POLBANGTAN MEDAN REPOSITORY

Student Paper


Total Result : 115
Rancangan Penyuluhan Pertanian Dalam Pemupukan Berimbang Pada Tanaman Padi Sawah Di Kecamatan Sorkam Kabupaten Tapanuli Tengah
4 days ago
Saragih Tiarmaida (Medan, 2026)

Tiarmaida Saragi. NIRM: RPL 01.01.22.632. Rancangan Penyuluhan Pemupukan Berimbang pada Tanaman Padi Sawah di Kecamatan Sorkam Kabupaten Tapanuli Tengah. Tujuan rancangan ini adalah untuk mengetahui rancangan penyuluhan pemupukan berimbang pada tanaman padi sawah di Kecamatan Sorkam Kabupaten Tapanuli Tengah, untuk mengetahui desain rancangan penyuluhan pemupukan berimbang pada tanaman padi sawah di Kecamatan Sorkam Kabupaten Tapanuli Tengah, dan untuk mengetahui tingkat penerimaan petani terhadap rancangan penyuluhan pemupukan berimbang pada tanaman padi sawah di Kecamatan Sorkam Kabupaten Tapanuli Tengah. Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Sorkam Kabupaten Tapanuli Tengah pada bulan November 2023 sampai dengan bulan November 2024. Metode pengumpulan data yaitu, observasi dan wawancara yang diukur menggunakan kuesioner, sementara metode analisis menggunakan metode rancangan penyuluhan. Rancangan penyuluhan disusun melalui Lembar Persiapan Menyuluh (LPM), yang menjadi sasaran yakni petani yang melakukan budidaya tanaman padi sawah yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan petani dalam pemupukan berimbang pada tanaman padi sawah sesuai anjuran dari 0% menjadi 50%, materi yang digunakan yaitu “pemupukan berimbang pada tanaman padi sawah”, dan metode yang digunakan adalah ceramah, diskusi, dan demonstrasi cara, serta penggunaan media berupa folder dan benda sesungguhnya. Hasil validasi rancangan penyuluhan, sasaran penyuluhan, materi penyuluhan, metode penyuluhan, media, volume, lokasi, biaya, dan pelaksanaan penyuluhan semuanya berada pada kategori efektif yaitu masing-masing secara berurut adalah 86,62%, 84,6%, 84,68%, 81,99%, 86,58%, 85,71%, 82,6%, 81,9% dan 81,99% Tingkat penerimaan petani terhadap seluruh kegiatan penyuluhan adalah 84,07%.

2026-01-09 02:01:50 admin@polbangtanmedan.ac.id
Rancangan Penyuluhan Pertanian Pembuatan Pestisida Nabati Dari Rimpang Jerangau Di Kecamatan Rokan Iv Koto Kabupaten Rokan Hulu
4 days ago
Sariatun (medan, 2025)

Sariatun. NIRM. RPL 01.01.22.626. Rancangan Penyuluhan Penerapan Pupuk Bokashi untuk Tanaman Mentimun di Desa Seuneubok Baro Kecamatan Idi Tunong Aceh Timur. Tujuan rancangan ini adalah untuk rancangan penyuluhan penerapan pupuk bokashi untuk tanaman mentimun di Desa Seuneubok Baro Kecamatan Idi Tunong Aceh Timur, untuk mengetahui desain rancangan penyuluhan penerapan pupuk bokashi untuk tanaman mentimun di Desa Seuneubok Baro Kecamatan Idi Tunong Aceh Timur, dan untuk mengetahui tingkat penerimaan petani rancangan penyuluhan penerapan pupuk bokashi untuk tanaman mentimun di Desa Seuneubok Baro Kecamatan Idi Tunong Aceh Timur. Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Idi Tunong Kabupaten Aceh Timur pada bulan November 2023 sampai dengan bulan November 2024. Metode pengumpulan data yaitu, observasi dan wawancara yang diukur menggunakan kuesioner, sementara metode analisis menggunakan metode rancangan penyuluhan. Rancangan penyuluhan disusun melalui Lembar Persiapan Menyuluh (LPM), yang menjadi sasaran yakni petani yang melakukan budidaya tanaman mentimun yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan petani dalam penerapan pupuk bokhasi untuk tanaman mentimun sesuai anjuran dari 0% menjadi 50%, materi yang digunakan yaitu “Penerapan Pupuk Bokhasi untuk Tanaman Mentimun”, dan metode yang digunakan adalah ceramah, diskusi, dan demonstrasi cara, serta penggunaan media berupa folder dan benda sesungguhnya. Hasil validasi rancangan penyuluhan, tujuan penyuluhan, sasaran penyuluhanm materi penyuluhan, metode penyuluhan, media, volume, lokasi, biaya, dan pelaksanaan penyuluhan semuanya berada pada kategori efektif yaitu masing masing secara berurut adalah 85,4%, 84,8%, 81,2%, 88%, 88,7%, 86,5%, 82,3%, 81%, dan 80,7% Tingkat penerimaan petani terhadap seluruh kegiatan penyuluhan adalah 84,3%

2026-01-09 02:01:27 admin@polbangtanmedan.ac.id
Rancangan Penyuluhan Pertanian Pembuatan Pestisida Nabati Dari Rimpang Jerangau Di Kecamatan Rokan Iv Koto Kabupaten Rokan Hulu
4 days ago
Nirdos (Medan, 2025)

Nirdos, Nirm RPL.01.01.22.569. Kajian ini bertujuan untuk merancang penyuluhan pertanian mengenai pembuatan pestisida nabati dari rimpang jerangau (Acorus calamus L.) di Kecamatan Rokan IV Koto, Kabupaten Rokan Hulu. Latar belakang penelitian didasari oleh rendahnya tingkat pemahaman dan penggunaan pestisida nabati oleh petani di daerah tersebut, padahal jerangau merupakan tanaman lokal yang mengandung senyawa aktif seperti asaron yang efektif sebagai insektisida alami. Penyuluhan pertanian diposisikan sebagai sarana edukasi untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani dalam memanfaatkan potensi lokal sebagai bahan pengendali hama ramah lingkungan. Metode yang digunakan adalah survei deskriptif kuantitatif dengan pendekatan penyuluhan berbasis partisipatif. Sampel diambil dari 86 petani anggota kelompok tani menggunakan rumus Taro Yamane dari populasi sebanyak 614 orang. Instrumen berupa kuesioner disusun berdasarkan indikator validitas dan reliabilitas. Penyuluhan dilaksanakan lima kali menggunakan metode ceramah, diskusi, dan demonstrasi cara, dengan media leaflet, benda nyata, dan kuesioner. Evaluasi dilakukan melalui penyebaran kuesioner sebelum dan sesudah penyuluhan. Hasil kajian menunjukkan bahwa tingkat penerimaan petani terhadap berbagai komponen rancangan penyuluhan tergolong tinggi: tujuan (93%), sasaran (95%), materi (94%), metode (92%), media (90%), volume (89%), lokasi (91%), waktu (87%), biaya (88%), dan keseluruhan rancangan penyuluhan diterima sebesar 91%. Hasil ini menunjukkan bahwa rancangan penyuluhan yang dikembangkan efektif dalam meningkatkan pemahaman petani mengenai pembuatan pestisida nabati dari rimpang jerangau. Penelitian ini merekomendasikan penerapan model penyuluhan serupa pada wilayah lain yang memiliki potensi tanaman lokal dengan kandungan insektisida alami. 

2026-01-09 02:01:47 admin@polbangtanmedan.ac.id
Rancangan Penyuluhan Pengendalian Hama Wereng Batang Coklat Pada Tanaman Padi Sawah Di Kecamatan Pariaman Tengah Kota Pariaman
4 days ago
Nafran Indra (Medan, 2025)

Indra Nafran. NIRM. RPL 01.01.22.603. Rancangan Penyuluhan Pengendalian Hama Wereng Batang Coklat pada Tanaman Padi Sawah di Kecamatan Pariaman Tengah Kota Pariaman. Tujuan rancangan ini adalah untuk mengetahui rancangan penyuluhan pengendalian hama wereng batang coklat pada tanaman padi sawah di Kecamatan Pariaman Tengah Kota Pariaman, untuk mengetahui desain rancangan penyuluhan pengendalian hama wereng batang coklat pada tanaman padi sawah di Kecamatan Pariaman Tengah Kota Pariaman, dan untuk mengetahui tingkat penerimaan petani terhadap rancangan penyuluhan pengendalian hama wereng batang coklat pada tanaman padi sawah di Kecamatan Pariaman Tengah Kota Pariaman. Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Pariaman Tengah Kota Pariaman pada bulan November 2023 sampai dengan bulan November 2024. Metode pengumpulan data yaitu, observasi dan wawancara yang diukur menggunakan kuesioner, sementara metode analisis menggunakan metode rancangan penyuluhan. Rancangan penyuluhan disusun melalui Lembar Persiapan Menyuluh (LPM), yang menjadi sasaran yakni petani yang melakukan budidaya tanaman padi sawah yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan petani dalam pengendalian hama wereng batang coklat pada tanaman padi sawah sesuai anjuran dari 20% menjadi 50%, materi yang digunakan yaitu “Pengendalian Hama Wereng Batang Coklat pada Tanaman Padi Sawah”, dan metode yang digunakan adalah ceramah, diskusi, dan demonstrasi cara, serta penggunaan media berupa folder dan benda sesungguhnya. Hasil validasi rancangan penyuluhan, sasaran penyuluhan, materi penyuluhan, metode penyuluhan, media, volume, lokasi, biaya, dan pelaksanaan penyuluhan semuanya berada pada kategori efektif yaitu masing masing secara berurut adalah 83,38%, 83,79%, 83,03%, 85,86%, 86,76%, 85,45%, 83,66%, 80,62%, dan 81,66%, Tingkat penerimaan petani terhadap seluruh kegiatan penyuluhan adalah 84,88%%.

2026-01-09 02:01:56 admin@polbangtanmedan.ac.id
Rancangan Penyuluhan Penggunaan Benih Unggul Berlabel Tanaman Padi Sawah (Oryza Sativa L.) Di Kecamatan Vii Koto Kabupaten Padang Pariaman
4 days ago
Basri Hasan (Medan, 2025)

Hasan Basri, NIRM. RPL. 01.01.22.601. Pengkajian yang saya lakukan ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi wilayah penyuluhan pertanian dan menganalisis presentase tingkat penerimaan petani dalam penetapan tujuan, sasaran, materi, metode, media, volume, lokasi, waktu, biaya dan rancangan penyuluhan pertanian penggunaan benih unggul berlabel tanaman padi sawah (Oriza sativa L.) di Kecamatan VII Koto Kabupaten Padang Pariaman. Pengkajian ini dilaksanakan di nigari Lurah Ampalu Kecamatan VII Koto pada bulan Oktober 2024 sampai dengan bulan Januari 2025 dengan menggunakan metode pengumpulan data secara wawancara dan kuesioner yang sudah diuji Validitas dan Reliabilitasnya dengan jenis pengkajian kuantitatif deskriptif. Sementara analisis datanya dengan menggunakan skala linkert setelah dilaksanakan kegiatan penyuluhan. Identifikasi potensi wilayah penyuluhan pertanian yang terdiri dari beberapa permasalahan dan beberapa potensi untuk menyelesaikan permasalahan yang dihadapi petani. Penetapan sasaran penyuluhan yang terdiri dari anggota kelompok tani sebagai petani padi sawah yang sesuai keriteria yaitu petani padi sawah yang terdapat pada 6 kelompok tani dengan jumlah populasi sebanyak 245 orang maka didapatkan sampel sebanyak 38 orang dengan metode random sampling. Presentase tingkat penerimaan petani dalam penetapan tujuan dan sasaran sangat efektif, materi mendapatkan skor sebesar 99,47 % atau sangat efektif, metode mendapatkan skor sebesar 80 % atau efektif, media mendapatkan skor sebesar 80 % atau efektif, volume mendapatkan skor sebesar 97,1 % atau sangat efektif, lokasi mendapatkan skor sebesar 100 % atau sangat efektif, waktu mendapatkan skor sebesar 100 % atau sangat efektif, biaya mendapatkan skor sebesar 80 % atau efektif dan rancangan penyuluhan pertanian penggunaan benih unggul berlabel tanaman padi sawah di Kecamatan VII Koto Kabupaten Padang Pariaman mendapatkan nilai skor rata-rata 89,1 % atau sangat efektif untuk diterapkan. 

2026-01-09 02:01:58 admin@polbangtanmedan.ac.id
Rancangan Penyuluhan Pertanian Tentang Alih Fungsi Lahan Padi Sawah Menjadi Lahan Hortikultura Di Kelurahan Padang Masiang Kecamatan Barus Kabupaten Tapanuli Tengah Sumatera Utara
4 days ago
Manalu, Anny Nerawat (Medan, 2025)

Anny Nerawaty Manalu, NIRM: RPL.01.01.22.540, Rancangan Penyuluhan Pertanian Tentang Alih Fungsi Lahan di Kelurahan Padang Masiang Kecamatan Barus Kabupaten Tapanuli Tengah Sumatera Utara. Tugas Akhir. Program Studi Penyuluhan Pertanian Berkelanjutan Politeknik Pembangunan Pertanian Medan. 2024. Alih fungsi lahan pertanian menjadi fungsi lain seperti perkebunan, pemukiman, dan fasilitas umum merupakan fenomena yang semakin marak terjadi khususnya di Kelurahan Padang Masiang, Kecamatan Barus, Kabupaten Tapanuli Tengah. Penelitian ini bertujuan untuk merancang penyuluhan pertanian yang efektif dalam mengatasi permasalahan alih fungsi lahan dengan pendekatan partisipatif dan berkelanjutan. Pengkajian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan teknik survei menggunakan kuisioner dibantu software SPSS versi 25. Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Barus yakni Kelurahan Padang Masiang. Waktu penelitian dilakukan pada bulan Mei hingga Agustus 2024. Subjek penelitian adalah 53 petani yang berasal dari 3 kelompok tani di Kelurahan Padang Masiang yaitu Kelompok tani Saoloan, Bina Guna, dan Maduma. Berdasarkan tahapan dalam proses pengkajian, maka dapat disimpulkan bahwa rancangan penyuluhan pertanian tentang alih fungsi lahan di Kelurahan Padang Masiang Kecamatan Barus Kabupaten Tapanuli Tengah Sumatera Utara sebesar 89,24% yang termasuk dalam kriteria sangat efektif. 

2026-01-09 02:01:18 admin@polbangtanmedan.ac.id
Rancangan Penyuluhan Pertanian Pembuatan Elisitor Biosaka Pada Tanaman Padi Di Kecamatan Rantau Selamat Kabupaten Aceh Timur
2 months ago
Arman (Medan, 2025)

Arman. NIRM. RPL. 01.01.22.541. Rancangan Penyuluhan Pertanian Pembuatan Elisitor Biosaka pada Tanaman Padi di Kecamatan Rantau Selamat Kabupaten Aceh Timur. Pengkajian ini bertujuan untuk mendesain rancangan penyuluhan pertanian serta untuk menganalisis tingkat penerimaan petani (materi, metode, media, volume, lokasi, waktu, biaya penyuluhan pertanian) terhadap pembuatan elisitor biosaka di Kecamatan Rantau Selamat Rantau Selamat Kabupaten Aceh Timur. Pengkajian ini dilaksanakan pada September – Desember 2024 di Kecamatan Rantau Selamat. Metode Pengkajian yang digunakan adalah wawancara dan survei yang dianalisis menggunakan Teknik deskriptif kuantitatiif. untuk mengevaluasi tingkat penerimaan petani terhadap rancangan penyuluhan, meliputi materi, metode, media, volume, lokasi, waktu, dan biaya penyuluhan. Hasil pengkajian ini menunjukkan bahwa tingkat penerimaan petani terhadap rancangan penyuluhan pembuatan elisitor biosaka pada tanaman padi di Kecamatan Rantau Selamat Kabupaten Aceh Timur tergolong Sangat Efektif (80,3%). Sedangkan, tingkat penerimaan petani terhadap metode penyuluhan termasuk dalam kategori sangat efektif (83,3%), pada media penyuluhan termasuk kategori efektif (79,2%), volume penyuluhan tergolong efektif (76,6%), Lokasi penyuluhan termasuk kategori sangat efektif (84,5%), waktu penyuluhan tergolong sangat efektif (83%), biaya penyuluhan tergolong sangat efektif (82%) materi penyuluhan tergolong sangat efektif (80,9%). 

2025-10-21 08:10:20 admin@polbangtanmedan.ac.id
Rancangan Penyuluhan Pertanian Penggunaan Pupuk Organik Pada Tanaman Jagung (Zea Mays L) Di Kecamatan Simpang Alahan Mati Kabupaten Pasaman
2 months ago
Ferdy Arma (Medan, 2025)

Armaferdi. NIRM. RPL.01.01.22.590. Pengkajian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat presentase penerimaan petani terhadap penetapan tujuan, sasaran, materi, metode, media, volume, lokasi, waktu, biaya penyuluhan dan untuk menganalisis tingkat pengetahuan, Keterampilan dan sikap petani dalam rancangan penyuluhan pertanian penggunaan pupuk organik pada tanaman jagung ( Zea mays.L) di Kecamatan Simpang Alahan Mati Kabupaten Pasaman. Penelitian ini dilaksanakan di Nagari Alahan Mati Hilia Kecamatan Simpang Alahan Mati pada akhir bulan Oktober sampai dengan akhir bulan Desember 2024 dengan menggunakan metode pengumpulan data berdasarkan hasil wawancara dan kuesioner yang telah mengalami uji validitas dan reliabilitas dengan jenis pengkajian deskripitif kuantitatif dan analisis data menggunakan skala likert setelah pelaksanaan penyuluhan. Identifikasi potensi wilayah penyuluhan pertanian meliputi beberapa potensi untuk menyelesaikan masalah yang dihadapi petani. Penetapan sasaran penyuluhan adalah anggota kelompoktani yang membudidayakan jagung yang terdiri dari 6 kelompoktani dengan populasi sebanyak 240 orang dan sampel yang didapat sebanyak 70 orang dengan sistem propotional random sampling. Tingkat persentase penerimaan, sasaran sebesar 90,16%, materi sebesar 90,71%, metode sebesar 90,12%, Media sebesar 90,13%, volume sebesar 90,07%, lokasi sebesar 90,77%, waktu sebesar 90,01% dan sebesar 89,77%. Rancangan penyuluhan penggunaan pupuk organik pada tanaman jagung di Kecamatan Simpang Alahan Mati mendapatkan skor rata-rata 90,25% dengan kriteria sangat efektif untuk diterapkan di lapangan.

2025-10-21 08:10:21 admin@polbangtanmedan.ac.id
Rancangan Penyuluhan Pemanfaatan Pekarangan Pangan Lestari Di Kecamatan Barangin Kota Sawahlunto
2 months ago
Amlis (Medan, 2025)

Amlis. NIRM: RPL 01.01.22.539. Rancangan Penyuluhan Pertanian Pemanfaatan Pekarangan Pangan Lestari di Kecamatan Barangin Kota Sawahlunto. Tujuan rancangan ini adalah untuk mengetahui pemanfaatan pekarangan pangan lestari di Kecamatan Barangin Kota Sawahlunto, untuk mengetahui desain rancangan penyuluhan tentang pemanfaatan pekarangan pangan lestari di Kecamatan Barangin Kota Sawahlunto, dan untuk mengetahui tingkat penerimaan petani terhadap rancangan penyuluhan pemanfaatan pekarangan pangan lestari di Kecamatan Barangin Kota Sawahlunto. Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Barangin Kota Sawahlunto pada bulan November 2023 sampai dengan bulan Mei 2024. Metode pengumpulan data yaitu, observasi dan wawancara yang diukur menggunakan kuesioner, sementara metode analisis menggunakan metode rancangan penyuluhan. Rancangan penyuluhan disusun melalui Lembar Persiapan Menyuluh (LPM), yang menjadi sasaran yakni wanita tani yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan wanita tani dalam pemanfaatan pekarangan lestari sesuai anjuran dari 20% menjadi 50%, materi yang digunakan yaitu “Pemanfaatan pekarangan lestari”, dan metode yang digunakan adalah ceramah, diskusi, dan demonstrasi cara, serta penggunaan media berupa folder dan benda sesungguhnya. Hasil validasi rancangan penyuluhan, sasaran penyuluhan, materi penyuluhan, metode penyuluhan, media, volume, lokasi, biaya, dan pelaksanaan penyuluhan semuanya berada pada kategori efektif yaitu masing-masing secara berurut adalah 81,07%, 82,20%, 80,79%, 82,99%, 84,79%, 83,49%,82,25%, 78,87%, dan 80,77%

2025-10-21 08:10:48 admin@polbangtanmedan.ac.id
Rancangan Penyuluhan Pembuatan Dan Pengaplikasian Biochar Sebagai Pembenah Tanah Pada Tanaman Jagung (Zea Mays L.) Di Kecamatan Purba Kabupaten Simalungun
3 months ago
Hutasoit, Serep Hutasoit Natalie (Medan, 2025)

Serephia Natalie Hutasoit, NIRM. 01.01.21.264. Rancangan Penyuluhan Pembuatan dan Pengaplikasian Biochar Sebagai Pembenah Tanah Pada Tanaman Jagung (Zea mays L.) di Kecamatan Purba Kabupaten Simalungun. Tujuan rancangan penyuluhan ini adalah (1) mengidentifikasi potensi wilayah penyuluhan pertanian di Kecamatan Purba Kabupaten Simalungun, (2) menganalisis penetapan tujuan penyuluhan pembuatan dan pengaplikasian biochar sebagai pembenah tanah sesuai dengan prinsip SMART dan ABCD di Kecamatan Purba Kabupaten Simalungun, (3) menganalisis penetapan sasaran penyuluhan pembuatan dan pengaplikasian biochar sebagai pembenah tanah berdasarkan karakteristik sasaran, karakteristik demografis, sosial dan ekonomi di Kecamatan Purba Kabupaten Simalungun, (4) menganalisis tingkat penerimaan petani terhadap rancangan penyuluhan pertanian pembuatan dan pengaplikasian biochar sebagai pembenah tanah (materi, metode, media, volume, lokasi, waktu, biaya penyuluhan pertanian) di Kecamatan Purba Kabupaten Simalungun, (5) mengetahui jumlah petani yang melaksanakan pembuatan dan pengaplikasian biochar sebagai pembenah tanah di Kecamatan Purba Kabupaten Simalungun. Metode pengumpulan data yaitu wawancara yang diukur menggunakan kuesioner dan jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan deskriptif, sementara metode analisis menggunakan metode rancangan penyuluhan dengan Skala Likert. Hasil rancangan penyuluhan menunjukkan (1) identifikasi potensi wilayah menggunakan metode RRA menunjukkan terdapatnya limbah tongkol jagung yang tidak dimanfaatkan, (2) tujuan penyuluhan untuk meningkatkan sikap petani membuat dan mengaplikasikan biochar di lahan usaha tani jagung dalam satu musim tanam sesuai anjuran awalnya 15 orang (26%) menjadi 20 orang (35,09%), (3) sasaran penyuluhan yaitu pengurus kelompok tani yang melakukan budidaya tanaman jagung, (4) hasil validasi penyuluhan menunjukkan tingkat keefektifan rancangan penyuluhan di Kecamatan Purba sebesar 83,42% dan kriteria sangat efektif, (5) jumlah petani yang melakukan pembuatan dan pengaplikasian biochar yaitu sebanyak 20 orang (35,09%). 

2025-10-15 04:10:08 admin@polbangtanmedan.ac.id
Rancangan Penyuluhan Pembuatan Soft Cookies Tepung Bengkuang Pada Petani Bengkuang
3 months ago
Muthmainah,putri Fadilah (Medan, 2025)

Putri Fadillah Muthmainah, Nirm 01.01.21.256. Rancangan Penyuluhan Pembuatan Soft Cookies Tepung Bengkuang. Tujuan penelitian adalah (1) Mengkaji formulasi soft cookies tepung bengkuang terbaik yang dapat diterima responden. (2) Mengkaji persepsi petani terhadap inovasi teknologi pembuatan soft cookies tepung bengkuang. (3) Mendesain rancangan penyuluhan pembuatan soft cookies tepung bengkuang tervalidasi. Penelitian teknis menggunakan metode eksperimental untuk mengetahui pengaruh konsentrasi tepung bengkuang terhadap mutu soft cookies yang terdiri dari 5 perlakuan. Kajian penyuluhan menggunakan metode kualitatif dengan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Penelitian dilaksanakan dari bulan November 2024 sampai dengan Juli 2025. Analisis data menggunakan skala likert dan pengolahan data pada uji kadar air menggunakan uji anova dengan software SPSS 26 serta dilakukan uji organoleptik kepada 20 orang panelis tidak terlatih. Hasil penelitian menunjukkan (1) Hasil terbaik dari pembuatan soft cookies tepung bengkuang ada pada perlakuan P2 dengan konsentrasi tepung terigu 75% dan tepung bengkuang 25%. (2) Persepsi petani terhadap inovasi pembuatan soft cookies tepung bengkuang, masyarakat belum mengetahui inovasi olahan dari bengkuang ini dan menilai inovasi ini sebagai suatu pengembangan baru yang berpotensi meningkatkan pendapatan baik bagi petani maupun konsumen. (3) Hasil validasi penyuluhan menunjukkan tingkat keefektifan rancangan penyuluhan di Kecamatan Kuranji, Kota Padang sebesar 79,3% dan tergolong sangat efektif.

2025-10-07 08:10:52 admin@polbangtanmedan.ac.id