Limbah pelepah kelapa sawit merupakan salah satu sumber biomassa yang berlimpah namun pemanfaatannya masih terbatas, khususnya di Kecamatan Marbau, Kabupaten Labuhanbatu Utara.
1 month ago
Riendra Prasetya, Nirm. 01.02.21.255. Limbah pelepah kelapa sawit merupakan
salah satu sumber biomassa yang berlimpah namun pemanfaatannya masih
terbatas, khususnya di Kecamatan Marbau, Kabupaten Labuhanbatu Utara. Salah
satu bentuk pemanfaatannya adalah melalui pengolahan menjadi lidi sawit, yang
memiliki potensi nilai ekonomi sekaligus mendukung prinsip ekonomi sirkular.
Meski demikian, tingkat motivasi pengrajin dalam memanfaatkan limbah ini
relatif rendah. Penelitian ini bertujuan menganalisis tingkat motivasi pengrajin
serta mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi. Metode penelitian yang
digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui
kuesioner dan observasi lapangan. Penentuan sampel dilakukan dengan metode
snowball sampling terhadap 43 responden di beberapa desa di Kecamatan Marbau.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi pengrajin berada pada kategori
sedang. Faktor yang paling berpengaruh terhadap motivasi adalah ketersediaan
bahan baku, jaminan pasar, dan tingkat kosmopolitan. Rendahnya motivasi
disebabkan oleh keterbatasan akses bahan baku, minimnya interaksi dan jaringan
antar pengrajin, serta belum adanya jaminan pasar yang kuat dan berkelanjutan.
Kondisi ini berdampak pada kurang optimalnya pemanfaatan limbah pelepah
kelapa sawit sebagai sumber pendapatan alternatif. Sebagai upaya peningkatan,
diperlukan strategi pemberdayaan melalui penyuluhan intensif, pembentukan
komunitas pengrajin, serta dukungan kebijakan dan pasar yang stabil. Dengan
demikian, pemanfaatan limbah pelepah kelapa sawit dapat menjadi usaha yang
berkelanjutan, memberikan nilai tambah ekonomi bagi masyarakat, sekaligus
berkontribusi pada pengelolaan lingkungan yang lebih baik.