POLBANGTAN MEDAN REPOSITORY

Student Paper


Total Result : 378
Persepsi Kelompok Wanita Tani Dalam Pemanfaatan Limbah Lidi Kelapa Sawit Menjadi Kerajinan Tangan Di Kecamatan Sirapit Kabupaten Langkat O L E H Tamara Yolanda
1 day ago
Yolanda, Tamara (Medan, 2025)

Tamara Yolanda, Nirm. 01.02.21.261. Persepsi Kelompok Wanita Tani Dalam

Pemanfaatan Limbah Lidi Kelapa Sawit Menjadi Kerajinan Tangan Di Kecamatan

Sirapit Kabupaten Langkat. Lidi kelapa sawit merupakan salah satu limbah

pertanian yang memiliki potensi tinggi untuk diolah menjadi berbagai produk

kerajinan tangan yang tidak hanya memiliki nilai fungsional, tetapi juga nilai

estetika. Tujuan pengkajian ini yaitu untuk mengkaji tingkat persepsi dan faktorfaktor-

faktor yang memengaruhi persepsi Kelompok Wanita Tani (KWT) dalam

pemanfaatan limbah lidi.Pengkajian ini dilakukan di Kecamatan Sirapit pada bulan

Maret sampai Mei 2025. Metode Pengumpulan data yaitu dengan wawancara dan

penyebaran kuesioner yang sudah diuji validitas dan reliabilitas. Pengkajian ini

menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif serta metode

analisis data yang digunakan adalah regresi linear berganda. Hasil Penelitian ini

menunjukan bahwa Tingkat Persepsi Kelompok Wanita Tani (KWT) tergolong

tinggi dengan persentase sebesar 70%. Faktor-faktor yang berpengaruh secara nyata

terhadap persepsi Kelompok Wanita Tani (KWT) adalah umur (X1), kosmopolitan

(X4), pasar (X5), akses informasi/teknologi (X7) sedangkan faktor-faktor yang

tidak berpengaruh nyata adalah pendidikan (X2), tanggungan keluarga (X3),

penerimaan (X6).

2026-04-22 02:04:00 admin@polbangtanmedan.ac.id
Persepsi Petani Terhadap Pemanfaatan Limbah Kulit Kopi Arabika Menjadi Pupuk Organik Di Kecamatan Pematang Sidamanik Kabupaten Simalungun Oleh : Safrina Siregar
2 days ago
Siregar, Safrina (Medan, 2025)

Safrina Siregar, Nirm. 01.02.21.259. Persepsi Petani terhadap Pemanfaatan Limbah Kulit Kopi Arabika menjadi Pupuk Organik di Kecamatan Pematang Sidamanik Kabupaten Simalungun. Tujuan dari pengkajian ini adalah untuk mengkaji persepsi dan faktor-faktor yang memengaruhi persepsi petani terhadap pupuk organik dari limbah kulit kopi arabika. Pengkajian ini dilaksanakan pada Maret sampai dengan bulan Mei 2025. Teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara, dan kuesioner yang sudah diuji validitas dan reliabilitasnya. Selanjutnya metode analisis data menggunakan regresi linear berganda. Hasil pengkajian menunjukkan bahwa persepsi petani terhadap pupuk organik dari limbah kulit kopi arabika tergolong dalam kategori positif dengan persentase 85,65%. Selanjutnya hasil analisis regresi linear berganda faktor-faktor yang berpengaruh signifikan terhadap persepsi petani terhadap pupuk organik dari limbah kulit kopi arabika secara simultan antara lain karakteristik inovasi (X1), sumber informasi (X2), lingkungan sosial (X3), peran kelompok tani (X4), dan peran penyuluh (X5). Akan tetapi, secara parsial faktor-faktor yang berpengaruh signifikan terhadap persepsi petani terhadap pupuk organik dari limbah kulit kopi arabika antara lain karakteristik inovasi (X1), sumber informasi (X2) dan peran kelompok tani (X4). Sedangkan variabel lingkungan sosial (X3) dan peran penyuluh (X5) tidak berpengaruh signifikn terhadap persepsi (Y). Persepsi positif menunjukkan bahwa petani menerima informasi (penyerapan) dengan baik, memahami manfaat dan cara penggunaan (pemahaman), serta menilai bahwa pupuk organik tersebut berguna dan layak diterapkan (penilaian). Hal ini menunjukkan bahwa pemanfaatan limbah kulit kopi menjadi pupuk organik memiliki potensi besar untuk diadopsi secara lebih luas oleh petani di daerah tersebut.

2026-04-21 07:04:09 admin@polbangtanmedan.ac.id
Peran Penyuluh Pertanian Terhadap Peningkatan Produksi Kopi Arabika Di Kecamatan Angkola Timur Kabupaten Tapanuli Selatan Provinsi Sumatera Utara
2 days ago
Ramadansyah, Rizky (Medan, 2025)

Rizky Ramadansyah, Nirm. 01.02.21.258. Peran Penyuluh Pertanian Terhadap Peningkatan Produksi Kopi Arabika Di Kecamatan Angkola Timur Kabupaten Tapanuli Selatan Provinsi Sumatera Utara. Pengkajian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis peran penyuluh pertanian terhadap peningkatan produksi kopi arabika. Pengkajian ini dilaksanakan di Kecamatan Angkola Timur Kabupaten Tapanuli Selatan pada bulan Maret 2025 sampai Mei 2025. Lokasi yang dipilih karena kecamatan tersebut adalah salah satu kecamatan yang banyak membudidayakan kopi arabika di Kabupaten Tapanuli Selatan. Dalam menentukan sampel menggunakan purposive sampling yaitu sampel dipilih secara sengaja sesuai dengan kriteria pengkajian yang diinginkan untuk menjadi sampel pengkajian. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu dengan menyebar angket/kuesioner dan wawacara. Metode analisis yang digunakan adalah skala Likert untuk mengetahui tingkat pengaruh dan regresi linear berganda untuk mengetahui faktor-faktor yang memengaruhi peningkatan produksi kopi arabika di Kecamatan Angkola Timur Kabupaten Tapanuli Selatan. Secara simultan variabel bebas pembimbing (X1), organisator dan dinamisator (X2), inovator (X3), motivator (X4), dan katalisator (X5) berpengaruh signifikan terhadap peningkatan produksi kopi arabika. Sedangkan secara parsial faktor-faktor yang berpengaruh signifikan terhadap peningkatan produksi kopi arabika adalah pembimbing (X1), organisator dan dinamisator (X2), inovator (X3), dan katalisator (X5) sedangkan motivator (X4) tidak berpengaruh signifikan.

2026-04-21 07:04:30 admin@polbangtanmedan.ac.id
Persepsi petani dalam Melakukan Konservasi Tanah Dan Air Dengan Sistem Rorak Pada Perkebunan Kopi Arabika Di Kecamatan Parbuluan Kabupaten Dairi
2 days ago
Pratama, Prima Prsasti (Medan, 2025)

Prima Prasasti Pratama, Nirm. 01.02.21.252. Persepsi petani dalam melakukan

konservasi tanah dan air dengan sistem rorak pada perkebunan kopi arabika di

Kecamatan Parbuluan Kabupaten Dairi. Tujuan dari pengkajian ini adalah untuk

mengkaji tingkat persepsi dan faktor-faktor yang memengaruhi persepsi petani

dalam melakukan konservasi tanah dan air dengan sistem rorak pada perkebunan

kopi arabika. Pengkajian ini dilaksanakan pada Maret sampai dengan bulan Mei

2025. Teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara, dan kuesioner yang

sudah diuji validitas dan reliabilitasnya. Selanjutnya metode analisis data

menggunakan regresi linear berganda. Hasil pengkajian menunjukkan bahwa

persepsi petani dalam melakukan konservasi tanah dan air dengan sistem rorak pada

perkebunan kopi arabika tergolong dalam kategori positif dengan persentase 75%.

Selanjutnya hasil analisis regresi linear berganda faktor-faktor yang berpengaruh

signifikan terhadap persepsi petani dalam melakukan konservasi tanah dan air

dengan sistem rorak pada perkebunan kopi arabika secara simultan antara lain

pendidikan formal (X1), pengalaman bertani (X2), ketersediaan modal (X3), luas

lahan (X4), peran penyuluh (X5), akses informasi (X6), Ketersediaan saprodi (X7),

dan lingkungan sosial (X8). Akan tetapi, secara parsial faktor-faktor yang

berpengaruh signifikan terhadap persepsi petani dalam melakukan konservasi tanah

dan air dengan sistem rorak pada perkebunan kopi arabika antara lain pengalaman

bertani (X2), peran penyuluh (X5), akses informasi (X6), lingkungan sosial (X8).

Sedangkan variabel pendidikan formal (X1) ketersediaan modal (X3), luas lahan

(X4), ketersediaan saprodi (X7) tidak berpengaruh signifikn terhadap persepsi (Y)

2026-04-21 03:04:36 admin@polbangtanmedan.ac.id
Persepsi Pekebun Dalam Pemanfaatan Pelepah Kelapa Sawit Menjadi Pakan Ternak Di Kecamatan Sei Bingai Kabupaten Langkat Provinsi Sumatera Utara
2 days ago
Irawan, Mhd Fathriansyah (Medan, 2025)

Muhammad Fathriansyah Irawan, Nirm 01.02.21.212. Persepsi Pekebun Dalam Pemanfaatan Pelepah Kelapa Sawit Menjadi Pakan Ternak di Kecamatan Sei Bingai Kabupaten Langkat. Tujuan dari pengkajian ini adalah untuk mengkaji tingkat persepsi pekebun dalam pemanfaatan pelepah kelapa sawit menjadi pakan ternak di Kecamatan Sei Bingai Kabupaten Langkat dan faktor-faktor yang mempengaruhi dalam pemanfaatan pelepah kelapa sawit menjadi pakan ternak di Kecamatan Sei Bingai Kabupaten Langkat. Pengkajian ini dilaksanakan di Kecamatan Sitinjo Kabupaten Dairi pada bulan April sampai dengan Mei 2023. Metode pengumpulan data yaitu wawancara, dokumentasi, dan angket menggunakan kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya, selanjutnya metode analisis data menggunakan skala Likert dan Regresi Linear Berganda. Hasil pengkajian menunjukkan bahwa tingkat persepsi petani dalam pemanfaatan pelepah kelapa sawit menjadi pakan ternak di Kecamatan Sei Bingai Kabupaten Langkat sebesar 59,53% dengan kategori sedang, selanjutnya hasil analisis regresi linear berganda diperoleh persamaan sebagai Y = 0,379 + 0,111X1 -0,000001783X2 + 0,240X3 + 4,361X4 + 0,536X5 + e. Faktor-faktor yang berpengaruh secara parsial terhadap persepsi pekebun dalam pemanfaatan pelepah kelapa sawit menjadi pakan ternak di Kecamatan Sei Bingai Kabupaten langkat adalah pengalaman bertani, pendapatan, peran penyuluh, luas lahan dan lingkungan sosial.

2026-04-21 02:04:55 admin@polbangtanmedan.ac.id
Partisipasi Kelompok Wanita Tani Dalam Program Pekarangan Pangan Lestari (P2l) Di Kecamatan Bendahara Kabupaten Aceh Tamiang Provinsi Aceh
2 months ago
Mardalena (Medan, 2024)

Mardalena, NIRM. RPL. 01.01.21.441, Partisipasi Kelompok Wanita Tani dalam Program Pekarangan Pangan Lestari (P2L) di Kecamatan Bendahara Kabupaten Aceh Tamiang Provinsi Aceh. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji tingkat partisipasi kelompok wanita tani dalam program Pekarangan Pangan Lestari (P2L) di Kecamatan Bendahara Kabupaten Aceh Tamiang Provinsi Aceh dan untuk mengkaji faktor-faktor yang mempengaruhi partisipasi kelompok wanita tani terhadap program Pekarangan Pangan Lestari (P2L) di Kecamatan Bendahara Kabupaten Aceh Tamiang Provinsi Aceh. Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Bendahara Kabupaten Aceh Tamiang Provinsi Aceh pada Desember 2022 - Juli 2023. Metode pengumpulan data yaitu menggunakan metode kuisioner (angket) dan wawancara yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa partisipasi kelompok wanita tani yaitu dikategorikan tinggi dengan nilai sebesar 68,1%, sementara hasil regresi linear terhadap faktor-faktor yang mempengaruhi kepuasan petani diperoleh persamaan sebagai berikut Y =22,468 + 0,089X1 - 0.152X2+ 0,067X3. Uji lanjut menggunakan t-hitung menunjukkan bahwa faktor luas lahan, pendapatan, peran penyuluh berpengaruh nyata terhadap partisipasi petani dengan nilai t-hitung lebih besar daripada t-Tabel.

2026-02-19 07:02:50 admin@polbangtanmedan.ac.id
Partisipasi Kelompok Tani Dalam Pelaksanaan Program Corporate Social Responsibility Di Kecamatan Pematang Bandar Kabupaten Simalungun Provinsi Sumatera Utara
2 months ago
Asfialana, Asfa (Medan, 2022)

Asfa Asfialana, NIRM 01.02.18.009. Partisipasi Kelompok Tani dalam Pelaksanaan Program Corporate Social Responsibility (CSR) di Kecamatan Pematang Bandar Kabupaten Simalungun Provinsi Sumatera Utara. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat partisipasi kelompok tani dan faktor-faktor yang berhubungan dalam pelaksanaan program Corporate Social Resposibility (CSR) di Kecamatan Pematang Bandar Kabupaten Simalungun Provinsi Sumatera Utara. Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Pematang Bandar, Kabupaten Simalungun, Provinsi Sumatera Utara pada April sampai dengan Juni 2022. Metode Pengumpulan data yaitu metode observasi, dan wawancara menggunakan kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya, sementara model analisis data menggunakan skala Likert dan Korelasi Rank Spearman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat Partisipasi Kelompok Tani dalam Pelaksanaan Program Corporate Social Responsibility (CSR) tinggi yaitu 82,5%, sementara hasil uji korelasi rank spearman untuk variabel umur, luas lahan, pendidikan formal, motivasi, kepemimpinan ketua kelompok dan peran Stakeholder memiliki hubungan dengan partisipasi kelompok tani. Sedangkan untuk variabel pendapatan tidak memiliki hubungan dengan partisipasi kelompok tani dalam pelaksanaan program Corporate Social Responsibility (CSR).

2026-02-13 07:02:04 admin@polbangtanmedan.ac.id
Partisipasi Pekebun Kelapa Sawit (Elaeis Guineensis Jacq.) Dalam Pemasaran Hasil Produksi Pada Koperasi Konsumen Serba Usaha Di Kecamatan Pematang Bandar Kabupaten Simalungun
2 months ago
Saragih, Kamelia Noviyanti (Medan, 2022)

Kamelia Noviyanti Saragih, NIRM 01.02.18.021, Partisipasi Pekebun Kelapa Sawit

(Elaeis guineensis Jacq.) dalam Pemasaran Hasil Produksi pada Koperasi

Konsumen Serba Usaha di Kecamatan Pematang Bandar Kabupaten Simalungun.

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji tingkat dan faktor faktor yang

mempengaruhi partisipasi pekebun kelapa sawit (Elaeis guineensis Jacq.) dalam

pemasaran hasil produksi pada Koperasi Konsumen Serba Usaha di Kecamatan

Pematang Bandar Kabupaten Simalungun. Metode penelitian yang digunakan

adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Pelaksanaan pengkajian

ini dilakukan di Kecamatan Pematang Bandar Kabupaten Simalungun dengan

melibatkan 54 responden. Data primer meliputi karakteristik petani yang tergabung

di dalam Koperasi konsumen Serba Usaha dan hasil kuesioner dari variabel bebas

dan variabel terikat. Data diolah menggunakan uji regresi linier berganda. Hasil

penelitian menunjukkan bahwa tingkat partisipasi berkategori sangat tinggi dengan

nilai 84,1%. Faktor yang berpengaruh secara simultan terhadap partisipasi pekebun

dengan nilai Fhitung (5,60) > Ftabel (2,22) dan nilai signifikansi (0,00) < α (0,05) .

Sedangkan variabel kualitas pelayanan, kesejahteraan anggota, pengetahuan

berkoperasi, minat berkoperasi, dan kepuasan anggota berpengaruh secara parsial

terhadap partisipasi pekebun kelapa sawit dalam pemasaran hasil produksi pada

Koperasi Konsumen Serba Usaha. Variabel peran penyuluh dan kemampuan

pengurus tidak berpengaruh signifikan secara parsial terhadap partisipasi pekebun

kelapa sa

2026-02-12 09:02:51 admin@polbangtanmedan.ac.id
Pemberdayaan Kelompok Tani Dalam Penyusunan Rdkk Untuk Penyediaan Pupuk Bersubsidi Pada Usahatani Kelapa Sawit Di Kecamatan Gebang Kabupaten Langkat
2 months ago
Budiarjo, Ilham (Medan, 2022)

Ilham Budiarjo, Nirm. 01.02.18.019. Pemberdayaan Kelompok Tani Dalam Penyediaan Pupuk Bersubsidi Pada Usaha Tani Kelapa Sawit Di Kecamatan Gebang Kabupaten Langkat. Tujuan dari Penelitian ini adalah mengkaji tingkat pemberdayaan kelompok tani dalam penyediaan pupuk bersubsidi pada usaha tani kelapa sawit dan untuk mengkaji faktor-faktor yang mempengaruhi pemberdayaan kelompok tani dalam penyediaan pupuk bersubsidi pada usaha tani kelapa sawit. Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Gebang Kabupaten Langkat pada bulan April sampai dengan Juni 2022. Metode dalam pengkajian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan metode pengumpulan data yaitu metode menggunakan kuisioner dan dokumentasi yang telah di uji validitas dan reabilitasnya, sementara metode analisisnya data mengunakan skala likert dan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukan bahwa tingkat pemberdayaan kelompok tani dalam penyediaan pupuk bersubsidi di Kecamatan Gebang Kabupaten Langkat berada pada katagori sangat tinggi dengan persentasi nilai 85,74%. Secara simultan variabel kepemimpinan kelompok (X1), kekompakan (X2), tugas dan fungsi (X3), dan unit produksi (X6) berpengaruh secara simultan terhadap pemberdayaan kelompok tani dalam penyediaan pupuk bersubsidi pada usahatani kelapa sawit di Kecamatan Gebang dan variabel keefektifan kelompok (X4), kelas belajar (X5) dan wahana kerjasama (X7) tidak berpengaruh terhadap pemberdayaan kelompok tani dalam penyediaan pupuk bersubsidi pada usahatani kelapa sawit di Kecamatan Gebang.

2026-02-12 08:02:15 admin@polbangtanmedan.ac.id
Pengaruh Program Peremajaan Sawit Rakyat (Psr) Terhadap Kondisi Ekonomi Pekebun Kelapa Sawit Di Kecamatan Selesai Kabupaten Langkat
2 months ago
Aji, Ginang Purnama (Medan, 2022)

Ginang Purnama Aji, NIRM 01.02.18.018. Pengaruh Program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) terhadap kondisi ekonomi pekebun kelapa sawit di Kecamatan Selesai kabupaten Langkat Provinsi Sumatera Utara. Tujuan dari pengkajian ini ialah Untuk menganalisis tingkat pengaruh program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) dan faktor-faktor yang mempengaruhi program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) terhadap kondisi ekonomi pekebun kelapa sawit di Kecamatan Selesai Kabupaten Langkat. Pengkajian ini dilaksanakan di 3 desa di Kecamatan Selesai yaitu Desa Selayang, Desa Perhiasan, dan Desa Lau Mulgap pada Tanggal 12 April sampai 10 Juni Tahun 2022. Metode pengumpulan data yaitu observasi dan wawancara menggunakan kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Sedangkan metode analisis datanya menggunakan metode skala Likert dan analisis regresi linear berganda. Hasil pengkajian menujukkan bahwa tingkat pengaruh program PSR terhadap kondisi ekonomi pekebun kelapa sawit dalam kategori sangat tinggi yaitu 86,4%, sedangkan hasil pengujian variabel secara simultan (Uji F) pada taraf signifikansi 5% yaitu dengan membandingkan prolehan nilai F hitung sebesar 8,713 dan nilai signifikansi sebesar 0,000 yang artinya nilai sig < 0,05 menunjukkan bahwa variabel Pendidikan Nonformal, Luas Lahan, Tabungan, Pengalaman Berkebun dan Kosmopolitan berpengaruh secara signifikan. Sedangkan secara parsial (Uji t) menyatakan bahwa variabel Pendidikan nonformal dan tabungan yang berpengaruh secara signifikan terhadap kondisi ekonomi pekebun, sedangkan variabel luas lahan, pengalaman berkebun, dan kosmopolitan tidak berpengaruh secara nyata. Hal ini disebabkan karena beberapa pekebun kelapa sawit di Kecamatan Selesai mempekerjakan orang lain dan tidak menjalankan kegiatan usahataninya sendiri, mereka juga jarang atau bahkan tidak pernah mencari informasi dan pengetahuan dari luar lingkungannya, baik melalui internet, media massa, atau lainnya.

 

2026-02-12 08:02:25 admin@polbangtanmedan.ac.id
Persepsi Petani Kopi Dalam Pengolahan Kopi Arabika Menjadi Green Bean Di Kecamatan Kutalimbaru Kabupaten Deli Serdang
3 months ago
Harahap Jaiusman (Medan, 2026)

Jaiusman Riva’i Harahap, Nirm 01.02.20.177. Persepsi Petani Kopi Dalam Pengolahan Kopi Arabika Menjadi Green Bean di Kecamatan Kutalimbaru Kabupaten Deli Serdang. Tujuan dari pengkajian ini adalah untuk mengkaji tingkat persepsi petani dalam pengolahan kopi arabika menjadi grean bean di daerah pengkajian. Pengkajian ini dilaksanakan di Kecamatan Kutalimbaru Kabupaten Deli Serdang pada bulan April s.d Juni 2024. Metode pengumpulan data yaitu metode observasi, wawancara, dan kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Selanjutnya metode analisis data menggunakan skala Likert dan regresi linear berganda. Hasil pengkajian menunjukkan bahwa tingkat persepsi petani kopi dalam pengolahan kopi arabika menjadi green bean di Kecamatan Kutalimbaru Kabupaten Deli Serdang adalah sangat tinggi dengan persentase 92%. Selanjutnya hasil regresi linear berganda diperoleh persamaan sebagai berikut. Y = 45.415 + 0,002X1 - 0,039X2 + 0,145X3 + 0,031X4 + +0,065X5 + 0,126X6 + e. Selain itu, uji lanjut menggunakan uji t (parsial) menunjukkan bahwa luas lahan, pengalaman, peran kelompok tani dan pemasaran berpengaruh signifikan dan untuk umur dan pendidikan tidak berpengaruh signifikan terhadap persepsi petani kopi dalam pengolahan kopi arabika menjadi green bean di daerah pengkajian.

2026-01-23 09:01:18 admin@polbangtanmedan.ac.id
Penggunaan Ferotrap Dan Insektisida Untuk Pengendalian Kumbang Tanduk (Oryctes Rhinoceros) Pada Tanaman Kelapa Sawit Belum Menghasilkan Di Pt. Pp. Lonsum Rambong Sialang Estate
3 months ago
Harahap Mhd Arsyad (Medan, 2024)

Muhammad Arsyad Harahap, Nirm 01.04.20.153. Penggunaan Ferotrap dan Insektisida untuk Pengendalian Kumbang Tanduk (Oryctes rhinoceros) pada Tanaman Kelapa Sawit Belum Menghasilkan di PT. PP. LONSUM Rambong Sialang Estate. Tujuan pengkajian ini adalah untuk mengkaji perbedaan penggunaan ferotrap dan insektisida untuk pengendalian hama kumbang tanduk (Oryctes rhinoceros) pada tanaman kelapa sawit belum menghasilkan di PT. PP. LONSUM Rambong Sialang Estate dari sisi teknis, ekonomis dan dampak terhadap lingkungan. Pengkajian ini dilaksanakan pada bulan Oktober 2023 s.d Juli 2024. Metode pengumpulan data, yaitu metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Metode analisis data menggunakan uji two independent sample t

test. Terdapat perbedaan hasil efektivitas penggunaan metode ferotrap dibandingkan dengan insektisida pada pengendalian hama kumbang tanduk (Oryctes rhinoceros). Perbedaan hasil efektivitas dari metode insektisida sebesar 26,04% lebih tinggi dibandingkan ferotrap. Terdapat perbedaan selisih biaya penggunaan kedua metode sebesar Rp 1.328.329,16 dengan selisih persentase 36,36%. Berdasarkan selisih biaya, dapat disimpulkan bahwa biaya pengendalian menggunakan metode ferotrap lebih murah dibandingkan menggunakan metode insektisida. Serta terdapat perbedaan dampak terhadap lingkungan sebesar 18% yang dimana metode ferotrap lebih rendah dibandingkan dengan insektisida. Berdasarkan metode bayes untuk analisis pemilihan alternatif dalam pengambilan keputusan, dapat disimpulkan dari 3 kajian bahwasanya metode ferotrap lebih baik digunakan dalam pengendalian hama kumbang tanduk (Oryctes rhinoceros)

2026-01-22 08:01:58 admin@polbangtanmedan.ac.id