POLBANGTAN MEDAN REPOSITORY

Student Paper


Total Result : 414
Pemberdayaan Petani Dalam Pemanfaatan Sekam Menjadi Briket Dengan Sistem Participatory Action Research (Par)
3 weeks ago
Williyana Harahap (Medan, 2026)

Williyana Harahap, NIRM 01.01.22. Pemanfaatan limbah sekam padi di Desa Lantosan II, Kecamatan Padang Bolak Julu masih belum optimal sehingga berpotensi menimbulkan pencemaran lingkungan, padahal limbah tersebut dapat diolah menjadi briket sebagai bahan bakar alternatif yang bernilai ekonomis. Penelitian ini bertujuan mengetahui tingkat pengetahuan, sikap, dan keterampilan petani sebelum dan sesudah program pemberdayaan serta menganalisis efektivitas pendekatan Participatory Action Research (PAR) dalam meningkatkan ketiga aspek tersebut. Penelitian dilaksanakan pada April 2026 menggunakan metode kuantitatif deskriptif dengan teknik sampling jenuh terhadap 26 anggota Kelompok Tani Horas II. Kegiatan pemberdayaan dilakukan melalui tahapan PAR yang meliputi penyiapan sosial, identifikasi masalah, perencanaan, aksi berupa pelatihan dan praktik pembuatan briket, serta refleksi. Data dikumpulkan melalui pre-test dan post-test, kuesioner skala Likert, serta lembar unjuk kerja, kemudian dianalisis menggunakan Paired Sample t-test dan uji N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan antara kondisi sebelum dan sesudah pemberdayaan pada aspek pengetahuan, sikap, dan keterampilan petani. Nilai rata-rata N-Gain pengetahuan sebesar 0,61 (kategori sedang), sikap sebesar 0,61 (kategori sedang), dan keterampilan sebesar 0,75 (kategori tinggi). Dengan demikian, pendekatan PAR efektif meningkatkan kapasitas petani dalam memanfaatkan sekam padi menjadi briket sebagai energi alternatif yang ramah lingkungan dan bernilai ekonomi

2026-08-20 06:08:42 Injuniar
Penggunaan Pupuk Organik Cair Keong Mas (Pomacea Canaliculate) Berbasis Asam Amino Terhadap Pertumbuhan Dan Produksi Tanaman Pakcoy (Brassica Rapa L) Di Kecamatan Gunungsitoli Idanoi
3 weeks ago
Trivina Wahyuni Harefa (Medan, 2026)

Produksi pakcoy (Brassica rapa L) di Kota Gunungsitoli mengalami penurunan drastis sebesar 41,10% dalam kurun waktu 2023–2025, yang disebabkan oleh degradasi kesuburan tanah akibat penggunaan pupuk anorganik secara terus-menerus, banjir, serta kelangkaan pupuk kimia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Pupuk Organik Cair (POC) Asam Amino Keong Mas terhadap pertumbuhan tanaman pakcoy, menyusun rancangan penyuluhan, serta mengukur tingkat penerimaan rancangan penyuluhan pertanian dan penerapan petani terhadap inovasi Pupuk Organik Cair (POC) Asam Amino Keong Mas. Kajian teknis menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) non-faktorial dengan lima taraf konsentrasi POC (0, 20, 40, 60, dan 80 ml/L) dan lima ulangan, menghasilkan 25 satuan percobaan dengan total 400 tanaman dan 100 tanaman sampel. Kajian penyuluhan menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan instrumen kuesioner skala Likert, melibatkan 41 petani dari tiga kelompok tani aktif di Desa Binaka yang ditentukan secara sensus. Hasil kajian teknis menunjukkan bahwa pemberian Pupuk organik cair (POC) Keong Mas berbasis Asam amino berpengaruh sangat nyata terhadap tinggi tanaman, jumlah daun, dan bobot segar tanaman pakcoy. Konsentrasi terbaik diperoleh pada perlakuan P4 (80 ml/L) dengan tinggi tanaman 29,04 cm, jumlah daun 18,00 helai, dan bobot segar 348,80 g/tanaman. Tingkat penerimaan petani terhadap rancangan penyuluhan mencapai 85,85% dengan kategori Sangat Menerima, sedangkan tingkat penerapan petani mencapai 85,63% dengan kategori Sangat Baik, dan sebanyak 20 dari 41 petani (49%) telah menggunakan POC pada lahan usahatani mereka sehingga target penyuluhan tercapai. Pupuk organik cair (POC) Keong Mas berbasis Asam amino terbukti efektif meningkatkan pertumbuhan pakcoy sekaligus berpotensi menjadi solusi pemulihan kesuburan tanah melalui pemanfaatan sumber daya lokal yang berkelanjutan.

2026-08-20 04:08:00 Injuniar
Prototipe Aplikasi Saku Brigade Berbasis Aplikasi Web Untuk Brigade Pangan
4 weeks ago
Riki Rahmadani (Medan, 2026)

Perkembangan teknologi digital pertanian mendorong kebutuhan sistem pengelolaan keuangan yang transparan, terstruktur, dan mudah diakses. Pada Brigade Pangan, pencatatan keuangan manual berpotensi menyebabkan kehilangan data, keterlambatan pelaporan, serta rendahnya keterbukaan informasi antar anggota. Penelitian ini bertujuan merancang prototipe aplikasi pencatatan keuangan berbasis web sesuai kebutuhan Brigade Pangan, menganalisis kualitas aplikasi berdasarkan standar ISO/IEC 25010, serta mengetahui implikasi penerapannya terhadap efektivitas pengelolaan keuangan. Metode perancangan  sistem menggunakan prototype dengan tahapan communication, quick plan, modelling quick design, construction of prototype, serta deployment delivery and feedback. Aplikasi Saku Brigade dikembangkan menggunakan Google Apps Script, Google Sheets, Google Drive, JavaScript, HTML, dan CSS, dengan penerapan Role-Based Access Control dan arsitektur multi-tenant. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara kebutuhan pengguna, black-box testing, dan Uji Kualitas ISO/IEC 25010. Hasil menunjukkan prototipe Saku Brigade berhasil menyediakan fitur mutasi kas, rekap kerja alat, kas alat, data alsintan, analisis usaha tani, berkas data, log aktivitas, dan pengaturan pengguna. Uji black box terhadap 34  skenario menunjukkan seluruh fungsi valid dengan keberhasilan 100%. Uji kualitas menunjukkan aplikasi memenuhi functional suitability, performance efficiency, compatibility, interaction capability, reliability, security, maintainability, flexibility, dan safety. Dengan demikian, Saku Brigade layak digunakan karena meningkatkan efektivitas pencatatan, pelaporan, transparansi, akuntabilitas, dan pengambilan keputusan, meskipun fitur offline perlu dikembangkan.

2026-08-18 08:08:59 Injuniar
Penerapan Bokashi Eceng Gondok Pada Budidaya Tanaman Sawi (Brassica Juncea L.) Untuk Meningkatkan Produksi Di Kecamatan Secanggang Kabupaten Langkat Sumatera Utara
4 weeks ago
Mutia Ramadhani (Medan, 2026)

Mutia Ramadhani, Nirm.01.01.22.522. Penerapan Bokashi Eceng Gondok pada Budidaya Tanaman Sawi (Brassica juncea L.) untuk Meningkatkan Produksi di Kecamatan Secanggang Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Eceng gondok (Eichhornia crassipes) yakni gulma air yang berpeluang dimanfaatkan selaku bahan baku pupuk organik bokashi guna mendukung budidaya tanaman sawi (Brassica juncea L.). Penelitian ini mempunyai tujuan guna menganalisis pengaruh pemberian bokashi eceng gondok kepada pertumbuhan serta produksi tanaman sawi serta mengevaluasi pengetahuan, sikap, dan penerapan petani terhadap teknologi tersebut. Penelitian dijalankan di bulan Maret–Mei 2026 di Kecamatan Secanggang, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Kajian teknis memakai Rancangan Acak Kelompok (RAK) non faktorial dengan lima perlakuan dosis bokashi eceng gondok (0, 5, 10, 15, dan 20 ton/ha) serta lima ulangan. Parameter yang dicermati mencakup tinggi tanaman, jumlah daun, serta bobot basah. Kajian penyuluhan dilaksanakan terhadap 31 petani melalui metode ceramah, diskusi, dan demonstrasi cara. Temuan penelitian memperlihatkan yakni pemberian bokashi eceng gondok berdampak sangat nyata kepada tinggi tanaman, jumlah daun, serta bobot basah tanaman sawi. Perlakuan terbaik diperoleh di dosis 20 ton/ha dengan jumlah daun 11,20 helai dan bobot basah 184,00 g/tanaman. Hasil evaluasi menunjukkan 100% responden berada pada kategori sangat mengetahui, sikap petani tergolong sangat efektif (88,58%), dan tingkat penerapan mencapai 48,39%. Dengan demikian, bokashi eceng gondok berpotensi meningkatkan produksi sawi dan mendukung pertanian berkelanjutan.

2026-08-18 03:08:34 Injuniar
Pemanfaatan Inovasi Light Trap Tenaga Surya Dalam Pengendalian Organisme Pengganggu Tanaman (Opt) Padi Sawah Di Kecamatan Percut Sei Tuan Kabupaten Deli Serdang
1 month ago
Akha Zilan Putra Asto (Medan, 2026)

Penggunaan Light Trap berenergi surya adalah salah satu inovasi teknologi yang ramah lingkungan, yang dapat dijadikan alternatif dalam mengendalikan Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) pada pertanian padi sawah. Proyek ini bertujuan untuk memahami bagaimana proyek tersebut berjalan, hasil bantuan yang diberikan kepada petani, peningkatan pengetahuan dan sikap petani, kinerja Light Trap tenaga surya dalam mengendalikan OPT, serta membandingkan biaya operasional menggunakan Light Trap dengan biaya penggunaan pestisida nabati. Kegiatan tersebut berlangsung di Desa Sambi Rejo Timur, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, mulai dari bulan Maret sampai Mei tahun 2026. Metode yang digunakan adalah penyuluhan, demonstrasi cara, demonstrasi plot, pendampingan, pemantauan, dan pengevaluasian terhadap 23 petani yang menjadi anggota Kelompok Tani Makmur.Hasil dari proyek tersebut menunjukkan bahwa semua tahapan kegiatan berjalan dengan lancar sesuai dengan rencana yang sudah ditentukan sebelumnya. Pendampingan yang dilakukan berhasil membuat petani lebih paham cara membuat, memasang, menggunakan, dan merawat Light Trap tenaga surya. Kegiatan penyuluhan berdampak positif dalam meningkatkan pengetahuan dan membentuk sikap petani yang lebih positif terhadap penggunaan teknologi pengendalian hama yang ramah lingkungan. Dari segi teknis, penggunaan dua unit Light Trap di lahan percobaan dengan luas sekitar 10 rante mampu menangkap total 440 ekor hama, dengan rata-rata 220 ekor per lokasi pengamatan, sehingga berhasil mengurangi tingkat kerusakan tanaman hingga 20%. Dari segi ekonomi, Light Trap tenaga surya lebih murah untuk dioperasikan karena menggunakan energi matahari dan hanya perlu perawatan alat saja, sehingga lebih hemat dibandingkan menggunakan pestisida nabati yang harus diterapkan berkalikali. Dengan demikian, light trap berenergi surya bisa menjadi teknologi yang efektif, hemat biaya, dan ramah lingkungan untuk membantu meningkatkan hasil panen padi serta mendorong penggunaan pertanian yang lebih ramah lingkungan.

2026-08-14 08:08:29 Injuniar
Pemanfaatan Ekstrak Bromelin Dari Nanas Sebagai Koagulan Alami Terhadap Waktu Penggumpalan Dan Grade Lump Lateks Tanaman Karet Di PT Bridgestone Sumatera Rubber Estate
1 month ago
Siska (Medan, 2026)

Siska, Nirm. 01.04.22.252. Pemanfaatan Ekstrak Bromelin dari Nanas Sebagai Koagulan Alami Terhadap Waktu Penggumpalan dan Grade Lump Lateks Tanaman Karet di PT Bridgestone Sumatera Rubber Estate Penelitian ini bertujuan untuk ini mengkaji Pengaruh ekstrak bromelin dari nanas sebagai koagulan alami terhadap waktu penggumpalan dan grade lump lateks tanaman karet di lokasi pengkajian. Pengkajian dilaksanakan pada November 2025 hingga April 2026 di Blok U28 Afdeling 10, Desa Dolok Merangir, Kecamatan Dolok Batu Nanggar, Provinsi Sumatera Utara. Metode yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) non faktorial dengan 5 (lima) perlakuan, yaitu P0 (3 ml asam format/kontrol), P1 (1,5 ml), P2 (5 ml), P3 (10 ml), dan P4 (15 ml) ekstrak nanas, masing-masing dengan 5 (lima) ulangan. Parameter yang diamati meliputi waktu penggumpalan dan grade lump lateks. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak bromelin berpengaruh signifikan terhadap waktu penggumpalan, dengan perlakuan terbaik pada P4 menghasilkan rata-rata waktu penggumpalan 17,56 menit dibandingkan kontrol 44,12 menit. Analisis ANOVA menunjukkan F-hitung (861,32) > F-tabel (3,01) pada taraf nyata 5%. Kualitas grade lump juga meningkat signifikan berdasarkan uji Kruskal-Wallis (H = 12,319; Asymp. Sig. = 0,015). Perlakuan P4 dengan dosis 15 ml/100 ml secara konsisten menghasilkan Grade I.

 

2026-07-31 07:07:30 admin@polbangtanmedan.ac.id
Pengendalian Hayati Hama Ulat Kantung (Clania tertia) Menggunakan Serangga Predator Sycanus annulicornis Pada Tanaman Kelapa Sawit (Elaeis guineensis Jacq) Di PT Abm Kabupaten Labuhan Batu Selatan Kebun Teluk Panji
1 month ago
Muhammad Bima Sakti (Medan, 2026)

Muhammad Bima Sakti, Nirm 01.04.22.246. Melakukan penelitian tentang “Pengendalian Hayati Hama Ulat Kantung (Clania tertia) Menggunakan Serangga Predator Sycanus annulicornis Pada Tanaman Kelapa Sawit (Elaeis guineensis Jacq) Di PT ABM Kabupaten Labuhan Batu Selatan Kebun Teluk Panji”. Tujuan Penelitian ini untuk mengkaji efektivitas serangga predator Sycanus annulicornis terhadap mortalitas ulat kantung Clania tertia, menentukan jumlah predator paling efektif, serta menganalisis perbandingan biaya antara simulasi pengendalian hayati dan kimiawi. Penelitian dilakukan pada bulan Desember 2025. Penelitian ini dilaksanakan di PT ABM Kebun Teluk Panji, Kabupaten Labuhan Batu Selatan, Provinsi Sumatera Utara. Penelitian ini dilakukan secara eksperimen dan Rancangan Acak Lengkap (RAL) Non Faktorial yang terdiri dari 4 perlakuan, setiap perlakuan diulang sebanyak 4 kali. Parameter yang diamati meliputi jumlah ulat kantung yang dikendalikan per hari, kelangsungan hidup S. annulicornis, mortalitas larva, dan analisis biaya pada media perlakuan wadah toples modifikasi. Pengambilan data diambil melalui metode Purposive sampling. Data di uji menggunakan analisis statistik uji Anova dan uji lanjut DMRT 5%. Hasil Penelitian tingkat mortalitas ulat kantung terbaik secara kecepatan predasi total terdapat pada perlakuan 3 ekor imago S. annulicornis (P3) dengan mortalitas mencapai 100% dalam waktu 4 hari, sedangkan rekomendasi dosis aplikasi paling efisien secara analisis finansial terdapat pada perlakuan 1 ekor predator per pohon (P1) yang dikonversikan menjadi target rilis 150 ekor per hektar dengan total biaya Rp2.669.430/ha dan memberikan persentase penghematan biaya relatif sebesar 18,49% dibandingkan pengendalian kimiawi konvensional perusahaan.

2026-07-31 04:07:49 admin@polbangtanmedan.ac.id
Pengaruh Sistem Ancak Panen Tetap Dan Premi Panen Terhadap Produktivitas Pemanen Kelapa Sawit (Studi Kasus di PT LONSUM Sibulan Estate)
1 month ago
Juan Ebenezer Sembiring (Medan, 2026)

Juan Ebenezer Sembiring, NIRM.01.04.22.268. Pengaruh Sistem Ancak Panen Tetap dan Premi Panen terhadap Produktivitas Pemanen Kelapa Sawit (Studi Kasus di PT LONSUM Sibulan Estate). Tujuan dari penelitian ini adalah mengkaji produktivitas pemanen dan mengakaji pengaruh sistem ancak panen tetap dan premi panen terhadap produktivitas pemanen. Pengkajian ini dilaksanakan di PT Lonsum Sibulan Estate Kabupaten Serdang Bedagai pada bulan Desember 2025 sampai dengan April 2026. Metode pengkajian yang digunakan adalah Mixed Method Design dengan model Explanatory Sequential Mixed Method. Pengumpulan data yaitu dengan observasi dan wawancara dengan informan. Pengambilan sampel pada pengkajian ini dengan teknik sampling total, dimana seluruh populasi dijadikan sampel. Metode analisis data dengan analisis uji asumsi klasik dan regresi linear berganda. Hasil pengkajian menunjukkan bahwa produktivitas pemanen tinggi yaitu 1.793,98 kg/hari diatas basis tugas perusahaan 1.500 kg/hari. Sementara hasil regresi linear berganda pengaruh sistem ancak panen tetap dan premi panen terhadap produktivitas pemanen diperoleh persamaan sebagai berikut Y = 891,726 + 141,210 X1 + 0,0002 X2. Uji F menggunakan fhitung menunjukkan bahwa faktor system ancak tetap dan premi panen memiliki pengaruh signifikan dengan nilai f-hitung lebih besar daripada f-tabel. Sedangkan, menggunakan t-hitung menunjukkan bahwa faktor sistem ancak tetap dan premi panen berpengaruh signifikan dengan nilai t-hitung lebih besar daripada t-tabel.

2026-07-31 01:07:21 admin@polbangtanmedan.ac.id
Pengaruh Pemberian Pupuk Rock Phosphate Dan Mikoriza Terhadap Pertumbuhan Vegetatif Dan Serapan Fosfor Pada Fase Main Nursery Kelapa Sawit Di PT Sinar Gunung Sawit Raya
1 month ago
Jeri Anggara (Medan, 2026)

Jeri Anggara, Nirm 01.04.22.241. Pengkajian ini bertujuan untuk mengkaji perbedaan pemberian pupuk Rock Phosphate dan mikoriza terhadap pertumbuhan vegetatif dan serapan fosfor kelapa sawit pada fase main nursery di pembibitan PT Sinar Gunung Sawit Raya, Kecamatan Manduamas, Kabupaten Tapanuli Tengah, Provinsi Sumatera Utara. Pengkajian ini dilaksanakan pada bulan November 2025 hingga Februari 2026 menggunakan metode eksperimen dengan  Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktorial. Faktor pertama adalah pupuk Rock Phosphate  yang terdiri dari 4 (empat) taraf yaitu: 0 g/polibag (P0), 10 g/polibag (P1), 20 g/polybag (P2), dan 30 g/polibag (P3). Sedangkan faktor kedua adalah pupuk mikoriza yang terdiri dari 4 (empat) taraf yaitu: 0 g/polibag (M0), 25 g/polibag (M1), 50 g/polybag (M2), dan 75 g/polibag (M3) sehingga menghasilkan 16 kombinasi perlakuan dengan 3 (tiga) ulangan. Analisis data dilakukan menggunakan ANOVA dan uji lanjut Duncan Multiple Range Test (DMRT) pada taraf signifikansi 5%. Hasil pengkajian ini menunjukkan bahwa pemberian perlakuan pupuk Rock Phosphate dan mikoriza tidak menunjukkan pengaruh nyata terhadap parameter tinggi tanaman dan jumlah daun, tetapi berpengaruh nyata terhadap parameter diameter batang, panjang akar, berat basah akar, dan berat kering akar serta serapan fosfor dengan perlakuan terbaik terdapat pada P3M2 yaitu Rock Phosphate 30 g/polybag + mikoriza 50 g/polibag. 

2026-07-31 01:07:17 admin@polbangtanmedan.ac.id
Penggunaan Metarhizium anisopliae Dengan Media Tandan Kosong Dalam Mengendalikan Larva Kumbang Tanduk (Oryctes rhinoceros) Di PT. Bumihutani Lestari (Eagle High Plantation Tbk) Provinsi Kalimantan Tengah
1 month ago
Jeplin Sipayung (Medan, 2026)

Jeplin Sipayung, NIRM. 01.04.22.267. Penggunaan Metarhizium anisopliae dengan Media Tandan Kosong dalam Mengendalikan Larva Kumbang Tanduk (Oryctes rhinoceros) di PT. Bumihutani Lestari (Eagle High Plantation Tbk) Provinsi Kalimantan Tengah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh dan rekomendasi dosis Metarhizium anisopliae dan ketebalan tankos yang paling efektif dan paling efisien dalam mengendalikan larva kumbang tanduk (Oryctes rhinoceros). Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Desember 2025 - Februari 2026. Metode penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktorial dengan 4 taraf dosis Metarhizium anisopliae, yaitu P0 (kontrol), P1 (60 gr), P2 (80 gr), P3 (100 gr) dan 3 taraf ketebalan tankos, yaitu K1 (1 lapis), K2 (2 lapis), K3 (3 lapis), sehingga didapatkan 12 perlakuan dan diulang sebanyak 4 (empat) kali. Data dianalisis menggunakan sidik ragam (ANOVA) pada taraf signifikansi 5%, dan untuk mengetahui perbedaan antar perlakuan dilakukan uji lanjut Duncan Multiple Range Test (DMRT) pada taraf signifikansi 5%. Parameter yang diamati meliputi persentase mortalitas larva, waktu lethal 50, dan analisis biaya masing-masing perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan berbagai dosis Metarhizium anisopliae dan ketebalan tankos memberikan pengaruh nyata terhadap mortalitas larva Oryctes rhinoceros. Dosis Metarhizium anisopliae yang paling optimal yaitu P3 (100 gr) dan ketebalan tankos paling optimal yaitu K3 (3 lapis). Interaksi perlakuan P3K3 menghasilkan persentase mortalitas tertinggi yaitu mencapai 90%. 

2026-07-31 01:07:46 admin@polbangtanmedan.ac.id
Perbandingan Tiga Metode Penyimpanan Brondolan Di TPH Terhadap Kualitas Dan Kuantitas Minyak Sawit Mentah (CPO) PT. Bumihutani Lestari Eagle High Plantation Kalimantan Tengah
1 month ago
Bangsawan Muda Siregar (Medan, 2026)

Bangsawan Muda Siregar, Nirm. 01.04.22.233, Perbandingan Tiga Metode Penyimpanan Brondolan Di TPH Terhadap Kualitas Dan Kuantitas Minyak Sawit Mentah (CPO). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbandingan tiga metode penyimpanan brondolan (tanpa alas karung, menggunakan alas karung, dan di dalam karung) terhadap kualitas dan kuantitas Crude Palm Oil (CPO), serta mengevaluasi pengaruh lama waktu penyimpanan terhadap parameter tersebut. Parameter kualitas yang diamati meliputi kadar Free Fatty Acid (FFA) dan nilai Deterioration of Bleachability Index (DOBI), sedangkan parameter kuantitas diukur melalui nilai Oil to Mesocarp (OTM). Pengkajian ini dilaksanakan mulai dari bulan November 2025 s.d Desember 2025 di Divisi 2 SNBE Estate PT. Bumihutani Lestari Eagle High Plantation. Metode pengkajian yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) Faktorial dengan model Repeated Measure yang melibatkan tiga perlakuan penyimpanan (P0: tanpa alas, P1: alas karung, P2: dalam karung) dan pengamatan selama delapan hari (H0-H7). Data dianalisis menggunakan ANOVA dua arah pada taraf signifikansi 5%, dilanjutkan dengan uji Tukey HSD pada taraf signifikansi 5% untuk mengetahui perbedaan antar perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa intervensi metode penyimpanan berpengaruh nyata terhadap kenaikan kadar FFA. Perlakuan menggunakan alas karung (P1) menghasilkan rata-rata kadar FFA terendah (4,61%) dan berbeda nyata dengan perlakuan tanpa alas (P0) yang mencapai 5,87%. Penggunaan alas karung terbukti efektif menekan laju kenaikan FFA dengan meminimalkan kontak langsung antara brondolan dengan tanah dan kontaminasi mikroorganisme. Lama waktu penyimpanan berpengaruh sangat signifikan (p < 0,05) terhadap penurunan kualitas dan kuantitas CPO pada seluruh metode penyimpanan. Kenaikan kadar FFA dan penurunan nilai DOBI mulai menunjukkan perbedaan signifikan dibandingkan kondisi awal (H0) pada hari penyimpanan ke-3 (H3). Sementara itu, penurunan potensi rendemen minyak (OTM) yang signifikan sudah terdeteksi sejak 24 jam pertama penyimpanan. Berdasarkan hasil tersebut, untuk mempertahankan kualitas dan kuantitas CPO yang optimal, brondolan disarankan disimpan menggunakan alas karung dan segera diolah dengan waktu penyimpanan tidak melebihi 2-3 hari. 

2026-07-29 07:07:42 admin@polbangtanmedan.ac.id
Perbandingan Metode Black Bunch Count (BBC) Dan Kombinasi Peramalan Produksi Dengan Seasonal Index Untuk Taksasi Produksi Kelapa Sawit Di PT. Suryabumi Tunggal Perkasa (Eagle High Plantation Tbk) Kalimantan Selatan
1 month ago
Bagus Kesuma (Medan, 2026)

Bagus Kesuma, NIRM 01.04.22.259. Perbandingan Metode Black Bunch Count (BBC) dan Kombinasi Peramalan Produksi dengan Seasonal Index Untuk Taksasi Produksi Kelapa Sawit di PT. Suryabumi Tunggal Perkasa (Eagle High Plantation Tbk) Kalimantan Selatan. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan akurasi metode Black Bunch Count (BBC) dan metode peramalan produksi yang dikombinasikan dengan Indeks Musiman. Penelitian ini dilaksanakan Divisi 2 Intan Estate PT. Suryabumi Tunggal Perkasa (EHP Group) pada 18 Agustus 2025 sampai 31 Desember 2026. Data dianalisis menggunakan uji Mann-Whitney, Mean Absolute Percentage Error (MAPE), dan Root Mean Square Error (RMSE). Hasil penelitian menunjukkan perbedaan signifikan antara kedua metode dengan nilai Sig. (2-tailed) sebesar 0,000 (<0,05). Metode seasonal index menghasilkan kesalahan peramalan yang lebih rendah dengan nilai MAPE sebesar 18,95% dan nilai RMSE sebesar 10.730 kg, sedangkan metode BBC menunjukkan nilai MAPE sebesar 35,69% dan nilai RMSE sebesar 16.486 kg. Temuan ini menunjukkan bahwa metode Seasonal Index memberikan akurasi yang lebih baik dan lebih efektif untuk memperkirakan produksi kelapa sawit dibandingkan dengan metode BBC. 

2026-07-29 07:07:46 admin@polbangtanmedan.ac.id
Pengaruh Limbah Cair Pabrik Kelapa Sawit/Pome Terhadap Pertumbuhan Tanaman Legum Cover Crop (LCC) Mucuna Bracteata Di PT. London Sumatera Begerpang Kabupaten Deli Serdang Provinsi Sumatera Utara
1 month ago
Arif Hidayat (Medan, 2026)

Arif Hidayat, NIRM 01.04.22.231, Pengaruh Limbah Cair Pabrik Kelapa Sawit/POME Terhadap Pertumbuhan Tanaman Legum Cover Crop (LCC) Mucuna Bracteata di PT. London Sumatera Begerpang Kabupaten Deli Serdang. Tujuan pengkajian untuk menganalisis pengaruh pemberian limbah cair pabrik kelapa sawit/POME dan menentukan dosis optimum limbah cair pabrik kelapa sawit/POME dalam meningkatkan pertumbuhan vegetatif Mucuna bracteata sebagai tanaman penutup tanah di perkebunan kelapa sawit. Pengkajian ini dimulai dari Desember 2025 s.d Januari 2026. Metode yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) nonfaktorial dengan lima taraf dosis POME (0, 100, 150, 200, dan 250 ml) dan lima ulangan, sehingga diperoleh 25 unit percobaan. Parameter yang diamati meliputi tinggi tanaman, jumlah daun, berat segar tajuk, dan berat segar akar. Data dianalisis menggunakan ANOVA dan uji lanjut BNT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian POME berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman, jumlah daun, dan berat segar tajuk Mucuna bracteata, namun tidak berpengaruh nyata terhadap berat segar akar meskipun terdapat kecenderungan peningkatan pada dosis 200 ml. Dosis 250 ml merupakan dosis terbaik yang secara konsisten memberikan pertumbuhan vegetatif tertinggi pada seluruh parameter. POME berpotensi dimanfaatkan sebagai pupuk organik cair alternatif yang ramah lingkungan dalam mendukung keberhasilan pembibitan Mucuna bracteata pada program peremajaan kelapa sawit.

 

2026-07-29 07:07:40 admin@polbangtanmedan.ac.id
Persepsi Petani Terhadap Integrasi Lebah Madu Dalam Penyerbukan Kopi Arabika Di Kecamatan Bukit Kabupaten Bener Meriah Provinsi Aceh
1 month ago
Tiara Ayuni (Medan, 2025)

Tiara Ayuni, Nirm. 01.02.21.262. Persepsi Petani Terhadap Integrasi Lebah Madu dalam Penyerbukan Kopi Arabika di Kecamatan Bukit Kabupaten Bener Meriah Provinsi Aceh. Tujuan dari pengkajian ini adalah untuk mengkaji tingkat persepsi petani dan untuk mengkaji faktor-faktor yang memengaruhi persepsi petani terhadap integrasi lebah madu dalam penyerbukan kopi arabika. Pengkajian ini dilaksanakan pada Maret sampai dengan Juni 2025. Metode pengumpulan data yaitu observasi, wawancara dan kuesioner yang sudah diuji validitas dan reliabilitasnya. Selanjutnya metode analisis data menggunakan regresi linear berganda. Hasil pengkajian menunjukan bahwa tingkat persepsi petani terhadap integrasi lebah madu dalam penyerbukan kopi arabika tergolong tinggi dengan persentase 78,00%. Selanjutnya hasil analisis regresi linear berganda faktor-faktor yang berpengaruh signifikan terhadap persepsi petani terhadap integrasi lebah madu dalam penyerbukan kopi arabika secara simultan antara lain umur (X1), pendidikan (X2), pengalaman (X3), pendapatan (X4), luas lahan (X5), akses informasi (X6), lingkungan sosial (X7). Akan tetapi, secara parsial faktor-faktor yang berpengaruh dan signifikan terhadap integrasi lebah madu dalam penyerbukan kopi arabika antara lain pengalaman (X3), pendapatan (X4), luas lahan (X5) dan akses lnformasi (X6). Sedangkan variabel bebas umur (X1), pendidikan (X2) dan lingkungan sosial (X7) tidak berpengaruh signifikan terhadap persepsi (Y). 

2026-07-22 09:07:05 admin@polbangtanmedan.ac.id
Persepsi Petani Terhadap Penggunaan Tanaman Pelindung Pada Budidaya Kopi Arabika Di Kecamatan Marancar Kabupaten Tapanuli Selatan
1 month ago
Nurul Mu’afiy Salsabila (Medan, 2025)

Nurul Mu’afiy Salsabila, Nirm. 01.02.20.185. Kopi Arabika merupakan komoditas pertanian unggulan yang banyak dibudidayakan di Kecamatan Marancar, Kabupaten Tapanuli Selatan. Salah satu praktik budidaya yang direkomendasikan dalam Good Agricultural Practices (GAP) adalah penggunaan tanaman pelindung. Tanaman pelindung memiliki manfaat penting dalam menciptakan mikroklimat ideal, mengurangi intensitas cahaya langsung, mempertahankan kelembapan tanah, serta mencegah erosi. Namun, implementasi penggunaan tanaman pelindung di lapangan belum optimal karena perbedaan persepsi di kalangan petani. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji tingkat persepsi dan faktor-faktor yang memengaruhi persepsi petani terhadap penggunaan tanaman pelindung dalam budidaya kopi Arabika. Penelitian dilaksanakan pada bulan Maret hingga Mei 2025. Metode pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan penyebaran kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data menggunakan regresi linear berganda menggunakan aplikasi SPSS versi 25. Hasil menunjukkan tingkat persepsi petani sangat tinggi (86,14%).  Persamaan regresi sebagai berikut Y = 71,284-0,018X10,025X2-0,047X3+1,565X4+0,155X5+0,054X6–0,736X7+ e. Uji F (simultan) menunjukkan bahwa variabel umur (X1), pendidikan formal (X2), pengalaman bertani (X3), luas lahan (X4), karakteristik inovasi (X5) peran penyuluh (X6) dan akses informasi (X7) secara simultan berpengaruh signifikan terhadap persepsi petani (Y). Uji t menunjukkan pengalaman bertani (X3), luas lahan (X4), karakteristik inovasi (X5) dan akses informasi (X7) berpengaruh signifikan terhadap persepsi petani (Y), sementara umur (X1), pendidikan formal (X2) dan peran penyuluh (X6) berpengaruh tidak signifikan terhadap persepsi petani (Y).

 

 

2026-07-22 07:07:38 admin@polbangtanmedan.ac.id