POLBANGTAN MEDAN REPOSITORY

Student Paper


Total Result : 362
Persepsi Pekebun Dalam Pengendalian Hama Kumbang Tanduk (Oryctes Rhinoceros L.) Dengan Perangkap Feromon Pada Tanaman Kelapa Sawit Di Kecamatan Secanggang Kabupaten Langkat
2 years ago
Nurtia, Wanda (Medan, 2023)

Wanda Nurtia, Nirm 01.02.19.097, Persepsi Pekebun dalam Pengendalian Hama Kumbang Tanduk (Oryctes rhinoceros L.) dengan Perangkap Feromon pada Tanaman Kelapa Sawit di Kecamatan Secanggang Kabupaten Langkat. Pengkajian ini bertujuan untuk mengkaji tingkat persepsi pekebun dan faktor-faktor yang memengaruhi persepsi pekebun dalam pengendalian hama kumbang tanduk (Oryctes rhinoceros L.) dengan perangkap feromon pada tanaman kelapa sawit di Kecamatan Secanggang. Pengkajian ini dilaksanakan di Kecamatan Secanggang, Kabupaten Langkat pada bulan April sampai dengan Juni 2023. Metode pengkajian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif. Metode pengumpulan data yaitu observasi, wawancara, dan kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Metode analisis data menggunakan skala Likert dan analisis regresi linier berganda. Hasil pengkajian menunjukkan bahwa tingkat persepsi pekebun dalam pengendalian hama kumbang tanduk (Oryctes rhinoceros L.) dengan perangkap feromon pada tanaman kelapa sawit berada pada kategori tinggi yaitu 73,46%. Faktor yang memengaruhi persepsi pekebun dalam pengendalian hama kumbang tanduk (Oryctes rhinoceros L.) di Kecamatan Secanggang adalah pengalaman, interaksi sosial, peran penyuluh, dan karakteristik inovasi. Sedangkan pendapatan dan akses informasi tidak memberikan pengaruh terhadap persepsi pekebun dalam pengendalian hama kumbang tanduk (Oryctes rhinoceros L.) dengan perangkap feromon pada tanaman kelapa sawit di Kecamatan Secanggang

2024-01-10 04:01:17 admin@polbangtanmedan.ac.id
Persepsi Petani Terhadap Program Kredit Usaha Rakyat (Kur) Oleh Kementerian Pertanian Di Kecamatan Talang Kelapa Kabupaten Banyuasin Provinsi Sumatera Selatan
2 years ago
Fikriansyah, Wahyu (Medan, 2023)

Wahyu Fikriansyah, Nirm. 01.02.19.096. Persepsi Petani Terhadap Program Kredit Usaha Rakyat (KUR) Oleh Kementerian Pertanian di Kecamatan Talang Kelapa Kabupaten Banyuasin Provinsi Sumatera Selatan. Tujuan dari pengkajian ini adalah untuk mengkaji tingkat persepsi dan hubungan antara faktor-faktor pembentuk persepsi petani dengan persepsi petani terhadap program Kredit Usaha Rakyat (KUR) oleh Kementerian Pertanian. Pengkajian ini dilaksanakan pada bulan April 2023 sampai dengan bulan Juli 2023. Teknik pengumpulan data yaitu wawancara dan kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Adapun jumlah sampel pada pengkajian ini sebanyak 63 sampel yang ditentukan menggunakan teknik proportional random sampling. Selanjutnya, teknik analisis data menggunakan skala Likert dan korelasi Rank Spearman. Hasil pengkajian menunjukkan bahwa tingkat persepsi petani terhadap program Kredit Usaha Rakyat (KUR) oleh Kementerian Pertanian di Kecamatan Talang Kelapa Kabupaten Banyuasin Provinsi Sumatera Selatan sebesar 82,1% dengan kategori tinggi. Selanjutnya hasil analisis korelasi Rank Spearman menunjukkan bahwa variabel luas lahan, pendapatan, dukungan layanan penyuluh, dan dukungan lingkungan sosial memiliki hubungan yang signifikan, sedangkan untuk variabel umur, pendidikan formal, dan pengalaman bertani tidak memiliki hubungan yang signifikan dengan persepsi petani terhadap program Kredit Usaha Rakyat (KUR) oleh Kementerian Pertanian.

2024-01-10 04:01:32 admin@polbangtanmedan.ac.id
Persepsi Petani Terhadap Program Kredit Usaha Rakyat (Kur) Pertanian Di Kecamatan Dolok Pardamean Kabupaten Simalungun Provinsi Sumatera Utara
2 years ago
Simanjuntak, Bima Mangatas (Medan, 2023)

Bima Mangatas Simanjuntak, Nirm. 01.02.19.070. Persepsi Petani Terhadap Program Kredit Usaha Rakyat (KUR) Pertanian di Kecamatan Dolok Pardamean Kabupaten Simalungun Provinsi Sumatera Utara. Tujuan dari pengkajian ini adalah untuk mengkaji tingkat partisipasi petani terhadap program Kredit Usaha Rakyat (KUR) Pertanian dan mengkaji hubungan antara faktor internal dan faktor eksternal dengan persepsi petani terhadap pemanfaatan Program Kredit Usaha Rakyat (KUR) Pertanian di Kecamatan Dolok Pardamean Kabupaten Simalungun Provinsi Sumatera Utara. Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Dolok Pardamean Kabupaten Simalungun Provinsi Sumatera Utara pada bulan April sampai dengan Mei 2023. Teknik pengumpulan data yaitu teknik pengamatan (wawancara dan kuesioner) yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya, sedangkan teknik analisis data menggunakan skala Likert dengan korelasi Rank Spearman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat persepsi petani terhadap program Kredit Usaha Rakyat di Kecamatan Dolok Pardamean Kabupaten Simalungun Provinsi Sumatera Utara termasuk kategori sangat tinggi dengan persentase 81,5 persen, selanjutnya hasil uji korelasi Rank Spearman terdapat hubungan yang signifikan antara faktor-faktor internal yaitu luas lahan, pendapatan. Selain itu, faktor-faktor eksternal yang berhubungan signifikan dengan persepsi petani terhadap program Kredit Usaha Rakyat (KUR) yaitu lingkungan sosial dan peran penyuluh. Sedangkan faktor internal yang tidak berhubungan signifikan dengan persepsi petani terhadap program Kredit Usaha Rakyat (KUR) adalah umur dan pendidikan formal di lokasi pengkajian.

2024-01-10 03:01:32 admin@polbangtanmedan.ac.id
Peran Ekosistem Kewirausahaan Dalam Mendukung Manajemen Usaha Kelompok Program Penumbuhan Wirausahawan Muda Pertanian (Pwmp)
2 years ago
Apriliani, Anggi (Medan, 2023)

ANGGI APRILIANI, Nirm 01.02.19.069. Peran Ekosistem Kewirausahaan dalam Mendukung Manajemen Usaha Kelompok Program Penumbuhan Kewirausahaan Muda Pertanian (PWMP) (Studi Kasus di Politeknik Pembangunan Pertanian Medan). Pengkajian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis peran ekosistem kewirausahaan dalam mendukung kelompok Program Penumbuhan Kewirausahaan Muda Pertanian (PWMP), mengetahui dan menganalisis manajemen usaha kelompok Program Penumbuhan Kewirausahaan Muda Pertanian (PWMP), dan faktor-faktor yang memengaruhi manajemen usaha kelompok Program Penumbuhan Kewirausahaan Muda Pertanian (PWMP). Pengkajian ini dilaksanakan pada kelompok PWMP alumni Polbangtan Medan pada Desember 2022 sampai dengan Mei 2023. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara dan penyebaran kuesioner, sedangkan teknik analisa data menggunakan skala Likert dan regresi linear berganda. Hasil pengkajian ini menunjukkan bahwa peran ekosistem kewirausahaan dalam mendukung kelompok Program Penumbuhan Kewirausahaan Muda Pertanian (PWMP) tergolong tinggi yaitu 79,78 persen. Penerapan manajemen usaha kelompok Program Penumbuhan Kewirausahaan Muda Pertanian (PWMP) tergolong tinggi yaitu 79,68 persen. Faktor internal (kepribadian, pengetahuan, dan pengalaman) dan faktor eksternal (lingkungan keluarga dan peran ekosistem kewirausahaan) berpengaruh signifikan dengan nilai t-hitung lebih besar dari t-tabel.

2024-01-10 03:01:48 admin@polbangtanmedan.ac.id
Persepsi Petani Dalam Pencegahan Penyakit Hawar Daun (Helminthosporium Turcicum) Jagung Dengan Pengaturan Jarak Tanam Di Kecamatan Tigalingga
2 years ago
Bangun, Ratmi Tringani (Medan, 2023)

Ratmi Tringani Bangun, Nirm 01.01.19.131. persepsi petani dalam pencegahan penyakit hawar daun (Helminthosporium turcicum) jagung dengan pengaturan sistem jarak tanam di Kecamatan Tigalingga. Tujuan dari pengkajian ini adalah menganalisis tingkat persepsi persepsi petani dalam pengcegahan penyakit hawar daun (Helminthosporium turcicum) jagung dengan pengaturan jarak tanam dan menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi persepsi petani dalam pengcegahan penyakit hawar daun (Helminthosporium turcicum) jagung dengan pengaturan jarak tanam. Pengkajian ini dilaksanakan di Kecamatan Tigalingga, Kabupaten Dairi, Provinsi Sumatera Utara pada Bulan Maret sampai Juli 2023. Metode pengumpulan data menggunakan kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Metode analisis data menggunakan skala likert dan regresi linear berganda. Hasil pengkajian menunjukkan bahwa tingkat persepsi petani dalam pengcegahan penyakit hawar daun (Helminthosporium turcicum) jagung dengan pengaturan jarak tanam tergolong tinggi (77,44%) sedangkan faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat persepsi bahwa intensitas mengikuti penyuluhan, ketersediaan sarana dan prasarana, dan peran penyuluh berpengaruh nyata, sedangkan karakteristik petani dan akses informasi tidak berpengaruh nyata terhadap tingkat persepsi petani dalam pencegahan penyakit hawar daun (Helminthosporium turcicum) jagung dengan pengaturan jarak tanam.

2023-12-12 08:12:02 admin@polbangtanmedan.ac.id
Persepsi Petani Dalam Pencegahan Penyakit Hawar Daun (Helminthosporium Turcicum) Jagung Dengan Pengaturan Jarak Tanam Di Kecamatan Tigalingga
2 years ago
Bangun, Ratmi Tringani (Medan, 2023)

Ratmi Tringani Bangun, Nirm 01.01.19.131. persepsi petani dalam pencegahan penyakit hawar daun (Helminthosporium turcicum) jagung dengan pengaturan sistem jarak tanam di Kecamatan Tigalingga. Tujuan dari pengkajian ini adalah menganalisis tingkat persepsi persepsi petani dalam pengcegahan penyakit hawar daun (Helminthosporium turcicum) jagung dengan pengaturan jarak tanam dan menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi persepsi petani dalam pengcegahan penyakit hawar daun (Helminthosporium turcicum) jagung dengan pengaturan jarak tanam. Pengkajian ini dilaksanakan di Kecamatan Tigalingga, Kabupaten Dairi, Provinsi Sumatera Utara pada Bulan Maret sampai Juli 2023. Metode pengumpulan data menggunakan kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Metode analisis data menggunakan skala likert dan regresi linear berganda. Hasil pengkajian menunjukkan bahwa tingkat persepsi petani dalam pengcegahan penyakit hawar daun (Helminthosporium turcicum) jagung dengan pengaturan jarak tanam tergolong tinggi (77,44%) sedangkan faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat persepsi bahwa intensitas mengikuti penyuluhan, ketersediaan sarana dan prasarana, dan peran penyuluh berpengaruh nyata, sedangkan karakteristik petani dan akses informasi tidak berpengaruh nyata terhadap tingkat persepsi petani dalam pencegahan penyakit hawar daun (Helminthosporium turcicum) jagung dengan pengaturan jarak tanam.

2023-12-08 02:12:04 admin@polbangtanmedan.ac.id
Persepsi Petani Semangka (Citrullus Vulgaris) Terhadap Program Kredit Usaha Rakyat (Kur) Di Kecamatan Secanggang Kabupaten Langkat
2 years ago
Amalia, Nanda Frisca (Medan, 2023)

Nanda Frisca Amalia, Nirm. 01.01.19.126. Persepsi Petani Semangka (Citrullus vulgaris) terhadap Program Kredit Usaha Rakyat (KUR) di Kecamatan Secanggang Kabupaten Langkat. Tujuan dari pengkajian ini adalah untuk mengetahui tingkat persepsi petani semangka dan faktor-faktor yang mempengaruhinya terhadap program Kredit Usaha Rakyat (KUR). Pengkajian ini dilaksanakan pada bulan Maret 2023 sampai dengan bulan Juni 2023. Metode pengumpulan data yaitu metode kombinasi yang terdiri dari observasi, kuesioner yang sudah diuji validitas dan reabilitasnya dan wawancara. Metode analisis data yang digunakan adalah skala Likert dan regresi linear berganda. Hasil pengkajian menunjukkan bahwa tingkat persepsi petani semangka terhadap program Kredit Usaha Rakyat (KUR) tergolong tinggi dengan tingkat persepsi sebesar 79,4%. Hasil regresi linear berganda terhadap faktor-faktor yang mempengaruhi persepsi petani semangka diperoleh persamaan sebagai berikut Y= 21,909 + 0,051X1 + 0,626X2 - 0,221X3 + 0,003X4 – 0,449 X5 + 0,502 X6. Uji lanjut menggunakan thitung menunjukkan bahwa luas lahan, interaksi sosial dan karakteristik program KUR memiliki pengaruh yang signifikan dengan nilai thitung lebih besar daripada ttabel. Sedangkan pendidikan, lama berusahatani dan peran penyuluh tidak berpengaruh dengan thitung lebih kecil daripada ttabel

2023-12-07 07:12:01 admin@polbangtanmedan.ac.id
Perilaku Pekebun Dalam Pengolaha Buah Pala (Myristica Fragrans Houtt) Di Kecamatan Tapaktuan Kabupaten Aceh Selatan
2 years ago
Yuni, Dasa Triana (Medan, 2023)

Dasa Triana Yuni, Nirm RPL.01.02.21.274. Perilaku Pekebun dalam Pengolahan Buah Pala (Myristica fragrans Houtt) di Kecamatan Tapaktuan Kabupaten Aceh Selatan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji tingkat perilaku pekebun berinovasi dalam pengolahan buah pala di Kecamatan Tapaktuan Kabupaten Aceh Selatan, dan untuk mengkaji faktor yang mempengaruhi perilaku pekebun dalam pengolahan buah pala di Kecamatan Tapaktuan Kabupaten Aceh Selatan. Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Tapaktuan Kabupaten Aceh Selatan pada bulan Mei hingga Juni 2023. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 74 orang ditentukan dengan purposive sampling dari pekebun pala yang melakukan kegiatan pengolahan buah pala. Metode pengumpulan data yaitu metode observasi dan wawancara menggunakan kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya, sementara metode analisis data menggunakan skala Likert dan analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat perilaku pekebun dalam pengolahan buah pala di Kecamatan Tapaktuan Kabupaten Aceh Selatan berada di kategori tinggi sebesar 69,91%. Hasil uji analisis regresi Linear berganda menunjukkan bahwa faktor, luas lahan, pendapatan dan peran penyuluh berpengaruh dengan perilaku Pekebun dalam pengolahan buah pala di Kecamatan Tapaktuan, sedangkan faktor umur, pendidikan dan pengalaman tidak berpengaruh terhadap perilaku pekebun dalam pengolahan buah pala di Kecamatan Tapaktuan Kabupaten Aceh Selatan. 

2023-12-04 09:12:17 admin@polbangtanmedan.ac.id