POLBANGTAN MEDAN REPOSITORY

Student Paper


Total Result : 51
Rancangan Penyuluhan Optimalisasi Lahan Kelapa Sawit Program Peremajaan Sawit Rakyat (Psr) Di Kecamatan Hinai Kabupaten Langkat
1 month ago
Putri, Elsa Eka Ade (Medan, 2022)

Elsa Eka Ade Putri, Nirm 01.02.18.047. Rancangan Penyuluhan Optimalisasi Lahan Kelapa Sawit Program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) di Kecamatan Hinai Kabupaten Langkat. Tujuan dari penelitian ini adalah mengkaji optimalisasi lahan tanaman kelapa sawit pada program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) dan menyusun rancangan penyuluhan optimalisasi lahan tanaman kelapa sawit pada program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) di Kecamatan Hinai Kabupaten Langkat. Pemanfaatan areal gawangan di antara kelapa sawit dapat dijadikan jalan keluar dalam memperoleh pendapatan tambahan dengan menanam tanaman tumpang sari seperti, cabai, jagung, kedelai, dan kacang tanah. Pemilihan tanaman jagung sebagai tanaman tumpang sari dengan menanam tanaman di lahan kelapa sawit yang masih terdapat lahan kosong di pinggiran sawit yang telah diremajakan dilakukan penanaman jagung sebagai bahan pengkajian yang dilakukan. Pengkajian ini dilaksanakan mulai tanggal 14 April sampai dengan 10 Juni 2022 di Kecamatan Hinai Kabupaten Langkat Provinsi Sumatera Utara. Metode pengumpulan data yaitu observasi dan wawancara menggunakan kuesioner dan jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan deskriptif, sementara metode analisis data evaluasi menggunakan pre test, post test dan Skala Likert. Hasil rancangan penyuluhan menunjukkan bahwa optimalisasi lahan kelapa sawit dengan membudidayakan tanaman jagung dan persentase kesesuaian materi (94%) kriteria sangat sesuai, kesesuaian metode (91%) kriteria sangat sesuai, kesesuaian media (93%) kriteria sangat sesuai, dan peningkatan pengetahuan petani (72%) kriteria tinggi dan peningkatan sikap petani (85%) kriteria sangat tinggi.

2025-02-07 08:02:33 admin@polbangtanmedan.ac.id
Rancangan Penyuluhan Pembuatan Poc (Pupuk Organik Cair) Dari Urine Kambing Di Kecamatan Kotapinang Kabupaten Labuhabatu Selatan Provinsi Sumatera Utara
2 months ago
Saripuddin (Medan, 2024)

Saripuddin, Nirm RPL.01.01.21.408. Rancangan Penyuluhan Pembuatan POC (Pupuk Organik Cair) dari Urine Kambing Di Kecamatan Kotapinang Kabupaten Labuhanbatu Selatan Provinsi Sumatera Utara. Pengkajian ini bertujuan untuk (1) Mendesain rancangan penyuluhan Pembuatan POC (Pupuk Organik Cair) Dari Urine Kambing Di Kecamatan Kotapinang Kabupaten Labuhanbatu Selatan (2) Untuk mengetahui tingkat penerimaan petani terhadap rancangan penyuluhan Pembuatan POC (Pupuk Organik Cair) Dari Urine Kambing Di Kecamatan Kotapinang Kabupaten Labuhanbatu Selatan. Pengkajian teknis menggunakan metode eksperimental sedangkan kajian penyuluhan menggunakan metode dekriptif dengan pendekatan kuantitatif. Pengkajian dilaksanakan daribulan Juni sampai bulan November 2023. Data dari kuesioner penelitian ini merupakan data kuantitatif yang akan dianalisis secara deskriptif persentase dengan perhitungan data menggunakan aplikasi Microsoft Excel. Hasil pengkajian pada pengisian kuesioner rancangan penyuluhan maka didapat persentase responden. (1) terhadap kuesioner tujuan penyuluhan mencapai 83,15%, persentase responden. (2) terhadap sasaran sebanyak 90,77%, pelaksanaan penyuluhan. (3) terhadap isi materi yang disampaikan mencapai 87,85%,. (4) terhadap skor validasi metode mencapai 88,46%, persentase responden. (5) terhadap media penyuluhan mencapai 87,60%. Rancangan penyuluhan (tujuan, sasaran, materi, metode dan media) yang telah disusun memperoleh skor validasi sebesar 87,60% maka rancangan tersebut dinyatakan sangat valid dan efektif untuk digunakan dalam proses penyuluhan. Hasil validasi penyuluhan menunjukkan tingkat keefektifan Rancangan Penyuluhan Pembuatan POC (Pupuk Organik Cair) dari urine Kambing Di Kecamatan Kotapinang Kabupaten Labuhanbatu Selatan Provinsi Sumatera Utara. Tergolong sangat tinggi dengan persentase 87,60%

2025-02-04 03:02:57 admin@polbangtanmedan.ac.id
Rancangan Penyuluhan Penggunaan Benih Padi Unggul Bersertifikat Di Kecamatan Lamposi Tigo Nagori Kota Payakumbuh
2 months ago
Ritawati (Medan, 2024)

Ritawati, Nirm. RPL.01.01.22.623. Rancangan Penyuluhan Penggunaan Benih Padi Unggul Bersertifikat di Kecamatan Lamposi Tigo Nagori Kota Payakumbuh. Tujuan Dari penelitian ini adalah ntuk mengetahui penggunaan benih padi bersertifikat di Kecamatan Lamposi Tigo Nagori Kota Payakumbuh, Menyusun desain rancangan penyuluhan penggunaan benih padi bersertifikat di Kecamatan Lamposi Tigo Nagori Kota Payakumbuh dan untuk mengetahui tingkat penerimaan petani terhadap rancangan penyuluhan penggunaan benih padi unggul bersertifikat di Kecamatan Lamposi Tigo Nagori Kota Payakumbuh. Peneliatian ini dilaksanakan di Kecamatan Lamposi Tigo Nagori Kota Payakumbuh pada bulan Juni 2023 Sampai Bulan Maret 2024. Metode pengumpulan data yaitu metode observasi dan wawancara. Untuk mengetahui tingkat penerimaan petani terhadap rancangan penyuluhan dilakukan penyebaran kuesioner, Kuesioner tersebut telah diuji validitas dan realibilitasnya. Metode analisis data menggunakan skala likert dengan memakai SPSS 26. Hasil penelitian menunjukan bahwa penggunaan benih padi unggul bersertikat memberikan jaminan kualitas mutu benih yang unggul dan melindungi konsumen atau pengguna benih dari peredaran benih palsu dan benih yang mutunya tidak baik, Telah disusunnya sebuah rancangan penyuluhan penyuluhan mengenai penggunaan benih padi unggul bersertifikat untuk wilayah Kecamatan Lamposi Tigo Nagori Kota Payakumbuh dan tingkat penerimaan petani terhadap rancangan penyuluhan yang disusun adalah 84,67 %, dengan demikian rancangan penyuluhan dalam penggunaan benih padi unggul bersertifikat dinyatakan sangat efektif untuk digunakan. 

2025-02-03 08:02:58 admin@polbangtanmedan.ac.id
Rancangan Penyuluhan Pemanfaatan Limbah Daun Kopi Menjadi Teh Daun Kopi Di Kecamatan Sibolangit Kabupaten Deli Serdang
4 months ago
Trisnani, Siti (Medan, 2023)

Siti Trisnani Nirm. 01.02.19.127 Rancangan Penyuluhan Pemanfaatan Limbah Daun Kopi Menjadi Teh Daun Kopi di Kecamatan Sibolangit Kabupaten Deli Serdang. Daun kopi merupakan salah satu bagian dari tanaman kopi yang dianggap limbah dan belum banyak dimanfaatkan. Daun kopi memiliki kandungan alkaloida, kafein, saponin, flavonoid, dan polifenol. Pemanfaatan limbah daun kopi dapat dijadikan sebagai minuman yang baik bagi kesehatan. Rancangan penyuluhan ini dilakukan untuk membantu petani agar mengetahui dan mampu menerapkan pemanfaatan limbah daun kopi menjadi teh daun kopi yang memilki nilai guna tinggi layak konsumsi. Tujuan penelitian ini adalah mengkaji tingkat kesesuaian rancangan penyuluhan yang telah disusun serta untuk mengkaji tingkat kesukaan panelis terhadap pemanfaatan limbah daun kopi menjadi teh daun kopi di Kecamatan Sibolangit Kabupaten Deli Serdang. Pengkajian ini dilaksanakan mulai tanggal 6 April sampai dengan 4 Juni 2023 di Kecamatan Sibolangit Kabupaten Deli Serdang Provinsi Sumatera Utara. Metode pengumpulan data dengan wawancara melalui kuesioner dan jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Sementara metode analisis data evaluasi menggunakan data pre-test dan post-test dan skala Likert. Hasil rancangan penyuluhan menunjukkan bahwa pada tingkat kesesuaian materi (84,15 %) kriteria sangat sesuai, kesesuaian metode (84,70%) dengan kriteria sangat sesuai, kesesuaian media (81,56 %) dengan kriteria sangat sesuai, dan peningkatan pengetahuan (75,90%) dengan kriteria tinggi dan peningkatan sikap (80,13%) kriteria setuju. 

2024-11-26 07:11:48 admin@polbangtanmedan.ac.id
Rancangan Penyuluhan Pengendalian Hama Oryctes Rhinoceros Menggunakan Perangkap Feromon Pada Tanaman Kelapa Sawit Belum Menghasilkan (Tbm) Di Kecamatan Laut Tador Kabupaten Batubara
4 months ago
Nasution, Imam Hidayah (Medan, 2023)

Imam Hidayah Nst, Nirm 01.02.19.113. Rancangan Penyuluhan Dalam Pengendalian Hama Oryctes rhinoceros Menggunakan Perangkap Feromon Pada Tanaman Kelapa Sawit Belum Menghasilkan (TBM) Di Kecamatan Laut Tador Kabupaten Batu Bara. Tujuan dari penelitian ini adalah membuat rancangan penyuluhan penggunaan ferotrap sebagai perangkap hama kumbang tanduk pada petani kelapa sawit belum menghasilkan (TBM) untuk meningkatkan pengetahuan, sikap, dan keterampilan pekebun dalam kegiatan penyuluhan pertanian. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Pelanggiran dan Laut Tador Kecamatan Laut Tador pada bulan April s.d. Mei 2023. Rancangan penyuluhan yang digunakan yaitu sasaran penyuluhan, materi penyuluhan, metode penyuluhan, dan media penyuluhan. Analisis data evaluasi penyuluhan menggunakan uji Pre Test dan Post Test. Rancangan penyuluhan dengan materi yaitu pengendalian hama kumbang tanduk menggunakan perangkap feromon pada tanaman kelapa sawit belum menghasilkan (TBM), metode penyuluhan kunjungan kelompok dan demonstrasi cara, dan media penyuluhan yaitu folder. Pada hasil rancangan penyuluhan yang telah dilakukan diperoleh dengan kriteria “Sangat Sesuai” serta dapat meningkatkan pengetahuan, sikap dan keterampilan. Hasil analisis rancangan pembuatan perangkap yaitu P1L2 (perangkap dari bahan buah nanas dan lokasi perbatasan dengan kebun lain). 

2024-11-26 02:11:26 admin@polbangtanmedan.ac.id
Respon Petani Terhadap Sistem Tanam Double Row Pada Tanaman Jagung Dengan Ubi Kayu Di Kecamatan Gunung Sitember Kabupaten Dairi Provinsi Sumatera Utara
4 months ago
Lumbangaol, Perdinandus (Medan, 2023)

Perdinandus Lumban Gaol RPL. 01.01.21.301. Respon Petani Terhadap Sistem Tanam Double Row Pada Tanaman Jagung Dengan Ubi Kayu Di Kecamatan Gunung Sitember Kabupaten Dairi Provinsi Sumatera Utara. Tujuan pengkajian penyuluhan ini adalah untuk menganalisis resspon petani terhadap sistem double row pada tanaman jagung degan ubi kayu dan menganalisis faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi respon petani terhadap sistem tanam double row pada tanaman jagung dan ubi kayu di Kecamatan Gunung Sitember. Pengkajian ini dilaksanakan Kecamatan Gunung Sitember Kabupaten Dairi pada bulan Januari sampai Juni 2023. Metode pengkajian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan pengumpulan data menggunakan kuesioner. Sampel pengkajian sebanyak 53 petani yang merupakan anggota kelompok tani yang berada di Kecamatan Gunung Sitember, dengan penarikan sampel pengkajian yaitu menggunakan Random Sampling. Analisis respon petani terhadap sistem tanam double row pada tanaman jagung dan ubi kayu diukur dengan teknik penentuan skor model likert. Analisis faktor–faktor apa saja yang mempengaruhi respon terhadap sistem tanam double row pada tanaman jagung dan ubi kayu yaitu digunakan model analisis regresi linear berganda. Hasil pengkajian secara keseluruhan didapatkan hasil analisis persentase tingkat respon petani yaitu sebesar 79,9% pada kategori tinggi. Faktor- faktor yang berpengaruh nyata terhadap respon petani yaitu tingkat pendidikan, pengalaman berusahatani, cosmopolitan dan akses informasi. Sedangkan faktor- faktor yang tidak berpengaruh yaitu luas lahan dan tingkat pendapatan.

2024-11-25 06:11:08 admin@polbangtanmedan.ac.id
Respon Petani Nilam (Pogostemon Cablin Benth) Terhadap Pengendalian Penyakit Budok Di Kecamatan Samadua Kabupaten Aceh Selatan
4 months ago
Lindawati (Medan, 2023)

Lindawati. D, Nirm RPL 01.02.21.289. Respon Petani Nilam (Pogostemon cablin Benth) Terhadap Pengendalian Penyakit Budok di Kecamatan Samadua Kabupaten Aceh Selatan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji tingkat respon petani nilam dalam pengendalian penyakit budok dan mengkaji faktor-faktor yang mempengaruhi respon petani nilam dalam pengendalian penyakit budok di Kecamatan Samadua Kabupaten Aceh Selatan. Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Samadua Kabupaten Aceh Selatan pada bulan Mei s.d Juni 2023. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 64 orang ditentukan dengan purposive sampling dari petani nilam yang mengalami serangan penyakit budok pada tanaman nilam. Metode pengumpulan data yaitu metode observasi dan wawancara menggunakan kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya, sementara metode analisis data menggunakan skala Likert dan analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat respon petani dalam pengendalian penyakit budok pada tanaman nilam di Kecamatan Samadua Kabupaten Aceh Selatan berada di kategori baik, yaitu sebesar 69,6%. Hasil uji analisis regresi linear berganda menunjukkan bahwa faktor umur, luas lahan dan pendapatan berpengaruh terhadap respon petani dalam pengendalian penyakit budok pada tanaman nilam di Kecamatan Samadua, sedangkan faktor pendidikan, dan pengalaman tidak berpengaruh terhadap respon petani dalam pengendalian penyakit budok pada tanaman nilam di Kecamatan Samadua Kabupaten Aceh Selatan. 

2024-11-25 06:11:57 admin@polbangtanmedan.ac.id
Rancangan Standar Operasional Prosedur (Sop) Inspeksi Panen Detail (Ipd) Menggunakan E-Fact Di Pt. Smart Tbk Padang Halaban Estate
8 months ago
Irsyadillah, Muhammad Reza (Medan, 2023)

Muhammad Reza Irsyadillah, Nirm.01.04.19.125. Rancangan Standar Operasional Prosedur (SOP) Inspeksi Panen Detail (IPD) Menggunakan E-Fact di PT. SMART Tbk Padang Halaban Estate. Pengkajian ini bertujuan untuk menyusun, menganalisis, dan mengetahui efektivitas serta efisiensi Inspeksi Panen Detail (IPD) menggunakan E-Fact. Pengkajian ini dilaksanakan di Divisi V Kebun Padang Halaban PT. SMART Tbk pada bulan September 2022 sampai dengan Juli 2023 dengan menggunakan metode kualitatif pendekatan deskriptif. Metode pengumpulan data yaitu dengan metode observasi, wawancara, studi literatur, dokumentasi, sementara metode analisis data menggunakan penentuan titik kritis, fishbone, decision tree. Hasil penelitian menunjukkan SOP inspeksi panen detail menggunakan E-Fact di PT. SMART Tbk adalah SOP teknis yang dirancang menggunakan metode diagram alur (flowchart) berdasarkan penentuan titik kritis tulang ikan (fishbone), dan pohon keputusan (decision tree) dengan 12 kegiatan yang menjadi titik kritis dan 5 kegiatan yang tidak menjadi titik kritis. Pelaksanaan alur dalam rancangan inspeksi panen detail menggunakan E-Fact di PT. SMART Tbk Padang Halaban Estate meliputi kegiatan persiapan alat, pengecekan akun master data, pelaksanaan inspeksi panen dan unggah data inspeksi. Berdasarkan hasil validasi SOP inspeksi panen detail menggunakan E-Fact di lapangan diperoleh nilai efektivitas sebesar 1,20 dan efisiensi sebesar 92% yang artinya secara keseluruhan kegiatan ini layak diterapkan karena menguntungkan dari segi pengurangan waktu dan capaian target yang lebih besar. 

2024-07-31 03:07:27 admin@polbangtanmedan.ac.id
Rancangan Penyuluhan Pengendalian Hama Tikus (Rattus Argentiventer) Pada Tanaman Jagung Dengan Menggunakan Sistem Bubu Perangkap.
9 months ago
Nana Antik Situmorang (Medan, 2023)

Nana Antik Situmorang, Nirm 01.01.21.445, Rancangan Penyuluhan Pengendalian Hama Tikus (Rattus Argentiventer) Pada Tanaman Jagung Dengan Menggunakan Sistem Bubu Perangkap. Tujuan dari pengkajian ini adalah mengkaji teknis pengendalian hama tikus pada tanaman jagung menggunakan sistem bubu perangkap, menyusun desain rancangan penyuluhan pengendalian hama tikus, memvalidasi rancangan penyuluhan dan menganalisis tingkat penerimaan sasaran terhadap rancangan penyuluhan pengendalian hama tikus. Pengkajian ini dilaksanakan pada bulan Mei sampai dengan bulan Juni Tahun 2023 berlokasi di Kecamatan Siempat Nempu Hulu Kabupaten Dairi Provinsi Sumatera Utara. Metode pengkajian teknis yaitu Studi Literatur dan Internet Searching. Hasil rancangan penyuluhan menunjukkan bahwa studi literature pengendalian hama tikus menggunakan bubu perangkap yang dibuat menggunakan bahan berupa kawat dapat dinyatakan efektif dengan adanya jumlah penangkapan tikus pada perangkap bubu yang dipasang terdapat hasil yang bervariasi. Rancangan penyuluhan disusun melalui (LPM), sasaran yakni petani yang menanam tanaman jagung yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan petani dalam menggunakan perangkap bubu, materi yang digunakan yaitu pembuatan bubu perangkap, dan metode yang digunakan adalah ceramah/diskusi, demonstrasi cara serta penggunaan media berupa brosur. Validasi penyuluhan pertanian berupa (tujuan, sasaran, materi, metode dan media) menunjukan tingkat keefektifan rancangan penyuluhan di Kecamatan Siempat Nempu Hulu tergolong sangat efektif dengan nilai 87,28%. Hasil evaluasi penyuluhan peningkatan pengetahuan dengan nilai 76% dan tergolong efektif. 

2024-07-09 02:07:04 admin@polbangtanmedan.ac.id
R A N C A N G A N P E N Y U L U H A N P E R T A N I A N Pengendalian Hama Lalat Buah Pada Tanaman Jeruk Manis (Citrus Sinensis) Di Kecamatan Dolok Silau Kabupaten Simalungun
9 months ago
Sembiring, Espimosa (Medan, 2023)

Espinosa sembiring, Nirm RPL.01.01.21.333. Rancangan Penyuluhan pengendalian hama lalat buah pada tanaman jeruk (Citrus sinensis) di Kecamatan Dolok Silau Kabupaten Simalungun. Tujuan dari pengkajian ini adalah untuk (1) Mengetahui sasaran penyuluhan pertanian dalam pengendalian hama lalat buah pada tanaman jeruk di Kecamatan Dolok Silau. (2) Mengetahui materi penyuluhan pertanian dalam pengendalian hama lalat buah pada tanaman jeruk di Kecamatan Dolok Silau. (3) Mengetahui metode penyuluhan pertanian dalam pengendalian hama lalat buah pada tanaman jeruk di Kecamatan Dolok Silau. (4) Mengetahui media penyuluhan pertanian dalam pengendalian hama lalat buah pada tanaman jeruk di Kecamatan Dolok Silau. (5) Mengetahui volume penyuluhan pertanian dalam pengendalian hama lalat buah pada tanaman jeruk di Kecamatan Dolok Silau. (6) Mengetahui biaya penyuluhan pertanian dalam pengendalian hama lalat buah pada tanaman jeruk di Kecamatan Dolok Silau. (7) Mengetahui waktu penyuluhan pertanian dalam pengendalian hama lalat buah pada tanaman jeruk di Kecamatan Dolok Silau. (8) Mengetahui biaya penyuluhan pertanian dalam pengendalian hama lalat buah pada tanaman jeruk di Kecamatan Dolok Silau. (9) Mengetahui pelaksana penyuluhan pertanian dalam pengendalian hama lalat buah pada tanaman jeruk di Kecamatan Dolok Silau. Pengkajian Metode kajian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif yang dilakukan dengan kuesioner dan wawancara. Pengkajian ini dilaksanakan dari bulan Mei sampai dengan Juli 2023. Analisis data menggunakan skala likert. Hasil Pengkajian menunjukkan (1) Penetapan sasaran penyuluhan yaitu petani yang berbudidaya jeruk dan tergabung dengan kelompok tani (2) Penetapan materi penyuluhan yaitu cara pengendalian hama lalat buah pada jeruk. (3) Penetapan media penyuluhan yaitu benda sesungguhnya dan brosur. (4) Penetapan metode penyuluhan yaitu demonstrasi cara, ceramah, diskusi, dan anjangsana. (5) Penetapan volume penyuluhan yaitu 3 kali. (6) Penetapan lokasi penyuluhan yaitu di lahan pertain (7) Penetapan waktu penyuluhan yaitu saat menjelang siang hari (8) Penetapan biaya penyuluhan yaitu Rp.500.000. (9) Penetapan pelaksana penyuluhan yaitu penyuluh atau seseorang yang sudah memahami materi.

2024-07-09 01:07:43 admin@polbangtanmedan.ac.id
Respon Petani Nilam (Pogostemon Cablin Benth) Terhadap Pengendalian Penyakit Budok Di Kecamatan Samadua Kabupaten Aceh Selatan
9 months ago
D. Lindawati (Medan, 2023)

Lindawati. D, Nirm RPL 01.02.21.289. Respon Petani Nilam (Pogostemon cablin Benth) Terhadap Pengendalian Penyakit Budok di Kecamatan Samadua Kabupaten Aceh Selatan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji tingkat respon petani nilam dalam pengendalian penyakit budok dan mengkaji faktor-faktor yang mempengaruhi respon petani nilam dalam pengendalian penyakit budok di Kecamatan Samadua Kabupaten Aceh Selatan. Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Samadua Kabupaten Aceh Selatan pada bulan Mei s.d Juni 2023. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 64 orang ditentukan dengan purposive sampling dari petani nilam yang mengalami serangan penyakit budok pada tanaman nilam. Metode pengumpulan data yaitu metode observasi dan wawancara menggunakan kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya, sementara metode analisis data menggunakan skala Likert dan analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat respon petani dalam pengendalian penyakit budok pada tanaman nilam di Kecamatan Samadua Kabupaten Aceh Selatan berada di kategori baik, yaitu sebesar 69,6%. Hasil uji analisis regresi linear berganda menunjukkan bahwa faktor umur, luas lahan dan pendapatan berpengaruh terhadap respon petani dalam pengendalian penyakit budok pada tanaman nilam di Kecamatan Samadua, sedangkan faktor pendidikan, dan pengalaman tidak berpengaruh terhadap respon petani dalam pengendalian penyakit budok pada tanaman nilam di Kecamatan Samadua Kabupaten Aceh Selatan. 

2024-07-05 03:07:23 admin@polbangtanmedan.ac.id
R A N C A N G A N P E N Y U L U H A N P E R T A N I A N Pengendalian Hama Lalat Buah Pada Tanaman Jeruk Manis (Citrus Sinensis) Di Kecamatan Dolok Silau Kabupaten Simalungun
1 year ago
Sembiring, Espinosa (Medan, 2023)

Espinosa sembiring, Nirm RPL.01.01.21.333. Rancangan Penyuluhan pengendalian hama lalat buah pada tanaman jeruk (Citrus sinensis) di Kecamatan Dolok Silau Kabupaten Simalungun. Tujuan dari pengkajian ini adalah untuk (1) Mengetahui sasaran penyuluhan pertanian dalam pengendalian hama lalat buah pada tanaman jeruk di Kecamatan Dolok Silau. (2) Mengetahui materi penyuluhan pertanian dalam pengendalian hama lalat buah pada tanaman jeruk di Kecamatan Dolok Silau. (3) Mengetahui metode penyuluhan pertanian dalam pengendalian hama lalat buah pada tanaman jeruk di Kecamatan Dolok Silau. (4) Mengetahui media penyuluhan pertanian dalam pengendalian hama lalat buah pada tanaman jeruk di Kecamatan Dolok Silau. (5) Mengetahui volume penyuluhan pertanian dalam pengendalian hama lalat buah pada tanaman jeruk di Kecamatan Dolok Silau. (6) Mengetahui biaya penyuluhan pertanian dalam pengendalian hama lalat buah pada tanaman jeruk di Kecamatan Dolok Silau. (7) Mengetahui waktu penyuluhan pertanian dalam pengendalian hama lalat buah pada tanaman jeruk di Kecamatan Dolok Silau. (8) Mengetahui biaya penyuluhan pertanian dalam pengendalian hama lalat buah pada tanaman jeruk di Kecamatan Dolok Silau. (9) Mengetahui pelaksana penyuluhan pertanian dalam pengendalian hama lalat buah pada tanaman jeruk di Kecamatan Dolok Silau. Pengkajian Metode kajian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif yang dilakukan dengan kuesioner dan wawancara. Pengkajian ini dilaksanakan dari bulan Mei sampai dengan Juli 2023. Analisis data menggunakan skala likert. Hasil Pengkajian menunjukkan (1) Penetapan sasaran penyuluhan yaitu petani yang berbudidaya jeruk dan tergabung dengan kelompok tani (2) Penetapan materi penyuluhan yaitu cara pengendalian hama lalat buah pada jeruk. (3) Penetapan media penyuluhan yaitu benda sesungguhnya dan brosur. (4) Penetapan metode penyuluhan yaitu demonstrasi cara, ceramah, diskusi, dan anjangsana. (5) Penetapan volume penyuluhan yaitu 3 kali. (6) Penetapan lokasi penyuluhan yaitu di lahan pertain (7) Penetapan waktu penyuluhan yaitu saat menjelang siang hari (8) Penetapan biaya penyuluhan yaitu Rp.500.000. (9) Penetapan pelaksana penyuluhan yaitu penyuluh atau seseorang yang sudah memahami materi.

2024-02-01 02:02:10 admin@polbangtanmedan.ac.id
Rancangan Penyuluhan Pengendalian Hama Tikus (Rattus Argentiventer) Pada Tanaman Jagung Dengan Menggunakan Sistem Bubu Perangkap
1 year ago
Situmorang, Nana Antik (Medan, 2023)

Nana Antik Situmorang, Nirm 01.01.21.445, Rancangan Penyuluhan Pengendalian Hama Tikus (Rattus Argentiventer) Pada Tanaman Jagung Dengan Menggunakan Sistem Bubu Perangkap. Tujuan dari pengkajian ini adalah mengkaji teknis pengendalian hama tikus pada tanaman jagung menggunakan sistem bubu perangkap, menyusun desain rancangan penyuluhan pengendalian hama tikus, memvalidasi rancangan penyuluhan dan menganalisis tingkat penerimaan sasaran terhadap rancangan penyuluhan pengendalian hama tikus. Pengkajian ini dilaksanakan pada bulan Mei sampai dengan bulan Juni Tahun 2023 berlokasi di Kecamatan Siempat Nempu Hulu Kabupaten Dairi Provinsi Sumatera Utara. Metode pengkajian teknis yaitu Studi Literatur dan Internet Searching. Hasil rancangan penyuluhan menunjukkan bahwa studi literature pengendalian hama tikus menggunakan bubu perangkap yang dibuat menggunakan bahan berupa kawat dapat dinyatakan efektif dengan adanya jumlah penangkapan tikus pada perangkap bubu yang dipasang terdapat hasil yang bervariasi. Rancangan penyuluhan disusun melalui (LPM), sasaran yakni petani yang menanam tanaman jagung yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan petani dalam menggunakan perangkap bubu, materi yang digunakan yaitu pembuatan bubu perangkap, dan metode yang digunakan adalah ceramah/diskusi, demonstrasi cara serta penggunaan media berupa brosur. Validasi penyuluhan pertanian berupa (tujuan, sasaran, materi, metode dan media) menunjukan tingkat keefektifan rancangan penyuluhan di Kecamatan Siempat Nempu Hulu tergolong sangat efektif dengan nilai 87,28%. Hasil evaluasi penyuluhan peningkatan pengetahuan dengan nilai 76% dan tergolong efektif

2024-02-01 01:02:38 admin@polbangtanmedan.ac.id