POLBANGTAN MEDAN REPOSITORY

Student Paper


Total Result : 141
Rancangan Penyuluhan Pertanian Penggunaan Pupuk Organik Pada Pertanaman Bawang Merah Varietas Biru Lancor Di Kecamatan Simanindo Kabupaten Samosir Provinsi Sumatera Utara
1 week ago
Sialagan, Ordolina (Medan, 2024)

Odorlina Siallagan NIRM. RPL.01.01.21.300. Pengkajian ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi wilayah penyuluhan pertanian dan menganalisis presentase tingkat penerimaan petani dalam penetapan tujuan, sasaran, materi, metode, media, volume, lokasi, waktu, biaya dan rancangan penyuluhan pertanian penggunaan pupuk organik terhadap pertanaman bawang merah varietas biru lancor di Kecamatan Simanindo Kabupaten Samosir Provinsi Sumatera Utara. Pengkajian ini dilaksanakan di Kecamatan Simanindo pada bulan Juni sampai dengan Juli 2023 dengan menggunakan metode pengumpulan data dengan wawancara dan kuesioner yang sudah diuji validitas dan reliabilitasnya dengan jenis pengkajian kuantitatif deskriptif. Sementara analisis datanya dengan menggunakan skala likert setelah dilaksanakan kegiatan penyuluhan. Identifikasi potensi wilayah penyuluhan pertanian yang terdiri dari beberapa permasalahan dan beberapa potensi untuk menyelesaikan permasalahan yang dihadapi petani. Sasaran penyuluhan yaitu petani yang melakukan budidaya tanaman bawang merah di Desa Cinta Dame di Kecamatan Simanindo, yaitu Desa Tuktuk Siadong sebanyak 3 kelompok tani dengan jumlah anggota 63 orang dan Desa Cinta Dame sebanyak 3 kelompok tani dengan jumlah 59 orang yang membudidayakan bawang merah di Kecamatan Simanindo. Persentase tingkat penerimaan petani dalam penetapan sasaran penyuluhan didominasi dengan 54.5% sangat setuju yang berarti sangat positif, tujuan penyuluhan didominasi dengan 82.4% sangat setuju, media penyuluhan didominasi dengan 72.6% sangat setuju, materi penyuluhan didominasi dengan 58.2% sangat setuju, metode penyuluhan didominasi dengan 67.3% sangat setuju, volume penyuluhan didominasi dengan 76.4% sangat setuju, biaya penyuluhan didominasi dengan 54.5% sangat setuju, lokasi penyuluhan didominasi dengan 65.9% sangat setuju, dan rancangan penyuluhan penggunaan pupuk organik terhadap pertanaman bawang merah varietas biru lancor di Kecamatan Simanindo mendapatkan nilai skor rata-rata 92,2 % atau sangat efektif untuk diterapkan.

2026-02-19 07:02:27 admin@polbangtanmedan.ac.id
Rancangan Penyuluhan Pengelolaan Hama Dan Penyakit Pada Tanaman Pisang (Musa Paradisiaca Sp) Di Desa Batu Sambung Kecamatan Simpang Jernih
1 week ago
Erus, Nasaruddin Saleh (Medan, 2024)

Nasiruddin Saleh. NIRM. RPL. 01.01.21.396. Rancangan Penyuluhan Pengelolaan Hama dan Penyakit Pada Tanaman Pisang (Musa Paradisiaca Sp) di Desa Batu Sambung Kecamatan Simpang Jernih. Tujuan rancangan ini adalah untuk mengetahui pengendalian hama dan penyakit pada tanaman pisang, menyusun rancangan penyuluhan tentang pengendalian hama dan penyakit pada tanaman pisang, dan menganalisis tingkat penerimaan sasaran terhadap rancangan penyuluhan pengendalian hama dan penyakit pada tanaman pisang. Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Simpang Jernih Kabupaten Aceh Timur pada bulan Juni 2023 sampai dengan bulan Juli 2024. Metode pengumpulan data yaitu, observasi dan wawancara yang diukur menggunakan kuesioner, sementara metode analisis menggunakan metode rancangan penyuluhan. Hasil penelitian menunjukkan validasi rancangan penyuluhan yang menunjukkan tingkat keefektifan rancangan penyuluhan pengendalian hama dan penyakit pada tanaman pisang tergolong sangat tinggi yaitu dengan nilai sebesar 88,9 %. Rancangan penyuluhan disusun melalui Lembar Persiapan Menyuluh (LPM), yang menjadi sasaran yakni petani yang melakukan budidaya pisang yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan petani dalam pengendalian hama dan penyakit pada tanaman pisang, materi yang digunakan yaitu pengendalian hama dan penyakit pada tanaman pisang, dan metode yang digunakan adalah ceramah, diskusi, demonstrasi cara, dan demonstrasi plot serta penggunaan media berupa leaflet.

2026-02-19 07:02:12 admin@polbangtanmedan.ac.id
Rancangan Penyuluhan Pertanian Pemanfaatan Kompos Kotoran Sapi Pada Tanaman Bawang Merah (Allium Cepa L.) Di Kecamatan Danau Kembar Kabupaten Solok
1 week ago
Ernipon (Medan, 2024)

Ernipon, NIRM. RPL. 01.01.21.431. Pengkajian ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi wilayah penyuluhan pertanian dan menganalisis presentase tingkat penerimaan petani dalam penetapan tujuan, sasaran, materi, metode, media, volume, lokasi, waktu, biaya dan rancangan penyuluhan pertanian pemanfaatan kompos kotoran sapi pada tanaman bawang merah (Allium cepa.L) di Kecamatan Danau Kembar Kabupaten Solok. Pengkajian ini dilaksanakan di Kecamatan Danau Kembar pada bulan Juni sampai dengan Juli 2023 dengan menggunakan metode pengumpulan data dengan wawancara dan kuesioner yang sudah diuji validitas dan reliabilitasnya dengan jenis pengkajian kuantitatif deskriptif. Sementara analisis datanya dengan menggunakan skala likert setelah dilaksanakan kegiatan penyuluhan. Identifikasi potensi wilayah penyuluhan pertanian yang terdiri dari beberapa permasalahn dan beberapa potensi untuk menyelesaikan permasalahan yang dihadapi petani. Penetapan sasaran penyuluhan yaitu petani peternak sapi dan bawang merah yang tergabung dalam 89 kelompok tani dan sudah terdaftar dalam Simluhtan dengan jumlah 48 orang. Presentase tingkat penerimaan petani dalam penetapan tujuan sangat efektif, sasaran sangat efektif, materi mendapatkan skor sebesar 99,4 % atau sangat efektif, metode mendapatkan skor sebesar 80 % atau efektif, media mendapatkan skor sebesar 79,7 % atau efektif, volume mendapatkan skor sebesar 97,5 % atau sangat efektif, lokasi mendapatkan skor sebesar 100 % atau sangat efektif, waktu mendapatkan skor sebesar 100 % atau sangat efektif, biaya mendapatkan skor sebesar 80 % atau efektif dan Rancangan Penyuluhan Pertanian Pemanfaatan Kompos Kotoran Sapi Pada Tanaman Bawang Merah Di Kecamatan Danau Kembar mendapatkan nilai skor rata rata 90,2 % atau sangat efektif untuk diterapkan.

Kata Kunci : Rancangan penyuluhan, kompos kotoran sapi, bawang

2026-02-19 06:02:16 admin@polbangtanmedan.ac.id
Rancangan Penyuluhan Kemitraan Petani Kopi Arabika (Coffea Sp) Dengan Stake Holder Di Kecamatan Pematang Sidamanik Kabupaten Simalungun
2 weeks ago
Saputri Deliza (Medan, 2022)

Deliza Saputri, Nirm 01.02.18.012.Rancangan penyuluhan Kemitraan Petani Kopi Arabika (Coffea Sp) Stake Holder Mitra Di Kecamatan Pematang Sidamanik Kabupaten Simalungun di Kecamatan Pematang Sidamanik Kabupaten Simalungun. Tujuan dari penelitian ini adalah tersusunya suatu rancangan penyuluhan tentang petani kopi bermitra dengan perusahaan mitra serta untuk mengetahuai tingkat kesesuaian Rancangan Penyuluhan yang telah disusun dan untuk mengevaluasi peningkatan pengetahuan dan sikap petani kopi arabika yang berada di Pematang Sidamanik Kabupaten Simalungun. Penelitian ini dilaksanakan di 2 Desa yaitu Sarimattin dan Desa Simantin, Kecamtan Pematang Sidamanik Kabupaten Simalungun pada bulan Maret sampai dengan Juni 2022. Metode pengumpulan data yaitu metode observasi dan wawancara menggunakan kusioner yang telah diuji validitas dan reabilitasnya. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan metode deskriptif, sementara metode analisis data evaluasi data mengunkan pre Test dan Post Test dan skala linkert saat di lakukanya penyuluhan kepada petani kopi arabika mengenai kemitraan dengan stake holder. Hasil rancangan penyuluhan menunjukan bahwa pada materi (91.89%),media (91%) dan metode (91,33%) mendapatkan kriteria “sangat sesuai” yang mana sesuai dengan kebutuhan dan karakteristik petani di lapangan maka dengan peningkatan pengetahuan petani yaitu 94,11% dan peningkatan sikap petani yaitu 91,54% dengan katagori “sangat baik” dengan adanya peningkatan pengetahuan dan sikap bagi petani kopi arabika .

2026-02-13 07:02:30 admin@polbangtanmedan.ac.id
Rancangan Penyuluhan Penerapan Sistim Tanam Jajar Legowo 2.1 Di Kecamatan Kluet Utara Kabupaten Aceh Selatan Provinsi Aceh
3 weeks ago
AL, Kendry (Medan, 2024)

Kendri AL, Nirm 01.01.21.439. Rancangan Penyuluhan Penerapan Sistim Tanam

Jajar Legowo 2.1 Di Kecamatan Kluet Utara Kabupaten Aceh Selatan Provinsi

Aceh. Pengkajian ini bertujuan untuk mengetahui tujuan, sasaran, materi, metode,

media, volume, lokasi, waktu dan biaya rancangan penyuluhan penerapan

rancangan penyuluhan penerapan sistim tanam jajar legowo 2.1 Di kecamatan kluet

utara Kabupaten Aceh Selatan. Metode pengkajian ini yaitu deskripsi kuantitatif

dan metode pengumpul data yaitu metode wawancara menggunakan kuesioner,

sementara metode analisis data menggunakan skala likert. Hasil pengkajian

menunjukkan bahwa Sasaran penyuluhan dengan persentase 81,4% artinya sasaran

penyuluhan sangat efektif untuk diterapkan. Tujuan penyuluhan memperoleh

persentase 81,6% tujuan penyuluhan sangat efektif untuk diterapkan. Materi

penyuluhan memperoleh persensate 82,1%, artinya materi penyuluhan sangat

efektif untuk diterapkan. Metode penyuluhan persentase 80,6%, artinya metode

penyuluhan efektif untuk diterapkan. Media penyuluhan memperoleh persentase

84,6% sehingga sangat efektif untuk diterapkan. Volume penyuluhan pertanian

dilakukan sebanyak 2 kali, memperoleh persentase 85,9%, sehingga sangat efektif

untuk diterapkan. Lokasi penyuluhan pertanian memperoleh persentase 82,2%,

sehingga sangat efektif untuk diterapkan. Waktu penyuluhan memperoleh

persentase 86,1%, artinya waktu penyuluhan sangat efektif untuk diterapkan. Biaya

penyuluhan pertanian bersumber dari APBN, memperoleh persentase 84,7%,

artinya biaya penyuluhan sangat efektif untuk diterapkan.

2026-02-09 02:02:28 admin@polbangtanmedan.ac.id
Rancangan Penyuluhan Pertanian Dalam Pemupukan Berimbang Pada Tanaman Padi Sawah Di Kecamatan Sorkam Kabupaten Tapanuli Tengah
3 weeks ago
Saragih Tiarmida (Medan, 2025)

Tiarmaida Saragi. NIRM: RPL 01.01.22.632. Rancangan Penyuluhan Pemupukan

Berimbang pada Tanaman Padi Sawah di Kecamatan Sorkam Kabupaten Tapanuli

Tengah. Tujuan rancangan ini adalah untuk mengetahui rancangan penyuluhan

pemupukan berimbang pada tanaman padi sawah di Kecamatan Sorkam Kabupaten

Tapanuli Tengah, untuk mengetahui desain rancangan penyuluhan pemupukan

berimbang pada tanaman padi sawah di Kecamatan Sorkam Kabupaten Tapanuli

Tengah, dan untuk mengetahui tingkat penerimaan petani terhadap rancangan

penyuluhan pemupukan berimbang pada tanaman padi sawah di Kecamatan

Sorkam Kabupaten Tapanuli Tengah. Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan

Sorkam Kabupaten Tapanuli Tengah pada bulan November 2023 sampai dengan

bulan November 2024. Metode pengumpulan data yaitu, observasi dan wawancara

yang diukur menggunakan kuesioner, sementara metode analisis menggunakan

metode rancangan penyuluhan. Rancangan penyuluhan disusun melalui Lembar

Persiapan Menyuluh (LPM), yang menjadi sasaran yakni petani yang melakukan

budidaya tanaman padi sawah yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan

petani dalam pemupukan berimbang pada tanaman padi sawah sesuai anjuran dari

0% menjadi 50%, materi yang digunakan yaitu “pemupukan berimbang pada

tanaman padi sawah”, dan metode yang digunakan adalah ceramah, diskusi, dan

demonstrasi cara, serta penggunaan media berupa folder dan benda sesungguhnya.

Hasil validasi rancangan penyuluhan, sasaran penyuluhan, materi penyuluhan,

metode penyuluhan, media, volume, lokasi, biaya, dan pelaksanaan penyuluhan

semuanya berada pada kategori efektif yaitu masing-masing secara berurut adalah

86,62%, 84,6%, 84,68%, 81,99%, 86,58%, 85,71%, 82,6%, 81,9% dan 81,99%

Tingkat penerimaan petani terhadap seluruh kegiatan penyuluhan adalah 84,07%.

2026-02-05 09:02:23 admin@polbangtanmedan.ac.id
Rancangan Penyuluhan Sistem Tanam Jajar Legowo Pada Budidaya Jagung (Zea Mays L.) Di Kecamatan Sungai Geringging Kabupaten Padang Pariaman
3 weeks ago
Firdaus Rahmad (Medan, 2025)

Rahmad Firdaus, NIRM. RPL.01.01.22.622. Rancangan Penyuluhan Sistem Tanam

Jajar Legowo pada Budidaya Jagung (Zea mays L.) di Kecamatan Sungai

Geringging Kabupaten Padang Pariaman. Pengkajian ini bertujuan untuk Mengkaji

rendahnya pemahaman petani tentang sistem tanam jajar legowo pada budidaya

jagung (Zea mays L.). Menyusun desain rancangan penyuluhan penyuluhan sistem

tanam jajar legowo pada budidaya jagung (Zea mays L.) di Kecamatan Sungai

Geringging Kabupaten Padang Pariaman. Menganalisis tingkat penerimanaan

sasaran terhadap rancangan penyuluhan sistem tanam jajar legowo pada budidaya

jagung (Zea mays L.), untuk menganalisis sasaran penyuluhan serta mendasain

rancangan penyuluhan sistem tanam jajar legowo pada budidaya jagung (Zea mays

L.) di Kecamatan Sungai Geringging Kabupaten Padang Pariaman. Pengkajian ini

dilaksanakan di Kecamatan Sungai Geringging pada Maret sampai dengan Juli

2024. Metode pengumpulan data yang di gunakan adalah wawancara dan

penyebaran kuisioner yang telah di uji validitas dan reabilitanya, sementara metode

analisis data menggunakan skala likert dan regresi linier berganda. Hasil pengkajian

ini menunjukkan bahwa rancangan penyuluhan sistem tanam jajar legowo pada

budidaya jagung (Zea mays L.) di Kecamatan Sungai Geringging Kabupaten

Padang Pariaman sangat berpengaruh nyata terdapat sikap dan perilaku petani

dalam penerapan sistem tanam jajar legowo di Kecamatan Sungai Geringging

secara berkelanjutan.

2026-02-05 08:02:48 admin@polbangtanmedan.ac.id
Rancangan Penyuluhan Penggunaan Pupuk Organik Kotoran Ternak Dengan Penambahan Trichoderma Sp Pada Budidaya Tanaman Cabai Besar (C. Annum) Dikecamatan Rokan Iv Koto Kabupaten Rokan Hulu
3 weeks ago
Tamrin Paisal (Medan, 2025)

Paisal Tamrin. NIRM. RPL. 01.01.22.619. Rancangan Penyuluhan Penggunaan Pupuk Organik Kotoran Ternak dengan Penambahan Trichoderma SP Pada Budidaya Tanaman Cabai Besar (C. annum) di Kecamatan Rokan IV Koto Kabupaten Rokan Hulu. Penelitian ini bertujuan untuk merancang penyuluhan pertanian terkait penggunaan pupuk organik berbasis kotoran ternak dengan penambahan Trichoderma sp. sebagai alternatif pemupukan yang lebih berkelanjutan. Pengkajian dilakukan di Kecamatan Rokan IV Koto, Kabupaten Rokan Hulu, Provinsi Riau. Metode penelitian melibatkan survei terhadap petani cabai besar, analisis potensi wilayah, serta evaluasi penerimaan petani terhadap rancangan penyuluhan. Data dikumpulkan melalui wawancara, kuesioner, dan observasi lapangan, kemudian dianalisis secara deskriptif untuk mengukur efektivitas penyuluhan berdasarkan aspek tujuan, sasaran, materi, metode, media, lokasi, volume, waktu, dan biaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan pupuk organik berbasis kotoran ternak dengan Trichoderma sp. memiliki potensi untuk meningkatkan produktivitas cabai besar sekaligus menjaga keberlanjutan ekosistem tanah. Penyuluhan yang dirancang dengan pendekatan partisipatif dan metode komunikasi yang sesuai dengan karakteristik petani mampu meningkatkan pemahaman serta adopsi teknologi oleh petani. Oleh karena itu, rancangan penyuluhan ini dapat dijadikan model dalam pengelolaan pertanian berkelanjutan di wilayah serupa.

2026-02-05 08:02:18 admin@polbangtanmedan.ac.id
Rancangan Penyuluhan Pertanian Pengendalian Hama Penggerek Batang Pada Tanaman Padi Sawah (Oryza Sativa) Dengan Sistem Tanam Serempak Di Kecamatan Rokan Iv Koto Kabupaten Rokan Hulu
3 weeks ago
Mulyadi,mus (Medan, 2025)

Mus Mulyadi, Nirm 010122569. Penurunan produksi padi sawah di Kecamatan

Rokan IV Koto Kabupaten Rokan Hulu disebabkan oleh tingginya serangan hama

penggerek batang serta rendahnya penerapan sistem tanam serempak oleh petani.

Hanya sekitar 25% petani yang telah menerapkan sistem tanam serempak untuk

mengendalikan hama penggerek batang. Kajian ini bertujuan untuk merancang

penyuluhan pertanian yang efektif guna meningkatkan pemahaman dan penerapan

pengendalian hama penggerek batang padi dengan sistem tanam serempak. Metode

yang digunakan meliputi survei lapangan, penyusunan rancangan penyuluhan, serta

analisis data kuantitatif dari 78 responden petani padi sawah di Kecamatan Rokan

IV Koto. Rancangan penyuluhan disusun dengan pendekatan SMART dan prinsip

ABCD, serta mencakup elemen tujuan, sasaran, materi, metode, media, volume,

lokasi, waktu, dan biaya penyuluhan. Hasil kajian menunjukkan bahwa tingkat

penerimaan petani terhadap semua komponen rancangan penyuluhan berada dalam

kategori sangat tinggi, termasuk tujuan (87%), sasaran (90%), materi (92%),

metode (89%), media (88%), volume (85%), lokasi (91%), waktu (86%), biaya

(84%), dan keseluruhan rancangan penyuluhan (90%). Hal ini menunjukkan bahwa

rancangan penyuluhan pertanian yang disusun sangat sesuai dengan kebutuhan

petani dan layak untuk diimplementasikan.

2026-02-05 08:02:35 admin@polbangtanmedan.ac.id
Rancangan Penyuluhan Pertanian Pemanfaatan Pupuk Organik Pada Tanaman Padi Sawah Di Kecamatan Pasaribu Tobing Kabupaten Tapanuli Tengah
3 weeks ago
Pasaribu, Eflina (Medan, 2025)

Eflina Pasaribu. NIRM. RPL 01.01.22.547. Rancangan Penyuluhan Pertanian

Pemanfaatan Pupuk Organik pada Tanaman Padi Sawah di Kecamatan Pasaribu

Tobing Kabupaten Tapanuli Tengah. Tujuan rancangan ini adalah untuk

mengetahui rancangan penyuluhan pertanian pemanfaatan pupuk organik pada

tanaman padi sawah di Kecamatan Pasaribu Tobing Kabupaten Tapanuli Tengah,

untuk mengetahui desain rancangan penyuluhan tentang rancangan penyuluhan

pertanian pemanfaatan pupuk organik pada tanaman padi sawah di Kecamatan

Pasaribu Tobing Kabupaten Tapanuli Tengah, dan untuk mengetahui tingkat

penerimaan petani terhadap rancangan penyuluhan rancangan penyuluhan

pertanian pemanfaatan pupuk organik pada tanaman padi sawah di Kecamatan

Pasaribu Tobing Kabupaten Tapanuli Tengah. Penelitian ini dilaksanakan di

Kecamatan Pasaribu Tobing Kabupaten Tapanuli Tengah pada bulan November

2023 sampai dengan bulan Juni 2024. Metode pengumpulan data yaitu, observasi

dan wawancara yang diukur menggunakan kuesioner, sementara metode analisis

menggunakan metode rancangan penyuluhan. Rancangan penyuluhan disusun

melalui Lembar Persiapan Menyuluh (LPM), yang menjadi sasaran yakni petani

yang melakukan budidaya tanaman padi sawah yang bertujuan untuk meningkatkan

pengetahuan petani dalam pemanfaatan pupuk organik pada tanaman padi sawah

sesuai anjuran dari 20% menjadi 50%, materi yang digunakan yaitu “pemanfaatan

pupuk organik untuk tanaman padi sawah”, dan metode yang digunakan adalah

ceramah, diskusi, dan demonstrasi cara, serta penggunaan media berupa folder dan

benda sesungguhnya. Hasil validasi rancangan penyuluhan, sasaran penyuluhan,

materi penyuluhan, metode penyuluhan, media, volume, lokasi, biaya, dan

pelaksanaan penyuluhan semuanya berada pada kategori efektif yaitu masingmasing

secara berurut adalah 84,42%, 84,30%, 82,81%, 85,79%, 86,81%, 85,97%,

83,82%, 80,90%, dan 82,63%. Tingkat penerimaan petani terhadap seluruh

kegiatan penyuluhan adalah 84,16%.

2026-02-05 07:02:45 admin@polbangtanmedan.ac.id
Rancangan Penyuluhan Pengendalian Penyakit Layu Fusarium Pada Tanaman Cabai (Capcicum Annum L) Di Kecamatan Kuta Buluh Kabupaten Karo
3 weeks ago
Sitepu Rajoki (Medan, 2025)

Rajoki Sitepu. NIRM. RPL 01.01.22.539. Rancangan Penyuluhan Pengendalian

Penyakit Layu Fusarium pada Tanaman Cabai di Kecamatan Kuta Buluh

Kabupaten Karo. Tujuan rancangan ini adalah untuk mengetahui rancangan

penyuluhan pengendalian penyakit layu fusarium pada tanaman cabai di Kecamatan

Kuta Buluh Kabupaten Karo, untuk mengetahui desain rancangan penyuluhan

pengendalian penyakit layu fusarium pada tanaman cabai di Kecamatan Kuta Buluh

Kabupaten Karo, dan untuk mengetahui tingkat penerimaan petani terhadap

rancangan penyuluhan pengendalian penyakit layu fusarium pada tanaman cabai di

Kecamatan Kuta Buluh Kabupaten Karo. Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan

Kuta Buluh Kabupaten Karo pada bulan November 2023 sampai dengan bulan

November 2024. Metode pengumpulan data yaitu, observasi dan wawancara yang

diukur menggunakan kuesioner, sementara metode analisis menggunakan metode

rancangan penyuluhan. Rancangan penyuluhan disusun melalui Lembar Persiapan

Menyuluh (LPM), yang menjadi sasaran yakni petani yang melakukan budidaya

tanaman cabai yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan petani dalam

pengendalian penyakit layu fusarium pada tanaman cabai sesuai anjuran dari 0%

menjadi 50%, materi yang digunakan yaitu “Pengendalian Penyakit Layu Fusarium

pada Tanaman Cabai”, dan metode yang digunakan adalah ceramah, diskusi, dan

demonstrasi cara, serta penggunaan media berupa folder dan benda sesungguhnya.

Hasil validasi rancangan penyuluhan, sasaran penyuluhan, materi penyuluhan,

metode penyuluhan, media, volume, lokasi, biaya, dan pelaksanaan penyuluhan

semuanya berada pada kategori efektif yaitu masing-masing secara berurut adalah

82,97%, 90,26%, 78,97%, 89,54%, 89,23%, 82,67%, 79,38%, 78,36%, 76,31%,

Tingkat penerimaan petani terhadap seluruh kegiatan penyuluhan adalah 83,08%.

2026-02-05 07:02:26 admin@polbangtanmedan.ac.id
Rancangan Penyuluhan Pemanfaatan Pupuk Organik Untuk Tanaman Jagung Di Kecamatan Dolok Batu Nanggar Kabupaten Simalungun
4 weeks ago
Manyu (Medan, 2025)

Manyu. NIRM. RPL 01.01.22.625. Rancangan Penyuluhan Pemanfaatan Pupuk

Organik untuk Tanaman Jagung di Kecamatan Dolok Batu Nanggar Kabupaten

Simalungun. Tujuan rancangan ini adalah untuk rancangan penyuluhan

pemanfaatan pupuk organik untuk tanaman jagung di Kecamatan Dolok Batu

Nanggar Kabupaten Simalungun, untuk mengetahui desain rancangan penyuluhan

pemanfaatan pupuk organik untuk tanaman jagung di Kecamatan Dolok Batu

Nanggar Kabupaten Simalungun, dan untuk mengetahui tingkat penerimaan petani

rancangan penyuluhan pemanfaatan pupuk organik untuk tanaman jagung di

Kecamatan Dolok Batu Nanggar Kabupaten Simalungun. Penelitian ini

dilaksanakan di Kecamatan Dolok Batu Nanggar Kabupaten Simalungun pada

bulan November 2023 sampai dengan bulan November 2024. Metode pengumpulan

data yaitu, observasi dan wawancara yang diukur menggunakan kuesioner,

sementara metode analisis menggunakan metode rancangan penyuluhan.

Rancangan penyuluhan disusun melalui Lembar Persiapan Menyuluh (LPM), yang

menjadi sasaran yakni petani yang melakukan budidaya tanaman jagung yang

bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan petani dalam pemanfaatan pupuk

organik pada tanaman jagung sesuai anjuran dari 0% menjadi 50%, materi yang

digunakan yaitu “Pemanfaatan Pupuk Organik pada Tanaman Jagung”, dan metode

yang digunakan adalah ceramah, diskusi, dan demonstrasi cara, serta penggunaan

media berupa folder dan benda sesungguhnya. Hasil validasi rancangan

penyuluhan, materi penyuluhan, metode penyuluhan, media, volume, lokasi, biaya,

dan pelaksanaan penyuluhan semuanya berada pada kategori efektif yaitu masingmasing

secara berurut adalah 83,20%, 83,40%, 82,60%, 85,73%, 86,80%, 85,60%,

83,93% Tingkat penerimaan petani terhadap seluruh kegiatan penyuluhan adalah

84,47%.

2026-02-02 04:02:26 admin@polbangtanmedan.ac.id
Rancangan Penyuluhan Pemakaian Pupuk Berimbang Pada Padi Sawah Di Kecamatan Pariaman Tengah Kota Pariaman
4 weeks ago
Machdalena (Medan, 2025)

Machdalena. NIRM. RPL 01.01.22.565. Rancangan Penyuluhan Pertanian

Pemakaian Pupuk Berimbang pada Padi Sawah di Kecamatan Pariaman

Tengah Kota Pariaman. Tujuan rancangan ini adalah untuk mengetahui rancangan

penyuluhan pertanian pemakaian pupuk berimbang pada padi sawah di Kecamatan

Pariaman Tengah Kota Pariaman, untuk mengetahui desain rancangan penyuluhan

pertanian pemakaian pupuk berimbang pada padi sawah di Kecamatan Pariaman

Tengah Kota Pariaman, dan untuk mengetahui tingkat penerimaan petani terhadap

rancangan penyuluhan pertanian pemakaian pupuk berimbang pada padi sawah di

Kecamatan Pariaman Tengah Kota Pariaman. Penelitian ini dilaksanakan di

Kecamatan Pariaman Tengah Kota Pariaman pada bulan Mei 2024 sampai dengan

bulan November 2024. Metode pengumpulan data yaitu, observasi dan wawancara

yang diukur menggunakan kuesioner, sementara metode analisis menggunakan

metode rancangan penyuluhan. Rancangan penyuluhan disusun melalui Lembar

Persiapan Menyuluh (LPM), yang menjadi sasaran yakni petani yang melakukan

budidaya tanaman padi sawah yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan

petani dalam pemakaian pupuk berimbang pada padi sawah sesuai anjuran dari 0%

menjadi 50%, materi yang digunakan yaitu “Pemakaian Pupuk Berimbang pada

Tanaman Padi Sawah”, dan metode yang digunakan adalah ceramah, diskusi, dan

demonstrasi cara, serta penggunaan media berupa folder dan benda sesungguhnya.

Hasil validasi rancangan penyuluhan, sasaran penyuluhan, materi penyuluhan,

metode penyuluhan, media, volume, lokasi, biaya, dan pelaksanaan penyuluhan

semuanya berada pada kategori efektif yaitu masing-masing secara berurut adalah

85,71%, 85,05%, 81,62%, 88%, 88,79%, 86,35%, 85,71%, 83,33%, 83,10%

Tingkat penerimaan petani terhadap seluruh kegiatan penyuluhan adalah 85,56%.

2026-02-02 03:02:32 admin@polbangtanmedan.ac.id