POLBANGTAN MEDAN REPOSITORY

Student Paper


Total Result : 223
Rancangan Penyuluhan Pertanian Pembuatan Kompos Dari Jerami Padi Di Kecamatan Marancar Kabupaten Tapanuli Selatan
2 months ago
Rahmad Hasibuan (Medan, 2024)

Rahmad Hasibuan NIRM. RPL. 01.01.21.450. Pengkajian ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi wilayah penyuluhan pertanian dan menganalisis presentase tingkat penerimaan petani dalam penetapan tujuan, sasaran, materi, metode, media, volume, lokasi, waktu, biaya dan rancangan penyuluhan pertanian pembuatan kompos dari jerami padi di Kecamatan Marancar Kabupaten Tapanuli Selatan. Pengkajian ini dilaksanakan di Kecamatan Marancar pada bulan Juli sampai dengan agustus 2023 dengan menggunakan metode pengumpulan data dengan wawancara dan kuesioner yang sudah diuji validitas dan reliabilitasnya dengan jenis pengkajian kuantitatif deskriptif. Sementara analisis datanya dengan menggunakan skala likert setelah dilaksanakan kegiatan penyuluhan. Identifikasi potensi wilayah penyuluhan pertanian yang terdiri dari beberapa permasalahan dan beberapa potensi untuk menyelesaikan permasalahan yang dihadapi petani. Penetapan sasaran penyuluhan yaitu petani padi sawah yang tergabung dalam 4 kelompok tani dan sudah terdaftar dalam Simluhtan dengan jumlah 47 orang. Presentase tingkat penerimaan petani dalam penetapan tujuan 86,81% sangat efektif, sasaran 87,49% sangat efektif, materi mendapatkan skor sebesar 87,32% atau sangat efektif, metode mendapatkan skor sebesar 87,66 % atau sangat efektif, media mendapatkan skor sebesar 86,98 % atau efektif, dan Rancangan Penyuluhan Pertanian pembuatan pupuk kompos dari jerami padi di Kecamatan Marancar mendapatkan nilai skor rata-rata 87, 25% atau sangat efektif untuk diterapkan.

2026-06-25 03:06:02 Injuniar
Rancangan Penyuluhan Pertanian Pemanfaatan Kompos Kotoran Sapi Pada Tanaman Bawang Merah (Allium Cepa L.) Di Kecamatan Danau Kembar Kabupaten Solok
2 months ago
Ernipon (Medan, 2024)

Ernipon, NIRM. RPL. 01.01.21.431. Pengkajian ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi wilayah penyuluhan pertanian dan menganalisis presentase tingkat penerimaan petani dalam penetapan tujuan, sasaran, materi, metode, media, volume, lokasi, waktu, biaya dan rancangan penyuluhan pertanian pemanfaatan kompos kotoran sapi pada tanaman bawang merah (Allium cepa.L) di Kecamatan Danau Kembar Kabupaten Solok. Pengkajian ini dilaksanakan di Kecamatan Danau Kembar pada bulan Juni sampai dengan Juli 2023 dengan menggunakan metode pengumpulan data dengan wawancara dan kuesioner yang sudah diuji validitas dan reliabilitasnya dengan jenis pengkajian kuantitatif deskriptif. Sementara analisis datanya dengan menggunakan skala likert setelah dilaksanakan kegiatan penyuluhan. Identifikasi potensi wilayah penyuluhan pertanian yang terdiri dari beberapa permasalahn dan beberapa potensi untuk menyelesaikan permasalahan yang dihadapi petani. Penetapan sasaran penyuluhan yaitu petani peternak sapi dan bawang merah yang tergabung dalam 89 kelompok tani dan sudah terdaftar dalam Simluhtan dengan jumlah 48 orang. Presentase tingkat penerimaan petani dalam penetapan tujuan sangat efektif, sasaran sangat efektif, materi mendapatkan skor sebesar 99,4 % atau sangat efektif, metode mendapatkan skor sebesar 80 % atau efektif, media mendapatkan skor sebesar 79,7 % atau efektif, volume mendapatkan skor sebesar 97,5 % atau sangat efektif, lokasi mendapatkan skor sebesar 100 % atau sangat efektif, waktu mendapatkan skor sebesar 100 % atau sangat efektif, biaya mendapatkan skor sebesar 80 % atau efektif dan Rancangan Penyuluhan Pertanian Pemanfaatan Kompos Kotoran Sapi Pada Tanaman Bawang Merah Di Kecamatan Danau Kembar mendapatkan nilai skor rata rata 90,2 % atau sangat efektif untuk diterapkan.

2026-06-22 03:06:42 admin@polbangtanmedan.ac.id
Rancangan Penyuluhan Pemanfaatan Jerami Padi Sebagai Pupuk Organik Padi Sawah (Oryza Sativa L) Di Kecamatan Pematang Bandar Kabupaten Simalungun
2 months ago
Endang Pratiwi (Medan, 2024)

Endang Pratiwi, Nirm RPL. 01.01.21.280. Rancangan Penyuluhan Pemanfaatan Jerami Padi Sebagai Pupuk Organik Padi Sawah Simalungun di Kecamatan Pematang Bandar Kabupaten Simalungun. Tujuan dari penelitian ini adalah tersusunya suatu rancangan penyuluhan tentang Pemanfaatan Jerami Padi Sebagai Pupuk Organik Padi Sawah serta untuk mengetahui tingkat keefektifan Rancangan Penyuluhan yang telah disusun dan untuk mengukur kevalidan rancangan penyuluhan dan tingkat keefektifan sasaran, materi, metode, media, waktu, volume, biaya dan pelaksana sebuah rancangan penyuluhan di Kecamatan Pematang Bandar Kabupaten Simalungun. Pengkajian ini dilaksanakan di 3 Nagori yaitu Purwosari, Purwodadi dan Pardomuan Nauli, Kecamatan Pematang Bandar Kabupaten Simalungun pada bulan Mei sampai dengan Agustus 2023. Metode pengumpulan data yaitu metode observasi dan wawancara menggunakan kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan metode deskriptif, sementara metode analisis data evaluasi data menggunakan skala linkert saat setelah dilakukannya penyuluhan kepada petani padi sawah mengenai pemanfaatan jerami padi sebagai pupuk organik padi sawah. Hasil rancangan penyuluhan menunjukan bahwa tingkat keefektifan pada materi (97,2 %), media (96 %), metode (93,5 %), volume (90,8 %), lokasi (93,6 %), waktu (83,2 %), dan biaya (90,2 %). Dari seluruh hasil pengkajian ini rancangan penyuluhan mendapatkan nilai 92 % dengan kriteria “sangat efektif” sehingga rancangan penyuluhan ini dapat diterapkan di tempat lain dengan kondisi dan permasalahan yang sama

2026-06-22 02:06:10 admin@polbangtanmedan.ac.id
Respon Petani Nilam (Pogostemon Cablin Benth) Terhadap Pengendalian Penyakit Budok Di Kecamatan Samadua Kabupaten Aceh Selatan
3 months ago
D, Lindawati (Medan, 2023)

Lindawati. D, Nirm RPL 01.02.21.289. Respon Petani Nilam Pogostemon cablin Benth) Terhadap Pengendalian Penyakit Budok di Kecamatan Samadua Kabupaten Aceh Selatan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji tingkat respon petani nilam dalam pengendalian penyakit budok dan mengkaji faktor-faktor yang mempengaruhi respon petani nilam dalam pengendalian penyakit budok di Kecamatan Samadua Kabupaten Aceh Selatan. Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Samadua Kabupaten Aceh Selatan pada bulan Mei s.d Juni 2023. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 64 orang ditentukan dengan purposive sampling dari petani nilam yang mengalami serangan penyakit budok pada tanaman nilam. Metode pengumpulan data yaitu metode observasi dan wawancara menggunakan kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya, sementara metode analisis data menggunakan skala Likert dan analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat respon petani dalam pengendalian penyakit budok pada tanaman nilam di Kecamatan Samadua Kabupaten Aceh Selatan berada di kategori baik, yaitu sebesar 69,6%. Hasil uji analisis regresi linear berganda menunjukkan bahwa faktor umur, luas lahan dan pendapatan berpengaruh terhadap respon petani dalam pengendalian penyakit budok pada tanaman nilam di Kecamatan Samadua, sedangkan faktor pendidikan, dan pengalaman tidak berpengaruh terhadap respon petani dalam pengendalian penyakit budok pada tanaman nilam di Kecamatan Samadua Kabupaten Aceh Selatan.

 

2026-06-17 03:06:41 admin@polbangtanmedan.ac.id
Respon Petani Dalam Peningkatan Indeks Pertanaman (IP) Padi Melalui Program Pompanisasi Di Kecamatan Onan Runggu Kabupaten Samosir Provinsi Sumatera Utara
4 months ago
Salsabila Hasibuan (Medan, 2025)

Salsabila Hasibuan, Nirm. 01.01.21.262. Respon Petani Dalam Peningkatan Indeks Pertanaman Padi Melalui Program Pompaniasasi di Kecamatan Onan Runggu Kabupaten Samosir Provinsi Sumatera Utara. Pengkajian bertujuan untuk menganalisis tingkat respon petani dan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi respon petani dalam peningkatan indeks pertanaman padi melalui program pompaniasasi di Kecamatan Onan Runggu Kabupaten Samosir Provinsi Sumatera Utara. Pengkajian ini di laksanakan dari bulan April sampai dengan bulan Mei 2025 di Kecamatan Onan Runggu Kabupaten Samosir. Sampel yang diperoleh yaitu sebanyak 78 orang dengan teknik Simple Random Sampling. Metode yang dilakukan adalah deskriptif kuantitatif. Untuk mengetahui tingkat respon petani digunakan skala likert, dan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi respon petani yaitu dengan variabel pengalaman, kegiatan penyuluhan, peran ketua kelompok tani dan persepsi petani menggunakan SPSS 23 dengan teknik analisis regresi linear berganda. Hasil pengkajian menunjukkan bahwa tingkat respon petani dalam peningkatan indeks pertanaman padi melalui program pompaniasasi tergolong tinggi (78,6%). Secara parsial, variabel yang berpengaruh nyata terhadap respon petani dalam peningkatan indeks pertanaman padi melalui program pompaniasasi adalah faktor kegiatan penyuluhan, peran ketua kelompok tani dan persepsi petani.

2026-05-13 03:05:46 admin@polbangtanmedan.ac.id
Rancangan Penyuluhan Pemanfaatan Organik Biochar Pakis Kawat (Dicranopteris Linearis) Dalam Upaya Produksi Jagung (Zea Mays L.) Di Food Estate Kecamatan Pollung Kabupaten Humbang Hasundutan
4 months ago
Sinaga, Muhammad Fauzi (Medan, 2025)

Muhammad Pauzi Sinaga, Nirm 01.01.21.250. Rancangan Penyuluhan Pemanfaatan Organik Biochar Pakis Kawat (Dicranopteris linearis) Dalam Upaya Peningkatan Produksi Jagung (Zea mays L.) Di Lokasi Food Estate Kecamatan Pollung Kabupaten Humbang Hasundutan Provinsi Sumatera Utara. Pengkajian ini bertujuan untuk merancang penyuluhan pemanfaatan organik biochar pakis kawat (Dicranopteris linearis) dalam upaya peningkatan produksi jagung (Zea mays L.) di lokasi Food Estate Kecamatan Pollung Kabupaten Humbang Hasundutan. Penurunan produksi jagung yang signifikan, dari 15.330,65 ton pada tahun 2022 menjadi 14.509,33 ton pada tahun 2023, mendorong penelitian ini. Biochar pakis kawat diharapkan dapat memperbaiki kualitas tanah serta meningkatkan pertumbuhan dan hasil jagung. Metode yang digunakan meliputi pendekatan eksperimen dengan Rancangan Acak Kelompok (RAK) serta penyuluhan melalui ceramah, diskusi, dan demonstrasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan dengan kombinasi 50% tanah top soil dan 50% biochar pakis kawat memberikan pertumbuhan yang optimal dan signifikan. Tinggi tanaman, diameter batang, jumlah daun, dan berat basah jagung mengalami peningkatan yang signifikan. Tingkat penerimaan petani terhadap rancangan penyuluhan mencapai 82,12%, yang menunjukkan bahwa penyuluhan ini sangat efektif. Dengan demikian, pemanfaatan organik biochar pakis kawat berpotensi meningkatkan produksi jagung secara berkelanjutan dan memberikan manfaat ekonomi bagi petani. Pengkajian ini menyarankan agar penggunaan biochar pakis kawat diadopsi secara luas dalam praktik pertanian di daerah tersebut.

2026-05-11 03:05:30 admin@polbangtanmedan.ac.id
Rancangan Penyuluhan Pemanfaatan Bahan Organik Dari Pakis Kawat (Dicranopteris Linearis) Dalam Upaya Peningkatan Produksi Bawang Merah (Allium Ascalonicum L.) Di Food Estate Kecamatan Pollung
4 months ago
Marpaung, Maxcwell (Medan, 2025)

Maxcwell Nirm. 01.01.21.249. Rancangan penyuluhan pemanfaatan bahan organik dari pakis kawat dalam upaya peningkatan produksi bawang merah di Food Estate Kecamatan Pollung Kabupaten Humbang Hasundutan. Tujuan penelitian ini adalah untuk (1) Mengetahui campuran dan komposisi terbaik antara biochar pakis kawat dan tanah andisol dalam menurunkan retensi P (2) Mendesain rancangan penyuluhan yang efektif mengenai pemanfaatan biochar pakis kawat di lokasi Food Estate Kecamatan Pollung Kabupaten Humbang Hasundutan (3) Untuk mengetahui tingkat penerimaan petani terhadap rancangan penyuluhan yang telah dirancang dan disuluhkan. Pengkajian teknis menggunakan metode eksperimental yang terdiri dari empat perlakuan dengan dosis biochar pakis kawat yang berbeda-beda dan memiliki tiga kali ulangan untuk setiap tanamannya, sedangkan kajian penyuluhan menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif yang dilakukan dengan kuesioner dan wawancara. Pengkajian ini dilaksanakan dari bulan Maret sampai dengan Mei 2025. Analisis data menggunakan skala Likert dan pengolahan data menggunakan SPSS 25. Hasil pengkajian menunjukkan (1) Pemberian biochar pakis kawat 50% memberikan pengaruh terbaik dan dapat meningkatkan produktivitas tanaman bawang merah. (2) Rancangan penyuluhan yang efektif meliputi, Tujuan, Sasaran, Materi, Media, Metode, Volume, Lokasi, Waktu, dan Biaya sesuai dengan kebutuhan petani. (3) Tingkat penerimaan petani terhadap rancangan penyuluhan yang telah dan didesain dan di laksanaan sebesar 86,04% yang tergolong sangat efektif.

2026-05-11 02:05:25 admin@polbangtanmedan.ac.id
Rancangan Penyuluhan Pembuatan Mochi Tepung Ubi Jalar Ungu (Ipomoea batatas L.)
4 months ago
Feni Yesica Naibaho (Medan, 2025)

Feni Yesica Naibaho, NIRM. 01.01.21.210. Ubi jalar ungu (Ipomoea batatas merupakan komoditas lokal yang kaya nutrisi serta berpotensi diolah menjadi produk bernilai tambah guna meningkatkan pendapatan petani. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh formulasi tepung ubi jalar ungu terhadap kualitas mochi, menganalisis persepsi petani terhadap inovasi mochi, serta merancang penyuluhan yang tervalidasi mengenai pembuatan mochi Tepung Ubi Jalar Ungu. Penelitian meliputi kajian teknis, analisis persepsi petani, dan validasi rancangan penyuluhan. Kajian teknis menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan lima perlakuan konsentrasi tepung ubi jalar ungu (10%, 15%, 20%, 25%, dan 30%) serta tiga ulangan. Parameter yang diamati mencakup kadar air dan uji organoleptik (warna, rasa, aroma, tekstur, dan penampakan keseluruhan). Analisis persepsi dilakukan secara kualitatif melalui wawancara dan reduksi data, sedangkan validasi rancangan penyuluhan dinilai dengan skala Likert lima kategori.  Penelitian dilaksanakan pada Maret–Juni 2025. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi terbaik adalah 20% tepung ubi jalar ungu yang menghasilkan mutu organoleptik paling baik. Persepsi petani terhadap inovasi mochi tergolong positif. Hasil validasi menunjukkan tingkat keefektifan rancangan penyuluhan dalam kategori efektif dengan nilai 80,68%, serta evaluasi penyuluhan memperlihatkan peningkatan pengetahuan petani sebesar 68,8%.

2026-05-11 01:05:29 admin@polbangtanmedan.ac.id
Respon Kelompok Tani Terhadap Program Brigade Pangan Di Kecamatan Babalan Kabupaten Langkat Provinsi Sumatera Utara
4 months ago
Nurbaiti, Dinda (Medan, 2025)

Dinda Nurbaiti, Nirm. 01.01.21.239. Respon Kelompok Tani terhadap Program Brigade Pangan di Kecamatan Babalan Kabupaten Langkat. Pengkajian ini bertujuan untuk menganalisis respon kelompok tani terhadap program Brigade Pangan di Kecamatan Babalan Kabupaten Langkat, sekaligus menelaah sejauh mana dukungan pemerintah, pendapatan, serta kepuasan petani berpengaruh terhadap respon yang ditunjukkan. Program Brigade Pangan merupakan salah satu upaya pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan melalui pendekatan agribisnis modern yang menekankan pada optimalisasi lahan dan peningkatan produktivitas petani. Pengkajian ini dilaksanakan di Kecamatan Babalan Kabupaten Langkat Provinsi Sumatera Utara pada periode Maret hingga Mei 2025. Jenis pengkajian yang digunakan adalah survei dengan metode kuantitatif deskriptif. Respon kelompok tani dianalisis menggunakan distribusi frekuensi, sedangkan pengaruh antar variabel diuji dengan model Structural Equation Modeling (SEM) berbasis Partial Least Square (PLS) melalui perangkat lunak Smart-PLS. Hasil pengkajian menunjukkan bahwa respon kelompok tani terhadap Program Brigade Pangan berada pada kategori sedang dengan persentase 28,57%. Analisis SEM-PLS menegaskan bahwa dukungan pemerintah (X1), pendapatan (X2), dan kepuasan petani (X3) berpengaruh signifikan terhadap respon kelompok tani. Temuan ini mengindikasikan bahwa keberhasilan program sangat dipengaruhi oleh sinergi antara kebijakan pemerintah, peningkatan kesejahteraan ekonomi, serta kepuasan petani terhadap manfaat program yang diterima. Dengan demikian, diperlukan strategi lanjutan untuk memperkuat respon petani agar program dapat berkelanjutan

2026-05-11 01:05:18 admin@polbangtanmedan.ac.id
Respon Petani Terhadap Program Optimalisasi Lahan Dalam Meningkatkan Indeks Pertanaman (Ip) Padi Di Kecamatan Tanjung Beringin Kabupaten Serdang Bedagai Provinsi Sumatera Utara
4 months ago
Perangin-angin, Raffi Aditya (Medan, 2025)

 Raffi Aditya Perangin-Angin, Nirm. 01.01.21.257. Respon Petani terhadap Program Optimalisasi Lahan dalam Meningkatkan Indeks Pertanaman (IP) Padi di Kecamatan Tanjung Beringin Kabupaten Serdang Bedagai Provinsi Sumatera Utara. Tujuan dari Pengkajian ini adalah untuk mengetahui tingkat respon dan faktor-faktor yang memengaruhi petani terhadap program optimalisasi lahan dalam meningkatkan indeks pertanaman. Teknik pengumpulan data yaitu menggunakan kuisioner yang sudah diuji validitas dan realibilitasnya. Sementara teknik analisis data menggunakan regresi linear berganda. Hasil pengkajian menunjukkan bahwa tingkat respon petani terhadap program optimalisasi lahan dalam meningkatkan indeks pertanaman dengan tingkat respon sebesar 59,38%. Hasil regresi linear berganda terhadap faktor-faktor yang memengaruhi respon petani diperoleh persamaan sebagai berikut Y = -56.516 + 0,256X1 + 0,913X2 + 0,830X3 + 0,263X4 + 0,606X5 + 0,438X6 + 0,609X7 + e. Uji lanjut menggunakan t-hitung menunjukkan bahwa faktor umur, pendidikan, pengalaman usahatani, pendapatan, status kepemilikan lahan, dan peran penyuluh memiliki pengaruh yang signifikan dengan nilai t-hitung lebih besar dari t-tabel. Sedangkan faktor luas lahan berpengaruh tidak signifikan dengan t-hitung lebih kecil dari pada t-tabel.

2026-04-20 03:04:38 admin@polbangtanmedan.ac.id
Rancangan Penyuluhan Pembuatan Abon Jamur Tiram Pada Petani Jamur Tiram
4 months ago
Lubis, Nur Ainun Fadhilah (Medan, 2025)

Nur’ainun Fadhilah Lubis, Nirm 01.01.21.253. Rancangan Penyuluhan Pembuatan Abon Jamur Tiram Pada Petani Jamur Tiram. Tujuan dari pengkajian ini adalah untuk (1) Mengetahui pengaruh penggunaan jamur tiram sebagai bahan baku utama terhadap mutu abon yang dihasilkan. (2) Mengetahui tingkat persepsi petani terhadap inovasi teknologi pembuatan abon dari jamur tiram. (3) Mendesain rancangan penyuluhan tentang pembuatan abon dari jamur tiram yang tervalidasi. Pengkajian teknis menggunakan metode eksperimental untuk mengetahui pengaruh konsentrasi jamur tiram terhadap mutu abon yang terdiri dari empat perlakuan. Kajian penyuluhan menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif yang dilakukan dengan menyebarkan kuesioner dan wawancara. Pengkajian ini dilaksanakan dari bulan Maret sampai dengan Mei 2025. Analisis data menggunakan skala Likert dan pengolahan data menggunakan SPSS 25. Hasil pengkajian menunjukkan (1) Hasil terbaik dari pembuatan abon dari jamur tiram ada pada perlakuan P1 dengan konsentrasi 60% jamur tiram dan 40% daging ayam. (2) Persepsi petani terhadap inovasi teknologi pembuatan abon dari jamur tiram tergolong tinggi dengan persentase 79%. (3) Hasil validasi penyuluhan menunjukkan tingkat penerimaan rancangan penyuluhan di Kecamatan Kutalimbaru sebesar 82,8% dan tergolong sangat efektif.

2026-04-20 03:04:20 admin@polbangtanmedan.ac.id
Rancangan Penyuluhan Pemanfaatan Organik Biochar Pakis Kawat (Dicranopteris Linearis) Dalam Upaya Produksi Jagung (Zea Mays L.) Di Food Estate Kecamatan Pollung Kabupaten Humbang Hasundutan
4 months ago
Sinaga, Mhd Pauji (Medan, 2025)

Muhammad Pauzi Sinaga, Nirm 01.01.21.250. Rancangan Penyuluhan Pemanfaatan Organik Biochar Pakis Kawat (Dicranopteris linearis) Dalam Upaya Peningkatan Produksi Jagung (Zea mays L.) Di Lokasi Food Estate Kecamatan Pollung Kabupaten Humbang Hasundutan Provinsi Sumatera Utara. Pengkajian ini bertujuan untuk merancang penyuluhan pemanfaatan organik biochar pakis kawat (Dicranopteris linearis) dalam upaya peningkatan produksi jagung (Zea mays L.) di lokasi Food Estate Kecamatan Pollung Kabupaten Humbang Hasundutan. Penurunan produksi jagung yang signifikan, dari 15.330,65 ton pada tahun 2022 menjadi 14.509,33 ton pada tahun 2023, mendorong penelitian ini. Biochar pakis kawat diharapkan dapat memperbaiki kualitas tanah serta meningkatkan pertumbuhan dan hasil jagung. Metode yang digunakan meliputi pendekatan eksperimen dengan Rancangan Acak Kelompok (RAK) serta penyuluhan melalui ceramah, diskusi, dan demonstrasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan dengan kombinasi 50% tanah top soil dan 50% biochar pakis kawat memberikan pertumbuhan yang optimal dan signifikan. Tinggi tanaman, diameter batang, jumlah daun, dan berat basah jagung mengalami peningkatan yang signifikan. Tingkat penerimaan petani terhadap rancangan penyuluhan mencapai 82,12%, yang menunjukkan bahwa penyuluhan ini sangat efektif. Dengan demikian, pemanfaatan organik biochar pakis kawat berpotensi meningkatkan produksi jagung secara berkelanjutan dan memberikan manfaat ekonomi bagi petani. Pengkajian ini menyarankan agar penggunaan biochar pakis kawat diadopsi secara luas dalam praktik pertanian di daerah tersebut.

2026-04-20 02:04:13 admin@polbangtanmedan.ac.id
Rancangan Penyuluhan Pemanfaatan Bahan Organik Dari Pakis Kawat (Dicranopteris Linearis) Dalam Upaya Peningkatan Produksi Bawang Merah (Allium Ascalonicum L.) Di Food Estate Kecamatan Pollung
4 months ago
Marpaung, Maxcwel (Medan, 2025)

Maxcwell Nirm. 01.01.21.249. Rancangan penyuluhan pemanfaatan bahan organik dari pakis kawat dalam upaya peningkatan produksi bawang merah di Food Estate Kecamatan Pollung Kabupaten Humbang Hasundutan. Tujuan penelitian ini adalah untuk (1) Mengetahui campuran dan komposisi terbaik antara biochar pakis kawat dan tanah andisol dalam menurunkan retensi P (2) Mendesain rancangan penyuluhan yang efektif mengenai pemanfaatan biochar pakis kawat di lokasi Food Estate Kecamatan Pollung Kabupaten Humbang Hasundutan (3) Untuk mengetahui tingkat penerimaan petani terhadap rancangan penyuluhan yang telah dirancang dan disuluhkan. Pengkajian teknis menggunakan metode eksperimental yang terdiri dari empat perlakuan dengan dosis biochar pakis kawat yang berbeda-beda dan memiliki tiga kali ulangan untuk setiap tanamannya, sedangkan kajian penyuluhan menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif yang dilakukan dengan kuesioner dan wawancara. Pengkajian ini dilaksanakan dari bulan Maret sampai dengan Mei 2025. Analisis data menggunakan skala Likert dan pengolahan data menggunakan SPSS 25. Hasil pengkajian menunjukkan (1) Pemberian biochar pakis kawat 50% memberikan pengaruh terbaik dan dapat meningkatkan produktivitas tanaman bawang merah. (2) Rancangan penyuluhan yang efektif meliputi, Tujuan, Sasaran, Materi, Media, Metode, Volume, Lokasi, Waktu, dan Biaya sesuai dengan kebutuhan petani. (3) Tingkat penerimaan petani terhadap rancangan penyuluhan yang telah dan didesain dan di laksanaan sebesar 86,04% yang tergolong sangat efektif.

2026-04-20 02:04:30 admin@polbangtanmedan.ac.id