POLBANGTAN MEDAN REPOSITORY

Student Paper


Total Result : 70
Kajian Kesesuaian Forecasting Terhadap Produksi Aktual Kelapa Sawit (Elaeis Guineensis Jacq) Di Pt. Umada Kebun Pernantian
1 year ago
Khairuddin (Medan, 2023)

Khairuddin, Nirm. 01.04.19.085 Kajian Kesesuaian Forecasting Terhadap Produksi Aktual Kelapa Sawit (Elaeis guineensis Jacq) Di PT. Umada Kebun Pernantian. Tujuan dari penelitian ini adalah Untuk mengkaji persentase forecasting dengan produksi (Produktivitas, Jumlah Tandan/Pokok dan Berat Janjang Rata-rata/BJR) aktual kelapa sawit dan mengkaji faktor apa saja yang mempengaruhi kesesuaian forecasting terhadap produksi (Produktivitas, Jumlah Tandan/Pokok dan Berat Janjang Rata-rata/BJR) aktual kelapa sawit di PT. Umada Kebun Pernantian. Kegiatan Pengakajian ini dilaksanakan di PT. Umada Kebun Pernantian pada bulan September 2022 sampai bulan Februari 2023. Sumber data yang digunakan adalah data rata-rata forecasting dan aktual bulanan blok 1 s.d 8 diantaranya produktivitas, jumlah tandan/pokok dan berat janjang rata-rata, data rata-rata curah hujan bulanan, data jumlah pokok yang terserang hama penyakit, observasi dan wawancara. Analisis data menggunakan analisis deskriptif, kuantitatif dan kualitatif. Hasil pengkajian ini adalah rata-rata persentase selisih forecasting dengan produksi aktual (Produktivitas, Tandan/Pokok dan BJR) di PT. Umada Kebun Pernantian Tahun 2022 masingmasing sebesar 17%, 7.87% dan 11%, faktor yang mempengaruhi ketidaksesuaiannya adalah perhitungan forecasting yang tidak tepat, buah yang tidak terpanen di lapangan, BJR yang naik dari tahun ketahun dan Pemberian Premi Panen. 

2023-12-14 01:12:42 admin@polbangtanmedan.ac.id
Kajian Strategipengamanan Kebun Terhadap Pencurian Tandan Buah Segar Dan Brondolankelapa Sawitdi Pt. Perkebunan Nusantara Viiunit Betung
1 year ago
Setiawan, Aji (Medan, 2023)

Aji Setiawan, Nirm. 01.04.19.071 Kajian Strategi pengamanan kebun terhadap pencurian tandan buah segar dan brondolan kelapa sawit PT. Perkebunan Nusantara VII unit Betung. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor – faktor terjadinya pencurian dan untuk mengkaji strategi pengamanan kebun terhadap pencurian tandan buah segar dan brondolan kelapa sawit di PT. Perkebunan Nusantara VII unit Betung. Kegiatan Tugas Akhir dilaksanakan mulai dari Oktober 2022 sampai dengan April 2023 di Afdeling I PT. Perkebunan Nusantara VII unit Betung Kecamatan Betung Kabupaten Banyuasin Provinsi Sumatera Selatan. Data yang digunakan dalam pengkajian ini adalah data kualitatif. Berdasarkan sumbernya data yang digunakan adalah : Data Sekunder. Penelitian ini menggunakan Desriptif Kualitatif. Untuk mendapatkan tujuan penelitian tugas akhir pengkaji menggunakan teori miles and huberman untuk mengolah data sekunder yang pengkaji telah dapatkan. Data hasil penelitian akan direduksi, dirangkum dan disajikan berdasarkan teori miles and huberman. Berdasarkan data hasil wawancara Faktor – faktor terjadinya pencurian di PT. Perkebunan Nusantara VII unit Betung adalah Faktor ekonomi dan masyarakat yang belum bekerja, akses jalan masuk kebun yang banyak, penjagaan yang belum maksimal, kurangnya kordinasi dengan tokoh masyarakat. Berdasarkan data hasil wawancara dapat disimpulkan strategi pengamanan kebun yang dilakukan PT. Perkebunan Nusantara VII unit Betung untuk mencegah kasus pencurian tandan buah segar dan brondolan kelapa sawit adalah membuka lapangan pekerjaan tenaga panen dan tenaga kerja kutip brondolan, memperbaiki parit border dan memberikan portal jalan di akses jalan keluar masuk kebun, memberikan pos jaga di titik – titik rawan terjadinya pencurian untuk memaksimalkan penjagaan kebun, dan berkordinsi dengan tokoh – tokoh masyarakat dan dinas terkait

2023-12-12 08:12:32 admin@polbangtanmedan.ac.id
Kajian Perilaku Petani Dalam Menggunakan Pestisida Sintetis Pada Tanaman Kopi Arabika (Coffea Arabica L.) Di Kecamatan Merdeka Kabupaten Karo
1 year ago
Tamrin Barus (Medan, 2023)

Tamrin Barus, Nirm. 01.02.21.309. Kajian Perilaku Petani Dalam Menggunakan Pestisida Sintetis pada Tanaman Kopi arabika (Coffea arabica L.) di Kecamatan Merdeka Kabupaten Karo. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji prilaku petani terhadap pemakaian pestisida sintetis pada tanaman kopi arabika (Coffea arabica L.) di Kecamatan Merdeka Kabupaten Karo. Pengkajian ini dilaksanakan pada bulan Oktober 2022 sampai dengan bulan Agustus 2023. Metode pengkajian ini menggunakan teknik survei. Pengkajian yang dilakukan untuk mengumpulkan informasi yang dilakukan dengan cara menyusun daftar pertanyaan/pernyataan yang diajukan pada responden. Dalam hal ini bertujuan untuk melihat perilaku petani terhadap penggunaan pestisida sintetis pada tanaman kopi arabika di Kecamatan Merdeka Kabupaten Karo. Data primer didapatkan dari hasil wawancara. Analisis statistik yang digunakan adalah proporsional simple random sampling yaitu teknik penentuan sampel secara acak sehingga setiap anggota populasi mempunyai peluang yang sama untuk di ambil sebagai sampel. Adapun faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku petani dalam penggunaan pestisida sintetis pada tanaman kopi arabika adalah umur, pendidikan, luas lahan, pengalaman berusaha tani, pendapatan, peran penyuluh dan akses informasi.

2023-12-06 01:12:57 admin@polbangtanmedan.ac.id
Kajian Pemangkasan Pelepah Terhadap Kuantitas Berat Janjang Rata - Rata Tanaman Kelapa Sawit Di Pt. Socfindo Di Divisi Iii Unit Kebun Mata Pao Kec.Perbaungan Kab. Sergai
1 year ago
Azmy, Lily (Medan, 2023)

Lily Azmy, Nirm 01.04.18.055. Kajian Pemangkasan Pelepah Terhadap Kuantitas berat janjang rata-rata tanaman kelapa sawit PT. Socfindo di Divisi III unit kebun Mata Pao Kecamatan Perbaungan Kabupaten Serdang Berdagai. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji teknik pemangkasan pelepah terhadap kuantitas berat rata-rata tanaman kelapa sawit dan faktor-faktor yang mempengaruhi berat janjang rata-rata tanaman kelapa sawit di PT. Socfindo di Divisi III Unit kebun Mata Pao. Metode penelitian ini yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif yang dilakukan dengan mengambil data dari kantor PT. Socfindo, Pelaksanaan penelitian dilakukan di PT. Socfindo di Divisi III Unit Kebun Mata Pao, Penelitian dilakukan pada bulan Februari sampai Juli 2022. Metode analisis statistik yang digunakan untuk mengetahui teknik pemangkasan terhadap kuantitas berat janjang rata-rata tanaman kelapa sawit dan untuk mengetahuifaktor-faktor yang mempengaruhi berat janjang rata-rata tanaman kelapa sawit. menggunakan tabel, grafik dan analisis deskriptif Statistika. Hasil tabel, grafik dan statistik deskriptif menunjukkan bahwa pemangkasan pelepah merupakan salah satu kegiatan penting dalam pengelolaan dan perawatan tanaman kelapa sawit karena pemangkasan pelepah merupakan salah satu faktor yang menentukan kualitas dan kuantitas berat janjang serta faktor-faktor yang mempengaruhi berat janjang rata-rata.

2023-06-19 05:06:24 admin@polbangtanmedan.ac.id
Kemandirian Anggota Kelompok Tani Dalam Berusahatani Tanaman Padi Sawah Di Desa Karang Gading Kecamatan Labuhan Deli Kabupaten Deli Serdang
1 year ago
Hadinata, Yoga Kristy (Medan, 2020)

Yoga Kristy Hadinata, Nirm 01.1.3.16.0535. Kemandirian Anggota Kelompok Tani Dalam Berusahatani Tanaman Padi Sawah di Desa Karang Gading Kecamatan Labuhan Deli Kabupaten Deli Serdang. Wilayah pengkajian yang memiliki luas lahan pertanian seluas 1600 ha tersebut masih minim dalam penggunaan teknologi yang dilakukan dalam usahatani padi sawah. Tujuan pengkajian ini adalah untuk menganalisis tingkat kemandirian petani dalam berusahatani tanaman padi sawah dan faktor-faktor yang mempengaruhi kemandirian petani dalam berusahatani padi sawah di Desa Karang Gading Kecamatan Labuhan Deli Kabupaten Deli Serdang. Populasi pada pengkajian ini berjumlah 154 petani yang tergabung dalam kelompok tani kelas lanjut di Desa Karang Gading dan sampel pada pengkajian ini sebanyak 35 petani dengan menggunakan rumus Taro Yamane presisi 15%. Pengumpulan data pada pengkajian ini menggunakan kuesioner dan dianalisis menggunakan analisis regresi linear berganda. Hasil pengkajian ini menunjukkan bahwa tingkat kemandirian petani dalam berusahatani padi sawah di Desa Karang Gading Kecamatan Labuhan Deli adalah 91% dalam kategori sangat tinggi. Faktor-faktor yang berpengaruh signifikan terhadap kemandirian anggota kelompok tani dalam berusahatani tanaman padi sawah adalah variabel Karakteristik Petani (X1) dengan nilai signifikansi 0,013, variabel Kekosmopolitan (X2) dengan nilai signifikansi 0,018, variabel Interaksi (X4) dengan nilai signifikansi 0,019, variabel Gaya Kepemimpinan (X5) dengan nilai signifikansi 0,025 dan variabel Peran Pendamping (X6) dengan nilai signifikansi 0,048. Sedangkan variabel yang tidak berpengaruh signifikan terhadap kemandirian petani dalam berusahatani tanaman padi sawah di Desa Karang Gading Kecamatan Labuhan Deli adalah variabel Motivasi dengan nilai signifikansi 0,820 dan variabel Ketersediaan Informasi dengan nilai signifikan 0,975

2023-05-11 04:05:00 admin@polbangtanmedan.ac.id
Kohesivitas Dan Modal Sosial Kelompoktani Hortikultura Dalam Pengembangan Kualitas Sektor Agrowisata Di Kabupaten Tapanuli Selatan
1 year ago
Siregar, Abrar Ashari (Medan, 2020)

Abrar Ashari Siregar, NIRM 01.1.3.16.0459. Tugas akhir dengan Judul Kohesivitas dan Modal Sosial Kelompok Tani Hortikultura dalam Pengembangan Kualitas Sektor Agrowisata di Kabupaten Tapanuli Selatan. Pengkajian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kualitas dan kuantitas sektor Agrowisata, menganalisis faktor – faktor Kohesivitas yang dapat mengembangkan Modal Sosial, serta menganalisis Hubungan Kohesivitas dan Modal Sosial dalam pengembangan kualitas sektor Agrowisata di Kabupaten Tapanuli Selatan. Pengkajian ini dilaksanakan pada tanggal 18 Maret 2020 sampai dengan Juli 2020 di 5 Kecamatan (Angkola Barat, Angkola Timur, Batang Angkola, Marancar, dan Sipirok). Metode pengumpulan data pengkajian ini adalah observasi dan wawancara terhadap sampel kemudian diolah dengan metode Analisis Jalur (Path Analyze) untuk melihat pengaruh antara satu variabel terhadap variabel lainnya. Selanjutnya dilakukan analisis Regresi Linear Berganda bertujuan melihat nilai pengaruh dan kaitan yang ada pada setiap variabel yang ditetapkan. Hasil pengkajian ini menunjukkan bahwa Tingkat kuantitas dan kualitas Sektor Agrowsiata di Kabupaten Tapanuli Selatan tergolong rendah dengan nilai sebesar 37,42%, aspek dalam dan luar dijelaskan menjadi penghambat kualitas sektor Agrowisata, sehingga faktor Kohesivitas yang mampu meningkatkan modal sosial diantaranya Loyalitas, Solidaritas, Hubungan Kekerabatan, dan Tekanan berpengaruh 31,1% terhadap Tanggung Jawab. Faktor Loyalitas, Solidaritas, Hubungan Kekerabatan, dan Tekanan berpengaruh sebesar 13,2% terhadap Kerjasama), lalu (Hubungan Kekerabatan berpengaruh 11% terhadap Jaringan Sosial, serta Loyalitas dan Solidaritas berpengaruh 22% terhadap Loyalitas. Serta Faktor Kohesivitas juga mempunyai nilai pengaruh secara menyeluruh terhadap Modal Sosial sebesar 43,5%. Sehingga disimpulkan seluruh faktor Kohesivitas berpengaruh dan signifikan. Hasil Kohesivitas dan Modal Sosial sebagai aspek sosial terhadap pengembangan kualitas sektor Agrowisata di Kabupaten Tapanuli selatan berpengaruh sebesar 50,7 %.

2023-05-09 09:05:31 admin@polbangtanmedan.ac.id
Keputusan Petani Dalam Adopsi Usahatani Padi Sawah( Oryza Sativa L ) Organik Di Kecamatan Batunadua Padangsidimpuan
1 year ago
Harahap, Muhammad Zuhri (Medan, 2020)

Muhammad Dzuhri Harahap, Nirm 01.1.3.16.0432. Keputusan Petani Dalam Adopsi Usahatani Padi Organik Kecamatan Batunadua Kota Padangsidimpuan Provinsi Sumatera Utara. Pengkajian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat keputusan petani dan faktor- faktor yang mempengarugi keputusan petani dalam adopsi usahatani padi organik di Kecamatan Batunadua Kota Padangsidimpuan Provinsi Sumatera Utara. Metode pengkajian ini yaitu Eksplanatori Kuantitatif dilakukan dengan observasi, wawancara dan penyebaran kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Sampel ditentukan dengan Proportional Random Sampling, sebanyak 59 petani padi yang ada di Kecamatan Batunadua Kota Padangsidimpuan. Sumber data meliputi data primer dan data sekunder. Hasik pengkajian ini menunjukkan bahwa tingkat keputusan petani dalam adopsi usahatani padi organik di Kecamatan Batunadua pada kategori sangat menerima yaitu 81,4%. Sedangkan hasil analisis regresi linier berganda menunjukkan bahwa secara simultan variabel lingkungan sosial, lingkungan ekonomi, ketersediaan prasarana, kegiatan penyuluhan, dan kepemimpinan memiliki pengaruh yang signifikan terhadap keputusan petani adopsi usahatani padi organik di Kecamatan Batunadua Kota Padangsidimpuan. Secara parsial, variabel lingkungan sosial (X1) dan Ketersediaan prasarana (X3) memiliki pengaruh terhadap adopsi usahatani padi organik sedangkan variabel lingkungan ekonomi (X2), kegiatan penyuluhan (X4), dan kepemimpinan (X5) tidak memiliki pengaruh terhadap adopsi usahatani padi organik Kecamatan Batunadua Kota Padangsidimpuan Provinsi Sumatera Utara.

2023-05-09 04:05:04 admin@polbangtanmedan.ac.id
Kepuasan Petani Padi Sawah Dalam Pelayanan Penyuluhan Pertanian Di Kecamatan Binjai Kabupaten Langkat Provinsi Sumatera Utara
1 year ago
Hardiansyah, Dicky (Medan, 2020)

Dicky Hardiansyah, Nirm 01.1.3.16.0468. Kepuasan Petani Padi Sawah Dalam Pelayanan Penyuluhan Pertanian di Kecamatan Binjai Kabupaten Langkat. Pengkajian penyuluhan ini bertujuan untuk mengetahui (1) tingkat kepuasan petani padi sawah dalam pelayanan penyuluhan pertanian (2) faktor-faktor yang mempengaruhi kepuasan petani padi sawah (keberwujudan/tangible, keandalan/reliabilty, kesigapan, kepastian, empati, metode penyuluhan, materi penyuluhan, dan waktu penyuluhan) dalam pelayanan penyuluhan pertanian. Pengkajian penyuluhan ini dilaksanakan di Kecamatan Binjai Kabupaten Langkat pada bulan Maret sampai dengan juli 2020. Metode pengkajian penyuluhan yang digunakan adalah analisis deskriptif. Untuk mengetahui tingkat kepuasan petani padi sawah digunakan teknik penentuan skor model Likert, dan untuk mengetahui faktor- faktor yang mempengaruhi kepuasan petani padi sawah dalam pelayanan penyuluhan pertanian digunakan model analisis linear berganda. Hasil pengkajian penyuluhan secara keseluruhan Kepuasan Petani Padi Sawah Dalam Pelayanan Penyuluhan Pertanian di Kecamatan Binjai Kabupaten Langkat tergolong sangat puas (82,06%). Secara rinci tingkat Kepuasan Petani Padi Sawah yang meliputi tahap penyadaran (76,59%), tahap melakukan pemberdayaan dan penguatan kapasitas (80,36 %) tergolong puas, tahap pemecahan masalah (88,29%), tahap memproduksi dan mempublikasi Informasi (82,76%) tergolong sangat puas, Faktor yang berpengaruh secara sangat signifikan kepuasan petani padi sawah dalam pelayanan penyuluhan pertanian di Kecamatan Binjai adalah kepastian/assurance, waktu penyuluhan dan berpengaruh signifikan adalah keberwujudan/tangible, kesigapan/responsiveness, metode penyuluhan sedangkan faktor yang tidak berpengaruh secara signifikan adalah keandalan/reliabilty, empati/empathy dan materi penyuluhan.

2023-05-03 08:05:59 admin@polbangtanmedan.ac.id
Keputusan Petani Dalam Peningkatan Indeks Pertanaman (Ip) Padi Sawah Tadah Hujan Di Kecamatan Stabat Kabupaten Langkat
1 year ago
Zannah, Citra Tuz (Medan, 2020)

Citra Tuz Jannah, NIRM. 01.13.16.0504. Keputusan Petani dalam Peningkatan Indeks Pertanaman Padi Sawah Tadah Hujan di Kecamatan Stabat Kabupaten Langkat. Pengkajian penyuluhan ini bertujuan untuk mengetahui (1) tingkat keputusan petani dalam peningkatan indeks pertanaman (IP) padi sawah tadah hujan (2) faktor-faktor yang mempengaruhi keputusan petani (pengetahuan, modal, ketersediaan air, ketersediaan saprodi, kegiatan penyuluhan dan kebijakan pemerintah) dalam peningkatan indeks pertanaman padi sawah tadah hujan. Pengkajian penyuluhan ini dilaksanakan di Kecamatan Stabat Kabupaten Langkat pada bulan Maret sampai dengan Juli 2020. Metode pengkajian penyuluhan yang digunakan adalah analisis deskriptif. Untuk mengetahui tingkat keputusan petani digunakan teknik penentuan skor model Likert, dan untuk mengetahui faktorfaktor yang mempengaruhi keputusan petani digunakan model analisis linear berganda. Hasil pengkajian penyuluhan secara keseluruhan tingkat keputusan petani dalam peningkatan indeks pertanaman (IP) padi sawah tadah hujan di Kecamatan Stabat tergolong sangat tinggi (88,2 %). Secara rinci tingkat keputusan petani yaitu tingkat intuisi (88%), pengalaman (87,1%), fakta (86,67%), wewenang (88,93%) dan rasional (92,3%). Faktor-faktor yang berpengaruh secara nyata terhadap keputusan petani dalam peningkatan indeks pertanaman (IP) padi sawah tadah hujan di Kecamatan Stabat Kabupaten Langkat adalah pengetahuan, modal, ketersediaan air dan ketersediaan saprodi, sedangkan faktor yang tidak berpengaruh secara nyata adalah kegiatan penyuluhan dan kebijakan pemerintah

2023-05-03 07:05:10 admin@polbangtanmedan.ac.id
Kepemimpinan Ketua Kelompoktani Dalam Penyusunan Rencana Definitif Kelompok (Rdk) Dan Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (Rdkk) Di Kecamatan Kuala Kabupaten Langkat Provinsi Sumatera Utara
1 year ago
Ennoffan (Medan, 2020)

Ennoffan, NIRM 01.1.3.16.0471. Kepemimpinan ketua kelompoktani dalam penyusunan Rencana Definitif Kelompok (RDK) dan Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK) di Kecamatan Kuala, Kabupaten Langkat, Provinsi Sumatera Utara. Tujuan dari penyusunan pengkajian ini adalah untuk mengetahui tingkat kepemimpinan ketua poktan dalam penyusunan Rencana Definitif Kelompok (RDK) dan Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK) dan faktor-faktor yang mempengaruhi kepemimpinan ketua kelompok tani (sifat, perilaku, kekuasaan,dan kekuatan keahlian) dalam penyusunan Rencana Definitif Kelompok (RDK) dan Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK) di Kecamatan Kuala pada tanggal 15 Maret sampai dengan 6 Juli 2020. Metode dalam pengkajian penyuluhan pertanian menggunakan kuesioner sebagai alat pengumpul data, sementara metode analisis data menggunakan Skala Likert dan regresi linier berganda. Tingkat kepemimpinan ketua kelompok tani di Kecamatan Kuala Kabupaten Langkat tergolong sangat tinggi (96,35%), dengan rincian : tingkat penyusunan Rencana Definitif Kelompok (RDK) di Kecamatan Kuala Kabupaten Langkat tergolong sangat tinggi (96,30%) dan tingkat penyusunan Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK) di Kecamatan Kuala Kabupaten Langkat tergolong sangat tinggi (96,41%). Sementara hasil regresi linier terhadap faktorfaktor yang mempengaruhi kepemimpinan ketua kelompok tani dalam penyusunan Rencana Definitif Kelompok Tani (RDK) dan penyusunan Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK). Secara simultan didapatkan nilai Fhitung (64,299) > Ftabel (1,697) dan nilai signifikan 0.000 maka Ho ditolak dan Hi diterima, artinya bahwa variabel X (sifat pemimpin X1, perilaku pemimpin X2, kekuasaan pemimpin X3, dan kekuatan keahlian X4) secara bersama berpengaruh nyata terhadap variabel Y dan secara parsial berpengaruh nyata terhadap faktor kepemimpinan ketua kelompok dalam penyusunan Rencana Definitif Kelompok (RDK) dan Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK) adalah sifat pemimpin (X1), perilaku pemimpin (X2), kekuasaan pemimpin (X3), dan kekuatan keahlian (X4).

2023-05-03 01:05:41 admin@polbangtanmedan.ac.id