POLBANGTAN MEDAN REPOSITORY

Student Paper


Total Result : 357
Motivasi Pekebun Dalam Melakukan Pruning Pada Tanaman Kelapa Sawit Di Kecamatan Kualuh Selatan Kabupaten Labuhanbatu Utara Provinsi Sumatera Utara
6 days ago
Arif Lingga Marpaung (Medan, 2025)

Arif Lingga Marpaung, Nirm. 01.02.21.201. Motivasi Pekebun dalam Melakukan Pruning pada Tanaman Kelapa Sawit di Kecamatan Kualuh Selatan Kabupaten Labuhanbatu Utara Provinsi Sumatera Utara. Tujuan dari pengkajian ini adalah untuk mengkaji Motivasi dan faktor-faktor yang memengaruhi . Motivasi Pekebun dalam Melakukan Pruning pada Tanaman Kelapa Sawit. Pengkajian ini dilaksanakan pada Maret sampai dengan bulan Mei 2025. Metode pengumpulan data yaitu observasi, wawancara, dan kuesioner yang sudah diuji validitas dan reliabilitasnya. Selanjutnya metode analisis data menggunakan regresi linear berganda. Hasil pengkajian menunjukkan bahwa motivasi pekebun dalam melakukan pruning pada tanaman kelapa sawit tergolong sebesar 83,67% dengan kategoti tinggi. Selanjutnya hasil analisis regresi linear berganda faktor-faktor yang berpengaruh signifikan terhadap motivasi pekebun dalam melakukan pruning pada tanaman kelapa sawit secara simultan antara lain Pendapatan (X1), Pengalaman usahatani (X2), harga jual (X3), risiko usahatani (X4), ketersediaan modal (X5), ), dan peran penyuluh (X6). Akan tetapi, secara parsial faktor-faktor yang berpengaruh signifikan terhadap motivasi pekebun dalam melakukan pruning pada tanaman kelapa sawit antara lain pengalaman berusahatani (X2), risiko usahatani (X4) ketersediaan modal (X5), dan peran penyuluh (X6). Sedangkan variabel pendapatan (X1) dan harga jual (X3) tidak berpengaruh signifikn terhadap persepsi (Y).

2026-07-22 07:07:18 admin@polbangtanmedan.ac.id
Minat Petani Kelapa Sawit Dalam Pengendalian Hama Tikus Menggunakan Musuh Alami Burung Hantu (Tyto Alba) Di Kecamatan NA IX-X Kabupaten Labuhanbatu Utara
6 days ago
Dayu Kesuma (Medan, 2025)

Dayu Kesuma, Nirm. 01.02.21.237. Pengendalian hama tikus menggunakan musuh alami burung hantu Tyto alba merupakan pengendalian hama terpadu (PHT) yang berkelanjutan. Pengkajian bertujuan untuk menganalisis tingkat minat petani dan menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi minat petani kelapa Sawit dalam Pengendalian hama tikus menggunakan musuh alami burung hantu (Tyto alba) Di Kecamatan Na IX-X Kabupaten Labuhanbatu Utara. Pengkajian ini dilaksanakan dari bulan Maret sampai dengan bulan Mei 2025 di Kecamatan Na IX-X Kabupaten Labuhanbatu Utara. Metode pengkajian ini merupakan metode pengkajian kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Untuk mengetahui tingkat minat petani digunakan skala likert, dan menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi minat petani yaitu: umur, luas Lahan, Pendidikan, Pengalaman Bertani, Pendapatan, Lingkungan Sosial, Peran Penyuluhan, Sarana dan Prasarana menggunakan analisis regresi linear berganda. Hasil pengkajian menunjukkan bahwa tingkat minat petani kelapa Sawit dalam pengendalian hama tikus menggunakan musuh alami burung hantu (Tyto alba) Di Kecamatan Na IX-X Kabupaten Labuhanbatu Utara tergolong sedang dengan persentase (58,7%). Secara parsial, variabel yang sangat berpengaruh signifikan peran penyuluh, variabel yang berpengaruh signifikan umur, luas lahan, pengalaman bertani, pendapatan, sarana dan prasarana sedangkan yang tidak berpengaruh signifikan adalah variabel pendidikan dan lingkungan sosial. 

2026-07-22 07:07:45 admin@polbangtanmedan.ac.id
Motivasi Petani Dalam Pemanfaatan Limbah Jerami Padi Menjadi Pupuk Kompos Pada Tanaman Padi Sawah (Oryza sativa L) Di Kecamatan Kerajaan Kabupaten Pakpak Bharat
2 weeks ago
Indah Purnomo (Medan, 2024)

Indah Purnomo, Nirm 01.01.20.181. Motivasi Petani Dalam Pemanfaatan Limbah Jerami Padi Menjadi Pupuk Kompos Pada Tanaman Padi Sawah di Kecamatan Kerajaan Kabupaten Pakpak Bharat Provinsi Sumatra Utara. Tujuan dari pengkajian ini adalah (1) menganalisis berapa besar tingkat motivasi petani padi dalam pemanfaatan limbah jerami padi menjadi pupuk kompos (2) menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi motivasi petani padi dalam pemanfaatan limbah jerami padi menjadi pupuk kompos. Penentuan sampel dengan menggunakan sampel acak sederhana yaitu seluruh anggota populasi diasumsikan memiliki kesempatan yang sama untuk dipilih menjadi sampel penelitian. Metode pengumpulan data yang dilakukan adalah dengan wawancara dan kuesioner yang sudah diuji validitas dan reabilitasnya. Untuk mengetahui motivasi petani digunakan metode skala likert dan mengetahui faktor-faktor  tingkat motivasi menggunakan model analisis linear berganda. Berdasarkan hasil pengkajian yang diperoleh tingkat motivasi petani dalam pemanfaatan limbah jerami padi menjadi pupuk kompos pada tanaman padi sawah di Kecamatan Kerajaan adalah 78,1% termasuk ketagori tinggi. Sementara faktor-faktor yang mempengaruhi motivasi petani dalam pemanfaatan limbah jerami padi secara simultan berpengaruh signifikan Fhitung > Ftabel yaitu (81,051> 1,95), uji persial (t) Thitung > Ttabel dengan nilai signifikan pada karakteristik petani (0,000), pengalaman bertani (0,000), kemauan (0,000) dan peran penyuluh (0,000) berpengaruh nyata. 

2026-07-10 02:07:54 admin@polbangtanmedan.ac.id
Minat Petani Dalam Pengembangan Desa Wisata Bunga Madirsan Dalam Berwirausaha Tanaman Hias Di Kecamatan Tanjung Morawa Kabupaten Deli Serdang
2 weeks ago
Aqila Fadiya Haya (Medan, 2024)

Aqila Fadiya Haya, NIRM 01.01.20.172. Minat Petani dalam Pengembangan Desa Wisata Bunga Madirsan dalam Berwirausaha Tanaman Hias di Kecamatan Tanjung Morawa Kabupaten Deli Serdang. Tujuan pengkajian ini adalah Untuk menganalisis apa saja faktor-faktor yang mempengaruhi Minat Petani dalam Pengembangan Desa Wisata Bunga Madirsan dalam Berwirausaha Tanaman Hias di Kecamatan Tanjung Morawa Kabupaten Deli Serdang. Pengkajian ini dilaksanakan di Kecamatan Tanjung Morawa Kabupaten Deli Serdang Provinsi Sumatera Utara pada bulan Februari 2024-Juli 2024. Jenis metode pengkajian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif. Untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi minat petani digunakan model analisis Structural Equation Model (SEM) – Partial Least Square (PLS) yang di olah dengan software SmartPLS. Hasil analisis SEM-PLS menunjukkan bahwa faktor yang berpengaruh secara nyata terhadap Minat Petani dalam Pengembangan Desa Wisata Bunga Madirsan dalam Berwirausaha Tanaman Hias di Kecamatan Tanjung Morawa Kabupaten Deli Serdang adalah variabel pendidikan (X1), sarana dan prasarana (X3), pengalaman berusahatani (X5), sedangkan variabel yang tidak berpengaruh nyata adalah  luas lahan (X2) dan pendapatan (X4), berdasarkan hasil analisis tingkat minat petani dalam pengembangan desa wisata bunga madirsan dalam berwirausaha tanaman hias sangat tinggi. 

 

2026-07-09 04:07:06 admin@polbangtanmedan.ac.id
Minat Petani Terhadap Pengembangan Agroforestri Di Kecamatan Tinada Kabupaten Pakpak Bharat
2 weeks ago
Ardiansyah Putra (Medan, 2024)

Ardiansyah Putra, NIRM. 01.01.20.173. Minat Petani Terhadap Pengembangan Agroforestri di Kecamatan Tinada Kabupaten Pakpak Bharat.  Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis minat petani terhadap pengembangan agroforestri di Kecamatan Tinada Kabupaten Pakpak Bharat dan menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi minat petani terhadap pengembangan agroforestri di Kecamatan Tinada Kabupaten Pakpak Bharat. Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Tinada Kabupaten Pakpak Bharat Provinsi Sumatera Utara pada Februari 2024-Juli 2024. Jenis metode pengkajian yang digunakan adalah kausalitas kuantitatif. Untuk mengetahui tingkat minat petani digunakan teknik penentuan skor dengan menggunakan skala likert, dan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi minat petani digunakan model analisis Structural Equation Model (SEM) - Partial Least Square (PLS) yang di olah dengan software SmartPLS. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa minat petani terhadap pengembangan agroforestri di Kecamatan Tinada Kabupaten Pakpak Bharat berada pada kategori tinggi yaitu sebesar 82,79%, sementara hasil analisis SEM-PLS menunjukkan bahwa faktor yang berpengaruh secara nyata terhadap Minat Petani Terhadap Pengembangan Agroforestri di Kecamatan Tinada Kabupaten Pakpak Bharat adalah variabel karakteristik petani dan situasi lingkungan, sedangkan variabel  yang tidak berpengaruh nyata adalah variabel kegiatan penyuluhan dan sumber informasi. 

2026-07-09 03:07:19 admin@polbangtanmedan.ac.id
Minat Agrosociopreneurs Pada Generasi Muda Dalam Pengembangan Regenerasi Petani Di Kecamatan Batang Kuis Kabupaten Deli Serdang Sumatera Utara
2 weeks ago
Efrida Fitriani Harahap (Medan, 2024)

Efrida Fitriani Harahap, NIRM 010120178. Minat Agrosociopreneur Pada Generasi Muda Dalam Pengembangan Regenerasi Petani di Kecamatan Batang Kuis Kabupaten Deli Serdang Sumatera Utara. Tujuan pengkajian ini adalah menganalisis minat generasi muda terhadap agrosociopreneur dan dukungan mereka terhadap pengembangan regenerasi petani. Indonesia mengalami bonus demografi, didomninasi petani usia tua yaitu >45 tahun sebesar 72% dengan produktivitas lebih rendah. Sebelum sesorang memasuki usia awal kedewasaan perlu diketahui tingkat minat generasi muda (15-24 tahun) menjadi agrosociopreneur menggantikan petani usia tua agar lebih produktif dan berjiwa sosial untuk saling tolong menolong mencapai kemakmuran bersama. Pelaksanaan pengkajian dilakukan di Kecamatan Batang Kuis Kabupaten Deli Serdang Sumatera Utara pada bulan Februari sampai dengan Juli 2024. Metode pengkajian yang digunakan adalah metode kuantitatif deskriptif dengan menggunakan kuesioner dalam pengumpulan data, sementara metode analisis data menggunakan skala likert dan regresi linear. Hasil penelitian menunjukkan tingkat minat generasi muda tergolong tinggi dengan nilai tingkat minat 63,3%, sementara hasil regresi linear terhadap faktor-faktor yang mempengaruhi minat generasi muda diperoleh persamaan sebagai berikut Y= 1,526 – 0,295X1 + 0,183X2 + 0,204X3 + 0,103X4 + 0,334X5 + 0,468X6. Uji lanjut menggunakan thitung menunjukkan faktor lingkungan keluarga, lingkungan masyarakat, keinginan dan harapan, lingkungan ekonomi dan pendidikan memiliki pengaruh signifikan  terhadap minat generasi muda menjadi agrosociopreneur dengan ketentuan thitung lebih besar dari ttabel.

 

2026-07-08 09:07:14 admin@polbangtanmedan.ac.id
Minat Anak Petani Dalam Melanjutkan Usaha Tani Padi Sawah (Oryza Sativa L.) Di Kecamatan Batang Kuis Kabupaten Deli Serdang
2 weeks ago
Prasetyo, Andito Syafiq (Medan, 2024)

Andito Syafiq Prasetyo, NIRM  01.01.20.141. Minat Anak Petani dalam Melanjutkan Usaha Tani Padi Sawah (Oryza sativa L.) di Kecamatan Batang Kuis Kabupaten Deli Serdang. Tujuan dari pengkajian ini adalah untuk mengetahui berapa besar tingkat minat anak petani dalam melanjutkan usaha tani padi sawah dan untuk mengetahui faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi minat anak petani dalam melanjutkan usaha tani padi sawah di Kecamatan Batang Kuis, Kabupaten Deli Serdang. Pengkajian dilaksanakan di Kecamatan  Batang Kuis Kabupaten Deli Serdang pada bulan April-Mei 2024. Metode pengumpulan data yaitu metode deskriptif analisis dengan pendekatan kuantitatif dan menggunakan kuesioner yang telah di uji validitas dan reliabilitasnya, sementara metode analisis data dilakukan secara deskriptif dengan menggunakan skala likert dan regresi linear berganda. Hasil pengkajian menunjukkan bahwa tingkat minat anak petani dalam melanjutkan usaha tani padi sawah adalah 56,79% dengan kategori sedang. Hasil regresi linear berganda terhadap faktor-faktor yang mempengaruhi minat anak petani diperoleh persamaan sebagai berikut Y = 23,674 - 0,324X1 - 0,249X2 + 0,171X3 + 0,364X4 - 0,112X5 + 0,202X6 + 0,133X7. Secara simultan variabel pendidikan, usia, pendapatan, luas lahan, sarana dan prasarana, lingkungan masyarakat dan peran penyuluh mempengaruhi minat anak petani, sedangkan secara parsial variabel peran penyuluh berpengaruh nyata, variabel pendidikan, usia, pendapatan, luas lahan berpengaruh sangat nyata dan variabel saran dan prasarana tidak berpengaruh terhadap minat anak petani. 

2026-07-07 08:07:55 admin@polbangtanmedan.ac.id
Motivasi Petani Dalam Penerapan Tanam Serempak Padi Sawah (Oryza Sativa L) Di Kecamatan Gunungsitoli Alooa Kota Gunungsitoli
4 weeks ago
Yeni Puspita Sari Zega (Medan, 2024)

Yeni Puspita Sari Zega, NIRM 01.01.20.168. Motivasi Petani Dalam Penerapan Tanam Serempak Padi Sawah (Oryza sativa L) di Kecamatan Gunungsitoli Alooa Kota Gunungsitoli. Tujuan dari pengkajian ini adalah untuk menganalisis (1) tingkat motivasi petani dalam penerapan tanam serempak padi sawah (Oryza sativa L) (2) faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi motivasi petani dalam penerapan tanam serempak padi sawah (Oryza sativa L). Pengkajian ini di laksanakan di Kecamatan Gunungsitoli Alooa Kota Gunungsitoli lokasi ini dipilih karena merupakan kecamatan dengan mayoritas petani padi. Anggota populasi diasumsikan memiliki kesempatan yang sama untuk terpilih menjadi sampel penelitian. Metode pengumpulan data yang dilakukan adalah dengan menggunakan kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Untuk menganalisi tingkat motivasi petani digunakan skala Rasio dan Likert dan mengetahui fakor-faktor yang mempengaruhi motivasi digunakan model analisis linear berganda. Berdasarkan hasil pengkajian yang diperoleh tingkat motivasi petani di Kecamatan Gunungsitoli Alooa adalah 74,69% termasuk kategori tinggi. Sementara faktor-faktor yang mempengaruhi motivasi petani dalam penerapan tanam serempak padi sawah (Oryza sativa L) secara simultan berpengaruh signifikan Fhitung >Ftabel yaitu (10,202 > 2,25), uji parsial (t) thitung > ttabel dengan nilai signifikan pada umur (0,004), pengalaman bertani (0,000), peran penyuluh (0,000) dan luas lahan (0,005) berpengaruh signifikan, sedangkan pendidikan (0,568) dan pendapatan (0,498) tidak berpengaruh signifikan.

2026-06-30 04:06:08 admin@polbangtanmedan.ac.id
Minat Pekebun Dalam Pemangkasan Tanaman Kopi Arabika (Coffea Arabica. L) Sigarar Utang Untuk Meningkatkan Produksi Di Kecamatan Sitellu Tali Urang Julu Kabupaten Pakpak Bharat Provinsi Sumatera Utara
4 weeks ago
Nicolas Napitupulu (Medan, 2025)

Nicolas Napitupulu, Nirm. 01.02.21.248. “Minat Pekebun Dalam Minat Pekebun Dalam Pemangkasan Tanaman Kopi Arabika (Coffea arabica. L) Sigarar Utang Untuk Meningkatkan Produksi Di Kecamatan Sitellu Tali Urang Julu Kabupaten Pakpak Bharat. Tujuan dari pengkajian ini adalah untuk mengetahui tingkat minat dan faktor-faktor yang memengaruhi pekebun dalam pemangkasan tanaman kopi arabika (Coffea arabica. L) Sigarar Utang untuk meningkatkan produksi. Pengkajian ini dilaksanakan pada bulan Maret 2025 sampai dengan bulan Mei 2025. teknik pengumpulan data yaitu menggunakan kuesioner yang sudah diuji validitas dan reabilitasnya. Sementara teknik analisis data menggunakan skala Likert dan regresi linear berganda. Hasil pengkajian menunjukkan bahwa tingkat minat pekebun dalam pemangkasan tanaman kopi untuk meningkatkan produksi berada dikategori sedang dengan tingkat minat sebesar 67,38%. Hasil regresi linear berganda terhadap faktor-faktor yang memengaruhi minat pekebun diperoleh persamaan sebagai berikut Y = 1.572 + 0,276X1 + 1,053X2 + 0,207X3 – 10,679X4 – 2,939X5 + 0,303X6– 0,505X7 + e. Uji lanjut menggunakan thitung menunjukan bahwa faktor umur, Pendidikan formal, pengalaman, luas lahan, peran penyuluh, dan pekebun lainmemiliki pengaruh yang signifikan dengan nilai thitung lebih besar daripada ttabel. Sedangkan faktor Pengalaman berpengaruh tidak signifikan dengan thitung lebih kecil daripada ttabel.

2026-06-29 07:06:32 Injuniar
Motivasi Petani Dalam Penerapan Pemupukan Berimbang Pada Tanaman Kelapa Sawit (Elaeis Guineensis Jacq) Menghasilkan Di Kecamatan Air Joman Kabupaten Asahan
4 weeks ago
M. Aldin Syah, (Medan, 2025)

M. Aldin Syah, Nirm. 01.02.21.209. Motivasi Petani Dalam Penerapan Pemupukan Berimbang Pada Tanaman Kelapa Sawit (Elaeis guineensis Jacq) Menghasilkan di Kecamatan Air Joman Kabupaten Asahan. Tujuan dari pengkajian ini adalah untuk mengkaji tingkat motivasi dan faktor-faktor yang mempengaruhi motivasi pekebun dalam penerapan pemupukan beimbang pada tanaman kelapa sawit menghasilkan. Metode pengumpulan data yaitu metode kombinasi yang terdiri dari observasi, wawancara, dan kuesioner yang sudah diuji validitas dan reliabilitasnya. Selanjutnya metode analisis data menggunakan regresi linear berganda. Hasil pengkajian menunjukkan tingkat motivasi petani dalam penerapan pemupukan berimbang pada tanaman kelapa sawit tergolong dalam kategori tinggi dengan persentase sebesar 83,47%. Hasil analisis regresi linear berganda terhadap faktor- faktor yang mempengaruhi motivasi pekebun diperoleh persamaan sebagai berikut Y= 41,177 - 0,016X1+ 0,005X2+ 0,010X3 + 0,00000009025X4 − 0,090X5 + 0,150X6 + 0,061X7 + 0,143X8 + e. Uji F (simultan) menunjukkan bahwa variabel-variabel bebas umur (X1), pendidikan (X2), pengalaman berusahatani (X3),pendapatan (X4), luas lahan (X5), jumlah tanggungan keluarga (X6), ketersediaan sarana dan prasarana (X7), dan peran penyuluh (X8) berpengaruh signifikan secara simultan terhadap variabel terikat motivasi petani (Y). Selanjutnya uji t (parsial) menunjukkan bahwa variabel umur, pendapatan, jumlah tanggungan keluarga, ketersediaan sarana dan prasaran, dan peran penyuluh, memiliki pengaruh yang signifikan terhadap motivasi. sedangkan variabel pendidikan, pengalaman berusahatani, luas lahan tidak berpengaruh terhadap motivasi.

2026-06-29 05:06:02 Injuniar
Motivasi Pekebun Dalam Pelaksanaan Program Peremajaan Kelapa Sawit Rakyat (PSR) Di Kecamatan Padang Bolak Kabupaten Padang Lawas Utara Provinsi Sumatera Utara
4 weeks ago
Ade Surya Rizki Harahap (Medan, 2025)

Ade Surya Rizki Harahap. Nirm 01.02.21.198. Motivasi Pekebun dalam Pelaksanaan Program Peremajaan Kelapa Sawit Rakyat di Kecamatan Padang Bolak Kabupaten Padang Lawas Utara. Tujuan dari pengkajian ini adalah untuk mengkaji tingkat motivasi dan faktor-faktor yang memengaruhi motivasi pekebun dalam pelaksanaan program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR). Pengkajian ini dilakukan pada bulan Maret 2025 sampai dengan bulan Mei 2025. Metode pengumpulan data yaitu observasi, wawancara, dan kuesioner yang sudah diuji validitas dan reliabilitasnya. Selanjutnya metode analisis data menggunakan regresi linier berganda. Hasil pengkajian menunjukkan tingkat motivasi pekebun dalam pelaksanaan program PSR tergolong dalam kategori tinggi dengan persentase sebesar 78,78%. Hasil analisis regresi linear berganda terhadap faktor faktor yang memengaruhi motivasi pekebun diperoleh persamaan sebagai berikut Y= 1,280 – 0,014X1 − 0,00000006591X2 + 0,188X3 + 0,274X4 + 0,008X5 – 0,123X6 + 0,104X7 + 0,098X8 + e. Uji F (simultan) menunjukkan bahwa variabel-variabel bebas umur (X1), pendapatan (X2), pendidikan formal(X3), luas lahan (X4), pengalaman (X5), aktivitas kegiatan penyuluhan (X6), ketersediaan sarana produksi (X7), tingkat keuntungan (X8) berpengaruh secara simultan terhadap variabel terikat motivasi pekebun (Y). Selanjutnya uji t (parsial) menunjukkan bahwa variabel pendidikan formal (X3), luas lahan (X4), aktivitas kegiatan penyuluhan (X6), ketersediaan sarana produksi (X7) dan tingkat keuntungan (X8) memiliki pengaruh yang signifikan terhadap (Y). Sedangkan umur (X1), pendapatan (X2) dan pengalaman (X5) tidak berpengaruh signifikan terhadap (Y). 

2026-06-29 01:06:34 Injuniar
Motivasi Petani Dalam Penerapan Good Agricultural Practices (Gap) Pada Usahatani Padi Sawah (Oryza Sativa) Di Kecamatan Kuta Blang Kabupaten Bireuen Provinsi Aceh
1 month ago
Fransiska Rosalina (Medan, 2024)

Fransiska Rosalina, Nirm. 01.01.20.149. Motivasi Petani Dalam Penerapan Good Agricultural Practices (GAP) Pada Usahatani Padi Sawah (Oryza sativa) di Kecamatan Kuta Blang Kabupaten Bireuen Provinsi Aceh. Tujuan dari pengkajian ini adalah untuk mengkaji tingkat motivasi dan faktor-faktor yang mempengaruhi motivasi petani dalam penerapan Good Agricultural Practices (GAP). Pengkajian ini dilaksanakan pada bulan Maret 2024 sampai dengan bulan Juni 2024. Metode pengumpulan data yaitu yang terdiri dari dokumentasi, wawancara, dan kuesioner yang sudah diuji validitas dan reliabilitasnya. Selanjutnya metode analisis data menggunakan regresi linear berganda. Hasil pengkajian menunjukkan tingkat motivasi petani dalam penerapan Good Agricultural Practices (GAP) Pada Usahatani Padi Sawah (Oryza sativa) tergolong dalam kategori sangat tinggi dengan persentase sebesar 85,22%. Hasil analisis regresi linear berganda terhadap faktor-faktor yang mempengaruhi motivasi petani diperoleh persamaan sebagai berikut Y= 16,395 + 0,019X1 + 0,164X2 + 0,944X3 – 2,877X4 – 0,194X5 + 0,027X6 + 0,525X7 + 0,310 X8 + e. Uji F (simultan) menunjukkan bahwa variabel-variabel bebas pendidikan formal (X1), pendidikan non formal (X2), pendapatan (X3), luas lahan (X4), jumlah tanggungan (X5), pengalaman berusahatani (X6), peran penyuluh (X7), dan akses informasi (X8) berpengaruh signifikan secara simultan terhadap variabel terikat motivasi petani (Y). Selanjutnya uji t (parsial) menunjukkan bahwa variabel (X2), (X3), (X4), (X5), (X6), (X7), dan (X8) memiliki pengaruh yang signifikan terhadap (Y). sedangkan variabel (X1) tidak berpengaruh.

2026-06-24 09:06:47 admin@polbangtanmedan.ac.id
Minat Petani Dalam Pemangkasan Tanaman Kopi Untuk Meningkatkan Produksi Buah Di Kecamatan Sitinjo Kabupaten Dairi
1 month ago
Kuntoro (Medan, 2024)

Kuntoro, Nirm. 01.02.20.178. "Minat Petani Dalam Pemangkasan Tanaman Kopi Untuk Meningkatkan Produksi Buah Di Kecamatan Sitinjo Kabupaten Dairi. Tujuan dari pengkajian ini adalah untuk mengkaji tingkat minat dan faktor-faktor yang memengaruhi minat pekebun dalam pemangkasan kopi untuk meningkatkan produksi buah. Pengkajian ini dilaksanakan pada bulan April 2023 sampai dengan bulan Juni 2024. Metode pengumpulan data yaitu metode kombinasi yang terdiri dari wawancara, dan kuesioner yang sudah diuji validitas dan reliabilitasnya. Selanjutnya metode analisis data menggunakan regresi linear berganda. Hasil pengkajian menunjukkan tingkat minat petani dalam pemangkasan tanaman kopi untuk meningkatkan produksi di Kecamatan Sitinjo Kabupaten Dairi termasuk kategori tinggi dengan persentase 79,35%. Hasil analisis regresi linear berganda terhadap faktor-faktor yang memengaruhi minat petani diperoleh persamaan sebagai berikut Y = 3.164 – 0.228X1 – 0,118X2 + 0.370X3 – 12.295X4 + 0.227X5 + 0.316X6+ 0.542X7 + 0.300X8 – 0.058X9 + e. Uji F (simultan) menunjukkan bahwa variabel-variabel bebas, umur (X1), pendidikan formal (X2), pengalaman bertani (X3), luas lahan (X4), pendapatan (X5), peran penyuluh (X6), lingkungan sosial (X7), pendidikan non formal (X8), karakteristik teknologi (X9) berpengaruh terhadap minat petani dalam pemangkasan tanaman kopi arabika (Y), Selanjutnya uji t (parsial) menunjukkan bahwa variabel umur (X1), pengalaman bertani (X3), luas lahan (X4), pendapatan (X5), peran penyuluh (X6), lingkungan sosial (X7) dan pendidikan non formal (X8) berpengaruh nyata dan variabel yang tidak berpengaruh nyata adalah pendidikan formal (X2) dan karakteristik teknologi (X9)

Kata kunci: Minat, Petani, Pemangkasan, Kopi, produksi

2026-06-23 09:06:11 admin@polbangtanmedan.ac.id
Motivasi Petani Muda Dalam Budidaya Jagung Hibrida Di Kecamatan Kapur Ix Kabupaten Lima Puluh Kota
1 month ago
Aswadi (Medan, 2024)

Aswadi, Nirm: RPL 010121325. Motivasi Petani Muda Dalam Budidaya Jagung Hibrida Di Kecamatan Kapur IX Kabupaten Lima Puluh Kota. Pengkajian bertujuan (1) Untuk mengetahui tingkat motivasi petani muda dalam budidaya jagung hibrida di Kecamatan Kapur lX Kabupaten Lima Puluh Kota (2) Untuk mengetahui apa saja faktor-faktor yang mempengaruhi motivasi petani muda dalam budidaya jagung hibrida di Kecamatan Kapur lX Kabupaten Lima Puluh Kota. Pengkajian ini dilaksanakan di Kecamatan Kapur IX pada bulan Februari sampai Mei 2023. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara dan penyebaran kuesioner yang telah di uji validitas dan reliabilitasnya, sementara metode analisis data menggunakan skala likert dan regresi linear berganda. Hasil pengakjian menunjukkan bahwa : (1) Tingkat Motivasi Petani Muda Dalam Budidaya Jagung Hibrida di Kecamatan Kapur IX Kabupaten Lima Puluh Kota termasuk dalam kategori tinggi dengan rekpitulasi nilai yang dihasilkan sebesar (74,90%), (2) Secara bersamaan (simultan) variabel Karakteristik Petani (X1), dan Peran Penyuluh (X3) memiliki dampak yang signifikan terhadap Motivasi Petani Muda Dalam Budidaya Jagung Hibrida Di Kecamatan Kapur IX Kabupaten Lima Puluh Kota,seperti yang dinyatakan dengan nilai F Hitung sebesar (6,359) yang melibihi F tabel (2,78). Secara individual (parsial), variabel karakteristik petani (X1) signifikan terhadap motivasi petani muda dalam budidaya jagung hibrida di Kecamatan Kapur IX Kabupaten Lima Puluh Kota, sebagaimana terlihat pada nilai T hitung (-2,827) yang melibihi T tabel (1,672). Begitu juga variabel ketersediaan sarana dan prasarana (X2) berpengaruh signifikan terhadap motivasi petani muda dalam budidaya jagung hibrida di Kecamatan Kapur IX Kabupaten Lima Puluh Kota, yang tercermin dalam nilai T hitung (1,289) yang melebihi T tabel (1,672).Selain itu, peran penyuluh (X3) juga berpengaruh signifikan terhadap motivasi petani muda dalam budidaya jagung hibrida di Kecamatan Kapur IX Kabupaten Lima Puluh Kota, sebagaimana terlihat pada nilai T hitung (3,198) yang melebihi nilai T tabel (1,672).

Kata Kunci : Petani Muda, Budidaya, Jagung Hibrida

2026-06-23 08:06:04 admin@polbangtanmedan.ac.id