POLBANGTAN MEDAN REPOSITORY

Student Paper


Total Result : 152
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Persepsi Petani Terhadap Penggunaan Power Theresher Dalam Pemanenan Kedelai Di Kecamatan Kunto Darussalam Kabupaten Rokan Hulu
6 days ago
Subandi (Medan, 2025)

Subandi, Nirm RPL 01.01.22.581. Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Persepsi Petani Terhadap Penggunaan Power Theresher Dalam Pemanenan Kedelai di Kecamatan Kunto Darussalam Kabupaten Rokan Hulu Provinsi Riau. Tujuan dari penelitian ini antara lain untuk mengkaji tingkat Persepsi Petani Terhadap Penggunaan Power Theresher Dalam Pemanenan Kedelai di Kecamatan Kunto Darussalam Kabupaten Rokan Hulu Provinsi Riau pada bulan Desember 2024 sampai dengan Januari 2025. Teknik pengumpulan data yaitu dokuemntasi, observasi, wawancara menggunakan kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Metode pengambilan sampel yaitu simple random sampling dengan jumlah 55 orang. Selanjutnya teknik analisis data skala Likert dan regresi linear berganda. Hasil pengkajian menunjukkan bahwa faktor-faktor Yang Mempengaruhi persepsi petani terhadap penggunaan power theresher Dalam pemanenan Kedelai di Kecamatan Kunto Darussalam Kabupaten Rokan Hulu Provinsi Riau dalam kategori tinggi dengan persentase 83,35 persen. Kemudian hasil persamaan regresi linear berganda yakni Y = 8.510 + 0.161X1- 0.492X2 + e. Secara parsial, variabel bebas yang berpengaruh signifikan terhadap persepsi petani adalah peran penyuluh. Sedangkan variabel karakteristik petani tidak berpengaruh signifikan.

2026-07-21 09:07:19 admin@polbangtanmedan.ac.id
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Perilaku Petani Dalam Pengendalian Hama Ulat Grayak (Spodoptera Frugiperda) Dengan Pestisida Nabati Pada Tanaman Kedelai (Glycine max L.) Di Kecamatan Kunto Darussalam Kabupaten Rokan Hulu
6 days ago
Firdaus (Medan, 2025)

Firdaus, NIRM. RPL 01.01.22.551. Faktor- Faktor yang Memengaruhi Perilaku Petani dalam Pengendalian Hama Ulat Grayak (Spodoptera frugiperda) Dengan Pestisida Nabati Pada Tanaman Kedelai (Glycine max L) di Kecamatan Kunto Darussalam Kabupaten Rokan Hulu. Tujuan dari penelitian ini antara lain untuk mengkaji tingkat perilaku Petani Dalam Pengendalian Hama Ulat Grayak (Spodoptera frugiperda) Dengan Pestisida Nabati Pada Tanaman Kedelai (Glycine max L) di Kecamatan Kunto Darussalam Kabupaten Rokan Hulu pada bulan Desember 2024 sampai dengan Januari 2025. Teknik pengumpulan data yaitu dokumentasi, observasi, wawancara menggunakan kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Metode pengambilan sampel yaitu simple random sampling dengan jumlah 57 orang. Selanjutnya teknik analisis data skala Likert dan regresi linear berganda. Hasil pengkajian menunjukkan bahwa faktor- faktor Yang Memengaruhi Perilaku Petani Dalam Pengendalian Hama Ulat Grayak (Spodoptera frugiperda) Dengan Pestisida Nabati Pada Tanaman Kedelai (Glycine max L) di Kecamatan Kunto Darussalam Kabupaten Rokan Hulu dalam kategori tinggi dengan persentase 73,87 persen. Kemudian hasil persamaan regresi linear berganda yakni Y= 5.153 + 0,092X1 - 0,-057X2+ 0,824X3+ e. Secara parsial, variabel bebas yang berpengaruh signifikan terhadap persepsi petani adalah peran penyuluh. Sedangkan variabel karakteristik petani dan sarana dan prasarana tidak berpengaruh signifikan. 

 

2026-07-21 09:07:39 admin@polbangtanmedan.ac.id
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Motivasi Petani Dalam Bertanam Bawang Merah Di Kecamatan Padangsidimpuan Batunadua Kota Padangsidimpuan
1 week ago
Lina Marhayah (Medan, 2024)

Kegiatan Tugas Akhir dilaksanakan pada tanggal 28 Maret sampai dengan 31 Mei 2022 Kecamatan Padangsidimpuan Batunadua Kota Padangsidimpuan. Tugas Akhir ini bertujuan untuk memberikan bukti empiris mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi motivasi petani dalam bertanam bawang merah. Responden yang menjadi sampel dalam penelitian berjumlah 55 orang yang dipilih dengan mempertimbangkan beberapa kriteria yang telah ditetapkan. Pengumpulan data menggunakan metode wawancara dan observasi menggunakan panduan kuesioner. Analisis data yang digunakan yaitu analisis deskriptif dan analisis statistik dengan menggunakan regresi linear berganda. Hasil pengkajian menunjukkan Tingkat Motivasi Petani dalam bertanam bawang merah di Kecamatan Padangsidimpuan Batunadua Kota Padangsidimpuan, termasuk dalam kategori tinggi dengan rekpitulasi nilai yang dihasilkan sebesar (73,30%). Secara bersamaan (simultan) variabel Umur (X1), Pendidikan (X2), Pengalaman Berusatani (X3), Jumlah Anggota Keluarga (X4), dan Luas Lahan (X5) memiliki dampak yang signifikan terhadap Motivasi Petani dalam bertanam bawang merah di Kecamatan Padangsidimpuan Batunadua Kota Padangsidimpuan, seperti yang dinyatakan dengan nilai F Hitung sebesar (4,639) yang melibihi F tabel (2,12). Secara individual (parsial), variabel Umur (X1), Pengalaman Berusatani (X3), dan Jumlah Anggota Keluarga (X4) yang terlihat pada Ttabel melebihi Thitung (1,673) berpengaruh signifikan terhadap motivasi petani dalam bertanam bawang merah di Kecamatan Padangsidimpuan Batunadua Kota Padangsidimpuan. Sedangkan variabel Pendidikan (X2), dan Luas Lahan (X5) tidak memberikan pengaruh signifikan terhadap motivasi petani dalam bertanam bawang merah di Kecamatan Padangsidimpuan Batunadua Kota Padangsidimpuan yang terlihat Ttabel lebih kecil dari Thitung (1,673).

2026-07-20 09:07:51 Injuniar
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Persepsi Petani Dalam Penggunaan Pupuk Organik Sekam Padi Pada Budidaya Cabai Merah Di Kecamatan Angkola Selatan
1 week ago
Dame Hadomuan Siregar (Medan, 2023)

Dame Hadomuan Siregar. NIRM. RPL.01.01.21.328. Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Persepsi Petani Dalam Penggunaan Pupuk Organik dari Sekam Padi di Kecamatan Angkola Selatan Kabupaten Tapanuli Selatan. Pengkajian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi petani dalam penggunaan pupuk organik dari sekam padi di Kecamatan Angkola Selatan Kabupaten Tapanuli Selatan dan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi persepsi petani dalam penggunaan pupuk organik dari sekam padi di Kecamatan Angkola Selatan Kabupaten Tapanuli Selatan. Medote penelitian ini yaitu deskriptif kuantitatif dilakukan dengan survei, wawancara,dan kuesioner. Pelaksanaan pengkajian dilakukan di 8 desa Kecamatan Angkola selatan Kabupaten Tapanuli selatan. Pemilihan lokasi pengkajian secara sengaja dengan alasan tertentu. Pengkajian dilaksanakan pada bulan Mei sampai dengan Juli 2023. Sampel ditentukan dengan teknik purposive sampling sebanyak 72 responden dari perwakilan 10 kelompok tani cabe merah. sumber data yang digunakan meliputi data primer dan data sekunder. Metode analisis yang digunakan untuk mengetahui tingkat persepsi petani Dalam Penggunaan Pupuk Organik dari Sekam Padi di Kecamatan Angkola Selatan Kabupaten Tapanuli Selatan menggunakan skala likert dengan ketentuan total nilai yang diperoleh dibagi nilai maksimum dikali 100% dan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi persepsi petani dalam budidaya cabe merah menggunakan analisis regresi linier berganda. diketahui hasil pengkajian menunjukan bahwa tingkat persepsi petani dalam penggunaan pupuk dari sekam padi untuk budidaya cabe merah secarav organik sebesar 67,04%, dengan kategori tinggi. Secara parsial variabel yang berpengaruh signifikan terhadap persepsi petani dalam budidaya cabe organik di kecamatan Angkola selatan adalah Pendapatan petani(X5), Interkasi Sosial Petani(X6) dan Peran Penyuluh(X7).

2026-07-20 07:07:12 Injuniar
Faktor – Faktor yang Mempengaruhi Produktivitas Tenaga Kerja Panen Kelapa Sawit di Afdeling III dan V Kebun Rambutan PT. Perkebunan Nusantara III.
1 week ago
Mega Kristiani Nainggolan (Medan, 2023)

Mega Kristiani Nainggolan, Nirm. 01.04.19.088. Faktor – Faktor yang Mempengaruhi Produktivitas Tenaga Kerja Panen Kelapa Sawit di Afdeling III dan V Kebun Rambutan PT. Perkebunan Nusantara III. Tujuan dari pengkajian ini adalah untuk mengkaji produktivitas tenaga kerja panen kelapa sawit berdasarkan tahun tanam 2016 dan 2018 dan faktor -faktor yang mempengaruhi produktivitas tenaga kerja panen kelapa sawit. Pengkajian ini dilaksanakan mulai Oktober 2022 sampai dengan Februari 2023. Metode pengumpulan data yaitu metode kombinasi yang terdiri dari observasi, wawancara dan kuesioner. Metode penentuan sampel, yaitu metode sensus dengan jumlah sampel 46 orang. Selanjutnya metode analisis data menggunakan deskriptif dan regresi linear berganda. Hasil pengkajian menunjukkan bahwa produktivitas tenaga kerja panen kelapa sawit lebih tinggi daripada produktivitas basis tugas yang ditetapkan perusahaan. Hasil analisis regresi linear berganda terhadap faktor – faktor yang mempengaruhi produktivitas tenaga kerja panen diperoleh persamaan sebagai berikut Y = -132263,455- 72,155X1 + 66,861 X2 + 128,021 X3 + 204,402X4 + 50,799X5+e. Uji F (simultan) menunjukkan b ahwa variabel variabel bebas umur (X1), pendidikan formal (X2), pengalaman kerja (X3), jumlah tanggungan (X4) dan pendapatan (X5) secara simultan berpengaruh signifikan terhadap produktivitas tenaga kerja panen (Y). Selanjutnya uji t (parsial) menunjukkan faktor faktor yang berpengaruh signifikan terhadap produktivitas tenaga kerja panen (Y) adalah umur, pengalaman kerja dan pendapatan. Sedangkan variabel pendidikan formal dan jumlah tanggungan tidak berpengaruh signifikan terhadap produktivitas tenaga kerja panen.

2026-07-17 04:07:02 Injuniar
Faktor Faktor Yang Mempengaruhi Motivasi Petani Dalam Penggunaan Varietas Adira 1 Pada Tanaman Ubi Kayu (Manihot Esculenta) Di Kecamatan Tapian Dolok Kabupaten Simalungun Provinsi Sumatera Utara
1 week ago
Sahid Rahardi (Medan, 2024)

Sahid Rahardi, Nirm. 01.01.20.196. Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Motivasi Petani dalam Penggunaan Varietas Adira 1 pada Tanaman Ubi Kayu (Manihot esculenta) di Kecamatan Tapian Dolok Kabupaten Simalungun Provinsi Sumatera Utara. Tujuan pengkajian ini untuk mengetahui tingkat persepsi petani dan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi Motivasi Petanidalam Penggunaan Varietas Adira 1 pada Tanaman Ubi Kayu (Manihot esculenta). Pelaksanaan pengkajian ini dilakukan di Kecamatan Tapian Dolok Kabupaten Simalungun. Pengkajian ini dilakukan mulai bulan Maret sampai dengan Juli 2024. Metode yang digunakan dalam pengkajian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Metode pengumpulan data pada pengkajian ini adalah kuesioner dan wawancara. Metode pengukuran data menggunakan skala likert kemudian diolah menggunakan aplikasi Statistical Product and Service Solutions (SPSS) 26. Sumber data pada pengkajian ini menggunakan data primer dan sekunder. Hasil pengkajian menunjukan tingkat Motivasi Petani dalam Penggunaan Varietas Adira 1 pada TanamanUbi Kayu (Manihot esculenta) di Kecamatan Tapian Dolok Kabupaten Simalungun Provinsi Sumatera Utara adalah sangat tinggi dengan persentase 86,05% termasuk kategori sangat tinggi. Hasil uji F menunjukkan bahwa variabel X secara simultan berpengaruh signifikan terhadap variabel Y. Hasil uji t ditemukan bahwa faktor-faktor yang berpengaruh signifikan terhadap tingkat Motivasi Petani dalam Penggunaan Varietas Adira 1 pada TanamanUbi Kayu (Manihot esculenta) ialah lingkungan sosial (X2), lingkungan ekonomi (X3), pemasaran (X4) dan intensitas penyuluhan (X5. Sedangkan karakteristik petani (X1) tidak berpengaruh signifikan.

2026-07-16 04:07:53 Injuniar
Faktor-Faktor Yang Memengaruhi Adopsi Petani Dalam Penerapan Sistem Tumpang Sari Ubi Kayu (Manihot Utilissima Carntz) Dengan Jagung (Zea Mays) Di Kecamatan Padang Hilir Kota Tebing Tinggi Provinsi Sumatera Utara
2 weeks ago
Rizky Ananda Putri (Medan, 2024)

Rizky Ananda Putri, Nirm. 01.01.20.195. Faktor-Faktor Yang Memengaruhi Adopsi Petani Dalam Penerapan Sistem Tumpang Sari Ubi Kayu (Manihot Utilissima Carntz) Dengan Jagung (Zea Mays) Di Kecamatan Padang Hilir Kota Tebing Tinggi Provinsi Sumatera Utara. Pengkajian bertujuan untuk menganalisis tingkat adopsi petani dan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi adopsi petani dalam penerapan sistem tumpang sari ubi kayu (Manihot utilissima carntz) dengan Jagung (Zea Mays) dii Kecamatan Padang Hilir Kota Tebing Tinggi. Pengkajian ini di laksanakan dari bulan April sampai dengan bulan Juni 2024 di Kecamatan Padang Hilir Kota Tebing Tinggi. Sampel yang diperoleh yaitu sebanyak 77 orang dengan Simpel Random Sampling. Metode yang dilakukan adalah deskriptif kuantitatif. Untuk mengetahui tingkat adopsi petani digunakan skala likert, dan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi adopsi petani yaitu: karakteristik inovasi, bantuan pupuk subsidi, harga produk, dan pendidikan menggunakan analisis linear berganda. Hasil pengkajian menunjukkan bahwa tingkat adopsi petani dalam dalam penerapan sistem tumpang sari ubi kayu dengan jagung tergolong tinggi (75,9%). Secara parsial, variabel yang berpengaruh sangat nyata terhadap adopsi petani dalam dalam penerapan sistem tumpang sari ubi kayu dengan jagung adalah faktor karakteristik inovasi, faktor bantuan pupuk subsidi, dan faktor harga produk.

 

2026-07-10 04:07:25 admin@polbangtanmedan.ac.id
Faktor Faktor Yang Mempengaruhi Efektivitas Metode Penyuluhan Demonstrasi Cara Tentang Pasca Panen Padi Sawah (Oryza sativa L ) Di Kecamatan Stabat Kabupaten Langkat
4 weeks ago
Maya Fhadilla (Medan, 2024)

Maya Fhadilla, Nirm 01.01.20.154. Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Efektivitas Metode Penyuluhan Demonstrasi Cara tentang Pasca Panen Padi Sawah. Pengkajian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat efektivitas metode penyuluhan demonstrasi cara dan faktor-faktor yang mempengaruhi efektivitas metode penyuluhan demonstrasi cara tentang pasca panen padi sawah. Pengkajian dilaksanakan di Kecamatan Stabat Kabupaten Langkat pada Bulan Februari sampai dengan Bulan Mei 2024. Metode pengkajian adalah metode deskriptif kuantitatif dan metode pengumpulan data dilakukan dengan observasi, kuesioner, wawancara dan dokumentasi, sementara menggunakan skala likert dan regresi linear berganda. Hasil pengkajian menunjukkan Efektivitas Metode Penyuluhan Demonstrasi Cara Tentang Pasca Panen Padi Sawah (Oryza sativa.L) Di Kecamatan Stabat Kabupaten Langkat tergolong tinggi dengan persentase 79,59%, dan hasil regresi linear berganda terhadap faktor-faktor yang mempengaruhi efektivitas metode penyuluhan demonstrasi cara tentang pasca panen padi sawah (Oryza sativa L) adalah Y= -19.760+0,287X1+0,134X2-0,252X3+0,111X5+0,725X6. Faktor yang mempengaruhi secara parsial dan simultan adalah karakteristik petani, peran penyuluh, lingkungan sosial, sarana dan prasarana, kegiatan penyuluhan dan biaya.

2026-06-30 03:06:55 admin@polbangtanmedan.ac.id
Faktor-Faktor Yang Memengaruhi Motivasi Petani Dalam Penggunaan Benih Kentang Bersertifikat (Solanum Tuberosum L) Di Kecamatan Permata Kabupaten Bener Meriah Provinsi Aceh
4 weeks ago
Supri Aliyansah (Medan, 2024)

Supri Aliyansah, Nirm 01.01.20.166. Faktor- Faktor Yang Memengaruhi Motivasi Petani dalam Penggunaan Benih Kentang (Solanum tuberosum L) Di Kecamatan Permata Kabupaten Bener Meriah Provinsi Aceh. Tujuan dari pengkajian ini adalah untuk (1) menganalisis tingkat motivasi petani dalam pengunaan benih kentang bersertifikat di Kecamatan Permata Kabupaten Bener Meriah Provinsi Aceh. (2) menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi motivasi petani dalam penggunaan benih kentang bersertifikat di Kecamatan Permata Kabupaten Bener Meriah Provinsi Aceh. Pengkajian ini menggunakan metode porfosional Random Sampling yang di lakukan secara acak tanpa memperhatikan kesetaraan lainya sedangkan kajian penyuluhan menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif yang dilakukan dengan kuesioner dan wawancara. Pengkajian ini dilaksanakan dari bulan April sampai dengan Juni 2024. Metode pengukuran data menggunakan skala Likert dan pengolahan data menggunakan metode regresi linear dengan menggunakan software SPSS 25. Hasil pengkajian menunjukkan Hasil pengkajian menunjukkan (1) Terciptanya tingkat motivasi petani dalam penggunaan benih kentang bersertifikat di Kecamatan Permata Kabupaten Bener Meriah Provinsi Aceh tergolong sedang dengan persentase 57,8%. (2) secara simultan bahwa variabel karakteristik petani, ketersediaan modal, pendapatan, peran penyuluh, dan ketersediaan sarana produksi memengaruhi motivasi petani dalam penggunaan benih kentang bersertifikat di Kecamatan Permata, Kabupaten Bener Meriah. (3) secara parsial variabel X yang mempengaruhi terhadap variabel Y yaitu karakteristik petani, ketersediaan modal, peran penyuluh, dan ketersediaan sarana produksi, memberikan pengaruh signifikan terhadap motivasi petani dalam penggunaan benih kentang bersertifikat, sedangkan variabel pendapatan tidak berpengaruh nyata terhadap motivasi petani dalam penggunaan benih bersrtifikat.

2026-06-30 01:06:22 admin@polbangtanmedan.ac.id
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Tingkat Persepsi Petani Terhadap Pola Tanam Jajar Legowo 2:1 Pada Tanaman Jagung (Zea Mays L.) Di Kecamatan Panei Kabupaten Simalungun
1 month ago
Rismel Parulian Sinaga (Medan, 2026)

 Rismel Parulian Sinaga, NIRM RPL.01.01.21.355. Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Tingkat Persepsi Petani Terhadap Pola Tanam jajar Legowo 2:1 Pada Tanaman Jagung (Zea mays L.) di Kecamatan Panei. Pengkajian bertujuan untuk mengkaji tingkat persepsi petani dan faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat persepsi terhadap penerapan pola tanam jajar legowo 2:1 tanaman jagung yang dilaksanakan pada bulan Maret sampai dengan Juni 2023. Metode pengumpulan data yaitu wawancara dan kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitas, sementara analisis data menggunakan skala Likert dan regresi linear. Hasil pengkajian menunjukkan bahwa tingkat persepsi petani terhadap penerpan pola tanam jajar legowo 2:1 tanaman jagung sebesar 70,69% dengan kategori tinggi, sementara hasil regresi linear terhadap faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat persepsi terhadap penerapan pola tanam jajar legowo 2:1 tanaman jagung diperoleh persamaan yaitu Y = 3,962 - 0,088X1 + 0,379X2 + 0,285X3 + 0,252X4 + 0,372X5 + 0,391X6. Uji lanjut secara simultan variabel umur, pendapatan, pendidikan, peran penyuluh, peran kelompok tani dan pengalaman berusahatani berpengaruh nyata terhadap persepsi petani dimana nilai F-hitung lebih besar dari F-tabel (27,275>2,195). Uji secara parsial menggunakan t-hitung variabel umur tidak memiliki pengaruh yang cukup signifikan dengan nilai t-hitung lebih kecil daripada t-tabel.

 

2026-06-25 04:06:12 Injuniar
Faktor-Faktor Yang Memengaruhi Minat Pekebun Dalam Pengolahan Roast Bean Kopi Arabika Di Kecamatan Bandar Kabupaten Bener Meriah
1 month ago
Muhammad Ardiansyah (Medan, 2024)

Muhammad Ardiansyah, Nirm 01.02.20.150. sehingga penulis dapat menyelesaikan Laporan Tugas Akhir (TA) dengan judul Faktor-Faktor yang Memengaruhi Minat Pekebun dalam Pengolahan Roast Bean Kopi Arabika di Kecamatan Bandar Kabupaten Bener Meriah. Pengolahan roast bean kopi arabika berdampak pada naiknya harga jual biji kopi dan dapat meningkatkan pendapatan pekebun. Namun, minat pekebun dalam pengolahan roast bean kopi arabika masih tergolong rendah yakni 40% yang disebabkan karena keterbatasan mesin pengolah (sarana prasarana). Tujuan pengkajian ini adalah untuk menganalisis minat pekebun dan faktor-faktor yang memengaruhi minat pekebun dalam pengolahan roast bean kopi arabika di Kecamatan Bandar Kabupaten Bener Meriah. Metode pengkajian kuantitatif deskriptif. Pengkajian di laksanakan di Kecamatan Bandar Kabupaten Bener Meriah pada bulan November 2023-Agustus 2024. Populasi kajian sebanyak 151 pekebun kopi arabika dari 7 kelompok tani di 3 desa yaitu Desa Suku Wih Ilang, Sinar Jaya Paya, dan Blang Pulo sedangkan sampel kajian sebanyak 60 pekebun kopi arabika. Teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara dan sebaran kuisioner. Teknik analisis data menggunakan analisis hasil sebaran kuisioner dan analisis regresi linier berganda. Hasil kajian diketahui bahwa minat pekebun dalam pengolahan roast bean kopi arabika di Kecamatan Bandar Kabupaten Bener Meriah sebesar 87,25%. (sangat tinggi). Secara parsial, faktor- faktor yang memengaruhi minat pekebun dalam pengolahan roast bean kopi arabika di Kecamatan Bandar Kabupaten Bener Meriah adalah umur, peran penyuluh, peran kelompok tani, harga jual, ketersediaan informasi berpengaruh negatif. Sedangkan faktor luas lahan, modal, lingkungan masyarakat tidak berpengaruh signifikan.

Kata Kunci: Minat, Pengolahan Kopi Arabika, Roast Bean, Kabupaten Bener Meriah.

 

2026-06-23 07:06:35 admin@polbangtanmedan.ac.id
Faktor-Faktor Yang Memengaruhi Minat Kelompok Wanita Tani (Kwt) Dalam Keberlanjutan Program Pekarangan Pangan Lestari (P2l) Di Kecamatan Pinggir Kabupaten Bengkalis
1 month ago
Erlindos Situmorang (Medan, 2024)

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis tingkat minat anggota Kelompok Wanita Tani (KWT) dan Faktor - Faktor yang memengaruhinya dalam keberlanjutan program Pekarangan Pangan Lestari (P2L). Metode pengkajian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Pinggir Kabupaten Bengkalis pada bulan Maret sampai dengan Juni 2024. Metode pengumpulan data yaitu menggunakan kuesioner yang telah diuji validitas dan reabilitasnya.Variabel bebas (X) yang digunakan untuk menganalisis tingkat minat petani(Y) adalah Karakteristik petani (X1), Peran Penyuluh(X2), Bantuan Pemerintah(X3) dan Ketersediaan Sarana dan Prasarana(X4). Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat minat Kelompok Wanita Tani(KWT) dalam keberlanjutan program Pekarangan Pangan Lestari(P2L) cukup tinggi yaitu 76 %. Berdasarkan hasil uji t variabel Peran Penyuluh, Bantuan Pemerintah, Ketersediaan Sarana dan Prasarana secara parsial berpengaruh positif dan signifikan dalam keberlanjutan program pekarangan pangan lestari di Kecamatan Pinggir. Sedangkan variabel karakteristik petani tidak berpengaruh secara parsial terhadap minat petani. Berdasarkan hasil uji F variabel karakteristik petani, peran penyuluh, bantuan pemerintah, ketersediaan sarana dan prasarana secara bersama - sama atau simultan berpengaruh terhadap minat KWT dalam keberlanjutan P2L

2026-06-22 02:06:18 admin@polbangtanmedan.ac.id
Faktor- Faktor Yang Mempengaruhi Respon Petani Dalam Pola Tanam Mina Padi Di Kecamatan Tanah Jawa Kabupaten Simalungun Provinsi Sumatera Utara
1 month ago
Edianto (Medan, 2024)

Edianto Nirm RPL.01.01.21.379. Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Respon Petani Dalam Pola Tanam Mina Padi di Kecamatan Tanah Jawa Kabupaten Simalungun Provinsi Sumatera Utara. Tujuan pengkajian ini untuk mengetahui tingkat respon petani dan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi respon petani terhadap pola tanam mina padi. Pelaksanaan pengkajian ini dilakukan di Kecamatan Tanah Jawa Kabupaten Simalungun. Pengkajian ini dilakukan mulai bulan Januari sampai dengan Juli 2024. Metode yang digunakan dalam pengkajian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Metode pengumpulan data pada pengkajian ini adalah kuesioner, wawancara dan observasi. Metode analisis data menggunakan skala likert dan regresi linear berganda kemudian diolah menggunakan aplikasi Statistical Product and Service Solutions (SPSS) 25. Sumber data pada pengkajian ini menggunakan data primer dan sekunder. Hasil pengkajian menunjukan tingkat respon petani dalam pola tanam mina padi di kecamatan tanah jawa kabupaten simalungun provinsi sumatera utara dengan persentase 89,71% termasuk kategori sangat tinggi. Hasil uji F menunjukkan bahwa variabel X secara simultan berpengaruh signifikan terhadap variabel Y. Hasil uji t ditemukan bahwa faktor-faktor yang berpengaruh signifikan terhadap tingkat respon petani dalam pola tanam mina padi di kecamatan tanah jawa kabupaten simalungun provinsi sumatera utara ialah karakteristik petani (X1), kepemilikan lahan (X2), peran penyuluh (X3), motivasi (X4) dan sifat inovasi (X5).

2026-06-22 02:06:33 admin@polbangtanmedan.ac.id