POLBANGTAN MEDAN REPOSITORY

Student Paper


Total Result : 357
Minat Petani Dalam Pengendalian Hama Walang Sangit (Leptocorisa Oratorius) Menggunakan Perangkap Keong Mas Pada Tanaman Padi Sawah Di Kecamatan Sirapit Kabupaten Langkat Provinsi Sumatera Utara
4 months ago
Ditha Adelia (Medan, 2025)

Ditha Adelia, Nirm 01.01.21.240. Minat petani dalam pengendalian hama walang sangit (Leptocorisa oratorius) menggunakan perangkap keong mas pada tanaman padi sawah di Kecamatan Sirapit Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat minat petani dalam menggunakan perangkap keong mas untuk mengendalikan hama wereng coklat dan untuk mengkaji variabel-variabel yang memengaruhi minat tersebut pada tanaman padi. Penelitian dilakukan di Kecamatan Sirapit, Kabupaten Langkat, antara bulan Maret dan Mei 2025. Data dikumpulkan memakai kuesioner yang telah melalui uji validitas dan reliabilitas sebagai bagian dari teknik analisis deskriptif kuantitatif. Regresi linier berganda dan skala Likert digunakan dalam prosedur analisis data. Berdasarkan hasil penelitian, 74,48% petani berminat menggunakan perangkap keong mas untuk mengurangi hama wereng coklat, yang termasuk dalam kategori tinggi. Faktor usia, pendidikan, luas lahan, dan fungsi penyuluh pertanian secara bersamaan memengaruhi tingkat minat petani. Pengalaman petani, pendapatan, informasi petani mempengaruhi minat petani, sedangkan secara parsial variabel umur dan pendidikan berpengaruh sangat nyata, luas lahan dan peran penyuluh pertanian berpengaruh sangat nyata, pendapatan berpengaruh sangat nyata, pengalaman petani dan informasi petani tidak berpengaruh terhadap minat petani.

2026-04-21 02:04:25 admin@polbangtanmedan.ac.id
Minat Pekebun Terhadap Pemanfaatan Tandan Kosong Kelapa Sawit (Tkks) Dan Palm Oil Mill Effluent (Pome) Sebagai Pupuk Organik Padat Di Kecamatan Portibi Kabupaten Padang Lawas Utara
4 months ago
Adam Sukhri Lubis (Medan, 2025)

Adam Sukhri Lubis. NIRM. 01.02.21.197. Minat Pekebun terhadap Pemanfaatan Tandan Kosong Kelapa Sawit (TKKS) dan Palm Oil Mill Effluent (POME) sebagai Pupuk Organik Padat di Kecamatan Portibi Kabupaten Padang Lawas Utara. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis tingkat minat pekebun dan mengkaji faktor-faktor yang memengaruhi minat pekebun terhadap pemanfaatan TKKS dan POME sebagai pupuk organik padat. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Maret sampai dengan Mei 2025. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, dan menggunakan kuesioner yang sudah diuji validitas dan reliabilitasnya. Metode analisis data menggunakan skala likert dan regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat minat pekebun terhadap pemanfaatan TKKS dan POME sebagai pupuk organik padat berada kategori sedang dengan persentase 60,78%. Analisis regresi linear berganda terhadap minat pekebun diperoleh hasil sebagai berikut Y = 23,636 + 0,395X1 + 0,004X2 + 1,789X3 – 0,072X4 – 0,340X5 + 0,333X6 + 0,607X7 + e. Uji F menunjukkan semua variabel bebas yaitu umur (X1), pendidikan (X2), luas lahan (X3), pengalaman (X4), modal (X5), sarana dan prasarana (X6), dan peran penyuluh (X7) secara simultan berpengaruh terhadap variabel terikat minat pekebun (Y). Faktor-faktor yang berpengaruh signifikan terhadap minat pekebun adalah luas lahan, modal, sarana prasarana, dan peran penyuluh. Sedangkan faktor-faktor lain seperti umur, pendidikan, dan pengalaman memiliki pengaruh yang tidak signifikan terhadap variabel minat pekebun (Y).

2026-04-21 02:04:38 admin@polbangtanmedan.ac.id
Motivasi Petani Terhadap Pengendalian Hama Kepik Penghisap Buah Kakao (Helopeltis Spp) Menggunakan Insektisida Nabati Pada Tanaman Kakao Di Kecamatan Sibiru-Biru Kabupaten Deli Serdang Provinsi Sumatra Utara
6 months ago
Prasetyo, Muhammad Bayu (Medan, 2022)

Muhammad Bayu Prasetyo, NIRM 01.02.18.026. Motivasi Petani Terhadap Pengendalian Hama Kepik Penghisap Buah Kakao (Helopeltis sp) Menggunakan Insektisida Nabati Pada Tanaman Kakao. Pengkajian ini bertujuan untuk mengkaji tingkat motivasi petani dalam pengendalian hama kepik penghisap buah kakao (Helopeltis sp) menggunakan insektisida nabati pada tanaman kakao. Pengkajian ini dilaksanakan di Kecamatan Sibiru-biru Kabupaten Deli Serdang pada bulan April sampai dengan Juni 2022. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara dan penyebaran kuisioner yang telah di uji validitas dan realibilitasnya, sementara metode analisis data menggunakan skala likert dan regresi linier berganda. Hasil pengkajian ini menunjukkan bahwa tingkat motivasi petani dalam pengendalian hama kepik penghisap buah menggunakan insektisida nabati yaitu dengan presentase 82,5%. Sementara hasil regresi linier berganda terhadap faktor-faktor yang mempengaruhi motivasi petani terhadap pengendalian hama kepik penghisap buah (Helopeltis sp) menggunakan insektisida nabati pada tanaman kakao diperoleh persamaan sebagai berikut Y = 5.127 + 0.095X1 – 0.235X2 – 0.358X3 + 0.092X4 + 0.465X5 + 0.370X6 + 0.488X7 + e. Secara simultan varabel umur, Pendidikan formal, luas lahan, pengalaman berusahatani, ketersediaan informasi, ketersediaan modal, dan peran penyuluh berpengaruh terhadap motivasi petani terhadap pengendalian hama kapik penghisap buah (Helopeltis sp) menggunakan insektisida nabati dengan nilai Fhitung (14.265) > Ftabel (2,18).

2026-02-12 09:02:05 admin@polbangtanmedan.ac.id
Minat Generasi Milenial Dalam Berwirausaha Coffee Shop Di Kota Medan Provinsi Sumatera Utara
6 months ago
Laia Fyna Priskila (Medan, 2022)

Fyna Priskila Laia, Nirm 01.02.18.017. Minat Generasi Milenial Ddalam Berwirausaha Coffee Shop di Kota Medan Provinsi Sumatera Utara. Tujuan dari pengkajian ini adalah untuk menentukan tingkat minat generasi milenial dalam berwirausaha coffee shop serta menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi minat generasi milenial dalam berwirausaha coffee shop di Kota Medan. Penelitian ini dilaksanakan di Kota Medan Provinsi Sumatera Utara pada tanggal 12 April sampai dengan 12 Juni 2022. Metode yang digunakan dalam pengkajian ini adalah analisis kuantitatif deskriptif dengan pengumpulan data menggunakan kuesioner yang dibagikan kepada responden sebanyak 54 orang yang telah diuji validitas dan reliabilitas sebelumnya. Analisis data yang digunakan untuk melihat tingkat minat generasi milenial dalam berwirausaha coffee shop dengan menggunakan Skala Likert sedangkan untuk melihat faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi minat generasi milenial dalam berwirausaha coffee shop menggunakan Analisis Regresi Linier Berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat minat generasi milenial dalam berwirausaha coffee shop di Kota Medan Provinsi Sumatera Utara yaitu kategori tinggi dengan persentase sebesar 81,21%. Kemudian hasil regresi linear berganda dengan membandingkan nilai thitung > ttabel menunjukkan adanya pengaruh antar variabel pendidikan non formal, lingkungan keluarga, pengalaman, modal dan kreativitas terhadap minat generasi milenial dalam berwirausaha coffee shop. Secara simultan variabel pendidikan non formal, lingkungan keluarga, pengalaman, modal dan kreativitas berpengaruh nyata terhadap minat generasi milenial dalam berwirausaha coffee shop. Secara parsial pendidikan non formal, lingkungan keluarga, pengalaman, modal dan kreativitas berpengaruh nyata terhadap minat generasi milenial dalam berwirausaha coffee shop.

2026-02-12 08:02:08 admin@polbangtanmedan.ac.id
Motivasi Pekebun Dalam Menggunakan Bibit Sambung Pucuk Tanaman Kakao Di Kecamatan Hutabargot Kabupaten Mandailing Natal
6 months ago
Kurniawan Ahmad Syafril (Medan, 2022)

Ahmad Syafril Kurniawan, NIRM 01.02.18.003. Motivasi Pekebun dalam Menggunakan Bibit Sambung Pucuk Tanaman Kakao di Kecamatan Hutabargot Kabupaten Mandailing Natal. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengkaji tingkat motivasi pekebun dalam menggunakan bibit sambung pucuk tanaman kakao serta mengkaji faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi motivasi pekebun dalam menggunakan bibit sambung pucuk tanaman kakao di Kecamatan Hutabargot Kabupaten Mandailing Natal.. Metode yang digunakan dalam pengkajian ini adalah analisis kuantitatif deskriptif dengan pengumpulan data menggunakan kuesioner yang dibagikan kepada responden sebanyak 58 orang yang telah diuji validitas dan reliabilitas sebelumnya. Analisis data yang digunakan untuk melihat tingkat motivasi pekebun dalam menggunakan bibit sambung pucuk tanaman kakao menggunakan Skala Likert sedangkan untuk melihat faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi motivasi pekebun dalam menggunakan bibit sambung pucuk tanaman kakao menggunakan Analisis Regresi Linier Berganda. Hasil penelitian menunjukkan tingkat motivasi pekebun dalam menggunakan bibit sambung pucuk pada tanaman kakao di Kecamatan Hutabargot Kabupaten Mandailing Natal (77,9%) tergolong tinggi. Secara simultan luas lahan, hasil prouksi, pendapatan, harga kakao, pendidikan dan peran penyuluh berpengaruh nyata terhadap motivasi pekebun dalam menggunakan bibit sambung pucuk pada tanaman kakao. Secara parsial hasil produksi dan pendapatan berpengaruh nyata terhadap motivasi pekebun dalam menggunakan bibit sambung pucuk pada tanaman kakao. Sedangkan luas lahan, harga kakao, pendidikan dan peran penyuluh tidak berpengaruh terhadap motivasi pekebun dalam menggunakan bibit sambung pucuk pada tanaman kakao.

2026-02-12 08:02:06 admin@polbangtanmedan.ac.id
Minat Generasi Muda Menjadi Petani Milenial Pada Usaha Tani Kakao Di Kecamatan Gebang Kabupaten Langkat
6 months ago
Irawaty Febby (Medan, 2022)

Febby Irawati, NIRM 01.02.18.016. Minat Generasi Muda Menjadi Petani Milenial Pada Usaha Tani Kakao. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji tingkat minat generasi muda dan faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat minat generasi muda menjadi petani milenial pada usaha tani kakao. Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Gebang Kabupaten Langkat pada bulan April sampai Juni 2022. Sampel ditentukan dengan teknik proportional random sampling dengan jumlah responden 94 orang. Sampel di peroleh dari 3 desa di Kecamatan Gebang, yaitu Desa Sangga Lima, Air Hitam dan Dogang. Metode pengumpulan data yaitu metode observasi dan wawancara menggunakan kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya, sementara metode analisis data menggunakan skala likert dan regresi linier berganda menggunakan SPSS versi 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat minat generasi muda menjadi petani milenial pada usaha tani kakao 70,17 persen jika dimasukkan kedalam garis kontinum berada pada kategori tinggi, sementara hasil persamaan regresi linier berganda terhadap faktor-faktor yang mempengaruhi minat generasi muda menjadi petani milenial pada usaha tani kakao diperoleh persamaan sebagai berikut Y= -17,802 + 0,190X1 + 1,638X2 + 0,105X3 – 0,559X4 + 0,724X5 + 0,073X6+e. Uji lanjut menggunakan thitung menunjukkan bahwa faktor Pendidikan Formal, Ketersediaan Modal, Lingkungan Sosial, Pendapatan dan Dukungan Pemerintah memiliki pengaruh yang cukup signifikan dengan nilai thitung lebih besar dari ttabel. Sedangkan faktor peran penyuluh tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap minat generasi muda menjadi petani milenial di Kecamatan Gebang dengan nilai thitung lebih kecil dari ttabel.

2026-02-12 08:02:39 admin@polbangtanmedan.ac.id
Minat Petani Dalam Pemanfaatan Lahan Tidur Menjadi Lahan Pertanian Di Kecamatan Kota Baharu Kabupaten Aceh Singkil
6 months ago
Yudi Siswandar (Medan, 2025)

Yudi Siswandar, NIRM.RPL.01.01.22.634. Minat Petani dalam Pemanfaatan Lahan Tidur Menjadi Lahan Pertanian di Kecamatan Kota Baharu Kabupaten Aceh Singkil. Tujuan dari pengkajian ini adalah untuk menganalisis tingkat minat petani dalam pemanfaatan lahan tidur menjadi lahan pertanian di Kecamatan Kota Baharu dan faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi minat petani dalam pemanfaatan lahan tidur menjadi lahan pertanian di Kecamatan Kota Baharu Kabupaten Aceh Singkil. Pengkajian ini dilaksanakan pada bulan November tahun 2023 sampai dengan Desember tahun 2024. Metode pengumpulan data yang digunakan terdiri dari metode observasi, wawancara dan kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Metode analisis data yang digunakan yaitu analisis deskriptif kuantitatif dan regresi linear berganda. Hasil pengkajian menunjukkan bahwa tingkat minat petani dalam pemanfaatan lahan tidur menjadi lahan pertanian di Kecamatan Kota Baharu Kabupaten Aceh Singkil termasuk kategori sangat tinggi dengan persentase 83,22%. Hasil uji regresi linear berganda atas faktor-faktor yang mempengaruhi minat petani dalam pemanfaatan lahan tidur menjadi lahan pertanain diperoleh persamaan Y = 15,621 + 0,154X1 + 0,253X2 -0,243X3 + 0,642X4. Hasil uji secara parsial menunjukkan bahwa usia, ketersediaan informasi, ketersediaan sarana dan prasarana, dan kondisi lahan berpengaruh nyata terhadap minat petani dalam pemanfaatan lahan tidur menjadi lahan pertanian.

2026-02-05 09:02:10 admin@polbangtanmedan.ac.id
Motivasi Petani Dalam Penggunaan Kapur Pertanian Pada Lahan Bekas Erupsi Kecamatan Naman Teran Kabupaten Karo
6 months ago
Luther Sembiring (Medan, 2025)

Luther Sembiring, NIRM.RPL.01.01.22.613. Motivasi Petani dalam Penggunaan Kapur Pertanian pada Lahan Bekas Erupsi di Kecamatan Naman Teran Kabupaten Karo. Tujuan dari pengkajian ini adalah untuk menganalisis tingkat motivasi petani bekas erupsi di Kecamatan Naman Teran Kabupaten Karo dan faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi motivasi petani dalam penggunaan kapur pertanian pada lahan bekas erupsi di Kecamatan Naman Teran Kabupaten Karo. Pengkajian ini dilaksanakan pada bulan November tahun 2023 sampai dengan Desember tahun 2024. Metode pengumpulan data yang digunakan terdiri dari metode observasi, wawancara dan kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Metode analisis data yang digunakan yaitu analisis deskriptif kuantitatif dan regresi linear berganda. Hasil pengkajian menunjukkan bahwa tingkat motivasi petani dalam penggunaan kapur pertanian pada lahan bekas erupsi di Kecamatan Naman Teran Kabupaten Karo termasuk kategori sangat tinggi dengan persentase 80,42%. Hasil uji regresi linear berganda atas faktor-faktor yang mempengaruhi motivasi petani dalam penggunaan kapur pertanian pada lahan bekas erupsi di Kecamatan Naman Teran Kabupaten Karo diperoleh persamaan Y = 12,523 + 0,075X1 + 0,1388X2 +0,004X3 - 0,084X4 + 0,427X5. Hasil uji secara parsial menunjukkan bahwa luas lahan, pendapatan, pendidikan, dan sarana dan prasarana berpengaruh nyata terhadap motivasi petani dalam penggunaan kapur pertanian pada lahan bekas erupsi di Kecamatan Naman Teran Kabupaten Karo.

2026-02-02 03:02:44 admin@polbangtanmedan.ac.id
Motivasi Pekebun Dalam Menerapkan Good Agriculture Practices Pada Tanaman Kopi Arabika Di Kecamatan Bandar Kabupaten Bener Meriah Provinsi Aceh
7 months ago
Zuhra Mahara (Medan, 2024)

Zuhra Mahara, NIRM 01.02.20.196. Motivasi Pekebun dalam Menerapkan Good Agriculture Practices pada Tanaman Kopi Arabika di Kecamatan Bandar Kabupaten Bener Meriah Provinsi Aceh. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis tingkat motivasi dan faktor-faktor yang memengaruhi motivasi pekebun dalam menerapkan Good Agriculture Practice pada tanaman kopi Arabika. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan April sampai dengan bulan Mei 2024. Metode pengumpulan data yaitu yang terdiri dari observasi, wawancara, dan kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitas. Selanjutnya metode analisis data menggunakan analisis skala likert dan analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat motivasi pekebun dalam menerapkan Good Agriculture Practices pada tanaman kopi Arabika tergolong kategori tinggi dengan persentase 83,48%. Hasil analisis regresi linear berganda terhadap faktor-faktor yang memengaruhi motivasi pekebun diperoleh persamaan sebagai berikut Y=58,462+0,008X1+3,129X2-2,143X3-0,618X4+ 1,265X5 + 1,406X6 + 1,262X7 + e. Uji F menunjukkan bahwa variabel-variabel bebas umur (X1), pendapatan usahatani (X2), luas lahan (X3), jumlah tanggungan (X4), pendidikan non formal (X5), kemudahan dalam penerapan (X6) dan peran penyuluh (X7) berpengaruh signifikan secara simultan terhadap variabel terikat motivasi pekebun (Y). Selanjutnya uji t menunjukkan bahwa variabel pendapatan usahatani, pendidikan non formal, kemudahan dalam penerapan dan peran penyuluh memiliki pengaruh yang signifikan terhadap (Y). Sedangkan variabel umur, luas lahan dan jumlah tanggungan tidak berpengaruh terhadap (Y).

2026-01-23 09:01:54 admin@polbangtanmedan.ac.id
Motivasi Pekebun Dalam Penggunaan Bibit Bersertifikat Pada Perkebunan Kelapa Sawit Rakyat Di Kecamatan Percut Sei Tuan Kabupaten Deli Serdang Sumatera Utara
7 months ago
Albert Juniar Manalu (Medan, 2024)

Albert Juniar Manalu, NIRM. 01.02.20.166 Motivasi Pekebun Dalam Penggunaan Bibit Bersertifikat Pada Perkebunan Kelapa Sawit Rakyat di Kecamatan Percut Sei Tuan Kabupaten Indragiri Hulu Provinsi Sumatera Utara. Tujuan dari pengkajian ini adalah untuk mengkaji tingkat motivasi dan faktor-faktor yang mempengaruhi motivasi pekebun dalam penggunaan bibit bersertifikat. Pengkajian ini dilaksanakan pada bulan April 2024 sampai dengan bulan Juni 2024. Metode pengumpulan data yaitu metode kombinasi yang terdiri dari wawancara dan kuesioner yang sudah diuji validitas dan reliabilitasnya. Selanjutnya metode analisis data menggunakan regresi linear berganda. Hasil pengkajian menunjukkan tingkat motivasi pekebun dalam penggunaan bibit bersertifikat tergolong dalam kategori tinggi dengan persentase sebesar 82,2%. Hasil analisis regresi linear berganda terhadap faktor-faktor yang mempengaruhi motivasi pekebun diperoleh persamaan sebagai berikut Y= 40,052 - 0,003X1 + 0,073X2 + 0,085X3 + 0,0000002637X4 + 0,482X5 + 0,108X6 + 0,031X7 + 0,071X8 + 0,090X9 + 0,084X10 + e. Uji F (simultan) menunjukkan bahwa seluruh variabel bebas secara simultan berpengaruh signifikan terhadap variabel terikat motivasi pekebun (Y). Uji t (parsial) menunjukkan bahwa variabel (X3), (X4), (X5), (X7), (X8), (X9) dan (X10) memiliki pengaruh yang signifikan terhadap (Y). Sedangkan variabel (X1), (X2) dan (X6) tidak berpengaruh terhadap (Y).

2026-01-23 09:01:09 admin@polbangtanmedan.ac.id
Motivasi Petani Dalam Pemanfaatan Lahan Pekarangan Untuk Pertanian Di Kecamatan Kapur Ix Kabupaten Lima Puluh Kota
7 months ago
Yutenti Irma (Medan, 2025)

Irma Yutenti, Nirm: RPL 01.02.21.388. Studi ini mengkaji faktor-faktor yang memotivasi petani dalam pemanfaatan lahan pekarangan untuk keperluan pertanian di Kecamatan Kapur IX, Kabupaten Lima Puluh Kota. Penelitian ini bertujuan untuk menilai motivasi petani di Kecamatan Kapur IX, Kabupaten Lima Puluh Kota, dalam pemanfaatan lahan pekarangan untuk pertanian. (2) Tujuan untuk mengkaji faktor-faktor yang dapat mempengaruhi motivasi petani dalam pemanfaatan lahan pekarangan untuk pertanian di Kecamatan Kapur IX, Kabupaten Lima Puluh Kota. Penelitian dilakukan di Kecamatan Kapur IX antara Maret dan Juni 2023. Metode pengumpulan data yang digunakan terdiri dari melakukan wawancara dan mendistribusikan kuesioner yang telah menjalani pengujian yang ketat untuk memastikan validitas dan keandalannya. Pendekatan analisis data melibatkan pemanfaatan skala likert dan regresi linier berganda. Temuan penelitian menunjukkan bahwa (1) tingkat motivasi petani dalam pemanfaatan lahan pekarangan untuk pertanian di Kecamatan Kapur IX, Kabupaten Lima Puluh Kota adalah 79,22%, yang termasuk dalam kategori tinggi, (2) Faktor-faktor yang mempengaruhi motivasi petani dalam pemanfaatan lahan pekarangan untuk pertanian, sebagaimana ditentukan oleh analisis uji-t, adalah karakteristik petani dan peran penyuluh, sedangkan ketersediaan sarana dan prasarana tidak berdampak signifikan. Dengan persamaan regresi Y = 23,732 + 0,187 X1 + 0,403 X2 +0,083 X3 + e dan nilai R Square sebesar 0,748.  

2026-01-09 02:01:24 admin@polbangtanmedan.ac.id
Minat Petani Dalam Penggunaan Benih Unggul Bersertifikat Pada Tanaman Pisang Barangan (Musa Acuminata L) Di Kecamatan Stm Hulu Kabupaten Deli Serdang
8 months ago
Simarmata, Riswanri (Medan, 2025)

Riswanri Simarmata, Nirm. 01.01.21.226. Minat Petani Dalam Penggunaan Benih Unggul Bersertifikat Pada Tanaman Pisang Barangan (Musa acuminata L) di Kecamatan STM Hulu Kabupaten Deli Serdang. Penelitian ini bertujuan untuk 1) Menganalisis tingkat minat petani dalam penggunaan benih unggul bersertifikat pada tanaman pisang barangan (Musa acuminata L) di Kecamatan STM Hulu Kabupaten Deli Serdang. 2) Menganalisis faktor-faktor apa saja yang memengaruhi minat petani dalam penggunaan benih unggul bersertifikat pada tanaman pisang barangan (Musa acuminata L) di Kecamatan STM Hulu Kabupaten Deli Serdang. Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan STM Hulu Kabupaten Deli Serdang. Lokasi ini dipilih karena menjadi penghasil pisang barangan terbesar di Kabupaten Deli Serdang, dan yang telah menggunakan benih unggul bersertifikat pada tanaman pisang barangan. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis deskriptif kuantitatif, pengumpulan data dengan observasi dan wawancara menggunakan kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Sampel pengkajian sebanyak 88 petani yang merupakan petani pisang barangan di Kecamatan STM Hulu, dengan penarikan sampel pengkajian menggunakan propotional random sampling. Untuk menganalisis Tingkat minat petani digunakan teknik skor model likert, dan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi motivasi petani digunakan analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian secara keseluruhan didapatkan hasil analisis Tingkat Minat petani yaitu sebesar 55%, pada kategori sedang. Faktor-faktor yang berpengaruh secara signifikan terhadap motivasi petani adalah pengalaman, kualitas benih, modal dan ketersediaan benih.

2025-12-15 03:12:34 admin@polbangtanmedan.ac.id