POLBANGTAN MEDAN REPOSITORY

Student Paper


Total Result : 280
Minat Pekebun Terhadap Intercropping (Tumpang Sari) Pada Lahan Tbm Kelapa Sawit Dikecamatan Sirapit Kabupaten Langkat
4 weeks ago
Sihotang, Afriandi (Medan, 2024)

Afriandi Sihotang, NIRM.01.02.20.135. Minat Pekebun Terhadap Intercropping (Tumpang Sari) pada lahan TBM Kelapa Sawit di Kecamatan Sirapit Kabupaten Langkat. Tujuan dari Pengkajian ini adalah mengkaji tingkat minat pekebun terhadap intercropping (tumpang sari) pada lahan TBM kelapa sawit dan mengkaji faktor-faktor yang memengaruhi minat pekebun terhadap intercropping (tumpang sari) pada lahan TBM kelapa sawit. Pengkajian ini dilaksanakan di Kecamatan Sirapit Kabupaten Langkat pada bulan April sampai dengan Juni 2024. Metode pengumpulan data yaitu observasi, wawancara dan kuesioner yang telah di uji validitas dan reabilitasnya, sementara metode analisis data menggunakan skala Likert dan regresi linier berganda. Hasil pengkajian menunjukkan bahwa tingkat minat pekebun terhadap intercropping (tumpang sari) pada lahan TBM kelapa sawit tergolong tinggi yaitu 80 persen, sementara hasil regresi linier berganda terhadap faktor-faktor yang memengaruhi minat pekebun terhadap intercropping (tumpang sari) pada lahan TBM kelapa sawit diperoleh persamaan berikut Y = 16,683 + 0,111X1 + 0,256X2 + 0,658X3 + 0,106X4 + 0,224X5 + e. Uji lanjut menggunakan t-hitung menunjukkan bahwa faktor karakteristik pekebun, pengetahuan, kosmopolitan, lingkungan sosial dan peran penyuluh memiliki pengaruh yang signifikan.

2025-03-04 07:03:00 admin@polbangtanmedan.ac.id
Motivasi Petani Kopi Dalam Menggunakan Bibit Unggul Kopi Arabika (Coffea Arabica L) Di Kecamatan Berampu Kabupaten Dairi Provinsi Sumatera Utara
1 month ago
Diva, Arya (Medan, 2022)

Arya Diva, NIRM 01.02.18.041. Motivasi Petani Kopi Dalam Menggunakan Bibit Unggul Kopi Arabika (Coffea arabica L) Di Kecamatan Berampu Kabupaten Dairi Provinsi Sumatera Utara. tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengkaji tingkat motivasi petani kopi dalam menggunakan bibit unggul kopi arabika serta mengkaji faktor-faktor yang berhubungan dengan motivasi petani kopi dalam menggunakan bibit unggul kopi arabika. Metode yang digunakan dalam pengkajian ini adalah analisis kuantitatif deskriptif dengan pengumpulan data menggunakan kuesioner yang dibagikan kepada responden sebanyak 66 orang yang telah diuji validitas dan reliabilitas sebelumnya. analisis data yang digunakan untuk melihat tingkat motivasi petani kopi dalam menggunakan bibit unggul kopi arabika menggunakan skala Likert sedangkan untuk melihat faktor faktor apa saja yang berhubungan dengan motivasi petani kopi dalam menggunakan bibit unggul kopi arabika menggunakan analisis korelasi spearman. hasil penelitian menunjukkan tingkat motivasi petani kopi dalam menggunakan bibit unggul kopi arabika di kecamatan berampu 80,8% dan dikategorikan sangat tinggi. Sementara hasil uji korelasi rank Spearman untuk variabel umur, pengalaman bertani, kegiatan kelompok tani, peran penyuluh, kosmopolitan memiliki hubungan dengan motivasi petani kopi. Sedangkan untuk variabel pendidikan formal dan luas lahan tidak memiliki hubungan dengan motivasi petani kopi dalam menggunakan bibit unggul kopi arabika (Coffea arabica L). 

2025-02-07 04:02:37 admin@polbangtanmedan.ac.id
Minat Generasi Milenial Dalam Pengolahan Green Bean Menjadi Roast Bean Di Coffee Shop Kecamatan Sidikalang Kabupaten Dairi Provinsi Sumatera Utara
1 month ago
Pratama, Angga (Medan, 2022)

Angga Pratama, Nirm 01.02.18.039. Minat Generasi Milenial Dalam Pengolahan Green Bean Menjadi Roast Bean di Coffee Shop Kecamatan Sidikalang Kabupaten Dairi Provinsi Sumatera Utara. Tujuan dari pengkajian ini adalah untuk mengetahuiminat generasi milenial untuk melakukan pengolahan green bean menjadi roast bean di coffee shop, dan mengetahui faktor-faktor yang memengaruhi tingkat minatgenerasi milenial dalam melakukan pengolahan green bean menjadi roast bean di coffee shop Kecamatan Sidikalang Kabupaten Dairi. Penelitian ini dilakukan di Desa/Kelurahan Sidikalang Kota Belang Malum, Batang Beruh, Huta Rakyat dan Bintang pada April s.d Juni 2022. Metode pengumpulan data yaitu observasi dan wawancara menggunakan kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya, sementara metode analisis data menggunakan skala Likert dan regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat minat generasi milenial dalam melakukan pengolahan green bean menjadi roast bean di coffee shop tinggi73,87%. Secara parsial variabel bebas antara lain pendapatan, lingkungan keluarga, modal harga jual, lingkungan masyarakat berpengaruh nyata terhadap minat generasi milenial dalam pengolahan green bean menjadi roast bean di coffee shop sedangkan ketersediaan informasi tidak berpengaruh nyata terhadap minat generasi milenial dalam melakukan pengolahan green bean menadi roast bean di coffee shop Kecamatan Sidikalang Kabupaten Dairi. 

2025-02-07 04:02:25 admin@polbangtanmedan.ac.id
Minat Petani Kelapa Sawit Dalam Menggunakan Tanaman Lcc (Legume Cover Crop) Terhadap Kesuburan Tanah Di Kecamatan Sirapit Kabupaten Langkat
1 month ago
Alemsyah (Medan, 2022)

Alemsyah, Nirm 01.02.18.037. Minat Petani Kelapa Sawit dalam Menggunakan Tanaman LCC (Legume Cover Crop) Terhadap Kesuburan Tanah di Kecamatan Sirapit Kabupaten Langkat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui minat petani kelapa sawit dalam menggunakan tanaman LCC (Legume Cover Crop) terhadap kesuburan tanah dan untuk mengetahui faktor apa saja yang mempengaruhi minat petani kelapa sawit dalam menggunakan tanaman LCC (Legume Cover Crop) terhadap kesuburan tanah. Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Sirapit Kabupaten Langkat pada bulan April s.d Juni 2022. Metode pengumpulan data yaitu metode observasi, wawancara, kuesioner, dan pencatatan yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Metode analisis data menggunakan skala Likert, skala rasio, dan regresi linear. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat minat petani kelapa sawit dalam menggunakan tanaman LCC (Legume Cover Crop) tinggi, yaitu 79,05%. Selanjutnya, hasil regresi linear terhadap faktor-faktor yang mempengaruhi minat petani kelapa sawit dalam menggunakan tanaman LCC (Legume Cover Crop) terhadap kesuburan tanah diperoleh persamaan sebagai berikut Y = -1,903 + 0,105 X1 + 0,103 X2 + 0,237 X3 - 0,033 X4 + 0,080X5 + 0,414 X6 + 0,207 X7. Uji lanjut menggunakan t-hitung menunjukkan bahwa pengetahuan, pengalaman, pendapatan, peran penyuluh dan peran kelompok tani memiliki pengaruh yang signifikan terhadap minat petani kelapa sawit dalam menggunakan tanaman LCC (Legume Cover Crop). 

2025-02-07 03:02:51 admin@polbangtanmedan.ac.id
Motivasi Pekebun Dalam Menerapkan Good Agriculture Practices (Gap) Pada Tanaman Kopi Arabika Di Kecamatan Panei Kabupaten Simalungun Provinsi Sumatera Utara
2 months ago
Manurung, Yeny Widianata (Medan, 2024)

Yeny Widianata Manurung, Nirm. 01.02.20.194. Motivasi Pekebun dalam Menerapkan Good Agriculture Practices (GAP) pada Tanaman Kopi Arabika di Kecamatan Panei Kabupaten Simalungun Provinsi Sumatera Utara. Tujuan dari pengkajian ini adalah untuk mengkaji tingkat motivasi dan faktor-faktor yang mempengaruhi motivasi pekebun dalam penerapan Good Agriculture Practices (GAP). Pengkajian ini dilaksanakan pada April sampai dengan bulan Juni 2024. Metode pengumpulan data yaitu observasi, wawancara, dan kuesioner yang sudah diuji validitas dan reliabilitasnya. Selanjutnya metode analisis data menggunakan regresi linear berganda. Hasil pengkajian menunjukkan bahwa tingkat motivasi pekebun dalam menerapkan GAP tanaman kopi arabika tergolong tinggi dengan persentase sebesar 81,04%. Selanjutnya hasil analisis regresi linier berganda faktor faktor yang berpengaruh signifikan terhadap motivasi pekebun dalam menerapkan GAP secara simultan antara lain pendapatan(X1), pengalaman berusahatani (X2), pendidikan formal (X3), jumlah tanggungan keluarga (X4), peran penyuluh (X5), akses informasi (X6), dan ketersediaan sarana produksi (X7). Akan tetapi, secara parsial faktor-faktor yang berpengaruh signifikan terhadap motivasi pekebun dalam menerapkan GAP antara lain pengalaman berusahatani (X2), peran penyuluh (X5), akses informasi (X6), dan ketersediaan sarana produksi (X7). Sedangkan variabel bebas pendapatan (X1), pendidikan formal (X3), dan jumlah tanggungan (X4) tidak berpengaruh signifikan terhadap motivasi (Y). 

2025-01-21 02:01:25 admin@polbangtanmedan.ac.id
Minat Generasi Muda Menjadi Petani Milenial Pada Sektor Perkebunan Kopi Di Kecamatan Panei Kabupaten Simalungun
2 months ago
Angel, Elleliana Marta (Medan, 2024)

Elleliana Marta Angel, NIRM 01.02.20.174. Minat Generasi Muda Menjadi Petani Milenial Pada Sektor Perkebunan Kopi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji tingkat minat generasi muda dan faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat minat generasi muda menjadi petani milenial pada sektor perkebunan kopi. Penelitian dilaksanakan di Kecamatan Panei Kabupaten Simalungun pada bulan April sampai Juni 2024. Sampel ditentukan dengan teknik accidental sampling dengan jumlah responden 93 orang dari 3 desa di Kecamatan Panei, yaitu Desa Simantin Pane Dame, Bangun Rakyat dan Bangun Sitolu Bah. Metode analisis data menggunakan skala likert dan regresi linier berganda menggunakan SPSS versi 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat minat generasi muda menjadi petani milenial pada sektor perkebunan kopi 77,57% berada pada kategori tinggi, sementara hasil persamaan regresi linier berganda terhadap faktor-faktor yang mempengaruhi minat generasi muda menjadi petani milenial pada sektor perkebunan kopi diperoleh persamaan sebagai berikut Y = -3.649 + 0.044X1 + 0.382X2 + 0,354X3 + 0,774X4 + 0,356X5 + e. Uji lanjut menggunakan thitung menunjukkan bahwa faktor ketersediaan modal, lingkungan sosial, dan dukungan pemerintah memiliki pengaruh yang cukup signifikan dengan nilai thitung lebih besar dari ttabel. 

2025-01-21 01:01:35 admin@polbangtanmedan.ac.id
Minat Pekebun Dalam Pengolahan Gabah (Hard Skin Basah) Menjadi Green Bean Kopi Arabika (Coffea Arabica L): Di Kecamatan Pollung Kabupaten Humbang Hasundutan Provinsi Sumatera Utara
2 months ago
Adha, Nurlija Purnama (Medan, 2024)

Nurlija Purnama Adha, Nirm. 01.02.20.184. Minat Pekebun Dalam Pengolahan Gabah (Hard Skin Basah) Menjadi Green Bean Kopi Arabika (Coffea Arabica L): Di Kecamatan Pollung Kabupaten Humbang Hasundutan Provinsi Sumatera Utara. Tujuan dari pengkajian ini mengkaji tingkat minat pekebun dan mengkaji faktor faktor yang memengaruhi minat pekebun dalam pengolahan gabah menjadi green bean kopi arabika. Jenis pengkajian yaitu pengkajian kuantitatif. Teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara, dan kuesioner yang valid dan reliabel. Teknik analisis data menggunakan skala Likert dan regresi linear berganda. Berdasarkan pengkajian yang dilakukan diperoleh tingkat minat pekebun dalam pengolahan gabah menjadi green bean kopi arabika (Coffea arabica L) di Kecamatan Pollung Kabupaten Humbang Hasundutan sebesar 57%. Sementara, hasil regresi linear berganda diperoleh persamaan Y= -84,977 - 0,066X1 + 0,415X2 + 0,586X3 + 0,057X4 + 0,109X5 + 0,322X6 + 0,874X7 + 1,156X8 + 0,531X9+e. Faktor yang memengaruhi minat pekebun dalam pengolahan gabah menjadi green bean kopi arabika (Coffea arabica L) di Kecamatan Pollung adalah pendapatan (X5), sarana dan prasarana produksi (X6), harga jual (X7), peran penyuluh (X8), dan lingkungan masyarakat (X9). 

2025-01-20 08:01:22 admin@polbangtanmedan.ac.id
Minat Petani Kopi Dalam Pemanfaatan Limbah Kulit Buah Kopi Arabika (Coffea Arabica L.) Menjadi Pupuk Organik Di Kecamatan Bies Kabupaten Aceh Tengah
2 months ago
Siagian, Khouirunnisa (Medan, 2024)

Khoirunnisa Siagian, NIRM. 01.02.20.146. Minat Petani Kopi dalam Pemanfaatan Limbah Kulit Buah Kopi Arabika (Coffea arabica L.) Menjadi Pupuk Organik di Kecamatan Bies Kabupaten Aceh Tengah. Tujuan dari penelitian adalah mengkaji tingkat minat petani dan mengkaji faktor-faktor yang memengaruhi minat petani dalam Pemanfaatan Limbah Kulit Buah Kopi Arabika (Coffea arabica L.) Menjadi Pupuk Organik di Kecamatan Bies Kabupaten Aceh Tengah. Pengkajian ini dilaksanakan pada bulan April sampai Mei 2024. Metode pengkajian yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif. Teknik Pengumpulan data dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi menggunakan kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitas, sementara analisis data menggunakan skala likert dan regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat minat petani berada pada kategori sedang yaitu 66,59%, Hasil regresi linear berganda diperoleh persamaan berikut Y = 9,328 – 0,60 X1 + 0.185 X2 + 0.471 X3 + 0,169 X4 + 0,366 X5 + 0,432 X6 + 0,329 X7 + 0,925 X8 + e. Faktor-faktor yang berpengaruh signifikan terhadap minat pekebun adalah pengalaman (X4), akses informasi (X5), peran penyuluh (X6), kegiatan penyuluhan (X7) serta sarana dan prasarana (X8), sedangkan variabel umur (X1), pendidikan (X2), dan luas lahan (X3) berpengaruh tidak signifikan terhadap minat petani. 

2025-01-20 03:01:15 admin@polbangtanmedan.ac.id
Minat Petani Dalam Pengolahan Primer Ceri Kopi Arabika Menjadi Green Bean Di Kecamatan Bies Kabupaten Aceh Tengah Provinsi Aceh
2 months ago
Au'lia, Nurul (Medan, 2024)

Nurul Au’lia, NIRM 01.02.20.154 Minat Petani dalam Pengolahan Primer Ceri Kopi Arabika menjadi Green Bean di Kecamatan Bies Kabupaten Aceh Tengah Provinsi Aceh. Tujuan dari pengkajian ini adalah untuk mengetahui tingkat minat dan faktor-faktor yang memengaruhi petani dalam pengolahan primer ceri kopi arabika menjadi green bean. Pengkajian ini dilaksanakan pada bulan April sampai dengan bulan Mei 2024. Teknik pengumpulan data yaitu metode wawancara menggunakan kuesioner yang sudah di uji validitas dan reliabilitasnya. Sementara teknik analisis data menggunakan skala Likert dan regresi linear berganda. Hasil pengkajian menunjukan bahwa tingkat minat petani dalam pengolahan primer ceri kopi arabika menjadi green bean tergolong tinggi dengan tingkat minat sebesar 83,2%. Hasil regresi linear berganda terhadap faktor-faktor yang memengaruhi minat petani diperoleh persamaan sebagai berikut Y = 35,083 + 0,652X1 + 0,790X2 + 1,924X3 + 3,013X4 + 1,733X5 + 1,453X6 + 1,917X7 + e. Uji lanjut menggunakan t-hitung menunjukkan bahwa faktor pengalaman, luas lahan, dukungan lingkungan, pemasaran, dan aktivitas kelompok tani memiliki pengaruh yang signifikan dengan nilai t-hitung lebih besar daripada t-tabel. Sedangkan faktor umur dan pendidikan tidak berpengaruh dengan t-hitung lebih kecil daripada t-tabel. 

2025-01-20 03:01:10 admin@polbangtanmedan.ac.id
Motivasi Pekebun Dalam Menerapkan Sistem Tanam Hole In Hole Tanaman Kelapa Sawit Pada Lahan Gambut Di Kecamatan Siak Kecil Kabupaten Bengkalis Provinsi Riau
4 months ago
Yunaidi, Wulan Dari (Medan, 2023)

Wulan Dari Yunaidi, Nirm. 01.02.19.098. Motivasi Pekebun Dalam Menerapkan Sistem Tanam Hole in Hole Tanaman Kelapa Sawit Pada Lahan Gambut di Kecamatan Siak Kecil Kabupaten Bengkalis Provinsi Riau. Tujuan dari pengkajian ini adalah untuk mengkaji tingkat minat dan faktor-faktor yang mempengaruhi motivasi pekebun dalam penerapan sistem tanam hole in hole. Pengkajian ini dilaksanakan pada bulan April 2022 sampai dengan bulan Juni 2023. Metode pengumpulan data yaitu metode kombinasi yang terdiri dari observasi, wawancara, dan kuesioner yang sudah diuji validitas dan reliabilitasnya. Selanjutnya metode analisis data menggunakan regresi linear berganda. Hasil pengkajian menunjukkan tingkat motivasi pekebun dalam menerapkan sistem tanam hole in hole tanaman kelapa sawit pada lahan gambut tergolong dalam kategori sangat tinggi dengan persentase sebesar 84,92%. Hasil analisis regresi linear berganda terhadap faktor faktor yang mempengaruhi motivasi pekebun diperoleh persamaan sebagai berikut Y= 16,280 + 0,084X1 + 0,322X2 + 0,0000003321X3 + 0,129X4 – 0,387X5 + 0,033X6 + 0,403X7 + 0,281 X8 + e. Uji F (simultan) menunjukkan bahwa variabel-variabel bebas pendidikan formal (X1), pendidikan non formal (X2), pendapatan (X3), luas lahan (X4), jumlah tanggungan (X5), pengalaman berusahatani (X6), peran penyuluh (X7), dan akses informasi (X8) berpengaruh signifikan secara simultan terhadap variabel terikat motivasi pekebun (Y). Selanjutnya uji t (parsial) menunjukkan bahwa variabel (X2), (X3), (X5), (X6), (X7), dan (X8) memiliki pengaruh yang signifikan terhadap (Y). sedangkan variabel (X1) dan (X4) tidak berpengaruh terhadap (Y). 

2024-11-26 08:11:02 admin@polbangtanmedan.ac.id
Minat Pekebun Dalam Pemanfaatan Limbah Kelapa Sawit Menjadi Produk Kreatif Berbasis Lidi Untuk Menambah Ekonomi Keluarga Tani Di Kecamatan Bahorok Kabupaten Langkat
4 months ago
Syafitri, Sylvina (Medan, 2023)

Sylvina Syafitri, NIRM. 01.02.19.095. Minat Pekebun dalam Pemanfataan Limbah Kelapa Sawit menjadi Produk Kreatif Berbasis Lidi untuk Menambah Ekonomi Keluarga Tani. Tujuan dari penelitian adalah mengkaji tingkat minat pekebun dan mengkaji faktor-faktor yang memengaruhi minat pekebun dalam pemanfaatan limbah kelapa sawit menjadi produk kreatif berbasis lidi untuk menambah ekonomi keluarga tani. Pengkajian ini dilaksanakan pada bulan April sampai dengan Juni 2023. Metode pengkajian yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif. Teknik Pengumpulan data dengan obervasi, wawancara, angket dan dokumentasi menggunakan kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitas, sementara metode analisis data menggunakan regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat minat petani berada pada kategori tinggi yaitu 76,85%, Hasil regresi linear berganda terhadap minat pekebun diperoleh persamaan sebagai berikut Y = -5,030 – 0,492 + 0.190 + 0.692 + 0,204 + 0,385 + 0,154 + 0,325 + e. Uji F menunjukkan semua variabel bebas jumlah tanggungan keluarga (X1), pendidikan nonformal (X2), pemasaran (X3), proses produksi (X4), harga jual (X5), kosmopolitan(X6) dan peran penyuluh (X7) secara simultan berpengaruh nyata terhadap variabel terikat minat pekebun (Y). Uji T atau parsial faktor-faktor yang berpengaruh signifikan terhadap minat pekebun adalah (X2), (X3), (X5), dan (X7) memiliki pengaruh yang signifikan terhadap (Y), sedangkan variabel (X1), (X4) dan (X6) tidak berpengaruh terhadap (Y). 

2024-11-26 08:11:11 admin@polbangtanmedan.ac.id