POLBANGTAN MEDAN REPOSITORY

Student Paper


Total Result : 223
Respon Kelompok Tani Terhadap Program Brigade Pangan Di Kecamatan Babalan Kabupaten Langkat Provinsi Sumatera Utara
4 months ago
Nurbaiti, Dinda (Medan, 2026)

Dinda Nurbaiti, Nirm. 01.01.21.239. Respon Kelompok Tani terhadap Program

Brigade Pangan di Kecamatan Babalan Kabupaten Langkat. Pengkajian ini

bertujuan untuk menganalisis respon kelompok tani terhadap program Brigade

Pangan di Kecamatan Babalan Kabupaten Langkat, sekaligus menelaah sejauh

mana dukungan pemerintah, pendapatan, serta kepuasan petani berpengaruh

terhadap respon yang ditunjukkan. Program Brigade Pangan merupakan salah satu

upaya pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan melalui pendekatan

agribisnis modern yang menekankan pada optimalisasi lahan dan peningkatan

produktivitas petani. Pengkajian ini dilaksanakan di Kecamatan Babalan Kabupaten

Langkat Provinsi Sumatera Utara pada periode Maret hingga Mei 2025. Jenis

pengkajian yang digunakan adalah survei dengan metode kuantitatif deskriptif.

Respon kelompok tani dianalisis menggunakan distribusi frekuensi, sedangkan

pengaruh antar variabel diuji dengan model Structural Equation Modeling (SEM)

berbasis Partial Least Square (PLS) melalui perangkat lunak Smart-PLS. Hasil

pengkajian menunjukkan bahwa respon kelompok tani terhadap Program Brigade

Pangan berada pada kategori sedang dengan persentase 28,57%. Analisis SEM-PLS

menegaskan bahwa dukungan pemerintah (X1), pendapatan (X2), dan kepuasan

petani (X3) berpengaruh signifikan terhadap respon kelompok tani. Temuan ini

mengindikasikan bahwa keberhasilan program sangat dipengaruhi oleh sinergi

antara kebijakan pemerintah, peningkatan kesejahteraan ekonomi, serta kepuasan

petani terhadap manfaat program yang diterima. Dengan demikian, diperlukan

strategi lanjutan untuk memperkuat respon petani agar program dapat

berkelanjutan

2026-04-20 01:04:09 admin@polbangtanmedan.ac.id
Rancangan Penyuluhan Pertanian Penggunaan Pupuk Organik Pada Pertanaman Bawang Merah Varietas Biru Lancor Di Kecamatan Simanindo Kabupaten Samosir Provinsi Sumatera Utara
6 months ago
Sialagan, Ordolina (Medan, 2024)

Odorlina Siallagan NIRM. RPL.01.01.21.300. Pengkajian ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi wilayah penyuluhan pertanian dan menganalisis presentase tingkat penerimaan petani dalam penetapan tujuan, sasaran, materi, metode, media, volume, lokasi, waktu, biaya dan rancangan penyuluhan pertanian penggunaan pupuk organik terhadap pertanaman bawang merah varietas biru lancor di Kecamatan Simanindo Kabupaten Samosir Provinsi Sumatera Utara. Pengkajian ini dilaksanakan di Kecamatan Simanindo pada bulan Juni sampai dengan Juli 2023 dengan menggunakan metode pengumpulan data dengan wawancara dan kuesioner yang sudah diuji validitas dan reliabilitasnya dengan jenis pengkajian kuantitatif deskriptif. Sementara analisis datanya dengan menggunakan skala likert setelah dilaksanakan kegiatan penyuluhan. Identifikasi potensi wilayah penyuluhan pertanian yang terdiri dari beberapa permasalahan dan beberapa potensi untuk menyelesaikan permasalahan yang dihadapi petani. Sasaran penyuluhan yaitu petani yang melakukan budidaya tanaman bawang merah di Desa Cinta Dame di Kecamatan Simanindo, yaitu Desa Tuktuk Siadong sebanyak 3 kelompok tani dengan jumlah anggota 63 orang dan Desa Cinta Dame sebanyak 3 kelompok tani dengan jumlah 59 orang yang membudidayakan bawang merah di Kecamatan Simanindo. Persentase tingkat penerimaan petani dalam penetapan sasaran penyuluhan didominasi dengan 54.5% sangat setuju yang berarti sangat positif, tujuan penyuluhan didominasi dengan 82.4% sangat setuju, media penyuluhan didominasi dengan 72.6% sangat setuju, materi penyuluhan didominasi dengan 58.2% sangat setuju, metode penyuluhan didominasi dengan 67.3% sangat setuju, volume penyuluhan didominasi dengan 76.4% sangat setuju, biaya penyuluhan didominasi dengan 54.5% sangat setuju, lokasi penyuluhan didominasi dengan 65.9% sangat setuju, dan rancangan penyuluhan penggunaan pupuk organik terhadap pertanaman bawang merah varietas biru lancor di Kecamatan Simanindo mendapatkan nilai skor rata-rata 92,2 % atau sangat efektif untuk diterapkan.

2026-02-19 07:02:27 admin@polbangtanmedan.ac.id
Rancangan Penyuluhan Penerapan Sistim Tanam Jajar Legowo 2.1 Di Kecamatan Kluet Utara Kabupaten Aceh Selatan Provinsi Aceh
7 months ago
AL, Kendry (Medan, 2024)

Kendri AL, Nirm 01.01.21.439. Rancangan Penyuluhan Penerapan Sistim Tanam

Jajar Legowo 2.1 Di Kecamatan Kluet Utara Kabupaten Aceh Selatan Provinsi

Aceh. Pengkajian ini bertujuan untuk mengetahui tujuan, sasaran, materi, metode,

media, volume, lokasi, waktu dan biaya rancangan penyuluhan penerapan

rancangan penyuluhan penerapan sistim tanam jajar legowo 2.1 Di kecamatan kluet

utara Kabupaten Aceh Selatan. Metode pengkajian ini yaitu deskripsi kuantitatif

dan metode pengumpul data yaitu metode wawancara menggunakan kuesioner,

sementara metode analisis data menggunakan skala likert. Hasil pengkajian

menunjukkan bahwa Sasaran penyuluhan dengan persentase 81,4% artinya sasaran

penyuluhan sangat efektif untuk diterapkan. Tujuan penyuluhan memperoleh

persentase 81,6% tujuan penyuluhan sangat efektif untuk diterapkan. Materi

penyuluhan memperoleh persensate 82,1%, artinya materi penyuluhan sangat

efektif untuk diterapkan. Metode penyuluhan persentase 80,6%, artinya metode

penyuluhan efektif untuk diterapkan. Media penyuluhan memperoleh persentase

84,6% sehingga sangat efektif untuk diterapkan. Volume penyuluhan pertanian

dilakukan sebanyak 2 kali, memperoleh persentase 85,9%, sehingga sangat efektif

untuk diterapkan. Lokasi penyuluhan pertanian memperoleh persentase 82,2%,

sehingga sangat efektif untuk diterapkan. Waktu penyuluhan memperoleh

persentase 86,1%, artinya waktu penyuluhan sangat efektif untuk diterapkan. Biaya

penyuluhan pertanian bersumber dari APBN, memperoleh persentase 84,7%,

artinya biaya penyuluhan sangat efektif untuk diterapkan.

2026-02-09 02:02:28 admin@polbangtanmedan.ac.id
Rancangan Penyuluhan Sistem Tanam Jajar Legowo Pada Budidaya Jagung (Zea Mays L.) Di Kecamatan Sungai Geringging Kabupaten Padang Pariaman
7 months ago
Rahmad Firdaus (Medan, 2025)

Rahmad Firdaus, NIRM. RPL.01.01.22.622. Rancangan Penyuluhan Sistem Tanam Jajar Legowo pada Budidaya Jagung (Zea mays L.) di Kecamatan Sungai Geringging Kabupaten Padang Pariaman. Pengkajian ini bertujuan untuk Mengkaji rendahnya pemahaman petani tentang sistem tanam jajar legowo pada budidaya jagung (Zea mays L.). Menyusun desain rancangan penyuluhan penyuluhan sistem tanam jajar legowo pada budidaya jagung (Zea mays L.) di Kecamatan Sungai Geringging Kabupaten Padang Pariaman. Menganalisis tingkat penerimanaan sasaran terhadap rancangan penyuluhan sistem tanam jajar legowo pada budidaya jagung (Zea mays L.), untuk menganalisis sasaran penyuluhan serta mendasain rancangan penyuluhan sistem tanam jajar legowo pada budidaya jagung (Zea mays L.) di Kecamatan Sungai Geringging Kabupaten Padang Pariaman. Pengkajian ini dilaksanakan di Kecamatan Sungai Geringging pada Maret sampai dengan Juli 2024. Metode pengumpulan data yang di gunakan adalah wawancara dan penyebaran kuisioner yang telah di uji validitas dan reabilitanya, sementara metode analisis data menggunakan skala likert dan regresi linier berganda. Hasil pengkajian ini menunjukkan bahwa rancangan penyuluhan sistem tanam jajar legowo pada budidaya jagung (Zea mays L.) di Kecamatan Sungai Geringging Kabupaten Padang Pariaman sangat berpengaruh nyata terdapat sikap dan perilaku petani dalam penerapan sistem tanam jajar legowo di Kecamatan Sungai Geringging secara berkelanjutan.

2026-02-05 08:02:48 admin@polbangtanmedan.ac.id
Rancangan Penyuluhan Penggunaan Pupuk Organik Kotoran Ternak Dengan Penambahan Trichoderma Sp Pada Budidaya Tanaman Cabai Besar (C. annum) Di Kecamatan Rokan IV Koto Kabupaten Rokan Hulu
7 months ago
Paisal Tamrin (Medan, 2025)

Paisal Tamrin. NIRM. RPL. 01.01.22.619. Rancangan Penyuluhan Penggunaan Pupuk Organik Kotoran Ternak dengan Penambahan Trichoderma SP Pada Budidaya Tanaman Cabai Besar (C. annum) di Kecamatan Rokan IV Koto Kabupaten Rokan Hulu. Penelitian ini bertujuan untuk merancang penyuluhan pertanian terkait penggunaan pupuk organik berbasis kotoran ternak dengan penambahan Trichoderma sp. sebagai alternatif pemupukan yang lebih berkelanjutan. Pengkajian dilakukan di Kecamatan Rokan IV Koto, Kabupaten Rokan Hulu, Provinsi Riau. Metode penelitian melibatkan survei terhadap petani cabai besar, analisis potensi wilayah, serta evaluasi penerimaan petani terhadap rancangan penyuluhan. Data dikumpulkan melalui wawancara, kuesioner, dan observasi lapangan, kemudian dianalisis secara deskriptif untuk mengukur efektivitas penyuluhan berdasarkan aspek tujuan, sasaran, materi, metode, media, lokasi, volume, waktu, dan biaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan pupuk organik berbasis kotoran ternak dengan Trichoderma sp. memiliki potensi untuk meningkatkan produktivitas cabai besar sekaligus menjaga keberlanjutan ekosistem tanah. Penyuluhan yang dirancang dengan pendekatan partisipatif dan metode komunikasi yang sesuai dengan karakteristik petani mampu meningkatkan pemahaman serta adopsi teknologi oleh petani. Oleh karena itu, rancangan penyuluhan ini dapat dijadikan model dalam pengelolaan pertanian berkelanjutan di wilayah serupa.

2026-02-05 08:02:18 admin@polbangtanmedan.ac.id
Rancangan Penyuluhan Pertanian Pengendalian Hama Penggerek Batang Pada Tanaman Padi Sawah (Oryza Sativa) Dengan Sistem Tanam Serempak Di Kecamatan Rokan Iv Koto Kabupaten Rokan Hulu
7 months ago
Mus Mulyadi, (Medan, 2025)

Mus Mulyadi, Nirm 010122569. Penurunan produksi padi sawah di Kecamatan Rokan IV Koto Kabupaten Rokan Hulu disebabkan oleh tingginya serangan hama penggerek batang serta rendahnya penerapan sistem tanam serempak oleh petani. Hanya sekitar 25% petani yang telah menerapkan sistem tanam serempak untuk mengendalikan hama penggerek batang. Kajian ini bertujuan untuk merancang penyuluhan pertanian yang efektif guna meningkatkan pemahaman dan penerapan pengendalian hama penggerek batang padi dengan sistem tanam serempak. Metode yang digunakan meliputi survei lapangan, penyusunan rancangan penyuluhan, serta analisis data kuantitatif dari 78 responden petani padi sawah di Kecamatan Rokan IV Koto. Rancangan penyuluhan disusun dengan pendekatan SMART dan prinsip ABCD, serta mencakup elemen tujuan, sasaran, materi, metode, media, volume, lokasi, waktu, dan biaya penyuluhan. Hasil kajian menunjukkan bahwa tingkat penerimaan petani terhadap semua komponen rancangan penyuluhan berada dalam kategori sangat tinggi, termasuk tujuan (87%), sasaran (90%), materi (92%), metode (89%), media (88%), volume (85%), lokasi (91%), waktu (86%), biaya (84%), dan keseluruhan rancangan penyuluhan (90%). Hal ini menunjukkan bahwa rancangan penyuluhan pertanian yang disusun sangat sesuai dengan kebutuhan petani dan layak untuk diimplementasikan.

2026-02-05 08:02:35 admin@polbangtanmedan.ac.id
Rancangan Penyuluhan Pertanian Pemanfaatan Pupuk Organik Pada Tanaman Padi Sawah Di Kecamatan Pasaribu Tobing Kabupaten Tapanuli Tengah
7 months ago
Eflina Pasaribu (Medan, 2025)

Eflina Pasaribu. NIRM. RPL 01.01.22.547. Rancangan Penyuluhan Pertanian Pemanfaatan Pupuk Organik pada Tanaman Padi Sawah di Kecamatan Pasaribu Tobing Kabupaten Tapanuli Tengah. Tujuan rancangan ini adalah untuk mengetahui rancangan penyuluhan pertanian pemanfaatan pupuk organik pada tanaman padi sawah di Kecamatan Pasaribu Tobing Kabupaten Tapanuli Tengah, untuk mengetahui desain rancangan penyuluhan tentang rancangan penyuluhan pertanian pemanfaatan pupuk organik pada tanaman padi sawah di Kecamatan Pasaribu Tobing Kabupaten Tapanuli Tengah, dan untuk mengetahui tingkat penerimaan petani terhadap rancangan penyuluhan rancangan penyuluhan pertanian pemanfaatan pupuk organik pada tanaman padi sawah di Kecamatan Pasaribu Tobing Kabupaten Tapanuli Tengah. Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Pasaribu Tobing Kabupaten Tapanuli Tengah pada bulan November 2023 sampai dengan bulan Juni 2024. Metode pengumpulan data yaitu, observasi dan wawancara yang diukur menggunakan kuesioner, sementara metode analisis menggunakan metode rancangan penyuluhan. Rancangan penyuluhan disusun melalui Lembar Persiapan Menyuluh (LPM), yang menjadi sasaran yakni petani yang melakukan budidaya tanaman padi sawah yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan petani dalam pemanfaatan pupuk organik pada tanaman padi sawah sesuai anjuran dari 20% menjadi 50%, materi yang digunakan yaitu “pemanfaatan pupuk organik untuk tanaman padi sawah”, dan metode yang digunakan adalah ceramah, diskusi, dan demonstrasi cara, serta penggunaan media berupa folder dan benda sesungguhnya. Hasil validasi rancangan penyuluhan, sasaran penyuluhan, materi penyuluhan, metode penyuluhan, media, volume, lokasi, biaya, dan pelaksanaan penyuluhan semuanya berada pada kategori efektif yaitu masingmasing secara berurut adalah 84,42%, 84,30%, 82,81%, 85,79%, 86,81%, 85,97%, 83,82%, 80,90%, dan 82,63%. Tingkat penerimaan petani terhadap seluruh kegiatan penyuluhan adalah 84,16%.

2026-02-05 07:02:45 admin@polbangtanmedan.ac.id
Rancangan Penyuluhan Pengendalian Penyakit Layu Fusarium Pada Tanaman Cabai (Capcicum Annum L) Di Kecamatan Kuta Buluh Kabupaten Karo
7 months ago
Rajoki Sitepu (Medan, 2025)

Rajoki Sitepu. NIRM. RPL 01.01.22.539. Rancangan Penyuluhan Pengendalian Penyakit Layu Fusarium pada Tanaman Cabai di Kecamatan Kuta Buluh Kabupaten Karo. Tujuan rancangan ini adalah untuk mengetahui rancangan penyuluhan pengendalian penyakit layu fusarium pada tanaman cabai di Kecamatan Kuta Buluh Kabupaten Karo, untuk mengetahui desain rancangan penyuluhan pengendalian penyakit layu fusarium pada tanaman cabai di Kecamatan Kuta Buluh Kabupaten Karo, dan untuk mengetahui tingkat penerimaan petani terhadap rancangan penyuluhan pengendalian penyakit layu fusarium pada tanaman cabai di Kecamatan Kuta Buluh Kabupaten Karo. Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Kuta Buluh Kabupaten Karo pada bulan November 2023 sampai dengan bulan November 2024. Metode pengumpulan data yaitu, observasi dan wawancara yang diukur menggunakan kuesioner, sementara metode analisis menggunakan metode rancangan penyuluhan. Rancangan penyuluhan disusun melalui Lembar Persiapan Menyuluh (LPM), yang menjadi sasaran yakni petani yang melakukan budidaya tanaman cabai yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan petani dalam pengendalian penyakit layu fusarium pada tanaman cabai sesuai anjuran dari 0% menjadi 50%, materi yang digunakan yaitu “Pengendalian Penyakit Layu Fusarium pada Tanaman Cabai”, dan metode yang digunakan adalah ceramah, diskusi, dan demonstrasi cara, serta penggunaan media berupa folder dan benda sesungguhnya. Hasil validasi rancangan penyuluhan, sasaran penyuluhan, materi penyuluhan, metode penyuluhan, media, volume, lokasi, biaya, dan pelaksanaan penyuluhan semuanya berada pada kategori efektif yaitu masing-masing secara berurut adalah 82,97%, 90,26%, 78,97%, 89,54%, 89,23%, 82,67%, 79,38%, 78,36%, 76,31%, Tingkat penerimaan petani terhadap seluruh kegiatan penyuluhan adalah 83,08%.

2026-02-05 07:02:26 admin@polbangtanmedan.ac.id
Rancangan Penyuluhan Pemanfaatan Pupuk Organik Untuk Tanaman Jagung Di Kecamatan Dolok Batu Nanggar Kabupaten Simalungun
7 months ago
Manyu (Medan, 2025)

Manyu. NIRM. RPL 01.01.22.625. Rancangan Penyuluhan Pemanfaatan Pupuk Organik untuk Tanaman Jagung di Kecamatan Dolok Batu Nanggar Kabupaten Simalungun. Tujuan rancangan ini adalah untuk rancangan penyuluhan pemanfaatan pupuk organik untuk tanaman jagung di Kecamatan Dolok Batu Nanggar Kabupaten Simalungun, untuk mengetahui desain rancangan penyuluhan pemanfaatan pupuk organik untuk tanaman jagung di Kecamatan Dolok Batu Nanggar Kabupaten Simalungun, dan untuk mengetahui tingkat penerimaan petani rancangan penyuluhan pemanfaatan pupuk organik untuk tanaman jagung di Kecamatan Dolok Batu Nanggar Kabupaten Simalungun. Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Dolok Batu Nanggar Kabupaten Simalungun pada bulan November 2023 sampai dengan bulan November 2024. Metode pengumpulan data yaitu, observasi dan wawancara yang diukur menggunakan kuesioner, sementara metode analisis menggunakan metode rancangan penyuluhan. Rancangan penyuluhan disusun melalui Lembar Persiapan Menyuluh (LPM), yang menjadi sasaran yakni petani yang melakukan budidaya tanaman jagung yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan petani dalam pemanfaatan pupuk organik pada tanaman jagung sesuai anjuran dari 0% menjadi 50%, materi yang digunakan yaitu “Pemanfaatan Pupuk Organik pada Tanaman Jagung”, dan metode yang digunakan adalah ceramah, diskusi, dan demonstrasi cara, serta penggunaan media berupa folder dan benda sesungguhnya. Hasil validasi rancangan penyuluhan, materi penyuluhan, metode penyuluhan, media, volume, lokasi, biaya, dan pelaksanaan penyuluhan semuanya berada pada kategori efektif yaitu masing-masing secara berurut adalah 83,20%, 83,40%, 82,60%, 85,73%, 86,80%, 85,60%, 83,93% Tingkat penerimaan petani terhadap seluruh kegiatan penyuluhan adalah 84,47%.

2026-02-02 04:02:26 admin@polbangtanmedan.ac.id
Rancangan Penyuluhan Pemakaian Pupuk Berimbang Pada Padi Sawah Di Kecamatan Pariaman Tengah Kota Pariaman
7 months ago
Machdalena (Medan, 2025)

Machdalena. NIRM. RPL 01.01.22.565. Rancangan Penyuluhan Pertanian Pemakaian Pupuk Berimbang pada Padi Sawah di Kecamatan Pariaman Tengah Kota Pariaman. Tujuan rancangan ini adalah untuk mengetahui rancangan penyuluhan pertanian pemakaian pupuk berimbang pada padi sawah di Kecamatan Pariaman Tengah Kota Pariaman, untuk mengetahui desain rancangan penyuluhan pertanian pemakaian pupuk berimbang pada padi sawah di Kecamatan Pariaman Tengah Kota Pariaman, dan untuk mengetahui tingkat penerimaan petani terhadap rancangan penyuluhan pertanian pemakaian pupuk berimbang pada padi sawah di Kecamatan Pariaman Tengah Kota Pariaman. Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Pariaman Tengah Kota Pariaman pada bulan Mei 2024 sampai dengan bulan November 2024. Metode pengumpulan data yaitu, observasi dan wawancara yang diukur menggunakan kuesioner, sementara metode analisis menggunakan metode rancangan penyuluhan. Rancangan penyuluhan disusun melalui Lembar Persiapan Menyuluh (LPM), yang menjadi sasaran yakni petani yang melakukan budidaya tanaman padi sawah yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan petani dalam pemakaian pupuk berimbang pada padi sawah sesuai anjuran dari 0% menjadi 50%, materi yang digunakan yaitu “Pemakaian Pupuk Berimbang pada Tanaman Padi Sawah”, dan metode yang digunakan adalah ceramah, diskusi, dan demonstrasi cara, serta penggunaan media berupa folder dan benda sesungguhnya. Hasil validasi rancangan penyuluhan, sasaran penyuluhan, materi penyuluhan, metode penyuluhan, media, volume, lokasi, biaya, dan pelaksanaan penyuluhan semuanya berada pada kategori efektif yaitu masing-masing secara berurut adalah 85,71%, 85,05%, 81,62%, 88%, 88,79%, 86,35%, 85,71%, 83,33%, 83,10% Tingkat penerimaan petani terhadap seluruh kegiatan penyuluhan adalah 85,56%.

2026-02-02 03:02:32 admin@polbangtanmedan.ac.id
Rancangan Penyuluhan Pengendalian Lalat Buah (Bactrocera Dorsalis) Pada Tanaman Tomat (Solanum Lycopersicum) Di Kecamatan Kerajaan Kabupaten Pakpak Bharat
7 months ago
Kadarisman Limbong (Medan, 2025)

Kadarisman Limbong. NIRM. RPL 01.01.22.561. Rancangan Penyuluhan pertanian Pengendalian Hama Lalat Buah pada Tanaman Tomat (Solanum lycopersicum) di Kecamatan Kerajaan Kabupaten Pakpak Bharat Provinsi Sumatera Utara. Tujuan rancangan ini adalah untuk mengetahui rancangan penyuluhan pertanian pengendalian hama lalat buah pada tanaman tomat (Solanum lycopersicum) di Kecamatan Kerajaan Kabupaten Pakpak Bharat, untuk mengetahui desain rancangan penyuluhan pertanian pengendalian hama lalat buah pada tanaman tomat (Solanum lycopersicum) di Kecamatan Kerajaan Kabupaten Pakpak Bharat, dan untuk mengetahui tingkat penerimaan petani terhadap rancangan penyuluhan pertanian pengendalian hama lalat buah pada tanaman tomat (Solanum lycopersicum) di Kecamatan Kerajaan Kabupaten Pakpak Bharat. Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Kerajaan Kabupaten Pakpak Bharat pada bulan November 2023 sampai dengan bulan November 2024. Metode pengumpulan data yaitu, observasi dan wawancara yang diukur menggunakan kuesioner, sementara metode analisis menggunakan metode rancangan penyuluhan. Rancangan penyuluhan disusun melalui Lembar Persiapan Menyuluh (LPM), yang menjadi sasaran yakni petani yang melakukan budidaya tanaman tomat yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan petani dalam pengendalian hama lalat buah pada tanaman tomat sesuai anjuran dari 10% menjadi 50%, materi yang digunakan yaitu “Pengendalian Hama Lalat Buah pada Tanaman Tomat”, dan metode yang digunakan adalah ceramah, diskusi, dan demonstrasi cara, serta penggunaan media berupa folder dan benda sesungguhnya. Hasil validasi rancangan penyuluhan, sasaran penyuluhan, materi penyuluhan, metode penyuluhan, media, volume, lokasi, biaya, dan pelaksanaan penyuluhan semuanya berada pada kategori efektif yaitu masing-masing secara berurut adalah 78,4%, 79,7%, 89,4%, 89%, 84,2%, 81,1%, 79,5%, dan 79,1% Tingkat penerimaan petani terhadap seluruh kegiatan penyuluhan adalah 78,4%.

2026-02-02 03:02:27 admin@polbangtanmedan.ac.id
Rancangan Penyuluhan Pertanian Pengendalian Jamur Akar Putih Pada Tanaman Pisang Barangan di Kecamatan Raya Kahean Kabupaten Simalungun
7 months ago
Juliadi Sinaga (Medan, 2025)

Juliadi Sinaga. NIRM. RPL 01.01.22.560. Rancangan Penyuluhan Pertanian Pengendalian Jamur Akar Putih pada Tanaman Pisang Barangan di Kecamatan Raya Kahean. Tujuan rancangan ini adalah untuk mengetahui pengendalian jamur akar putih pada tanaman pisang barangan di Kecamatan Raya Kahean, untuk mengetahui desain rancangan penyuluhan tentang pengendalian jamur akar putih pada tanaman pisang barangan di Kecamatan Raya Kahean, dan untuk mengetahui tingkat penerimaan petani terhadap rancangan penyuluhan pengendalian jamur akar putih pada tanaman pisang barangan. Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Raya Kahean Kabupatn Simalungun pada bulan November 2023 sampai dengan bulan Mei 2024. Metode pengumpulan data yaitu, observasi dan wawancara yang diukur menggunakan kuesioner, sementara metode analisis menggunakan metode rancangan penyuluhan. Rancangan penyuluhan disusun melalui Lembar Persiapan Menyuluh (LPM), yang menjadi sasaran yakni petani yang melakukan budidaya tanaman pisang barangan yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan petani dalam pengendalian jamur akar putih pada tanaman pisang barangan sesuai anjuran dari 10% menjadi 35%, materi yang digunakan yaitu “pengendalian jamur akar putih pada tanaman pisang barangan”, dan metode yang digunakan adalah ceramah, diskusi, dan demonstrasi cara, serta penggunaan media berupa folder dan benda sesungguhnya. Hasil validasi rancangan penyuluhan, sasaran penyuluhan, materi penyuluhan, metode penyuluhan, media, volume, lokasi, biaya, dan pelaksanaan penyuluhan semuanya berada pada kategori efektif yaitu masing-masing secara berurut adalah 83,03%, 85,86%, 86,76%, 85,45%, 83,66%, 80,62%, dan 81,66% .

2026-02-02 03:02:50 admin@polbangtanmedan.ac.id
Rancangan Penyuluhan Penggunaan Pupuk Organik Pada Tanaman Bawang Merah Di Kecamatan Tiganderket Kabupaten Karo
7 months ago
Jonatan Tife Berland Barus (Medan, 2025)

Jonatan Tife Berland Barus. NIRM. RPL 01.01.22.559. rancangan penyuluhan penggunaan pupuk organik pada tanaman bawang merah di Kecamatan Tiganderket Kabupaten Karo. Tujuan rancangan ini adalah untuk mengetahui rancangan penyuluhan penggunaan pupuk organik pada tanaman bawang merah di Kecamatan Tiganderket Kabupaten Karo, untuk mengetahui desain rancangan penyuluhan pupuk organik pada tanaman bawang merah di Kecamatan Tiganderket Kabupaten Karo, dan untuk mengetahui tingkat penerimaan petani terhadap rancangan penyuluhan pupuk organik pada tanaman bawang merah di Kecamatan Tiganderket Kabupaten Karo. Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Tiganderket Kabupaten Karo pada bulan November 2023 sampai dengan bulan November 2024. Metode analisis menggunakan metode rancangan penyuluhan. Rancangan penyuluhan disusun melalui Lembar Persiapan Menyuluh (LPM), yang menjadi sasaran yakni petani yang melakukan budidaya tanaman bawang merah yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan petani dalam pupuk organik pada tanaman bawang merah sesuai anjuran dari 20% menjadi 50%, materi yang digunakan yaitu “Pupuk Organik pada Tanaman Bawang Merah”, dan metode yang digunakan adalah ceramah, diskusi, dan demonstrasi cara, serta penggunaan media berupa folder dan benda sesungguhnya. Hasil validasi menunjukkan bahwa tingkat penerimaan rancangan penyuluhan pertanian untuk penggunaan pupuk organik pada tanaman bawang merah mencapai 83,94%, yang berada dalam kategori sangat efektif.

2026-02-02 03:02:52 admin@polbangtanmedan.ac.id