POLBANGTAN MEDAN REPOSITORY

Student Paper


Total Result : 152
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Minat Pekebun Kelapa Sawit Dalam Bermitra Dengan Tengkulak Di Kecamatan Rawang Panca Arga Kabupaten Asahan Provinsi Sumatera Utara
3 years ago
Wahyudi, Rian (Medan, 2022)

Rian Wahyudi, Nirm. 01.02.18.029. Faktor-faktor yang Mampengaruhi Minat Pekebun Kelapa Sawit dalam Bermitra Dengan Tengkulak di Kecamatan Rawang Panca Arga Kabupaten Asahan Provinsi Sumatera Utara. Tujuan dari pengkajian ini adalah untuk menganalisis tingkat minat pekebun kelepa sawit dan faktorfaktor yang mempengaruhi pekebun kelapa sawit dalam bermitra dengan tengkulak. Pengkajian ini dilaksanakan di Kecamatan Rawang Panca Arga Kabupaten Asahan Provinsi Sumatera Utara pada bulan April samapai dengan Juni 2022. Metode pengumpulan data yaitu dengan menggunakan angket atau kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya, sementara metode analisis data menggunakan skala Likert dan regresi linear berganda. Hasil pengkajian ini menunjukkan bahwa tingkat minat pekebun kelapa sawit dalam bermitra denga tengkulak tinggi di Kecamatan Rawang Panca Arga Kabupaten Asahan Provinsi Sumatera Utara yaitu 77,64%, sementara hasil regresi linear berganda terhadap faktor-faktor yang mempengaruhi minat pekebun kelapa sawit dalam bermitra denga tengkulak diperoleh persamaan sebagai berikut Y = 38.464 + - 0,812X1 + 0,368X2 + 0,253X3 + - 0,007X4 + -1,314X5 + 0,330X6 + - 0,013X7 + e. Uji lanjut t-hitung menunjukkan bahwa faktor pendidikan, lingkungan masyarakat, dan pemasaran berpengaruh nyata terhadap minat pekebun kelapa sawit dalam bermitra dengan tengkulak. Sedangkan faktor luas usahatani, pendapatan, komitmen, dan kredit usahatani tidak berpengaruh terhadap minat pekebun kelapa sawit dalam bermitra dengan tengkulak. 

2022-11-28 08:11:07 admin@polbangtanmedan.ac.id
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Keberhasilan Petani Dalam Usaha Penangkar Benih Bawang Merah Di Kecamatan
4 years ago
Pratiwi, Mutiara Nur (Medan, 2019)

Mutiara Nur Pratiwi, Nirm 01.1.3.15.0441, Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Keberhasilan Petani dalam Usaha Penangkar Benih Bawang Merah di Kecamatan Medan Marelan Kota Medan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh faktor keyakinan diri, pendidikan, pengalaman, pendapatan, pemasaran, teknologi dan peran pemerintah terhadap keberhasilan petani dalam usaha penangkar benih bawang merah di Kecamatan Medan Marelan Kota Medan. Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Medan Marelan Kota Medan Provinsi Sumatera Utara pada tanggal 25 Maret 2019 sampai dengan 24 Mei 2019. Metode pengumpulan data yaitu metode observasi dan wawancara menggunakan kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya, sementara metode analisis data menggunakan skala likert dan regresi linear berganda. Hasil penelitian dengan analisis regresi linear berganda terhadap faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan petani diperoleh persamaan sebagai berikut  Y = -12,456 + 0,583 X1 + 0,491 X2 + 0,122 X3 + 0,193 X4 + 0,105 X5 – 0,043 X6 + 0,073 X7. Uji selanjutnya menggunakan nilai thitung lebih besar daripada ttabel, menunjukkan bahwa faktor keyakinan diri, pendidikan dan pendapatan memiliki pengaruh yang sangat signifikan terhadap keberhasilan petani dengan tingkat kesalahan 1%; faktor pengalaman, pemasaran dan peran pemerintah memiliki pengaruh signifikan terhadap keberhasilan petani dengan tingkat signifikan 5%, sedangkan teknologi tidak berpengaruh signifikan terhadap keberhasilan petani.  

 

2022-05-27 07:05:55 admin@polbangtanmedan.ac.id
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Keberhasilan Usahatani Tanaman Hias Di Kecamatan Tanjung Morawa Kabupaten Deli Serdang
4 years ago
Efendi, Dea Proza (Medan, 2019)

Dea Proza Efendi, Nirm 01.1.3.15.0423, Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Keberhasilan Usahatani Tanaman Hias di Kecamatan Tanjung Morawa Kabupaten Deli Serdang.  Pengkajian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan usahatani tanaman hias dan faktor yang paling dominan mempengaruhi keberhasilan usahatani tanaman hias.  Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Tanjung Morawa Kabupaten Deli Serdang pada bulan April sampai Mei 2019.  Metode pengumpulan data menggunakan metode observasi, wawancara dan penyebaran kuesoner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya, sementara metode analisis data menggunakan skala likert dan uji regresi linier berganda dengan bantuan SPSS for windows 24.  Hasil Pengkajian menunjukkan bahwa faktor modal, faktor pemasaran, dan faktor sarana penunjang sangat berpengaruh terhadap keberhasilan usahatani tanaman hias, faktor teknologi dan faktor pendapatan berpengaruh terhadap keberhasilan usahatani tanaman hias, sedangkan faktor keanekaragaman dan faktor pendidikan tidak mempengaruhi terhadap keberhasilan usahatani tanaman hias. Faktor yang paling dominan mempengaruhi adalah faktor pemasaran hal ini dapat dilihat pada nilai Standardized Coefficient Beta dimana nilai variabel pemasaran mendapatkan nilai yang tertinggi.  

 

2022-05-27 04:05:57 admin@polbangtanmedan.ac.id
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Persepsi Petani Terhadap Pola Tanam Padi Serentak Di Kecamatan Aramo Kabupaten Nias Selatan
4 years ago
Laoli, Yasa; Eli (Medan, 2017)

Yasa’eli Laoli, NIRM. 01.1.3.13.0375 mahasiswa Jurusan Penyuluhan Pertanian melakukan pengkajian tentang Faktor-faktor Yang Mempengaruhi Persepsi Petani Terhadap Pola Tanam Padi Serentak di Kecamatan Aramo Kabupaten Nias Selatan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat persepsi petani terhadap pola tanam padi serentak dan faktor-faktor yang berpengaruh terhadap penerapan pola tanam padi serentak di Kecamatan Aramo Kabupaten Nias Selatan. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan April sampai dengan Mei 2017 di bawah bimbingan Ir. Karim Tarigan MS dan Herawaty, SP, M.Si. Metode pengumpulan data yaitu metode observasi dan wawancara menggunakan kuisioner yang telah diuji validitas dan reabilitasnya, sementara metode analisis data menggunakan regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat persepsi petani terhadap pola tanam padi serentak di Kecamatan Aramo tinggi yaitu 71%. Pengaruh hubungan antara variabel bebas (faktor internal dan faktor eksternal) dengan variabel terikat (persepsi petani) yang cukup erat, ditunjukan dengan nilai adjusted R square sebesar -.272 atau sebesar 27,2%. Secara bersama-sama ada pengaruh yang signifikan antara faktor-faktor yang mempengaruhi variabel bebas (umur, pendidikan, luas lahan, pengalaman, akases informasi, peran penyuluh, peran ketua kelompok, dan karakteristik inovasi) dengan tingkat persepsi petani terhadap pola tanam padi serentak, dimana nilai FHitung lebih besar dari nilai FTabel (2,683 > 2,558). Pengujian uji t terhadap variabel bebas secara parsial diperoleh dengan pengalaman dan akses informasi secara langsung mempengaruhi faktor - faktor yang signifikan terhadap persepsi petani, sedangkan secara tidak langsung umur, pendidikan, luas lahan, peran penyuluh, peran kelompok dan karakteristik inovasi merupakan faktor yang tidak berpengaruh terhadap persepsi petani di Kecamatan Kabupaten Nias Selatan.

2022-05-25 02:05:59 admin@polbangtanmedan.ac.id
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Minat Petani Terhadap Penerapan Teknologi Sistem Tanam Jajar Legowo Padi Sawah Di Kecamatan Sei Balai Kabupaten Batu Bara Provinsi Sumatera Utara
4 years ago
Siahaan, Waisal Qorni (Medan, 2017)

Waisal Qorni Siahaan, Nirm 01.1.3.13.0374. Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Minat Petani Terhadap Penerapan Teknologi Sistem Tanam Jajar Legowo Padi Sawah di Kecamatan Sei Balai Kabupaten Batu Bara Provinsi Sumatera Utara. Tujuan dari kajian ini adalah untuk mengetahui tingkat minat petani terhadap penerapan teknologi sistem tanam jajar legowo padi sawah di Kecamatan Sei Balai Kabupaten Batubara dan untuk mengkaji faktor-faktor yang mempengaruhi minat petani terhadap penerapan teknologi sistem tanam jajar legowo padi sawah di Kecamatan Sei Balai Kabupaten Batubara. Kajian ini dilaksanakan di Kecamatan Sei Balai Kabupaten Batubara Sumatera Utara pada tanggal 03 April s.d 31 Mei 2017. Metode pengumpulan data yaitu metode observasi dan wawancara dengan menggunakan kuesioner sebagai alat pengumpul data, sedangkan analisis data diolah dengan bantuan program SPSS for Windows 18. Hasil penelitian menunjukkan tingkat minat petani terhadap penerapan teknologi sistem tanam jajar legowo padi sawah di Kecamatan Sei Balai Kabupaten Batubara tergolong tinggi sebesar 56,12% dalam bentuk luas lahan, pengalaman, bantuan, pendidikan dan umur. Faktor yang mempengaruhi minat petani secara nyata dipengaruhi oleh pengalaman, bantuan pendidikan dan umur, sedangkan faktor luas lahan tidak berpengaruh nyata Terhadap Penerapan Teknologi Sistem Tanam Jajar Legowo Padi Sawah di Kecamatan Sei Balai Kabupaten Batu Bara Provinsi Sumatera Utara.

2022-05-25 02:05:16 admin@polbangtanmedan.ac.id
Faktor - Faktor Yang Mempengaruhi Tingkat Adopsi Petani Dalam Pengendalian Hama Penggerek Buah Kakao (Conopomorpha Cramerella Snellen) Di Kecamatan Lahewatimur Kabupaten Nias Utara
4 years ago
Gea, Rohati (Medan, 2017)

Rohati Gea, Nirm 01.4.3.13.0291, Faktor-Faktor Yang Mempengarui Tingkat Adopsi Petani Dalam Pengendalian Hama Penggerek Buah Kakao (Conopomorpha Cramerella Snellen) Di Kecamatan Lahewa Timur Kabupaten Nias Utara. Tujuan Dari Pelaksanaan Kegiatan Karya Ilmiah Penugasan Akhir (KIPA) ini adalah 1) Untuk Mengetahui Tingkat Adopsi Petani Dalam Pengendalian Hama Penggerek Buah Kakao Di Keccamatan Lahewa Timur 2) Untuk Mengetahui Faktor-Faktor Tingkat Adopsi Petani Dalam Pengendalian Hama Penggerek Buah Kakao (Conopomorpha Cramerella Snellen). Pelaksanaan Kegiatan Karya Ilmiah Penugasan Akhir (KIPA) di Kecamatan Lahewa Timur Kabupaten Nias Utara Dari Bulan April 2017 Sampai Dengan Bulan Mei 2017. Metoda Proportional Random Sampling Yang Dilakukan Dengan Penyebaran Kuesioner Dan Untuk Mengetahui Tingkat Adopsi Petani Dalam Pengendalian Hama Penggerek Buah Kako Menggunakan Analisis Program. Berdasarkan Hasil Tingkat Adopsi Petani Dalam Pengendalian Hama Pada Tanaman Kakao Cukup Menerapkan Dengan Nilai (67,81%). Pengaruh Terhadap Tingkat Adopsi Adalah Kosmopolitan, Pengalaman, Media Informasi Dan Penyuluhan Sedangkan Tingkat Pendidikan, Umur, Luas Lahan, Jumlah Tangguhan, Pendapatan, Dan Pemasaran Tingkat Berpengaruh Terhadap Tingkat Adopsi. 

2022-05-23 07:05:40 admin@polbangtanmedan.ac.id
Faktor Internal Dan Eksternal Hubungannya Dengan Sikap Petani Dalam Penerapan Pengendalian Penyakit Busuk Buah Pada Tanaman Kakao Di Kecamatan Afulu Kabupaten Nias Utara
4 years ago
Waruwu, Meyman, Syukur (Medan, 2017)

Meyman Syukur Waruwu, Nirm 01.43.13.0285, Faktor Internal Dan Eksternal Hubungannya Dengan Sikap Petani Dalam Penerapan Pengendalian Penyakit Busuk Buah Pada Tanaman Kakao di Kecamatan Afulu Kabupaten Nias Utara Provinsi Sumatera Utara dibawah bimbingan Dr. Puji Hartati, M.Ed selaku Pembimbing I dan Mawar Indah P. STP, M.Si selaku Pembimbing II. Penyakit tanaman adalah gangguan pada tanaman yang disebabkan oleh mikro organisme (virus, bakteri protozoa, jamur, cacing nematoda). Sejalan dengan latar belakang, penelitian dilaksanakan dengan tujuan untuk mengkaji : 1) untuk mengetahui sikap petani terhadap pengendalian Penyakit buah pada tanaman kakao 2) untuk mengetahui hubungan faktor internal dan eksternal dengan sikap petani dalam pengendalian penyakit busuk buah pada tanaman kakao. Pengkajian ini dilaksanakan di Kecamatan Afulu Kabupaten Nias Utara Provinsi Sumatera Utara pada tanggal 03 April sampai dengan 31 Mei 2017. Populasi di dalam penelitian ini adalah kelompoktani kakao di Kecamatan Afulu yang berjumlah 207 orang, sampel sebanyak 37 orang, teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah metode purposive sampling. Metode analisis yang digunakan adalah metode pemberian skor dan metode analisis Korelasi Spearman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sikap petani dalam pengendalian penyakit busuk buah pada tanaman kakao di Kecamatan Afulu Kabupaten Nias Utara berada pada kategori tinggi yaitu sebesar 71%. Faktor Internal (pendidikan petani, umur petani, kemampuan petani) Tidak ada hubungan yang signifikan dengan sikap petani, Faktor Eksternal (kemampuan penyuluh) terdapat hubungan yang signifikan dengan sikap petani dalam pengendalian penyakit busuk buah pada tanaman kakao.

2022-05-23 06:05:43 admin@polbangtanmedan.ac.id
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Sikap Masyarakat Tentang Keamanan Pangan Produk Olahan Pertanian Di Kabupaten Bener Meriah Provinsi Aceh
4 years ago
Arifah (Medan, 2022)

Arifah, NIRM. 01.1.3.17.0579. Keamanan pangan adalah kondisi dan upaya yang diperlukan untuk mencegah pangan dari kemungkinan tiga cemaran, yaitu cemaran biologis, kimia, dan benda lain yang dapat mengganggu, merugikan, dan membahayakan kesehatan manusia serta tidak bertentangan dengan agama, keyakian, dan budaya masyarakat sehingga aman untuk dikonsumsi. pengkajian ini dilaksanakan di Kabupaten Bener Meriah pada bulan Maret sampai dengan Mei 2021. Metode pengumpulan data menggunakan angket atau kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya dan dianalisis dengan menggunakan aplikasi Statistical Package of the Social Sciences (SPSS). Metode analisis data menggunakan analisis regresi linear berganda. Hasil pengkajian menunjukkan bahwa sikap masyarakat tentang keamanan pangan produk olahan pertanian tergolong sangat tinggi yaitu 83,3%, sementara hasil regresi linear terhadap faktor-faktor yang mempengaruhi sikap masyarakat tentang keamanan pangan produk olahan pertanian diperoleh persamaan Y= 1,576 + 0,292X1 + 0,127X2 + 0,053X3. Uji lanjut t-hitung menunjukkan bahwa faktor perilaku konsumsi dan budaya berpengaruh sangat nyata terhadap sikap keamanan pangan masyarakat. Sedangkan faktor usia, pendidikan, pekerjaan, dan lingkungan tidak memiliki pengaruh nyata dengan nilai t-hitung lebih kecil daripada t-tabel. 

2022-04-22 02:04:33 admin@polbangtanmedan.ac.id
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Keputusan Petani Beralih Fungsi Lahan Dari Tanaman Karet Ke Tanaman Kelapa Sawit Di Kecamatan Mendo Barat Kabupaten Bangka Provinsi Kepulauan Bangka Belitung
4 years ago
Dayu (Medan, 2021)

Faktor-faktor yang berhubungan dengan keputusan petani beralih fungsi lahan dari tanaman karet ke tanaman kelapa sawit. Tujuan dari pengkajian ini adalah untuk mengkaji tingkat keputusan petani dan mengkaji apa saja faktor-faktor yang berhubungan dengan keputusan petani beralih fungsi lahan dari tanaman karet ke tanaman kelapa sawit. Pengkajian ini dilaksanakan pada tanggal 29 Maret-23 Mei 2021 di Kecamatan Mendo Barat Kabupaten Bangka Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Metode pengumpulan data yaitu observasi, wawancara, dan kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya, sementara analisis data menggunakan skala likert dan korelasi rank spearman. Hasil pengkajian menunjukan tingkat keputusan petani beralih fungsi lahan dari tanaman karet ke tanaman kelapa sawit sangat tinggi yaitu 87,07%, sementara hasil uji korelasi rank spearman menunjukan bahwa faktor pengalaman berusaha tani, harga TBS, tekanan sosial, dan luas lahan berhubungan signifikan dengan keputusan petani beralih fungsi lahan dari tanaman karet ke tanaman kelapa sawit, sedangkan faktor pendapatan, pengetahuan, kegiatan penyuluhan, dan kosmopolitan tidak berhubungan singnifikan dengan keputusan petani beralih fungsi lahan dari tanaman karet ke tanaman kelapa sawit.

2022-02-07 04:02:35 admin@polbangtanmedan.ac.id