POLBANGTAN MEDAN REPOSITORY

Student Paper


Total Result : 154
Rancangan Penyuluhan Pengendalian Penyakit Layu Fusarium Pada Tanaman Cabai (Capcicum Annum L) Di Kecamatan Kuta Buluh Kabupaten Karo
5 months ago
Rajoki Sitepu (Medan, 2025)

Rajoki Sitepu. NIRM. RPL 01.01.22.539. Rancangan Penyuluhan Pengendalian Penyakit Layu Fusarium pada Tanaman Cabai di Kecamatan Kuta Buluh Kabupaten Karo. Tujuan rancangan ini adalah untuk mengetahui rancangan penyuluhan pengendalian penyakit layu fusarium pada tanaman cabai di Kecamatan Kuta Buluh Kabupaten Karo, untuk mengetahui desain rancangan penyuluhan pengendalian penyakit layu fusarium pada tanaman cabai di Kecamatan Kuta Buluh Kabupaten Karo, dan untuk mengetahui tingkat penerimaan petani terhadap rancangan penyuluhan pengendalian penyakit layu fusarium pada tanaman cabai di Kecamatan Kuta Buluh Kabupaten Karo. Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Kuta Buluh Kabupaten Karo pada bulan November 2023 sampai dengan bulan November 2024. Metode pengumpulan data yaitu, observasi dan wawancara yang diukur menggunakan kuesioner, sementara metode analisis menggunakan metode rancangan penyuluhan. Rancangan penyuluhan disusun melalui Lembar Persiapan Menyuluh (LPM), yang menjadi sasaran yakni petani yang melakukan budidaya tanaman cabai yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan petani dalam pengendalian penyakit layu fusarium pada tanaman cabai sesuai anjuran dari 0% menjadi 50%, materi yang digunakan yaitu “Pengendalian Penyakit Layu Fusarium pada Tanaman Cabai”, dan metode yang digunakan adalah ceramah, diskusi, dan demonstrasi cara, serta penggunaan media berupa folder dan benda sesungguhnya. Hasil validasi rancangan penyuluhan, sasaran penyuluhan, materi penyuluhan, metode penyuluhan, media, volume, lokasi, biaya, dan pelaksanaan penyuluhan semuanya berada pada kategori efektif yaitu masing-masing secara berurut adalah 82,97%, 90,26%, 78,97%, 89,54%, 89,23%, 82,67%, 79,38%, 78,36%, 76,31%, Tingkat penerimaan petani terhadap seluruh kegiatan penyuluhan adalah 83,08%.

2026-02-05 07:02:26 admin@polbangtanmedan.ac.id
Rancangan Penyuluhan Pemanfaatan Pupuk Organik Untuk Tanaman Jagung Di Kecamatan Dolok Batu Nanggar Kabupaten Simalungun
5 months ago
Manyu (Medan, 2025)

Manyu. NIRM. RPL 01.01.22.625. Rancangan Penyuluhan Pemanfaatan Pupuk Organik untuk Tanaman Jagung di Kecamatan Dolok Batu Nanggar Kabupaten Simalungun. Tujuan rancangan ini adalah untuk rancangan penyuluhan pemanfaatan pupuk organik untuk tanaman jagung di Kecamatan Dolok Batu Nanggar Kabupaten Simalungun, untuk mengetahui desain rancangan penyuluhan pemanfaatan pupuk organik untuk tanaman jagung di Kecamatan Dolok Batu Nanggar Kabupaten Simalungun, dan untuk mengetahui tingkat penerimaan petani rancangan penyuluhan pemanfaatan pupuk organik untuk tanaman jagung di Kecamatan Dolok Batu Nanggar Kabupaten Simalungun. Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Dolok Batu Nanggar Kabupaten Simalungun pada bulan November 2023 sampai dengan bulan November 2024. Metode pengumpulan data yaitu, observasi dan wawancara yang diukur menggunakan kuesioner, sementara metode analisis menggunakan metode rancangan penyuluhan. Rancangan penyuluhan disusun melalui Lembar Persiapan Menyuluh (LPM), yang menjadi sasaran yakni petani yang melakukan budidaya tanaman jagung yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan petani dalam pemanfaatan pupuk organik pada tanaman jagung sesuai anjuran dari 0% menjadi 50%, materi yang digunakan yaitu “Pemanfaatan Pupuk Organik pada Tanaman Jagung”, dan metode yang digunakan adalah ceramah, diskusi, dan demonstrasi cara, serta penggunaan media berupa folder dan benda sesungguhnya. Hasil validasi rancangan penyuluhan, materi penyuluhan, metode penyuluhan, media, volume, lokasi, biaya, dan pelaksanaan penyuluhan semuanya berada pada kategori efektif yaitu masing-masing secara berurut adalah 83,20%, 83,40%, 82,60%, 85,73%, 86,80%, 85,60%, 83,93% Tingkat penerimaan petani terhadap seluruh kegiatan penyuluhan adalah 84,47%.

2026-02-02 04:02:26 admin@polbangtanmedan.ac.id
Rancangan Penyuluhan Pemakaian Pupuk Berimbang Pada Padi Sawah Di Kecamatan Pariaman Tengah Kota Pariaman
5 months ago
Machdalena (Medan, 2025)

Machdalena. NIRM. RPL 01.01.22.565. Rancangan Penyuluhan Pertanian Pemakaian Pupuk Berimbang pada Padi Sawah di Kecamatan Pariaman Tengah Kota Pariaman. Tujuan rancangan ini adalah untuk mengetahui rancangan penyuluhan pertanian pemakaian pupuk berimbang pada padi sawah di Kecamatan Pariaman Tengah Kota Pariaman, untuk mengetahui desain rancangan penyuluhan pertanian pemakaian pupuk berimbang pada padi sawah di Kecamatan Pariaman Tengah Kota Pariaman, dan untuk mengetahui tingkat penerimaan petani terhadap rancangan penyuluhan pertanian pemakaian pupuk berimbang pada padi sawah di Kecamatan Pariaman Tengah Kota Pariaman. Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Pariaman Tengah Kota Pariaman pada bulan Mei 2024 sampai dengan bulan November 2024. Metode pengumpulan data yaitu, observasi dan wawancara yang diukur menggunakan kuesioner, sementara metode analisis menggunakan metode rancangan penyuluhan. Rancangan penyuluhan disusun melalui Lembar Persiapan Menyuluh (LPM), yang menjadi sasaran yakni petani yang melakukan budidaya tanaman padi sawah yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan petani dalam pemakaian pupuk berimbang pada padi sawah sesuai anjuran dari 0% menjadi 50%, materi yang digunakan yaitu “Pemakaian Pupuk Berimbang pada Tanaman Padi Sawah”, dan metode yang digunakan adalah ceramah, diskusi, dan demonstrasi cara, serta penggunaan media berupa folder dan benda sesungguhnya. Hasil validasi rancangan penyuluhan, sasaran penyuluhan, materi penyuluhan, metode penyuluhan, media, volume, lokasi, biaya, dan pelaksanaan penyuluhan semuanya berada pada kategori efektif yaitu masing-masing secara berurut adalah 85,71%, 85,05%, 81,62%, 88%, 88,79%, 86,35%, 85,71%, 83,33%, 83,10% Tingkat penerimaan petani terhadap seluruh kegiatan penyuluhan adalah 85,56%.

2026-02-02 03:02:32 admin@polbangtanmedan.ac.id
Rancangan Penyuluhan Pengendalian Lalat Buah (Bactrocera Dorsalis) Pada Tanaman Tomat (Solanum Lycopersicum) Di Kecamatan Kerajaan Kabupaten Pakpak Bharat
5 months ago
Kadarisman Limbong (Medan, 2025)

Kadarisman Limbong. NIRM. RPL 01.01.22.561. Rancangan Penyuluhan pertanian Pengendalian Hama Lalat Buah pada Tanaman Tomat (Solanum lycopersicum) di Kecamatan Kerajaan Kabupaten Pakpak Bharat Provinsi Sumatera Utara. Tujuan rancangan ini adalah untuk mengetahui rancangan penyuluhan pertanian pengendalian hama lalat buah pada tanaman tomat (Solanum lycopersicum) di Kecamatan Kerajaan Kabupaten Pakpak Bharat, untuk mengetahui desain rancangan penyuluhan pertanian pengendalian hama lalat buah pada tanaman tomat (Solanum lycopersicum) di Kecamatan Kerajaan Kabupaten Pakpak Bharat, dan untuk mengetahui tingkat penerimaan petani terhadap rancangan penyuluhan pertanian pengendalian hama lalat buah pada tanaman tomat (Solanum lycopersicum) di Kecamatan Kerajaan Kabupaten Pakpak Bharat. Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Kerajaan Kabupaten Pakpak Bharat pada bulan November 2023 sampai dengan bulan November 2024. Metode pengumpulan data yaitu, observasi dan wawancara yang diukur menggunakan kuesioner, sementara metode analisis menggunakan metode rancangan penyuluhan. Rancangan penyuluhan disusun melalui Lembar Persiapan Menyuluh (LPM), yang menjadi sasaran yakni petani yang melakukan budidaya tanaman tomat yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan petani dalam pengendalian hama lalat buah pada tanaman tomat sesuai anjuran dari 10% menjadi 50%, materi yang digunakan yaitu “Pengendalian Hama Lalat Buah pada Tanaman Tomat”, dan metode yang digunakan adalah ceramah, diskusi, dan demonstrasi cara, serta penggunaan media berupa folder dan benda sesungguhnya. Hasil validasi rancangan penyuluhan, sasaran penyuluhan, materi penyuluhan, metode penyuluhan, media, volume, lokasi, biaya, dan pelaksanaan penyuluhan semuanya berada pada kategori efektif yaitu masing-masing secara berurut adalah 78,4%, 79,7%, 89,4%, 89%, 84,2%, 81,1%, 79,5%, dan 79,1% Tingkat penerimaan petani terhadap seluruh kegiatan penyuluhan adalah 78,4%.

2026-02-02 03:02:27 admin@polbangtanmedan.ac.id
Rancangan Penyuluhan Pertanian Pengendalian Jamur Akar Putih Pada Tanaman Pisang Barangan di Kecamatan Raya Kahean Kabupaten Simalungun
5 months ago
Juliadi Sinaga (Medan, 2025)

Juliadi Sinaga. NIRM. RPL 01.01.22.560. Rancangan Penyuluhan Pertanian Pengendalian Jamur Akar Putih pada Tanaman Pisang Barangan di Kecamatan Raya Kahean. Tujuan rancangan ini adalah untuk mengetahui pengendalian jamur akar putih pada tanaman pisang barangan di Kecamatan Raya Kahean, untuk mengetahui desain rancangan penyuluhan tentang pengendalian jamur akar putih pada tanaman pisang barangan di Kecamatan Raya Kahean, dan untuk mengetahui tingkat penerimaan petani terhadap rancangan penyuluhan pengendalian jamur akar putih pada tanaman pisang barangan. Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Raya Kahean Kabupatn Simalungun pada bulan November 2023 sampai dengan bulan Mei 2024. Metode pengumpulan data yaitu, observasi dan wawancara yang diukur menggunakan kuesioner, sementara metode analisis menggunakan metode rancangan penyuluhan. Rancangan penyuluhan disusun melalui Lembar Persiapan Menyuluh (LPM), yang menjadi sasaran yakni petani yang melakukan budidaya tanaman pisang barangan yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan petani dalam pengendalian jamur akar putih pada tanaman pisang barangan sesuai anjuran dari 10% menjadi 35%, materi yang digunakan yaitu “pengendalian jamur akar putih pada tanaman pisang barangan”, dan metode yang digunakan adalah ceramah, diskusi, dan demonstrasi cara, serta penggunaan media berupa folder dan benda sesungguhnya. Hasil validasi rancangan penyuluhan, sasaran penyuluhan, materi penyuluhan, metode penyuluhan, media, volume, lokasi, biaya, dan pelaksanaan penyuluhan semuanya berada pada kategori efektif yaitu masing-masing secara berurut adalah 83,03%, 85,86%, 86,76%, 85,45%, 83,66%, 80,62%, dan 81,66% .

2026-02-02 03:02:50 admin@polbangtanmedan.ac.id
Rancangan Penyuluhan Penggunaan Pupuk Organik Pada Tanaman Bawang Merah Di Kecamatan Tiganderket Kabupaten Karo
5 months ago
Jonatan Tife Berland Barus (Medan, 2025)

Jonatan Tife Berland Barus. NIRM. RPL 01.01.22.559. rancangan penyuluhan penggunaan pupuk organik pada tanaman bawang merah di Kecamatan Tiganderket Kabupaten Karo. Tujuan rancangan ini adalah untuk mengetahui rancangan penyuluhan penggunaan pupuk organik pada tanaman bawang merah di Kecamatan Tiganderket Kabupaten Karo, untuk mengetahui desain rancangan penyuluhan pupuk organik pada tanaman bawang merah di Kecamatan Tiganderket Kabupaten Karo, dan untuk mengetahui tingkat penerimaan petani terhadap rancangan penyuluhan pupuk organik pada tanaman bawang merah di Kecamatan Tiganderket Kabupaten Karo. Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Tiganderket Kabupaten Karo pada bulan November 2023 sampai dengan bulan November 2024. Metode analisis menggunakan metode rancangan penyuluhan. Rancangan penyuluhan disusun melalui Lembar Persiapan Menyuluh (LPM), yang menjadi sasaran yakni petani yang melakukan budidaya tanaman bawang merah yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan petani dalam pupuk organik pada tanaman bawang merah sesuai anjuran dari 20% menjadi 50%, materi yang digunakan yaitu “Pupuk Organik pada Tanaman Bawang Merah”, dan metode yang digunakan adalah ceramah, diskusi, dan demonstrasi cara, serta penggunaan media berupa folder dan benda sesungguhnya. Hasil validasi menunjukkan bahwa tingkat penerimaan rancangan penyuluhan pertanian untuk penggunaan pupuk organik pada tanaman bawang merah mencapai 83,94%, yang berada dalam kategori sangat efektif.

2026-02-02 03:02:52 admin@polbangtanmedan.ac.id
Rancangan Penyuluhan Pertanian Pengendalian Jamur Akar Putih Pada Tanaman Ubi Kayu Di Kecamatan Silou Kahean Kabupaten Simalungun
5 months ago
Jawilner Saragih (Medan, 2025)

Jawilner. NIRM. RPL 01.01.22.558. Rancangan Penyuluhan Pertanian Pengendalian Jamur Akar Putih pada Tanaman Ubi Kayu di Kecamatan Silou Kahean Kabupaten Simalungun. Tujuan rancangan ini adalah untuk mengetahui rancangan penyuluhan pertanian pengendalian jamur akar putih pada tanaman ubi kayu di Kecamatan Silou Kahean Kabupaten Simalungun, untuk mengetahui desain rancangan penyuluhan pertanian pengendalian jamur akar putih pada tanaman ubi kayu di Kecamatan Silou Kahean Kabupaten Simalungun, dan untuk mengetahui tingkat penerimaan petani terhadap rancangan penyuluhan pertanian pengendalian jamur akar putih pada tanaman ubi kayu di Kecamatan Silou Kahean Kabupaten Simalungun. Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Tiganderket Kabupaten Karo pada bulan November 2023 sampai dengan bulan November 2024. Metode pengumpulan data yaitu, observasi dan wawancara yang diukur menggunakan kuesioner, sementara metode analisis menggunakan metode rancangan penyuluhan. Rancangan penyuluhan disusun melalui Lembar Persiapan Menyuluh (LPM), yang menjadi sasaran yakni petani yang melakukan budidaya tanaman ubi kayu yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan petani dalam pengendalian jamur akar putih pada tanaman ubi kayu sesuai anjuran dari 20% menjadi 50%, materi yang digunakan yaitu “Pengendalian Jamur Akar Putih pada Tanaman Ubi Kayu”, dan metode yang digunakan adalah ceramah, diskusi, dan demonstrasi cara, serta penggunaan media berupa folder dan benda sesungguhnya. Hasil validasi menunjukkan bahwa tingkat penerimaan rancangan penyuluhan pertanian untuk pengendalian jamur akar putih pada tanaman ubi kayu mencapai 81,95%, yang berada dalam kategori sangat efektif.

2026-02-02 03:02:08 admin@polbangtanmedan.ac.id
Rancangan Penyuluhan Pemanfaatan Jerami Sebagai Pupuk Alternatif Pada Tanaman Padi Sawah Di Kecamatan V Koto Kampung Dalam Kabupaten Padang Pariaman
5 months ago
Evi Andriani (Medan, 2025)

Evi Andriani, NIRM ; RPL.01.01.22.599. Rancangan Penyuluhan Pemanfaatan Jerami sebagai Pupuk Alternatif pada Tanaman Padi Sawah di Kecamatan V koto Kampung Dalam Kabupaten Padang Pariaman pengkajian ini bertujuan untuk mengkaji rendahnya pemahaman petani tentang pemanfaatan jerami padi sebagai kompos alternatif pada tanaman padi di Kecamatan V koto Kampung Dalam. Menyusun desain rancangan penyuluhan pemanfaatan jerami padi sebagai kompos alternatif pada tanaman padi di Kecamatan V Koto Kampung Dalam. Menganalisis tingkat penerimanaan sasaran terhadap rancangan penyuluhan pemanfaaatan jerami padi sebagai kompos altrnatif pada tanaman padi di Kecamatan V Koto Kampung Dalam., untuk menganalisis sasaran penyuluhan, untuk mendasain rancangan penyuluhan pemanfaatan jerami sebagai pupuk alternatif pada tanaman padi sawah di Kecamatan V Koto Kampung Dalam Kabupaten Padang Pariaman. Pengkajian ini dilaksanakan di Kecamatan V Koto Kampung Dalam pada September 2024. Metode pengumpulan data yang di gunakan adalah wawancara dan penyebaran kuisioner yang telah di uji validitas dan reabilitanya, sementara metode analisis data menggunakan skala likert dan regresi linier berganda. Hasil pengkajian ini menunjukkan bahwa rancangan penyuluhan pemanfaatan jerami sebagai pupuk alternatif pada tanaman padi sawah di Kecamatan V Koto Kampung Dalam Kabupaten Padang Pariaman sangat berpengaruh nyata terdapat sikap dan perilaku petani dalam pemanfaatan jerami sebagai pupuk alternatif pada tanaman padi sawah secara berkelanjutan.

2026-01-30 09:01:19 admin@polbangtanmedan.ac.id
Rancangan Penyuluhan Pertanian Pembuatan Pupuk Organik Padat (POP) Dari Kotoran Sapi Di Kecamatan Darul Makmur Kabupaten Nagan Raya
5 months ago
Ernawati (Medan, 2025)

Ernawati. NIRM. RPL 01.01.22.549. Rancangan Penyuluhan Pertanian Pembuatan Pupuk Organik Padat (POP) Dari Kotoran Sapi di Kecamatan Darul Makmur Kabupaten Nagan Raya. Tujuan rancangan ini adalah untuk rancangan penyuluhan pertanian pembuatan Pupuk Organik Padat (POP) dari kotoran sapi di Kecamatan Darul Makmur Kabupaten Nagan Raya, untuk mengetahui desain rancangan penyuluhan pertanian pembuatan Pupuk Organik Padat (POP) dari kotoran sapi di Kecamatan Darul Makmur Kabupaten Nagan Raya, dan untuk mengetahui tingkat penerimaan petani rancangan penyuluhan pertanian pembuatan Pupuk Organik Padat (POP) dari kotoran sapi di Kecamatan Darul Makmur Kabupaten Nagan Raya. Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Darul Makmur Kabupaten Nagan Raya pada bulan November 2023 sampai dengan bulan November 2024. Metode pengumpulan data yaitu, observasi dan wawancara yang diukur menggunakan kuesioner, sementara metode analisis menggunakan metode rancangan penyuluhan. Rancangan penyuluhan disusun melalui Lembar Persiapan Menyuluh (LPM), yang menjadi sasaran yakni petani yang menerima bantuan yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan petani dalam pembuatan pupuk organic padat dari kotoran sapi sesuai anjuran dari 35% menjadi 75%, materi yang digunakan yaitu “Pembuatan Pupuk Organik Padat dari Kotoran Sapi”, dan metode yang digunakan adalah ceramah, diskusi, dan demonstrasi cara, serta penggunaan media berupa folder dan benda sesungguhnya. Hasil validasi rancangan penyuluhan, tujuan penyuluhan, sasaran penyuluhanm materi penyuluhan, metode penyuluhan, media, volume, lokasi, biaya, dan pelaksanaan penyuluhan semuanya berada pada kategori efektif yaitu masing-masing secara berurut adalah 73,72%, 75,29%. 78,13%, 72,35%, 76,60%, 75,68%, 72,31%, 73,03%, 70,93% Tingkat penerimaan petani terhadap seluruh kegiatan penyuluhan adalah 74,18%.

2026-01-30 08:01:02 admin@polbangtanmedan.ac.id
Rancangan Penyuluhan Pertanian Penggunaan Benih Unggul Bersertifikat Pada Padi Sawah Di Kecamatan Rambah Kabupaten Rokan Hulu
5 months ago
Elfi Afriani (Medan, 2025)

Elfi Afriani, Nirm 010122597. Kajian ini bertujuan untuk merancang penyuluhan pertanian yang efektif tentang penggunaan benih unggul bersertifikat pada tanaman padi sawah di Kecamatan Rambah, Kabupaten Rokan Hulu. Kajian dilakukan karena tingkat penggunaan benih unggul bersertifikat masih rendah, yaitu 37%, padahal benih unggul dapat meningkatkan produktivitas, ketahanan terhadap penyakit, dan hasil panen yang optimal. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui kuesioner dan wawancara. Penyuluhan dirancang berdasarkan prinsip SMART dan ABCD, dengan komponen yang meliputi: tujuan, sasaran, materi, metode, media, volume, lokasi, waktu, dan biaya penyuluhan. Hasil rancangan penyuluhan diuji dengan menggunakan skala Likert dan dikaji berdasarkan tingkat penerimaan petani. Hasil menunjukkan bahwa tingkat penerimaan petani terhadap seluruh aspek rancangan tergolong sangat efektif. Persentase penerimaan masing-masing aspek adalah: sasaran (93,66%), materi (91,30%), metode (90,85%), media (90,12%), volume (90,16%), lokasi (91,57%), waktu (90,65%), dan biaya (90,85%), dengan rata-rata keseluruhan sebesar 91,15%. Rancangan penyuluhan ini berhasil meningkatkan penggunaan benih unggul bersertifikat dari 37% menjadi 63% dalam satu musim tanam. Hasil ini menunjukkan bahwa rancangan penyuluhan yang disusun telah sesuai dengan kebutuhan petani dan mampu meningkatkan kesadaran serta penerapan teknologi budidaya padi secara signifikan.

2026-01-30 08:01:08 admin@polbangtanmedan.ac.id
Rancangan Penyuluhan Penerapan Varietas Unggul Baru (VUB) Dalam Perguliran Tanaman Padi Sawah Di Kecamatan Rokan IV Koto Kabupaten Rokan Hulu
5 months ago
Dodi Sukandi (Medan, 2025)

Dodi Sukandi. NIRM. RPL. 01.01.22.546. Kajian ini bertujuan untuk mendesain rancangan penyuluhan pertanian yang spesifik lokasi serta mengetahui tingkat penerimaan Rancangan Penyuluhan Penerapan Varietas Unggul Baru (VUB) dalam Perguliran Tanaman Padi Sawah di Kecamatan Rokan IV Koto pada 15 November 2023 sampai dengan 31 Desember 2023 di Kecamatan Rokan IV Koto Kabupaten Rokan Hulu, Provinsi Riau. Metode pengumpulan data menggunakan wawancara dan kuesioner. Penentuan sampel responden menggunakan Purpusive Sampling. Data dianalisis menggunakan analisis deskriptif. Hasil analisis deskriptif menunjukkan desain penyuluhan dari aspek tujuan, sasaran, materi, metode, media, volume, lokasi, waktu, dan media penyuluhan dapat diterima dan termasuk dalam kategori setuju. Berdasarkan hasil kajian didapatkan kesimpulan bahwa Rancangan Penyuluhan Penerapan Varietas Unggul Baru (VUB) dalam Perguliran Tanaman Padi Sawah di Kecamatan Rokan IV Koto Kabupaten Rokan Hulu dengan tujuan meningkatkan pengetahuan petani dalam Penggunaan Varietas Unggul Baru dapat dilakukan secara spesifik dengan materi Penggunaan Varietas Unggul Baru pada Perguliran Tanaman Padi Sawah menggunakan media poster, dan media sesungguhnya secara ceramah, diskusi, dan demonstrasi Plot dapat diterima oleh sasaran serta tingkat penerimaan sasaran penyuluhan terhadap Rancangan Penyuluhan Penerapan Varietas Unggul Baru (VUB) dalam Perguliran Tanaman Padi Sawah di Kecamatan Rokan IV Koto Kabupaten Rokan Hulu dengan nilai capaian sebesar 26.240 setara 77,79% berada pada kategori Efektif (E).

2026-01-30 08:01:17 admin@polbangtanmedan.ac.id
Rancangan Penyuluhan Penerapan Sistim Tanam Jajar Legowo 2.1 Di Kecamatan Kluet Utara Kabupaten Aceh Selatan Provinsi Aceh
5 months ago
AL Kendry (Medan, 2024)

Kendri AL, Nirm 01.01.21.439. Rancangan Penyuluhan Penerapan Sistim Tanam

Jajar Legowo 2.1 Di Kecamatan Kluet Utara Kabupaten Aceh Selatan Provinsi

Aceh. Pengkajian ini bertujuan untuk mengetahui tujuan, sasaran, materi, metode,

media, volume, lokasi, waktu dan biaya rancangan penyuluhan penerapan

rancangan penyuluhan penerapan sistim tanam jajar legowo 2.1 Di kecamatan kluet

utara Kabupaten Aceh Selatan. Metode pengkajian ini yaitu deskripsi kuantitatif

dan metode pengumpul data yaitu metode wawancara menggunakan kuesioner,

sementara metode analisis data menggunakan skala likert. Hasil pengkajian

menunjukkan bahwa Sasaran penyuluhan dengan persentase 81,4% artinya sasaran

penyuluhan sangat efektif untuk diterapkan. Tujuan penyuluhan memperoleh

persentase 81,6% tujuan penyuluhan sangat efektif untuk diterapkan. Materi

penyuluhan memperoleh persensate 82,1%, artinya materi penyuluhan sangat

efektif untuk diterapkan. Metode penyuluhan persentase 80,6%, artinya metode

penyuluhan efektif untuk diterapkan. Media penyuluhan memperoleh persentase

84,6% sehingga sangat efektif untuk diterapkan. Volume penyuluhan pertanian

dilakukan sebanyak 2 kali, memperoleh persentase 85,9%, sehingga sangat efektif

untuk diterapkan. Lokasi penyuluhan pertanian memperoleh persentase 82,2%,

sehingga sangat efektif untuk diterapkan. Waktu penyuluhan memperoleh

persentase 86,1%, artinya waktu penyuluhan sangat efektif untuk diterapkan. Biaya

penyuluhan pertanian bersumber dari APBN, memperoleh persentase 84,7%,

artinya biaya penyuluhan sangat efektif untuk diterapkan.

2026-01-30 04:01:20 admin@polbangtanmedan.ac.id
Rancangan Penyuluhan Pertanian Dalam Pemupukan Berimbang Pada Tanaman Padi Sawah Di Kecamatan Sorkam Kabupaten Tapanuli Tengah
6 months ago
Tiarmaida Saragi (Medan, 2025)

Tiarmaida Saragi. NIRM: RPL 01.01.22.632. Rancangan Penyuluhan Pemupukan Berimbang pada Tanaman Padi Sawah di Kecamatan Sorkam Kabupaten Tapanuli Tengah. Tujuan rancangan ini adalah untuk mengetahui rancangan penyuluhan pemupukan berimbang pada tanaman padi sawah di Kecamatan Sorkam Kabupaten Tapanuli Tengah, untuk mengetahui desain rancangan penyuluhan pemupukan berimbang pada tanaman padi sawah di Kecamatan Sorkam Kabupaten Tapanuli Tengah, dan untuk mengetahui tingkat penerimaan petani terhadap rancangan penyuluhan pemupukan berimbang pada tanaman padi sawah di Kecamatan Sorkam Kabupaten Tapanuli Tengah. Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Sorkam Kabupaten Tapanuli Tengah pada bulan November 2023 sampai dengan bulan November 2024. Metode pengumpulan data yaitu, observasi dan wawancara yang diukur menggunakan kuesioner, sementara metode analisis menggunakan metode rancangan penyuluhan. Rancangan penyuluhan disusun melalui Lembar Persiapan Menyuluh (LPM), yang menjadi sasaran yakni petani yang melakukan budidaya tanaman padi sawah yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan petani dalam pemupukan berimbang pada tanaman padi sawah sesuai anjuran dari 0% menjadi 50%, materi yang digunakan yaitu “pemupukan berimbang pada tanaman padi sawah”, dan metode yang digunakan adalah ceramah, diskusi, dan demonstrasi cara, serta penggunaan media berupa folder dan benda sesungguhnya. Hasil validasi rancangan penyuluhan, sasaran penyuluhan, materi penyuluhan, metode penyuluhan, media, volume, lokasi, biaya, dan pelaksanaan penyuluhan semuanya berada pada kategori efektif yaitu masing-masing secara berurut adalah 86,62%, 84,6%, 84,68%, 81,99%, 86,58%, 85,71%, 82,6%, 81,9% dan 81,99% Tingkat penerimaan petani terhadap seluruh kegiatan penyuluhan adalah 84,07%.

2026-01-09 02:01:50 admin@polbangtanmedan.ac.id