POLBANGTAN MEDAN REPOSITORY

Student Paper


Total Result : 360
Pengaruh Unsur-Unsur Dinamika Kelompok Tani Terhadap Penerapan Rencana Usaha Kelompok (Ruk) Padi Sawah (Oryza Sativa L.) Di Kecamatan Hamparan Perak
3 weeks ago
Pujiono, Sugit (Medan, 2025)

Sugit Pujiono, Nirm. 01.01.21.232. Pengaruh Unsur-Unsur Dinamika Kelompok Tani Terhadap Penerapan Rencana Usaha Kelompok (RUK) Padi Sawah (Oryza sativa L.) di Kecamatan Hamparan Perak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat penerapan RUK padi sawah dan yang mempengaruhi unsur unsur dinamika kelompok tani terhadap penerapan RUK padi sawah. Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Hamparan Perak Kabupaten Deli Serdang pada bulan Maret s.d Mei 2025. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif pendekatan deskriptif dengan jumlah sampel sebanyak 80 responden yang diambil secara purposive dari (5) desa dengan kelas kelompok tani pemula. Metode pengumpulan data melalui observasi. Metode analisis data menggunakan program Statistical Product and Service Solutions (SPSS) 25. Hasil penelitian menunjukkan tingkat penerapan RUK padi sawah sebesar 54,12% dalam kategori sedang. Secara simultan variabel bebas (tujuan kelompok, kekompakan kelompok, struktur kelompok, fungsi dan tugas kelompok, pengembangan dan pemeliharan kelompok, suasana kelompok, efektivitas kelompok, tekanan kelompok) berpengaruh signifikan. Secara parsial (tujuan kelompok, fungsi dan tugas kelompok, pengembangan dan pemeliharan kelompok, suasana kelompok, efektivitas kelompok dan tekanan kelompok) berpengaruh signifikan terhadap variabel terikat (penerapan RUK padi sawah). Sedangkan (kekompakan kelompok, struktur kelompok) tidak berpengaruh signifikan terhadap variabel Y (penerapan RUK padi sawah). 

2025-11-03 07:11:18 admin@polbangtanmedan.ac.id
Partisipasi Petani Dalam Pengembangan Desa Berbasis Agrowisata Di Desa Sei Sijenggi Kecamatan Perbaungan Kabupaten Serdang Bedagai
3 weeks ago
Wiguna, Aditya (Medan, 2025)

Aditya Wiguna, NIRM 010121235. Partisipasi Petani Dalam Pengembangan Desa Berbasis Agrowisata di Desa Sei Sijenggi Kecamatan Perbaungan Kabupaten Serdang Bedagai. Tujuan pengkajian ini adalah menganalisis tingkat partisipasi petani dan faktor-faktor yang memengaruhi tingkat partisipasi petani dalam pengembangan desa berbasis agrowisata. Pengkajian dilakukan di Desa Sei Sijenggi Kecamatan Perbaungan Kabupaten Serdang Bedagai pada bulan April sampai dengan Mei 2025. Metode pengkajian yang digunakan adalah metode deskriptif kuantitatif dengan menggunakan kuesioner dalam pengumpulan data. Teknik yang digunakan dalam analisis data menggunakan pengujian outer model, inner model dan pengujian hipotesis dengan menggunakan bantuan alat analisis SEM-PLS. Hasil penelitian menunjukkan tingkat partisipasi petani dalam pengembangan desa berbasis agrowisata tergolong tinggi (72,13%), faktor-faktor yang memengaruhi tingkat partisipasi petani yaitu motivasi, dukungan pemerintah, sarana dan prasarana dengan faktor motivasi yang paling dominan berpengaruh terhadap tingkat partisipasi petani, sedangkan faktor peran penyuluh berpengaruh tidak signifikan terhadap tingkat partisipasi petani dalam pengembangan desa berbasis agrowisata. Peningkatan partisipasi petani dapat dilakukan dengan meningkatkan motivasi petani yaitu menciptakan peluang pendapatan bagi petani melalui diversifikasi pangan menjadi berbagai produk olahan makanan. 

2025-11-03 07:11:03 admin@polbangtanmedan.ac.id
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji Pengaruh dosis fungisida Anthracole dalam mengendalikan penyakit bercak daun yang disebabkan oleh Culvularia sp. pada pembibitan kelapa sawit (Elaeis guineensis Jacq.) di PT. Umada, Kebun Pernantian, Kabupaten Labuhanbatu Utara
3 weeks ago
Yuda, Fajar Wira (Medan, 2025)

Fajar Wira Yuda, Nirm 01.04.21.206. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji Pengaruh dosis fungisida Anthracole dalam mengendalikan penyakit bercak daun yang disebabkan oleh Culvularia sp. pada pembibitan kelapa sawit (Elaeis guineensis Jacq.) di PT. Umada, Kebun Pernantian, Kabupaten Labuhanbatu Utara. Penyakit ini merupakan salah satu masalah utama pada tahap pembibitan yang dapat menghambat pertumbuhan dan menurunkan kualitas bibit. Penelitian dilaksanakan dari November 2024 hingga Februari 2025 menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) non faktorial dengan empat perlakuan dosis fungisida: N0 (kontrol), N1 (1,5 g/l), N2 (2 g/l), dan N3 (2,5 g/l), masing-masing diulang enam kali. Parameter yang diamati meliputi Tingkat dan intensitas serangan penyakit, serta pertumbuhan vegetatif bibit seperti tinggi tanaman, jumlah daun, diameter batang, panjang akar, dan berat akar (basah dan kering). Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi fungisida Anthracole efektif menurunkan Tingkat dan intensitas serangan Culvularia sp. dibandingkan kontrol. Dosis 2 gram/liter (N2) memberikan hasil terbaik dalam menekan perkembangan penyakit sekaligus mendukung pertumbuhan vegetatif bibit kelapa sawit. Temuan ini diharapkan dapat menjadi acuan dalam pengelolaan penyakit bercak daun di pembibitan kelapa sawit tahap main nursery.

2025-11-03 07:11:28 admin@polbangtanmedan.ac.id
persepsi petani dalam pencegahan penyakit hawar daun (Helminthosporium turcicum) jagung dengan pengaturan sistem jarak tanam di Kecamatan Tigalingga.
1 month ago
Bangun, Tringani Ratmi (Medan, 2023)

Ratmi Tringani Bangun, Nirm 01.01.19.131. persepsi petani dalam pencegahan penyakit hawar daun (Helminthosporium turcicum) jagung dengan pengaturan sistem jarak tanam di Kecamatan Tigalingga. Tujuan dari pengkajian ini adalah menganalisis tingkat persepsi persepsi petani dalam pengcegahan penyakit hawar daun (Helminthosporium turcicum) jagung dengan pengaturan jarak tanam dan menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi persepsi petani dalam pengcegahan penyakit hawar daun (Helminthosporium turcicum) jagung dengan pengaturan jarak tanam. Pengkajian ini dilaksanakan di Kecamatan Tigalingga, Kabupaten Dairi, Provinsi Sumatera Utara pada Bulan Maret sampai Juli 2023. Metode pengumpulan data menggunakan kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Metode analisis data menggunakan skala likert dan regresi linear berganda. Hasil pengkajian menunjukkan bahwa tingkat persepsi petani dalam pengcegahan penyakit hawar daun (Helminthosporium turcicum) jagung dengan pengaturan jarak tanam tergolong tinggi (77,44%) sedangkan faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat persepsi bahwa intensitas mengikuti penyuluhan, ketersediaan sarana dan prasarana, dan peran penyuluh berpengaruh nyata, sedangkan karakteristik petani dan akses informasi tidak berpengaruh nyata terhadap tingkat persepsi petani dalam pencegahan penyakit hawar daun (Helminthosporium turcicum) jagung dengan pengaturan jarak tanam.

2025-10-20 03:10:48 admin@polbangtanmedan.ac.id
Persepsi Petani Dalam Pemanfaatan Keong Mas (Pomacea Canaliculata L.) Menjadi Pupuk Organik Cair Pada Padi Sawah Di Kecamatan Kotanopan
1 month ago
Rahmadani, Desi (Medan, 2023)

Pengkajian ini berjudul Persepsi Petani dalam Pemanfaatan Keong Mas (Pomacea canaliculata L.) Menjadi Pupuk Organik Cair pada Padi Sawah di Kecamatan Kotanopan. Harga pupuk kimia yang mahal menjadi salah faktor penyebab menurunnya produktivitas padi di Kecamatan Kotanopan. Pengkajian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat persepsi petani dan faktor-faktor yang mempengaruhi persepsi petani dalam pemanfaatan keong mas (Pomacea canaliculata L.) menjadi pupuk organik cair di Kecamatan Kotanopan. Pengkajian ini menggunakan metode deskriftif kuantitatif dengan menggunakan 57 orang sebagai responden. Metode pengumpulan datanya menggunakan observasi dan kuesioner. Analisis data menggunakan skala likert dan pengolahan data menggunakan analisis regresi linear berganda. Hasil pengkajian ini menunjukkan bahwa tingkat persepsi petani dalam pemanfaatan keong mas (Pomacea canaliculata L.) menjadi pupuk organik cair pada padi sawah di Kecamatan Kotanopan tergolong tinggi dengan persentase sebesar 63, 21%. Secara simultan umur, pendidikan, pengalaman bertani, luas lahan, peran penyuluh, akses informasi, intensitas penyuluhan dan ketersediaan pupuk kimia berpengaruh secara simultan terhadap persepsi petani dalam pemanfaatan keong mas menjadi pupuk organik cair pada padi sawah di Kecamatan Kotanopan. Secara parsial umur, pendidikan, luas lahan dan ketersediaan pupuk kimia berpengaruh terhadap persepsi petani dalam pemanfaatan keong mas (Pomacea canaliculata L.) menjadi pupuk organik cair sedangkan pengalaman bertani, peran penyuluh, akses informasi dan intensitas penyuluhan tidak berpengaruuh terhadap persepsi petani dalam pemanfaatan keong mas (Pomacea canaliculata L.) menjadi pupuk organik cair pada padi sawah di Kecamatan Kotanopan.   

2025-10-20 03:10:10 admin@polbangtanmedan.ac.id
Perilaku Petani Dalam Pemanfaatan Pupuk Organik Pada Tanaman Padi Sawah (Oryza Sativa L.) Di Kecamatan Siempat Nempu Kabupaten Dairi
1 month ago
Siburian, Sonta (Medan, 2023)

Sonta Siburian, Nirm RPL.01.01.21.459. Perilaku Petani dalam Pemanfaatan Pupuk Organik pada Tanaman Padi Sawah (Oryza sativa L.) di Kecamatan Siempat Nempu Kabupaten Dairi. Tujuan dari pengkajian ini adalah untuk mengkaji tingkat perilaku petani dalam pemanfaatan pupuk organik pada tanaman padi sawah (Oryza sativa L.) di Kecamatan Siempat Nempu Kabupaten Dairi. Pengkajian ini dilaksanakan di Kecamatan Siempat Nempu Kabupaten Dairi pada bulan Oktober sampai dengan Juli 2023. Metode pengumpulan data yaitu wawancara, dokumentasi, dan angket menggunakan kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya, sementara metode analisis data menggunakan skala Likert dan Regresi Linear Berganda. Hasil pengkajian menunjukkan bahwa tingkat perilaku petani dalam pemanfaatan pupuk organik pada tanaman padi sawah (Oryza sativa L.) di Kecamatan Siempat Nempu sebesar 79,05% dengan kategori tinggi, sementara hasil analisis regresi linear berganda terdapat faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku petani dalam pemanfaatan pupuk organik pada tanaman padi sawah (Oryza sativa L.) di Kecamatan Siempat Nempu diperoleh persamaan sebagai berikut Y = 31,370 + 0,330X1 + 0,366X2 + 0,475X3 – 0,132X4 + e. Secara simultan variabel yaitu karakteristik petani, motivasi, peran penyuluh dan sarana dan prasarana dengan nilai Fhitung (5,058) > FTabel (2,50).

2025-10-20 02:10:19 admin@polbangtanmedan.ac.id
Pengaruh Dosis Fungisida Anthracole Terhadap Pengendalian Penyakit Bercak Daun(Culvularia Sp.) Pada Pembibitan Kelapa Sawit (Elaeis Guineensis Jacq.) Di Pt. Umada Kebun Pernantian Kabupaten Labuhanbatu Utara
1 month ago
Wirayuda, Fajar (Medan, 2025)

Fajar Wira Yuda, Nirm 01.04.21.206. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji Pengaruh dosis fungisida Anthracole dalam mengendalikan penyakit bercak daun yang disebabkan oleh Culvularia sp. pada pembibitan kelapa sawit (Elaeis guineensis Jacq.) di PT. Umada, Kebun Pernantian, Kabupaten Labuhanbatu Utara. Penyakit ini merupakan salah satu masalah utama pada tahap pembibitan yang dapat menghambat pertumbuhan dan menurunkan kualitas bibit. Penelitian dilaksanakan dari November 2024 hingga Februari 2025 menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) non faktorial dengan empat perlakuan dosis fungisida: N0 (kontrol), N1 (1,5 g/l), N2 (2 g/l), dan N3 (2,5 g/l), masing-masing diulang enam kali. Parameter yang diamati meliputi Tingkat dan intensitas serangan penyakit, serta pertumbuhan vegetatif bibit seperti tinggi tanaman, jumlah daun, diameter batang, panjang akar, dan berat akar (basah dan kering). Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi fungisida Anthracole efektif menurunkan Tingkat dan intensitas serangan Culvularia sp. dibandingkan kontrol. Dosis 2 gram/liter (N2) memberikan hasil terbaik dalam menekan perkembangan penyakit sekaligus mendukung pertumbuhan vegetatif bibit kelapa sawit. Temuan ini diharapkan dapat menjadi acuan dalam pengelolaan penyakit bercak daun di pembibitan kelapa sawit tahap main nursery

2025-10-09 07:10:10 admin@polbangtanmedan.ac.id
Persepsi Wanita Tani dalam Pengolahan Ampas Kopi Arabika menjadi Body Scrub di Kecamatan Pematang Sidamanik Kabupaten Simalungun Provinsi Sumatera Utara.
1 month ago
Pandiangan, Yolanda (Medan, 2025)

Yolanda Pandiangan, NIRM 01.02.21.265. Persepsi Wanita Tani dalam Pengolahan Ampas Kopi Arabika menjadi Body Scrub di Kecamatan Pematang Sidamanik Kabupaten Simalungun Provinsi Sumatera Utara. Tujuan dari pengkajian ini adalah mengkaji tingkat persepsi wanita tani dalam pengolahan ampas kopi arabika menjadi body scrub dan mengkaji faktor-faktor yang memengaruhi persepsi wanita tani dalam pengolahan ampas kopi arabika menjadi body scrub. Pengkajian ini dilaksanakan di Kecamatan Pematang Sidamanik Kabupaten Simalungun Provinsi Sumatera Utara pada bulan Maret Sampai dengan Juni 2025. Metode pengumpulan data yaitu wawancara, kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya, dan pencatatan, sementara metode analisis data menggunakan skala likert dan regresi linear berganda. Hasil pengkajian menunjukkan bahwa tingkat persepsi wanita tani dalam pengolahan ampas kopi arabika menjadi body scrub di Kecamatan Pematang Sidamanik Kabupaten Simalungun tergolong tinggi (69,2 %). sementara hasil regresi linear terhadap faktor-faktor yang memengaruhi persepsi petani dalam meningkatkan usaha taninya terhadap faktor-faktor yang memengaruhi persepsi petani diperoleh persamaan berikut Y = Y = 29,772 + 0,006X1 + 0,062X2 + 0,093X3 + 0,081X4 + 0,320X5 + e. Secara simultan faktor-faktor (peran penyuluh, peran kelompok tani, karakteristik inovasi, lingkungan sosial dan prospek pasar) yang memengaruhi persepsi wanita tani berpegaruh signifikan. Uji lanjut secara parsial menggunakan thitung menunjukkan faktor peran kelompok tani (X2), karakteristik inovasi (X3), lingkungan sosial (X4) dan prospek pasar (X5) memiliki pengaruh signifikan dengan thitung lenih besar dari ttabel, dan faktor yang tidak berpengaruh secara siginikan yaitu peran penyuluh. 

2025-10-09 04:10:15 admin@polbangtanmedan.ac.id
Persepsi Pekebun Kelapa Sawit Terhadap Kriteriapanentandan Buah Segar (Tbs) Di Kecamatan Silangkitang Kabupaten Labuhanbatu Selatan Provinsi Sumatera Utara
1 month ago
Kurniawati, Dwi (Medan, 2025)

Dwi Kurniawati, Nirm 01.02.21.204. Persepsi Pekebun Kelapa Sawit Terhadap Kriteria Panen Tandan Buah Segar (TBS) di Kecamatan Silangkitang Kabupaten Labuhanbatu Selatan Provinsi Sumatera Utara. Tujuan dari penelitian ialah untuk menganalisis persepsi pekebun kelapa sawit terhadap kriteria panen Tandan Buah Segar (TBS) dan faktor-faktor yang mempengaruhi persepsi pekebun kelapa sawit terhadap kriteria panen Tandan Buah Segar (TBS) di Kecamatan Silangkitang Kabupaten Labuhanbatu Selatan Provinsi Sumatera Utara. Penelitian dilaksanakan bulan Maret sampai bulan Mei 2025. Metode pengkajian yaitu pengkajian kuantitatif. Teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara dan kuesioner yaitu dengan uji validitas dan reliabilitas. Teknik analisis data menggunakan skala Likert dan regresi linear berganda. Hasil pengkajian menunjukkan bahwa persepsi pekebun kelapa sawit terhadap kriteria panen Tandan Buah Segar (TBS) dalam kategori tinggi yaitu 82,9 %. Berdasarkan hasil regresi linear berganda diperoleh persamaan Y= 4,829 + 0,080X1 + 0,247X2 + 0,286X3 + 0,094X4 – 0,00000002084X5 + 0,191X6 +0,210X7 + 0,89X8 + e. Uji F (Simultan) menunjukkan bahwa variabel-variael bebas umur (X1), pendidikan (X2), luas lahan (X3), pengalaman (X4), pendapatan (X5), peran penyuluh (X6), peran kelompok tani (X7) dan akses informasi (X8) Uji t hitung menunjukkan pengaruh signifikan persepsi pekebun kelapa sawit terhadap kriteria panen tandan buah segar (TBS) adalah umur (X1), pendidikan (X2), pengalaman (X4), peran penyuluh (X6), peran kelompok tani (X7) dan akses informasi (X8). Sedangkan yang tidak p

2025-10-09 03:10:54 admin@polbangtanmedan.ac.id
Peran Penyuluh Dalam Percepatan Sertifikasi ISPO Pada Perkebunan Swadaya Di Kecamatan Bangun Purba Kabupaten Deli Serdang Provinsi Sumatera Utara.
1 month ago
Rangga, M. Azhari (Medan, 2025)

M. Rangga Azhari, Nirm 01.02.21.244. Peran Penyuluh Dalam Percepatan Sertifikasi ISPO Pada Perkebunan Swadaya Di Kecamatan Bangun Purba Kabupaten Deli Serdang Provinsi Sumatera Utara. Pengkajian ini bertujuan untuk mengkaji tingkat percepatan sertifikasi ISPO di perkebunan kelapa sawit swadaya dan faktor-faktor yang memengaruhi peran penyuluh dalam percepatan sertifikasi ISPO di perkebunan kelapa sawit swadaya Pengkajian ini dilaksanakan di Kecamatan Bangun Purba Kabupaten Deli Serdang pada Desember 2025 sampai dengan Mei 2025. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara dan penyebaran kuesioner, sedangkan teknik analisis data menggunakan skala Likert dan regresi linear berganda. Hasil pengkajian ini menunjukkan bahwa tingkat percepatan sertifikasi ISPO di Kecamatan Bangun Purba Provinsi Sumatera Utara tergolong tinggi dengan persentase 79%. Faktor yang mempengaruhi peran penyuluh dalam Percepatan Sertifikasi ISPO Pada Perkebunan Swadaya Peran fasilitator (X3) menunjukkan pengaruh signifikan dengan tingkat signifikan 0.001<0,50 dan Peran motivator (X2) juga menunjukan pengaruh signifikan dengan tingkat signifikansi 0,002<0,050 dan kedua peran tersebut memiliki thitung bernilai positif. Peran edukator (X1), organisator (X5), dan inovator (X6) justru menunjukkan pengaruh yang signifikan dengan nilai signifikansi kurang dari 0,050 tetapi ketiga peran tersebut memiliki thitung bernilai negatif. Peran dinamisator (X4) dan konsultan (X7) tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan dengan tingkat signifikansi lebih dari 0,050.

2025-10-09 03:10:56 admin@polbangtanmedan.ac.id
Persepsi Pekebun Dalam Pemanfaatan Limbah Kulit Tanduk Kopi Menjadi Briket Di Kecamatan Sipirok Kabupaten Tapanuli Selatan Provinsi Sumatera Utara
1 month ago
Pulungan Fery Sanjaya (Medan, 2025)

Fery Sanjaya Pulungan, Nirm. 01.02.21.207. Persepsi Pekebun dalam Pemanfaatan Limbah Kulit Tanduk Kopi menjadi Briket di Kecamatan Sipirok Kabupaten Tapanuli Selatan Provinsi Sumatera Utara. Tujuan dari Pengkajian ini adalah untuk mengetahui tingakat persepsi dan faktor – faktor yang memengaruhi pekebun dalam pemanfaatan limbah kulit tanduk kopi menjadi briket. Teknik pengumpulan data yaitu menggunakan kuesioner yang sudah diuji validitas dan realibilitasnya. Sementara teknik analisis data menggunakan skala likert dan regresi linear berganda. Hasil pengkajian menunjukkan bahwa tingkat persepsi pekebun dalam pemanfaatan limbah kulit tanduk kopi menjadi briket dengan tingkat persepsi sebesar 71,3 %. Hasil regresi linear berganda terhadap faktor-faktor yang memengaruhi persepsi pekebun diperoleh persamaan sebagai berikut Y = 23,270 – 0,099 X1 + 0,537 X2 – 0,072 X3 + 0,200 X4 + 0,096 X5 + e. Uji lanjut menggunakan t-hitung menunjukkan bahwa faktor peran kelompok tani, prospek pasar, dan ketersedian sarana produksi memiliki pengaruh yang signifikan dengan nilai t hitung lebih besar dari pada t-tabel. Sedangkan faktor lingkungan sosial dan peran penyuluh berpengaruh tidak signifikan dengan t-hitung lebih kecil dari pada t-tabel.  

2025-10-08 08:10:28 admin@polbangtanmedan.ac.id
Perilaku Petani dalam Pemanfaatan Kulit Ceri Kopi Arabika menjadi Kompos di Kecamatan Sitellu Tali Urang Julu Kabupaten Pakpak Bharat Provinsi Sumatera Utara.
1 month ago
Manik, Ernestine Sri Artha (Medan, 2025)

Ernestine Sri Artha Manik, Nirm 01.02.21.205. Perilaku Petani dalam Pemanfaatan Kulit Ceri Kopi Arabika menjadi Kompos di Kecamatan Sitellu Tali Urang Julu Kabupaten Pakpak Bharat Provinsi Sumatera Utara. Tujuan dari pengkajian ini adalah untuk mengetahui tingkat perilaku petani dalam pemanfaatan kulit ceri kopi arabika menjadi kompos di Kecamatan Sitellu Tali Urang Julu Kabupaten Pakpak Bharat Provinsi Sumatera Utara. Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Sitellu Tali Urang Julu Kabupaten Pakpak Bharat pada 16 April sampai dengan 24 Mei 2024. Metode pengumpulan data yaitu observasi dan wawancara menggunakan kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya, sementara metode analisis data menggunakan metode likert dan analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat perilaku petani dalam pemanfaatan kulit ceri kopi arabika menjadi kompos yaitu 70,02%. Hasil regresi linear berganda diperoleh persamaan berikut Y = 34,350 +0,005X1 +0,193X2 + 0,297X3 0,058X4 + 0,094X5 + e. Faktor-faktor yang berpengaruh signifikan terhadap minat pekebun adalah peran kelompok tani (X2), sumber informasi (X3), karakteristik inovasi (X4), dan peran penyuluhan (X5), dan intensitas kegiatan penyuluhan (X1) tidak berpengaruh signifikan terhadap perilaku petani dalam pemanfaatan kulit ceri kopi arabika menjadi kompos di Kecamatan Sitellu Tali Urang Julu Kabupaten Pakpak Bharat Provinsi Sumatera Utara. 

2025-10-08 08:10:24 admin@polbangtanmedan.ac.id
Persepsi Pekebun Dalam Pengolahan Pelepah Kelapa Sawit Menjadi Briket Arang Di Kecamatan Sungai Lilin Kabupaten Musi Banyuasin Provinsi Sumatera Selatan
1 month ago
Maulina, Dwika Putri (Medan, 2025)

Pelepah Kelapa Sawit menjadi Briket Arang di Kecamatan Sungai Lilin Kabupaten Musi Banyuasin Provinsi Sumatera Selatan. Tujuan dari pengkajian ini adalah untuk mengetahui tingkat persepsi pekebun dan faktor-faktor yang memengaruhinya terhadap pengolahan pelepah kelapa sawit menjadi briket arang. Pengkajian ini dilaksanakan pada bulan November 2024 sampai dengan bulan Agustus 2025. Metode pengumpulan data yaitu metode kombinasi yang terdiri dari wawancara, observasi, dan kuesioner yang sudah diuji validitas dan reliabilitasnya. Metode analisis data yang digunakan adalah skala Likert dan analisis regresi linear berganda. Hasil pengkajian ini menunjukkan bahwa tingkat persepsi pekebun dalam pengolahan pelepah kelapa sawit menjadi briket arang tergolong tinggi dengan tingkat persepsi sebesar 82%. Hasil regresi linear berganda terhadap faktor faktor yang memengaruhi persepsi pekebun diperoleh persamaan sebagai berikut Y= 42,823+0,348X1+0,035X2+0,126X3 +0,196X4+0,181X5+ 0,281X6+ e. Uji lanjut menggunakan thiutng menunjukkan bahwa lingkungan sosial, karakteristik inovasi, peran kelompok tani, dan kosmopolitan memiliki pengaruh yang signifikan dengan nilai thiutng lebih besar daripada ttabel. Sedangkan peran penyuluh dan pemasaran tidak berpengaruh signifikan dengan thitung lebih kecil daripada ttabel. 

2025-10-08 07:10:46 admin@polbangtanmedan.ac.id
Persepsi Pekebun Terhadap Manfaat Lubang Rorak Pada Tanaman Kopi Arabika (Coffea arabica L) di Kecamatan Sitellu Tali Urang Julu Kabupaten Pakpak Bharat.
1 month ago
Mendrofa, Daniel (Medan, 2025)

Daniel Mendrofa, Nirm 01.02.21.202. Persepsi Pekebun Terhadap Manfaat Lubang Rorak Pada Tanaman Kopi Arabika (Coffea arabica L) di Kecamatan Sitellu Tali Urang Julu Kabupaten Pakpak Bharat. Tujuan dari pengkajian ini adalah untuk mengkaji tingkat persepsi pekebun dan mengkaji faktor-faktor yang memengaruhi persepsi pekebun terhadap manfaat lubang rorak pada tanaman kopi arabika. Pengkajian dilaksanakan pada bulan Maret hingga Mei 2025 di Kecamatan Sitellu Tali Urang Julu. Jenis pengkajian yang digunakan Deskriptif kuantitatif dengan metode pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dokumentasi, dan penyebaran kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Sementara metode analisis data menggunakan skala Likert dan Regresi Linear Berganda. Hasil pengkajian menunjukkan bahwa tingkat persepsi pekebun terhadap manfaat lubang rorak berada dalam kategori sedang dengan persentase sebesar 64,52%. hasil regresi linear Berganda terhadap faktor-faktor yang memengaruhi persepsi pekebun diperoleh persamaan sebagai berikut Y = 36.173 - 0.213 X1 + 0.098 X2 + 0.073 X3 + 0.164 X4 - 5.384 X5 – 0.023 X6 + 0.339 X7 + e. Faktor-faktor yang berpengaruh terhadap pesepsi pekebun terhadap manfaat lubang rorak pada tanaman kopi arabika di Kecamatan Sitellu Tali Urang Julu adalah umur, Pendidikan, luas lahan, pengalaman, dan interaksi sosial.

2025-10-08 04:10:28 admin@polbangtanmedan.ac.id
Persepsi Pekebun Tentang Sertifikasi Indonesian Sustainable Palm Oil (Ispo) Di Kecamatan Na Ix-X Kabupaten Labuhanbatu Utara
1 month ago
Sakir, Ahmad (Medan, 2025)

Ahmad Sakir, Nirm. 01.02.21.234. Sertifikasi Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO) merupakan kebijakan pemerintah untuk menjamin praktik perkebunan kelapa sawit yang berkelanjutan dan sesuai dengan peraturan perundang-undangan. Namun, penerapan ISPO oleh pekebun rakyat masih rendah, sehingga pemahaman terhadap persepsi pekebun menjadi penting sebagai dasar kebijakan implementasi. Pengkajian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat persepsi pekebun tentang sertifikasi ISPO serta menganalisis faktor-faktor yang memengaruhinya. Metode yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif dan analisis regresi linear berganda. Data dikumpulkan melalui kuesioner kepada 60 responden pekebun sawit yang tergabung dalam kelompok tani penerima program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) di Kecamatan NA IX-X, Kabupaten Labuhanbatu Utara. Hasil pengkajian menunjukkan bahwa tingkat persepsi pekebun terhadap sertifikasi ISPO berada dalam kategori tinggi. Faktor-faktor yang berpengaruh signifikan secara simultan terhadap persepsi pekebun adalah umur, pendidikan formal, luas lahan, pengalaman berkebun, peran penyuluh, akses informasi, dan keaktifan dalam organisasi pekebun. Di antara faktor tersebut, pendidikan, luas lahan, peran penyuluh, dan akses informasi memiliki berpengaruh signifikan secara parsial. Kesimpulan dari pengkajian ini adalah bahwa meskipun persepsi pekebun terhadap ISPO sudah tinggi, diperlukan tindak lanjut berupa pendampingan implementasi dan penguatan kelembagaan petani agar sertifikasi ISPO dapat diterapkan secara luas dan berkelanjutan.

2025-10-08 04:10:21 admin@polbangtanmedan.ac.id