POLBANGTAN MEDAN REPOSITORY

Student Paper


Total Result : 401
Persepsi Pekebun Dalam Pengolahan Kulit Kopi Arabika Menjadi Minuman Cascara Di Kecamatan Sitinjo Kabupaten Dairi Provinsi Sumatera Utara
4 weeks ago
Rini Anggraini Siregar (Medan, 2025)

Rini Angraini Siregar, Nirm 01.02.21.222. Persepsi Pekebun dalam Pengolahan Kulit Kopi Arabika Menjadi Minuman Cascara di Kecamatan Sitinjo Kabupaten Dairi Provinsi Sumatera Utara. Tujuan dari pengkajian ini adalah untuk mengkaji tingkat persepsi pekebun dan faktor-faktor yang mempengaruhi persepsi pekebun dalam pengolahan kulit kopi arabika menjadi minuman cascara di Kecamatan Sitinjo Kabupaten Dairi. Pengkajian ini dilaksanakan mulai pada bulan April sampai dengan Mei 2025. Metode pengumpulan data yaitu wawancara, dokumentasi, observasi dan angket menggunakan kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Metode penentuan sampel menggunakan proportional random sampling. Selanjutnya, metode analisis data menggunakan skala Likert dan analisis regresi linear berganda. Hasil pengkajian ini menunjukkan tingkat persepsi pekebun dalam pengolahan kulit kopi arabika menjadi minuman cascara sebesar 83,01% tergolong dalam kategori tinggi. Secara simultan, hasil uji F yang diperoleh adalah variabel bebas lingkungan sosial (X1), peran penyuluh (X2), karakteristik inovasi (X3), akses informasi (X4), pemasaran (X5), peran kelompok tani (X6) berpengaruh signifikan terhadap persepsi pekebun dalam pengolahan kulit kopi arabika menjadi minuman cascara secara simultan. Selanjutnya secara parsial faktor yang berpengaruh signifikan yaitu variabel bebas peran penyuluh (X2), karakteristik inovasi (X3), akses informasi (X4), pemasaran (X5), peran kelompok tani (X6), sedangkan variabel bebas yang tidak berpengaruh signifikan terhadap persepsi pekebun dalam pengolahan kulit kopi arabika menjadi minuman cascara di Kecamatan Sitinjo, yaitu lingkungan sosial (X1).

2026-06-29 07:06:06 Injuniar
Peran Penyuluh Dalam Percepatan Sertifikasi Ispo Pada Perkebunan Swadaya Di Kecamatan Bangun Purba Kabupaten Deli Serdang Provinsi Sumatera Utara
4 weeks ago
M. Rangga Azhari (Medan, 2025)

M. Rangga Azhari, Nirm 01.02.21.244. Peran Penyuluh Dalam Percepatan Sertifikasi ISPO Pada Perkebunan Swadaya Di Kecamatan Bangun Purba Kabupaten Deli Serdang Provinsi Sumatera Utara. Pengkajian ini bertujuan untuk mengkaji tingkat percepatan sertifikasi ISPO di perkebunan kelapa sawit swadaya dan faktor-faktor yang memengaruhi peran penyuluh dalam percepatan sertifikasi ISPO di perkebunan kelapa sawit swadaya Pengkajian ini dilaksanakan di Kecamatan Bangun Purba Kabupaten Deli Serdang pada Desember 2025 sampai dengan Mei 2025. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara  dan penyebaran kuesioner, sedangkan teknik analisis data menggunakan skala Likert dan regresi linear berganda. Hasil pengkajian ini menunjukkan bahwa tingkat percepatan sertifikasi ISPO di Kecamatan Bangun Purba Provinsi Sumatera Utara tergolong tinggi dengan persentase 79%. Faktor yang mempengaruhi peran penyuluh dalam Percepatan Sertifikasi ISPO Pada Perkebunan Swadaya Peran fasilitator (X3) menunjukkan pengaruh signifikan dengan tingkat signifikan 0.001<0,50 dan Peran motivator (X2) juga menunjukan pengaruh signifikan dengan tingkat signifikansi 0,002<0,050 dan kedua peran tersebut memiliki thitung bernilai positif. Peran edukator (X1), organisator (X5), dan inovator (X6) justru menunjukkan pengaruh yang signifikan dengan nilai signifikansi kurang dari 0,050 tetapi ketiga peran tersebut memiliki thitung bernilai negatif. Peran dinamisator (X4) dan konsultan (X7) tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan dengan tingkat signifikansi lebih dari 0,050.

2026-06-29 06:06:04 Injuniar
Perilaku Petani Dalam Pemanfaatan Limbah Kulit Ceri Kopi Arabika Menjadi Kompos Di Kecamatan Sitellu Tali Urang Julu Kabupaten Pakpak Bharat Provinsi Sumatera Utara
4 weeks ago
Ernestine Sri Artha Manik (Medan, 2025)

Ernestine Sri Artha Manik, Nirm 01.02.21.205. Perilaku Petani dalam Pemanfaatan Kulit Ceri Kopi Arabika menjadi Kompos di Kecamatan Sitellu Tali Urang Julu Kabupaten Pakpak Bharat Provinsi Sumatera Utara. Tujuan dari pengkajian ini adalah untuk mengetahui tingkat perilaku petani dalam pemanfaatan kulit ceri kopi arabika menjadi kompos di Kecamatan Sitellu Tali Urang Julu Kabupaten Pakpak Bharat Provinsi Sumatera Utara. Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Sitellu Tali Urang Julu Kabupaten Pakpak Bharat pada 16 April sampai dengan 24 Mei 2024. Metode pengumpulan data yaitu observasi dan wawancara menggunakan kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya, sementara metode analisis data menggunakan metode likert dan analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat perilaku petani dalam pemanfaatan kulit ceri kopi arabika menjadi kompos yaitu 70,02%. Hasil regresi linear berganda diperoleh persamaan berikut Y = 34,350 +0,005X1 +0,193X2 + 0,297X3 0,058X4 + 0,094X5 + e. Faktor-faktor yang berpengaruh signifikan terhadap minat pekebun adalah peran kelompok tani (X2), sumber informasi (X3), karakteristik inovasi (X4), dan peran penyuluhan (X5), dan intensitas kegiatan penyuluhan (X1) tidak berpengaruh signifikan terhadap perilaku petani dalam pemanfaatan kulit ceri kopi arabika menjadi kompos di Kecamatan Sitellu Tali Urang Julu Kabupaten Pakpak Bharat Provinsi Sumatera Utara.

2026-06-29 05:06:40 Injuniar
Persepsi Pekebun Dalam Pengolahan Pelepah Kelapa Sawit Menjadi Briket Arang Di Kecamatan Sungai Lilin Kabupaten Musi Banyuasin Provinsi Sumatera Selatan
4 weeks ago
Dwika Putri Maulina (Medan, 2025)

Dwika Putri Maulina, Nirm. 01.02.21.239, Persepsi Pekebun dalam Pengolahan Pelepah Kelapa Sawit menjadi Briket Arang di Kecamatan Sungai Lilin Kabupaten Musi Banyuasin Provinsi Sumatera Selatan. Tujuan dari pengkajian ini adalah untuk mengetahui tingkat persepsi pekebun dan faktor-faktor yang memengaruhinya terhadap pengolahan pelepah kelapa sawit menjadi briket arang. Pengkajian ini dilaksanakan pada bulan November 2024 sampai dengan bulan Agustus 2025. Metode pengumpulan data yaitu metode kombinasi yang terdiri dari wawancara, observasi, dan kuesioner yang sudah diuji validitas dan reliabilitasnya. Metode analisis data yang digunakan adalah skala Likert dan analisis regresi linear berganda. Hasil pengkajian ini menunjukkan bahwa tingkat persepsi pekebun dalam pengolahan pelepah kelapa sawit menjadi briket arang tergolong tinggi dengan tingkat persepsi sebesar 82%. Hasil regresi linear berganda terhadap faktor-faktor yang memengaruhi persepsi pekebun diperoleh persamaan sebagai berikut Y= 42,823+0,348X1+0,035X2+0,126X3 +0,196X4+0,181X5+ 0,281X6+ e. Uji lanjut menggunakan thiutng menunjukkan bahwa lingkungan sosial, karakteristik inovasi, peran kelompok tani, dan kosmopolitan memiliki pengaruh yang signifikan dengan nilai thiutng lebih besar daripada ttabel. Sedangkan peran penyuluh dan pemasaran tidak berpengaruh signifikan dengan thitung lebih kecil daripada ttabel.

2026-06-29 02:06:00 Injuniar
Persepsi Pekebun Terhadap Manfaat Lubang Rorak Pada Tanaman Kopi Arabika (Coffea Arabica L) Kecamatan Sitellu Tali Urang Julu Kabupaten Pakpak Bharat
4 weeks ago
Daniel Mendrofa (Medan, 2025)

Daniel Mendrofa, Nirm 01.02.21.202. Persepsi Pekebun Terhadap Manfaat Lubang Rorak Pada Tanaman Kopi Arabika (Coffea arabica L) di Kecamatan Sitellu Tali Urang Julu Kabupaten Pakpak Bharat. Tujuan dari pengkajian ini adalah untuk mengkaji tingkat persepsi pekebun dan mengkaji faktor-faktor yang memengaruhi persepsi pekebun terhadap manfaat lubang rorak pada tanaman kopi arabika. Pengkajian dilaksanakan pada bulan Maret hingga Mei 2025 di Kecamatan Sitellu Tali Urang Julu. Jenis pengkajian yang digunakan Deskriptif kuantitatif dengan metode pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dokumentasi, dan penyebaran kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Sementara metode analisis data menggunakan skala Likert dan Regresi Linear Berganda. Hasil pengkajian menunjukkan bahwa tingkat persepsi pekebun terhadap manfaat lubang rorak berada dalam kategori sedang dengan persentase sebesar 64,52%. hasil regresi linear Berganda terhadap faktor-faktor yang memengaruhi persepsi pekebun diperoleh persamaan sebagai berikut Y = 36.173 - 0.213 X1 + 0.098 X2 + 0.073 X3 + 0.164 X4 - 5.384 X5 – 0.023 X6 + 0.339 X7 + e. Faktor-faktor yang berpengaruh terhadap pesepsi pekebun terhadap manfaat lubang rorak pada tanaman kopi arabika di Kecamatan Sitellu Tali Urang Julu adalah umur, Pendidikan, luas lahan, pengalaman, dan interaksi sosial.

2026-06-29 02:06:43 Injuniar
Persepsi Pekebun Tentang Sertifikasi Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO) Di Kecamatan NA IX-X Kabupaten Labuhanbatu Utara
4 weeks ago
Ahmah Sakir (Medan, 2025)

Ahmad Sakir, Nirm. 01.02.21.234. Sertifikasi Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO) merupakan kebijakan pemerintah untuk menjamin praktik perkebunan kelapa sawit yang berkelanjutan dan sesuai dengan peraturan perundang-undangan. Namun, penerapan ISPO oleh pekebun rakyat masih rendah, sehingga pemahaman terhadap persepsi pekebun menjadi penting sebagai dasar kebijakan implementasi. Pengkajian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat persepsi pekebun tentang sertifikasi ISPO serta menganalisis faktor-faktor yang memengaruhinya. Metode yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif dan analisis regresi linear berganda. Data dikumpulkan melalui kuesioner kepada 60 responden pekebun sawit yang tergabung dalam kelompok tani penerima program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) di Kecamatan NA IX-X, Kabupaten Labuhanbatu Utara. Hasil pengkajian menunjukkan bahwa tingkat persepsi pekebun terhadap sertifikasi ISPO berada dalam kategori tinggi. Faktor-faktor yang berpengaruh signifikan secara simultan terhadap persepsi pekebun adalah umur, pendidikan formal, luas lahan, pengalaman berkebun, peran penyuluh, akses informasi, dan keaktifan dalam organisasi pekebun. Di antara faktor tersebut, pendidikan, luas lahan, peran penyuluh, dan akses informasi memiliki berpengaruh signifikan secara parsial. Kesimpulan dari pengkajian ini adalah bahwa meskipun persepsi pekebun terhadap ISPO sudah tinggi, diperlukan tindak lanjut berupa pendampingan implementasi dan penguatan kelembagaan petani agar sertifikasi ISPO dapat diterapkan secara luas dan berkelanjutan.

2026-06-29 02:06:26 Injuniar
Pengaruh Motivasi Dan Karakteristik Petani Terhadap Adopsi Good Agriculture Practice (Gap) Petani Jeruk Siam Di Kecamatan Gunuang Omeh Kabupaten Lima Puluh Kota
1 month ago
Joni Aripin (Medan, 2024)

Joni Aripin, NIRM. RPL 01.01.21.289, Pengaruh Motivasi dan Karakteristik Petani terhadap Adopsi Good Agriculture Practice (GAP) Petani Jeruk Siam di Kecamatan Gunuang Omeh Kabupaten Lima Puluh Kota. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis tingkat pengaruh motivasi dan karakteristik  petani terhadap adopsi Good Agriculture Practice (GAP) petani jeruk siam di Kecamatan Gunuang Omeh Kabupaten Lima Puluh Kota dan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi adopsi Good Agriculture Practice (GAP) petani jeruk siam di Kecamatan Gunuang Omeh Kabupaten Lima Puluh Kota. Penelitian ini dilaksanakan pada November - Juli 2023 yang dilaksanakan di Kecamatan Gunuang Omeh Kabupaten Lima Puluh Kota. Metode pengumpulan data yaitu menggunakan metode kuisioner (angket) dan wawancara yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Hasil penelitian ini menunjukkan pengaruh motivasi dan karakteristik petani terhadap adopsi Good Agriculture Practice (GAP) petani jeruk siam Di Kecamatan Gunuang Omeh Kabupaten Lima Puluh Kota termasuk kategori tinggi dengan persentase 60.91%, sementara hasil regresi linear terhadap faktor-faktor yang mempengaruhi adopsi petani diperoleh persamaan sebagai berikut Y= 62.565 + 0.447 X1 + 0.465 X2 + e. Uji lanjut menggunakan t-hitung menunjukkan bahwa motivasi dan karakteristik petani berpengaruh signifikan

dengan nilai t-hitung lebih besar daripada t-tabel.

2026-06-24 03:06:00 admin@polbangtanmedan.ac.id
Pengaruh Niat Wirausahawan Terhadap Keberhasilan Usaha Program Penumbuhan Wirausahawan Muda Pertanian (PWMP) Di Politeknik Pembangunan Pertanian Medan
1 month ago
Ramli Fransisko Pandiangan (Medan, 2024)

Ramli Fransisko Pandiangan, NIRM. 01.02.20.186. Pengaruh Niat Wirausahawan terhadap Keberhasilan Usaha Program Penumbuhan Wirausahawan Muda Pertanian (PWMP) di Politeknik Pembangunan Pertanian Medan. Pengkajian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis niat wirausahawan, keberhasilan usaha, serta mengetahui dan menganalisis pengaruh niat wirausahawan terhadap keberhasilan usaha Program PWMP di Polbangtan Medan. Metode pengkajian ini adalah metode kuantitatif pendekatan deskriptif. Pada Desember 2023 sampai dengan Mei 2024. Populasi pada pengkajian diambil secara purposive yaitu kelompok usaha Tahun 2021-2023 yang berasal dari Polbangtan Medan sebanyak , serta sampel pada pengkajian ini juga dilakukan dengan metode purposive sampling yaitu semua ketua kelompok menjadi sampel yaitu 75 orang. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi dan pengisian kuesioner. Teknik analisa data dengan skala Likert dan analisis regresi sederhana menggunakan aplikasi SPSS 23. Hasil pengkajian ini menunjukkan bahwa niat wirausahawan tergolong rendah (47,08 persen) dibuktikan dengan kurangnya dukungan orang-orang terdekat (norma subjektif) (45,55 persen) dan keberhasilan usaha tergolong rendah (46,78 persen) dibuktikan kurang mampu berdaya saing dengan kompetitor (daya saing) (43,47 persen). Niat wirausahawan berpengaruh signifikan terhadap keberhasilan usaha yang artinya semakin tinggi niat wirausahawan maka, semakin tinggi pula peluang untuk mencapai keberhasilan usaha.

Kata Kunci : Keberhasilan Usaha, Niat, Program PWMP, Polbangtan Medan, Wirausahawan.

2026-06-23 09:06:16 admin@polbangtanmedan.ac.id
Perilaku Pekebun Dalam Pemangkasan Tanaman Kopi Arabika (Coffea arabica L.) Di Kecamatan Sipoholon Kabupaten Tapanuli Utara
1 month ago
Nisa Samosir (Medan, 2024)

Nisa Samosir, NIRM. 01.02.20.153. Perilaku pekebun dalam pemangkasan tanaman kopi arabika (Coffea arabica L.) di Kecamatan Sipoholon Kabupaten Tapanuli Utara. Tujuan dari penelitian ini adalah (1) mengkaji tingkat perilaku pekebun dalam pemangkasan tanaman kopi arabiika (Coffea arabica L.) dan (2) mengkaji faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku pekebun dalam pemangkasan tanaman kopi arabika. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data dengan observasi dan dokumentasi menggunakan kuesioner yang telah di uji validitas dan reabilitas. Untuk menganalisis tingkat perilaku pekebun menggunakan skala likert dan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi perilaku pekebun menggunakan analisis regresi linear berganda. Berdasarkan penelitian yang diperoleh, tingkat perilaku pekebun dalam pemangkasan tanaman kopi arabika (Coffea arabica L.) sebesar 70,23 % (kategori tinggi). Sementara hasil regresi linear berganda terhadap tingkat perilaku pekebun diperoleh persamaan Y = − 17.561 + 0,476 + 0,067 + 2,782 + 0,825 + 454 + 0,391 +0,756 + e. Faktor-faktor yang mempenagruhi tingkat perilaku pekebun dalam pemangkasan tanaman kopi arabika (Coffea arabica L.) di Kecamatan Sipoholon, Kabupaten Tapanuli Utara adalah pendidikan (X1), pengalaman (X2), luas lahan (X3), peran kelompok tani (X4), peran penyuluh (X5), intensitas penyuluhan (X6), lingkungan sosial (X7). 

Kata kunci: kopi arabika, pemangkasan, Kecamatan Sipoholon.

2026-06-22 04:06:26 admin@polbangtanmedan.ac.id
Partisipasi Pekebun Dalam Implementasi Program Peremajaan Sawit Rakyat (Psr) Di Kecamatan Tiumang Kabupaten Dharmasraya
1 month ago
Triadi, Affel (Medan, 2024)

Affel Triadi, NIRM. RPL. 01.02.22.382 , Partisipasi Pekebun Dalam Implementasi Program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) di Kecamatan Tiumang Kabupaten Dharmasraya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji faktor faktor yang mempengaruhi partisipasi pekebun dalam implementasi Program Peremaj aan Sawit Rakyat (PSR) di Kecamatan Tiumang Kabupaten Dharmasraya. Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Tiumang Kabupaten Dharmasraya, pada bulan Januari sampai dengan Juni 2024. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 58 orang yang ditentukan dengan proportional random sampling . Teknik pengumpulan data dengan cara observasi dan wawancara dengan kuesioner dengan pengukuran skor menggunakan skala Likert yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa partisipasi pekebun dalam melakukan Program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) di Kecamatan Tiumang kabupaten Dharmasraya termasuk pada kategori tinggi, sebesar (74,04%). Partisipasi pekebun dipengaruhi oleh pendapatan, pengalaman, luas lahan, dan peran penyuluh. Sedangkan faktor yang tidak berpengaruh signifikan adalah pendidikan dan bantuan modal terhadap partisipasi pekebun dalam implementasi Program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) di Kecamatan Tiumang Kabupaten Dharmasraya.

2026-06-19 02:06:19 admin@polbangtanmedan.ac.id
Perilaku Pekebun Dalam Pemupukan Berimbang Pada Tanaman Pinang (Areca Catechu L) Di Kecamatan Kluet Timur Kabupaten Aceh Selatan
1 month ago
Samsinar (Medan, 2023)

Samsinar, NIRM 01.02.21.304, Perilaku Pekebun dalam Pemupukan Berimbang Pada Tanaman Pinang (Areca catechu L) di Kecamatan Kluet Timur Kabupaten Aceh Selatan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji bagaimana tingkat perilaku pekebun dalam penerapan pemupukan berimbang pada tanaman pinang di Kecamatan Kluet Timur Kabupaten Aceh Selatan dan faktor apa saja yang mempengaruhi perilaku pekebun dalam penerapan pemupukan berimbang pada tanaman pinang di Kecamatan Kluet Timur Kabupaten Aceh Selatan. Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Kluet Timur Kabupaten Aceh Selatan pada bulan Maret sampai dengan Mei 2023. Metode pengumpulan data yaitu observasi, dokumentasi dan wawancara menggunakan kuesioner yang telah diuji validitas dan reabilitasnya, sementara metode analisis data menggunakan skala likert dan regresi linier berganda dengan bantuan SPSS for windows 25. Hasil penelitian menunjukan bahwa tingkat perilaku pekebun berada pada kategori tinggi (72, 25%) dan, sementara hasil analisis regresi linier berganda terdapat faktor-faktor yang berpengaruh signifikan terhadap perilaku pekebun yaitu variabel Pendidikan (X1), variabel Akses Informasi (X2) , variabel Lingkungan (X4) dan variabel Pengalaman (X5) sedangkan factor-faktor yang tidak berpengaruh signifikan terhadap perilaku pekebun adalah variabel pendapatan (X3) dan variable Umur (X6) dalam penerapan pemupukan berimbang pada tanaman pinang (Areca catechu L)

2026-06-17 08:06:42 admin@polbangtanmedan.ac.id