POLBANGTAN MEDAN REPOSITORY

Student Paper


Total Result : 360
Pengaruh Dinamika Kelompok Terhadap Efektivitas Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3a) Di Kecamatan Kuala Kabupaten Langkat Provinsi Sumatera Utara
3 years ago
Rizal, Lian (Medan, 2020)

Lian Rizal, Nirm 01.1.3.16.0476, Pengaruh Dinamika Kelompok Terhadap Efektivitas Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) di Kecamatan Kuala, Kabupaten Langkat, Provinsi Sumatera Utara. Tujuan dari pengkajian ini adalah Untuk mengetahui tingkat efektivitas Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) dan faktor-faktor yang mempengaruhi efektivitas Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) di Kecamatan Kuala pada tanggal 15 Maret sampai dengan 6 Juli 2020. Metode Pengumpulan sampel yang dilakukan adalah dengan menggunakan kuesioner yang telah di uji validitas dan reliabilitas. Metode analisis data menggunakan Skala Likert dan regresi linier berganda. Berdasarkan hasil analisis tingkat efektivitas Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) di Kecamatan Kuala sebesar 94,44%.. Faktor-faktor yang mempengaruhi efektivitas Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) di Kecamatan Kuala Kabupaten Langkat diketahui secra simultan (Uji F) Secara simultan didapatkan nilai Fhitung (32.142) > Ftabel (2.06) dan nilai signifikan 0.000 maka Ho ditolak dan Hi diterima, artinya bahwa variabel X (tujuan kelompok X1, struktur kelompok X2, keefektifan kelompok X3, suasana kelompok X4, kekompakan kelompok X5, pembinaan dan pengembangan kelompok X6, tekanan kelompok X7, maksud terselubung X8 dan fungsi tugas X9) secara bersama berpengaruh terhadap variabel Y (efektivitas P3A), dan secara parsial (Uji t) tujuan kelompok X1, struktur kelompok X2, keefektifan kelompok X3, suasana kelompok X4, kekompakan kelompok X5, pembinaan dan pengembangan kelompok X6, dan fungsi tugas X9 berpengaruh signifikan. Sedangkan tekanan kelompok X7, maksud terselubung X8 tidak berpengaruh terhadap variabel Y (efektivitas P3A) 

 

2022-06-16 07:06:38 admin@polbangtanmedan.ac.id
Perilaku Petani Dalam Teknik Penanaman Ubi Kayu (Manihot Esculenta Crantz) Di Kecamatan Namorambe Kabupaten Deli Serdang
3 years ago
Simbolon, Desi Debora (Medan, 2020)

Dessi Debora Simbolon,NIRM. 01.1.3.16.0506. Perilaku Petani Dalam Teknik Penanaman Ubi Kayu di Kecamatan Namorambe Kabupaten Deli Serdang Provinsi Sumatera Utara. Tujuan dari pengkajian penyuluhan ini adalah untuk mengetahui (1) tingkat perilaku petani dalam teknik penanaman ubi kayu dan (2) faktor-faktor(Luas lahan, peran penyuluh, kosmopolitan, pendidikan dan teknologi) yang mempengaruhi perilaku petani dalam teknik penanaman ubi kayu. Pengkajian penyuluhan ini dilaksanakan di Kecamatan Namorambe Kabupaten Deli Serdang lokasi ini dipilih karena merupakan desa penghasil ubi kayu. Penentuan sampel dengan menggunakan sampel jenuh yaitu semua populasi dijadikan sampel. Metode pengumpulan data yang dilakukan adalah dengan menggunakan kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Untuk mengetahui tingkat perilaku digunakan model skala Likert dan mengetahui faktorfaktor yang mempengaruhi perilaku digunakan model analisis linear berganda. Hasil pengkajian penyuluhan secara keseluruhan Perilaku Petani Dalam Teknik Penanaman Ubi Kayu di Kecamatan Namorambe tergolong tinggi 69,6%. Secara rinci tingkat perilaku petani yang meliputipengetahuan petani (75,16 %), sikap petani(63,33%), dan tindakan petani(70,12%) tergolong tinggi.Faktor-faktor yang berpengaruh  secara signifikan perilaku petani dalam teknik penanaman ubi kayu,Fhitung> Ftabel yaitu 15,729>2,49, meliputi luas lahan,peran penyuluh, kosmopolitan berpengaruh signifikan, sedangankan pendidikan den teknologi tidak berpengaruh signifikan. 

 

2022-06-16 01:06:58 admin@polbangtanmedan.ac.id
Peran Penyuluh Swadaya Dalam Pemberdayaan Petani Kopi Sipirok Di Kabupaten Tapanuli Selatan Provinsi Sumatera Utara
3 years ago
Oberto, (Medan, 2020)

Oberto, Nirm. 01.4.3.16.0402, Peran Penyuluh Swadaya Dalam Pemberdayaan Petani Kopi Sipirok di Kabupaten Tapanuli Selatan Provinsi Sumatera Utara. Pengkajian ini bertujuan untuk mengkaji tingkat peran penyuluh swadaya dalam pemberdayaan petani kopi Sipirok, tingkat pemberdayaan petani kopi Sipirok dan mengkaji hubungan peran penyuluh swadaya dalam upaya pemberdayaan petani kopi Sipirok di Kabupaten Tapanuli Selatan. Pengkajian dilaksanakan pada bulan Maret sampai dengan Mei 2020. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu metode observasi, wawancara, dokumentasi serta kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya, sementara metode analisis data menggunakan skala Likert dan analisis korelasi Rank Spearman. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 56 orang. Hasil pengkajian menunjukkan bahwa tingkat peran penyuluh swadaya dalam pemberdayaan petani kopi Sipirok di Kabupaten Tapanuli Selatan tergolong tinggi yang berada pada persentase sebesar 67,8%. Tingkat pemberdayaan petani kopi Sipirok di Kabupaten Tapanuli Selatan masuk dalam kategori tinggi dengan persentase sebesar 69,8%. Adanya hubungan yang signifikan antara peran penyuluh swadaya sebagai fasilitator (X1) dengan nilai Sig 0,027, mitra Usaha  (X2) dengan nilai Sig 0,007, pendampingan petani (X3) dengan nilai Sig 0,000, dan motivator (X4) dengan nilai Sig 0,049 terhadap pemberdayaan petani kopi Sipirok di Kabupaten Tapanuli Selatan (Y). 

2022-06-14 01:06:29 admin@polbangtanmedan.ac.id
Persepsi Petani Kelapa Sawit (Elaeis Guineensis Jacq) Dalam Menggunakan Bibit Bersertifikat Di Kecamatan Hamparan Perak Kabupaten Deli Serdang Provinsi Sumatera Utara
3 years ago
Arifin, Delvin (Medan, 2020)

Delvin Aripin, Nirm 01.4.3.16.0386, Persepsi Petani Kelapa Sawit (Elaeis guineensis Jacq)  Dalam Menggunakan Bibit Bersertifikat di Kecamatan Hamparan Perak Kabupaten Deli Serdang Provinsi Sumatera Utara. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis tingkat persepsi petani dalam menggunakan bibit bersertifikat pada tanaman kelapa sawit, dan menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi persepsi petani dalam menggunakan bibit bersertifikat pada tanaman kelapa sawit. Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Hamparan Perak Kabupaten Deli Serdang Provinsi Sumatera Utara pada bulan Maret sampai dengan Mei 2020. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu metode observasi, wawancara, dokumentasi serta kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya, sementara metode analisis data menggunakan skala Likert dan regresi linear berganda serta pengolahan data menggunakan SPSS 18. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 93 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat persepsi petani dalam menggunakan bibit bersertifikat pada tanaman kelapa sawit berada pada kategori sangat tinggi, yaitu 90,21%. Secara simultan faktor pendidikan, umur, pendidikan, luas lahan, pengalaman, pendapatan, akses informasi, peran penyuluh secara bersamaan/serempak berpengaruh signifikan terhadap persepsi petani dalam menggunakan bibit bersertifikat pada tanaman kelapa sawit. Secara parsial variabel yang berpengaruh signifikan terhadap persepsi petani dalam menggunakan bibit bersertifikat pada tanaman kelapa sawit di Kecamatan Hamparan Perak kabupaten Deli serdang adalah Pendapatan (X5), dan Akses Informasi (X6). 

 

2022-06-13 02:06:35 admin@polbangtanmedan.ac.id
Persepsi Petani Dalam Budidaya Tanaman Padi Sawah (Oryza Sativa) Secara Organik Di Kecamatan Nanggalo Kota Padang Provinsi Sumatera Barat
3 years ago
Zaima, Satria (Medan, 2016)

Satria Zaima, Nirm. 01.1.3.16.0492. Persepsi Petani Dalam Budidaya Tanaman Padi Sawah Secara Organik Di Kecamatan Nanggalo Kota Padang. Pengkajian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat persepsi petani dan faktor-faktor yang mempengaruhi persepsi petani dalam budidaya tanaman padi sawah secara organik di Kecamatan Nanggalo Kota Padang. Pengkajian ini dilaksanakan pada tanggal 15 Maret sampai dengan 15 Mei 2020. Metode pengkajian ini yaitu deskriptif kuantitatif dilakukan dengan observasi, wawancara, dan kuesioner. Pelaksanaan pengkajian dilakukan di Kelurahan Gurun Laweh, Kelurahan Surau Gadang dan Kurao Pagang Kecamatan Nanggalo Kota Padang, pemilihan lokasi pengkajian secara sengaja dengan alasan tertentu. Sampel ditentukan dengan teknik purposive sampling sebanyak 52 responden dari kelompok tani padi sawah. Sumber data yang digunakan meliputi data primer dan data sekunder. Metode analisis yang digunakan untuk menganalisis tingkat persepsi petani dalam budidaya padi sawah secara organik menggunakan skala likert dengan ketentuan total nilai yang diperoleh dibagi nilai maksimum dikali 100% dan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi persepsi petani dalam budidaya tanaman padi sawah secara organik menggunakan analisis regresi linier berganda. Berdasarkan hasil pengkajian menunjukan bahwa tingkat persepsi petani dalam budidaya padi sawah secara organik sebesar 72,88% dengan kategori tinggi, sementara hasil regresi linear berganda terhadap faktor-faktor yang mempengaruhi persepsi petani dalam budidaya tanaman padi sawah secara organik diperoleh persamaan sebagai berikut Y = 11,182 + 0,564 X1 - 1,026 X2 + 0,968 X3 -+ 2,146 X4 - 0,240 X5 + 1,827 X6 + 0,851 X7. Secara simultan minat, pengetahuan, pendapatan, pengalaman bertani, interaksi sosial, ketersediaan modal dan peran penyuluh berpengaruh signifikan dengan nilai Fhitung (4,850) > F Tabel (2,22) terhadap tingkat persepsi petani dalam budidaya padi sawah secara organik. Secara parsial variabel yang berpengaruh signifikan terhadap persepsi petani dalam budidaya tanaman padi sawah secara organik di Kecamatan Nanggalo Kota Padang yaitu variabel peran pengalaman bertani, interaksi sosial dan peran penyuluh sedangkan minat, pengetahuan, pendapatan dan interaksi sosial tidak berpengaruh signifikan terhadap persepsi petani dalam budidaya tanaman padi sawah secara organik

2022-06-08 09:06:32 admin@polbangtanmedan.ac.id
Persepsi Petani Dalam Budidaya Tanaman Bawang Merah Di Kecamatan Angkola Julu Kota Padang Sidimpuan
3 years ago
Dalimunthe, Robiansyah (Medan, 2016)

Robiansyah Dalimunthe, Nirm 01.1.3.16.0530. Persepsi Petani dalam Budidaya Bawang Merah di kecamatan Angkola Julu kota Padangsidimpuan Provinsi Sumatera utara . Tujuan dari pengkajian ini adalah untuk menentukan tingkat persepsi petani dalam berbudidaya bawang merah dan media elektronik dan Untuk menganalisis faktor faktor yang mempengaruhi persepsi petani dalam berbudidaya bawang merah di Kecamatan Angkola Julu kota Padangsidimpuan .pada tanggal 15 Maret sampai dengan 15 Mei 2020. Metode Pengumpulan data yang dilakukan adalah observasi dengan melakukan pengamatan secara langsung, wawancara dengan menggunakan instrument kuesioner yang telah di uji validitas dan reliabilitas, dan dokumentasi sebagai pencatatan data yang diperlukan, sementara metode analisis data menggunakan Skala Likert dan regresi linier berganda. Berdasarkan hasil analisis bahwa persepsi petani dalam budidaya bawang merah di Kecamatan Angkola Julu Kota Padangsidimpuan Provinsi Sumatera Utara tergolong tinggi dengan persentase sebesar 75%. Sementara hasil regresi linier terhadap faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat persepsi petani dalam budidaya bawang merah yaitu, variabel pengetahuan (-0,347) variabel luas lahan (-0,197), lama berusahatani (0,327), ketersediaan saprodi (0,333) dan prospek pasar (0,263), terdapat satu variabel tidak berpengaruh terhadap persepsi petani dalam budidaya bawang merah yaitu variabel tingkat pendapatan(-0,171) dan faktor yang paling dominan terhadap persepsi petani dalam budidaya bawang merah adalah ketersediaan saprodi (0,333) menurut uji koefisien regresi

2022-06-08 08:06:42 admin@polbangtanmedan.ac.id
Persepsi Petani Dalam Penerapan Pertanian Organik Di Kecamatan Selesai Kabupaten Langkat Provinsi Sumatera Utara
3 years ago
Fajar, Wahyuda (Medan, 2020)

Wahyuda Fajar NIRM 01.1.3.16.1496 Jurusan Pertanian, Program Studi Penyuluhan Pertanian Berkelanjutan, Politeknik Pembangunan Pertanian Medan. Persepsi  Petani Dalam Penerapan Pertanian Organik. Pengkajian ini bertujuan mengetahui tingkat Persepsi Petani Dalam Penerapan Pertanian Organik Di Kecamatan Selesai Kabupaten Langkat. Data Primer yang di peroleh dari 45 orang petani responden menggunakan kuisioner yang telah disusun. Analisis yang digunakan dalam pengkajian ini adalah analisis regresi linier berganda dengan menggunakan program Statiscital Product Service Solution (SPSS) versi 16. Data sekunder di peroleh dari instansi yang berhubungan dengan penelitian ini yaitu Badan Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Selesai. Hasil penelitian ini menunjukan  tingkat Persepsi  Petani Dalam Penerapan Pertanian Organik dalam kategori  sangat tinggi 90,05%. Faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat persepsi petani dalam penerapan petanian organik yaitu, variabel pengetahuan dengan nilai koefisien regeresi (0,390), luas lahan (0,318), lama berusahatani (0,573) dan variabel yang tidak berpengaruh terhadap tingkat persepsi petani dalam penerapan pertanian organik yaitu, interaksi sosial (sig: -0,081) pasar (0,033) kelembagaan (0,107). Lokasi kegiatan tugas akhir di Kecamatan Selesai dan waktu pelaksanaan dari tanggal 15 maret 2020 – 15 mei 2020. Kegiatan tugas akhir terdiri dari Identifikasi Potensi Wilayah (IPW), pengumpulan data, uji validitas, uji rehabilitas, uji normalitas, uji Multikolinearitas dan transformasi data dari oridinal ke interval dan analisis data. 

2022-06-08 08:06:21 admin@polbangtanmedan.ac.id
Pemberdayaan Berbasis Dinamika Kelompok Tani Dalam Meningkatkan Kemandirian Petani Di Kecamatan Sei Suka Kabupaten Batu Bara
3 years ago
Sitompul, Winni Rumondang (Medan, 2018)

WINNI RUMONDANG SITOMPUL, NIRM. 01.1.3.14.0416. Pemberdayaan Berbasis Dinamika Kelompok Tani Dalam Meningkatkan Kemandirian Petani Di Kecamatan Sei Suka Kabupaten Batu Bara Pengkajian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat dinamika kelompok di Kecamatan Sei Suka, mengetahui tingkat kemandirian petani dalam berusahatani dikecamatan Sei Suka dan untuk mengetahui hubungan dinamika kelompok dengan kemandirian petani dalam berusahatani di Kecamatan Sei Suka. Lokasi penelitian bertempat di Kecamatan Sei Suka Kabupaten Batu Bara. Metode pengkajian ini adalah eksplanatif kuantitatif dilakukan dengan observasi, wawancara menggunakan kueisoner dan dokumentasi. Sampel ditentukan dengan teknik Purposive Random Sampling sebanyak 41 orang petani yang tergabung dalam 12 kelompok tani kelas lanjut dan madya di Kecamatan Sei Suka. Sumber data meliputi data primer dan sekunder. Metode analisis yang digunakan untuk mengetahui tingkat dinamika kelompok dan tingkat kemandirian petani adalah analisis proporsi dengan ketentuan total nilai yang diperoleh dibagi nilai maksimum dikali 100 persen. Sedangkan untuk mengetahui hubungan antara dinamika kelompok dengan kemandirian petani digunakan analisis korelasi Spearmen rank. Hasil pengkajian menunjukkan bahwa tingkat dinamika kelompok di Kecamatan Sei Suka pada kategori tinggi yaitu sebesar 79.75 persen, hasil analisis tingkat kemandirian petani dalam melakukan usahatani menunjukkan kemandirian petani dalam kategori tinggi yaitu sebesar 78.45 persen. Hasil analisis hubungan dinamika kelompok dan kemandirian petani dalam melakukan usahatani di Kecamatan Sei Suka menunjukkan bahwa kedua variabel mempunyai tingkat korelasi yang kuat yaitu sebesar 0.743. Hubungan yang kuat terdapat pada unsur tugas dan fungsi sebesar 0.640, pembinaan kelompok sebesar 0.842, kekompakan sebesar 0.554, Keefektifan kelompok sebesar 0.703. Unsur suasana kelompok, tekanan kelompok, dan agenda terselubung berhubungan dalam kategori cukup dengan nilai korelasi masing-masing 0.462, 0.352, dan 0.448. Unsur tujuan kelompok dan struktur kelompok tidak berhubungan dengan kemandirian petani. 

2022-06-07 02:06:09 admin@polbangtanmedan.ac.id
Pemanfaatan Media Internet Sebagai Media Informasi Dan Komunikasi Dalam Pemberdayaan Petani Di Kecamatan Sidikalang Kabupaten Dairi
3 years ago
Manik, Willy Tua (Medan, 2018)

Willy Tua Manik, Nirm. 0113140414, mahasiswa Jurusan Penyuluhan Pertanian melakukan pengkajian tentang Pemanfaatan Media internet sebagai media informasi dan komunikasi dalam pemberdayaan petani. Tujuan dari pengkajian ini adalah untuk mengetahui tingkat pemanfaatan media internet sebagai media informasi dan komunikasi dan hubungan yang mempengaruhi dalam pemanfaatan media internet sebagai media informasi dan komunikasi. Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Sidikalang, Kabupaten Dairi pada Bulan Maret Sampai dengan Juli 2018. Penelitian ini menggunakan metode deskriktif kuantitatif dan teknik pengambilan sampel menggunakan Simple Random sampling. Untuk menganalisi korelasi hubungan pemanfaatan media internet sebagai media informasi dan komunikasi menggunakan metode korelasi Rank spearman. Hasil analisi tingkat pemafaatan media internet sebagai media informasi dan komunikasi di 3 Desa di Kecamatan Sidikalang menunjukkan tingkat pemanfaatan media internet sebagai media informasi dan komunikasi sebesar 78,4% yang dikategorikan tinggi. Terdapat juga hubungan yang sangat signifikan antara pengetahuan, keterampilan dan kesesuaian informasi dengan pemanfaatan media internet sebagai media informasi dan komunikasi dan ada terdapat hubungan yang signifikan antara sikap dan kemudahan dalam memahami informasi.

2022-06-06 07:06:22 admin@polbangtanmedan.ac.id