POLBANGTAN MEDAN REPOSITORY

Student Paper


Total Result : 145
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kohesivitas Kelomp Ok Tani Dalam Menjalankan Fungsi Unit Produksi Usahatani Padi Sawah Di Kecamatan Sunggal Kabupaten Deli Serdang
1 month ago
P, Novi Anggiana (Medan, 2025)

Novi Anggiana P, Nirm 01.01.21.220. Faktor-faktor yang mempengaruhi petani dalam menjalankan fungsi unit produksi usahatani padi sawah di Kecamatan Sunggal Kabupaten Deli Serdang. Pengkajian ini bertujuan untuk mengkaji tingkat kohesivitas kelompok tani dalam menjalankan fungsi unit produksi usahatani padi sawah dan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kohesivitas kelompok tani dalam menjalankan fungsi unit produksi usahatani padi sawah. Pengkajian ini dilaksanakan di Kecamatan Sunggal Kabupaten Deli Serdang pada Maret 2025 sampai dengan Mei 2025. Metode yang digunakan dalam pengkajian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah penyebaran kuesioner dan wawancara tidak terstruktur. Sedangkan, teknik analisis data menggunakan skala Liket dan regresi linear berganda. Hasil pengkajian ini menunjukkan bahwa tingkat kohesivitas kelompok tani dalam menjalankan fungi unit produksi usahatani padi sawah di Kecamatan Sunggal Kabupaten Deli Serdang termasuk dalam kategori tinggi dengan persentase 78,46%. Hasil regresi linear berganda terhadap faktor-faktor yang mempengaruhi kohesivitas kelompok tani dalam menjalankan fungsi unit produksi usahatani padi sawah diperoleh persamaan berikut Y = 4,702 + 0,170X1 + 0,430X2 + 0,946X3 - 0,350X4 + 0,560X5 + 0,552X6 + e, dimana interaksi sosial (X2), tujuan kelompok (X3), konflik kelompok (X5) dan peran dalam kelompok (X6) menunjukkan pengaruh yang signifikan. Sedangkan ketertarikan (X1) dan ukuran kelompok (X4) menunjukkan pengaruh yang tidak signifikan.

2026-04-20 02:04:33 admin@polbangtanmedan.ac.id
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Adaptasi Petani Padi Sawah Terhadap Perubahan Sistem Irigasi Oleh Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3a) Di Kecamatan Sei Bingai Kabupaten Langkat
1 month ago
Robby,mhd (Medan, 2025)

Perubahan sistem irigasi oleh Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) di

Kecamatan Sei Bingai, Kabupaten Langkat, menuntut petani padi sawah untuk

melakukan berbagai bentuk adaptasi guna mempertahankan produktivitas pertanian

mereka. Penelitian ini bertujuan menganalisis tingkat adaptasi petani serta

mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhinya. Metode yang digunakan

adalah deskriptif kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui kuesioner dan

wawancara terhadap 83 responden yang ditentukan dengan metode proportionate

stratified random sampling. Data dianalisis menggunakan regresi linier berganda.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat adaptasi petani berada pada kategori

tinggi. Faktor-faktor yang berpengaruh signifikan terhadap adaptasi petani meliputi

dukungan sosial, motivasi, pengalaman bertani, akses informasi, dan penyesuaian

pola tanam. Sementara itu, kepemilikan lahan tidak memberikan pengaruh

signifikan. Temuan ini menegaskan pentingnya dukungan sosial dan akses

informasi dalam meningkatkan kemampuan adaptasi petani terhadap perubahan

sistem irigasi. Oleh karena itu, penguatan dukungan sosial dan kegiatan penyuluhan

pertanian menjadi kunci dalam mendukung keberlanjutan pertanian berbasis irigasi.

2026-04-20 02:04:44 admin@polbangtanmedan.ac.id
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Motivasi Petani Dalam Bertanam Bawang Merah Di Kecamatan Padangsidimpuan Batunadua Kota Padangsidimpuan
3 months ago
Sianturi, Mangapianto (Medan, 2024)

Kegiatan Tugas Akhir dilaksanakan pada tanggal 28 Maret sampai dengan 31 Mei 2022 Kecamatan Padangsidimpuan Batunadua Kota Padangsidimpuan. Tugas Akhir ini bertujuan untuk memberikan bukti empiris mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi motivasi petani dalam bertanam bawang merah. Responden yang menjadi sampel dalam penelitian berjumlah 55 orang yang dipilih dengan mempertimbangkan beberapa kriteria yang telah ditetapkan. Pengumpulan data menggunakan metode wawancara dan observasi menggunakan panduan kuesioner. Analisis data yang digunakan yaitu analisis deskriptif dan analisis statistik dengan menggunakan regresi linear berganda. Hasil pengkajian menunjukkan Tingkat Motivasi Petani dalam bertanam bawang merah di Kecamatan Padangsidimpuan Batunadua Kota Padangsidimpuan, termasuk dalam kategori tinggi dengan rekpitulasi nilai yang dihasilkan sebesar (73,30%). Secara bersamaan (simultan) variabel Umur (X1), Pendidikan (X2), Pengalaman Berusatani (X3), Jumlah Anggota Keluarga (X4), dan Luas Lahan (X5) memiliki dampak yang signifikan terhadap Motivasi Petani dalam bertanam bawang merah di Kecamatan Padangsidimpuan Batunadua Kota Padangsidimpuan, seperti yang dinyatakan dengan nilai F Hitung sebesar (4,639) yang melibihi F tabel (2,12). Secara individual (parsial), variabel Umur (X1), Pengalaman Berusatani (X3), dan Jumlah Anggota Keluarga (X4) yang terlihat pada Ttabel melebihi Thitung (1,673) berpengaruh signifikan terhadap motivasi petani dalam bertanam bawang merah di Kecamatan Padangsidimpuan Batunadua Kota Padangsidimpuan. Sedangkan variabel Pendidikan (X2), dan Luas Lahan (X5) tidak memberikan pengaruh signifikan terhadap motivasi petani dalam bertanam bawang merah di Kecamatan Padangsidimpuan Batunadua Kota Padangsidimpuan yang terlihat Ttabel lebih kecil dari Thitung (1,673).

2026-02-19 06:02:18 admin@polbangtanmedan.ac.id
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Motivasi Petani Dalam Bertanam Bawang Merah Di Kecamatan Padangsidimpuan Batunadua Kota Padangsidimpuan
3 months ago
Marhaya, Lina (Medan, 2024)

Kegiatan Tugas Akhir dilaksanakan pada tanggal 28 Maret sampai dengan 31 Mei 2022 Kecamatan Padangsidimpuan Batunadua Kota Padangsidimpuan. Tugas Akhir ini bertujuan untuk memberikan bukti empiris mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi motivasi petani dalam bertanam bawang merah. Responden yang menjadi sampel dalam penelitian berjumlah 55 orang yang dipilih dengan mempertimbangkan beberapa kriteria yang telah ditetapkan. Pengumpulan data menggunakan metode wawancara dan observasi menggunakan panduan kuesioner. Analisis data yang digunakan yaitu analisis deskriptif dan analisis statistik dengan menggunakan regresi linear berganda. Hasil pengkajian menunjukkan Tingkat Motivasi Petani dalam bertanam bawang merah di Kecamatan Padangsidimpuan Batunadua Kota Padangsidimpuan, termasuk dalam kategori tinggi dengan rekpitulasi nilai yang dihasilkan sebesar (73,30%). Secara bersamaan (simultan) variabel Umur (X1), Pendidikan (X2), Pengalaman Berusatani (X3), Jumlah Anggota Keluarga (X4), dan Luas Lahan (X5) memiliki dampak yang signifikan terhadap Motivasi Petani dalam bertanam bawang merah di Kecamatan Padangsidimpuan Batunadua Kota Padangsidimpuan, seperti yang dinyatakan dengan nilai F Hitung sebesar (4,639) yang melibihi F tabel (2,12). Secara individual (parsial), variabel Umur (X1), Pengalaman Berusatani (X3), dan Jumlah Anggota Keluarga (X4) yang terlihat pada Ttabel melebihi Thitung (1,673) berpengaruh signifikan terhadap motivasi petani dalam bertanam bawang merah di Kecamatan Padangsidimpuan Batunadua Kota Padangsidimpuan. Sedangkan variabel Pendidikan (X2), dan Luas Lahan (X5) tidak memberikan pengaruh signifikan terhadap motivasi petani dalam bertanam bawang merah di Kecamatan Padangsidimpuan Batunadua Kota Padangsidimpuan yang terlihat Ttabel lebih kecil dari Thitung (1,673).

2026-02-19 06:02:20 admin@polbangtanmedan.ac.id
Faktor- Faktor Yang Mempengaruhi Respon Petani Dalam Pola Tanam Mina Padi Di Kecamatan Tanah Jawa Kabupaten Simalungun Provinsi Sumatera Utara
3 months ago
Edianto (Medan, 2024)

Edianto Nirm RPL.01.01.21.379. Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Respon Petani Dalam Pola Tanam Mina Padi di Kecamatan Tanah Jawa Kabupaten Simalungun Provinsi Sumatera Utara. Tujuan pengkajian ini untuk mengetahui tingkat respon petani dan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi respon petani terhadap pola tanam mina padi. Pelaksanaan pengkajian ini dilakukan di Kecamatan Tanah Jawa Kabupaten Simalungun. Pengkajian ini dilakukan mulai bulan Januari sampai dengan Juli 2024. Metode yang digunakan dalam pengkajian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Metode pengumpulan data pada pengkajian ini adalah kuesioner, wawancara dan observasi. Metode analisis data menggunakan skala likert dan regresi linear berganda kemudian diolah menggunakan aplikasi Statistical Product and Service Solutions (SPSS) 25. Sumber data pada pengkajian ini menggunakan data primer dan sekunder. Hasil pengkajian menunjukan tingkat respon petani dalam pola tanam mina padi di kecamatan tanah jawa kabupaten simalungun provinsi sumatera utara dengan persentase 89,71% termasuk kategori sangat tinggi. Hasil uji F menunjukkan bahwa variabel X secara simultan berpengaruh signifikan terhadap variabel Y. Hasil uji t ditemukan bahwa faktor-faktor yang berpengaruh signifikan terhadap tingkat respon petani dalam pola tanam mina padi di kecamatan tanah jawa kabupaten simalungun provinsi sumatera utara ialah karakteristik petani (X1), kepemilikan lahan (X2), peran penyuluh (X3), motivasi (X4) dan sifat inovasi (X5).

2026-02-19 06:02:47 admin@polbangtanmedan.ac.id
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Minat Pekebun Kelapa Sawit Dalam Bermitra Dengan Tengkulak Di Kecamatan Rawang Panca Arga Kabupaten Asahan Provinsi Sumatera Utara
3 months ago
Wahyudi, Rian (Medan, 2022)

Rian Wahyudi, Nirm. 01.02.18.029. Faktor-faktor yang Mampengaruhi Minat Pekebun Kelapa Sawit dalam Bermitra Dengan Tengkulak di Kecamatan Rawang Panca Arga Kabupaten Asahan Provinsi Sumatera Utara. Tujuan dari pengkajian ini adalah untuk menganalisis tingkat minat pekebun kelepa sawit dan faktor- faktor yang mempengaruhi pekebun kelapa sawit dalam bermitra dengan tengkulak. Pengkajian ini dilaksanakan di Kecamatan Rawang Panca Arga Kabupaten Asahan Provinsi Sumatera Utara pada bulan April samapai dengan Juni 2022. Metode pengumpulan data yaitu dengan menggunakan angket atau kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya, sementara metode analisis data menggunakan skala Likert dan regresi linear berganda. Hasil pengkajian ini menunjukkan bahwa tingkat minat pekebun kelapa sawit dalam bermitra denga tengkulak tinggi di Kecamatan Rawang Panca Arga Kabupaten Asahan Provinsi Sumatera Utara yaitu 77,64%, sementara hasil regresi linear berganda terhadap faktor-faktor yang mempengaruhi minat pekebun kelapa sawit dalam bermitra denga tengkulak diperoleh persamaan sebagai berikut Y = 38.464 + - 0,812X1 + 0,368X2 + 0,253X3 + - 0,007X4 + -1,314X5 + 0,330X6 + - 0,013X7 + e. Uji

lanjut t-hitung menunjukkan bahwa faktor pendidikan, lingkungan masyarakat, dan pemasaran berpengaruh nyata terhadap minat pekebun kelapa sawit dalam bermitra dengan tengkulak. Sedangkan faktor luas usahatani, pendapatan, komitmen, dan kredit usahatani tidak berpengaruh terhadap minat pekebun kelapa sawit dalam bermitra dengan tengkulak.

2026-02-13 07:02:38 admin@polbangtanmedan.ac.id
Faktor-Faktor Yang Memengaruhi Respon Petani Pada Budidaya Padi Sawah(Oryzasativa) Dengan Sistem Tanam Jajar Legowo 4 : 1 Di Kecamatan Pematang Sidamanik Kabupaten Simalungun Provinsi Sumatera Utara
3 months ago
Damanik , Bilmar (Medan, 2023)

Bilmar Damanik, RPL.01.01.21.326 Faktor-Faktor Yang Memengaruhi Respon Petani Pada Budidaya Padi Sawah (Oryza sativa) Dengan Sistem Tanam Jajar Legowo 4 :1 Di Kecamatan Pematang Sidamanik Kabupaten Simalungun Provinsi Sumatera Utara. Pengkajian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat respon petani dalam budidaya padi sawah (oryza sativa) dengan sistem tanam jajar legowo 4 :1. Pengkajian ini dilaksanakan di Kecamatan Pematang Sidamanik Kabupaten Simalungun pada Bulan Maret sampai Mei 2023 Metode pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara dan penyebaran kuesioner yang telah di uji validitas dan reliabilitasnya, sementara metode analisis data menggunakan skala likert dan regresi linear berganda. Hasil pengkajian ini menunjukkan bahwa tingkat respon petani dalam budidaya padi sawah (oryza sativa) dengan sistem tanam jajar legowo 4 :1 tergolong sangat tinggi yaitu dengan persentase 81.1%. Sementara hasil regresi linear berganda terhadap faktor-faktor yang Memengaruhi respon petani dalam budidaya padi sawah (oryza sativa) dengan sistem tanam jajar legowo 4 :1 diperoleh persamaan Y = 87,344 – 1,278 X1 + 1.398X2 - 1,301 X3 + 0,688X4 + 0,012X5 + e. Seacara simultan diperoleh variabel bebas karakteristik petani, motivasi petani, peran kelompok tani, peran penyuluh dan lingkungan berpengaruh secara signifikan terhadap respon petani pada budidaya padi sawah dengan sistem tanam jajar legowo 4:1 di Kecamatan Pematang Sidamanik Kabupaten Simalungun dengan nilai Fhitung(47.127)>Ftabel.

Kata

2026-02-09 02:02:08 admin@polbangtanmedan.ac.id
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Motivasi Petani dalam Menggunakan Pupuk Organik pada Budidaya Padi Sawah di Kecamatan Rambah Samo.
4 months ago
Suyono (Medan, 2025)

Suyono. NIRM. RPL. 01.22.584. Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Motivasi

Petani dalam Menggunakan Pupuk Organik pada Budidaya Padi Sawah di

Kecamatan Rambah Samo. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi tingkat

motivasi petani dalam menggunakan pupuk organik serta mengidentifikasi

faktor-faktor yang memengaruhi motivasi tersebut dalam konteks budidaya padi

sawah. Pendekatan yang digunakan dalam studi ini adalah metode deskriptif

kuantitatif. Penelitian dilaksanakan di Kecamatan Rambah Samo, Kabupaten

Rokan Hulu, selama bulan April hingga Mei 2024. Data dikumpulkan

menggunakan instrumen kuesioner yang sebelumnya telah melalui uji validitas dan

reliabilitas. Variabel independen (X) yang digunakan untuk mengukur pengaruh

terhadap motivasi petani (Y) meliputi: karakteristik petani (X1), ketersediaan

sarana dan prasarana (X2), pendapatan (X3), peran penyuluh pertanian (X4), serta

peran kelompok tani (X5). Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa tingkat

motivasi petani dalam pemanfaatan pupuk organik tergolong sangat tinggi, yakni

mencapai 89,7%. Hasil uji statistik t menunjukkan bahwa seluruh variabel

independen tersebut memiliki pengaruh signifikan terhadap peningkatan motivasi

petani. Selanjutnya, hasil uji F memperkuat temuan ini dengan menunjukkan

bahwa secara bersama-sama kelima variabel tersebut memberikan pengaruh yang

nyata terhadap motivasi petani dalam menggunakan pupuk organik untuk budidaya

padi sawah di wilayah Kecamatan Rambah Samo.

2026-02-05 08:02:21 admin@polbangtanmedan.ac.id
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Sikap Petani Dalam Budidaya Padi Gogo (Studi Kasus Kecamatan Rambah Samo Kabupaten Rokan Hulu)
4 months ago
Santoso (Medan, 2025)

Santoso. NIRM. RPL. 01.01.22.578. Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Sikap

Petani dalam Budidaya Padi Gogo (Studi Kasus Kecamatan Rambah Samo

Kabupaten Rokan Hulu). Tujuan dari pengkajian ini adalah untuk menganalisis

sikap petani dalam budidaya padi gogo dan untuk menganalisis faktor-faktor yang

dapat mempengaruhi sikap petani dalam budidaya padi gogo. Metode pengkajian

yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan deskriptif kuantitatif.

Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Rambah Samo, Kabupaten Rokan Hulu

pada bulan Maret sampai dengan bulan Juni 2024. Metode pengumpulan data

yaitu menggunakan kuesioner yang telah diuji validitas dan reabilitasnya. Variabel

bebas (X) yang digunakan untuk menganalisis sikap petani (Y) adalah ekonomi

(X1), sosial (X2), lingkungan (X3), kebijakan pemerintah (X4), dan sumber daya

(X5). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sikap petani dalam budidaya padi

gogo baik yaitu 77,75%. Berdasarkan uji T variabel ekonomi, sosial, lingkungan,

kebijakan pemerintah, dan sumber daya berpengaruh secara signifikan terhadap

sikap petani. Berdasarkan uji F variabel ekonomi, lingkungan, kebijakan

pemerintah, dan sumber daya secara simultan berpengaruh nyata, sementara factor

social tidak berpengaruh nyata terhadap sikap petani dalam budidaya padi gogo

di Kecamatan Rambah Samo Kabupaten Rokan Hulu.

2026-02-05 06:02:29 admin@polbangtanmedan.ac.id
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Persepsi Petani Dalam Diversifikasi Pangan Untuk Mengatasi Krisis Pangan Beras Di Kecamatan Sitellu Tali Urang Jehe Kabupaten Pakpak Bharat Provinsi Sumatera Utara
4 months ago
Padang Santiasa (Medan, 2023)

Santiasa Padang, Nirm RPL 01.01.21.308. Faktor-faktor yang mempengaruhi

persepsi petani dalam diversifikasi pangan untuk mengatasi krisis pangan beras di

Kecamatan Sitellu Tali Urang Jehe Kabupaten Pakpak Bharat Provinsi Sumatera

Utara. Tujuan dari pengkajian ini adalah mengetahui tingkat persepsi petani dan

faktor-faktor yang mempengaruhi persepsi petani dalam diversifikasi pangan untuk

mengatasi krisis pangan beras di Kecamatan Sitellu Tali Urang Jehe. Pengkajian ini

dilaksanakan di Kecamatan Sitellu Tali Urang Jehe Kabupaten Pakpak Bharat pada

bulan Oktober 2022 sampai dengan Juli 2023. Metode pengkajian ini yaitu

deskripsi kuantitatif dan metode pengumpul data yaitu metode wawancara

menggunakan kuesioner, sementara metode analisis data menggunakan skala likert

dan regresi linear berganda. Hasil pengkajian menunjukkan bahwa tingkat

persentase persepsi petani dalam diversifikasi pangan untuk mengatasi krisis

pangan beras tergolong sangat tinggi yaitu 86,26%. Secara simultan, variabel

karakteristik petani, aksesibilitas informasi, lingkungan sosial dan peran penyuluh

mempengaruhi persepsi petani dalam diversifikasi pangan. Secara parsial variabel

yang berpengaruh sangat nyata terhadap persepsi petani dalam diversifikasi pangan

untuk mengatasi krisis pangan beras yaitu karakteristik petani, aksesibilitas

informasi, lingkungan sosial dan peran penyuluh.

2026-01-30 04:01:04 admin@polbangtanmedan.ac.id
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Persepsi Petani Terhadap Program Gratieks Pada Tanaman Wortel (Daucus Carota Linn.) Di Kecamatan Simpang Empat Kabupaten Karo
5 months ago
Siregar, Erikson Efendi (Medan, 2025)

Erikson Efendi Siregar, NIRM. 01.01.21.208. Penelitian ini menganalisis faktor faktor yang memengaruhi persepsi petani terhadap Program Gratieks pada tanaman wortel (Daucus carota Linn.) di Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Karo. Latar belakang penelitian ini didorong oleh potensi besar komoditas wortel di Sumatera Utara sebagai produk ekspor, namun produktivitasnya yang rendah di wilayah penelitian menjadi hambatan. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan pendekatan survei. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan penyebaran kuesioner kepada para petani wortel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi petani terhadap Program Gratieks berada pada kategori sedang (66%). Analisis lebih lanjut mengidentifikasi bahwa persepsi ini secara signifikan dipengaruhi oleh empat faktor utama: karakteristik petani, akses informasi, dukungan pemerintah, dan peran penyuluh. Menariknya, faktor sarana dan prasarana tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan terhadap persepsi petani. Temuan ini mengindikasikan bahwa keberhasilan Program Gratieks lebih bergantung pada faktor-faktor non-fisik, seperti aspek sosial dan informasional, daripada ketersediaan infrastruktur. Dengan demikian, penelitian ini menyimpulkan bahwa untuk meningkatkan partisipasi petani, diperlukan strategi yang berfokus pada penguatan sosialisasi, peningkatan peran penyuluh, dan penguatan dukungan pemerintah.

2025-12-15 03:12:05 admin@polbangtanmedan.ac.id
Faktor - Faktor Yang Mempengaruhi Sikap Petani Terhadap Pengendalian Hama Keong (Pomacea Canaliculata) Secara Mekanis Pada Tanaman Padi Sawah Di Kecamatan Rambah Kabupaten Rokan Hulu
7 months ago
Astuti Ari (Medan, 2025)

Ari Astuti, NIRM.RPL.01.01.21.589. Faktor - Faktor yang Mempengaruhi Sikap Petani terhadap Pengendalian Hama Keong (Pomacea canaliculata) Secara Mekanis pada Tanaman Padi Sawah di Kecamatan Rambah Kabupaten Rokan Hulu. Tujuan dari pengkajian ini adalah untuk menganalisis tingkat sikap petani terhadap pengendalian hama keong mas secara mekanis pada tanaman padi sawah di Kecamatan Rambah dan faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi sikap petani terhadap pengendalian hama keong mas secara mekanis pada tanaman padi sawah di Kecamatan Rambah. Pengkajian ini dilaksanakan pada bulan November 2023. Metode pengumpulan data yang digunakan terdiri dari metode observasi, wawancara dan kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Metode analisis data yang digunakan yaitu analisis deskriptif kuantitatif dan regresi linear berganda. Hasil pengkajian menunjukkan bahwa Tingkat sikap petani terhadap pengendalian hama keong mas secara mekanis pada tanaman padi sawah di Kecamatan Rambah termasuk kategori tinggi dengan persentase 70,35%. Hasil uji regresi linear berganda atas faktor-faktor yang mempengaruhi sikap petani terhadap pengendalian hama keong mas secara mekanis pada tanaman padi sawah di Kecamatan Rambah diperoleh persamaan Y = 9,966 + 0,103X1 + 0,125X2 +0,306X3 + 0,424X4. Hasil uji secara parsial menunjukkan bahwa ketersediaan sarana dan prasarana, kebijakan pemerintah, dan peran penyuluh berpengaruh signifikan dalam pengendalian hama keong mas secara mekanis pada tanaman padi sawah.. 

2025-10-21 08:10:20 admin@polbangtanmedan.ac.id
Faktor Faktor Yang Mempengaruhi Motivasi Petani Dalam Budidaya Cabai Rawit Di Kecamatan Labuhanhaji Timur Kabupaten Aceh Selatan Provinsi Aceh
7 months ago
Samudra Puspita Aja (Medan, 2023)

Aja Puspita Samudra, NIRM. RPL. 01.01.21.271. judul Faktor Faktor Yang Mempengaruhi Motivasi Petani dalam Budidaya Cabai Rawit di Kecamatan Labuhanhaji Timur Kabupaten Aceh Selatan Provinsi Aceh. Tujuan dari pengkajian ini adalah untuk mengetahui Tingkat Motivasi Petani dalam Budidaya Tanaman Cabe Rawit di Kecamatan Labuhanhaji Timur Kabupaten Aceh Selatan Provinsi Aceh dan untuk mengetahui Faktor faktor yang mempengaruhi Motivasi Petani dalam Budidaya Tanaman Cabe Rawit di Kecamatan Labuhanhaji Timur Kabupaten Aceh Selatan Provinsi Aceh pada bulan Maret sampai dengan bulan Mei 2023. Pengumpulan data dilakukan secara langsung dengan teknik wawancara dengan menggunakan kuisioner. Hasil yang diperoleh dan hasil pengkajian Tingkat Motivasi Petani dalam Budidaya Tanaman Cabe Rawit di Kecamatan Labuhanhaji Timur Kabupaten Aceh Selatan Provinsi Aceh dari hasil analisis adalah 1. Motif dengan skor 82% artinya tergolong sangat tinggi, Harapan dengan skor 79% artinya tergolong tinggi Insentif dengan skor 82% artinya tergolong sangat tinggi dan Faktor-faktor yang paling mempengaruhi Motivasi Petani dalam Budidaya Tanaman Cabe Rawit di Kecamatan Labuhanhaji Timur Kabupaten Aceh Selatan Provinsi Aceh adalah variabel Modal Usahatani (X2) dan variabel Harga Jual Cabe (X3) dengan nilai signifikanya 0,000 lebih kecil dari 0,05 dan Thitung (4,282) lebih besar dari Ttabel (1,671). Secara bersama-sama variabel Mudah dalam Pengolahan Lahan (X1), Modal Usahatani (X2) dan Harga Jual Cabe (X3) dengan nilai signifikannya 0,000 lebih kecil dari 0,05 dan F Change atau Fhitung (43.041) lebih besar dari Ftabel (2,758) artinya berpengaruh nyata terhadap Motivasi Petani dalam Budidaya Tanaman Cabe Rawit di Kecamatan Labuhanhaji Timur Kabupaten Aceh Selatan Provinsi Aceh.

2025-10-20 02:10:45 admin@polbangtanmedan.ac.id