POLBANGTAN MEDAN REPOSITORY

Student Paper


Total Result : 357
Minat Petani Dalam Pemanfaatan Limbah Padat (Decanter Solid) Pabrik Kelapa Sawit Menjadi Pupuk Organik Di Kecamatan Muara Batang Toru Kabupaten Tapanuli Selatan
1 month ago
Andini Eka Malinda (Medan, 2024)

Andini Eka Malinda, Nirm 01.02.20.138. Minat Petani Dalam Pemanfaatan Limbah Padat (Decanter Solid) Pengolahan Pabrik Kelapa Sawit Menjadi Pupuk Organik di Kecamatan Muara Batang Toru Kabupaten Tapanuli Selatan. Tujuan dari pengkajian ini adalah untuk mengkaji tingkat minat dan faktor-faktor yang memengaruhi minat petani dalam pemanfaatan limbah padat (decanter solid) pengolahan pabrik kelapa sawit menjadi pupuk organik di Kecamatan Muara Batang Toru Kabupaten Tapanuli Selatan. Pengkajian ini dilaksanakan di Kecamatan Muara Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan pada bulan april sampai dengan juni 2024. Metode pengkajian yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data yaitu dengan observasi, wawancara, kuesioner yang telah di uji validitas dan reliabilitas dan dokumentasi. Selanjutnya teknik analisis data menggunakan skala Likert dan Regresi Linear Berganda. Teknik penentuan sampel dalam pengkajian ini yaitu simpel random sampling dengan jumlah sampel sebanyak 74 orang. Hasil dalam pengkajian ini menunjukan bahwa tingkat minat petani dalam pemanfaatan limbah padat (decanter solid) pabrik kelapa sawit dalam kategori sedang yaitu 63,2%. Hasil regresi linear berganda diperoleh persamaan sebagai berikut Y= 42.718 + 0.023X1 + 0.087X2 – 0.211X3 + 0.142X4 – 0.019X5 + 0.060X6 + 0.192X7 + 0.116X8 + e. Selain itu, dilakukan uji lanjutan yaitu uji t (parsial) menunjukan bahwa faktor umur, pendidikan, pendapatan, peran penyuluh, modan serta lingkungan sosial berpengaruh nyata terhadap pengkajian ini.

Kata Kunci : Minat petani, decanter solid, pupuk organik, regresi linear berganda.

2026-06-23 07:06:33 admin@polbangtanmedan.ac.id
Minat Petani Dalam Melakukan Pruning Pada Tanaman Kelapa Sawit (Elaeis Guineensis Jacq) Di Kecamatan Kluet Timur Kabupaten Aceh Selatan
1 month ago
Musriwarni (Medan, 2024)

Musriwarni, Nirm. RPL.01.02.22.388, Minat Petani dalam Melakukan Pruning Pada Tanaman Kelapa Sawit (Elaeis guineensis Jacq) di Kecamatan Kluet Timur Kabupaten Aceh Selatan. Tujuan dari pengkajian ini adalah untuk mengkaji tingkat minat petani dalam melakukan pruning pada tanaman kelapa sawit dan faktor apa saja yang mempengaruhi minat petani dalam melakukan pruning pada tanaman kelapa sawit di Kecamatan Kluet Timur Kabupaten Aceh Selatan. Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Kluet Timur Kabupaten Aceh Selatan pada bulan April sampai dengan Juni 2024. Metode pengumpulan data menggunakan metode observasi dan wawancara dengan menggunakan kuesioner yang telah di uji validitas dan reliabilitasnya, sementara metode analisis data menggunakan skala likert dan regresi linear berganda dengan bantuan SPSS for windows 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat minat petani dalam melakukan pruning pada tanaman kelapa sawit berada dalam kategori tinggi (80,48%). Sementara hasil analisis linier berganda terdapat faktor yang berpengaruh signifikan yaitu pendidikan formal, pendapatan, pengalaman, dan peran penyuluh. Sedangkan faktor luas lahan tidak berpengaruh signifikan terhadap minat petani dalam melakukan pruning pada tanaman kelapa sawit di Kecamatan Kluet Timur Kabupaten Aceh Selatan

2026-06-19 04:06:39 admin@polbangtanmedan.ac.id
Modal Sosial Pekebun Kelapa Sawit Dalam Implementasi Program Peremajaan Sawit Rakyat (Psr) Di Kecamatan Tiumang Kabupaten Dharmasraya
1 month ago
Kartono, Alex (Medan, 2024)

Alex Kartono, NIRM. RPL. 01.02.22.384, Modal Sosial Pekebun Kelapa Sawit dalam Implementasi Program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) di Kecamatan Tiumang Kabupaten Dharmasraya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui modal sosial pekebun kelapa sawit dalam implementasi Program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) di Kecamatan Tiumang Kabupaten Dharmasraya, juga untuk mengetahui dan menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi modal sosial pekebun kelapa sawit dalam implementasi Program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) di Kecamatan Tiumang, Kabupaten Dharmasraya. Penelitian dilakukan di Kecamatan Tiumang, Kabupaten Dharmasraya, antara Januari hingga Juni 2024. Ukuran sampel dalam penelitian ini adalah 78 individu, dipilih menggunakan pengambilan sampel acak proporsional. Strategi pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan kuesioner, memanfaatkan skala likert untuk penilaian, yang telah menjalani pengujian ketat untuk memastikan validitas dan keandalan. Teknik analisis data menggunakan uji regresi linier berganda menggunakan Aplikasi SPSS. Temuan penelitian menunjukkan bahwa modal sosial pekebun kelapa sawit dalam melakukan Program Retanam Kelapa Sawit Rakyat (PSR) di Kecamatan Tiumang, Kabupaten Dharmasraya tergolong tinggi, dengan skor 80,30%. Modal sosial pekebun kelapa sawit dipengaruhi oleh umur, pengalaman, luas lahan, peran kelompok tani dan peran tokoh masyarakat, sedangkan faktor pendidikan dan pendapatan tidak berpengaruh signifikan terhadap modal sosial pekebun kelapa sawit dalam implementasi Program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) di Kecamatan Tiumang, Kabupaten Dharmasraya

2026-06-19 04:06:45 admin@polbangtanmedan.ac.id
Motivasi Pekebun Dalam Menggunakan Benih Unggul Bersertifikat Pada Tanaman Kelapa Sawit (Elaeis Guineessis Jacq) Di Kecamatan Sembilan Koto Kabupaten Dharmasraya
1 month ago
Yasin, Ahmad Nur (Medan, 2024)

Ahmad Nur Yasin, NIRM. RPL. 01.02.22.383, Motivasi Pekebun Dalam Menggunakan Benih Unggul Bersertifikat Pada Tanaman Kelapa Sawit di Kecamatan Sembilan Koto Kabupaten Dharmasraya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis motivasi dan factor-faktor yang mempengaruhi motivasi pekebun dalam menggunakan benih unggul bersertifikat pada tanaman kelapa sawit. Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Sembilan Koto Kabupaten Dharmasraya pada bulan Januari sampai dengan Juni 2024. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian deskripstif kuantitatif. Jumlah populasi sebanyak 118 orang dengan sampel sebanyak 54 orang yang ditentukan dengan Purposive Random Sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan metode observasi, wawancara dan kuesioner telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Selanjutnya teknik analisis data menggunakan uji regresi linier berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa motivasi pekebun dalam menggunakan benih unggul bersertifikat pada tanaman kelapa sawit berada pada kategori tinggi sebesar 73,89%. Uji lanjut menggunakan t-hitung menunjukkan bahwa faktor yang berpengaruh nyata terhadap motivasi pekebun dalam menggunakan benih unggul bersertifikat pada tanaman kelapa sawit antara lain pendidikan nonformal, pengalaman, pendapatan, luas lahan, sedangkan yang tidak berpengaruh nyata adalah pendidikan formal, tingkat hasil produktifitas, dan tingkat kesesuaian dengan budaya setempat

2026-06-19 02:06:01 admin@polbangtanmedan.ac.id
Motivasi Petani Dalam Penerapan Pemupukan Berimbang Tanaman Padi Sawah Di Kecamatan Kapur Ix Kabupaten Lima Puluh Kota
1 month ago
Yendra (Medan, 2023)

Yendra, NIRM RPL.01.01.316, Motivasi Petani Dalam Penerapan Pemupukan Berimbang Pada Tanaman Padi Sawah di kecamatan Kapur IX Kabupaten Lima Puluh Kota. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat motivasi petani dalam penerapan pemupukan berimbang Pada Tanaman Padi Sawah di Kecamatan Kapur IX Kabupaten Lima Puluh Kota dan faktor apa saja yang mempengaruhi tingkat motivasi petani dalam penerapan pemupukan berimbang pada tanaman Pada Tanaman Padi Sawah di Kecamatan Kapur IX Kabupaten Lima Puluh Kota. Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Kapur IX Kabupaten Lima Puluh Kota pada bulan Oktober 2022 sampai dengan Juli 2023. Metode pengumpulan data yaitu observasi, dokumentasi dan wawancara menggunakan kuesioner yang telah diuji validitas dan reabilitasnya, sementara metode analisis data menggunakan skala likert dan linier berganda dengan bantuan SPSS for windows 25. Hasil penelitian menunjukan bahwa tingkat motivasi ekonomi petani berada pada kategori sangat tinggi (90.97%) dan motivasi sosial berada pada kategori sosial (91,21%), sementara hasil analisis linier berganda terdapat faktor-faktor yang mempengaruhi motivasi petani dalam penerapan pemupukan berimbang pada pada tanaman padi sawah di Kecamatan Kapur IX Kabupaten Lima Puluh Kota yaitu karakteristik petani, sarana dan pasarana dan peran penyuluh dengan nilai thitung lebih besar dari ttabel.

Kata Kunci : Motivasi Petani, Pemupukan Berimbang

2026-06-18 01:06:03 admin@polbangtanmedan.ac.id
Motivasi Petani Terhadap Perbanyakan Tamanan Pala (Myristica Fragrans Houtt) Dengan Cara Sambung Pucuk Di Kecamatan Pasie Raja Kabupaten Aceh Selatan Provinsi Aceh
1 month ago
Murryanti (Medan, 2023)

Murryanti, Nirm. 01.02.21.292 Motivasi Petani Terhadap Perbanyakan Tanaman Pala (Myristica fragrans Houtt) Dengan Cara Sambung Pucuk di Kecamatan Pasie Raja Kabupaten Aceh Selatan Provinsi Aceh. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji tingkat motivasi petani dan hubungan antara faktor internal dan eksternal dengan motivasi (motivasi ekonomi dan motivasi sosiologis) petani terhadap perbanyakan tanaman pala (Myristica fragrans Houtt) dengan cara sambung pucuk di Kecamatan Pasie Raja Kabupaten Aceh Selatan. Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Pasie Raja, Kabupaten Aceh Selatan pada bulan November 2022 sampai dengan Februari 2023. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 32 orang. Metode penelitian ini yaitu menggunakan metode kuantitatif yang bersifat deskriptif. Teknik pengumpulan data yaitu dengan observasi, pencatatan, dan wawancara dengan menyebarkan kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya, sementara metode analisis data menggunakan skala Likert dan analisis korelasi Rank Spearman terhadap perbanyakan tanaman pala dengan cara sambung pucuk di Kecamatan Pasie Raja. Untuk hasil hipotesis pertama dalam pengkajian ini adalah tingkat motivasi petani terhadap perbanyakan tanaman pala (Myristica fragrans Houtt) dengan cara sambung pucuk di Kecamatan Pasie Raja Kabupaten Aceh Selatan dalam kategori tinggi yang diukur berdasarkan motivasi ekonomi (73,853 %) dan motivasi sosiologis (77,375 %). Dan untuk hasil hipotesis kedua ada hubungan yang signifikan antara umur, pendapatan dan peran penyuluh dengan motivasi ekonomi. Dan terdapat hubungan yang signifikan antara umur, pendapatan dan peran penyuluh dengan motivasi sosiologis terhadap perbanyakan tanaman pala (Myristica fragrans Houtt) dengan cara sambung pucuk di Kecamatan Pasie Raja Kabupaten Aceh Selatan.

 Kata Kunci : motivasi petani, tanaman pala, sambung puc

2026-06-17 04:06:09 admin@polbangtanmedan.ac.id
Motivasi Pekebun Dalam Peningkatan Pendapatan Dengan Usaha Budidaya Pala Sambung Pucuk Di Kecamatan Tapaktuankabupaten Aceh Selatan
1 month ago
Junaidi (Medan, 2023)

Junaidi, Nirm. 01.02.21.287. Motivasi Pekebun dalam meningkatan Pendapatan dengan Usaha Budidaya Pala Sambung Pucuk di Kecamatan Tapaktuan Aceh Selatan. Pengkajian dalam penelitian ini bertujuan untuk mengkaji tingkat motivasi pekebun dalam peningkatan pendapatan dengan usaha budidaya pala sambung pucuk di Kecamatan Tapaktuan Aceh Selatan dan faktor yang memiliki hubungan dengan pendapatan dengan usaha budidaya pala sambung pucuk di Kecamatan Tapaktuan Kabupaten Aceh Selatan. Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Tapaktuan Kabupaten Aceh Selatan pada bulan April sampai dengan Mei 2023. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 67 orang yang dipilih dari 200 pekebun pala dengan purposive sampling dari pekebun pada tanaman pala dan telah mendapatkan penyuluhan tentang budidaya pala sambung. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu menggunakan kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya, sementara metode analisis data menggunakan skala Likert dan regresi linear berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat motivasi pekebun tinggi yaitu 70%. Hasil uji regresi linear berganda yaitu faktor yang mempengaruhi pendapatan pekebun dan usaha budidaya pala sambung pucuk yang berpengaruh signifikan adalah produksi pala sambung pucuk, luas lahan produksi pala sambung pucuk, dan modal produksi pala sambung pucuk sedangkan tenaga kerja tidak berpengaruh signifikan terhadap motivasi pekebun.

2026-06-17 03:06:05 admin@polbangtanmedan.ac.id
Motivasi Pekebun Dalam Menerapkan Good Agriculture Practices (GAP) Pada Tanaman Kopi Arabika Di Kecamatan Panei Kabupaten Simalungun Provinsi Sumatera Utara
1 month ago
Yeny Widianata Manurung (Medan, 2024)

Yeny Widianata Manurung, Nirm. 01.02.20.194. Motivasi Pekebun dalam Menerapkan Good Agriculture Practices (GAP) pada Tanaman Kopi Arabika di Kecamatan Panei Kabupaten Simalungun Provinsi Sumatera Utara. Tujuan dari pengkajian ini adalah untuk mengkaji tingkat motivasi dan faktor-faktor yang mempengaruhi motivasi pekebun dalam penerapan Good Agriculture Practices (GAP). Pengkajian ini dilaksanakan pada April sampai dengan bulan Juni 2024. Metode pengumpulan data yaitu observasi, wawancara, dan kuesioner yang sudah diuji validitas dan reliabilitasnya. Selanjutnya metode analisis data menggunakan regresi linear berganda. Hasil pengkajian menunjukkan bahwa tingkat motivasi pekebun dalam menerapkan GAP tanaman kopi arabika tergolong tinggi dengan persentase sebesar 81,04%. Selanjutnya hasil analisis regresi linier berganda faktor-faktor yang berpengaruh signifikan terhadap motivasi pekebun dalam menerapkan GAP secara simultan antara lain pendapatan(X1), pengalaman berusahatani (X2), pendidikan formal (X3), jumlah tanggungan keluarga (X4), peran penyuluh (X5), akses informasi (X6), dan ketersediaan sarana produksi (X7). Akan tetapi, secara parsial faktor-faktor yang berpengaruh signifikan terhadap motivasi pekebun dalam menerapkan GAP antara lain pengalaman berusahatani (X2), peran penyuluh (X5), akses informasi (X6), dan ketersediaan sarana produksi (X7). Sedangkan variabel bebas pendapatan (X1), pendidikan formal (X3), dan jumlah tanggungan (X4) tidak berpengaruh signifikan terhadap motivasi (Y).

2026-06-04 04:06:51 admin@polbangtanmedan.ac.id