POLBANGTAN MEDAN REPOSITORY

Student Paper


Total Result : 360
Pengaruh Motivasi Dan Karakteristik Petani Terhadap Adopsi Good Agriculture Practice (Gap) Petani Jeruk Siam Di Kecamatan Gunuang Omeh Kabupaten Lima Puluh Kota
5 months ago
Aripin, Joni (Medan, 2024)

Joni Aripin, NIRM. RPL 01.01.21.289, Pengaruh Motivasi dan Karakteristik Petani terhadap Adopsi Good Agriculture Practice (GAP) Petani Jeruk Siam di Kecamatan Gunuang Omeh Kabupaten Lima Puluh Kota. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis tingkat pengaruh motivasi dan karakteristik petani terhadap adopsi Good Agriculture Practice (GAP) petani jeruk siam di Kecamatan Gunuang Omeh Kabupaten Lima Puluh Kota dan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi adopsi Good Agriculture Practice (GAP) petani jeruk siam di Kecamatan Gunuang Omeh Kabupaten Lima Puluh Kota. Penelitian ini dilaksanakan pada November - Juli 2023 yang dilaksanakan di Kecamatan Gunuang Omeh Kabupaten Lima Puluh Kota. Metode pengumpulan data yaitu menggunakan metode kuisioner (angket) dan wawancara yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Hasil penelitian ini menunjukkan pengaruh motivasi dan karakteristik petani terhadap adopsi Good Agriculture Practice (GAP) petani jeruk siam Di Kecamatan Gunuang Omeh Kabupaten Lima Puluh Kota termasuk kategori tinggi dengan persentase 60.91%, sementara hasil regresi linear terhadap faktor-faktor yang mempengaruhi adopsi petani diperoleh persamaan sebagai berikut Y= 62.565 + 0.447 X1 + 0.465 X2 + e. Uji lanjut menggunakan t-hitung menunjukkan bahwa motivasi dan karakteristik petani berpengaruh signifikan dengan nilai t-hitung lebih besar daripada t-tabel. 

2025-06-13 04:06:54 admin@polbangtanmedan.ac.id
Perilaku Pekebun Dalam Pemanenan Kelapa Sawit Sesuai Standar Panen Di Kecamatan Sei Suka Kabupaten Batu Bara
6 months ago
Siregar, Chairunisa (Medan, 2023)

Chairunisa Siregar, Nirm. 01.02.19.104. Perilaku Pekebun dalam Pemanenan Kelapa Sawit Sesuai Standar Panen di Kecamatan Sei Suka Kabupaten Batu Bara. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji tingkat perilaku pekebun dalam pemanenan kelapa sawit sesuai standar panen dan faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku pekebun dalam melakukan pemanenan kelapa sawit sesuai standar panen di Kecamatan Sei Suka Kabupaten Batu Bara. Pengkajian ini dilaksanakan pada bulan April s.d Juni 2023. Metode pengkajian ini yaitu deskriptif kuantitatif dilakukan dengan observarsi, dan pengumpulan data menggunakan kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Selanjutnya teknik analisis data menggunakan skala Likert dan regresi linear berganda. Teknik penentuan sampel dalam pengkajian ini simple random sampling dengan jumlah sampel sebanyak 74 orang. Hasil pengkajian menunjukkan bahwa perilaku pekebun dalam melakukan pemanenan kelapa sawit sesuai standar panen sangat tinggi yaitu 89%. Selanjutnya hasil regresi linear berganda diperoleh persamaan sebagai berikut Y = 57,328 - 0,123 X1 + 0,113 X2+ 0,186 X3 + 2,514 X4 -0,796 X5. Selain itu, uji lanjut menggunakan uji t (parsial) menunjukkan bahwa pengalaman, pendapatan, dan sumber informasi berpengaruh signifikan terhadap perilaku pekebun dalam pemanenan kelapa sawit sesuai standar panen. Sedangkan umur dan pendidikan formal tidak berpengaruh signifikan terhadap Perilaku Pekebun dalam Pemanenan Kelapa Sawit Sesuai Standar Panen di Kecamatan Sei Suka Kabupaten Batu Bara.

2025-05-08 08:05:10 admin@polbangtanmedan.ac.id
Peran Politeknik Pembangunan Pertanian Medan Dalam Mendukung Program Penumbuhan Wirausahawan Muda Pertanian (Pwmp)
6 months ago
Setiawan, Doni (Medan, 2023)

Doni Setiawan, Nirm. 01.02.19.106. Peran Politeknik Pembangunan Medan dalam Mendukung Program Penumbuhan Wirausahawan Muda Pertanian (PWMP). Tujuan dari penelitian ini adalah mendeskripsikan dan menganalisis implementasi Program PWMP, peran Polbangtan Medan dalam mendukung Program PWMP, dan mengetahui permasalahan yang terjadi dalam pelaksanaan Program PWMP yang dikelola oleh Polbangtan Medan. Penelitian ini dilaksanakan di Politeknik Pembangunan Pertanian Medan pada bulan Desember sampai dengan Mei 2023. Metode penelitian analisis deskriptif kualitatif. Teknik Pengumpulan data dengan cara wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data dengan reduksi, penyajian data, kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Program PWMP oleh Polbangtan Medan meliputi tahapan sosialisasi, seleksi, penetapan peserta, penetapan pembimbing, bimbingan teknis serta monitoring evaluasi dan pelaporan sudah dilaksanakan dengan efektif. Peran Polbangtan Medan sebagai mediator menjadi peran yang sangat dibutuhkan kelompok PWMP karena membutuhkan jaringan usaha untuk pemasaran. Permasalahan yang dihadapi kelompok Program PWMP adalah manajemen produksi yang tidak konsisten, manajemen keuangan yang tidak sesuai dengan rencana usaha, dan jaringan usaha yang terbatas.

2025-05-08 08:05:02 admin@polbangtanmedan.ac.id
Persepsi Pekebun Dalam Pengendalian Hama Kumbang Tanduk (Oryctes Rhinoceros L.) Dengan Perangkap Feromon Pada Tanaman Kelapa Sawit Di Kecamatan Secanggang Kabupaten Langkat
6 months ago
Nurtia, Wanda (Medan, 2023)

Wanda Nurtia, Nirm 01.02.19.097, Persepsi Pekebun dalam Pengendalian Hama Kumbang Tanduk (Oryctes rhinoceros L.) dengan Perangkap Feromon pada Tanaman Kelapa Sawit di Kecamatan Secanggang Kabupaten Langkat. Pengkajian ini bertujuan untuk mengkaji tingkat persepsi pekebun dan faktor-faktor yang memengaruhi persepsi pekebun dalam pengendalian hama kumbang tanduk (Oryctes rhinoceros L.) dengan perangkap feromon pada tanaman kelapa sawit di Kecamatan Secanggang. Pengkajian ini dilaksanakan di Kecamatan Secanggang, Kabupaten Langkat pada bulan April sampai dengan Juni 2023. Metode pengkajian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif. Metode pengumpulan data yaitu observasi, wawancara, dan kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Metode analisis data menggunakan skala Likert dan analisis regresi linier berganda. Hasil pengkajian menunjukkan bahwa tingkat persepsi pekebun dalam pengendalian hama kumbang tanduk (Oryctes rhinoceros L.) dengan perangkap feromon pada tanaman kelapa sawit berada pada kategori tinggi yaitu 73,46%. Faktor yang memengaruhi persepsi pekebun dalam pengendalian hama kumbang tanduk (Oryctes rhinoceros L.) di Kecamatan Secanggang adalah pengalaman, interaksi sosial, peran penyuluh, dan karakteristik inovasi. Sedangkan pendapatan dan akses informasi tidak memberikan pengaruh terhadap persepsi pekebun dalam pengendalian hama kumbang tanduk (Oryctes rhinoceros L.) dengan perangkap feromon pada tanaman kelapa sawit di Kecamatan Secanggang.

2025-05-08 07:05:03 admin@polbangtanmedan.ac.id
Persepsi Petani Terhadap Program Kredit Usaha Rakyat (Kur) Oleh Kementerian Pertanian Di Kecamatan Talang Kelapa Kabupaten Banyuasin Provinsi Sumatera Selatan
6 months ago
Fikriansah, Wahyu (Medan, 2023)

Wahyu Fikriansyah, Nirm. 01.02.19.096. Persepsi Petani Terhadap Program Kredit Usaha Rakyat (KUR) Oleh Kementerian Pertanian di Kecamatan Talang Kelapa Kabupaten Banyuasin Provinsi Sumatera Selatan. Tujuan dari pengkajian ini adalah untuk mengkaji tingkat persepsi dan hubungan antara faktor-faktor pembentuk persepsi petani dengan persepsi petani terhadap program Kredit Usaha Rakyat (KUR) oleh Kementerian Pertanian. Pengkajian ini dilaksanakan pada bulan April 2023 sampai dengan bulan Juli 2023. Teknik pengumpulan data yaitu wawancara dan kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Adapun jumlah sampel pada pengkajian ini sebanyak 63 sampel yang ditentukan menggunakan teknik proportional random sampling. Selanjutnya, teknik analisis data menggunakan skala Likert dan korelasi Rank Spearman. Hasil pengkajian menunjukkan bahwa tingkat persepsi petani terhadap program Kredit Usaha Rakyat (KUR) oleh Kementerian Pertanian di Kecamatan Talang Kelapa Kabupaten Banyuasin Provinsi Sumatera Selatan sebesar 82,1% dengan kategori tinggi. Selanjutnya hasil analisis korelasi Rank Spearman menunjukkan bahwa variabel luas lahan, pendapatan, dukungan layanan penyuluh, dan dukungan lingkungan sosial memiliki hubungan yang signifikan, sedangkan untuk variabel umur, pendidikan formal, dan pengalaman bertani tidak memiliki hubungan yang signifikan dengan persepsi petani terhadap program Kredit Usaha Rakyat (KUR) oleh Kementerian Pertanian.

2025-05-08 07:05:33 admin@polbangtanmedan.ac.id
Perilaku Petani Kopi Arabika (Coffea Arabica L.) Terhadap Sertifikasi Organik Fairtrade Di Koperasi Permata Gayo Kecamatan Bandar Kabupaten Bener Meriah Provinsi Aceh
6 months ago
Gayo,rahmaddi Iwan (Medan, 2025)

Rahmaddi iwan Gayo, Nirm 01.02.19.087. Perilaku Petani kopi Arabika Terhadap Sertifikasi Organik Fairtrade Di Koperasi Permata Gayo Kecamatan Bandar Kabupaten Bener Meriah Provinsi Aceh. Tujuan dari pengkajian ini adalah mengetahui perilaku Perilaku Petani kopi Arabika Terhadap Sertifikasi Organik Fairtrade dan faktor-faktor yang memengaruhi perilaku petani kopi Arabika Terhadap Sertifikasi Organik Fairtrade Di Koperasi Permata Gayo Kecamatan Bandar Kabupaten Bener Meriah. Pengkajian ini dilakukan di Desa Selamat Rejo, Desa Petukel dan Desa Tanjung Sari Pada April S.d Juni 2023. teknik Pengumpulan data yaitu Wawancara dan penyebaran kuesioner yang telah diuji validitas dan reibilitasnya, sementara teknik analisis data menggunkan skala Likert dan Regresi Linear Berganda. Hasil pengkajian menunjukkan bahwa tingkat perilaku petani terhadap sertifikasi organik Fairtrade tinggi 74,7 persen. Secara parsial variabel bebas antara lain umur, luas lahan, pendidikan, pendapatan petani dan dukungan kelembagaan berpengaruh nyata terhadap perilaku petani terhadap sertifikasi organik Fairtrade sedangkan lama berusahatani, kegiatan penyuluhan dan lama bergabung dengan koperasi tidak berpengaruh nyata terhadap perilaku petani kopi Arabika Terhadap Sertifikasi Organik Fairtra

2025-05-08 07:05:09 admin@polbangtanmedan.ac.id
Persepsi Petani Terhadap Program Kredit Usaha Rakyat (Kur) Pertanian Di Kecamatan Dolok Pardamean Kabupaten Simalungun Provinsi Sumatera Utara
6 months ago
Simanjuntak, Bima Mangatas (Medan, 2023)

Bima Mangatas Simanjuntak, Nirm. 01.02.19.070. Persepsi Petani Terhadap Program Kredit Usaha Rakyat (KUR) Pertanian di Kecamatan Dolok Pardamean Kabupaten Simalungun Provinsi Sumatera Utara. Tujuan dari pengkajian ini adalah untuk mengkaji tingkat partisipasi petani terhadap program Kredit Usaha Rakyat (KUR) Pertanian dan mengkaji hubungan antara faktor internal dan faktor eksternal dengan persepsi petani terhadap pemanfaatan Program Kredit Usaha Rakyat (KUR) Pertanian di Kecamatan Dolok Pardamean Kabupaten Simalungun Provinsi Sumatera Utara. Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Dolok Pardamean Kabupaten Simalungun Provinsi Sumatera Utara pada bulan April sampai dengan Mei 2023. Teknik pengumpulan data yaitu teknik pengamatan (wawancara dan kuesioner) yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya, sedangkan teknik analisis data menggunakan skala Likert dengan korelasi Rank Spearman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat persepsi petani terhadap program Kredit Usaha Rakyat di Kecamatan Dolok Pardamean Kabupaten Simalungun Provinsi Sumatera Utara termasuk kategori sangat tinggi dengan persentase 81,5 persen, selanjutnya hasil uji korelasi Rank Spearman terdapat hubungan yang signifikan antara faktor-faktor internal yaitu luas lahan, pendapatan. Selain itu, faktor-faktor eksternal yang berhubungan signifikan dengan persepsi petani terhadap program Kredit Usaha Rakyat (KUR) yaitu lingkungan sosial dan peran penyuluh. Sedangkan faktor internal yang tidak berhubungan signifikan dengan persepsi petani terhadap program Kredit Usaha Rakyat (KUR) adalah umur dan pendidikan formal di lokasi pengkajian

2025-05-08 04:05:08 admin@polbangtanmedan.ac.id
Peran Ekosistem Kewirausahaan Dalam Mendukung Manajemen Usaha Kelompok Program Penumbuhan Wirausahawan Muda Pertanian (Pwmp)
6 months ago
Apriliani, Anggi (Medan, 2023)

ANGGI APRILIANI, Nirm 01.02.19.069. Peran Ekosistem Kewirausahaan dalam Mendukung Manajemen Usaha Kelompok Program Penumbuhan Kewirausahaan Muda Pertanian (PWMP) (Studi Kasus di Politeknik Pembangunan Pertanian Medan). Pengkajian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis peran ekosistem kewirausahaan dalam mendukung kelompok Program Penumbuhan Kewirausahaan Muda Pertanian (PWMP), mengetahui dan menganalisis manajemen usaha kelompok Program Penumbuhan Kewirausahaan Muda Pertanian (PWMP), dan faktor-faktor yang memengaruhi manajemen usaha kelompok Program Penumbuhan Kewirausahaan Muda Pertanian (PWMP). Pengkajian ini dilaksanakan pada kelompok PWMP alumni Polbangtan Medan pada Desember 2022 sampai dengan Mei 2023. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara dan penyebaran kuesioner, sedangkan teknik analisa data menggunakan skala Likert dan regresi linear berganda. Hasil pengkajian ini menunjukkan bahwa peran ekosistem kewirausahaan dalam mendukung kelompok Program Penumbuhan Kewirausahaan Muda Pertanian (PWMP) tergolong tinggi yaitu 79,78 persen. Penerapan manajemen usaha kelompok Program Penumbuhan Kewirausahaan Muda Pertanian (PWMP) tergolong tinggi yaitu 79,68 persen. Faktor internal (kepribadian, pengetahuan, dan pengalaman) dan faktor eksternal (lingkungan keluarga dan peran ekosistem kewirausahaan) berpengaruh signifikan dengan nilai t-hitung lebih besar dari t-tabel.

2025-05-08 04:05:25 admin@polbangtanmedan.ac.id
Persepsi Wanita Tani Terhadap Pemanfaatan Pekarangan Guna Mendukung Diversifikasi Pangan Di Kecamatan Kapur Ix Kabupaten Limapuluh Kota
6 months ago
Triningsih, Neti (Medan, 2024)

Neti Triningsih, NIRM RPL.01.01.21.249, Persepsi Wanita Tani Terhadap Pemanfaatan Pekarangan Guna Mendukung Diversifikasi Pangan di Kecamatan Kapur IX Kabupaten Lima Puluh Kota Provinsi Sumatera Barat. Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki persepsi perempuan petani mengenai pemanfaatan pekarangan rumah untuk diversifikasi pangan di Kecamatan Kapur IX, Kabupaten Lima Puluh Kota. Selain itu, ia berupaya mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi persepsi perempuan petani dalam memanfaatkan pekarangan mereka untuk mendukung diversifikasi pangan di kabupaten yang sama. Ujian berlangsung di Kecamatan Kapur IX, Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumatera Barat, selama Juni dan Juli 2024. Pendekatan pengumpulan data melibatkan pemberian kuesioner kepada pewawancara, melakukan tes instrumen untuk menilai validitas dan reliabilitas, dan menganalisis data menggunakan skala Likert dan regresi linier berganda. Hasill pengkajian ini menunjukkan Tingkat persepsi wanita tani terhadap pemanfaatan pekarangan guna mendukung diversifikasi pangan di Kecamatan Kapur IX sebesar 84,36% yang termasuk kedalam kategori Sangat tinggi, sementara regresi linear faktor-faktor yang mempengaruhi persepsi wanita tani adalah Y = 22.892 + 0.073X1 + 0.216X2 - 0.044X3 + 0.147X4 + 0.17X5 + e. Uji lanjutan menggunakan uji t menunjukan faktor pendidikan, pengalaman dan kegiatan penyuluh berpengaruh nyata dengan nilai t hiitung lebih besar dari t Tabel. 

2025-05-06 04:05:08 admin@polbangtanmedan.ac.id
Persepsi Pekebun Kakao Terhadap Cendawan Endofit Trichoderma Sp Untuk Mengendalikan Penyakit Busuk Buah Kakao Di Kecamatan Kutalimbaru Kabupaten Deli Serdang Sumatera Utara
7 months ago
Firdaus, Mdm Adam (Medan, 2024)

Muhammad Adam Firdaus, Nirm. 01.02.20.180. Persepsi Pekebun Kakao Terhadap Cendawan Endofit Trichoderma sp Untuk Mengendalikan Penyakit Busuk Buah Kakao Di Kecamatan Kutalimbaru Kabupaten Deli Serdang Sumatera Utara. Penelitian ini bertujuan mengkaji persepsi dan faktor-faktor yang mempengaruhi persepsi pekebun terhadap cendawan endofit Trichoderma sp untuk mengendalikan penyakit busuk buah kakao. Pengumpulan data dilakukan antara April 2023 hingga Juni 2024 melalui observasi, wawancara, dan kuesioner yang sudah diuji validitas serta reliabilitasnya. Analisis data menggunakan regresi linear berganda. Hasil menunjukkan tingkat persepsi pekebun sangat tinggi (84,35%). Persamaan regresi sebagai berikut Y = -32,180 + 0,315X1 + 1,132X2 - 49,674X3 - 0,363X4 + 2,696X5 + 0,521X6 + e. Uji F menunjukkan bahwa variabel umur (X1), pendidikan formal (X2), luas lahan (X3), pengalaman bertani (X4), akses informasi (X5), dan peran penyuluh (X6) secara simultan berpengaruh signifikan terhadap persepsi pekebun (Y). Uji t menunjukkan umur (X1), pendidikan formal (X2), akses informasi (X5), dan peran penyuluh (X6) berpengaruh signifikan terhadap persepsi pekebun, sementara luas lahan (X3) dan pengalaman bertani (X4) tidak signifikan.

2025-04-23 03:04:28 admin@polbangtanmedan.ac.id