POLBANGTAN MEDAN REPOSITORY

Student Paper


Total Result : 154
Rancangan Penyuluhan Pertanian Pemupukan Berimbang Pada Tanaman Padi Di Kecamatan Basa Ampek Balai Tapan Kabupaten Pesisir Selatan
5 days ago
Zarmiadi (Medan, 2025)

Zarmiadi. NIRM. RPL 01.01.22.587. Rancangan Penyuluhan Pertanian Pemupukan Berimbang pada Tanaman Padi di Kecamatan Basa Ampek Balai Tapan Kabupaten Pesisir Selatan. Tujuan rancangan ini adalah untuk mengetahui rancangan penyuluhan pertanian pemupukan berimbang pada tanaman padi di Kecamatan Basa Ampek Balai Tapan Kabupaten Pesisir Selatan, untuk mengetahui desain rancangan penyuluhan pertanian pemupukan berimbang pada tanaman padi di Kecamatan Basa Ampek Balai Tapan Kabupaten Pesisir Selatan, dan untuk mengetahui tingkat penerimaan petani terhadap rancangan penyuluhan pertanian pemupukan berimbang pada tanaman padi di Kecamatan Basa Ampek Balai Tapan Kabupaten Pesisir Selatan. Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Basa Ampek Balai Tapan Kabupaten Pesisir Selatan pada bulan November 2023 sampai dengan bulan November 2024. Metode pengumpulan data yaitu, observasi dan wawancara yang diukur menggunakan kuesioner, sementara metode analisis menggunakan metode rancangan penyuluhan. Rancangan penyuluhan disusun melalui Lembar Persiapan Menyuluh (LPM), yang menjadi sasaran yakni petani yang melakukan budidaya tanaman padi sawah yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan petani dalam pemupukan berimbang pada tanaman padi sesuai anjuran dari 20% menjadi 50%, materi yang digunakan yaitu “Pemupukan Berimbang pada Tanaman Padi”, dan metode yang digunakan adalah ceramah, diskusi, dan demonstrasi cara, serta penggunaan media berupa folder dan benda sesungguhnya. Hasil validasi rancangan penyuluhan, sasaran penyuluhan, materi penyuluhan, metode penyuluhan, media, volume, lokasi, biaya, dan pelaksanaan penyuluhan semuanya berada pada kategori efektif yaitu masing-masing secara berurut adalah 81,63%, 81,81%, 78,36%, 89,63%, 89,69%, 83,63%, 81,63%, 79,09%, 77,27%, Tingkat  penerimaan petani terhadap seluruh kegiatan penyuluhan adalah 82,30%.

2026-07-22 07:07:04 admin@polbangtanmedan.ac.id
Rancangan Penyuluhan Pengendalian Hama Walang Sangit (Leptocorisa Oratorius) Pada Tanaman Padi Sawah Di Kecamatan Rokan IV Koto Kabupaten Rokan Hulu
6 days ago
Irwan Susandi (Medan, 2025)

Hama walang sangit (Leptocorisa oratorius) merupakan salah satu faktor utama yang menyebabkan penurunan produktivitas padi sawah di Kecamatan Rokan IV Koto, Kabupaten Rokan Hulu. Serangan hama ini mengakibatkan bulir padi menjadi hampa dan berkualitas rendah, sehingga berdampak pada hasil panen dan pendapatan petani. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, diperlukan strategi penyuluhan pertanian yang efektif dalam meningkatkan pemahaman dan keterampilan petani terkait teknik pengendalian hama yang tepat. Penelitian ini bertujuan untuk merancang program penyuluhan pertanian berbasis kebutuhan petani dengan menggunakan metode ceramah, diskusi, dan demonstrasi. Kajian ini menganalisis potensi wilayah, tujuan penyuluhan, serta tingkat penerimaan petani terhadap aspek-aspek penyuluhan, meliputi materi, metode, media, volume, lokasi, waktu, dan biaya. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan penyebaran kuesioner kepada 83 responden yang merupakan petani padi sawah di wilayah penelitian. Analisis data dilakukan dengan uji validitas dan reliabilitas untuk mengukur efektivitas penyuluhan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berbagai aspek penyuluhan dinilai efektif oleh petani, dengan tingkat respons tujuan penyuluhan (76,72%), sasaran penyuluhan (78,51%), materi penyuluhan (77,93%), metode penyuluhan (77,11%), media penyuluhan (78,94%), volume penyuluhan (78,75%), lokasi penyuluhan (78,55%), waktu penyuluhan (79,57%), dan biaya penyuluhan (80,34%). Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa program penyuluhan yang dirancang mampu meningkatkan pemahaman dan keterampilan petani dalam pengendalian hama walang sangit. Diperlukan dukungan lebih lanjut dalam hal keberlanjutan penyuluhan, baik dari segi pendanaan maupun peningkatan akses terhadap teknologi pertanian yang lebih modern.

 

2026-07-22 04:07:16 admin@polbangtanmedan.ac.id
Rancangan Penyuluhan Pertanian Pemupukan Berimbang Tanaman Jagung Di Kecamatan Silou Kahean Kabupaten Simalungun
6 days ago
Rohansen Sipayung (Medan, 2026)

Rohansen Sipayung. NIRM: RPL 01.01.22.576. Rancangan Penyuluhan Pertanian Pemupukan Berimbang Tanaman Jagung di Kecamatan Silou Kahean Kabupaten Simalungun. Tujuan rancangan ini adalah untuk mengetahui rancangan penyuluhan pertanian pemupukan berimbang tanaman jagung di Kecamatan Silou Kahean Kabupaten Simalungun, untuk mengetahui desain rancangan penyuluhan pertanian pemupukan berimbang tanaman jagung di Kecamatan Silou Kahean, dan untuk mengetahui tingkat penerimaan petani terhadap rancangan penyuluhan pertanian pemupukan berimbang tanaman jagung di Kecamatan Silou Kahean. Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Silou Kahean Kabupaten Simalungun pada bulan November 2023 sampai dengan bulan Mei 2024. Metode pengumpulan data yaitu, observasi dan wawancara yang diukur menggunakan kuesioner, sementara metode analisis menggunakan metode rancangan penyuluhan. Rancangan penyuluhan disusun melalui Lembar Persiapan Menyuluh (LPM), yang menjadi sasaran yakni petani yang melakukan budidaya tanaman jagung yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan petani dalam pemupukan berimbang pada tanaman jagung sesuai anjuran dari 10% menjadi 35%, materi yang digunakan yaitu “pemupukan berimbang pada tanaman jagung”, dan metode yang digunakan adalah ceramah, diskusi, dan demonstrasi cara, serta penggunaan media berupa folder dan benda sesungguhnya. Hasil validasi rancangan penyuluhan, materi penyuluhan, metode penyuluhan, media, volume, lokasi, biaya, dan pelaksanaan penyuluhan semuanya berada pada kategori efektif yaitu masing-masing secara berurut adalah 80,82%, 88,39%, 88,39%, 86,60%, 83,95%, 80,96%, 81,98. Dan tingkat penerimaan seluruh kegiatan penyuluhan yaitu, 84,44%.

2026-07-22 04:07:39 admin@polbangtanmedan.ac.id
Respon Petani Terhadap Program Gerakan Tani Pro Organik (Genta Organik) Kementerian Pertanian Di Kecamatan Air Putih Kabupaten Batu Bara Provinsi Sumatera Utara
1 month ago
Nathalia Christien Br Barus (Medan, 2024)

Nathalia Christien Br Barus, NIRM. 010120157. Respon Petani Terhadap Program Gerakan Tani Pro Organik (Genta Organik) Kementerian Pertanian di Kecamatan Air Putih Kabupaten Batu Bara. Tujuan dari pengkajian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar tingkat respon petani terhadap program gerakan tani pro organik (genta organik) dan untuk mengetahui faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi respon petani terhadap program gerakan tani pro organik (genta organik) di Kecamatan Air Putih Kabupaten Batu Bara. Pengkajian ini dilaksanakan di Kecamatan Air Putih, Kabupaten Batu Bara pada bulan Mei 2024. Metode yang digunakan dalam pengkajian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Metode pengumpulan data menggunakan kuesioner yang telah di uji validitas dan reliabilitasnya, wawancara, observasi dan dokumentasi. Metode analisis data menggunakan skala likert dan regresi linear berganda. Hasil pengkajian menunjukkan bahwa tingkat respon petani terhadap program gerakan tani pro organik (genta organik) adalah 79,59% dengan kategori tinggi. Secara simultan (uji f) variabel umur, pendidikan, pengalaman bertani, luas lahan, pendapatan, sifat inovasi, peran kelompoktani dan peran penyuluh berpengaruh signifikan terhadap respon petani, sedangkan secara parsial (uji t) variabel umur, pengalaman bertani, pendapatan, sifat inovasi, peran kelompoktani dan peran penyuluh berpengaruh signifikan dan variabel pendidikandan luas lahan tidak berpengaruh signifikan pada respon petani terhadap program gerakan tani pro organik (genta organik).

2026-06-25 08:06:50 admin@polbangtanmedan.ac.id
Rancangan Penyuluhan Pertanian Pembuatan Kompos Dari Jerami Padi Di Kecamatan Marancar Kabupaten Tapanuli Selatan
1 month ago
Rahmad Hasibuan (Medan, 2024)

Rahmad Hasibuan NIRM. RPL. 01.01.21.450. Pengkajian ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi wilayah penyuluhan pertanian dan menganalisis presentase tingkat penerimaan petani dalam penetapan tujuan, sasaran, materi, metode, media, volume, lokasi, waktu, biaya dan rancangan penyuluhan pertanian pembuatan kompos dari jerami padi di Kecamatan Marancar Kabupaten Tapanuli Selatan. Pengkajian ini dilaksanakan di Kecamatan Marancar pada bulan Juli sampai dengan agustus 2023 dengan menggunakan metode pengumpulan data dengan wawancara dan kuesioner yang sudah diuji validitas dan reliabilitasnya dengan jenis pengkajian kuantitatif deskriptif. Sementara analisis datanya dengan menggunakan skala likert setelah dilaksanakan kegiatan penyuluhan. Identifikasi potensi wilayah penyuluhan pertanian yang terdiri dari beberapa permasalahan dan beberapa potensi untuk menyelesaikan permasalahan yang dihadapi petani. Penetapan sasaran penyuluhan yaitu petani padi sawah yang tergabung dalam 4 kelompok tani dan sudah terdaftar dalam Simluhtan dengan jumlah 47 orang. Presentase tingkat penerimaan petani dalam penetapan tujuan 86,81% sangat efektif, sasaran 87,49% sangat efektif, materi mendapatkan skor sebesar 87,32% atau sangat efektif, metode mendapatkan skor sebesar 87,66 % atau sangat efektif, media mendapatkan skor sebesar 86,98 % atau efektif, dan Rancangan Penyuluhan Pertanian pembuatan pupuk kompos dari jerami padi di Kecamatan Marancar mendapatkan nilai skor rata-rata 87, 25% atau sangat efektif untuk diterapkan.

2026-06-25 03:06:02 Injuniar
Rancangan Penyuluhan Pertanian Pemanfaatan Kompos Kotoran Sapi Pada Tanaman Bawang Merah (Allium Cepa L.) Di Kecamatan Danau Kembar Kabupaten Solok
1 month ago
Ernipon (Medan, 2024)

Ernipon, NIRM. RPL. 01.01.21.431. Pengkajian ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi wilayah penyuluhan pertanian dan menganalisis presentase tingkat penerimaan petani dalam penetapan tujuan, sasaran, materi, metode, media, volume, lokasi, waktu, biaya dan rancangan penyuluhan pertanian pemanfaatan kompos kotoran sapi pada tanaman bawang merah (Allium cepa.L) di Kecamatan Danau Kembar Kabupaten Solok. Pengkajian ini dilaksanakan di Kecamatan Danau Kembar pada bulan Juni sampai dengan Juli 2023 dengan menggunakan metode pengumpulan data dengan wawancara dan kuesioner yang sudah diuji validitas dan reliabilitasnya dengan jenis pengkajian kuantitatif deskriptif. Sementara analisis datanya dengan menggunakan skala likert setelah dilaksanakan kegiatan penyuluhan. Identifikasi potensi wilayah penyuluhan pertanian yang terdiri dari beberapa permasalahn dan beberapa potensi untuk menyelesaikan permasalahan yang dihadapi petani. Penetapan sasaran penyuluhan yaitu petani peternak sapi dan bawang merah yang tergabung dalam 89 kelompok tani dan sudah terdaftar dalam Simluhtan dengan jumlah 48 orang. Presentase tingkat penerimaan petani dalam penetapan tujuan sangat efektif, sasaran sangat efektif, materi mendapatkan skor sebesar 99,4 % atau sangat efektif, metode mendapatkan skor sebesar 80 % atau efektif, media mendapatkan skor sebesar 79,7 % atau efektif, volume mendapatkan skor sebesar 97,5 % atau sangat efektif, lokasi mendapatkan skor sebesar 100 % atau sangat efektif, waktu mendapatkan skor sebesar 100 % atau sangat efektif, biaya mendapatkan skor sebesar 80 % atau efektif dan Rancangan Penyuluhan Pertanian Pemanfaatan Kompos Kotoran Sapi Pada Tanaman Bawang Merah Di Kecamatan Danau Kembar mendapatkan nilai skor rata rata 90,2 % atau sangat efektif untuk diterapkan.

2026-06-22 03:06:42 admin@polbangtanmedan.ac.id
Rancangan Penyuluhan Pemanfaatan Jerami Padi Sebagai Pupuk Organik Padi Sawah (Oryza Sativa L) Di Kecamatan Pematang Bandar Kabupaten Simalungun
1 month ago
Endang Pratiwi (Medan, 2024)

Endang Pratiwi, Nirm RPL. 01.01.21.280. Rancangan Penyuluhan Pemanfaatan Jerami Padi Sebagai Pupuk Organik Padi Sawah Simalungun di Kecamatan Pematang Bandar Kabupaten Simalungun. Tujuan dari penelitian ini adalah tersusunya suatu rancangan penyuluhan tentang Pemanfaatan Jerami Padi Sebagai Pupuk Organik Padi Sawah serta untuk mengetahui tingkat keefektifan Rancangan Penyuluhan yang telah disusun dan untuk mengukur kevalidan rancangan penyuluhan dan tingkat keefektifan sasaran, materi, metode, media, waktu, volume, biaya dan pelaksana sebuah rancangan penyuluhan di Kecamatan Pematang Bandar Kabupaten Simalungun. Pengkajian ini dilaksanakan di 3 Nagori yaitu Purwosari, Purwodadi dan Pardomuan Nauli, Kecamatan Pematang Bandar Kabupaten Simalungun pada bulan Mei sampai dengan Agustus 2023. Metode pengumpulan data yaitu metode observasi dan wawancara menggunakan kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan metode deskriptif, sementara metode analisis data evaluasi data menggunakan skala linkert saat setelah dilakukannya penyuluhan kepada petani padi sawah mengenai pemanfaatan jerami padi sebagai pupuk organik padi sawah. Hasil rancangan penyuluhan menunjukan bahwa tingkat keefektifan pada materi (97,2 %), media (96 %), metode (93,5 %), volume (90,8 %), lokasi (93,6 %), waktu (83,2 %), dan biaya (90,2 %). Dari seluruh hasil pengkajian ini rancangan penyuluhan mendapatkan nilai 92 % dengan kriteria “sangat efektif” sehingga rancangan penyuluhan ini dapat diterapkan di tempat lain dengan kondisi dan permasalahan yang sama

2026-06-22 02:06:10 admin@polbangtanmedan.ac.id
Respon Petani Nilam (Pogostemon Cablin Benth) Terhadap Pengendalian Penyakit Budok Di Kecamatan Samadua Kabupaten Aceh Selatan
1 month ago
D, Lindawati (Medan, 2023)

Lindawati. D, Nirm RPL 01.02.21.289. Respon Petani Nilam Pogostemon cablin Benth) Terhadap Pengendalian Penyakit Budok di Kecamatan Samadua Kabupaten Aceh Selatan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji tingkat respon petani nilam dalam pengendalian penyakit budok dan mengkaji faktor-faktor yang mempengaruhi respon petani nilam dalam pengendalian penyakit budok di Kecamatan Samadua Kabupaten Aceh Selatan. Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Samadua Kabupaten Aceh Selatan pada bulan Mei s.d Juni 2023. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 64 orang ditentukan dengan purposive sampling dari petani nilam yang mengalami serangan penyakit budok pada tanaman nilam. Metode pengumpulan data yaitu metode observasi dan wawancara menggunakan kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya, sementara metode analisis data menggunakan skala Likert dan analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat respon petani dalam pengendalian penyakit budok pada tanaman nilam di Kecamatan Samadua Kabupaten Aceh Selatan berada di kategori baik, yaitu sebesar 69,6%. Hasil uji analisis regresi linear berganda menunjukkan bahwa faktor umur, luas lahan dan pendapatan berpengaruh terhadap respon petani dalam pengendalian penyakit budok pada tanaman nilam di Kecamatan Samadua, sedangkan faktor pendidikan, dan pengalaman tidak berpengaruh terhadap respon petani dalam pengendalian penyakit budok pada tanaman nilam di Kecamatan Samadua Kabupaten Aceh Selatan.

 

2026-06-17 03:06:41 admin@polbangtanmedan.ac.id
Respon Petani Dalam Peningkatan Indeks Pertanaman (IP) Padi Melalui Program Pompanisasi Di Kecamatan Onan Runggu Kabupaten Samosir Provinsi Sumatera Utara
2 months ago
Salsabila Hasibuan (Medan, 2025)

Salsabila Hasibuan, Nirm. 01.01.21.262. Respon Petani Dalam Peningkatan Indeks Pertanaman Padi Melalui Program Pompaniasasi di Kecamatan Onan Runggu Kabupaten Samosir Provinsi Sumatera Utara. Pengkajian bertujuan untuk menganalisis tingkat respon petani dan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi respon petani dalam peningkatan indeks pertanaman padi melalui program pompaniasasi di Kecamatan Onan Runggu Kabupaten Samosir Provinsi Sumatera Utara. Pengkajian ini di laksanakan dari bulan April sampai dengan bulan Mei 2025 di Kecamatan Onan Runggu Kabupaten Samosir. Sampel yang diperoleh yaitu sebanyak 78 orang dengan teknik Simple Random Sampling. Metode yang dilakukan adalah deskriptif kuantitatif. Untuk mengetahui tingkat respon petani digunakan skala likert, dan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi respon petani yaitu dengan variabel pengalaman, kegiatan penyuluhan, peran ketua kelompok tani dan persepsi petani menggunakan SPSS 23 dengan teknik analisis regresi linear berganda. Hasil pengkajian menunjukkan bahwa tingkat respon petani dalam peningkatan indeks pertanaman padi melalui program pompaniasasi tergolong tinggi (78,6%). Secara parsial, variabel yang berpengaruh nyata terhadap respon petani dalam peningkatan indeks pertanaman padi melalui program pompaniasasi adalah faktor kegiatan penyuluhan, peran ketua kelompok tani dan persepsi petani.

2026-05-13 03:05:46 admin@polbangtanmedan.ac.id
Rancangan Penyuluhan Pemanfaatan Organik Biochar Pakis Kawat (Dicranopteris Linearis) Dalam Upaya Produksi Jagung (Zea Mays L.) Di Food Estate Kecamatan Pollung Kabupaten Humbang Hasundutan
2 months ago
Sinaga, Muhammad Fauzi (Medan, 2025)

Muhammad Pauzi Sinaga, Nirm 01.01.21.250. Rancangan Penyuluhan Pemanfaatan Organik Biochar Pakis Kawat (Dicranopteris linearis) Dalam Upaya Peningkatan Produksi Jagung (Zea mays L.) Di Lokasi Food Estate Kecamatan Pollung Kabupaten Humbang Hasundutan Provinsi Sumatera Utara. Pengkajian ini bertujuan untuk merancang penyuluhan pemanfaatan organik biochar pakis kawat (Dicranopteris linearis) dalam upaya peningkatan produksi jagung (Zea mays L.) di lokasi Food Estate Kecamatan Pollung Kabupaten Humbang Hasundutan. Penurunan produksi jagung yang signifikan, dari 15.330,65 ton pada tahun 2022 menjadi 14.509,33 ton pada tahun 2023, mendorong penelitian ini. Biochar pakis kawat diharapkan dapat memperbaiki kualitas tanah serta meningkatkan pertumbuhan dan hasil jagung. Metode yang digunakan meliputi pendekatan eksperimen dengan Rancangan Acak Kelompok (RAK) serta penyuluhan melalui ceramah, diskusi, dan demonstrasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan dengan kombinasi 50% tanah top soil dan 50% biochar pakis kawat memberikan pertumbuhan yang optimal dan signifikan. Tinggi tanaman, diameter batang, jumlah daun, dan berat basah jagung mengalami peningkatan yang signifikan. Tingkat penerimaan petani terhadap rancangan penyuluhan mencapai 82,12%, yang menunjukkan bahwa penyuluhan ini sangat efektif. Dengan demikian, pemanfaatan organik biochar pakis kawat berpotensi meningkatkan produksi jagung secara berkelanjutan dan memberikan manfaat ekonomi bagi petani. Pengkajian ini menyarankan agar penggunaan biochar pakis kawat diadopsi secara luas dalam praktik pertanian di daerah tersebut.

2026-05-11 03:05:30 admin@polbangtanmedan.ac.id
Rancangan Penyuluhan Pemanfaatan Bahan Organik Dari Pakis Kawat (Dicranopteris Linearis) Dalam Upaya Peningkatan Produksi Bawang Merah (Allium Ascalonicum L.) Di Food Estate Kecamatan Pollung
2 months ago
Marpaung, Maxcwell (Medan, 2025)

Maxcwell Nirm. 01.01.21.249. Rancangan penyuluhan pemanfaatan bahan organik dari pakis kawat dalam upaya peningkatan produksi bawang merah di Food Estate Kecamatan Pollung Kabupaten Humbang Hasundutan. Tujuan penelitian ini adalah untuk (1) Mengetahui campuran dan komposisi terbaik antara biochar pakis kawat dan tanah andisol dalam menurunkan retensi P (2) Mendesain rancangan penyuluhan yang efektif mengenai pemanfaatan biochar pakis kawat di lokasi Food Estate Kecamatan Pollung Kabupaten Humbang Hasundutan (3) Untuk mengetahui tingkat penerimaan petani terhadap rancangan penyuluhan yang telah dirancang dan disuluhkan. Pengkajian teknis menggunakan metode eksperimental yang terdiri dari empat perlakuan dengan dosis biochar pakis kawat yang berbeda-beda dan memiliki tiga kali ulangan untuk setiap tanamannya, sedangkan kajian penyuluhan menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif yang dilakukan dengan kuesioner dan wawancara. Pengkajian ini dilaksanakan dari bulan Maret sampai dengan Mei 2025. Analisis data menggunakan skala Likert dan pengolahan data menggunakan SPSS 25. Hasil pengkajian menunjukkan (1) Pemberian biochar pakis kawat 50% memberikan pengaruh terbaik dan dapat meningkatkan produktivitas tanaman bawang merah. (2) Rancangan penyuluhan yang efektif meliputi, Tujuan, Sasaran, Materi, Media, Metode, Volume, Lokasi, Waktu, dan Biaya sesuai dengan kebutuhan petani. (3) Tingkat penerimaan petani terhadap rancangan penyuluhan yang telah dan didesain dan di laksanaan sebesar 86,04% yang tergolong sangat efektif.

2026-05-11 02:05:25 admin@polbangtanmedan.ac.id