POLBANGTAN MEDAN REPOSITORY

Student Paper


Total Result : 414
Partisipasi Petani Dalam Mengolah Kotoran Sapi Menjadi Pupuk Organik Untuk Meningkatkan Produksi Padi Organik Di Kecamatan Perbaungan Kabupaten Serdang Bedagai
1 year ago
Mirza, Rentina Abdillah (Medan, 2022)

Rentina Abdillah Mirza NIRM .01.01.18.026. Partisipasi Petani dalam Mengolah Kotoran Sapi Menjadi Pupuk Organik Untuk Meningkatkan Produksi Padi Organik di Kecamatan Perbaungan Kabupaten Serdang Bedagai. Pengkajian ini bertujuan untuk menganalisis (1) partisipasi petani dalam mengolah kotoran sapi menjadi pupuk organik di Kecamatan Perbaungan (2) menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi partisipasi petani dalam mengolah kotoran sapi menjadi pupuk organik di Kecamatan Perbaungan. Pelaksanaan pengkajian ini dilakukan di Kecamatan Perbaungan pada bulan April sampai Juni 2022. Metode pengkajian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif. Untuk mengenalisis partisipasi petani digunakan teknik penentuan skor model Likert, untuk menganalisi faktor faktor yang mempengaruhi partisipasi petani digunakan analisis linear berganda. Hasil pengkajian secara keseluruhan pertisipasi petani dalam mengolah kotoran sapi menjadi pupuk organik di Kecamatan Perbaungan tergolong sangat tinggi (86,8%). Secara rinci partisipasi petani meliputi pengambilan keputusan (87,3%), pelaksanaan kegiatan (84,2%), evaluasi (87,9%), dan hasil (87,6%). Faktor-faktor yang berpengaruh sangat nyata terhadap partisipasi petani dalam mengolah kotoran sapi menjadi pupuk organik untuk meningkatkan produksi padi organik di Kecamatan Perbaungan adalah pengetahuan petani, pihak mendukung, dan pendapatan sedangkan faktor yang tidak berpengaruh secara nyata adalah karakteristik petani dan lingkungan sosial.

2024-12-03 03:12:13 admin@polbangtanmedan.ac.id
Peran Penyuluh Pertanian Dalam Persiapan Lahan Sistem Tanpa Olah Tanah (Tot) Padi Gogo Di Kabupaten Pakpak Bharat Provinsisumaterautara
1 year ago
Siregar, Juliantri Bonita (Medan, 2022)

Juliantri Bonita Siregar, Nirm 01.01.18.016, Peran Penyuluh Dalam Persiapan Lahan Sistem Tanpa Olah Tanah (TOT) Padi Gogo di Kabupaten Pakpak Bharat. Tujuan dari pengkajian ini adalah untuk mengetahui tingkat peran penyuluh pertanian dan faktor yang mempengaruhi peran penyuluh pertanian dalam persiapan lahan sistem tanpa olah tanah (TOT) padi. Metode pengkajian ini adalah deskriptif kuantatifdengan metode pengumpulan data yaitu metode wawancara dan kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Metode analisis data menggunakan skala likert dan regresi linear berganda. Hasil pengkajian tingkat peran penyuluh pertanian dalam persiapan lahan sistem tanpa olah tanah (TOT) padi gogo di Kabupaten Pakpak Bharat berada pada kategori sangat tinggi yaitu 85,9%. Secara simultan variabel karakteristik penyuluh, lokasi kerja, motivasi kerja, jumlah petani binaan, dan kemampuan berkomunikasi mempengaruhi peran penyuluh pertanian dengan nilai signifikansi 0,00<0,01. Secara parsial variabel karakteristik penyuluh, motivasi kerja,dan kemampuan berkomunikasi berpengaruh sangat nyata terhadap peran penyuluh pertanian dengan nilai signifikansi 0,00<0,01 dan variabel lokasi kerja dan jumlah petani binaan berpengaruh nyata terhadap peran penyuluh pertanian dalam persiapan lahan sistem tanpa olah tanah (TOT) padi gogo di Kabupaten Pakpak Bharat. 

2024-12-03 03:12:50 admin@polbangtanmedan.ac.id
Persepsi pemuda Pedesaan terhadap kegiatan pertanian di kecamatan secanggang kabupaten langkat Provinsi Sumut
1 year ago
Zagoto, Enofber Euphoria (Medan, 2022)

Enofber Euphoria, Nirm 01.01.18.010. Persepsi Pemuda Pedesaan Terhadap Kegiatan Pertanian. Tujuan dari pengkajian ini adalah mengetahui tingkat persepsi pemuda pedesaan dan faktor-faktor yang mempengaruhi persepsi pemuda pedesaan terhadap kegiatan pertanian. Pengkajian ini dilaksanakan di kecamatan Secanggang, Kabupaten Langkat pada bulan april sampai dengan juni 2022. Metode pengumpulan data yaitu observasi dan pengumpulan data menggunakan kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitas, sementara metode analisis data menggunakan skala likert dan regresi linear. Hasil pengkajian menunjukkan bahwa tingkat persepsi pemuda pedesaan terhadap kegiatan pertanian termasuk dalam kategori baik yaitu 75,51 persen, sementara hasil regresi linear terhadap faktor- faktor yang mempengaruhi persepsi pemuda pedesaan diperoleh persamaan sebagai berikut Y = 6,447+(-0,390X1)+0.378X2+0,439X3+0,484X4+0,370X5. Uji lanjut menggunakan t hitung menunjukkan bahwa faktor lingkungan keluarga, lingkungan sosial, luas lahan, tingkat pendidikan dan peran penyuluh memiliki pengaruh yang signifikan dengan t hitung lebih besar daripada t tabe. Nilai sumbangan relatif dari masing masing variabel yaitu X1 sebesar 9,35%, X2 sebesar 0,29%, X3 sebesar 30,21%, X4 sebesar 28,84 dan X5 sebesar 30,94,

2024-12-02 02:12:42 admin@polbangtanmedan.ac.id
Persepsi Pekebun Karet (Hevea Brasiliensis Muell. Arg.) Terhadap Interval Waktu Penyadapan Di Kecamatan Pematang Bandar Kabupaten Simalungun Provinsi Sumatera Utara
1 year ago
Nasutio, Faradilla Azhra (Medan, 2023)

Faradilla Azzahra Nasution, NIRM 01.02.19.076, Persepsi Pekebun Karet (Hevea brasiliensis Muell. Arg.) Terhadap Interval Waktu Penyadapan di Kecamatan Pematang Bandar Kabupaten Simalungun Provinsi Sumatera Utara. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji tingkat dan faktor faktor yang mempengaruhi Persepsi Pekebun Karet (Hevea brasiliensis Muell. Arg.) Terhadap Interval Waktu Penyadapan di Kecamatan Pematang Bandar Kabupaten Simalungun Provinsi Sumatera Utara. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Pelaksanaan pengkajian ini dilakukan di Kecamatan Pematang Bandar Kabupaten Simalungun dengan melibatkan 57 responden. Data primer meliputi karakteristik petani yang tergabung di dalam kelompok tani di Kecamatan Pematang Bandar, memiliki usahatani karet dan hasil kuesioner dari variabel bebas dan variabel terikat. Data diolah menggunakan uji regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat persepsi berkategori tinggi dengan nilai 74,42%. Faktor yang berpengaruh secara simultan terhadap persepsi pekebun. Sedangkan variabel pengalaman, luas lahan, hasil produksi dan peran penyuluh berpengaruh secara parsial terhadap persepsi pekebun karet terhadap interval waktu penyadapan. Variabel umur, Pendidikan formal dan iklim tidak berpengaruh secara signifikan secara parsial terhadap persepsi pekebun karet terhadap interval waktu penyadapan.

2024-11-26 02:11:27 admin@polbangtanmedan.ac.id
Partisipasi Pekebun Dalam Kebijakan Zero Burning Pada Tanaman Kelapa Sawit Di Kecamatan Laut Tador Kabupaten Batu Bara Provinsi Sumatera Utara
1 year ago
Siahaan, Christoni (Medan, 2023)

Cristoni Siahaan, Nirm. 01.02.19.105. Partisipasi Pekebun Dalam Kebijakan Zero Burning pada Tanaman Kelapa Sawit di Kecamatan Laut Tador Kabupaten Batu Bara Provinsi Sumatera Utara. Tujuan dari pengkajian ini adalah untuk mengkaji tingkat partisipasi pekebun dalam kebijakan zero burning pada tanaman kelapa sawit di Kecamatan Laut Tador Kabupaten Batu Bara Provinsi Sumatera Utara dan mengkaji hubungan antara faktor-faktor internal dan eksternal pekebun dengan tingkat partisipasi pekebun dalam kebijakan zero burning pada tanaman kelapa sawit di Kecamatan Laut Tador Kabupaten Batu Bara Provinsi Sumatera Utara. Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Laut Tador, Kabupaten Batu Bara, Provinsi Sumatera Utara pada bulan April s.d. Mei 2023. Metode pengumpulan data yaitu metode observasi dan wawancara menggunakan kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya, sedangkan metode analisis data menggunakan skala Likert dan korelasi Rank Spearman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat partisipasi pekebun dalam kebijakan zero burning pada tanaman kelapa sawit di Kecamatan Laut Tador Kabupaten Batu Bara Provinsi Sumatera Utara termasuk kategori sangat tinggi dengan persentase 85,9 %, selanjutnya hasil uji korelasi Rank Spearman terdapat hubungan yang signifikan antara faktor – faktor internal yaitu pendidikan formal, luas lahan, pengalaman, pendapatan dengan partisipasi pekebun dalam kebijakan zero burning pada tanaman kelapa sawit. Selain itu, faktor-faktor eksternal yang berhubungan signifikan dengan partisipasi pekebun dalam kebijakan zero burning pada tanaman kelapa sawit yaitu peran penyuluhan, bantuan modal, dan ketersediaan sarana produksi. Sedangkan faktor internal yang tidak berhubungan signifikan dengan partisipasi pekebun dalam kebijakan zero burning pada tanaman kelapa sawit adalah umur di lokasi pengkajian. 

2024-11-26 02:11:04 admin@polbangtanmedan.ac.id
Persepsi Petani Dalam Pemanfaatan Limbah Kulit Kopi Arabika Menjadi Pupuk Organik Di Kecamatan Sitinjo Kabupaten Dairi Provinsi Sumatera Utara
1 year ago
Tinendung, Ardian (Medan, 2023)

Ardian Tinendung, Nirm 01.02.19.103. Persepsi Petani Dalam Pemanfaatan Limbah Kulit kopi Arabika Menjadi Pupuk Organik di Kecamatan Sitinjo Kabupaten Dairi. Tujuan dari pengkajian ini adalah untuk mengkaji tingkat persepsi petani dalam pemanfaatan limbah kulit kopi arabika menjadi pupuk organik di Kecamatan Sitinjo Kabupaten Dairi dan faktor-faktor yang mempengaruhi dalam pemanfaatan limbah kulit kopi arabika menjadi pupuk organik di Kecamatan Sitinjo Kabupaten Dairi. Pengkajian ini dilaksanakan di Kecamatan Sitinjo Kabupaten Dairi pada bulan April sampai dengan Mei 2023. Metode pengumpulan data yaitu wawancara, dokumentasi, dan angket menggunakan kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya, selanjutnya metode analisis data menggunakan skala Likert dan Regresi Linear Berganda. Hasil pengkajian menunjukkan bahwa tingkat persepsi petani dalam pemanfaatan limbah kulit kopi arabika menjadi pupuk organik di Kecamatan Sitinjo Kabupaten Dairi sebesar 83,28 % dengan kategori tinggi, selanjutnya hasil analisis regresi linear berganda diperoleh persamaan sebagai Y = 14,139+ 0,072X1 -0,412X2 + 0,114X3 + 0,265X4 + 0,161X5 + e. Faktor-faktor yang berpengaruh secara parsial terhadap persepsi petani dalam pemanfaatan limbah kulit kopi arabika menjadi pupuk organik di Kecamatan Sitinjo Kabupaten Dairi adalah pengalaman, peran penyuluh, dan akses informasi.  

2024-11-26 02:11:13 admin@polbangtanmedan.ac.id
Pengaruh Beberapa Media Tanam Terhadap Pertumbuhan Bibit Karet (Hevea Brasiliensis Muell. Arg) Klon Pb 260 Di Pembibitan Green Budding Pt Bridgestone Sumatra Rubber Estate Dolok Merangir
1 year ago
Elizabet, Gabriella Taraja (Medan, 2024)

Gabriella Taraja Elizabeth, Nirm 01.04.20.147. “Pengaruh Beberapa Media Tanam Terhadap Pertumbuhan Bibit Karet (Hevea brasiliensis Muell. Arg) Klon PB 260 di Pembibitan Green Budding PT. Bridgestone Sumatra Rubber Estate Dolok Merangir”. Penggunaan media tanam yang tepat untuk bibit yang berkualitas dapat mempengaruhi produktivitas karet yang menjadi masalah utama yang disebabkan oleh banyaknya petani karet yang tidak menggunakan bibit karet dari klon unggul melainkan hasil cabutan. Metode pada pengkajian ini menggunakan metode kuantitatif eksperimental dengan Rancangan Acak Kelompok (RAK). Hasil pengkajian ini adalah tidak memiliki pengaruh nyata terhadap daya kecambah, pertumbuhan kecambah, dan pertumbuhan bibit karet. Hal ini dikarenakan pada pembibitan karet hal yang paling diperlukan adalah kesegaran biji karet dengan kesegaran diatas 80% dan sifat fisik tanah di PT. Bridgestone Sumatera Rubber Estate yang memiliki kandungan c-organik 2,54, N-Total 0,44 dan PH 4,70. Dengan demikian persentase keberhasilan kecambah tertinggi terdapat pada media tanam M2, diameter kecambah yaitu M3, tinggi kecambah yaitu M1, diameter batang yaitu M4, sedangkan jumlah daun, bobot berat basah dan bobot berat kering yaitu M5. 

2024-11-25 08:11:52 admin@polbangtanmedan.ac.id
Partisipasi Petani Dalam Menggunakan Pupuk Organik Pada Tanaman Bawang Merah (Allium Ascalonicum.L) Di Kecamatan Hiliran Gumanti Kabupaten Solok
1 year ago
Yas, Enny (Medan, 2023)

Enny Yas, NIRM RPL.01.01.21.332. Partisipasi Petani Dalam Menggunakan Pupuk Organik Pada Tanaman Bawang Merah Di Kecamatan Gumanti Kabupaten Solok. Tujuan dari pengkajian ini adalah untuk mengetahui Untuk mengetahui partisipasi petani dalam penggunaan pupuk organik Pada Tanaman Bawang Merah. Untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi partisipasi petani dalam penggunaan pupuk organik terhadap Tanaman Bawang Merah. Pengkajian ini dilakukan di Talang Babungo Kecamatan Hiliran Gumanti Kabu paten Solok pada bulan Januari sampai dengan Maret 2023. Metode pengkajian Deskriptif dengan pendekatan kuantitatif, Metode pengumpulan data menggunakan Kuisioner yang diukur dengan skala likert, Variabel bebas (X) yang digunakan adalah Karakteristik Petani (X1), Sumber Informasi Pertanian (X2), Peran Penyuluh Pertanian (X3), dan Ketersediaan Sarana dan Prasarana (X4), Dukungan Pemerintah (X5) Untuk mengetahui pengaruhnya terhadap Vari abel terikat (Y) Partisipasi Petani Dalam Menggunakan Pupuk Organik Pada Tanaman Bawang Merah Di Kecamatan Gumanti Kabupaten Solok. Hasil penelitian menunjukan bahwa partisipasi petani dalam penggunaan pupuk organik Pada Tanaman Bawang Merah cukup tinggi yaitu 79,91% persen, sementara hasil regresi linear terhadap faktor-faktor yang mempengaruhi partisipasi petani di peroleh persamaan sebagai berikut Y= 16.945-0.027X1 -0.035X2-0.262X3 0.030X4+ 1.320X5+ e. Berdasarkan hasil uji simultan atau F test diperoleh nilai signifikansi 0,000 < 0,05 dan F hitung sebesar 40.580> F Tabel 2,41, dengan demikian H0 ditolak dan H1 diterima yang artinya secara simultan /bersama sama variabel Karakteristik Individu Petani (X1), Sumber Informasi Pertanian ( X2), Peran Penyuluh Pertanian (X3), Ketersediaan Sarana dan Prasarana (X4) dan Dukungan Pemerintah (X5) berpangaruh terhadap variabel (Y) Partisipasi Petani dalam penggunaan pupuk organik pada budidaya bawang merah di kecamatan Hiliran Gumanti.Namun berdasarkan hasil Uji T atau parsial, maka dua variabel yang berpengaruh terhadap partisipasi petani dalam menggunakan pupuk organik pada budidaya tanaman bawang merah di Kecamatan Hiliran Gumanti yaitu vari abel (X3) Peran Penyuluh Pertanian dan (X5) Dukungan Pemerintah, dan tiga variabel yang tidak berpengaruh terhadap partisipasi petani dalam menggunakan pupuk organik pada budidaya tanaman bawang merah di Kecamatan Hiliran Gumanti yaitu Variabel (X1) Karakteristik Individu Petani, (X2) Sumber Infor masi Pertanian, (X4) Ketersediaan Sarana dan Prasarana. 

2024-11-19 02:11:09 admin@polbangtanmedan.ac.id