POLBANGTAN MEDAN REPOSITORY

Student Paper


Total Result : 401
Perbedaan Pemberian Zat Pengatur Tumbuh (Zpt) Alami Dan Sintetik Pada Perbanyakan Stek Tanaman Mucuna Bracteata Di Pt Smart Tbk Kebun Padang Halaban Kabupaten Labuhanbatu Utara
2 months ago
Siregar, Desy Fitriana (Medan, 2025)

Desy Fitriana Siregar, Nirm 01.04.21.176. Perbedaan Pemberian Zat Pengatur

Tumbuh (ZPT) Alami dan Sintetik pada Perbanyakan Stek Tanaman Mucuna

bracteata di PT SMART Tbk Kebun Padang Halaban Kabupaten Labuhanbatu

Utara. Tujuan dari pengkajian ini adalah untuk mengkaji perbedaan pemberian ZPT

dan dosis yang optimal pada perbanyakan stek tanaman Mucuna bracteata.

Pengkajian ini dilaksanakan di PT SMART Tbk Kebun Padang Halaban Kabupaten

Labuhanbatu Utara pada bulan Desember 2024 sampai dengan Maret 2025.

Pengkajian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) non faktorial

dengan 9 (sembilan) perlakuan dan 3 (tiga) ulangan. Perlakuan berupa Z0 (kontrol),

ZA1 (10cc/100ml air), ZA2 (20cc/100ml air), ZA3 (30cc/100ml air), ZA4 (40cc/100

ml air), ZS1 (0,2cc/1.000 ml air), ZS2 (0,4 cc/ 1.000ml air), ZS3 (0,6 cc/ 1.000ml

air), ZS4 (0,8cc/1.000ml air). Parameter yang diamati yaitu jumlah daun, tinggi

tanaman, panjang sulur, panjang akar, dan bobot basah akar. Analisis data dilakukan

menggunakan ANOVA dan uji lanjut Tukey pada taraf signifikansi 5%. Hasil

pengkajian terdapat perbedaan pemberian Zat Pengatur Tumbuh (ZPT) alami dan

sintetik pada perbanyakan stek tanaman Mucuna bracteata di PT SMART Tbk

Kebun Padang Halaban Kabupaten Labuhanbatu Utara. Dosis Zat Pengatur

Tumbuh (ZPT) yang optimal pada perbanyakan stek tanaman Mucuna bracteata

sebesar 10 cc/100 ml air untuk ZPT alami dan 0,4cc/1.000ml untuk ZPT sintetik.

2026-05-04 02:05:18 admin@polbangtanmedan.ac.id
Pengaruh Beberapa Media Tanam Terhadap Pertumbuhan Benih Tanaman Karet (Hevea Brasiliensis Muell. Arg) Klon Bpm 24 Pada Persemaian Di Pt Bridgestone Sumatra Rubber Estate Dolok Merangir Kabupaten Simalungun
2 months ago
Sihombing, Christofer Paulinus (Medan, 2025)

Christofer Paulinus Sihombing, Nirm 01.04.21.175. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh berbagai kombinasi media tanam terhadap pertumbuhan benih tanaman karet (Hevea brasiliensis Muell. Arg) klon BPM 24 di persemaian PT Bridgestone Sumatra Rubber Estate Dolok Merangir, Kabupaten Simalungun. Penelitian dilakukan dari Oktober 2024 hingga Maret 2025 dengan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) non faktorial yang mencakup beberapa media tanam, yaitu pasir, tanah, pupuk kompos, arang sekam, dan cocopeat dan dikombinasikan menjadi 8 taraf perlakuan. Parameter yang dianalisis meliputi usia munculnya plumula, persentase perkecambahan, tinggi tanaman, diameter batang, serta berat basah dan kering batang, panjang akar, dan berat basah serta kering akar. Hasil penelitian menampilkan bahwa media tanam memberikan dampak signifikan terhadap sebagian besar parameter pertumbuhan. Perlakuan media tanam yang mengombinasikan cocopeat, pasir, dan kompos (M5) menunjukkan hasil terbaik dalam pertumbuhan benih tanaman karet, terlihat dari rata-rata tertinggi yang berbeda signifikan dicapai pada parameter tinggi tanaman, diameter batang, berat bsah dan kering batang, panjang akar, serta berat basah dan kering akar. Dengan demikian, pemilihan media tanam yang tepat dapat menjadi strategi kunci untuk meningkatkan keberhasilan pada tahap persemaian karet.

2026-05-04 02:05:02 admin@polbangtanmedan.ac.id
Peran Penyuluh Pertanian Terhadap Peningkatan Produksi Kopi Arabika Di Kecamatan Angkola Timur Kabupaten Tapanuli Selatan Provinsi Sumatera Utara
3 months ago
Ramadansyah Rizky (Medan, 2025)

Rizky Ramadansyah, Nirm. 01.02.21.258. Peran Penyuluh Pertanian Terhadap Peningkatan Produksi Kopi Arabika Di Kecamatan Angkola Timur Kabupaten Tapanuli Selatan Provinsi Sumatera Utara. Pengkajian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis peran penyuluh pertanian terhadap peningkatan produksi kopi arabika. Pengkajian ini dilaksanakan di Kecamatan Angkola Timur Kabupaten Tapanuli Selatan pada bulan Maret 2025 sampai Mei 2025. Lokasi yang dipilih karena kecamatan tersebut adalah salah satu kecamatan yang banyak membudidayakan kopi arabika di Kabupaten Tapanuli Selatan. Dalam menentukan sampel menggunakan purposive sampling yaitu sampel dipilih secara sengaja sesuai dengan kriteria pengkajian yang diinginkan untuk menjadi sampel pengkajian. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu dengan menyebar angket/kuesioner dan wawacara. Metode analisis yang digunakan adalah skala Likert untuk mengetahui tingkat pengaruh dan regresi linear berganda untuk mengetahui faktor-faktor yang memengaruhi peningkatan produksi kopi arabika di Kecamatan Angkola Timur Kabupaten Tapanuli Selatan. Secara simultan variabel bebas pembimbing (X1), organisator dan dinamisator (X2), inovator (X3), motivator (X4), dan katalisator (X5) berpengaruh signifikan terhadap peningkatan produksi kopi arabika. Sedangkan secara parsial faktor-faktor yang berpengaruh signifikan terhadap peningkatan produksi kopi arabika adalah pembimbing (X1), organisator dan dinamisator (X2), inovator (X3), dan katalisator (X5) sedangkan motivator (X4) tidak berpengaruh signifikan.

2026-04-28 03:04:12 admin@polbangtanmedan.ac.id
Peran Penyuluh Pertanian Terhadap Peningkatan Produksi Kopi Arabika Di Kecamatan Angkola Timur Kabupaten Tapanuli Selatan Provinsi Sumatera Utara
3 months ago
Ramadansyah, Rizky (Medan, 2025)

Rizky Ramadansyah, Nirm. 01.02.21.258. Peran Penyuluh Pertanian Terhadap Peningkatan Produksi Kopi Arabika Di Kecamatan Angkola Timur Kabupaten Tapanuli Selatan Provinsi Sumatera Utara. Pengkajian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis peran penyuluh pertanian terhadap peningkatan produksi kopi arabika. Pengkajian ini dilaksanakan di Kecamatan Angkola Timur Kabupaten Tapanuli Selatan pada bulan Maret 2025 sampai Mei 2025. Lokasi yang dipilih karena kecamatan tersebut adalah salah satu kecamatan yang banyak membudidayakan kopi arabika di Kabupaten Tapanuli Selatan. Dalam menentukan sampel menggunakan purposive sampling yaitu sampel dipilih secara sengaja sesuai dengan kriteria pengkajian yang diinginkan untuk menjadi sampel pengkajian. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu dengan menyebar angket/kuesioner dan wawacara. Metode analisis yang digunakan adalah skala Likert untuk mengetahui tingkat pengaruh dan regresi linear berganda untuk mengetahui faktor-faktor yang memengaruhi peningkatan produksi kopi arabika di Kecamatan Angkola Timur Kabupaten Tapanuli Selatan. Secara simultan variabel bebas pembimbing (X1), organisator dan dinamisator (X2), inovator (X3), motivator (X4), dan katalisator (X5) berpengaruh signifikan terhadap peningkatan produksi kopi arabika. Sedangkan secara parsial faktor-faktor yang berpengaruh signifikan terhadap peningkatan produksi kopi arabika adalah pembimbing (X1), organisator dan dinamisator (X2), inovator (X3), dan katalisator (X5) sedangkan motivator (X4) tidak berpengaruh signifikan.

2026-04-21 07:04:30 admin@polbangtanmedan.ac.id
Persepsi Petani Dalam Melakukan Konservasi Tanah Dan Air Dengan Sistem Rorak Pada Perkebunan Kopi Arabika Di Kecamatan Parbuluan Kabupaten Dairi
3 months ago
Pratama, Prima Prasasti (Medan, 2025)

Prima Prasasti Pratama, Nirm. 01.02.21.252. Persepsi petani dalam melakukan konservasi tanah dan air dengan sistem rorak pada perkebunan kopi arabika di Kecamatan Parbuluan Kabupaten Dairi. Tujuan dari pengkajian ini adalah untuk mengkaji tingkat persepsi dan faktor-faktor yang memengaruhi persepsi petani dalam melakukan konservasi tanah dan air dengan sistem rorak pada perkebunan kopi arabika. Pengkajian ini dilaksanakan pada Maret sampai dengan bulan Mei 2025. Teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara, dan kuesioner yang sudah diuji validitas dan reliabilitasnya. Selanjutnya metode analisis data menggunakan regresi linear berganda. Hasil pengkajian menunjukkan bahwa persepsi petani dalam melakukan konservasi tanah dan air dengan sistem rorak pada perkebunan kopi arabika tergolong dalam kategori positif dengan persentase 75%. Selanjutnya hasil analisis regresi linear berganda faktor-faktor yang berpengaruh signifikan terhadap persepsi petani dalam melakukan konservasi tanah dan air dengan sistem rorak pada perkebunan kopi arabika secara simultan antara lain pendidikan formal (X1), pengalaman bertani (X2), ketersediaan modal (X3), luas lahan (X4), peran penyuluh (X5), akses informasi (X6), Ketersediaan saprodi (X7), dan lingkungan sosial (X8). Akan tetapi, secara parsial faktor-faktor yang berpengaruh signifikan terhadap persepsi petani dalam melakukan konservasi tanah dan air dengan sistem rorak pada perkebunan kopi arabika antara lain pengalaman bertani (X2), peran penyuluh (X5), akses informasi (X6), lingkungan sosial (X8). Sedangkan variabel pendidikan formal (X1) ketersediaan modal (X3), luas lahan (X4), ketersediaan saprodi (X7) tidak berpengaruh signifikn terhadap persepsi (Y)

2026-04-21 03:04:36 admin@polbangtanmedan.ac.id
Persepsi Pekebun Dalam Pemanfaatan Pelepah Kelapa Sawit Menjadi Pakan Ternak Di Kecamatan Sei Bingai Kabupaten Langkat Provinsi Sumatera Utara
3 months ago
Irawan, Mhd Fathriansyah (Medan, 2025)

Muhammad Fathriansyah Irawan, Nirm 01.02.21.212. Persepsi Pekebun Dalam Pemanfaatan Pelepah Kelapa Sawit Menjadi Pakan Ternak di Kecamatan Sei Bingai Kabupaten Langkat. Tujuan dari pengkajian ini adalah untuk mengkaji tingkat persepsi pekebun dalam pemanfaatan pelepah kelapa sawit menjadi pakan ternak di Kecamatan Sei Bingai Kabupaten Langkat dan faktor-faktor yang mempengaruhi dalam pemanfaatan pelepah kelapa sawit menjadi pakan ternak di Kecamatan Sei Bingai Kabupaten Langkat. Pengkajian ini dilaksanakan di Kecamatan Sitinjo Kabupaten Dairi pada bulan April sampai dengan Mei 2023. Metode pengumpulan data yaitu wawancara, dokumentasi, dan angket menggunakan kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya, selanjutnya metode analisis data menggunakan skala Likert dan Regresi Linear Berganda. Hasil pengkajian menunjukkan bahwa tingkat persepsi petani dalam pemanfaatan pelepah kelapa sawit menjadi pakan ternak di Kecamatan Sei Bingai Kabupaten Langkat sebesar 59,53% dengan kategori sedang, selanjutnya hasil analisis regresi linear berganda diperoleh persamaan sebagai Y = 0,379 + 0,111X1 -0,000001783X2 + 0,240X3 + 4,361X4 + 0,536X5 + e. Faktor-faktor yang berpengaruh secara parsial terhadap persepsi pekebun dalam pemanfaatan pelepah kelapa sawit menjadi pakan ternak di Kecamatan Sei Bingai Kabupaten langkat adalah pengalaman bertani, pendapatan, peran penyuluh, luas lahan dan lingkungan sosial.

2026-04-21 02:04:55 admin@polbangtanmedan.ac.id
Partisipasi Kelompok Wanita Tani Dalam Program Pekarangan Pangan Lestari (P2l) Di Kecamatan Bendahara Kabupaten Aceh Tamiang Provinsi Aceh
5 months ago
Mardalena (Medan, 2024)

Mardalena, NIRM. RPL. 01.01.21.441, Partisipasi Kelompok Wanita Tani dalam Program Pekarangan Pangan Lestari (P2L) di Kecamatan Bendahara Kabupaten Aceh Tamiang Provinsi Aceh. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji tingkat partisipasi kelompok wanita tani dalam program Pekarangan Pangan Lestari (P2L) di Kecamatan Bendahara Kabupaten Aceh Tamiang Provinsi Aceh dan untuk mengkaji faktor-faktor yang mempengaruhi partisipasi kelompok wanita tani terhadap program Pekarangan Pangan Lestari (P2L) di Kecamatan Bendahara Kabupaten Aceh Tamiang Provinsi Aceh. Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Bendahara Kabupaten Aceh Tamiang Provinsi Aceh pada Desember 2022 - Juli 2023. Metode pengumpulan data yaitu menggunakan metode kuisioner (angket) dan wawancara yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa partisipasi kelompok wanita tani yaitu dikategorikan tinggi dengan nilai sebesar 68,1%, sementara hasil regresi linear terhadap faktor-faktor yang mempengaruhi kepuasan petani diperoleh persamaan sebagai berikut Y =22,468 + 0,089X1 - 0.152X2+ 0,067X3. Uji lanjut menggunakan t-hitung menunjukkan bahwa faktor luas lahan, pendapatan, peran penyuluh berpengaruh nyata terhadap partisipasi petani dengan nilai t-hitung lebih besar daripada t-Tabel.

2026-02-19 07:02:50 admin@polbangtanmedan.ac.id
Partisipasi Kelompok Tani Dalam Pelaksanaan Program Corporate Social Responsibility Di Kecamatan Pematang Bandar Kabupaten Simalungun Provinsi Sumatera Utara
5 months ago
Asfialana, Asfa (Medan, 2022)

Asfa Asfialana, NIRM 01.02.18.009. Partisipasi Kelompok Tani dalam Pelaksanaan Program Corporate Social Responsibility (CSR) di Kecamatan Pematang Bandar Kabupaten Simalungun Provinsi Sumatera Utara. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat partisipasi kelompok tani dan faktor-faktor yang berhubungan dalam pelaksanaan program Corporate Social Resposibility (CSR) di Kecamatan Pematang Bandar Kabupaten Simalungun Provinsi Sumatera Utara. Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Pematang Bandar, Kabupaten Simalungun, Provinsi Sumatera Utara pada April sampai dengan Juni 2022. Metode Pengumpulan data yaitu metode observasi, dan wawancara menggunakan kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya, sementara model analisis data menggunakan skala Likert dan Korelasi Rank Spearman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat Partisipasi Kelompok Tani dalam Pelaksanaan Program Corporate Social Responsibility (CSR) tinggi yaitu 82,5%, sementara hasil uji korelasi rank spearman untuk variabel umur, luas lahan, pendidikan formal, motivasi, kepemimpinan ketua kelompok dan peran Stakeholder memiliki hubungan dengan partisipasi kelompok tani. Sedangkan untuk variabel pendapatan tidak memiliki hubungan dengan partisipasi kelompok tani dalam pelaksanaan program Corporate Social Responsibility (CSR).

2026-02-13 07:02:04 admin@polbangtanmedan.ac.id
Pemberdayaan Kelompok Tani Dalam Penyusunan Rdkk Untuk Penyediaan Pupuk Bersubsidi Pada Usahatani Kelapa Sawit Di Kecamatan Gebang Kabupaten Langkat
5 months ago
Budiarjo, Ilham (Medan, 2022)

Ilham Budiarjo, Nirm. 01.02.18.019. Pemberdayaan Kelompok Tani Dalam Penyediaan Pupuk Bersubsidi Pada Usaha Tani Kelapa Sawit Di Kecamatan Gebang Kabupaten Langkat. Tujuan dari Penelitian ini adalah mengkaji tingkat pemberdayaan kelompok tani dalam penyediaan pupuk bersubsidi pada usaha tani kelapa sawit dan untuk mengkaji faktor-faktor yang mempengaruhi pemberdayaan kelompok tani dalam penyediaan pupuk bersubsidi pada usaha tani kelapa sawit. Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Gebang Kabupaten Langkat pada bulan April sampai dengan Juni 2022. Metode dalam pengkajian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan metode pengumpulan data yaitu metode menggunakan kuisioner dan dokumentasi yang telah di uji validitas dan reabilitasnya, sementara metode analisisnya data mengunakan skala likert dan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukan bahwa tingkat pemberdayaan kelompok tani dalam penyediaan pupuk bersubsidi di Kecamatan Gebang Kabupaten Langkat berada pada katagori sangat tinggi dengan persentasi nilai 85,74%. Secara simultan variabel kepemimpinan kelompok (X1), kekompakan (X2), tugas dan fungsi (X3), dan unit produksi (X6) berpengaruh secara simultan terhadap pemberdayaan kelompok tani dalam penyediaan pupuk bersubsidi pada usahatani kelapa sawit di Kecamatan Gebang dan variabel keefektifan kelompok (X4), kelas belajar (X5) dan wahana kerjasama (X7) tidak berpengaruh terhadap pemberdayaan kelompok tani dalam penyediaan pupuk bersubsidi pada usahatani kelapa sawit di Kecamatan Gebang.

2026-02-12 08:02:15 admin@polbangtanmedan.ac.id
Pengaruh Program Peremajaan Sawit Rakyat (Psr) Terhadap Kondisi Ekonomi Pekebun Kelapa Sawit Di Kecamatan Selesai Kabupaten Langkat
5 months ago
Aji, Ginang Purnama (Medan, 2022)

Ginang Purnama Aji, NIRM 01.02.18.018. Pengaruh Program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) terhadap kondisi ekonomi pekebun kelapa sawit di Kecamatan Selesai kabupaten Langkat Provinsi Sumatera Utara. Tujuan dari pengkajian ini ialah Untuk menganalisis tingkat pengaruh program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) dan faktor-faktor yang mempengaruhi program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) terhadap kondisi ekonomi pekebun kelapa sawit di Kecamatan Selesai Kabupaten Langkat. Pengkajian ini dilaksanakan di 3 desa di Kecamatan Selesai yaitu Desa Selayang, Desa Perhiasan, dan Desa Lau Mulgap pada Tanggal 12 April sampai 10 Juni Tahun 2022. Metode pengumpulan data yaitu observasi dan wawancara menggunakan kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Sedangkan metode analisis datanya menggunakan metode skala Likert dan analisis regresi linear berganda. Hasil pengkajian menujukkan bahwa tingkat pengaruh program PSR terhadap kondisi ekonomi pekebun kelapa sawit dalam kategori sangat tinggi yaitu 86,4%, sedangkan hasil pengujian variabel secara simultan (Uji F) pada taraf signifikansi 5% yaitu dengan membandingkan prolehan nilai F hitung sebesar 8,713 dan nilai signifikansi sebesar 0,000 yang artinya nilai sig < 0,05 menunjukkan bahwa variabel Pendidikan Nonformal, Luas Lahan, Tabungan, Pengalaman Berkebun dan Kosmopolitan berpengaruh secara signifikan. Sedangkan secara parsial (Uji t) menyatakan bahwa variabel Pendidikan nonformal dan tabungan yang berpengaruh secara signifikan terhadap kondisi ekonomi pekebun, sedangkan variabel luas lahan, pengalaman berkebun, dan kosmopolitan tidak berpengaruh secara nyata. Hal ini disebabkan karena beberapa pekebun kelapa sawit di Kecamatan Selesai mempekerjakan orang lain dan tidak menjalankan kegiatan usahataninya sendiri, mereka juga jarang atau bahkan tidak pernah mencari informasi dan pengetahuan dari luar lingkungannya, baik melalui internet, media massa, atau lainnya.

 

2026-02-12 08:02:25 admin@polbangtanmedan.ac.id
Penggunaan Ferotrap Dan Insektisida Untuk Pengendalian Kumbang Tanduk (Oryctes Rhinoceros) Pada Tanaman Kelapa Sawit Belum Menghasilkan Di Pt. Pp. Lonsum Rambong Sialang Estate
6 months ago
Harahap Mhd Arsyad (Medan, 2024)

Muhammad Arsyad Harahap, Nirm 01.04.20.153. Penggunaan Ferotrap dan Insektisida untuk Pengendalian Kumbang Tanduk (Oryctes rhinoceros) pada Tanaman Kelapa Sawit Belum Menghasilkan di PT. PP. LONSUM Rambong Sialang Estate. Tujuan pengkajian ini adalah untuk mengkaji perbedaan penggunaan ferotrap dan insektisida untuk pengendalian hama kumbang tanduk (Oryctes rhinoceros) pada tanaman kelapa sawit belum menghasilkan di PT. PP. LONSUM Rambong Sialang Estate dari sisi teknis, ekonomis dan dampak terhadap lingkungan. Pengkajian ini dilaksanakan pada bulan Oktober 2023 s.d Juli 2024. Metode pengumpulan data, yaitu metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Metode analisis data menggunakan uji two independent sample t

test. Terdapat perbedaan hasil efektivitas penggunaan metode ferotrap dibandingkan dengan insektisida pada pengendalian hama kumbang tanduk (Oryctes rhinoceros). Perbedaan hasil efektivitas dari metode insektisida sebesar 26,04% lebih tinggi dibandingkan ferotrap. Terdapat perbedaan selisih biaya penggunaan kedua metode sebesar Rp 1.328.329,16 dengan selisih persentase 36,36%. Berdasarkan selisih biaya, dapat disimpulkan bahwa biaya pengendalian menggunakan metode ferotrap lebih murah dibandingkan menggunakan metode insektisida. Serta terdapat perbedaan dampak terhadap lingkungan sebesar 18% yang dimana metode ferotrap lebih rendah dibandingkan dengan insektisida. Berdasarkan metode bayes untuk analisis pemilihan alternatif dalam pengambilan keputusan, dapat disimpulkan dari 3 kajian bahwasanya metode ferotrap lebih baik digunakan dalam pengendalian hama kumbang tanduk (Oryctes rhinoceros)

2026-01-22 08:01:58 admin@polbangtanmedan.ac.id
Pengaruh Beberapa Media Tanam Terhadap Pertumbuhan Bibit Karet (Hevea Brasiliensis Muell. Arg) Klon Pb 260 Di Pembibitan Green Budding Pt Bridgestone Sumatra Rubber Estate Dolok Merangir
6 months ago
Elizabeth Gabriella Taraja (Medan, 2024)

Gabriella Taraja Elizabeth, Nirm 01.04.20.147. “Pengaruh Beberapa Media Tanam Terhadap Pertumbuhan Bibit Karet (Hevea brasiliensis Muell. Arg) Klon PB 260 di Pembibitan Green Budding PT. Bridgestone Sumatra Rubber Estate Dolok Merangir”. Penggunaan media tanam yang tepat untuk bibit yang berkualitas dapat mempengaruhi produktivitas karet yang menjadi masalah utama yang disebabkan oleh banyaknya petani karet yang tidak menggunakan bibit karet dari klon unggul melainkan hasil cabutan. Metode pada pengkajian ini menggunakan metode kuantitatif eksperimental dengan Rancangan Acak Kelompok (RAK). Hasil pengkajian ini adalah tidak memiliki pengaruh nyata terhadap daya kecambah, pertumbuhan kecambah, dan pertumbuhan bibit karet. Hal ini dikarenakan pada pembibitan karet hal yang paling diperlukan adalah kesegaran biji karet dengan kesegaran diatas 80% dan sifat fisik tanah di PT. Bridgestone Sumatera Rubber Estate yang memiliki kandungan c-organik 2,54, N-Total 0,44 dan PH 4,70. Dengan demikian persentase keberhasilan kecambah tertinggi terdapat pada media tanam M2, diameter kecambah yaitu M3, tinggi kecambah yaitu M1, diameter batang yaitu M4, sedangkan jumlah daun, bobot berat basah dan bobot berat kering yaitu M5

2026-01-22 07:01:34 admin@polbangtanmedan.ac.id