POLBANGTAN MEDAN REPOSITORY

Student Paper


Total Result : 154
Rancangan Penyuluhan Pembuatan Mochi Tepung Ubi Jalar Ungu (Ipomoea batatas L.)
2 months ago
Feni Yesica Naibaho (Medan, 2025)

Feni Yesica Naibaho, NIRM. 01.01.21.210. Ubi jalar ungu (Ipomoea batatas merupakan komoditas lokal yang kaya nutrisi serta berpotensi diolah menjadi produk bernilai tambah guna meningkatkan pendapatan petani. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh formulasi tepung ubi jalar ungu terhadap kualitas mochi, menganalisis persepsi petani terhadap inovasi mochi, serta merancang penyuluhan yang tervalidasi mengenai pembuatan mochi Tepung Ubi Jalar Ungu. Penelitian meliputi kajian teknis, analisis persepsi petani, dan validasi rancangan penyuluhan. Kajian teknis menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan lima perlakuan konsentrasi tepung ubi jalar ungu (10%, 15%, 20%, 25%, dan 30%) serta tiga ulangan. Parameter yang diamati mencakup kadar air dan uji organoleptik (warna, rasa, aroma, tekstur, dan penampakan keseluruhan). Analisis persepsi dilakukan secara kualitatif melalui wawancara dan reduksi data, sedangkan validasi rancangan penyuluhan dinilai dengan skala Likert lima kategori.  Penelitian dilaksanakan pada Maret–Juni 2025. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi terbaik adalah 20% tepung ubi jalar ungu yang menghasilkan mutu organoleptik paling baik. Persepsi petani terhadap inovasi mochi tergolong positif. Hasil validasi menunjukkan tingkat keefektifan rancangan penyuluhan dalam kategori efektif dengan nilai 80,68%, serta evaluasi penyuluhan memperlihatkan peningkatan pengetahuan petani sebesar 68,8%.

2026-05-11 01:05:29 admin@polbangtanmedan.ac.id
Respon Kelompok Tani Terhadap Program Brigade Pangan Di Kecamatan Babalan Kabupaten Langkat Provinsi Sumatera Utara
2 months ago
Nurbaiti, Dinda (Medan, 2025)

Dinda Nurbaiti, Nirm. 01.01.21.239. Respon Kelompok Tani terhadap Program Brigade Pangan di Kecamatan Babalan Kabupaten Langkat. Pengkajian ini bertujuan untuk menganalisis respon kelompok tani terhadap program Brigade Pangan di Kecamatan Babalan Kabupaten Langkat, sekaligus menelaah sejauh mana dukungan pemerintah, pendapatan, serta kepuasan petani berpengaruh terhadap respon yang ditunjukkan. Program Brigade Pangan merupakan salah satu upaya pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan melalui pendekatan agribisnis modern yang menekankan pada optimalisasi lahan dan peningkatan produktivitas petani. Pengkajian ini dilaksanakan di Kecamatan Babalan Kabupaten Langkat Provinsi Sumatera Utara pada periode Maret hingga Mei 2025. Jenis pengkajian yang digunakan adalah survei dengan metode kuantitatif deskriptif. Respon kelompok tani dianalisis menggunakan distribusi frekuensi, sedangkan pengaruh antar variabel diuji dengan model Structural Equation Modeling (SEM) berbasis Partial Least Square (PLS) melalui perangkat lunak Smart-PLS. Hasil pengkajian menunjukkan bahwa respon kelompok tani terhadap Program Brigade Pangan berada pada kategori sedang dengan persentase 28,57%. Analisis SEM-PLS menegaskan bahwa dukungan pemerintah (X1), pendapatan (X2), dan kepuasan petani (X3) berpengaruh signifikan terhadap respon kelompok tani. Temuan ini mengindikasikan bahwa keberhasilan program sangat dipengaruhi oleh sinergi antara kebijakan pemerintah, peningkatan kesejahteraan ekonomi, serta kepuasan petani terhadap manfaat program yang diterima. Dengan demikian, diperlukan strategi lanjutan untuk memperkuat respon petani agar program dapat berkelanjutan

2026-05-11 01:05:18 admin@polbangtanmedan.ac.id
Respon Petani Terhadap Program Optimalisasi Lahan Dalam Meningkatkan Indeks Pertanaman (Ip) Padi Di Kecamatan Tanjung Beringin Kabupaten Serdang Bedagai Provinsi Sumatera Utara
3 months ago
Perangin-angin, Raffi Aditya (Medan, 2025)

 Raffi Aditya Perangin-Angin, Nirm. 01.01.21.257. Respon Petani terhadap Program Optimalisasi Lahan dalam Meningkatkan Indeks Pertanaman (IP) Padi di Kecamatan Tanjung Beringin Kabupaten Serdang Bedagai Provinsi Sumatera Utara. Tujuan dari Pengkajian ini adalah untuk mengetahui tingkat respon dan faktor-faktor yang memengaruhi petani terhadap program optimalisasi lahan dalam meningkatkan indeks pertanaman. Teknik pengumpulan data yaitu menggunakan kuisioner yang sudah diuji validitas dan realibilitasnya. Sementara teknik analisis data menggunakan regresi linear berganda. Hasil pengkajian menunjukkan bahwa tingkat respon petani terhadap program optimalisasi lahan dalam meningkatkan indeks pertanaman dengan tingkat respon sebesar 59,38%. Hasil regresi linear berganda terhadap faktor-faktor yang memengaruhi respon petani diperoleh persamaan sebagai berikut Y = -56.516 + 0,256X1 + 0,913X2 + 0,830X3 + 0,263X4 + 0,606X5 + 0,438X6 + 0,609X7 + e. Uji lanjut menggunakan t-hitung menunjukkan bahwa faktor umur, pendidikan, pengalaman usahatani, pendapatan, status kepemilikan lahan, dan peran penyuluh memiliki pengaruh yang signifikan dengan nilai t-hitung lebih besar dari t-tabel. Sedangkan faktor luas lahan berpengaruh tidak signifikan dengan t-hitung lebih kecil dari pada t-tabel.

2026-04-20 03:04:38 admin@polbangtanmedan.ac.id
Rancangan Penyuluhan Pembuatan Abon Jamur Tiram Pada Petani Jamur Tiram
3 months ago
Lubis, Nur Ainun Fadhilah (Medan, 2025)

Nur’ainun Fadhilah Lubis, Nirm 01.01.21.253. Rancangan Penyuluhan Pembuatan Abon Jamur Tiram Pada Petani Jamur Tiram. Tujuan dari pengkajian ini adalah untuk (1) Mengetahui pengaruh penggunaan jamur tiram sebagai bahan baku utama terhadap mutu abon yang dihasilkan. (2) Mengetahui tingkat persepsi petani terhadap inovasi teknologi pembuatan abon dari jamur tiram. (3) Mendesain rancangan penyuluhan tentang pembuatan abon dari jamur tiram yang tervalidasi. Pengkajian teknis menggunakan metode eksperimental untuk mengetahui pengaruh konsentrasi jamur tiram terhadap mutu abon yang terdiri dari empat perlakuan. Kajian penyuluhan menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif yang dilakukan dengan menyebarkan kuesioner dan wawancara. Pengkajian ini dilaksanakan dari bulan Maret sampai dengan Mei 2025. Analisis data menggunakan skala Likert dan pengolahan data menggunakan SPSS 25. Hasil pengkajian menunjukkan (1) Hasil terbaik dari pembuatan abon dari jamur tiram ada pada perlakuan P1 dengan konsentrasi 60% jamur tiram dan 40% daging ayam. (2) Persepsi petani terhadap inovasi teknologi pembuatan abon dari jamur tiram tergolong tinggi dengan persentase 79%. (3) Hasil validasi penyuluhan menunjukkan tingkat penerimaan rancangan penyuluhan di Kecamatan Kutalimbaru sebesar 82,8% dan tergolong sangat efektif.

2026-04-20 03:04:20 admin@polbangtanmedan.ac.id
Rancangan Penyuluhan Pemanfaatan Organik Biochar Pakis Kawat (Dicranopteris Linearis) Dalam Upaya Produksi Jagung (Zea Mays L.) Di Food Estate Kecamatan Pollung Kabupaten Humbang Hasundutan
3 months ago
Sinaga, Mhd Pauji (Medan, 2025)

Muhammad Pauzi Sinaga, Nirm 01.01.21.250. Rancangan Penyuluhan Pemanfaatan Organik Biochar Pakis Kawat (Dicranopteris linearis) Dalam Upaya Peningkatan Produksi Jagung (Zea mays L.) Di Lokasi Food Estate Kecamatan Pollung Kabupaten Humbang Hasundutan Provinsi Sumatera Utara. Pengkajian ini bertujuan untuk merancang penyuluhan pemanfaatan organik biochar pakis kawat (Dicranopteris linearis) dalam upaya peningkatan produksi jagung (Zea mays L.) di lokasi Food Estate Kecamatan Pollung Kabupaten Humbang Hasundutan. Penurunan produksi jagung yang signifikan, dari 15.330,65 ton pada tahun 2022 menjadi 14.509,33 ton pada tahun 2023, mendorong penelitian ini. Biochar pakis kawat diharapkan dapat memperbaiki kualitas tanah serta meningkatkan pertumbuhan dan hasil jagung. Metode yang digunakan meliputi pendekatan eksperimen dengan Rancangan Acak Kelompok (RAK) serta penyuluhan melalui ceramah, diskusi, dan demonstrasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan dengan kombinasi 50% tanah top soil dan 50% biochar pakis kawat memberikan pertumbuhan yang optimal dan signifikan. Tinggi tanaman, diameter batang, jumlah daun, dan berat basah jagung mengalami peningkatan yang signifikan. Tingkat penerimaan petani terhadap rancangan penyuluhan mencapai 82,12%, yang menunjukkan bahwa penyuluhan ini sangat efektif. Dengan demikian, pemanfaatan organik biochar pakis kawat berpotensi meningkatkan produksi jagung secara berkelanjutan dan memberikan manfaat ekonomi bagi petani. Pengkajian ini menyarankan agar penggunaan biochar pakis kawat diadopsi secara luas dalam praktik pertanian di daerah tersebut.

2026-04-20 02:04:13 admin@polbangtanmedan.ac.id
Rancangan Penyuluhan Pemanfaatan Bahan Organik Dari Pakis Kawat (Dicranopteris Linearis) Dalam Upaya Peningkatan Produksi Bawang Merah (Allium Ascalonicum L.) Di Food Estate Kecamatan Pollung
3 months ago
Marpaung, Maxcwel (Medan, 2025)

Maxcwell Nirm. 01.01.21.249. Rancangan penyuluhan pemanfaatan bahan organik dari pakis kawat dalam upaya peningkatan produksi bawang merah di Food Estate Kecamatan Pollung Kabupaten Humbang Hasundutan. Tujuan penelitian ini adalah untuk (1) Mengetahui campuran dan komposisi terbaik antara biochar pakis kawat dan tanah andisol dalam menurunkan retensi P (2) Mendesain rancangan penyuluhan yang efektif mengenai pemanfaatan biochar pakis kawat di lokasi Food Estate Kecamatan Pollung Kabupaten Humbang Hasundutan (3) Untuk mengetahui tingkat penerimaan petani terhadap rancangan penyuluhan yang telah dirancang dan disuluhkan. Pengkajian teknis menggunakan metode eksperimental yang terdiri dari empat perlakuan dengan dosis biochar pakis kawat yang berbeda-beda dan memiliki tiga kali ulangan untuk setiap tanamannya, sedangkan kajian penyuluhan menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif yang dilakukan dengan kuesioner dan wawancara. Pengkajian ini dilaksanakan dari bulan Maret sampai dengan Mei 2025. Analisis data menggunakan skala Likert dan pengolahan data menggunakan SPSS 25. Hasil pengkajian menunjukkan (1) Pemberian biochar pakis kawat 50% memberikan pengaruh terbaik dan dapat meningkatkan produktivitas tanaman bawang merah. (2) Rancangan penyuluhan yang efektif meliputi, Tujuan, Sasaran, Materi, Media, Metode, Volume, Lokasi, Waktu, dan Biaya sesuai dengan kebutuhan petani. (3) Tingkat penerimaan petani terhadap rancangan penyuluhan yang telah dan didesain dan di laksanaan sebesar 86,04% yang tergolong sangat efektif.

2026-04-20 02:04:30 admin@polbangtanmedan.ac.id
Respon Kelompok Tani Terhadap Program Brigade Pangan Di Kecamatan Babalan Kabupaten Langkat Provinsi Sumatera Utara
3 months ago
Nurbaiti, Dinda (Medan, 2026)

Dinda Nurbaiti, Nirm. 01.01.21.239. Respon Kelompok Tani terhadap Program

Brigade Pangan di Kecamatan Babalan Kabupaten Langkat. Pengkajian ini

bertujuan untuk menganalisis respon kelompok tani terhadap program Brigade

Pangan di Kecamatan Babalan Kabupaten Langkat, sekaligus menelaah sejauh

mana dukungan pemerintah, pendapatan, serta kepuasan petani berpengaruh

terhadap respon yang ditunjukkan. Program Brigade Pangan merupakan salah satu

upaya pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan melalui pendekatan

agribisnis modern yang menekankan pada optimalisasi lahan dan peningkatan

produktivitas petani. Pengkajian ini dilaksanakan di Kecamatan Babalan Kabupaten

Langkat Provinsi Sumatera Utara pada periode Maret hingga Mei 2025. Jenis

pengkajian yang digunakan adalah survei dengan metode kuantitatif deskriptif.

Respon kelompok tani dianalisis menggunakan distribusi frekuensi, sedangkan

pengaruh antar variabel diuji dengan model Structural Equation Modeling (SEM)

berbasis Partial Least Square (PLS) melalui perangkat lunak Smart-PLS. Hasil

pengkajian menunjukkan bahwa respon kelompok tani terhadap Program Brigade

Pangan berada pada kategori sedang dengan persentase 28,57%. Analisis SEM-PLS

menegaskan bahwa dukungan pemerintah (X1), pendapatan (X2), dan kepuasan

petani (X3) berpengaruh signifikan terhadap respon kelompok tani. Temuan ini

mengindikasikan bahwa keberhasilan program sangat dipengaruhi oleh sinergi

antara kebijakan pemerintah, peningkatan kesejahteraan ekonomi, serta kepuasan

petani terhadap manfaat program yang diterima. Dengan demikian, diperlukan

strategi lanjutan untuk memperkuat respon petani agar program dapat

berkelanjutan

2026-04-20 01:04:09 admin@polbangtanmedan.ac.id
Rancangan Penyuluhan Pertanian Penggunaan Pupuk Organik Pada Pertanaman Bawang Merah Varietas Biru Lancor Di Kecamatan Simanindo Kabupaten Samosir Provinsi Sumatera Utara
5 months ago
Sialagan, Ordolina (Medan, 2024)

Odorlina Siallagan NIRM. RPL.01.01.21.300. Pengkajian ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi wilayah penyuluhan pertanian dan menganalisis presentase tingkat penerimaan petani dalam penetapan tujuan, sasaran, materi, metode, media, volume, lokasi, waktu, biaya dan rancangan penyuluhan pertanian penggunaan pupuk organik terhadap pertanaman bawang merah varietas biru lancor di Kecamatan Simanindo Kabupaten Samosir Provinsi Sumatera Utara. Pengkajian ini dilaksanakan di Kecamatan Simanindo pada bulan Juni sampai dengan Juli 2023 dengan menggunakan metode pengumpulan data dengan wawancara dan kuesioner yang sudah diuji validitas dan reliabilitasnya dengan jenis pengkajian kuantitatif deskriptif. Sementara analisis datanya dengan menggunakan skala likert setelah dilaksanakan kegiatan penyuluhan. Identifikasi potensi wilayah penyuluhan pertanian yang terdiri dari beberapa permasalahan dan beberapa potensi untuk menyelesaikan permasalahan yang dihadapi petani. Sasaran penyuluhan yaitu petani yang melakukan budidaya tanaman bawang merah di Desa Cinta Dame di Kecamatan Simanindo, yaitu Desa Tuktuk Siadong sebanyak 3 kelompok tani dengan jumlah anggota 63 orang dan Desa Cinta Dame sebanyak 3 kelompok tani dengan jumlah 59 orang yang membudidayakan bawang merah di Kecamatan Simanindo. Persentase tingkat penerimaan petani dalam penetapan sasaran penyuluhan didominasi dengan 54.5% sangat setuju yang berarti sangat positif, tujuan penyuluhan didominasi dengan 82.4% sangat setuju, media penyuluhan didominasi dengan 72.6% sangat setuju, materi penyuluhan didominasi dengan 58.2% sangat setuju, metode penyuluhan didominasi dengan 67.3% sangat setuju, volume penyuluhan didominasi dengan 76.4% sangat setuju, biaya penyuluhan didominasi dengan 54.5% sangat setuju, lokasi penyuluhan didominasi dengan 65.9% sangat setuju, dan rancangan penyuluhan penggunaan pupuk organik terhadap pertanaman bawang merah varietas biru lancor di Kecamatan Simanindo mendapatkan nilai skor rata-rata 92,2 % atau sangat efektif untuk diterapkan.

2026-02-19 07:02:27 admin@polbangtanmedan.ac.id
Rancangan Penyuluhan Penerapan Sistim Tanam Jajar Legowo 2.1 Di Kecamatan Kluet Utara Kabupaten Aceh Selatan Provinsi Aceh
5 months ago
AL, Kendry (Medan, 2024)

Kendri AL, Nirm 01.01.21.439. Rancangan Penyuluhan Penerapan Sistim Tanam

Jajar Legowo 2.1 Di Kecamatan Kluet Utara Kabupaten Aceh Selatan Provinsi

Aceh. Pengkajian ini bertujuan untuk mengetahui tujuan, sasaran, materi, metode,

media, volume, lokasi, waktu dan biaya rancangan penyuluhan penerapan

rancangan penyuluhan penerapan sistim tanam jajar legowo 2.1 Di kecamatan kluet

utara Kabupaten Aceh Selatan. Metode pengkajian ini yaitu deskripsi kuantitatif

dan metode pengumpul data yaitu metode wawancara menggunakan kuesioner,

sementara metode analisis data menggunakan skala likert. Hasil pengkajian

menunjukkan bahwa Sasaran penyuluhan dengan persentase 81,4% artinya sasaran

penyuluhan sangat efektif untuk diterapkan. Tujuan penyuluhan memperoleh

persentase 81,6% tujuan penyuluhan sangat efektif untuk diterapkan. Materi

penyuluhan memperoleh persensate 82,1%, artinya materi penyuluhan sangat

efektif untuk diterapkan. Metode penyuluhan persentase 80,6%, artinya metode

penyuluhan efektif untuk diterapkan. Media penyuluhan memperoleh persentase

84,6% sehingga sangat efektif untuk diterapkan. Volume penyuluhan pertanian

dilakukan sebanyak 2 kali, memperoleh persentase 85,9%, sehingga sangat efektif

untuk diterapkan. Lokasi penyuluhan pertanian memperoleh persentase 82,2%,

sehingga sangat efektif untuk diterapkan. Waktu penyuluhan memperoleh

persentase 86,1%, artinya waktu penyuluhan sangat efektif untuk diterapkan. Biaya

penyuluhan pertanian bersumber dari APBN, memperoleh persentase 84,7%,

artinya biaya penyuluhan sangat efektif untuk diterapkan.

2026-02-09 02:02:28 admin@polbangtanmedan.ac.id
Rancangan Penyuluhan Sistem Tanam Jajar Legowo Pada Budidaya Jagung (Zea Mays L.) Di Kecamatan Sungai Geringging Kabupaten Padang Pariaman
5 months ago
Rahmad Firdaus (Medan, 2025)

Rahmad Firdaus, NIRM. RPL.01.01.22.622. Rancangan Penyuluhan Sistem Tanam Jajar Legowo pada Budidaya Jagung (Zea mays L.) di Kecamatan Sungai Geringging Kabupaten Padang Pariaman. Pengkajian ini bertujuan untuk Mengkaji rendahnya pemahaman petani tentang sistem tanam jajar legowo pada budidaya jagung (Zea mays L.). Menyusun desain rancangan penyuluhan penyuluhan sistem tanam jajar legowo pada budidaya jagung (Zea mays L.) di Kecamatan Sungai Geringging Kabupaten Padang Pariaman. Menganalisis tingkat penerimanaan sasaran terhadap rancangan penyuluhan sistem tanam jajar legowo pada budidaya jagung (Zea mays L.), untuk menganalisis sasaran penyuluhan serta mendasain rancangan penyuluhan sistem tanam jajar legowo pada budidaya jagung (Zea mays L.) di Kecamatan Sungai Geringging Kabupaten Padang Pariaman. Pengkajian ini dilaksanakan di Kecamatan Sungai Geringging pada Maret sampai dengan Juli 2024. Metode pengumpulan data yang di gunakan adalah wawancara dan penyebaran kuisioner yang telah di uji validitas dan reabilitanya, sementara metode analisis data menggunakan skala likert dan regresi linier berganda. Hasil pengkajian ini menunjukkan bahwa rancangan penyuluhan sistem tanam jajar legowo pada budidaya jagung (Zea mays L.) di Kecamatan Sungai Geringging Kabupaten Padang Pariaman sangat berpengaruh nyata terdapat sikap dan perilaku petani dalam penerapan sistem tanam jajar legowo di Kecamatan Sungai Geringging secara berkelanjutan.

2026-02-05 08:02:48 admin@polbangtanmedan.ac.id
Rancangan Penyuluhan Penggunaan Pupuk Organik Kotoran Ternak Dengan Penambahan Trichoderma Sp Pada Budidaya Tanaman Cabai Besar (C. annum) Di Kecamatan Rokan IV Koto Kabupaten Rokan Hulu
5 months ago
Paisal Tamrin (Medan, 2025)

Paisal Tamrin. NIRM. RPL. 01.01.22.619. Rancangan Penyuluhan Penggunaan Pupuk Organik Kotoran Ternak dengan Penambahan Trichoderma SP Pada Budidaya Tanaman Cabai Besar (C. annum) di Kecamatan Rokan IV Koto Kabupaten Rokan Hulu. Penelitian ini bertujuan untuk merancang penyuluhan pertanian terkait penggunaan pupuk organik berbasis kotoran ternak dengan penambahan Trichoderma sp. sebagai alternatif pemupukan yang lebih berkelanjutan. Pengkajian dilakukan di Kecamatan Rokan IV Koto, Kabupaten Rokan Hulu, Provinsi Riau. Metode penelitian melibatkan survei terhadap petani cabai besar, analisis potensi wilayah, serta evaluasi penerimaan petani terhadap rancangan penyuluhan. Data dikumpulkan melalui wawancara, kuesioner, dan observasi lapangan, kemudian dianalisis secara deskriptif untuk mengukur efektivitas penyuluhan berdasarkan aspek tujuan, sasaran, materi, metode, media, lokasi, volume, waktu, dan biaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan pupuk organik berbasis kotoran ternak dengan Trichoderma sp. memiliki potensi untuk meningkatkan produktivitas cabai besar sekaligus menjaga keberlanjutan ekosistem tanah. Penyuluhan yang dirancang dengan pendekatan partisipatif dan metode komunikasi yang sesuai dengan karakteristik petani mampu meningkatkan pemahaman serta adopsi teknologi oleh petani. Oleh karena itu, rancangan penyuluhan ini dapat dijadikan model dalam pengelolaan pertanian berkelanjutan di wilayah serupa.

2026-02-05 08:02:18 admin@polbangtanmedan.ac.id
Rancangan Penyuluhan Pertanian Pengendalian Hama Penggerek Batang Pada Tanaman Padi Sawah (Oryza Sativa) Dengan Sistem Tanam Serempak Di Kecamatan Rokan Iv Koto Kabupaten Rokan Hulu
5 months ago
Mus Mulyadi, (Medan, 2025)

Mus Mulyadi, Nirm 010122569. Penurunan produksi padi sawah di Kecamatan Rokan IV Koto Kabupaten Rokan Hulu disebabkan oleh tingginya serangan hama penggerek batang serta rendahnya penerapan sistem tanam serempak oleh petani. Hanya sekitar 25% petani yang telah menerapkan sistem tanam serempak untuk mengendalikan hama penggerek batang. Kajian ini bertujuan untuk merancang penyuluhan pertanian yang efektif guna meningkatkan pemahaman dan penerapan pengendalian hama penggerek batang padi dengan sistem tanam serempak. Metode yang digunakan meliputi survei lapangan, penyusunan rancangan penyuluhan, serta analisis data kuantitatif dari 78 responden petani padi sawah di Kecamatan Rokan IV Koto. Rancangan penyuluhan disusun dengan pendekatan SMART dan prinsip ABCD, serta mencakup elemen tujuan, sasaran, materi, metode, media, volume, lokasi, waktu, dan biaya penyuluhan. Hasil kajian menunjukkan bahwa tingkat penerimaan petani terhadap semua komponen rancangan penyuluhan berada dalam kategori sangat tinggi, termasuk tujuan (87%), sasaran (90%), materi (92%), metode (89%), media (88%), volume (85%), lokasi (91%), waktu (86%), biaya (84%), dan keseluruhan rancangan penyuluhan (90%). Hal ini menunjukkan bahwa rancangan penyuluhan pertanian yang disusun sangat sesuai dengan kebutuhan petani dan layak untuk diimplementasikan.

2026-02-05 08:02:35 admin@polbangtanmedan.ac.id
Rancangan Penyuluhan Pertanian Pemanfaatan Pupuk Organik Pada Tanaman Padi Sawah Di Kecamatan Pasaribu Tobing Kabupaten Tapanuli Tengah
5 months ago
Eflina Pasaribu (Medan, 2025)

Eflina Pasaribu. NIRM. RPL 01.01.22.547. Rancangan Penyuluhan Pertanian Pemanfaatan Pupuk Organik pada Tanaman Padi Sawah di Kecamatan Pasaribu Tobing Kabupaten Tapanuli Tengah. Tujuan rancangan ini adalah untuk mengetahui rancangan penyuluhan pertanian pemanfaatan pupuk organik pada tanaman padi sawah di Kecamatan Pasaribu Tobing Kabupaten Tapanuli Tengah, untuk mengetahui desain rancangan penyuluhan tentang rancangan penyuluhan pertanian pemanfaatan pupuk organik pada tanaman padi sawah di Kecamatan Pasaribu Tobing Kabupaten Tapanuli Tengah, dan untuk mengetahui tingkat penerimaan petani terhadap rancangan penyuluhan rancangan penyuluhan pertanian pemanfaatan pupuk organik pada tanaman padi sawah di Kecamatan Pasaribu Tobing Kabupaten Tapanuli Tengah. Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Pasaribu Tobing Kabupaten Tapanuli Tengah pada bulan November 2023 sampai dengan bulan Juni 2024. Metode pengumpulan data yaitu, observasi dan wawancara yang diukur menggunakan kuesioner, sementara metode analisis menggunakan metode rancangan penyuluhan. Rancangan penyuluhan disusun melalui Lembar Persiapan Menyuluh (LPM), yang menjadi sasaran yakni petani yang melakukan budidaya tanaman padi sawah yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan petani dalam pemanfaatan pupuk organik pada tanaman padi sawah sesuai anjuran dari 20% menjadi 50%, materi yang digunakan yaitu “pemanfaatan pupuk organik untuk tanaman padi sawah”, dan metode yang digunakan adalah ceramah, diskusi, dan demonstrasi cara, serta penggunaan media berupa folder dan benda sesungguhnya. Hasil validasi rancangan penyuluhan, sasaran penyuluhan, materi penyuluhan, metode penyuluhan, media, volume, lokasi, biaya, dan pelaksanaan penyuluhan semuanya berada pada kategori efektif yaitu masingmasing secara berurut adalah 84,42%, 84,30%, 82,81%, 85,79%, 86,81%, 85,97%, 83,82%, 80,90%, dan 82,63%. Tingkat penerimaan petani terhadap seluruh kegiatan penyuluhan adalah 84,16%.

2026-02-05 07:02:45 admin@polbangtanmedan.ac.id