1.398X2 - 1,301 X3 + 0,688X4 + 0,012X5 + e. Seacara simultan diperoleh variabel bebas karakteristik petani, motivasi petani, peran kelompok tani, peran penyuluh dan lingkungan berpengaruh secara signifikan terhadap respon petani pada budidaya padi sawah dengan sistem tanam jajar legowo 4:1 di Kecamatan Pematang Sidamanik Kabupaten Simalungun dengan nilai Fhitung(47.127)>Ftabel. 

2024-07-23 02:07:24 admin@polbangtanmedan.ac.id
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Adopsi Petani Dalam Penyuluhan Pengendalian Penyakit Bulai Tanaman Jagung (Zeamays L.) Di Kecamatan Panti Kabupaten Pasaman
8 months ago
Gusmayesi (Medan, 2023)

Gusmayesi, Nirm RPL. 01.01.21.335 Faktor Faktor yang Mempengaruhi Adopsi Petani Dalam penyuluhan Pengendalian Penyakit Bulai PadaTanaman Jagung (Zea Mays.L) di Kecamatan Panti Kabupaten Pasaman.Saat ini Serangan penyakit bulai (Peronosclerospora maydis) pada perlahanan tanaman Jagung (Zea Mays.L) milik masyarakat Kecamatan Panti ini mencapai tingkat yang menghawatirkan, yaitu sekitar 10% dari total luas perlahanan Jagung (Zea Mays.L) masyarakat. Sedangkan penyuluh pertanian lapangan telah menawarkan beragam teknologi pengendalian penyakit ini, baik itu pengendalian sejak dini yaitu pengendalian dengan pencegahan penyebaran bulai (Peronosclerospora maydis) dengan cara sanitasi lingkungan, pengendalian dengan menggunakan bahan kimia.Untuk itu Pengkaji melakukan Pengkajian dengan tujuan: a. Sebagai bahan masukan untuk dapat membantu petani dan pemerintah dalam memperbaiki kelemahan dan kekurangan selama menjalankan program budidaya dan Cara Pengendalian Penyakit Bulai Tanaman Jagung (Zea Mays.L) b. Sebagai bahan informasi serta referensi terhadap pihak yang membutuhkan. c. Sebagai Salah Satu Syarat Untuk Menyelesaikan Studi Di Program Studi Penyuluhan Pertanian Berkelanjutan Jurusan Penyuluhan Pertanian Politeknik Pembangunan Pertanian Medan. Metode pengkajian penyuluhan ini dilakukan secara kuantitatif, yaitu pengakajian dengan upaya seorang pengkaji menemukan pengetahuan dengan memberi data berupa angka. Angka yang diperoleh digunakan untuk melakukan analisa keterangan, sederhananya penelitian kuantitatif adalah penelitian ilmiah yang disusun secara sistematis terhadap bagian-bagian dan untuk menemukan kausalitas keterkaitan. Dari hasil pengkajian ini dapat disimpulkan berdasarkan output Abjusted R2 sebesar 0,265, sehingga bisa disimpulkan karakteristik individu, metode penyuluhan, intentias penyuluhan, dan kemampuan penyuluh dalam menjelaskan adopsi petani dalam pengendalian penyakit Bulai pada tanaman Jagung (Zea Mays.L) di kecamatan Panti kabupaten pasaman adalah 26,5% sedangkan 73,5% di jelaskan oleh faktor lain

2024-07-12 03:07:29 admin@polbangtanmedan.ac.id
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Respon Petani Dalam Pemakaian Perangkap Lalat Buah Pada Tanaman Jeruk Di Kecamatan Purba Kabupaten Simalungun Provinsi Sumatera Utara
8 months ago
Damanik. Janerson (Medan, 2023)

Janerson Damanik, RPL. 01.01.21.287 Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Respon Petani Dalam Pemakaian Perangkap Lalat Buah Pada Tanaman Jeruk Di Kecamatan Purba Kabupaten Simalungun Provinsi Sumatera Utara. Pengkajian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat respon petani dalam pemakaian perangkap lalat buah pada tanaman jeruk. Pengkajian ini dilaksanakan di Kecamatan Purba Kabupaten Simalungun pada Bulan Maret sampai Mei 2023 Metode pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara dan penyebaran kuesioner yang telah di uji validitas dan reliabilitasnya, sementara metode analisis data menggunakan skala likert dan regresi linear berganda. Hasil pengkajian ini menunjukkan bahwa tingkat respon petani dalam pemakaian perangkap lalat buah pada tanaman jeruk tergolong sangat tinggi yaitu dengan persentase 79,9%. Sementara hasil regresi linear berganda terhadap faktor-faktor yang mempengaruhi respon petani dalam pemakaian perangkap lalat buah pada tanaman jeruk diperoleh persamaan Y = 12.486 + 0,019 X1 + 0,097 X2 + 0,323 X3 + 0,102 X4. Seacara simultan diperoleh variabel bebas rakteristik petani, peran kelompok tani, peran penyuluh dan strategi komunikasi. yang berpengaruh secara signifikan terhadap respon petani dalam pemakaian perangkap lalat buah pada tanaman jeruk di Kecamatan Purba Kabupaten Simalungun dengan nilai Fhitung(26,426) > Ftabel(3,07). Variable peran kelompok tani, peran penyuluh dan strategi komunikasi berpengaruh secara parsial dan karakteristik petani tidak berpengaruh secara parsial terhadap respon petani dalam pemakaian perangkap lalat buah pada tanaman jeruk di Kecamatan Purba Kabupaten Simalungun Provinsi Sumatera Utara.

2024-07-12 03:07:20 admin@polbangtanmedan.ac.id