POLBANGTAN MEDAN REPOSITORY

Student Paper


Total Result : 151
Rancangan Penyuluhan Penerapan Sistim Tanam Jajar Legowo 2.1 Di Kecamatan Kluet Utara Kabupaten Aceh Selatan Provinsi Aceh
2 months ago
AL, Kendry (Medan, 2024)

Kendri AL, Nirm 01.01.21.439. Rancangan Penyuluhan Penerapan Sistim Tanam

Jajar Legowo 2.1 Di Kecamatan Kluet Utara Kabupaten Aceh Selatan Provinsi

Aceh. Pengkajian ini bertujuan untuk mengetahui tujuan, sasaran, materi, metode,

media, volume, lokasi, waktu dan biaya rancangan penyuluhan penerapan

rancangan penyuluhan penerapan sistim tanam jajar legowo 2.1 Di kecamatan kluet

utara Kabupaten Aceh Selatan. Metode pengkajian ini yaitu deskripsi kuantitatif

dan metode pengumpul data yaitu metode wawancara menggunakan kuesioner,

sementara metode analisis data menggunakan skala likert. Hasil pengkajian

menunjukkan bahwa Sasaran penyuluhan dengan persentase 81,4% artinya sasaran

penyuluhan sangat efektif untuk diterapkan. Tujuan penyuluhan memperoleh

persentase 81,6% tujuan penyuluhan sangat efektif untuk diterapkan. Materi

penyuluhan memperoleh persensate 82,1%, artinya materi penyuluhan sangat

efektif untuk diterapkan. Metode penyuluhan persentase 80,6%, artinya metode

penyuluhan efektif untuk diterapkan. Media penyuluhan memperoleh persentase

84,6% sehingga sangat efektif untuk diterapkan. Volume penyuluhan pertanian

dilakukan sebanyak 2 kali, memperoleh persentase 85,9%, sehingga sangat efektif

untuk diterapkan. Lokasi penyuluhan pertanian memperoleh persentase 82,2%,

sehingga sangat efektif untuk diterapkan. Waktu penyuluhan memperoleh

persentase 86,1%, artinya waktu penyuluhan sangat efektif untuk diterapkan. Biaya

penyuluhan pertanian bersumber dari APBN, memperoleh persentase 84,7%,

artinya biaya penyuluhan sangat efektif untuk diterapkan.

2026-02-09 02:02:28 admin@polbangtanmedan.ac.id
Rancangan Penyuluhan Pertanian Dalam Pemupukan Berimbang Pada Tanaman Padi Sawah Di Kecamatan Sorkam Kabupaten Tapanuli Tengah
2 months ago
Saragih Tiarmida (Medan, 2025)

Tiarmaida Saragi. NIRM: RPL 01.01.22.632. Rancangan Penyuluhan Pemupukan

Berimbang pada Tanaman Padi Sawah di Kecamatan Sorkam Kabupaten Tapanuli

Tengah. Tujuan rancangan ini adalah untuk mengetahui rancangan penyuluhan

pemupukan berimbang pada tanaman padi sawah di Kecamatan Sorkam Kabupaten

Tapanuli Tengah, untuk mengetahui desain rancangan penyuluhan pemupukan

berimbang pada tanaman padi sawah di Kecamatan Sorkam Kabupaten Tapanuli

Tengah, dan untuk mengetahui tingkat penerimaan petani terhadap rancangan

penyuluhan pemupukan berimbang pada tanaman padi sawah di Kecamatan

Sorkam Kabupaten Tapanuli Tengah. Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan

Sorkam Kabupaten Tapanuli Tengah pada bulan November 2023 sampai dengan

bulan November 2024. Metode pengumpulan data yaitu, observasi dan wawancara

yang diukur menggunakan kuesioner, sementara metode analisis menggunakan

metode rancangan penyuluhan. Rancangan penyuluhan disusun melalui Lembar

Persiapan Menyuluh (LPM), yang menjadi sasaran yakni petani yang melakukan

budidaya tanaman padi sawah yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan

petani dalam pemupukan berimbang pada tanaman padi sawah sesuai anjuran dari

0% menjadi 50%, materi yang digunakan yaitu “pemupukan berimbang pada

tanaman padi sawah”, dan metode yang digunakan adalah ceramah, diskusi, dan

demonstrasi cara, serta penggunaan media berupa folder dan benda sesungguhnya.

Hasil validasi rancangan penyuluhan, sasaran penyuluhan, materi penyuluhan,

metode penyuluhan, media, volume, lokasi, biaya, dan pelaksanaan penyuluhan

semuanya berada pada kategori efektif yaitu masing-masing secara berurut adalah

86,62%, 84,6%, 84,68%, 81,99%, 86,58%, 85,71%, 82,6%, 81,9% dan 81,99%

Tingkat penerimaan petani terhadap seluruh kegiatan penyuluhan adalah 84,07%.

2026-02-05 09:02:23 admin@polbangtanmedan.ac.id
Rancangan Penyuluhan Sistem Tanam Jajar Legowo Pada Budidaya Jagung (Zea Mays L.) Di Kecamatan Sungai Geringging Kabupaten Padang Pariaman
2 months ago
Firdaus Rahmad (Medan, 2025)

Rahmad Firdaus, NIRM. RPL.01.01.22.622. Rancangan Penyuluhan Sistem Tanam

Jajar Legowo pada Budidaya Jagung (Zea mays L.) di Kecamatan Sungai

Geringging Kabupaten Padang Pariaman. Pengkajian ini bertujuan untuk Mengkaji

rendahnya pemahaman petani tentang sistem tanam jajar legowo pada budidaya

jagung (Zea mays L.). Menyusun desain rancangan penyuluhan penyuluhan sistem

tanam jajar legowo pada budidaya jagung (Zea mays L.) di Kecamatan Sungai

Geringging Kabupaten Padang Pariaman. Menganalisis tingkat penerimanaan

sasaran terhadap rancangan penyuluhan sistem tanam jajar legowo pada budidaya

jagung (Zea mays L.), untuk menganalisis sasaran penyuluhan serta mendasain

rancangan penyuluhan sistem tanam jajar legowo pada budidaya jagung (Zea mays

L.) di Kecamatan Sungai Geringging Kabupaten Padang Pariaman. Pengkajian ini

dilaksanakan di Kecamatan Sungai Geringging pada Maret sampai dengan Juli

2024. Metode pengumpulan data yang di gunakan adalah wawancara dan

penyebaran kuisioner yang telah di uji validitas dan reabilitanya, sementara metode

analisis data menggunakan skala likert dan regresi linier berganda. Hasil pengkajian

ini menunjukkan bahwa rancangan penyuluhan sistem tanam jajar legowo pada

budidaya jagung (Zea mays L.) di Kecamatan Sungai Geringging Kabupaten

Padang Pariaman sangat berpengaruh nyata terdapat sikap dan perilaku petani

dalam penerapan sistem tanam jajar legowo di Kecamatan Sungai Geringging

secara berkelanjutan.

2026-02-05 08:02:48 admin@polbangtanmedan.ac.id
Rancangan Penyuluhan Penggunaan Pupuk Organik Kotoran Ternak Dengan Penambahan Trichoderma Sp Pada Budidaya Tanaman Cabai Besar (C. Annum) Dikecamatan Rokan Iv Koto Kabupaten Rokan Hulu
2 months ago
Tamrin Paisal (Medan, 2025)

Paisal Tamrin. NIRM. RPL. 01.01.22.619. Rancangan Penyuluhan Penggunaan Pupuk Organik Kotoran Ternak dengan Penambahan Trichoderma SP Pada Budidaya Tanaman Cabai Besar (C. annum) di Kecamatan Rokan IV Koto Kabupaten Rokan Hulu. Penelitian ini bertujuan untuk merancang penyuluhan pertanian terkait penggunaan pupuk organik berbasis kotoran ternak dengan penambahan Trichoderma sp. sebagai alternatif pemupukan yang lebih berkelanjutan. Pengkajian dilakukan di Kecamatan Rokan IV Koto, Kabupaten Rokan Hulu, Provinsi Riau. Metode penelitian melibatkan survei terhadap petani cabai besar, analisis potensi wilayah, serta evaluasi penerimaan petani terhadap rancangan penyuluhan. Data dikumpulkan melalui wawancara, kuesioner, dan observasi lapangan, kemudian dianalisis secara deskriptif untuk mengukur efektivitas penyuluhan berdasarkan aspek tujuan, sasaran, materi, metode, media, lokasi, volume, waktu, dan biaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan pupuk organik berbasis kotoran ternak dengan Trichoderma sp. memiliki potensi untuk meningkatkan produktivitas cabai besar sekaligus menjaga keberlanjutan ekosistem tanah. Penyuluhan yang dirancang dengan pendekatan partisipatif dan metode komunikasi yang sesuai dengan karakteristik petani mampu meningkatkan pemahaman serta adopsi teknologi oleh petani. Oleh karena itu, rancangan penyuluhan ini dapat dijadikan model dalam pengelolaan pertanian berkelanjutan di wilayah serupa.

2026-02-05 08:02:18 admin@polbangtanmedan.ac.id
Rancangan Penyuluhan Pertanian Pengendalian Hama Penggerek Batang Pada Tanaman Padi Sawah (Oryza Sativa) Dengan Sistem Tanam Serempak Di Kecamatan Rokan Iv Koto Kabupaten Rokan Hulu
2 months ago
Mulyadi,mus (Medan, 2025)

Mus Mulyadi, Nirm 010122569. Penurunan produksi padi sawah di Kecamatan

Rokan IV Koto Kabupaten Rokan Hulu disebabkan oleh tingginya serangan hama

penggerek batang serta rendahnya penerapan sistem tanam serempak oleh petani.

Hanya sekitar 25% petani yang telah menerapkan sistem tanam serempak untuk

mengendalikan hama penggerek batang. Kajian ini bertujuan untuk merancang

penyuluhan pertanian yang efektif guna meningkatkan pemahaman dan penerapan

pengendalian hama penggerek batang padi dengan sistem tanam serempak. Metode

yang digunakan meliputi survei lapangan, penyusunan rancangan penyuluhan, serta

analisis data kuantitatif dari 78 responden petani padi sawah di Kecamatan Rokan

IV Koto. Rancangan penyuluhan disusun dengan pendekatan SMART dan prinsip

ABCD, serta mencakup elemen tujuan, sasaran, materi, metode, media, volume,

lokasi, waktu, dan biaya penyuluhan. Hasil kajian menunjukkan bahwa tingkat

penerimaan petani terhadap semua komponen rancangan penyuluhan berada dalam

kategori sangat tinggi, termasuk tujuan (87%), sasaran (90%), materi (92%),

metode (89%), media (88%), volume (85%), lokasi (91%), waktu (86%), biaya

(84%), dan keseluruhan rancangan penyuluhan (90%). Hal ini menunjukkan bahwa

rancangan penyuluhan pertanian yang disusun sangat sesuai dengan kebutuhan

petani dan layak untuk diimplementasikan.

2026-02-05 08:02:35 admin@polbangtanmedan.ac.id
Rancangan Penyuluhan Pertanian Pemanfaatan Pupuk Organik Pada Tanaman Padi Sawah Di Kecamatan Pasaribu Tobing Kabupaten Tapanuli Tengah
2 months ago
Pasaribu, Eflina (Medan, 2025)

Eflina Pasaribu. NIRM. RPL 01.01.22.547. Rancangan Penyuluhan Pertanian

Pemanfaatan Pupuk Organik pada Tanaman Padi Sawah di Kecamatan Pasaribu

Tobing Kabupaten Tapanuli Tengah. Tujuan rancangan ini adalah untuk

mengetahui rancangan penyuluhan pertanian pemanfaatan pupuk organik pada

tanaman padi sawah di Kecamatan Pasaribu Tobing Kabupaten Tapanuli Tengah,

untuk mengetahui desain rancangan penyuluhan tentang rancangan penyuluhan

pertanian pemanfaatan pupuk organik pada tanaman padi sawah di Kecamatan

Pasaribu Tobing Kabupaten Tapanuli Tengah, dan untuk mengetahui tingkat

penerimaan petani terhadap rancangan penyuluhan rancangan penyuluhan

pertanian pemanfaatan pupuk organik pada tanaman padi sawah di Kecamatan

Pasaribu Tobing Kabupaten Tapanuli Tengah. Penelitian ini dilaksanakan di

Kecamatan Pasaribu Tobing Kabupaten Tapanuli Tengah pada bulan November

2023 sampai dengan bulan Juni 2024. Metode pengumpulan data yaitu, observasi

dan wawancara yang diukur menggunakan kuesioner, sementara metode analisis

menggunakan metode rancangan penyuluhan. Rancangan penyuluhan disusun

melalui Lembar Persiapan Menyuluh (LPM), yang menjadi sasaran yakni petani

yang melakukan budidaya tanaman padi sawah yang bertujuan untuk meningkatkan

pengetahuan petani dalam pemanfaatan pupuk organik pada tanaman padi sawah

sesuai anjuran dari 20% menjadi 50%, materi yang digunakan yaitu “pemanfaatan

pupuk organik untuk tanaman padi sawah”, dan metode yang digunakan adalah

ceramah, diskusi, dan demonstrasi cara, serta penggunaan media berupa folder dan

benda sesungguhnya. Hasil validasi rancangan penyuluhan, sasaran penyuluhan,

materi penyuluhan, metode penyuluhan, media, volume, lokasi, biaya, dan

pelaksanaan penyuluhan semuanya berada pada kategori efektif yaitu masingmasing

secara berurut adalah 84,42%, 84,30%, 82,81%, 85,79%, 86,81%, 85,97%,

83,82%, 80,90%, dan 82,63%. Tingkat penerimaan petani terhadap seluruh

kegiatan penyuluhan adalah 84,16%.

2026-02-05 07:02:45 admin@polbangtanmedan.ac.id
Rancangan Penyuluhan Pengendalian Penyakit Layu Fusarium Pada Tanaman Cabai (Capcicum Annum L) Di Kecamatan Kuta Buluh Kabupaten Karo
2 months ago
Sitepu Rajoki (Medan, 2025)

Rajoki Sitepu. NIRM. RPL 01.01.22.539. Rancangan Penyuluhan Pengendalian

Penyakit Layu Fusarium pada Tanaman Cabai di Kecamatan Kuta Buluh

Kabupaten Karo. Tujuan rancangan ini adalah untuk mengetahui rancangan

penyuluhan pengendalian penyakit layu fusarium pada tanaman cabai di Kecamatan

Kuta Buluh Kabupaten Karo, untuk mengetahui desain rancangan penyuluhan

pengendalian penyakit layu fusarium pada tanaman cabai di Kecamatan Kuta Buluh

Kabupaten Karo, dan untuk mengetahui tingkat penerimaan petani terhadap

rancangan penyuluhan pengendalian penyakit layu fusarium pada tanaman cabai di

Kecamatan Kuta Buluh Kabupaten Karo. Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan

Kuta Buluh Kabupaten Karo pada bulan November 2023 sampai dengan bulan

November 2024. Metode pengumpulan data yaitu, observasi dan wawancara yang

diukur menggunakan kuesioner, sementara metode analisis menggunakan metode

rancangan penyuluhan. Rancangan penyuluhan disusun melalui Lembar Persiapan

Menyuluh (LPM), yang menjadi sasaran yakni petani yang melakukan budidaya

tanaman cabai yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan petani dalam

pengendalian penyakit layu fusarium pada tanaman cabai sesuai anjuran dari 0%

menjadi 50%, materi yang digunakan yaitu “Pengendalian Penyakit Layu Fusarium

pada Tanaman Cabai”, dan metode yang digunakan adalah ceramah, diskusi, dan

demonstrasi cara, serta penggunaan media berupa folder dan benda sesungguhnya.

Hasil validasi rancangan penyuluhan, sasaran penyuluhan, materi penyuluhan,

metode penyuluhan, media, volume, lokasi, biaya, dan pelaksanaan penyuluhan

semuanya berada pada kategori efektif yaitu masing-masing secara berurut adalah

82,97%, 90,26%, 78,97%, 89,54%, 89,23%, 82,67%, 79,38%, 78,36%, 76,31%,

Tingkat penerimaan petani terhadap seluruh kegiatan penyuluhan adalah 83,08%.

2026-02-05 07:02:26 admin@polbangtanmedan.ac.id
Rancangan Penyuluhan Pemanfaatan Pupuk Organik Untuk Tanaman Jagung Di Kecamatan Dolok Batu Nanggar Kabupaten Simalungun
2 months ago
Manyu (Medan, 2025)

Manyu. NIRM. RPL 01.01.22.625. Rancangan Penyuluhan Pemanfaatan Pupuk

Organik untuk Tanaman Jagung di Kecamatan Dolok Batu Nanggar Kabupaten

Simalungun. Tujuan rancangan ini adalah untuk rancangan penyuluhan

pemanfaatan pupuk organik untuk tanaman jagung di Kecamatan Dolok Batu

Nanggar Kabupaten Simalungun, untuk mengetahui desain rancangan penyuluhan

pemanfaatan pupuk organik untuk tanaman jagung di Kecamatan Dolok Batu

Nanggar Kabupaten Simalungun, dan untuk mengetahui tingkat penerimaan petani

rancangan penyuluhan pemanfaatan pupuk organik untuk tanaman jagung di

Kecamatan Dolok Batu Nanggar Kabupaten Simalungun. Penelitian ini

dilaksanakan di Kecamatan Dolok Batu Nanggar Kabupaten Simalungun pada

bulan November 2023 sampai dengan bulan November 2024. Metode pengumpulan

data yaitu, observasi dan wawancara yang diukur menggunakan kuesioner,

sementara metode analisis menggunakan metode rancangan penyuluhan.

Rancangan penyuluhan disusun melalui Lembar Persiapan Menyuluh (LPM), yang

menjadi sasaran yakni petani yang melakukan budidaya tanaman jagung yang

bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan petani dalam pemanfaatan pupuk

organik pada tanaman jagung sesuai anjuran dari 0% menjadi 50%, materi yang

digunakan yaitu “Pemanfaatan Pupuk Organik pada Tanaman Jagung”, dan metode

yang digunakan adalah ceramah, diskusi, dan demonstrasi cara, serta penggunaan

media berupa folder dan benda sesungguhnya. Hasil validasi rancangan

penyuluhan, materi penyuluhan, metode penyuluhan, media, volume, lokasi, biaya,

dan pelaksanaan penyuluhan semuanya berada pada kategori efektif yaitu masingmasing

secara berurut adalah 83,20%, 83,40%, 82,60%, 85,73%, 86,80%, 85,60%,

83,93% Tingkat penerimaan petani terhadap seluruh kegiatan penyuluhan adalah

84,47%.

2026-02-02 04:02:26 admin@polbangtanmedan.ac.id
Rancangan Penyuluhan Pemakaian Pupuk Berimbang Pada Padi Sawah Di Kecamatan Pariaman Tengah Kota Pariaman
2 months ago
Machdalena (Medan, 2025)

Machdalena. NIRM. RPL 01.01.22.565. Rancangan Penyuluhan Pertanian

Pemakaian Pupuk Berimbang pada Padi Sawah di Kecamatan Pariaman

Tengah Kota Pariaman. Tujuan rancangan ini adalah untuk mengetahui rancangan

penyuluhan pertanian pemakaian pupuk berimbang pada padi sawah di Kecamatan

Pariaman Tengah Kota Pariaman, untuk mengetahui desain rancangan penyuluhan

pertanian pemakaian pupuk berimbang pada padi sawah di Kecamatan Pariaman

Tengah Kota Pariaman, dan untuk mengetahui tingkat penerimaan petani terhadap

rancangan penyuluhan pertanian pemakaian pupuk berimbang pada padi sawah di

Kecamatan Pariaman Tengah Kota Pariaman. Penelitian ini dilaksanakan di

Kecamatan Pariaman Tengah Kota Pariaman pada bulan Mei 2024 sampai dengan

bulan November 2024. Metode pengumpulan data yaitu, observasi dan wawancara

yang diukur menggunakan kuesioner, sementara metode analisis menggunakan

metode rancangan penyuluhan. Rancangan penyuluhan disusun melalui Lembar

Persiapan Menyuluh (LPM), yang menjadi sasaran yakni petani yang melakukan

budidaya tanaman padi sawah yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan

petani dalam pemakaian pupuk berimbang pada padi sawah sesuai anjuran dari 0%

menjadi 50%, materi yang digunakan yaitu “Pemakaian Pupuk Berimbang pada

Tanaman Padi Sawah”, dan metode yang digunakan adalah ceramah, diskusi, dan

demonstrasi cara, serta penggunaan media berupa folder dan benda sesungguhnya.

Hasil validasi rancangan penyuluhan, sasaran penyuluhan, materi penyuluhan,

metode penyuluhan, media, volume, lokasi, biaya, dan pelaksanaan penyuluhan

semuanya berada pada kategori efektif yaitu masing-masing secara berurut adalah

85,71%, 85,05%, 81,62%, 88%, 88,79%, 86,35%, 85,71%, 83,33%, 83,10%

Tingkat penerimaan petani terhadap seluruh kegiatan penyuluhan adalah 85,56%.

2026-02-02 03:02:32 admin@polbangtanmedan.ac.id
Rancangan Penyuluhan Pengendalian Lalat Buah (Bactrocera Dorsalis) Pada Tanaman Tomat (Solanum Lycopersicum) Di Kecamatan Kerajaan Kabupaten Pakpak Bharat
2 months ago
Limbong, Kadarisman (Medan, 2025)

Kadarisman Limbong. NIRM. RPL 01.01.22.561. Rancangan Penyuluhan

pertanian Pengendalian Hama Lalat Buah pada Tanaman Tomat (Solanum

lycopersicum) di Kecamatan Kerajaan Kabupaten Pakpak Bharat Provinsi

Sumatera Utara. Tujuan rancangan ini adalah untuk mengetahui rancangan

penyuluhan pertanian pengendalian hama lalat buah pada tanaman tomat (Solanum

lycopersicum) di Kecamatan Kerajaan Kabupaten Pakpak Bharat, untuk

mengetahui desain rancangan penyuluhan pertanian pengendalian hama lalat buah

pada tanaman tomat (Solanum lycopersicum) di Kecamatan Kerajaan Kabupaten

Pakpak Bharat, dan untuk mengetahui tingkat penerimaan petani terhadap

rancangan penyuluhan pertanian pengendalian hama lalat buah pada tanaman tomat

(Solanum lycopersicum) di Kecamatan Kerajaan Kabupaten Pakpak Bharat.

Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Kerajaan Kabupaten Pakpak Bharat pada

bulan November 2023 sampai dengan bulan November 2024. Metode pengumpulan

data yaitu, observasi dan wawancara yang diukur menggunakan kuesioner,

sementara metode analisis menggunakan metode rancangan penyuluhan.

Rancangan penyuluhan disusun melalui Lembar Persiapan Menyuluh (LPM), yang

menjadi sasaran yakni petani yang melakukan budidaya tanaman tomat yang

bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan petani dalam pengendalian hama lalat

buah pada tanaman tomat sesuai anjuran dari 10% menjadi 50%, materi yang

digunakan yaitu “Pengendalian Hama Lalat Buah pada Tanaman Tomat”, dan

metode yang digunakan adalah ceramah, diskusi, dan demonstrasi cara, serta

penggunaan media berupa folder dan benda sesungguhnya. Hasil validasi

rancangan penyuluhan, sasaran penyuluhan, materi penyuluhan, metode

penyuluhan, media, volume, lokasi, biaya, dan pelaksanaan penyuluhan semuanya

berada pada kategori efektif yaitu masing-masing secara berurut adalah 78,4%,

79,7%, 89,4%, 89%, 84,2%, 81,1%, 79,5%, dan 79,1% Tingkat penerimaan petani

terhadap seluruh kegiatan penyuluhan adalah 78,4%.

2026-02-02 03:02:27 admin@polbangtanmedan.ac.id
Rancangan Penyuluhan Pertanian Pengendalian Jamur Akar Putih pada Tanaman Pisang Barangan di Kecamatan Raya Kahean.
2 months ago
Sinaga, Juliadi (Medan, 2025)

Juliadi Sinaga. NIRM. RPL 01.01.22.560. Rancangan Penyuluhan Pertanian

Pengendalian Jamur Akar Putih pada Tanaman Pisang Barangan di Kecamatan

Raya Kahean. Tujuan rancangan ini adalah untuk mengetahui pengendalian jamur

akar putih pada tanaman pisang barangan di Kecamatan Raya Kahean, untuk

mengetahui desain rancangan penyuluhan tentang pengendalian jamur akar putih

pada tanaman pisang barangan di Kecamatan Raya Kahean, dan untuk mengetahui

tingkat penerimaan petani terhadap rancangan penyuluhan pengendalian jamur akar

putih pada tanaman pisang barangan. Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan

Raya Kahean Kabupatn Simalungun pada bulan November 2023 sampai dengan

bulan Mei 2024. Metode pengumpulan data yaitu, observasi dan wawancara yang

diukur menggunakan kuesioner, sementara metode analisis menggunakan metode

rancangan penyuluhan. Rancangan penyuluhan disusun melalui Lembar Persiapan

Menyuluh (LPM), yang menjadi sasaran yakni petani yang melakukan budidaya

tanaman pisang barangan yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan petani

dalam pengendalian jamur akar putih pada tanaman pisang barangan sesuai anjuran

dari 10% menjadi 35%, materi yang digunakan yaitu “pengendalian jamur akar

putih pada tanaman pisang barangan”, dan metode yang digunakan adalah ceramah,

diskusi, dan demonstrasi cara, serta penggunaan media berupa folder dan benda

sesungguhnya. Hasil validasi rancangan penyuluhan, sasaran penyuluhan, materi

penyuluhan, metode penyuluhan, media, volume, lokasi, biaya, dan pelaksanaan

penyuluhan semuanya berada pada kategori efektif yaitu masing-masing secara

berurut adalah 83,03%, 85,86%, 86,76%, 85,45%, 83,66%, 80,62%, dan 81,66%

2026-02-02 03:02:50 admin@polbangtanmedan.ac.id
Rancangan Penyuluhan Penggunaan Pupuk Organik Pada Tanaman Bawang Merah Di Kecamatan Tiganderket Kabupaten Karo
2 months ago
Barus, Jonatan Tife Berland (Medan, 2025)

Jonatan Tife Berland Barus. NIRM. RPL 01.01.22.559. rancangan penyuluhan

penggunaan pupuk organik pada tanaman bawang merah di Kecamatan Tiganderket

Kabupaten Karo. Tujuan rancangan ini adalah untuk mengetahui rancangan

penyuluhan penggunaan pupuk organik pada tanaman bawang merah di Kecamatan

Tiganderket Kabupaten Karo, untuk mengetahui desain rancangan penyuluhan

pupuk organik pada tanaman bawang merah di Kecamatan Tiganderket Kabupaten

Karo, dan untuk mengetahui tingkat penerimaan petani terhadap rancangan

penyuluhan pupuk organik pada tanaman bawang merah di Kecamatan Tiganderket

Kabupaten Karo. Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Tiganderket Kabupaten

Karo pada bulan November 2023 sampai dengan bulan November 2024. Metode

analisis menggunakan metode rancangan penyuluhan. Rancangan penyuluhan

disusun melalui Lembar Persiapan Menyuluh (LPM), yang menjadi sasaran yakni

petani yang melakukan budidaya tanaman bawang merah yang bertujuan untuk

meningkatkan pengetahuan petani dalam pupuk organik pada tanaman bawang

merah sesuai anjuran dari 20% menjadi 50%, materi yang digunakan yaitu “Pupuk

Organik pada Tanaman Bawang Merah”, dan metode yang digunakan adalah

ceramah, diskusi, dan demonstrasi cara, serta penggunaan media berupa folder dan

benda sesungguhnya. Hasil validasi menunjukkan bahwa tingkat penerimaan

rancangan penyuluhan pertanian untuk penggunaan pupuk organik pada tanaman

bawang merah mencapai 83,94%, yang berada dalam kategori sangat efektif.

2026-02-02 03:02:52 admin@polbangtanmedan.ac.id
Rancangan Penyuluhan Pertanian Pengendalian Jamur Akar Putih Pada Tanaman Ubi Kayu Di Kecamatan Silou Kahean Kabupaten Simalungun
2 months ago
Saragih, Jawilner (Medan, 2025)

Jawilner. NIRM. RPL 01.01.22.558. Rancangan Penyuluhan Pertanian

Pengendalian Jamur Akar Putih pada Tanaman Ubi Kayu di Kecamatan Silou

Kahean Kabupaten Simalungun. Tujuan rancangan ini adalah untuk mengetahui

rancangan penyuluhan pertanian pengendalian jamur akar putih pada tanaman ubi

kayu di Kecamatan Silou Kahean Kabupaten Simalungun, untuk mengetahui desain

rancangan penyuluhan pertanian pengendalian jamur akar putih pada tanaman ubi

kayu di Kecamatan Silou Kahean Kabupaten Simalungun, dan untuk mengetahui

tingkat penerimaan petani terhadap rancangan penyuluhan pertanian pengendalian

jamur akar putih pada tanaman ubi kayu di Kecamatan Silou Kahean Kabupaten

Simalungun. Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Tiganderket Kabupaten

Karo pada bulan November 2023 sampai dengan bulan November 2024. Metode

pengumpulan data yaitu, observasi dan wawancara yang diukur menggunakan

kuesioner, sementara metode analisis menggunakan metode rancangan penyuluhan.

Rancangan penyuluhan disusun melalui Lembar Persiapan Menyuluh (LPM), yang

menjadi sasaran yakni petani yang melakukan budidaya tanaman ubi kayu yang

bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan petani dalam pengendalian jamur akar

putih pada tanaman ubi kayu sesuai anjuran dari 20% menjadi 50%, materi yang

digunakan yaitu “Pengendalian Jamur Akar Putih pada Tanaman Ubi Kayu”, dan

metode yang digunakan adalah ceramah, diskusi, dan demonstrasi cara, serta

penggunaan media berupa folder dan benda sesungguhnya. Hasil validasi

menunjukkan bahwa tingkat penerimaan rancangan penyuluhan pertanian untuk

pengendalian jamur akar putih pada tanaman ubi kayu mencapai 81,95%, yang

berada dalam kategori sangat efektif.

2026-02-02 03:02:08 admin@polbangtanmedan.ac.id
Rancangan Penyuluhan Pemanfaatan Jerami Sebagai Pupuk Alternatif Pada Tanaman Padi Sawah Di Kecamatan V Koto Kampung Dalam Kabupaten Padang Pariaman
2 months ago
Andriani, Evi (Medan, 2025)

Evi Andriani, NIRM ; RPL.01.01.22.599. Rancangan Penyuluhan Pemanfaatan

Jerami sebagai Pupuk Alternatif pada Tanaman Padi Sawah di Kecamatan V koto

Kampung Dalam Kabupaten Padang Pariaman pengkajian ini bertujuan untuk

mengkaji rendahnya pemahaman petani tentang pemanfaatan jerami padi sebagai

kompos alternatif pada tanaman padi di Kecamatan V koto Kampung Dalam.

Menyusun desain rancangan penyuluhan pemanfaatan jerami padi sebagai kompos

alternatif pada tanaman padi di Kecamatan V Koto Kampung Dalam. Menganalisis

tingkat penerimanaan sasaran terhadap rancangan penyuluhan pemanfaaatan jerami

padi sebagai kompos altrnatif pada tanaman padi di Kecamatan V Koto Kampung

Dalam., untuk menganalisis sasaran penyuluhan, untuk mendasain rancangan

penyuluhan pemanfaatan jerami sebagai pupuk alternatif pada tanaman padi sawah

di Kecamatan V Koto Kampung Dalam Kabupaten Padang Pariaman. Pengkajian

ini dilaksanakan di Kecamatan V Koto Kampung Dalam pada September 2024.

Metode pengumpulan data yang di gunakan adalah wawancara dan penyebaran

kuisioner yang telah di uji validitas dan reabilitanya, sementara metode analisis data

menggunakan skala likert dan regresi linier berganda. Hasil pengkajian ini

menunjukkan bahwa rancangan penyuluhan pemanfaatan jerami sebagai pupuk

alternatif pada tanaman padi sawah di Kecamatan V Koto Kampung Dalam

Kabupaten Padang Pariaman sangat berpengaruh nyata terdapat sikap dan perilaku

petani dalam pemanfaatan jerami sebagai pupuk alternatif pada tanaman padi sawah

secara berkelanjutan.

2026-01-30 09:01:19 admin@polbangtanmedan.ac.id