POLBANGTAN MEDAN REPOSITORY

Student Paper


Total Result : 401
Perilaku Pekebun Dalam Pemeliharaan Tanaman Kelapa Sawit (Elaeis Guineensis Jacq) Di Kecamatan Kluet Timur Kabupaten Aceh Selatan
1 month ago
Syah, Ayub (Medan, 2023)

Ayub Syah, Nirm. RPL.01.02.21.273. Perilaku Pekebun Dalam Pemeliharaan Tanaman Kelapa Sawit (Elaeis guineensis Jacq.) Di Kecamatan Kluet Timur Kabupaten Aceh Selatan. Tujuan pengkajian ini adalah untuk mengetahui tingkat perilaku petani dan faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku perilaku petani dalam pemeliharaan tanaman kelapa sawit (Elaeis guineensis Jacq.) di Kecamatan Kluet Timur Kabupaten Aceh Selatan. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan April sampai dengan Juni 2023. Metode pengumpulan data dengan cara observasi, wawancara dan penyebaran kuesioner yang telah di uji validitas dan reliabilitas, sementara metode analisis data menggunakan skala likert dan uji Regresi Linear Berganda. Hasil penelitian menunjukan bahwa tingkat perilaku petani dalam pemeliharaan tanaman kelapa sawit (Elaeis guineensis Jacq.) di Kecamatan Kluet Timur Kabupaten Aceh Selatan termasuk dalam kategori tinggi 77,48%, sementara hasil regresi linear terdapat faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku dalam pemeliharaan tanaman kelapa sawit (Elaeis guineensis Jacq.) yaitu pengalaman bertani, kosmopolitan, penghasilan dan peran penyuluh, sementara tidak ada pengaruh signifikan variabel luas lahan dan umur tanaman terhadap perilaku petani dalam pemeliharaan tanaman kelapa sawit (Elaeis guineensis Jacq.) di Kecamatan Kluet Timur Kabupaten Aceh Selatan. Kata Kunci: Perilaku, Pemeliharaan 

2026-06-17 02:06:29 admin@polbangtanmedan.ac.id
Pengetahuan Dan Sikap Pekebun Dalam Pemupukan Berimbang Pada Tanaman Nilam Dikecamatan Kluet Selatan Kabupaten Aceh Selatan
1 month ago
Asnawati (Medan, 2023)

Asnawati, Nirm RPL. 01.02.21.271. Pengetahuan dan Sikap  pekebun Dalam Pemupukan Berimbang Pada Tanaman Nilam Di Kecamatan Kluet Selatan Kabupaten Aceh Selatan. Tujuan dari penelitian ini adalah mengkaji tingkat pengetahuan dan sikap Pekebun dalam pemupukan berimbang pada tanaman nilam di Kecamatan Kluet Selatan Kabupaten Aceh Selatan dan mengkaji faktor-faktor yang mempengaruhi pengetahuan dan sikap Pekebun dalam pemupukan berimbang pada tanaman nilam di Kecamatan Kluet Selatan Kabupaten Aceh Selatan. Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Kluet Selatan Kabupaten Aceh Selatan pada bulan Desember sampai Mei 2023. Metode pengumpulan data yaitu metode observasi dan wawancara menggunakan kuisioner yang telah diuji validitas dan reabilitasnya, sementara metode analisis data menggunakan skala likert dan regresi linear berganda. Hasil  penelitian menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan dan sikap  Pekebundalam pemupukan berimbang pada tanaman nilam berada pada kategori tinggi yaitu 80 %, sementara hasil regresi linear berganda terhadap pengetahuan dan sikap Pekebun dalam pemupukan berimbang pada tanaman nilam sebagai berikut Y = 42.584 - 0,991X1 + 8.887 X2 – 8.149 X3 + 4.146 X4 - 0,058 X5 + 0,626 X6. Uji lanjut menggunakan t-hitung menunjukkan bahwa faktor pendidikan (X2), pengalaman (X3), dan lingkungan sekitar (X6) memiliki pengaruh  yang signifikan dengan nilai t-hitung lebih besar dari t-tabel. Kata Kunci: Pengetahuan, Sikap, Pemupukan Berimbang, Regresi 

2026-06-17 02:06:15 admin@polbangtanmedan.ac.id
Persepsi Petani Kopi Dalam Pengolahan Kopi Arabika Menjadi Green Bean Di Kecamatan Kutalimbaru Kabupaten Deli Serdang
1 month ago
Jaiusman Riva’i Harahap (Medan, 2024)

Jaiusman Riva’i Harahap, Nirm 01.02.20.177. Persepsi Petani Kopi Dalam Pengolahan Kopi Arabika Menjadi Green Bean di Kecamatan Kutalimbaru Kabupaten Deli Serdang. Tujuan dari pengkajian ini adalah untuk mengkaji tingkat persepsi petani dalam pengolahan kopi arabika menjadi grean bean di daerah pengkajian. Pengkajian ini dilaksanakan di Kecamatan Kutalimbaru Kabupaten Deli Serdang pada bulan April s.d Juni 2024. Metode pengumpulan data yaitu metode observasi, wawancara, dan kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Selanjutnya metode analisis data menggunakan skala Likert dan regresi linear berganda. Hasil pengkajian menunjukkan bahwa tingkat persepsi petani kopi dalam pengolahan kopi arabika menjadi green bean di Kecamatan Kutalimbaru Kabupaten Deli Serdang adalah sangat tinggi dengan persentase 92%. Selanjutnya hasil regresi linear berganda diperoleh persamaan sebagai berikut. Y = 45.415 + 0,002X1 - 0,039X2 + 0,145X3 + 0,031X4 + +0,065X5 + 0,126X6 + e. Selain itu, uji lanjut menggunakan uji t (parsial) menunjukkan bahwa luas lahan, pengalaman, peran kelompok tani dan pemasaran berpengaruh signifikan dan untuk umur dan pendidikan tidak berpengaruh signifikan terhadap persepsi petani kopi dalam pengolahan kopi arabika menjadi green bean di daerah pengkajian.

2026-06-03 06:06:38 admin@polbangtanmedan.ac.id
Potensi Pakisan Pada Tanaman Kelapa Sawit Sebagai Tanaman Konservasi Predator Sycanus Sp. Di PTPN IV Regional I Kebun Bandar Selamat
2 months ago
Putri Patricia (Medan, 2025)

Putri Patricia, NIRM 01.04.21.190. Potensi Pakisan pada Tanaman Kelapa Sawit Sebagai Tanaman Konservasi Predator Sycanus sp. di PTPN IV Regional 1 Kebun  andar Selamat. Sycanus sp. merupakan musuh alami yang dapat mengendalikan hama ulat pemakan daun pada tamanan kelapa sawit (Setothosea asigna). Oleh sebab itu, vegetasi alami yang mendukung keberadaan Sycanus sp. di perkebunan seperti pakisan perlu diberdayakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji potensi pakisan sebagai tanaman konservasi yang mendukung keberadaan predator alami Sycanus sp. pada tanaman kelapa sawit di PTPN IV Regional 1 Kebun Bandar Selamat. Latar belakang penelitian ini didasari oleh perlunya pendekatan pengendalian hayati yang ramah lingkungan dalam mengurangi ketergantungan terhadap pestisida kimia, serta optimalisasi vegetasi alami seperti pakisan yang selama ini dianggap sebagai gulma. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kuantitatif dengan pengambilan data primer melalui observasi lapangan terhadap jenis vegetasi, populasi, dan stadia Sycanus sp. yang ditemukan pada berbagai jenis pakisan dan lokasi tumbuh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis pakisan yang paling dominan adalah Nephrolepis biserrata dan Diplazium esculentum. Ditemukan pula bahwa populasi Sycanus sp. tersebar lebih banyak pada LDP0 dengan area dataran dan dominasi Nephrolepis biserrata dan Diplazium esculentum. Sebaran stadia Sycanus sp. menunjukkan perbedaan signifikan berdasarkan jenis pakis dan kondisi habitat. Faktor-faktor seperti ketersediaan mangsa, suhu, kelembaban, serta kepadatan vegetasi turut memengaruhi keberadaan Sycanus sp. Temuan ini menunjukkan bahwa pakisan dapat berperan penting dalam konservasi predator alami dan mendukung pengelolaan perkebunan kelapa sawit yang berkelanjutan.

2026-05-21 02:05:54 admin@polbangtanmedan.ac.id
Pengaruh Beberapa Media Tanam Terhadap Pertumbuhan Benih Tanaman Karet (Hevea Brasiliensis Muell. Arg) Klon Bpm 24 Pada Persemaian Di Pt Bridgestone Sumatra Rubber Estate Dolok Merangir Kabupaten Simalungun
2 months ago
Sihombing, Paulinus Christofer (Medan, 2025)

Christofer Paulinus Sihombing, Nirm 01.04.21.175. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh berbagai kombinasi media tanam terhadap pertumbuhan benih tanaman karet (Hevea brasiliensis Muell. Arg) klon BPM 24 di persemaian PT Bridgestone Sumatra Rubber Estate Dolok Merangir, Kabupaten Simalungun. Penelitian dilakukan dari Oktober 2024 hingga Maret 2025 dengan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) non faktorial yang mencakup beberapa media tanam, yaitu pasir, tanah, pupuk kompos, arang sekam, dan cocopeat dan dikombinasikan menjadi 8 taraf perlakuan. Parameter yang dianalisis meliputi usia munculnya plumula, persentase perkecambahan, tinggi tanaman, diameter batang, serta berat basah dan kering batang, panjang akar, dan berat basah serta kering akar. Hasil penelitian menampilkan bahwa media tanam memberikan dampak signifikan terhadap sebagian besar parameter pertumbuhan. Perlakuan media tanam yang mengombinasikan cocopeat, pasir, dan kompos (M5) menunjukkan hasil terbaik dalam pertumbuhan benih tanaman karet, terlihat dari rata-rata tertinggi yang berbeda signifikan dicapai pada parameter tinggi tanaman, diameter batang, berat bsah dan kering batang, panjang akar, serta berat basah dan kering akar. Dengan demikian, pemilihan media tanam yang tepat dapat menjadi strategi kunci untuk meningkatkan keberhasilan pada tahap persemaian karet.

2026-05-20 02:05:17 admin@polbangtanmedan.ac.id
Perbedaan Pemberian Zat Pengatur Tumbuh (Zpt) Alami Dan Sintetik Pada Perbanyakan Stek Tanaman Mucuna Bracteata Di Pt Smart Tbk Kebun Padang Halaban Kabupaten Labuhanbatu Utara
2 months ago
Siregar, Fitriana Desy (Medan, 2025)

Desy Fitriana Siregar, Nirm 01.04.21.176. Perbedaan Pemberian Zat Pengatur Tumbuh (ZPT) Alami dan Sintetik pada Perbanyakan Stek Tanaman Mucuna bracteata di PT SMART Tbk Kebun Padang Halaban Kabupaten Labuhanbatu Utara. Tujuan dari pengkajian ini adalah untuk mengkaji perbedaan pemberian ZPT dan dosis yang optimal pada perbanyakan stek tanaman Mucuna bracteata. Pengkajian ini dilaksanakan di PT SMART Tbk Kebun Padang Halaban Kabupaten Labuhanbatu Utara pada bulan Desember 2024 sampai dengan Maret 2025. Pengkajian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) non faktorial dengan 9 (sembilan) perlakuan dan 3 (tiga) ulangan. Perlakuan berupa Z0 (kontrol), ZA1 (10cc/100ml air), ZA2 (20cc/100ml air), ZA3 (30cc/100ml air), ZA4 (40cc/100 ml air), ZS1 (0,2cc/1.000 ml air), ZS2 (0,4 cc/ 1.000ml air), ZS3 (0,6 cc/ 1.000ml air), ZS4 (0,8cc/1.000ml air). Parameter yang diamati yaitu jumlah daun, tinggi tanaman, panjang sulur, panjang akar, dan bobot basah akar. Analisis data dilakukan menggunakan ANOVA dan uji lanjut Tukey pada taraf signifikansi 5%. Hasil pengkajian terdapat perbedaan pemberian Zat Pengatur Tumbuh (ZPT) alami dan sintetik pada perbanyakan stek tanaman Mucuna bracteata di PT SMART Tbk Kebun Padang Halaban Kabupaten Labuhanbatu Utara. Dosis Zat Pengatur Tumbuh (ZPT) yang optimal pada perbanyakan stek tanaman Mucuna bracteata sebesar 10 cc/100 ml air untuk ZPT alami dan 0,4cc/1.000ml untuk ZPT sintetik.

2026-05-20 02:05:36 admin@polbangtanmedan.ac.id
Persepsi Kelompok Wanita Tani Dalam Pemanfaatan Limbah Lidi Kelapa Sawit Menjadi Kerajinan Tangan Di Kecamatan Sirapit Kabupaten Langkat
2 months ago
Tamara Yolanda (Medan, 2025)

Tamara Yolanda, Nirm. 01.02.21.261. Persepsi Kelompok Wanita Tani Dalam Pemanfaatan Limbah Lidi Kelapa Sawit Menjadi Kerajinan Tangan Di Kecamatan Sirapit Kabupaten Langkat. Lidi kelapa sawit merupakan salah satu limbah pertanian yang memiliki potensi tinggi untuk diolah menjadi berbagai produk kerajinan tangan yang tidak hanya memiliki nilai fungsional, tetapi juga nilai estetika. Tujuan pengkajian ini yaitu untuk mengkaji tingkat persepsi dan faktorfaktor- faktor yang memengaruhi persepsi Kelompok Wanita Tani (KWT) dalam pemanfaatan limbah lidi.Pengkajian ini dilakukan di Kecamatan Sirapit pada bulan Maret sampai Mei 2025. Metode Pengumpulan data yaitu dengan wawancara dan penyebaran kuesioner yang sudah diuji validitas dan reliabilitas. Pengkajian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif serta metode analisis data yang digunakan adalah regresi linear berganda. Hasil Penelitian ini menunjukan bahwa Tingkat Persepsi Kelompok Wanita Tani (KWT) tergolong tinggi dengan persentase sebesar 70%. Faktor-faktor yang berpengaruh secara nyata terhadap persepsi Kelompok Wanita Tani (KWT) adalah umur (X1), kosmopolitan (X4), pasar (X5), akses informasi/teknologi (X7) sedangkan faktor-faktor yang tidak berpengaruh nyata adalah pendidikan (X2), tanggungan keluarga (X3), penerimaan (X6).

2026-05-18 08:05:04 admin@polbangtanmedan.ac.id
Persepsi Petani Terhadap Pemanfaatan Limbah Kulit Kopi Arabika Menjadi Pupuk Organik Di Kecamatan Pematang Sidamanik Kabupaten Simalungun
2 months ago
Safrina Siregar (Medan, 2025)

Safrina Siregar, Nirm. 01.02.21.259. Persepsi Petani terhadap Pemanfaatan Limbah Kulit Kopi Arabika menjadi Pupuk Organik di Kecamatan Pematang Sidamanik Kabupaten Simalungun. Tujuan dari pengkajian ini adalah untuk mengkaji persepsi dan faktor-faktor yang memengaruhi persepsi petani terhadap pupuk organik dari limbah kulit kopi arabika. Pengkajian ini dilaksanakan pada Maret sampai dengan bulan Mei 2025. Teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara, dan kuesioner yang sudah diuji validitas dan reliabilitasnya. Selanjutnya metode analisis data menggunakan regresi linear berganda. Hasil pengkajian menunjukkan bahwa persepsi petani terhadap pupuk organik dari limbah kulit kopi arabika tergolong dalam kategori positif dengan persentase 85,65%. Selanjutnya hasil analisis regresi linear berganda faktor-faktor yang berpengaruh signifikan terhadap persepsi petani terhadap pupuk organik dari limbah kulit kopi arabika secara simultan antara lain karakteristik inovasi (X1), sumber informasi (X2), lingkungan sosial (X3), peran kelompok tani (X4), dan peran penyuluh (X5). Akan tetapi, secara parsial faktor-faktor yang berpengaruh signifikan terhadap persepsi petani terhadap pupuk organik dari limbah kulit kopi arabika antara lain karakteristik inovasi (X1), sumber informasi (X2) dan peran kelompok tani (X4). Sedangkan variabel lingkungan sosial (X3) dan peran penyuluh (X5) tidak berpengaruh signifikn terhadap persepsi (Y). Persepsi positif menunjukkan bahwa petani menerima informasi (penyerapan) dengan baik, memahami manfaat dan cara penggunaan (pemahaman), serta menilai bahwa pupuk organik tersebut berguna dan layak diterapkan (penilaian). Hal ini menunjukkan bahwa pemanfaatan limbah kulit kopi menjadi pupuk organik memiliki potensi besar untuk diadopsi secara lebih luas oleh petani di daerah tersebut.

2026-05-18 06:05:27 admin@polbangtanmedan.ac.id
Peran Penyuluh Pertanian Terhadap Peningkatan Produksi Kopi Arabika Di Kecamatan Angkola Timur Kabupaten Tapanuli Selatan Provinsi Sumatera Utara
2 months ago
Ramadansyah, Rizky (Medan, 2025)

Rizky Ramadansyah, Nirm. 01.02.21.258. Peran Penyuluh Pertanian Terhadap Peningkatan Produksi Kopi Arabika Di Kecamatan Angkola Timur Kabupaten Tapanuli Selatan Provinsi Sumatera Utara. Pengkajian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis peran penyuluh pertanian terhadap peningkatan produksi kopi arabika. Pengkajian ini dilaksanakan di Kecamatan Angkola Timur Kabupaten Tapanuli Selatan pada bulan Maret 2025 sampai Mei 2025. Lokasi yang dipilih karena kecamatan tersebut adalah salah satu kecamatan yang banyak membudidayakan kopi arabika di Kabupaten Tapanuli Selatan. Dalam menentukan sampel menggunakan purposive sampling yaitu sampel dipilih secara sengaja sesuai dengan kriteria pengkajian yang diinginkan untuk menjadi sampel pengkajian. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu dengan menyebar angket/kuesioner dan wawacara. Metode analisis yang digunakan adalah skala Likert untuk mengetahui tingkat pengaruh dan regresi linear berganda untuk mengetahui faktor-faktor yang memengaruhi peningkatan produksi kopi arabika di Kecamatan Angkola Timur Kabupaten Tapanuli Selatan. Secara simultan variabel bebas pembimbing (X1), organisator dan dinamisator (X2), inovator (X3), motivator (X4), dan katalisator (X5) berpengaruh signifikan terhadap peningkatan produksi kopi arabika. Sedangkan secara parsial faktor-faktor yang berpengaruh signifikan terhadap peningkatan produksi kopi arabika adalah pembimbing (X1), organisator dan dinamisator (X2), inovator (X3), dan katalisator (X5) sedangkan motivator (X4) tidak berpengaruh signifikan.

2026-05-18 06:05:50 admin@polbangtanmedan.ac.id
Persepsi Pekebun Dalam Pemanfaatan Pelepah Kelapa Sawit Menjadi Pakan Ternak Di Kecamatan Sei Bingai Kabupaten Langkat Provinsi Sumatera Utara
2 months ago
Irawan Fahtriansyah Muhamad (Medan, 2025)

Muhammad Fathriansyah Irawan, Nirm 01.02.21.212. Persepsi Pekebun Dalam Pemanfaatan Pelepah Kelapa Sawit Menjadi Pakan Ternak di Kecamatan Sei Bingai Kabupaten Langkat. Tujuan dari pengkajian ini adalah untuk mengkaji tingkat persepsi pekebun dalam pemanfaatan pelepah kelapa sawit menjadi pakan ternak di Kecamatan Sei Bingai Kabupaten Langkat dan faktor-faktor yang mempengaruhi dalam pemanfaatan pelepah kelapa sawit menjadi pakan ternak di Kecamatan Sei Bingai Kabupaten Langkat. Pengkajian ini dilaksanakan di Kecamatan Sitinjo Kabupaten Dairi pada bulan April sampai dengan Mei 2023. Metode pengumpulan data yaitu wawancara, dokumentasi, dan angket menggunakan kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya, selanjutnya metode analisis data menggunakan skala Likert dan Regresi Linear Berganda. Hasil pengkajian menunjukkan bahwa tingkat persepsi petani dalam pemanfaatan pelepah kelapa sawit menjadi pakan ternak di Kecamatan Sei Bingai Kabupaten Langkat sebesar 59,53% dengan kategori sedang, selanjutnya hasil analisis regresi linear berganda diperoleh persamaan sebagai Y = 0,379 + 0,111X1 -0,000001783X2 + 0,240X3 + 4,361X4 + 0,536X5 + e. Faktor-faktor yang berpengaruh secara parsial terhadap persepsi pekebun dalam pemanfaatan pelepah kelapa sawit menjadi pakan ternak di Kecamatan Sei Bingai Kabupaten langkat adalah pengalaman bertani, pendapatan, peran penyuluh, luas lahan dan lingkungan sosial.

2026-05-18 03:05:46 admin@polbangtanmedan.ac.id