POLBANGTAN MEDAN REPOSITORY

Student Paper


Total Result : 151
Rancangan Penyuluhan Pertanian Pembuatan Pupuk Organik Padat (Pop) Dari Kotoran Sapi Di Kecamatan Darul Makmur Kabupaten Nagan Raya
2 months ago
Ernawati (Medan, 2025)

Ernawati. NIRM. RPL 01.01.22.549. Rancangan Penyuluhan Pertanian Pembuatan

Pupuk Organik Padat (POP) Dari Kotoran Sapi di Kecamatan Darul Makmur

Kabupaten Nagan Raya. Tujuan rancangan ini adalah untuk rancangan penyuluhan

pertanian pembuatan Pupuk Organik Padat (POP) dari kotoran sapi di Kecamatan

Darul Makmur Kabupaten Nagan Raya, untuk mengetahui desain rancangan

penyuluhan pertanian pembuatan Pupuk Organik Padat (POP) dari kotoran sapi di

Kecamatan Darul Makmur Kabupaten Nagan Raya, dan untuk mengetahui tingkat

penerimaan petani rancangan penyuluhan pertanian pembuatan Pupuk Organik

Padat (POP) dari kotoran sapi di Kecamatan Darul Makmur Kabupaten Nagan

Raya. Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Darul Makmur Kabupaten Nagan

Raya pada bulan November 2023 sampai dengan bulan November 2024. Metode

pengumpulan data yaitu, observasi dan wawancara yang diukur menggunakan

kuesioner, sementara metode analisis menggunakan metode rancangan penyuluhan.

Rancangan penyuluhan disusun melalui Lembar Persiapan Menyuluh (LPM), yang

menjadi sasaran yakni petani yang menerima bantuan yang bertujuan untuk

meningkatkan pengetahuan petani dalam pembuatan pupuk organic padat dari

kotoran sapi sesuai anjuran dari 35% menjadi 75%, materi yang digunakan yaitu

“Pembuatan Pupuk Organik Padat dari Kotoran Sapi”, dan metode yang digunakan

adalah ceramah, diskusi, dan demonstrasi cara, serta penggunaan media berupa

folder dan benda sesungguhnya. Hasil validasi rancangan penyuluhan, tujuan

penyuluhan, sasaran penyuluhanm materi penyuluhan, metode penyuluhan, media,

volume, lokasi, biaya, dan pelaksanaan penyuluhan semuanya berada pada kategori

efektif yaitu masing-masing secara berurut adalah 73,72%, 75,29%. 78,13%,

72,35%, 76,60%, 75,68%, 72,31%, 73,03%, 70,93% Tingkat penerimaan petani

terhadap seluruh kegiatan penyuluhan adalah 74,18%.

2026-01-30 08:01:02 admin@polbangtanmedan.ac.id
Rancangan Penyuluhan Pertanian Penggunaan Benih Unggul Bersertifikat Pada Padi Sawah Di Kecamatan Rambah Kabupaten Rokan Hulu
2 months ago
Afriani, Elfi (Medan, 2025)

Elfi Afriani, Nirm 010122597. Kajian ini bertujuan untuk merancang penyuluhan

pertanian yang efektif tentang penggunaan benih unggul bersertifikat pada tanaman

padi sawah di Kecamatan Rambah, Kabupaten Rokan Hulu. Kajian dilakukan

karena tingkat penggunaan benih unggul bersertifikat masih rendah, yaitu 37%,

padahal benih unggul dapat meningkatkan produktivitas, ketahanan terhadap

penyakit, dan hasil panen yang optimal. Metode penelitian menggunakan

pendekatan deskriptif kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui

kuesioner dan wawancara. Penyuluhan dirancang berdasarkan prinsip SMART dan

ABCD, dengan komponen yang meliputi: tujuan, sasaran, materi, metode, media,

volume, lokasi, waktu, dan biaya penyuluhan. Hasil rancangan penyuluhan diuji

dengan menggunakan skala Likert dan dikaji berdasarkan tingkat penerimaan

petani. Hasil menunjukkan bahwa tingkat penerimaan petani terhadap seluruh

aspek rancangan tergolong sangat efektif. Persentase penerimaan masing-masing

aspek adalah: sasaran (93,66%), materi (91,30%), metode (90,85%), media

(90,12%), volume (90,16%), lokasi (91,57%), waktu (90,65%), dan biaya

(90,85%), dengan rata-rata keseluruhan sebesar 91,15%. Rancangan penyuluhan ini

berhasil meningkatkan penggunaan benih unggul bersertifikat dari 37% menjadi

63% dalam satu musim tanam. Hasil ini menunjukkan bahwa rancangan

penyuluhan yang disusun telah sesuai dengan kebutuhan petani dan mampu

meningkatkan kesadaran serta penerapan teknologi budidaya padi secara signifikan.

2026-01-30 08:01:08 admin@polbangtanmedan.ac.id
Rancangan Penyuluhan Pertanian Pemanfaatan Pupuk Organik Pada Tanaman Padi Sawah Di Kecamatan Pasaribu Tobing Kabupaten Tapanuli Tengah
2 months ago
Pasaribu,erlina (Medan, 2025)

Eflina Pasaribu. NIRM. RPL 01.01.22.547. Rancangan Penyuluhan Pertanian

Pemanfaatan Pupuk Organik pada Tanaman Padi Sawah di Kecamatan Pasaribu

Tobing Kabupaten Tapanuli Tengah. Tujuan rancangan ini adalah untuk

mengetahui rancangan penyuluhan pertanian pemanfaatan pupuk organik pada

tanaman padi sawah di Kecamatan Pasaribu Tobing Kabupaten Tapanuli Tengah,

untuk mengetahui desain rancangan penyuluhan tentang rancangan penyuluhan

pertanian pemanfaatan pupuk organik pada tanaman padi sawah di Kecamatan

Pasaribu Tobing Kabupaten Tapanuli Tengah, dan untuk mengetahui tingkat

penerimaan petani terhadap rancangan penyuluhan rancangan penyuluhan

pertanian pemanfaatan pupuk organik pada tanaman padi sawah di Kecamatan

Pasaribu Tobing Kabupaten Tapanuli Tengah. Penelitian ini dilaksanakan di

Kecamatan Pasaribu Tobing Kabupaten Tapanuli Tengah pada bulan November

2023 sampai dengan bulan Juni 2024. Metode pengumpulan data yaitu, observasi

dan wawancara yang diukur menggunakan kuesioner, sementara metode analisis

menggunakan metode rancangan penyuluhan. Rancangan penyuluhan disusun

melalui Lembar Persiapan Menyuluh (LPM), yang menjadi sasaran yakni petani

yang melakukan budidaya tanaman padi sawah yang bertujuan untuk meningkatkan

pengetahuan petani dalam pemanfaatan pupuk organik pada tanaman padi sawah

sesuai anjuran dari 20% menjadi 50%, materi yang digunakan yaitu “pemanfaatan

pupuk organik untuk tanaman padi sawah”, dan metode yang digunakan adalah

ceramah, diskusi, dan demonstrasi cara, serta penggunaan media berupa folder dan

benda sesungguhnya. Hasil validasi rancangan penyuluhan, sasaran penyuluhan,

materi penyuluhan, metode penyuluhan, media, volume, lokasi, biaya, dan

pelaksanaan penyuluhan semuanya berada pada kategori efektif yaitu masingmasing

secara berurut adalah 84,42%, 84,30%, 82,81%, 85,79%, 86,81%, 85,97%,

83,82%, 80,90%, dan 82,63%. Tingkat penerimaan petani terhadap seluruh

kegiatan penyuluhan adalah 84,16%.

2026-01-30 08:01:09 admin@polbangtanmedan.ac.id
Rancangan Penyuluhan Penerapan Varietas Unggul Baru (Vub) Dalam Perguliran Tanaman Padi Sawah Di Kecamatan Rokan Iv Koto Kabupaten Rokan Hulu
2 months ago
Sukandi, Dodi (Medan, 2025)

Dodi Sukandi. NIRM. RPL. 01.01.22.546. Kajian ini bertujuan untuk mendesain

rancangan penyuluhan pertanian yang spesifik lokasi serta mengetahui tingkat

penerimaan Rancangan Penyuluhan Penerapan Varietas Unggul Baru (VUB) dalam

Perguliran Tanaman Padi Sawah di Kecamatan Rokan IV Koto pada 15 November

2023 sampai dengan 31 Desember 2023 di Kecamatan Rokan IV Koto Kabupaten

Rokan Hulu, Provinsi Riau. Metode pengumpulan data menggunakan wawancara

dan kuesioner. Penentuan sampel responden menggunakan Purpusive Sampling.

Data dianalisis menggunakan analisis deskriptif. Hasil analisis deskriptif

menunjukkan desain penyuluhan dari aspek tujuan, sasaran, materi, metode, media,

volume, lokasi, waktu, dan media penyuluhan dapat diterima dan termasuk dalam

kategori setuju. Berdasarkan hasil kajian didapatkan kesimpulan bahwa Rancangan

Penyuluhan Penerapan Varietas Unggul Baru (VUB) dalam Perguliran Tanaman

Padi Sawah di Kecamatan Rokan IV Koto Kabupaten Rokan Hulu dengan tujuan

meningkatkan pengetahuan petani dalam Penggunaan Varietas Unggul Baru dapat

dilakukan secara spesifik dengan materi Penggunaan Varietas Unggul Baru pada

Perguliran Tanaman Padi Sawah menggunakan media poster, dan media

sesungguhnya secara ceramah, diskusi, dan demonstrasi Plot dapat diterima oleh

sasaran serta tingkat penerimaan sasaran penyuluhan terhadap Rancangan

Penyuluhan Penerapan Varietas Unggul Baru (VUB) dalam Perguliran Tanaman

Padi Sawah di Kecamatan Rokan IV Koto Kabupaten Rokan Hulu dengan nilai

capaian sebesar 26.240 setara 77,79% berada pada kategori Efektif (E).

2026-01-30 08:01:17 admin@polbangtanmedan.ac.id
Rancangan Penyuluhan Penerapan Sistim Tanam Jajar Legowo 2.1 Di Kecamatan Kluet Utara Kabupaten Aceh Selatan Provinsi Aceh
2 months ago
AL Kendry (Medan, 2024)

Kendri AL, Nirm 01.01.21.439. Rancangan Penyuluhan Penerapan Sistim Tanam

Jajar Legowo 2.1 Di Kecamatan Kluet Utara Kabupaten Aceh Selatan Provinsi

Aceh. Pengkajian ini bertujuan untuk mengetahui tujuan, sasaran, materi, metode,

media, volume, lokasi, waktu dan biaya rancangan penyuluhan penerapan

rancangan penyuluhan penerapan sistim tanam jajar legowo 2.1 Di kecamatan kluet

utara Kabupaten Aceh Selatan. Metode pengkajian ini yaitu deskripsi kuantitatif

dan metode pengumpul data yaitu metode wawancara menggunakan kuesioner,

sementara metode analisis data menggunakan skala likert. Hasil pengkajian

menunjukkan bahwa Sasaran penyuluhan dengan persentase 81,4% artinya sasaran

penyuluhan sangat efektif untuk diterapkan. Tujuan penyuluhan memperoleh

persentase 81,6% tujuan penyuluhan sangat efektif untuk diterapkan. Materi

penyuluhan memperoleh persensate 82,1%, artinya materi penyuluhan sangat

efektif untuk diterapkan. Metode penyuluhan persentase 80,6%, artinya metode

penyuluhan efektif untuk diterapkan. Media penyuluhan memperoleh persentase

84,6% sehingga sangat efektif untuk diterapkan. Volume penyuluhan pertanian

dilakukan sebanyak 2 kali, memperoleh persentase 85,9%, sehingga sangat efektif

untuk diterapkan. Lokasi penyuluhan pertanian memperoleh persentase 82,2%,

sehingga sangat efektif untuk diterapkan. Waktu penyuluhan memperoleh

persentase 86,1%, artinya waktu penyuluhan sangat efektif untuk diterapkan. Biaya

penyuluhan pertanian bersumber dari APBN, memperoleh persentase 84,7%,

artinya biaya penyuluhan sangat efektif untuk diterapkan.

2026-01-30 04:01:20 admin@polbangtanmedan.ac.id
Rancangan Penyuluhan Pertanian Dalam Pemupukan Berimbang Pada Tanaman Padi Sawah Di Kecamatan Sorkam Kabupaten Tapanuli Tengah
3 months ago
Saragih Tiarmaida (Medan, 2026)

Tiarmaida Saragi. NIRM: RPL 01.01.22.632. Rancangan Penyuluhan Pemupukan Berimbang pada Tanaman Padi Sawah di Kecamatan Sorkam Kabupaten Tapanuli Tengah. Tujuan rancangan ini adalah untuk mengetahui rancangan penyuluhan pemupukan berimbang pada tanaman padi sawah di Kecamatan Sorkam Kabupaten Tapanuli Tengah, untuk mengetahui desain rancangan penyuluhan pemupukan berimbang pada tanaman padi sawah di Kecamatan Sorkam Kabupaten Tapanuli Tengah, dan untuk mengetahui tingkat penerimaan petani terhadap rancangan penyuluhan pemupukan berimbang pada tanaman padi sawah di Kecamatan Sorkam Kabupaten Tapanuli Tengah. Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Sorkam Kabupaten Tapanuli Tengah pada bulan November 2023 sampai dengan bulan November 2024. Metode pengumpulan data yaitu, observasi dan wawancara yang diukur menggunakan kuesioner, sementara metode analisis menggunakan metode rancangan penyuluhan. Rancangan penyuluhan disusun melalui Lembar Persiapan Menyuluh (LPM), yang menjadi sasaran yakni petani yang melakukan budidaya tanaman padi sawah yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan petani dalam pemupukan berimbang pada tanaman padi sawah sesuai anjuran dari 0% menjadi 50%, materi yang digunakan yaitu “pemupukan berimbang pada tanaman padi sawah”, dan metode yang digunakan adalah ceramah, diskusi, dan demonstrasi cara, serta penggunaan media berupa folder dan benda sesungguhnya. Hasil validasi rancangan penyuluhan, sasaran penyuluhan, materi penyuluhan, metode penyuluhan, media, volume, lokasi, biaya, dan pelaksanaan penyuluhan semuanya berada pada kategori efektif yaitu masing-masing secara berurut adalah 86,62%, 84,6%, 84,68%, 81,99%, 86,58%, 85,71%, 82,6%, 81,9% dan 81,99% Tingkat penerimaan petani terhadap seluruh kegiatan penyuluhan adalah 84,07%.

2026-01-09 02:01:50 admin@polbangtanmedan.ac.id
Rancangan Penyuluhan Pertanian Pembuatan Pestisida Nabati Dari Rimpang Jerangau Di Kecamatan Rokan Iv Koto Kabupaten Rokan Hulu
3 months ago
Sariatun (medan, 2025)

Sariatun. NIRM. RPL 01.01.22.626. Rancangan Penyuluhan Penerapan Pupuk Bokashi untuk Tanaman Mentimun di Desa Seuneubok Baro Kecamatan Idi Tunong Aceh Timur. Tujuan rancangan ini adalah untuk rancangan penyuluhan penerapan pupuk bokashi untuk tanaman mentimun di Desa Seuneubok Baro Kecamatan Idi Tunong Aceh Timur, untuk mengetahui desain rancangan penyuluhan penerapan pupuk bokashi untuk tanaman mentimun di Desa Seuneubok Baro Kecamatan Idi Tunong Aceh Timur, dan untuk mengetahui tingkat penerimaan petani rancangan penyuluhan penerapan pupuk bokashi untuk tanaman mentimun di Desa Seuneubok Baro Kecamatan Idi Tunong Aceh Timur. Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Idi Tunong Kabupaten Aceh Timur pada bulan November 2023 sampai dengan bulan November 2024. Metode pengumpulan data yaitu, observasi dan wawancara yang diukur menggunakan kuesioner, sementara metode analisis menggunakan metode rancangan penyuluhan. Rancangan penyuluhan disusun melalui Lembar Persiapan Menyuluh (LPM), yang menjadi sasaran yakni petani yang melakukan budidaya tanaman mentimun yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan petani dalam penerapan pupuk bokhasi untuk tanaman mentimun sesuai anjuran dari 0% menjadi 50%, materi yang digunakan yaitu “Penerapan Pupuk Bokhasi untuk Tanaman Mentimun”, dan metode yang digunakan adalah ceramah, diskusi, dan demonstrasi cara, serta penggunaan media berupa folder dan benda sesungguhnya. Hasil validasi rancangan penyuluhan, tujuan penyuluhan, sasaran penyuluhanm materi penyuluhan, metode penyuluhan, media, volume, lokasi, biaya, dan pelaksanaan penyuluhan semuanya berada pada kategori efektif yaitu masing masing secara berurut adalah 85,4%, 84,8%, 81,2%, 88%, 88,7%, 86,5%, 82,3%, 81%, dan 80,7% Tingkat penerimaan petani terhadap seluruh kegiatan penyuluhan adalah 84,3%

2026-01-09 02:01:27 admin@polbangtanmedan.ac.id
Rancangan Penyuluhan Pertanian Pembuatan Pestisida Nabati Dari Rimpang Jerangau Di Kecamatan Rokan Iv Koto Kabupaten Rokan Hulu
3 months ago
Nirdos (Medan, 2025)

Nirdos, Nirm RPL.01.01.22.569. Kajian ini bertujuan untuk merancang penyuluhan pertanian mengenai pembuatan pestisida nabati dari rimpang jerangau (Acorus calamus L.) di Kecamatan Rokan IV Koto, Kabupaten Rokan Hulu. Latar belakang penelitian didasari oleh rendahnya tingkat pemahaman dan penggunaan pestisida nabati oleh petani di daerah tersebut, padahal jerangau merupakan tanaman lokal yang mengandung senyawa aktif seperti asaron yang efektif sebagai insektisida alami. Penyuluhan pertanian diposisikan sebagai sarana edukasi untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani dalam memanfaatkan potensi lokal sebagai bahan pengendali hama ramah lingkungan. Metode yang digunakan adalah survei deskriptif kuantitatif dengan pendekatan penyuluhan berbasis partisipatif. Sampel diambil dari 86 petani anggota kelompok tani menggunakan rumus Taro Yamane dari populasi sebanyak 614 orang. Instrumen berupa kuesioner disusun berdasarkan indikator validitas dan reliabilitas. Penyuluhan dilaksanakan lima kali menggunakan metode ceramah, diskusi, dan demonstrasi cara, dengan media leaflet, benda nyata, dan kuesioner. Evaluasi dilakukan melalui penyebaran kuesioner sebelum dan sesudah penyuluhan. Hasil kajian menunjukkan bahwa tingkat penerimaan petani terhadap berbagai komponen rancangan penyuluhan tergolong tinggi: tujuan (93%), sasaran (95%), materi (94%), metode (92%), media (90%), volume (89%), lokasi (91%), waktu (87%), biaya (88%), dan keseluruhan rancangan penyuluhan diterima sebesar 91%. Hasil ini menunjukkan bahwa rancangan penyuluhan yang dikembangkan efektif dalam meningkatkan pemahaman petani mengenai pembuatan pestisida nabati dari rimpang jerangau. Penelitian ini merekomendasikan penerapan model penyuluhan serupa pada wilayah lain yang memiliki potensi tanaman lokal dengan kandungan insektisida alami. 

2026-01-09 02:01:47 admin@polbangtanmedan.ac.id
Rancangan Penyuluhan Pengendalian Hama Wereng Batang Coklat Pada Tanaman Padi Sawah Di Kecamatan Pariaman Tengah Kota Pariaman
3 months ago
Nafran Indra (Medan, 2025)

Indra Nafran. NIRM. RPL 01.01.22.603. Rancangan Penyuluhan Pengendalian Hama Wereng Batang Coklat pada Tanaman Padi Sawah di Kecamatan Pariaman Tengah Kota Pariaman. Tujuan rancangan ini adalah untuk mengetahui rancangan penyuluhan pengendalian hama wereng batang coklat pada tanaman padi sawah di Kecamatan Pariaman Tengah Kota Pariaman, untuk mengetahui desain rancangan penyuluhan pengendalian hama wereng batang coklat pada tanaman padi sawah di Kecamatan Pariaman Tengah Kota Pariaman, dan untuk mengetahui tingkat penerimaan petani terhadap rancangan penyuluhan pengendalian hama wereng batang coklat pada tanaman padi sawah di Kecamatan Pariaman Tengah Kota Pariaman. Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Pariaman Tengah Kota Pariaman pada bulan November 2023 sampai dengan bulan November 2024. Metode pengumpulan data yaitu, observasi dan wawancara yang diukur menggunakan kuesioner, sementara metode analisis menggunakan metode rancangan penyuluhan. Rancangan penyuluhan disusun melalui Lembar Persiapan Menyuluh (LPM), yang menjadi sasaran yakni petani yang melakukan budidaya tanaman padi sawah yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan petani dalam pengendalian hama wereng batang coklat pada tanaman padi sawah sesuai anjuran dari 20% menjadi 50%, materi yang digunakan yaitu “Pengendalian Hama Wereng Batang Coklat pada Tanaman Padi Sawah”, dan metode yang digunakan adalah ceramah, diskusi, dan demonstrasi cara, serta penggunaan media berupa folder dan benda sesungguhnya. Hasil validasi rancangan penyuluhan, sasaran penyuluhan, materi penyuluhan, metode penyuluhan, media, volume, lokasi, biaya, dan pelaksanaan penyuluhan semuanya berada pada kategori efektif yaitu masing masing secara berurut adalah 83,38%, 83,79%, 83,03%, 85,86%, 86,76%, 85,45%, 83,66%, 80,62%, dan 81,66%, Tingkat penerimaan petani terhadap seluruh kegiatan penyuluhan adalah 84,88%%.

2026-01-09 02:01:56 admin@polbangtanmedan.ac.id
Rancangan Penyuluhan Penggunaan Benih Unggul Berlabel Tanaman Padi Sawah (Oryza Sativa L.) Di Kecamatan Vii Koto Kabupaten Padang Pariaman
3 months ago
Basri Hasan (Medan, 2025)

Hasan Basri, NIRM. RPL. 01.01.22.601. Pengkajian yang saya lakukan ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi wilayah penyuluhan pertanian dan menganalisis presentase tingkat penerimaan petani dalam penetapan tujuan, sasaran, materi, metode, media, volume, lokasi, waktu, biaya dan rancangan penyuluhan pertanian penggunaan benih unggul berlabel tanaman padi sawah (Oriza sativa L.) di Kecamatan VII Koto Kabupaten Padang Pariaman. Pengkajian ini dilaksanakan di nigari Lurah Ampalu Kecamatan VII Koto pada bulan Oktober 2024 sampai dengan bulan Januari 2025 dengan menggunakan metode pengumpulan data secara wawancara dan kuesioner yang sudah diuji Validitas dan Reliabilitasnya dengan jenis pengkajian kuantitatif deskriptif. Sementara analisis datanya dengan menggunakan skala linkert setelah dilaksanakan kegiatan penyuluhan. Identifikasi potensi wilayah penyuluhan pertanian yang terdiri dari beberapa permasalahan dan beberapa potensi untuk menyelesaikan permasalahan yang dihadapi petani. Penetapan sasaran penyuluhan yang terdiri dari anggota kelompok tani sebagai petani padi sawah yang sesuai keriteria yaitu petani padi sawah yang terdapat pada 6 kelompok tani dengan jumlah populasi sebanyak 245 orang maka didapatkan sampel sebanyak 38 orang dengan metode random sampling. Presentase tingkat penerimaan petani dalam penetapan tujuan dan sasaran sangat efektif, materi mendapatkan skor sebesar 99,47 % atau sangat efektif, metode mendapatkan skor sebesar 80 % atau efektif, media mendapatkan skor sebesar 80 % atau efektif, volume mendapatkan skor sebesar 97,1 % atau sangat efektif, lokasi mendapatkan skor sebesar 100 % atau sangat efektif, waktu mendapatkan skor sebesar 100 % atau sangat efektif, biaya mendapatkan skor sebesar 80 % atau efektif dan rancangan penyuluhan pertanian penggunaan benih unggul berlabel tanaman padi sawah di Kecamatan VII Koto Kabupaten Padang Pariaman mendapatkan nilai skor rata-rata 89,1 % atau sangat efektif untuk diterapkan. 

2026-01-09 02:01:58 admin@polbangtanmedan.ac.id
Rancangan Penyuluhan Pertanian Tentang Alih Fungsi Lahan Padi Sawah Menjadi Lahan Hortikultura Di Kelurahan Padang Masiang Kecamatan Barus Kabupaten Tapanuli Tengah Sumatera Utara
3 months ago
Manalu, Anny Nerawat (Medan, 2025)

Anny Nerawaty Manalu, NIRM: RPL.01.01.22.540, Rancangan Penyuluhan Pertanian Tentang Alih Fungsi Lahan di Kelurahan Padang Masiang Kecamatan Barus Kabupaten Tapanuli Tengah Sumatera Utara. Tugas Akhir. Program Studi Penyuluhan Pertanian Berkelanjutan Politeknik Pembangunan Pertanian Medan. 2024. Alih fungsi lahan pertanian menjadi fungsi lain seperti perkebunan, pemukiman, dan fasilitas umum merupakan fenomena yang semakin marak terjadi khususnya di Kelurahan Padang Masiang, Kecamatan Barus, Kabupaten Tapanuli Tengah. Penelitian ini bertujuan untuk merancang penyuluhan pertanian yang efektif dalam mengatasi permasalahan alih fungsi lahan dengan pendekatan partisipatif dan berkelanjutan. Pengkajian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan teknik survei menggunakan kuisioner dibantu software SPSS versi 25. Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Barus yakni Kelurahan Padang Masiang. Waktu penelitian dilakukan pada bulan Mei hingga Agustus 2024. Subjek penelitian adalah 53 petani yang berasal dari 3 kelompok tani di Kelurahan Padang Masiang yaitu Kelompok tani Saoloan, Bina Guna, dan Maduma. Berdasarkan tahapan dalam proses pengkajian, maka dapat disimpulkan bahwa rancangan penyuluhan pertanian tentang alih fungsi lahan di Kelurahan Padang Masiang Kecamatan Barus Kabupaten Tapanuli Tengah Sumatera Utara sebesar 89,24% yang termasuk dalam kriteria sangat efektif. 

2026-01-09 02:01:18 admin@polbangtanmedan.ac.id
Rancangan Penyuluhan Pertanian Pembuatan Elisitor Biosaka Pada Tanaman Padi Di Kecamatan Rantau Selamat Kabupaten Aceh Timur
6 months ago
Arman (Medan, 2025)

Arman. NIRM. RPL. 01.01.22.541. Rancangan Penyuluhan Pertanian Pembuatan Elisitor Biosaka pada Tanaman Padi di Kecamatan Rantau Selamat Kabupaten Aceh Timur. Pengkajian ini bertujuan untuk mendesain rancangan penyuluhan pertanian serta untuk menganalisis tingkat penerimaan petani (materi, metode, media, volume, lokasi, waktu, biaya penyuluhan pertanian) terhadap pembuatan elisitor biosaka di Kecamatan Rantau Selamat Rantau Selamat Kabupaten Aceh Timur. Pengkajian ini dilaksanakan pada September – Desember 2024 di Kecamatan Rantau Selamat. Metode Pengkajian yang digunakan adalah wawancara dan survei yang dianalisis menggunakan Teknik deskriptif kuantitatiif. untuk mengevaluasi tingkat penerimaan petani terhadap rancangan penyuluhan, meliputi materi, metode, media, volume, lokasi, waktu, dan biaya penyuluhan. Hasil pengkajian ini menunjukkan bahwa tingkat penerimaan petani terhadap rancangan penyuluhan pembuatan elisitor biosaka pada tanaman padi di Kecamatan Rantau Selamat Kabupaten Aceh Timur tergolong Sangat Efektif (80,3%). Sedangkan, tingkat penerimaan petani terhadap metode penyuluhan termasuk dalam kategori sangat efektif (83,3%), pada media penyuluhan termasuk kategori efektif (79,2%), volume penyuluhan tergolong efektif (76,6%), Lokasi penyuluhan termasuk kategori sangat efektif (84,5%), waktu penyuluhan tergolong sangat efektif (83%), biaya penyuluhan tergolong sangat efektif (82%) materi penyuluhan tergolong sangat efektif (80,9%). 

2025-10-21 08:10:20 admin@polbangtanmedan.ac.id
Rancangan Penyuluhan Pertanian Penggunaan Pupuk Organik Pada Tanaman Jagung (Zea Mays L) Di Kecamatan Simpang Alahan Mati Kabupaten Pasaman
6 months ago
Ferdy Arma (Medan, 2025)

Armaferdi. NIRM. RPL.01.01.22.590. Pengkajian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat presentase penerimaan petani terhadap penetapan tujuan, sasaran, materi, metode, media, volume, lokasi, waktu, biaya penyuluhan dan untuk menganalisis tingkat pengetahuan, Keterampilan dan sikap petani dalam rancangan penyuluhan pertanian penggunaan pupuk organik pada tanaman jagung ( Zea mays.L) di Kecamatan Simpang Alahan Mati Kabupaten Pasaman. Penelitian ini dilaksanakan di Nagari Alahan Mati Hilia Kecamatan Simpang Alahan Mati pada akhir bulan Oktober sampai dengan akhir bulan Desember 2024 dengan menggunakan metode pengumpulan data berdasarkan hasil wawancara dan kuesioner yang telah mengalami uji validitas dan reliabilitas dengan jenis pengkajian deskripitif kuantitatif dan analisis data menggunakan skala likert setelah pelaksanaan penyuluhan. Identifikasi potensi wilayah penyuluhan pertanian meliputi beberapa potensi untuk menyelesaikan masalah yang dihadapi petani. Penetapan sasaran penyuluhan adalah anggota kelompoktani yang membudidayakan jagung yang terdiri dari 6 kelompoktani dengan populasi sebanyak 240 orang dan sampel yang didapat sebanyak 70 orang dengan sistem propotional random sampling. Tingkat persentase penerimaan, sasaran sebesar 90,16%, materi sebesar 90,71%, metode sebesar 90,12%, Media sebesar 90,13%, volume sebesar 90,07%, lokasi sebesar 90,77%, waktu sebesar 90,01% dan sebesar 89,77%. Rancangan penyuluhan penggunaan pupuk organik pada tanaman jagung di Kecamatan Simpang Alahan Mati mendapatkan skor rata-rata 90,25% dengan kriteria sangat efektif untuk diterapkan di lapangan.

2025-10-21 08:10:21 admin@polbangtanmedan.ac.id