POLBANGTAN MEDAN REPOSITORY

Student Paper


Total Result : 280
Minat Petani Dalam Pemanfaatan Media Sosial Terhadap Pengembangan Aspek Pasar Produk Pertanian Di Kecamatan Berampu Kabupaten Dairi Provinsi Sumatera Utara
2 years ago
Silalahi, Annisa Johanna M (Medan, 2021)

Annisa Johanna M. Silalahi. Nirm 01.1.3.17.0539. Minat petani dalam pemanfaatan media sosial terhadap pengembangan aspek pasar produk pertanian di Kecamatan Berampu, Kabupaten Dairi adalah Pendidikan, pendapatan, pengalaman, umur, koneksi, komunikasi pemasaran, peran penyuluh, akses informasi dan sifat teknologi. Pengkajian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat minat petani dalam pemanfaatan media sosial terhadap pengembangan aspek pasar produk pertanian di Kecamatan Berampu, Kabupaten Dairi. Metode pengkajian ini yaitu deskriptif dengan pendekatan kuantitatif yang dilakukan dengan wawancara dan kuisioner. Pelaksanaan pengkajian dilakukan di Kecamatan Berampu Kabupaten Dairi pada bulan Maret 2021 sampai dengan Mei 2021. Diketahui hasil pengkajian menunjukkan bahwa tingkat minat petani dalam pemanfaatan media sosial terhadap pengembangan aspek pasar produk pertanian adalah sebesar 84,6% dengan kategori sangat tinggi. Secara parsial variabel yang berpengaruh nyata terhadap minat petani yaitu pendidikan, pendapatan, pengalaman, komunikasi pemasaran, peran penyuluh, akses informasi, dan sifat teknologi sedangkan secara simultan variabel pendidikan, pendapatan, pengalaman, umur, koneksi, komunikasi pemasaran, peran penyuluh, akses informasi dan sifat teknologi berpengaruh nyata terhadap minat petani dalam pemanfaatan media sosial terhadap pengembangan aspek pasar produk pertanian di Kecamatan Berampu, Kabupaten Dairi.

2022-04-18 07:04:07 admin@polbangtanmedan.ac.id
Motivasi Petani Dalam Penerapan Sistem Tanam Padi Jajar Legowo Super Di Kecamatan Kualuh Selatan Kabupaten Labuhanbatu Utara Provinsi Sumatera Utara
2 years ago
Dalimunthe, Adriyan Syuhada (Medan, 2021)

Adriyan Syuhada Dalimunthe, NIRM. 01.1.3.17.0537. Motivasi Petani Dalam Penerapan sistem tanam jajar legowo super di Kecamatan Kualuh Selatan Kabupaten Labuhanbatu Utara Provinsi Sumatera Utara. Tujuan dari pengkajian ini adalah mengetahui motivasi petani dalam penerapan sistem tanam jajar legowo super dan mengetahui pengaruh karakteristik individu, luas lahan, penyuluhan dan modal terhadap motivasi petani dalam penerapan sistem tanam jajar legowo super . Pengkajian ini dilaksanakan di Kecamatan Kualuh Selatan Kabupaten Labuhanbatu Utara pada April sampai dengan Mei 2021. Metode pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi dan wawancara menggunakan kusioner yang telah diuji validitas dan reliabilitas serta asumsi klasiknya. Sedangkan metode analisis data menggunakan Skala Likert dan Regresi Linear Berganda. Hasil pengkajian menunjukkan bahwa tingkat motivasi petani dalam penerapan sistem tanam jajar legowo super tergolong tinggi (73,49 %). Sementara hasil Regresi Linear Berganda terhadap faktor-faktor yang mempengaruhi motivasi petani diperoleh persamaan Y = 9,272 + 0,221X1 + 0,492X2 + 1,403X3 + 1,004X4. Uji lanjut menggunakan t Hitung menunjukkan bahwa faktor karakteristik individu, luas lahan, penyuluhan dan modal berpengaruh nyata terhadap motivasi petani dalam penerapan sistem tanam jajar legowo super di Kecamatan Kualuh Selatan Kabupaten Labuhanbatu Utara dengan nilai t Hitung lebih besar dari t Tabel.

2022-04-18 07:04:58 admin@polbangtanmedan.ac.id
Minat Generasi Muda Dalam Pemanfaatan Alsintan Pada Komoditi Kelapa Sawit (Elaeis Guineensis Jacq.) Di Kecamatan Selesai Kabupaten Langkat
2 years ago
Tarigan, Yunus Egia Putra (Medan, 2021)

Yunus Egia Putra Tarigan, Nirm 01.4.3.17.0577. Minat Generasi Muda Dalam Pemanfaatan Alsintan Pada Komoditi Kelapa Sawit (Elaeis guineensis Jacq.) Di Kecamatan Selesai Kabupaten Langkat. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui tingkat minat generasi muda dalam pemanfaatan alsintan pada komoditi kelapa sawit dan faktor-faktor yang mempengaruhi minat generasi muda dalam pemanfaatan alsintan pada komoditi kelapa sawit. Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Selesai, Kabupaten Langkat pada bulan April sampai dengan Mei 2021. Metode pengumpulan data yaitu metode observasi dan wawancara menggunakan kuesioner yang telah diuji validitas dan reabilitasnya, sementara metode analisis data menggunakan skala likert dan regresi. Hasil penelitian menunjukkan minat generasi muda dalam pemanfaatan aslintan pada komoditi kelapa sawit pada kategori tinggi yaitu 77,4 persen, sementara hasil regresi linear terhadap faktor-faktor yang mempengaruhi minat generasi muda dalam pemanfaatan alsintan pada komoditi kelapa sawit diperoleh persamaan sebagai berikut Y = 1,533 + 0, 13X1 + 0,325X2 + 0,023X3 + 0,276X4 + 0,406X5. Secara simultan (uji-F) variabel yang berpengaruh terhadap minat generasi muda dalam pemanfaatan alsintan pada komoditi kelapa sawit adalah tingkat pendidikan formal, lingkungan keluarga, lingkungan masyarakat, pengalaman dan ketersediaan alsintan. Secara parsial (uji t) variabel yang berpengaruh terhadap minat generasi muda dalam pemanfaatan alsintan pada komoditi kelapa sawit adalah lingkungan keluarga, pengalaman dan ketersediaan alsintan.

2022-04-18 06:04:11 admin@polbangtanmedan.ac.id
Minat Petani Dalam Penerapan Jarak Tanam Terhadap Pertumbuhan Dan Produksi Tanaman Kelapa Sawit (Elaeis Guineensis Jacq) Di Kecamatan Panai Hulu Kabupaten Labuhanbatu Provinsi Sumatera Utara
2 years ago
Anggara, Ardi Dwi (Medan, 2021)

Ardi Dwi Anggara 01.4.3.17.0542. Faktor-faktor yang mempengaruhi minat petani dalam penerapan jarak tanam terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman kelapa sawit (Elaeis guineensis Jacq.) adalah pendidikan, luas lahan, pengalaman, pendapatan, akses informasi, peran penyuluh, peran kelompok tani, dan karakteristik inovasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui minat petani dalam penerapan jarak tanam terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman kelapa sawit dan untuk mengetahui faktor apa saja yang mempengaruhi minat petani dalam penerapan jarak tanam terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman kelapa sawit. Metode pengumpulan data yaitu metode observasi, wawancara, kuisioner, dan pencatatan yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Metode analisis data menggunakan skala likert, skala rasio dan regresi linear. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat minat petani dalam penerapan jarak tanam terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman kelapa sawit (Elaeis guineensis Jacq.) tinggi yaitu 81,94%, sementara hasil regresi linear terhadap faktor-faktor yang mempengaruhi minat petani dalam penerapan jarak tanam terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman kelapa sawit (Elaeis guineensis jacq) diperoleh persamaan sebagai berikut Y = 5,145 + -0,069 X1 + 0,005 X2 + 0,003 X3 + - 0,003 X4 + 0,196 X5 + 0,180 X6 + 0,161 X7+ 0,205 X8. Uji lanjut menggunakan t-hitung menunjukkan bahwa akses informasi, dan karakteristik inovasi memiliki pengaruh yang signifikan dengan nilai t-hitung lebih besar daripada t-tabel.

2022-04-18 04:04:02 admin@polbangtanmedan.ac.id
Minat Generasi Muda Menjadi Wirausaha Dalam Pengelolaan Kafe Kopi Di Kecamatan Hamparan Perak Kabupaten Deli Serdang Provinsi Sumatera Utara
2 years ago
Hutagalung, Riauli (Medan, 2021)

Riauli hutagalung, Nirm. 01.4.3.17.0567, Minat Generasi Muda Mejadi Wirausaha dalam Pengelolaan Kafe Kopi di Kecamatan Hamparan Perak Kabupaten Deli Serdang Povinsi Sumatera Utara. Tujuan pengkajian ini adalah untuk mengkaji tingkat minat dan faktor-faktor yang mempengaruhi minat generasi muda menjadi wirausaha dalam pengelolaan kafe kopi. Pengkajian ini dilakukan di Kecamatan Hamparan Perak pada bulan 1 April sampai dengan 23 Mei 2021. Metode Pengumpulan data yaitu metode observasi, wawancara menggunakan kuesioner yang telah diuji validitas dan reabilitasnya dan wawancara. Metode analisis data menggunakan skala likert dan regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat minat generasi muda menjadi wirausaha dalam pengelolaan kafe kopi berada pada kategori tinggi yaitu 80,5%. Sementara hasil regresi linear berganda terhadap faktor-faktor yang mempengaruhi minat generasi muda menjadi wirausaha dalam pengelolaan kafe kopi diperoleh persamaan sebagai berikut Y = 18,250 + 0,505X1 - 0,206X2 + 0,618X3 + 0,252X4 + 0,627X5 + 0,177X6 dengan nilai Fhitung (7,436) > Ftabel (2,530) dan nilai sgnifikansi 0,000 < 0,050 (α) yang berarti bahwa secara bersama-sama seluruh variabel berpengaruh terhadap minat generasi muda menjadi wirausaha dalam pengelolaan kafe kopi. Uji lanjut menggunakan thitung menunjukkan bahwa variabel pendidikan, pengalaman dan lingkungan keluarga memiliki pengaruh signifikan dengan nilai thitung > ttabel.

2022-04-18 03:04:55 admin@polbangtanmedan.ac.id
Motivasi Petani Kelapa Sawit Dalam Berkelompok Tani Di Kecamatan Galang Kabupaten Deli Serdang Provinsi Sumatera Utara
2 years ago
Pasaribu, Nazli Amalia (Medan, 2021)

Nazli Amalia Pasaribu, Nirm 01.4.3.17.0565. Motivasi Petani Kelapa Sawit dalam Berkelompok Tani di Kecamatan Galang Kabupaten Deli Serdang Provinsi Sumatera Utara. Tujuan dari pengkajian ini adalah mengetahui tingkat motivasi petani kelapa sawit dan faktor-faktor yang berhubungan dengan motivasi petani kelapa sawit dalam berkelompok tani di Kecamatan Galang Kabupaten Deli Serdang Provinsi Sumatera Utara. Pengkajian ini dilaksanakan di Kecamatan Galang, Kabupaten Deli Serdang pada bulan Maret sampai dengan Mei 2021. Metode pengumpulan data yaitu metode observasi dan wawancara menggunakan kuesioner yang telah diuji validitas dan reabilitasnya, sementara metode analisis data menggunakan skala likert dan korelasi Rank Spearman. Hasil pengkajian menunjukan bahwa tingkat motivasi petani kelapa sawit dalam berkelompok tani dalam kategori tinggi yaitu 76,33%, sementara hasil korelasi Rank Spearman terhadap faktor-faktor yang berhubungan dengan motivasi petani kelapa sawit dalam berkelompok tani yakni pendidikan formal, pendidikan nonformal, jumlah tanggungan keluarga, lingkungan sosial, dukungan instansi, akses informasi, dan peran penyuluh memiliki hubungan yang signifikan terhadap motivasi petani kelapa sawit. Sedangkan luas lahan, pengalaman, dan lingkungan ekonomi tidak memiliki hubungan yang signifikan terhadap motivasi petani kelapa sawit.

2022-04-18 03:04:59 admin@polbangtanmedan.ac.id
Minat Generasi Z Pada Sektor Pertanian Di Era Revolusi Industri 4.0 Di Kecamatan Secanggang Kabupaten Langkat Provinsi Sumatera Utara
2 years ago
Ferry Sandria, M (Medan, 2021)

M. Ferry Sandria, Nirm 01.4.3.17.0560. Minat Generasi Z Pada Sektor Pertanian di Era Revolusi Industri 4.0, di Kecamatan Secanggang, Kabupaten Langkat. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis tingkat minat generasi z pada sektor pertanian dan menganalisis faktor faktor yang mempengaruhi minat generasi z pada sektor pertanian di era revolusi industri 4.0 di Kecamatan Secanggang, Kabupaten Langkat. Penelitian ini dilakukan di Kecamatan Secanggang, pada tanggal 15 Maret-31 Mei 2021. Metode pengumpulan data dalam penelitian kali ini yaitu, observasi dan wawancara menggunakan kuisioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya, sementara metode analisis data menggunakan skala likert dan regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukan bahwa tingkat minat generasi z pada sektor pertanian di era revolusi industri 4.0 berada pada kategori sangat tinggi yaitu 95%, sementara hasil regresi linear berganda terhadap faktor faktor yang mempengaruhi minat generasi z pada sektor pertanian diperoleh persamaan sebagai berikut. Y= 37,919+0,128 X1 + 0,021 X2 + 0,202 X3 – 0,170 X4 + 0,005 X5 – 0,247 X6 – 0,770 X7 – 0,064 X8 – 0,962 X9. Uji lanjutan menggunakan Thitung menunjukan bahwa faktor ekspektasi pendapatan, ketersediaan modal memiliki pengaruh yang significant secara nyata, dengan nilai Thitung> Ttabel

2022-04-18 02:04:24 admin@polbangtanmedan.ac.id
Minat Petani Dalam Penggunaan Stimulan Etefon Pada Tanaman Karet Di Kecamatan Badar Kabupaten Aceh Tenggara Provinsi Aceh
2 years ago
Hayati, Lisa (Medan, 2021)

Lisa Hayati, Nirm 01.4.3.17.0559, Minat Petani dalam Penggunaan Stimulan Etefon pada Tanaman Karet di Kecamatan Badar Kabupaten Aceh Tenggara Provinsi Aceh. Tujuan dari pengkajian ini adalah mengkaji tingkat minat petani dan mengkaji faktor-faktor yang mempengaruhi minat petani dalam dalam Penggunaan Stimulan pada Tanaman Karet. Pengkajian dilakukan di Kecamatan Badar Kabupat Aceh Tenggara pada 29 maret Maret hingga 23 Mei 2021. Metode pengumpulan data dilakukan dengan penyebaran Kuesioner kepada responden. Kuesioner tersebut sebelumnya telah diuji validitas dan reliabilitasnya dan dilengkapi dengan dokumentasi kegiatan pengisian kuesioner. Metode analisis data menggunakan Data rasio, skala likert dan regresi liniear berganda. Hasil pengkajian menunjukkan bahwa tingkat persentase minat petani dalam Penggunaan Stimulan pada Tanaman Karet yaitu sebesar 72,25% yang tergolong pada kategori tinggi. Sedangkan untuk faktor-faktor yang mempengaruhi minat petani dalam penggunaan stimulan pada tanaman karet adalah umur, lingkungan masyarakat dan peran penyuluh. Sementara tingkat pendidikan, pengalaman, luas lahan, pendapatan, keterampilan, jumlah tangungan keluarga dan kemudahan dalam memperoleh stimulan tidak memberikan pengaruh terhadap minat petani dalam penggunaan stimulan pada tanaman karet di Kecamatan Badar Kabupaten Aceh Tenggara.

2022-04-14 04:04:25 admin@polbangtanmedan.ac.id
Motivasi Petani Dalam Melakukan Pemeliharaan Tanaman Kopi Arabika (Coffea Arabica) Di Kecamatan Berampu Kabupaten Dairi Sumatera Utara
2 years ago
Mhd Fiqri Ujung, Fuad (Medan, 2021)

Fuad Mhd Fiqri Ujung, Nirm. 01.4.3.17.0552, Motivasi Petani Dalam Melakukan Pemeliharaan Tanaman Kopi Arabika di Kecamatan Berampu Kabupaten Dairi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat motivasi (motivasi ekonomi dan motivasi sosiologis) petani dan mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi motivasi petani dalam melakukan pemeliharaan tanaman kopi arabika. Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Berampu Kabupaten Dairi pada bulan Maret sampai dengan bulan Mei 2021. Metode pengumpulan data menggunakan metode observasi, wawancara dengan menggunakan kuesioner yang telah di uji validitas dan reliabilitas nya, sementara metode analisis data menggunakan skala likert dan regresi linear berganda dengan bantuan SPSS 25. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 74 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat motivasi petani dalam melakukan pemeliharaan tanaman kopi arabika (motivasi ekonomi yaitu 87,83 % dan tingkat motivasi sosiologis tinggi yaitu 86,54%), sehingga total tingkat motivasi petani dalam melakukan pemeliharaan tanaman kopi arabika yaitu sebesar 87,18%, sedangkan faktor-faktor yang berpengaruh terhadap motivasi petani dalam melakukan pemeliharaan tanaman kopi arabika adalah pendapatan, ketersediaan saprodi dan peran penyuluh.

2022-04-13 02:04:50 admin@polbangtanmedan.ac.id
Motivasi Petani Dalam Budidaya Tanaman Kakao (Theobroma Cacao L.) Di Kecamatan Selesai Kabupaten Langkat Provinsi Sumatera Utara
2 years ago
Vira Octarizsa, Dwi (Medan, 2021)

Dwi Vira Octarizsa, Nirm 01.4.3.17.0548. Motivasi Petani Dalam Budidaya Tanaman Kakao (Theobroma cacao L.). Tujuan dari penelitian ini adalah mengkaji tingkat motivasi petani, mengkaji tingkat faktor-faktor motivasi petani, dan untuk mengkaji hubungan antara faktor-faktor motivasi dengan tingkat motivasi petani dalam budidaya tanaman kakao (Theobroma cacao L.). Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Selesai, Kabupaten Langkat pada bulan Maret sampai dengan Mei 2021. Metode pengumpulan data yaitu metode observasi dan wawancara menggunakan kusioner yang telah diuji validitas dan reabilitasnya, sementara metode analisis data menggunakan skala likert dan korelasi Rank Spearman. Hasil penelitian menunjukan bahwa tingkat motivasi petani dalam budidaya tanaman kakao sangat tinggi yaitu 88,1 persen, dengan tingkat umur petani 84,5 persen, pendidikan formal petani 84,8 persen, pengalamam berusahatani 84,2 persen, penghasilan 63,2 persen, jaminan pasar 84,8 persen, intensitas penyuluhan 88,3 persen, ketersedian permodalan 85,3 persen, sementara hasil korelasi Rank Spearman terhadap faktor-faktor yang berhubungan dengan motivasi petani dalam budidaya tanaman kakao yaitu pengalaman berusahatani, penghasilan, jaminan pasar, intensitas penyuluhan, dan ketersediaan permodalan. Sedangkan faktor-faktor yang tidak berhubungan dengan motivasi petani dalam budidaya tanaman kakao yaitu umur dan pendidikan formal.

2022-04-13 02:04:33 admin@polbangtanmedan.ac.id