POLBANGTAN MEDAN REPOSITORY

Student Paper


Total Result : 378
Persepsi Pekebun Dalam Pengolahan Pelepah Kelapa Sawit Menjadi Briket Arang Di Kecamatan Sungai Lilin Kabupaten Musi Banyuasin Provinsi Sumatera Selatan
6 months ago
Maulina, Dwika Putri (Medan, 2025)

Pelepah Kelapa Sawit menjadi Briket Arang di Kecamatan Sungai Lilin Kabupaten Musi Banyuasin Provinsi Sumatera Selatan. Tujuan dari pengkajian ini adalah untuk mengetahui tingkat persepsi pekebun dan faktor-faktor yang memengaruhinya terhadap pengolahan pelepah kelapa sawit menjadi briket arang. Pengkajian ini dilaksanakan pada bulan November 2024 sampai dengan bulan Agustus 2025. Metode pengumpulan data yaitu metode kombinasi yang terdiri dari wawancara, observasi, dan kuesioner yang sudah diuji validitas dan reliabilitasnya. Metode analisis data yang digunakan adalah skala Likert dan analisis regresi linear berganda. Hasil pengkajian ini menunjukkan bahwa tingkat persepsi pekebun dalam pengolahan pelepah kelapa sawit menjadi briket arang tergolong tinggi dengan tingkat persepsi sebesar 82%. Hasil regresi linear berganda terhadap faktor faktor yang memengaruhi persepsi pekebun diperoleh persamaan sebagai berikut Y= 42,823+0,348X1+0,035X2+0,126X3 +0,196X4+0,181X5+ 0,281X6+ e. Uji lanjut menggunakan thiutng menunjukkan bahwa lingkungan sosial, karakteristik inovasi, peran kelompok tani, dan kosmopolitan memiliki pengaruh yang signifikan dengan nilai thiutng lebih besar daripada ttabel. Sedangkan peran penyuluh dan pemasaran tidak berpengaruh signifikan dengan thitung lebih kecil daripada ttabel. 

2025-10-08 07:10:46 admin@polbangtanmedan.ac.id
Persepsi Pekebun Terhadap Manfaat Lubang Rorak Pada Tanaman Kopi Arabika (Coffea arabica L) di Kecamatan Sitellu Tali Urang Julu Kabupaten Pakpak Bharat.
6 months ago
Mendrofa, Daniel (Medan, 2025)

Daniel Mendrofa, Nirm 01.02.21.202. Persepsi Pekebun Terhadap Manfaat Lubang Rorak Pada Tanaman Kopi Arabika (Coffea arabica L) di Kecamatan Sitellu Tali Urang Julu Kabupaten Pakpak Bharat. Tujuan dari pengkajian ini adalah untuk mengkaji tingkat persepsi pekebun dan mengkaji faktor-faktor yang memengaruhi persepsi pekebun terhadap manfaat lubang rorak pada tanaman kopi arabika. Pengkajian dilaksanakan pada bulan Maret hingga Mei 2025 di Kecamatan Sitellu Tali Urang Julu. Jenis pengkajian yang digunakan Deskriptif kuantitatif dengan metode pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dokumentasi, dan penyebaran kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Sementara metode analisis data menggunakan skala Likert dan Regresi Linear Berganda. Hasil pengkajian menunjukkan bahwa tingkat persepsi pekebun terhadap manfaat lubang rorak berada dalam kategori sedang dengan persentase sebesar 64,52%. hasil regresi linear Berganda terhadap faktor-faktor yang memengaruhi persepsi pekebun diperoleh persamaan sebagai berikut Y = 36.173 - 0.213 X1 + 0.098 X2 + 0.073 X3 + 0.164 X4 - 5.384 X5 – 0.023 X6 + 0.339 X7 + e. Faktor-faktor yang berpengaruh terhadap pesepsi pekebun terhadap manfaat lubang rorak pada tanaman kopi arabika di Kecamatan Sitellu Tali Urang Julu adalah umur, Pendidikan, luas lahan, pengalaman, dan interaksi sosial.

2025-10-08 04:10:28 admin@polbangtanmedan.ac.id
Persepsi Pekebun Tentang Sertifikasi Indonesian Sustainable Palm Oil (Ispo) Di Kecamatan Na Ix-X Kabupaten Labuhanbatu Utara
6 months ago
Sakir, Ahmad (Medan, 2025)

Ahmad Sakir, Nirm. 01.02.21.234. Sertifikasi Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO) merupakan kebijakan pemerintah untuk menjamin praktik perkebunan kelapa sawit yang berkelanjutan dan sesuai dengan peraturan perundang-undangan. Namun, penerapan ISPO oleh pekebun rakyat masih rendah, sehingga pemahaman terhadap persepsi pekebun menjadi penting sebagai dasar kebijakan implementasi. Pengkajian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat persepsi pekebun tentang sertifikasi ISPO serta menganalisis faktor-faktor yang memengaruhinya. Metode yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif dan analisis regresi linear berganda. Data dikumpulkan melalui kuesioner kepada 60 responden pekebun sawit yang tergabung dalam kelompok tani penerima program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) di Kecamatan NA IX-X, Kabupaten Labuhanbatu Utara. Hasil pengkajian menunjukkan bahwa tingkat persepsi pekebun terhadap sertifikasi ISPO berada dalam kategori tinggi. Faktor-faktor yang berpengaruh signifikan secara simultan terhadap persepsi pekebun adalah umur, pendidikan formal, luas lahan, pengalaman berkebun, peran penyuluh, akses informasi, dan keaktifan dalam organisasi pekebun. Di antara faktor tersebut, pendidikan, luas lahan, peran penyuluh, dan akses informasi memiliki berpengaruh signifikan secara parsial. Kesimpulan dari pengkajian ini adalah bahwa meskipun persepsi pekebun terhadap ISPO sudah tinggi, diperlukan tindak lanjut berupa pendampingan implementasi dan penguatan kelembagaan petani agar sertifikasi ISPO dapat diterapkan secara luas dan berkelanjutan.

2025-10-08 04:10:21 admin@polbangtanmedan.ac.id
Partisipasi Petani Bawang Merah (Allium ascalonicum L.) dalam Program Pengembangan Kampung Perlindungan Hortikultura di Kecamatan Lembah Gumanti Kabupaten Solok Provinsi Sumatera Barat.
6 months ago
Mulyana, Rizki (Medan, 2025)

Rizki Mulyana, NIRM. 01.01.21.227. Partisipasi Petani Bawang Merah (Allium ascalonicum L.) dalam Program Pengembangan Kampung Perlindungan Hortikultura di Kecamatan Lembah Gumanti Kabupaten Solok Provinsi Sumatera Barat. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis partisipasi petani bawang merah (Allium ascalonicum L.) dalam program pengembangan kampung perlindungan hortikultura di Kecamatan Lembah Gumanti Kabupaten Solok dan menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi partisipasi petani bawang merah (Allium ascalonicum L.) dalam program pengembangan kampung perlindungan hortikultura di Kecamatan Lembah Gumanti Kabupaten Solok. Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Lembah Gumanti Kabupaten Solok Provinsi Sumatera Barat pada bulan Maret 2025-Juli 2025. Jenis metode pengkajian yang digunakan adalah kausalitas kuantitatif. Untuk mengetahui tingkat partisipasi petani digunakan teknik penentuan skor dengan menggunakan skala likert, dan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi partisipasi petani digunakan model analisis Structural Equation Modelling (SEM)-Partial Least Square (PLS) yang di olah dengan software SmartPLS. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Partisipasi Petani Bawang Merah (Allium ascalonicum L.) dalam Program Pengembangan Kampung Perlindungan Hortikultura di Kecamatan Lembah Gumanti Kabupaten Solok berada pada kategori tinggi yaitu sebesar 78,56%, sementara hasil analisis SEM-PLS menunjukkan bahwa faktor yang berpengaruh terhadap Partisipasi Petani Bawang Merah (Allium ascalonicum L.) dalam Program Pengembangan Kampung Perlindungan Hortikultura di Kecamatan Lembah Gumanti Kabupaten Solok adalah variabel karakteristik petani, peran penyuluh, dan dukungan pemerintah, sedangkan variabel yang tidak berpengaruh adalah variabel motivasi petani dan akses informasi.  

2025-10-08 02:10:43 admin@polbangtanmedan.ac.id
Peran Kelompok Wanita Tani Dalam Mendukung Program Pangan Lestari (P2l) Di Kecamatan Kisaran Timur Kabupaten Asahan
7 months ago
Manurung, Erisma Nurhaida (Medan, 2025)

Erisma Nurhaida Manurung. RPL. 01.01.22.548, Peran Kelompok Wanita Tani dalam Mendukung Program Pangan Lestari (P2l) di Kecamatan Kisaran Timur Kabupaten Asahan, Tujuan dari pengkajian ini adalah Untuk mengetahui peran kelompok tani dalam program P2L di Kecamatan Kisaran Timur Kabupaten Asahan dan Untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi rendahnya peran Kelompok Wanita Tani dalam mendukung Program Pangan Lestari (P2L) di Kecamatan Kisaran Timur Kabupaten Asahan. Metode pengkajian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif yaitu metode yang bertujuan untuk menggambarkan atau deskriptif tentang suatu keadaan secara objektif yang menggunakan angka mulai dari pengumpulan data dan penafsiran data serta menampilkan hasilnya. Variabel pada pengkajian ini terdiri dari : X1 Umur, X2 Pendidikan, X3 Pendapatan, X4 Lingkungan Sosial , hasil pengkajian Peran Kelompok Wanita Tani (KWT) terhadap Program Pangan Lestari (P2L) tergolong sangat tinggi yaitu sebesar 82,8 %., Berdasarkan hasil Uji F atau uji simultan secara bersama-sama seluruh variabel (X1, X2, X3, X4) berpengaruh terhadap ( Y) peran Kelompok Wanita Tani terhadap Pangan Lestari (P2L) di Kecamatan Kisaran Timur Kabupaten Asahan.Berdasarkan Uji T Parsial masing-masing variabel (X1 dan X2) tidak berpengaruh terhadap variabel (Y) dan variabel (X3 dan X4) berpengaruh terhadap (Y) peran kelompok Wanita Tani (KWT) terhadap Program Pangan Lestari (P2L) di Kecamatan Kisaran Timur Kabupaten Asahan 

2025-09-08 02:09:02 admin@polbangtanmedan.ac.id
Persepsi Pekebun Dalam Pemanfaatan Limbah Pelepah Kelapa Sawit (Elaeis Guineensis Jacq.) Menjadi Pakan Ternak Di Kecamatan Galang Kabupaten Deli Serdang
9 months ago
Sitorus, Zailani Ahmad (Medan, 2023)

Ahmad Zailani Sitorus, Nirm 01.02.19.101. Minat Petani Dalam Melakukan Pruning pada tanaman kelapa sawit di Kecamatan Kualuh Selatan Kabupaten Labuhanbatu Utara Provinsi Sumatera Utara. Tujuan dari pengkajian ini adalah untuk mengkaji tingkat minat petani dalam melakukan pruning pada tanaman kelapa sawit dan faktor-faktor yang memengaruhi minat petani dalam melakukan pruning pada tanaman kelapa sawit di Kecamatan Kualuh Selatan Kabupaten Labuhanbatu Utara. Pengkajian ini dilaksanakan di Kecamatan Kualuh Selatan Kabupaten Labuhanbatu Utara pada bulan April sampai dengan Juni 2023. Metode pengumpulan data yaitu wawancara, observasi dan angket menggunakan kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Metode penentuan sampel menggunakan proprotional random sampling. Selanjutnya, metode analisis data menggunakan skala Likert dan regresi linear berganda. Hasil pengkajian menunjukkan bahwa tingkat minat petani dalam melakukan pruning pada tanaman kelapa sawit di Kecamatan Kualuh Selatan sebesar 81,55% dengan kategori tinggi. Selanjutnya hasil analisis regresi linear berganda menunjukkan faktor-faktor yang memengaruhi minat petani dalam melakukan pruning pada tanaman kelapa sawit di Kecamatan Kualuh Selatan yaitu luas lahan, pendapatan, pengalaman dan peran penyuluh.

2025-07-08 07:07:05 admin@polbangtanmedan.ac.id
Persepsi Petani Dalam Pencegahan Penyakit Hawar Daun (Helminthosporium Turcicum) Jagung Dengan Pengaturan Jarak Tanam Di Kecamatan Tigalingga
10 months ago
Bangun, Tringani Ratmi (Medan, 2023)

Ratmi Tringani Bangun, Nirm 01.01.19.131. persepsi petani dalam pencegahan penyakit hawar daun (Helminthosporium turcicum) jagung dengan pengaturan sistem jarak tanam di Kecamatan Tigalingga. Tujuan dari pengkajian ini adalah menganalisis tingkat persepsi persepsi petani dalam pengcegahan penyakit hawar daun (Helminthosporium turcicum) jagung dengan pengaturan jarak tanam dan menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi persepsi petani dalam pengcegahan penyakit hawar daun (Helminthosporium turcicum) jagung dengan pengaturan jarak tanam. Pengkajian ini dilaksanakan di Kecamatan Tigalingga, Kabupaten Dairi, Provinsi Sumatera Utara pada Bulan Maret sampai Juli 2023. Metode pengumpulan data menggunakan kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Metode analisis data menggunakan skala likert dan regresi linear berganda. Hasil pengkajian menunjukkan bahwa tingkat persepsi petani dalam pengcegahan penyakit hawar daun (Helminthosporium turcicum) jagung dengan pengaturan jarak tanam tergolong tinggi (77,44%) sedangkan faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat persepsi bahwa intensitas mengikuti penyuluhan, ketersediaan sarana dan prasarana, dan peran penyuluh berpengaruh nyata, sedangkan karakteristik petani dan akses informasi tidak berpengaruh nyata terhadap tingkat persepsi petani dalam pencegahan penyakit hawar daun (Helminthosporium turcicum) jagung dengan pengaturan jarak tanam. 

2025-06-20 05:06:33 admin@polbangtanmedan.ac.id
Persepsi Petani Semangka (Citrullus Vulgaris) Terhadap Program Kredit Usaha Rakyat (Kur) Di Kecamatan Secanggang Kabupaten Langkat
10 months ago
Amalia, Nanda Frisca (Medan, 2023)

Nanda Frisca Amalia, Nirm. 01.01.19.126. Persepsi Petani Semangka (Citrullus vulgaris) terhadap Program Kredit Usaha Rakyat (KUR) di Kecamatan Secanggang Kabupaten Langkat. Tujuan dari pengkajian ini adalah untuk mengetahui tingkat persepsi petani semangka dan faktor-faktor yang mempengaruhinya terhadap program Kredit Usaha Rakyat (KUR). Pengkajian ini dilaksanakan pada bulan Maret 2023 sampai dengan bulan Juni 2023. Metode pengumpulan data yaitu metode kombinasi yang terdiri dari observasi, kuesioner yang sudah diuji validitas dan reabilitasnya dan wawancara. Metode analisis data yang digunakan adalah skala Likert dan regresi linear berganda. Hasil pengkajian menunjukkan bahwa tingkat persepsi petani semangka terhadap program Kredit Usaha Rakyat (KUR) tergolong tinggi dengan tingkat persepsi sebesar 79,4%. Hasil regresi linear berganda terhadap faktor-faktor yang mempengaruhi persepsi petani semangka diperoleh persamaan sebagai berikut Y= 21,909 + 0,051X1 + 0,626X2 - 0,221X3 + 0,003X4 – 0,449 X5 + 0,502 X6. Uji lanjut menggunakan thitung menunjukkan bahwa luas lahan, interaksi sosial dan karakteristik program KUR memiliki pengaruh yang signifikan dengan nilai thitung lebih besar daripada ttabel. Sedangkan pendidikan, lama berusahatani dan peran penyuluh tidak berpengaruh dengan thitung lebih kecil daripada ttabel.

2025-06-20 05:06:07 admin@polbangtanmedan.ac.id
Persepsi Petani Dalam Pemanfaatan Keong Mas (Pomacea Canaliculata L.) Menjadi Pupuk Organik Cair Pada Padi Sawah Di Kecamatan Kotanopan
10 months ago
Ramadani, Desi (Medan, 2023)

Pengkajian ini berjudul Persepsi Petani dalam Pemanfaatan Keong Mas (Pomacea canaliculata L.) Menjadi Pupuk Organik Cair pada Padi Sawah di Kecamatan Kotanopan. Harga pupuk kimia yang mahal menjadi salah faktor penyebab menurunnya produktivitas padi di Kecamatan Kotanopan. Pengkajian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat persepsi petani dan faktor-faktor yang mempengaruhi persepsi petani dalam pemanfaatan keong mas (Pomacea canaliculata L.) menjadi pupuk organik cair di Kecamatan Kotanopan. Pengkajian ini menggunakan metode deskriftif kuantitatif dengan menggunakan 57 orang sebagai responden. Metode pengumpulan datanya menggunakan observasi dan kuesioner. Analisis data menggunakan skala likert dan pengolahan data menggunakan analisis regresi linear berganda. Hasil pengkajian ini menunjukkan bahwa tingkat persepsi petani dalam pemanfaatan keong mas (Pomacea canaliculata L.) menjadi pupuk organik cair pada padi sawah di Kecamatan Kotanopan tergolong tinggi dengan persentase sebesar 63, 21%. Secara simultan umur, pendidikan, pengalaman bertani, luas lahan, peran penyuluh, akses informasi, intensitas penyuluhan dan ketersediaan pupuk kimia berpengaruh secara simultan terhadap persepsi petani dalam pemanfaatan keong mas menjadi pupuk organik cair pada padi sawah di Kecamatan Kotanopan. Secara parsial umur, pendidikan, luas lahan dan ketersediaan pupuk kimia berpengaruh terhadap persepsi petani dalam pemanfaatan keong mas (Pomacea canaliculata L.) menjadi pupuk organik cair sedangkan pengalaman bertani, peran penyuluh, akses informasi dan intensitas penyuluhan tidak berpengaruuh terhadap persepsi petani dalam pemanfaatan keong mas (Pomacea canaliculata L.) menjadi pupuk organik cair pada padi sawah di Kecamatan Kotanopan.  

2025-06-20 04:06:18 admin@polbangtanmedan.ac.id
Pengaruh Persepsi Terhadap Minat Petani Menggunakan Pupuk Organik Pada Budidaya Tanaman Padi Sawah Di Kecamatan Tukka Kabupaten Tapanuli Tengah
10 months ago
Simbolon, Lamtiur (Medan, 2023)

Lamtiur Simbolon, NIRM RPL.01.01.21.291. Pengaruh Persepsi Terhadap Minat Petani Menggunakan Pupuk Organik Pada Budidaya Tanaman Padi Sawah Di Kecamatan Tukka Kabupaten Tapanuli Tengah. Minat adalah keinginan seseorang untuk melakukan atau mengerjakan sesuatu. Minat dipengaruhi oleh kebiasaan yang dilakukan. Ketika sesuatu dianggap bermanfaat, itu akan menarik perhatian dan membawa kepuasan. Tujuan dari pengkajian ini adalah untuk menganalisis minat petani dalam menggunakan pupuk organik pada budidaya tanaman padi sawah dan menganalisis apakah persepsi kegunaan, kemudahan, dan resiko berpengaruh terhadap minat petani dalam menggunakan pupuk organik pada budidaya tanaman padi sawah di Kecamatan Tukka. Pengkajian ini dilakukan di desa/kelurahan Sipange, Bona Lumban, Tukka, dan Hutanabolon pada bulan Oktober 2022 sampai dengan April 2023. Metode pengkajian Deskriptif dengan pendekatan Kuantitatif. Metode pengumpulan data menggunakan Kuesioner yang di ukur dengan skala likert, Variabel bebas (X) yang digunakan adalah Persepsi Kegunaan (X1), Persespsi Kemudahan (X2), Persepsi Resiko (X3) dan Variabel terikat (Y) yang digunakan adalah Minat Petani. Hasil yang diperoleh yaitu Minat petani dalam menggunakan pupuk organik pada budidaya tanaman padi sawah di Kecamatan Tukka sebesar 81,16%, Persepsi kegunaan, Persepsi Kemudahan tidak ada pengaruh terhadap minat petani dalam menggunakan pupuk organik pada budidaya tanaman padi sawah di Kecamatan Tukka, dan Persepsi Resiko berpengaruh terhadap minat petani dalam menggunakan pupuk organik pada budidaya tanaman padi sawah di Kecamatan Tukka Kabupaten Tapanuli Tengah.

2025-06-20 03:06:16 admin@polbangtanmedan.ac.id