POLBANGTAN MEDAN REPOSITORY

Student Paper


Total Result : 401
Partisipasi Petani Dalam Penerapan Agroforestri Di Kecamatan Harian Kabupaten Samosir
7 months ago
Situmorang, Lazando Matinus (Medan, 2025)

Lasando Martinus Situmorang, Nirm. 01.01.21.214. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat partisipasi petani serta faktor-faktor yang memengaruhinya dalam penerapan sistem pertanian agroforestri di Kecamatan Harian, Kabupaten Samosir. Agroforestri merupakan sistem pertanian yang menggabungkan tanaman kehutanan dan pertanian, serta berpotensi meningkatkan pendapatan petani dan menjaga keberlanjutan lahan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif. Sampel penelitian sebanyak 82 petani diambil dari tiga desa melalui teknik proportional random sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner, wawancara, dan observasi lapangan, lalu dianalisis menggunakan regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat partisipasi petani dalam penerapan agroforestri berada pada kategori tinggi, yang mencakup dimensi pengambilan keputusan, pelaksanaan, pemanfaatan hasil, dan evaluasi. Faktor-faktor yang berpengaruh signifikan terhadap partisipasi petani adalah motivasi, kemampuan, dan kesempatan. Variabel motivasi, kemampuan, dan kesempatan serta dukungan eksternal seperti informasi, pasar, dan pemerintah, berperan penting dalam meningkatkan partisipasi. Temuan ini menegaskan bahwa keberhasilan penerapan agroforestri tidak hanya ditentukan oleh ketersediaan lahan, tetapi juga oleh keterlibatan aktif petani dan lingkungan pendukungnya. Oleh karena itu, pendekatan partisipatif dan pemberdayaan petani menjadi kunci dalam pengembangan sistem agroforestri yang berkelanjutan di wilayah ini. 

2025-12-15 03:12:33 admin@polbangtanmedan.ac.id
P Ersep Si P Etani Wortel Terhadap Good Agricultu Re Practices ( Gap ) Di Kecam Atan Dolat Rayat Kabup Aten Karo P Rovinsi Sum Atera Utara
7 months ago
Laowo,alvin Teopilus (Medan, 2025)

Alvin Teopilus Laowo NIRM 01.01.21.236. Sektor hortikultura, termasuk produksi wortel, memainkan peran penting dalam perekonomian Indonesia. Kabupaten Karo, sebagai salah satu daerah penghasil utama wortel di Sumatera Utara, mencatat produksi sebesar 136.080 pada tahun 2024. Namun, tingginya penggunaan bahan kimia seperti pestisida dan pupuk sintetis yang tidak sesuai prosedur menimbulkan dampak negatif terhadap lingkungan dan kualitas hasil pertanian. Penerapan Good Agricultural Practices (GAP) menjadi solusi strategis untuk mendukung pertanian berkelanjutan, meskipun tingkat persepsi nya masih rendah akibat persepsi petani dan kendala teknis.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi petani wortel terhadap GAP di Kecamatan Dolat Rayat, Kabupaten Karo. Pendekatan deskriptif kuantitatif dengan analisis Structural Equation Modeling – Partial Least Square (SEM-PLS) menggunakan software SmartPLS digunakan dalam penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat persepsi petani terhadap GAP tergolong tinggi (73%). Variabel yang berpengaruh signifikan terhadap persepsi petani adalah karakteristik petani, dukungan pemerintah, dan lingkungan sosial, sementara sarana dan prasarana tidak menunjukkan pengaruh signifikan. Temuan ini diharapkan dapat memberikan rekomendasi untuk meningkatkan implementasi GAP dalam mendukung kualitas dan keberlanjutan produk hortikultura.

2025-12-15 01:12:50 admin@polbangtanmedan.ac.id
Pengaruh Unsur-Unsur Dinamika Kelompok Tani Terhadap Penerapan Rencana Usaha Kelompok (Ruk) Padi Sawah (Oryza Sativa L.) Di Kecamatan Hamparan Perak
8 months ago
Pujiono, Sugit (Medan, 2025)

Sugit Pujiono, Nirm. 01.01.21.232. Pengaruh Unsur-Unsur Dinamika Kelompok Tani Terhadap Penerapan Rencana Usaha Kelompok (RUK) Padi Sawah (Oryza sativa L.) di Kecamatan Hamparan Perak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat penerapan RUK padi sawah dan yang mempengaruhi unsur unsur dinamika kelompok tani terhadap penerapan RUK padi sawah. Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Hamparan Perak Kabupaten Deli Serdang pada bulan Maret s.d Mei 2025. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif pendekatan deskriptif dengan jumlah sampel sebanyak 80 responden yang diambil secara purposive dari (5) desa dengan kelas kelompok tani pemula. Metode pengumpulan data melalui observasi. Metode analisis data menggunakan program Statistical Product and Service Solutions (SPSS) 25. Hasil penelitian menunjukkan tingkat penerapan RUK padi sawah sebesar 54,12% dalam kategori sedang. Secara simultan variabel bebas (tujuan kelompok, kekompakan kelompok, struktur kelompok, fungsi dan tugas kelompok, pengembangan dan pemeliharan kelompok, suasana kelompok, efektivitas kelompok, tekanan kelompok) berpengaruh signifikan. Secara parsial (tujuan kelompok, fungsi dan tugas kelompok, pengembangan dan pemeliharan kelompok, suasana kelompok, efektivitas kelompok dan tekanan kelompok) berpengaruh signifikan terhadap variabel terikat (penerapan RUK padi sawah). Sedangkan (kekompakan kelompok, struktur kelompok) tidak berpengaruh signifikan terhadap variabel Y (penerapan RUK padi sawah). 

2025-11-03 07:11:18 admin@polbangtanmedan.ac.id
Partisipasi Petani Dalam Pengembangan Desa Berbasis Agrowisata Di Desa Sei Sijenggi Kecamatan Perbaungan Kabupaten Serdang Bedagai
8 months ago
Wiguna, Aditya (Medan, 2025)

Aditya Wiguna, NIRM 010121235. Partisipasi Petani Dalam Pengembangan Desa Berbasis Agrowisata di Desa Sei Sijenggi Kecamatan Perbaungan Kabupaten Serdang Bedagai. Tujuan pengkajian ini adalah menganalisis tingkat partisipasi petani dan faktor-faktor yang memengaruhi tingkat partisipasi petani dalam pengembangan desa berbasis agrowisata. Pengkajian dilakukan di Desa Sei Sijenggi Kecamatan Perbaungan Kabupaten Serdang Bedagai pada bulan April sampai dengan Mei 2025. Metode pengkajian yang digunakan adalah metode deskriptif kuantitatif dengan menggunakan kuesioner dalam pengumpulan data. Teknik yang digunakan dalam analisis data menggunakan pengujian outer model, inner model dan pengujian hipotesis dengan menggunakan bantuan alat analisis SEM-PLS. Hasil penelitian menunjukkan tingkat partisipasi petani dalam pengembangan desa berbasis agrowisata tergolong tinggi (72,13%), faktor-faktor yang memengaruhi tingkat partisipasi petani yaitu motivasi, dukungan pemerintah, sarana dan prasarana dengan faktor motivasi yang paling dominan berpengaruh terhadap tingkat partisipasi petani, sedangkan faktor peran penyuluh berpengaruh tidak signifikan terhadap tingkat partisipasi petani dalam pengembangan desa berbasis agrowisata. Peningkatan partisipasi petani dapat dilakukan dengan meningkatkan motivasi petani yaitu menciptakan peluang pendapatan bagi petani melalui diversifikasi pangan menjadi berbagai produk olahan makanan. 

2025-11-03 07:11:03 admin@polbangtanmedan.ac.id
persepsi petani dalam pencegahan penyakit hawar daun (Helminthosporium turcicum) jagung dengan pengaturan sistem jarak tanam di Kecamatan Tigalingga.
9 months ago
Bangun, Tringani Ratmi (Medan, 2023)

Ratmi Tringani Bangun, Nirm 01.01.19.131. persepsi petani dalam pencegahan penyakit hawar daun (Helminthosporium turcicum) jagung dengan pengaturan sistem jarak tanam di Kecamatan Tigalingga. Tujuan dari pengkajian ini adalah menganalisis tingkat persepsi persepsi petani dalam pengcegahan penyakit hawar daun (Helminthosporium turcicum) jagung dengan pengaturan jarak tanam dan menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi persepsi petani dalam pengcegahan penyakit hawar daun (Helminthosporium turcicum) jagung dengan pengaturan jarak tanam. Pengkajian ini dilaksanakan di Kecamatan Tigalingga, Kabupaten Dairi, Provinsi Sumatera Utara pada Bulan Maret sampai Juli 2023. Metode pengumpulan data menggunakan kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Metode analisis data menggunakan skala likert dan regresi linear berganda. Hasil pengkajian menunjukkan bahwa tingkat persepsi petani dalam pengcegahan penyakit hawar daun (Helminthosporium turcicum) jagung dengan pengaturan jarak tanam tergolong tinggi (77,44%) sedangkan faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat persepsi bahwa intensitas mengikuti penyuluhan, ketersediaan sarana dan prasarana, dan peran penyuluh berpengaruh nyata, sedangkan karakteristik petani dan akses informasi tidak berpengaruh nyata terhadap tingkat persepsi petani dalam pencegahan penyakit hawar daun (Helminthosporium turcicum) jagung dengan pengaturan jarak tanam.

2025-10-20 03:10:48 admin@polbangtanmedan.ac.id
Persepsi Petani Dalam Pemanfaatan Keong Mas (Pomacea Canaliculata L.) Menjadi Pupuk Organik Cair Pada Padi Sawah Di Kecamatan Kotanopan
9 months ago
Rahmadani, Desi (Medan, 2023)

Pengkajian ini berjudul Persepsi Petani dalam Pemanfaatan Keong Mas (Pomacea canaliculata L.) Menjadi Pupuk Organik Cair pada Padi Sawah di Kecamatan Kotanopan. Harga pupuk kimia yang mahal menjadi salah faktor penyebab menurunnya produktivitas padi di Kecamatan Kotanopan. Pengkajian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat persepsi petani dan faktor-faktor yang mempengaruhi persepsi petani dalam pemanfaatan keong mas (Pomacea canaliculata L.) menjadi pupuk organik cair di Kecamatan Kotanopan. Pengkajian ini menggunakan metode deskriftif kuantitatif dengan menggunakan 57 orang sebagai responden. Metode pengumpulan datanya menggunakan observasi dan kuesioner. Analisis data menggunakan skala likert dan pengolahan data menggunakan analisis regresi linear berganda. Hasil pengkajian ini menunjukkan bahwa tingkat persepsi petani dalam pemanfaatan keong mas (Pomacea canaliculata L.) menjadi pupuk organik cair pada padi sawah di Kecamatan Kotanopan tergolong tinggi dengan persentase sebesar 63, 21%. Secara simultan umur, pendidikan, pengalaman bertani, luas lahan, peran penyuluh, akses informasi, intensitas penyuluhan dan ketersediaan pupuk kimia berpengaruh secara simultan terhadap persepsi petani dalam pemanfaatan keong mas menjadi pupuk organik cair pada padi sawah di Kecamatan Kotanopan. Secara parsial umur, pendidikan, luas lahan dan ketersediaan pupuk kimia berpengaruh terhadap persepsi petani dalam pemanfaatan keong mas (Pomacea canaliculata L.) menjadi pupuk organik cair sedangkan pengalaman bertani, peran penyuluh, akses informasi dan intensitas penyuluhan tidak berpengaruuh terhadap persepsi petani dalam pemanfaatan keong mas (Pomacea canaliculata L.) menjadi pupuk organik cair pada padi sawah di Kecamatan Kotanopan.   

2025-10-20 03:10:10 admin@polbangtanmedan.ac.id
Perilaku Petani Dalam Pemanfaatan Pupuk Organik Pada Tanaman Padi Sawah (Oryza Sativa L.) Di Kecamatan Siempat Nempu Kabupaten Dairi
9 months ago
Siburian, Sonta (Medan, 2023)

Sonta Siburian, Nirm RPL.01.01.21.459. Perilaku Petani dalam Pemanfaatan Pupuk Organik pada Tanaman Padi Sawah (Oryza sativa L.) di Kecamatan Siempat Nempu Kabupaten Dairi. Tujuan dari pengkajian ini adalah untuk mengkaji tingkat perilaku petani dalam pemanfaatan pupuk organik pada tanaman padi sawah (Oryza sativa L.) di Kecamatan Siempat Nempu Kabupaten Dairi. Pengkajian ini dilaksanakan di Kecamatan Siempat Nempu Kabupaten Dairi pada bulan Oktober sampai dengan Juli 2023. Metode pengumpulan data yaitu wawancara, dokumentasi, dan angket menggunakan kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya, sementara metode analisis data menggunakan skala Likert dan Regresi Linear Berganda. Hasil pengkajian menunjukkan bahwa tingkat perilaku petani dalam pemanfaatan pupuk organik pada tanaman padi sawah (Oryza sativa L.) di Kecamatan Siempat Nempu sebesar 79,05% dengan kategori tinggi, sementara hasil analisis regresi linear berganda terdapat faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku petani dalam pemanfaatan pupuk organik pada tanaman padi sawah (Oryza sativa L.) di Kecamatan Siempat Nempu diperoleh persamaan sebagai berikut Y = 31,370 + 0,330X1 + 0,366X2 + 0,475X3 – 0,132X4 + e. Secara simultan variabel yaitu karakteristik petani, motivasi, peran penyuluh dan sarana dan prasarana dengan nilai Fhitung (5,058) > FTabel (2,50).

2025-10-20 02:10:19 admin@polbangtanmedan.ac.id
Pengaruh Dosis Fungisida Anthracole Terhadap Pengendalian Penyakit Bercak Daun (Culvularia Sp.) Pada Pembibitan Kelapa Sawit (Elaeis Guineensis Jacq.) Di Pt. Umada Kebun Pernantian Kabupaten Labuhanbatu Utara
9 months ago
Fajar Wira Yuda (Medan, 2025)

Fajar Wira Yuda, Nirm 01.04.21.206. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji Pengaruh dosis fungisida Anthracole dalam mengendalikan penyakit bercak daun yang disebabkan oleh Culvularia sp. pada pembibitan kelapa sawit (Elaeis guineensis Jacq.) di PT. Umada, Kebun Pernantian, Kabupaten Labuhanbatu Utara. Penyakit ini merupakan salah satu masalah utama pada tahap pembibitan yang dapat menghambat pertumbuhan dan menurunkan kualitas bibit. Penelitian dilaksanakan dari November 2024 hingga Februari 2025 menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) non faktorial dengan empat perlakuan dosis fungisida: N0 (kontrol), N1 (1,5 g/l), N2 (2 g/l), dan N3 (2,5 g/l), masing-masing diulang enam kali. Parameter yang diamati meliputi Tingkat dan intensitas serangan penyakit, serta pertumbuhan vegetatif bibit seperti tinggi tanaman, jumlah daun, diameter batang, panjang akar, dan berat akar (basah dan kering). Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi fungisida Anthracole efektif menurunkan Tingkat dan intensitas serangan Culvularia sp. dibandingkan kontrol. Dosis 2 gram/liter (N2) memberikan hasil terbaik dalam menekan perkembangan penyakit sekaligus mendukung pertumbuhan vegetatif bibit kelapa sawit. Temuan ini diharapkan dapat menjadi acuan dalam pengelolaan penyakit bercak daun di pembibitan kelapa sawit tahap main nursery

2025-10-09 07:10:10 admin@polbangtanmedan.ac.id
Persepsi Wanita Tani Dalam Pengolahan Ampas Kopi Arabika Menjadi Body Scrub di Kecamatan Pematang Sidamanik Kabupaten Simalungun Provinsi Sumatera Utara
9 months ago
Yolanda Pandiangan (Medan, 2025)

Yolanda Pandiangan, NIRM 01.02.21.265. Persepsi Wanita Tani dalam Pengolahan Ampas Kopi Arabika menjadi Body Scrub di Kecamatan Pematang Sidamanik Kabupaten Simalungun Provinsi Sumatera Utara. Tujuan dari pengkajian ini adalah mengkaji tingkat persepsi wanita tani dalam pengolahan ampas kopi arabika menjadi body scrub dan mengkaji faktor-faktor yang memengaruhi persepsi wanita tani dalam pengolahan ampas kopi arabika menjadi body scrub. Pengkajian ini dilaksanakan di Kecamatan Pematang Sidamanik Kabupaten Simalungun Provinsi Sumatera Utara pada bulan Maret Sampai dengan Juni 2025. Metode pengumpulan data yaitu wawancara, kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya, dan pencatatan, sementara metode analisis data menggunakan skala likert dan regresi linear berganda. Hasil pengkajian menunjukkan bahwa tingkat persepsi wanita tani dalam pengolahan ampas kopi arabika menjadi body scrub di Kecamatan Pematang Sidamanik Kabupaten Simalungun tergolong tinggi (69,2 %). sementara hasil regresi linear terhadap faktor-faktor yang memengaruhi persepsi petani dalam meningkatkan usaha taninya terhadap faktor-faktor yang memengaruhi persepsi petani diperoleh persamaan berikut Y = Y = 29,772 + 0,006X1 + 0,062X2 + 0,093X3 + 0,081X4 + 0,320X5 + e. Secara simultan faktor-faktor (peran penyuluh, peran kelompok tani, karakteristik inovasi, lingkungan sosial dan prospek pasar) yang memengaruhi persepsi wanita tani berpegaruh signifikan. Uji lanjut secara parsial menggunakan thitung menunjukkan faktor peran kelompok tani (X2), karakteristik inovasi (X3), lingkungan sosial (X4) dan prospek pasar (X5) memiliki pengaruh signifikan dengan thitung lenih besar dari ttabel, dan faktor yang tidak berpengaruh secara siginikan yaitu peran penyuluh. 

2025-10-09 04:10:15 admin@polbangtanmedan.ac.id
Persepsi Pekebun Kelapa Sawit Terhadap Kriteriapanentandan Buah Segar (TBS) Di Kecamatan Silangkitang Kabupaten Labuhanbatu Selatan Provinsi Sumatera Utara
9 months ago
Dwi Kurniawati (Medan, 2025)

Dwi Kurniawati, Nirm 01.02.21.204. Persepsi Pekebun Kelapa Sawit Terhadap Kriteria Panen Tandan Buah Segar (TBS) di Kecamatan Silangkitang Kabupaten Labuhanbatu Selatan Provinsi Sumatera Utara. Tujuan dari penelitian ialah untuk menganalisis persepsi pekebun kelapa sawit terhadap kriteria panen Tandan Buah Segar (TBS) dan faktor-faktor yang mempengaruhi persepsi pekebun kelapa sawit terhadap kriteria panen Tandan Buah Segar (TBS) di Kecamatan Silangkitang Kabupaten Labuhanbatu Selatan Provinsi Sumatera Utara. Penelitian dilaksanakan bulan Maret sampai bulan Mei 2025. Metode pengkajian yaitu pengkajian kuantitatif. Teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara dan kuesioner yaitu dengan uji validitas dan reliabilitas. Teknik analisis data menggunakan skala Likert dan regresi linear berganda. Hasil pengkajian menunjukkan bahwa persepsi pekebun kelapa sawit terhadap kriteria panen Tandan Buah Segar (TBS) dalam kategori tinggi yaitu 82,9 %. Berdasarkan hasil regresi linear berganda diperoleh persamaan Y= 4,829 + 0,080X1 + 0,247X2 + 0,286X3 + 0,094X4 – 0,00000002084X5 + 0,191X6 +0,210X7 + 0,89X8 + e. Uji F (Simultan) menunjukkan bahwa variabel-variael bebas umur (X1), pendidikan (X2), luas lahan (X3), pengalaman (X4), pendapatan (X5), peran penyuluh (X6), peran kelompok tani (X7) dan akses informasi (X8) Uji t hitung menunjukkan pengaruh signifikan persepsi pekebun kelapa sawit terhadap kriteria panen tandan buah segar (TBS) adalah umur (X1), pendidikan (X2), pengalaman (X4), peran penyuluh (X6), peran kelompok tani (X7) dan akses informasi (X8). Sedangkan yang tidak p

2025-10-09 03:10:54 admin@polbangtanmedan.ac.id
Persepsi Pekebun Dalam Pengolahan Pelepah Kelapa Sawit Menjadi Briket Arang Di Kecamatan Sungai Lilin Kabupaten Musi Banyuasin Provinsi Sumatera Selatan
9 months ago
Maulina, Dwika Putri (Medan, 2025)

Pelepah Kelapa Sawit menjadi Briket Arang di Kecamatan Sungai Lilin Kabupaten Musi Banyuasin Provinsi Sumatera Selatan. Tujuan dari pengkajian ini adalah untuk mengetahui tingkat persepsi pekebun dan faktor-faktor yang memengaruhinya terhadap pengolahan pelepah kelapa sawit menjadi briket arang. Pengkajian ini dilaksanakan pada bulan November 2024 sampai dengan bulan Agustus 2025. Metode pengumpulan data yaitu metode kombinasi yang terdiri dari wawancara, observasi, dan kuesioner yang sudah diuji validitas dan reliabilitasnya. Metode analisis data yang digunakan adalah skala Likert dan analisis regresi linear berganda. Hasil pengkajian ini menunjukkan bahwa tingkat persepsi pekebun dalam pengolahan pelepah kelapa sawit menjadi briket arang tergolong tinggi dengan tingkat persepsi sebesar 82%. Hasil regresi linear berganda terhadap faktor faktor yang memengaruhi persepsi pekebun diperoleh persamaan sebagai berikut Y= 42,823+0,348X1+0,035X2+0,126X3 +0,196X4+0,181X5+ 0,281X6+ e. Uji lanjut menggunakan thiutng menunjukkan bahwa lingkungan sosial, karakteristik inovasi, peran kelompok tani, dan kosmopolitan memiliki pengaruh yang signifikan dengan nilai thiutng lebih besar daripada ttabel. Sedangkan peran penyuluh dan pemasaran tidak berpengaruh signifikan dengan thitung lebih kecil daripada ttabel. 

2025-10-08 07:10:46 admin@polbangtanmedan.ac.id
Persepsi Pekebun Terhadap Manfaat Lubang Rorak Pada Tanaman Kopi Arabika (Coffea arabica L) di Kecamatan Sitellu Tali Urang Julu Kabupaten Pakpak Bharat.
9 months ago
Mendrofa, Daniel (Medan, 2025)

Daniel Mendrofa, Nirm 01.02.21.202. Persepsi Pekebun Terhadap Manfaat Lubang Rorak Pada Tanaman Kopi Arabika (Coffea arabica L) di Kecamatan Sitellu Tali Urang Julu Kabupaten Pakpak Bharat. Tujuan dari pengkajian ini adalah untuk mengkaji tingkat persepsi pekebun dan mengkaji faktor-faktor yang memengaruhi persepsi pekebun terhadap manfaat lubang rorak pada tanaman kopi arabika. Pengkajian dilaksanakan pada bulan Maret hingga Mei 2025 di Kecamatan Sitellu Tali Urang Julu. Jenis pengkajian yang digunakan Deskriptif kuantitatif dengan metode pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dokumentasi, dan penyebaran kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Sementara metode analisis data menggunakan skala Likert dan Regresi Linear Berganda. Hasil pengkajian menunjukkan bahwa tingkat persepsi pekebun terhadap manfaat lubang rorak berada dalam kategori sedang dengan persentase sebesar 64,52%. hasil regresi linear Berganda terhadap faktor-faktor yang memengaruhi persepsi pekebun diperoleh persamaan sebagai berikut Y = 36.173 - 0.213 X1 + 0.098 X2 + 0.073 X3 + 0.164 X4 - 5.384 X5 – 0.023 X6 + 0.339 X7 + e. Faktor-faktor yang berpengaruh terhadap pesepsi pekebun terhadap manfaat lubang rorak pada tanaman kopi arabika di Kecamatan Sitellu Tali Urang Julu adalah umur, Pendidikan, luas lahan, pengalaman, dan interaksi sosial.

2025-10-08 04:10:28 admin@polbangtanmedan.ac.id
Partisipasi Petani Bawang Merah (Allium ascalonicum L.) dalam Program Pengembangan Kampung Perlindungan Hortikultura di Kecamatan Lembah Gumanti Kabupaten Solok Provinsi Sumatera Barat.
9 months ago
Mulyana, Rizki (Medan, 2025)

Rizki Mulyana, NIRM. 01.01.21.227. Partisipasi Petani Bawang Merah (Allium ascalonicum L.) dalam Program Pengembangan Kampung Perlindungan Hortikultura di Kecamatan Lembah Gumanti Kabupaten Solok Provinsi Sumatera Barat. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis partisipasi petani bawang merah (Allium ascalonicum L.) dalam program pengembangan kampung perlindungan hortikultura di Kecamatan Lembah Gumanti Kabupaten Solok dan menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi partisipasi petani bawang merah (Allium ascalonicum L.) dalam program pengembangan kampung perlindungan hortikultura di Kecamatan Lembah Gumanti Kabupaten Solok. Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Lembah Gumanti Kabupaten Solok Provinsi Sumatera Barat pada bulan Maret 2025-Juli 2025. Jenis metode pengkajian yang digunakan adalah kausalitas kuantitatif. Untuk mengetahui tingkat partisipasi petani digunakan teknik penentuan skor dengan menggunakan skala likert, dan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi partisipasi petani digunakan model analisis Structural Equation Modelling (SEM)-Partial Least Square (PLS) yang di olah dengan software SmartPLS. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Partisipasi Petani Bawang Merah (Allium ascalonicum L.) dalam Program Pengembangan Kampung Perlindungan Hortikultura di Kecamatan Lembah Gumanti Kabupaten Solok berada pada kategori tinggi yaitu sebesar 78,56%, sementara hasil analisis SEM-PLS menunjukkan bahwa faktor yang berpengaruh terhadap Partisipasi Petani Bawang Merah (Allium ascalonicum L.) dalam Program Pengembangan Kampung Perlindungan Hortikultura di Kecamatan Lembah Gumanti Kabupaten Solok adalah variabel karakteristik petani, peran penyuluh, dan dukungan pemerintah, sedangkan variabel yang tidak berpengaruh adalah variabel motivasi petani dan akses informasi.  

2025-10-08 02:10:43 admin@polbangtanmedan.ac.id
Peran Kelompok Wanita Tani Dalam Mendukung Program Pangan Lestari (P2l) Di Kecamatan Kisaran Timur Kabupaten Asahan
10 months ago
Manurung, Erisma Nurhaida (Medan, 2025)

Erisma Nurhaida Manurung. RPL. 01.01.22.548, Peran Kelompok Wanita Tani dalam Mendukung Program Pangan Lestari (P2l) di Kecamatan Kisaran Timur Kabupaten Asahan, Tujuan dari pengkajian ini adalah Untuk mengetahui peran kelompok tani dalam program P2L di Kecamatan Kisaran Timur Kabupaten Asahan dan Untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi rendahnya peran Kelompok Wanita Tani dalam mendukung Program Pangan Lestari (P2L) di Kecamatan Kisaran Timur Kabupaten Asahan. Metode pengkajian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif yaitu metode yang bertujuan untuk menggambarkan atau deskriptif tentang suatu keadaan secara objektif yang menggunakan angka mulai dari pengumpulan data dan penafsiran data serta menampilkan hasilnya. Variabel pada pengkajian ini terdiri dari : X1 Umur, X2 Pendidikan, X3 Pendapatan, X4 Lingkungan Sosial , hasil pengkajian Peran Kelompok Wanita Tani (KWT) terhadap Program Pangan Lestari (P2L) tergolong sangat tinggi yaitu sebesar 82,8 %., Berdasarkan hasil Uji F atau uji simultan secara bersama-sama seluruh variabel (X1, X2, X3, X4) berpengaruh terhadap ( Y) peran Kelompok Wanita Tani terhadap Pangan Lestari (P2L) di Kecamatan Kisaran Timur Kabupaten Asahan.Berdasarkan Uji T Parsial masing-masing variabel (X1 dan X2) tidak berpengaruh terhadap variabel (Y) dan variabel (X3 dan X4) berpengaruh terhadap (Y) peran kelompok Wanita Tani (KWT) terhadap Program Pangan Lestari (P2L) di Kecamatan Kisaran Timur Kabupaten Asahan 

2025-09-08 02:09:02 admin@polbangtanmedan.ac.id