POLBANGTAN MEDAN REPOSITORY

Student Paper


Total Result : 223
Rancangan Penyuluhan Pertanian Pengendalian Jamur Akar Putih Pada Tanaman Ubi Kayu Di Kecamatan Silou Kahean Kabupaten Simalungun
7 months ago
Jawilner Saragih (Medan, 2025)

Jawilner. NIRM. RPL 01.01.22.558. Rancangan Penyuluhan Pertanian Pengendalian Jamur Akar Putih pada Tanaman Ubi Kayu di Kecamatan Silou Kahean Kabupaten Simalungun. Tujuan rancangan ini adalah untuk mengetahui rancangan penyuluhan pertanian pengendalian jamur akar putih pada tanaman ubi kayu di Kecamatan Silou Kahean Kabupaten Simalungun, untuk mengetahui desain rancangan penyuluhan pertanian pengendalian jamur akar putih pada tanaman ubi kayu di Kecamatan Silou Kahean Kabupaten Simalungun, dan untuk mengetahui tingkat penerimaan petani terhadap rancangan penyuluhan pertanian pengendalian jamur akar putih pada tanaman ubi kayu di Kecamatan Silou Kahean Kabupaten Simalungun. Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Tiganderket Kabupaten Karo pada bulan November 2023 sampai dengan bulan November 2024. Metode pengumpulan data yaitu, observasi dan wawancara yang diukur menggunakan kuesioner, sementara metode analisis menggunakan metode rancangan penyuluhan. Rancangan penyuluhan disusun melalui Lembar Persiapan Menyuluh (LPM), yang menjadi sasaran yakni petani yang melakukan budidaya tanaman ubi kayu yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan petani dalam pengendalian jamur akar putih pada tanaman ubi kayu sesuai anjuran dari 20% menjadi 50%, materi yang digunakan yaitu “Pengendalian Jamur Akar Putih pada Tanaman Ubi Kayu”, dan metode yang digunakan adalah ceramah, diskusi, dan demonstrasi cara, serta penggunaan media berupa folder dan benda sesungguhnya. Hasil validasi menunjukkan bahwa tingkat penerimaan rancangan penyuluhan pertanian untuk pengendalian jamur akar putih pada tanaman ubi kayu mencapai 81,95%, yang berada dalam kategori sangat efektif.

2026-02-02 03:02:08 admin@polbangtanmedan.ac.id
Rancangan Penyuluhan Pemanfaatan Jerami Sebagai Pupuk Alternatif Pada Tanaman Padi Sawah Di Kecamatan V Koto Kampung Dalam Kabupaten Padang Pariaman
7 months ago
Evi Andriani (Medan, 2025)

Evi Andriani, NIRM ; RPL.01.01.22.599. Rancangan Penyuluhan Pemanfaatan Jerami sebagai Pupuk Alternatif pada Tanaman Padi Sawah di Kecamatan V koto Kampung Dalam Kabupaten Padang Pariaman pengkajian ini bertujuan untuk mengkaji rendahnya pemahaman petani tentang pemanfaatan jerami padi sebagai kompos alternatif pada tanaman padi di Kecamatan V koto Kampung Dalam. Menyusun desain rancangan penyuluhan pemanfaatan jerami padi sebagai kompos alternatif pada tanaman padi di Kecamatan V Koto Kampung Dalam. Menganalisis tingkat penerimanaan sasaran terhadap rancangan penyuluhan pemanfaaatan jerami padi sebagai kompos altrnatif pada tanaman padi di Kecamatan V Koto Kampung Dalam., untuk menganalisis sasaran penyuluhan, untuk mendasain rancangan penyuluhan pemanfaatan jerami sebagai pupuk alternatif pada tanaman padi sawah di Kecamatan V Koto Kampung Dalam Kabupaten Padang Pariaman. Pengkajian ini dilaksanakan di Kecamatan V Koto Kampung Dalam pada September 2024. Metode pengumpulan data yang di gunakan adalah wawancara dan penyebaran kuisioner yang telah di uji validitas dan reabilitanya, sementara metode analisis data menggunakan skala likert dan regresi linier berganda. Hasil pengkajian ini menunjukkan bahwa rancangan penyuluhan pemanfaatan jerami sebagai pupuk alternatif pada tanaman padi sawah di Kecamatan V Koto Kampung Dalam Kabupaten Padang Pariaman sangat berpengaruh nyata terdapat sikap dan perilaku petani dalam pemanfaatan jerami sebagai pupuk alternatif pada tanaman padi sawah secara berkelanjutan.

2026-01-30 09:01:19 admin@polbangtanmedan.ac.id
Rancangan Penyuluhan Pertanian Pembuatan Pupuk Organik Padat (POP) Dari Kotoran Sapi Di Kecamatan Darul Makmur Kabupaten Nagan Raya
7 months ago
Ernawati (Medan, 2025)

Ernawati. NIRM. RPL 01.01.22.549. Rancangan Penyuluhan Pertanian Pembuatan Pupuk Organik Padat (POP) Dari Kotoran Sapi di Kecamatan Darul Makmur Kabupaten Nagan Raya. Tujuan rancangan ini adalah untuk rancangan penyuluhan pertanian pembuatan Pupuk Organik Padat (POP) dari kotoran sapi di Kecamatan Darul Makmur Kabupaten Nagan Raya, untuk mengetahui desain rancangan penyuluhan pertanian pembuatan Pupuk Organik Padat (POP) dari kotoran sapi di Kecamatan Darul Makmur Kabupaten Nagan Raya, dan untuk mengetahui tingkat penerimaan petani rancangan penyuluhan pertanian pembuatan Pupuk Organik Padat (POP) dari kotoran sapi di Kecamatan Darul Makmur Kabupaten Nagan Raya. Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Darul Makmur Kabupaten Nagan Raya pada bulan November 2023 sampai dengan bulan November 2024. Metode pengumpulan data yaitu, observasi dan wawancara yang diukur menggunakan kuesioner, sementara metode analisis menggunakan metode rancangan penyuluhan. Rancangan penyuluhan disusun melalui Lembar Persiapan Menyuluh (LPM), yang menjadi sasaran yakni petani yang menerima bantuan yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan petani dalam pembuatan pupuk organic padat dari kotoran sapi sesuai anjuran dari 35% menjadi 75%, materi yang digunakan yaitu “Pembuatan Pupuk Organik Padat dari Kotoran Sapi”, dan metode yang digunakan adalah ceramah, diskusi, dan demonstrasi cara, serta penggunaan media berupa folder dan benda sesungguhnya. Hasil validasi rancangan penyuluhan, tujuan penyuluhan, sasaran penyuluhanm materi penyuluhan, metode penyuluhan, media, volume, lokasi, biaya, dan pelaksanaan penyuluhan semuanya berada pada kategori efektif yaitu masing-masing secara berurut adalah 73,72%, 75,29%. 78,13%, 72,35%, 76,60%, 75,68%, 72,31%, 73,03%, 70,93% Tingkat penerimaan petani terhadap seluruh kegiatan penyuluhan adalah 74,18%.

2026-01-30 08:01:02 admin@polbangtanmedan.ac.id
Rancangan Penyuluhan Pertanian Penggunaan Benih Unggul Bersertifikat Pada Padi Sawah Di Kecamatan Rambah Kabupaten Rokan Hulu
7 months ago
Elfi Afriani (Medan, 2025)

Elfi Afriani, Nirm 010122597. Kajian ini bertujuan untuk merancang penyuluhan pertanian yang efektif tentang penggunaan benih unggul bersertifikat pada tanaman padi sawah di Kecamatan Rambah, Kabupaten Rokan Hulu. Kajian dilakukan karena tingkat penggunaan benih unggul bersertifikat masih rendah, yaitu 37%, padahal benih unggul dapat meningkatkan produktivitas, ketahanan terhadap penyakit, dan hasil panen yang optimal. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui kuesioner dan wawancara. Penyuluhan dirancang berdasarkan prinsip SMART dan ABCD, dengan komponen yang meliputi: tujuan, sasaran, materi, metode, media, volume, lokasi, waktu, dan biaya penyuluhan. Hasil rancangan penyuluhan diuji dengan menggunakan skala Likert dan dikaji berdasarkan tingkat penerimaan petani. Hasil menunjukkan bahwa tingkat penerimaan petani terhadap seluruh aspek rancangan tergolong sangat efektif. Persentase penerimaan masing-masing aspek adalah: sasaran (93,66%), materi (91,30%), metode (90,85%), media (90,12%), volume (90,16%), lokasi (91,57%), waktu (90,65%), dan biaya (90,85%), dengan rata-rata keseluruhan sebesar 91,15%. Rancangan penyuluhan ini berhasil meningkatkan penggunaan benih unggul bersertifikat dari 37% menjadi 63% dalam satu musim tanam. Hasil ini menunjukkan bahwa rancangan penyuluhan yang disusun telah sesuai dengan kebutuhan petani dan mampu meningkatkan kesadaran serta penerapan teknologi budidaya padi secara signifikan.

2026-01-30 08:01:08 admin@polbangtanmedan.ac.id
Rancangan Penyuluhan Penerapan Varietas Unggul Baru (VUB) Dalam Perguliran Tanaman Padi Sawah Di Kecamatan Rokan IV Koto Kabupaten Rokan Hulu
7 months ago
Dodi Sukandi (Medan, 2025)

Dodi Sukandi. NIRM. RPL. 01.01.22.546. Kajian ini bertujuan untuk mendesain rancangan penyuluhan pertanian yang spesifik lokasi serta mengetahui tingkat penerimaan Rancangan Penyuluhan Penerapan Varietas Unggul Baru (VUB) dalam Perguliran Tanaman Padi Sawah di Kecamatan Rokan IV Koto pada 15 November 2023 sampai dengan 31 Desember 2023 di Kecamatan Rokan IV Koto Kabupaten Rokan Hulu, Provinsi Riau. Metode pengumpulan data menggunakan wawancara dan kuesioner. Penentuan sampel responden menggunakan Purpusive Sampling. Data dianalisis menggunakan analisis deskriptif. Hasil analisis deskriptif menunjukkan desain penyuluhan dari aspek tujuan, sasaran, materi, metode, media, volume, lokasi, waktu, dan media penyuluhan dapat diterima dan termasuk dalam kategori setuju. Berdasarkan hasil kajian didapatkan kesimpulan bahwa Rancangan Penyuluhan Penerapan Varietas Unggul Baru (VUB) dalam Perguliran Tanaman Padi Sawah di Kecamatan Rokan IV Koto Kabupaten Rokan Hulu dengan tujuan meningkatkan pengetahuan petani dalam Penggunaan Varietas Unggul Baru dapat dilakukan secara spesifik dengan materi Penggunaan Varietas Unggul Baru pada Perguliran Tanaman Padi Sawah menggunakan media poster, dan media sesungguhnya secara ceramah, diskusi, dan demonstrasi Plot dapat diterima oleh sasaran serta tingkat penerimaan sasaran penyuluhan terhadap Rancangan Penyuluhan Penerapan Varietas Unggul Baru (VUB) dalam Perguliran Tanaman Padi Sawah di Kecamatan Rokan IV Koto Kabupaten Rokan Hulu dengan nilai capaian sebesar 26.240 setara 77,79% berada pada kategori Efektif (E).

2026-01-30 08:01:17 admin@polbangtanmedan.ac.id
Rancangan Penyuluhan Penerapan Sistim Tanam Jajar Legowo 2.1 Di Kecamatan Kluet Utara Kabupaten Aceh Selatan Provinsi Aceh
7 months ago
AL Kendry (Medan, 2024)

Kendri AL, Nirm 01.01.21.439. Rancangan Penyuluhan Penerapan Sistim Tanam

Jajar Legowo 2.1 Di Kecamatan Kluet Utara Kabupaten Aceh Selatan Provinsi

Aceh. Pengkajian ini bertujuan untuk mengetahui tujuan, sasaran, materi, metode,

media, volume, lokasi, waktu dan biaya rancangan penyuluhan penerapan

rancangan penyuluhan penerapan sistim tanam jajar legowo 2.1 Di kecamatan kluet

utara Kabupaten Aceh Selatan. Metode pengkajian ini yaitu deskripsi kuantitatif

dan metode pengumpul data yaitu metode wawancara menggunakan kuesioner,

sementara metode analisis data menggunakan skala likert. Hasil pengkajian

menunjukkan bahwa Sasaran penyuluhan dengan persentase 81,4% artinya sasaran

penyuluhan sangat efektif untuk diterapkan. Tujuan penyuluhan memperoleh

persentase 81,6% tujuan penyuluhan sangat efektif untuk diterapkan. Materi

penyuluhan memperoleh persensate 82,1%, artinya materi penyuluhan sangat

efektif untuk diterapkan. Metode penyuluhan persentase 80,6%, artinya metode

penyuluhan efektif untuk diterapkan. Media penyuluhan memperoleh persentase

84,6% sehingga sangat efektif untuk diterapkan. Volume penyuluhan pertanian

dilakukan sebanyak 2 kali, memperoleh persentase 85,9%, sehingga sangat efektif

untuk diterapkan. Lokasi penyuluhan pertanian memperoleh persentase 82,2%,

sehingga sangat efektif untuk diterapkan. Waktu penyuluhan memperoleh

persentase 86,1%, artinya waktu penyuluhan sangat efektif untuk diterapkan. Biaya

penyuluhan pertanian bersumber dari APBN, memperoleh persentase 84,7%,

artinya biaya penyuluhan sangat efektif untuk diterapkan.

2026-01-30 04:01:20 admin@polbangtanmedan.ac.id
Rancangan Penyuluhan Pertanian Dalam Pemupukan Berimbang Pada Tanaman Padi Sawah Di Kecamatan Sorkam Kabupaten Tapanuli Tengah
8 months ago
Tiarmaida Saragi (Medan, 2025)

Tiarmaida Saragi. NIRM: RPL 01.01.22.632. Rancangan Penyuluhan Pemupukan Berimbang pada Tanaman Padi Sawah di Kecamatan Sorkam Kabupaten Tapanuli Tengah. Tujuan rancangan ini adalah untuk mengetahui rancangan penyuluhan pemupukan berimbang pada tanaman padi sawah di Kecamatan Sorkam Kabupaten Tapanuli Tengah, untuk mengetahui desain rancangan penyuluhan pemupukan berimbang pada tanaman padi sawah di Kecamatan Sorkam Kabupaten Tapanuli Tengah, dan untuk mengetahui tingkat penerimaan petani terhadap rancangan penyuluhan pemupukan berimbang pada tanaman padi sawah di Kecamatan Sorkam Kabupaten Tapanuli Tengah. Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Sorkam Kabupaten Tapanuli Tengah pada bulan November 2023 sampai dengan bulan November 2024. Metode pengumpulan data yaitu, observasi dan wawancara yang diukur menggunakan kuesioner, sementara metode analisis menggunakan metode rancangan penyuluhan. Rancangan penyuluhan disusun melalui Lembar Persiapan Menyuluh (LPM), yang menjadi sasaran yakni petani yang melakukan budidaya tanaman padi sawah yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan petani dalam pemupukan berimbang pada tanaman padi sawah sesuai anjuran dari 0% menjadi 50%, materi yang digunakan yaitu “pemupukan berimbang pada tanaman padi sawah”, dan metode yang digunakan adalah ceramah, diskusi, dan demonstrasi cara, serta penggunaan media berupa folder dan benda sesungguhnya. Hasil validasi rancangan penyuluhan, sasaran penyuluhan, materi penyuluhan, metode penyuluhan, media, volume, lokasi, biaya, dan pelaksanaan penyuluhan semuanya berada pada kategori efektif yaitu masing-masing secara berurut adalah 86,62%, 84,6%, 84,68%, 81,99%, 86,58%, 85,71%, 82,6%, 81,9% dan 81,99% Tingkat penerimaan petani terhadap seluruh kegiatan penyuluhan adalah 84,07%.

2026-01-09 02:01:50 admin@polbangtanmedan.ac.id
Rancangan Penyuluhan Pertanian Pembuatan Pestisida Nabati Dari Rimpang Jerangau Di Kecamatan Rokan Iv Koto Kabupaten Rokan Hulu
8 months ago
Sariatun (medan, 2025)

Sariatun. NIRM. RPL 01.01.22.626. Rancangan Penyuluhan Penerapan Pupuk Bokashi untuk Tanaman Mentimun di Desa Seuneubok Baro Kecamatan Idi Tunong Aceh Timur. Tujuan rancangan ini adalah untuk rancangan penyuluhan penerapan pupuk bokashi untuk tanaman mentimun di Desa Seuneubok Baro Kecamatan Idi Tunong Aceh Timur, untuk mengetahui desain rancangan penyuluhan penerapan pupuk bokashi untuk tanaman mentimun di Desa Seuneubok Baro Kecamatan Idi Tunong Aceh Timur, dan untuk mengetahui tingkat penerimaan petani rancangan penyuluhan penerapan pupuk bokashi untuk tanaman mentimun di Desa Seuneubok Baro Kecamatan Idi Tunong Aceh Timur. Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Idi Tunong Kabupaten Aceh Timur pada bulan November 2023 sampai dengan bulan November 2024. Metode pengumpulan data yaitu, observasi dan wawancara yang diukur menggunakan kuesioner, sementara metode analisis menggunakan metode rancangan penyuluhan. Rancangan penyuluhan disusun melalui Lembar Persiapan Menyuluh (LPM), yang menjadi sasaran yakni petani yang melakukan budidaya tanaman mentimun yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan petani dalam penerapan pupuk bokhasi untuk tanaman mentimun sesuai anjuran dari 0% menjadi 50%, materi yang digunakan yaitu “Penerapan Pupuk Bokhasi untuk Tanaman Mentimun”, dan metode yang digunakan adalah ceramah, diskusi, dan demonstrasi cara, serta penggunaan media berupa folder dan benda sesungguhnya. Hasil validasi rancangan penyuluhan, tujuan penyuluhan, sasaran penyuluhanm materi penyuluhan, metode penyuluhan, media, volume, lokasi, biaya, dan pelaksanaan penyuluhan semuanya berada pada kategori efektif yaitu masing masing secara berurut adalah 85,4%, 84,8%, 81,2%, 88%, 88,7%, 86,5%, 82,3%, 81%, dan 80,7% Tingkat penerimaan petani terhadap seluruh kegiatan penyuluhan adalah 84,3%

2026-01-09 02:01:27 admin@polbangtanmedan.ac.id
Rancangan Penyuluhan Pertanian Pembuatan Pestisida Nabati Dari Rimpang Jerangau Di Kecamatan Rokan Iv Koto Kabupaten Rokan Hulu
8 months ago
Nirdos (Medan, 2025)

Nirdos, Nirm RPL.01.01.22.569. Kajian ini bertujuan untuk merancang penyuluhan pertanian mengenai pembuatan pestisida nabati dari rimpang jerangau (Acorus calamus L.) di Kecamatan Rokan IV Koto, Kabupaten Rokan Hulu. Latar belakang penelitian didasari oleh rendahnya tingkat pemahaman dan penggunaan pestisida nabati oleh petani di daerah tersebut, padahal jerangau merupakan tanaman lokal yang mengandung senyawa aktif seperti asaron yang efektif sebagai insektisida alami. Penyuluhan pertanian diposisikan sebagai sarana edukasi untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani dalam memanfaatkan potensi lokal sebagai bahan pengendali hama ramah lingkungan. Metode yang digunakan adalah survei deskriptif kuantitatif dengan pendekatan penyuluhan berbasis partisipatif. Sampel diambil dari 86 petani anggota kelompok tani menggunakan rumus Taro Yamane dari populasi sebanyak 614 orang. Instrumen berupa kuesioner disusun berdasarkan indikator validitas dan reliabilitas. Penyuluhan dilaksanakan lima kali menggunakan metode ceramah, diskusi, dan demonstrasi cara, dengan media leaflet, benda nyata, dan kuesioner. Evaluasi dilakukan melalui penyebaran kuesioner sebelum dan sesudah penyuluhan. Hasil kajian menunjukkan bahwa tingkat penerimaan petani terhadap berbagai komponen rancangan penyuluhan tergolong tinggi: tujuan (93%), sasaran (95%), materi (94%), metode (92%), media (90%), volume (89%), lokasi (91%), waktu (87%), biaya (88%), dan keseluruhan rancangan penyuluhan diterima sebesar 91%. Hasil ini menunjukkan bahwa rancangan penyuluhan yang dikembangkan efektif dalam meningkatkan pemahaman petani mengenai pembuatan pestisida nabati dari rimpang jerangau. Penelitian ini merekomendasikan penerapan model penyuluhan serupa pada wilayah lain yang memiliki potensi tanaman lokal dengan kandungan insektisida alami. 

2026-01-09 02:01:47 admin@polbangtanmedan.ac.id
Rancangan Penyuluhan Pengendalian Hama Wereng Batang Coklat Pada Tanaman Padi Sawah Di Kecamatan Pariaman Tengah Kota Pariaman
8 months ago
Nafran Indra (Medan, 2025)

Indra Nafran. NIRM. RPL 01.01.22.603. Rancangan Penyuluhan Pengendalian Hama Wereng Batang Coklat pada Tanaman Padi Sawah di Kecamatan Pariaman Tengah Kota Pariaman. Tujuan rancangan ini adalah untuk mengetahui rancangan penyuluhan pengendalian hama wereng batang coklat pada tanaman padi sawah di Kecamatan Pariaman Tengah Kota Pariaman, untuk mengetahui desain rancangan penyuluhan pengendalian hama wereng batang coklat pada tanaman padi sawah di Kecamatan Pariaman Tengah Kota Pariaman, dan untuk mengetahui tingkat penerimaan petani terhadap rancangan penyuluhan pengendalian hama wereng batang coklat pada tanaman padi sawah di Kecamatan Pariaman Tengah Kota Pariaman. Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Pariaman Tengah Kota Pariaman pada bulan November 2023 sampai dengan bulan November 2024. Metode pengumpulan data yaitu, observasi dan wawancara yang diukur menggunakan kuesioner, sementara metode analisis menggunakan metode rancangan penyuluhan. Rancangan penyuluhan disusun melalui Lembar Persiapan Menyuluh (LPM), yang menjadi sasaran yakni petani yang melakukan budidaya tanaman padi sawah yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan petani dalam pengendalian hama wereng batang coklat pada tanaman padi sawah sesuai anjuran dari 20% menjadi 50%, materi yang digunakan yaitu “Pengendalian Hama Wereng Batang Coklat pada Tanaman Padi Sawah”, dan metode yang digunakan adalah ceramah, diskusi, dan demonstrasi cara, serta penggunaan media berupa folder dan benda sesungguhnya. Hasil validasi rancangan penyuluhan, sasaran penyuluhan, materi penyuluhan, metode penyuluhan, media, volume, lokasi, biaya, dan pelaksanaan penyuluhan semuanya berada pada kategori efektif yaitu masing masing secara berurut adalah 83,38%, 83,79%, 83,03%, 85,86%, 86,76%, 85,45%, 83,66%, 80,62%, dan 81,66%, Tingkat penerimaan petani terhadap seluruh kegiatan penyuluhan adalah 84,88%%.

2026-01-09 02:01:56 admin@polbangtanmedan.ac.id
Rancangan Penyuluhan Penggunaan Benih Unggul Berlabel Tanaman Padi Sawah (Oryza Sativa L.) Di Kecamatan Vii Koto Kabupaten Padang Pariaman
8 months ago
Basri Hasan (Medan, 2025)

Hasan Basri, NIRM. RPL. 01.01.22.601. Pengkajian yang saya lakukan ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi wilayah penyuluhan pertanian dan menganalisis presentase tingkat penerimaan petani dalam penetapan tujuan, sasaran, materi, metode, media, volume, lokasi, waktu, biaya dan rancangan penyuluhan pertanian penggunaan benih unggul berlabel tanaman padi sawah (Oriza sativa L.) di Kecamatan VII Koto Kabupaten Padang Pariaman. Pengkajian ini dilaksanakan di nigari Lurah Ampalu Kecamatan VII Koto pada bulan Oktober 2024 sampai dengan bulan Januari 2025 dengan menggunakan metode pengumpulan data secara wawancara dan kuesioner yang sudah diuji Validitas dan Reliabilitasnya dengan jenis pengkajian kuantitatif deskriptif. Sementara analisis datanya dengan menggunakan skala linkert setelah dilaksanakan kegiatan penyuluhan. Identifikasi potensi wilayah penyuluhan pertanian yang terdiri dari beberapa permasalahan dan beberapa potensi untuk menyelesaikan permasalahan yang dihadapi petani. Penetapan sasaran penyuluhan yang terdiri dari anggota kelompok tani sebagai petani padi sawah yang sesuai keriteria yaitu petani padi sawah yang terdapat pada 6 kelompok tani dengan jumlah populasi sebanyak 245 orang maka didapatkan sampel sebanyak 38 orang dengan metode random sampling. Presentase tingkat penerimaan petani dalam penetapan tujuan dan sasaran sangat efektif, materi mendapatkan skor sebesar 99,47 % atau sangat efektif, metode mendapatkan skor sebesar 80 % atau efektif, media mendapatkan skor sebesar 80 % atau efektif, volume mendapatkan skor sebesar 97,1 % atau sangat efektif, lokasi mendapatkan skor sebesar 100 % atau sangat efektif, waktu mendapatkan skor sebesar 100 % atau sangat efektif, biaya mendapatkan skor sebesar 80 % atau efektif dan rancangan penyuluhan pertanian penggunaan benih unggul berlabel tanaman padi sawah di Kecamatan VII Koto Kabupaten Padang Pariaman mendapatkan nilai skor rata-rata 89,1 % atau sangat efektif untuk diterapkan. 

2026-01-09 02:01:58 admin@polbangtanmedan.ac.id
Rancangan Penyuluhan Pertanian Tentang Alih Fungsi Lahan Padi Sawah Menjadi Lahan Hortikultura Di Kelurahan Padang Masiang Kecamatan Barus Kabupaten Tapanuli Tengah Sumatera Utara
8 months ago
Anny Nerawaty Manalu (Medan, 2025)

Anny Nerawaty Manalu, NIRM: RPL.01.01.22.540, Rancangan Penyuluhan Pertanian Tentang Alih Fungsi Lahan di Kelurahan Padang Masiang Kecamatan Barus Kabupaten Tapanuli Tengah Sumatera Utara. Tugas Akhir. Program Studi Penyuluhan Pertanian Berkelanjutan Politeknik Pembangunan Pertanian Medan. 2024. Alih fungsi lahan pertanian menjadi fungsi lain seperti perkebunan, pemukiman, dan fasilitas umum merupakan fenomena yang semakin marak terjadi khususnya di Kelurahan Padang Masiang, Kecamatan Barus, Kabupaten Tapanuli Tengah. Penelitian ini bertujuan untuk merancang penyuluhan pertanian yang efektif dalam mengatasi permasalahan alih fungsi lahan dengan pendekatan partisipatif dan berkelanjutan. Pengkajian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan teknik survei menggunakan kuisioner dibantu software SPSS versi 25. Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Barus yakni Kelurahan Padang Masiang. Waktu penelitian dilakukan pada bulan Mei hingga Agustus 2024. Subjek penelitian adalah 53 petani yang berasal dari 3 kelompok tani di Kelurahan Padang Masiang yaitu Kelompok tani Saoloan, Bina Guna, dan Maduma. Berdasarkan tahapan dalam proses pengkajian, maka dapat disimpulkan bahwa rancangan penyuluhan pertanian tentang alih fungsi lahan di Kelurahan Padang Masiang Kecamatan Barus Kabupaten Tapanuli Tengah Sumatera Utara sebesar 89,24% yang termasuk dalam kriteria sangat efektif. 

2026-01-09 02:01:18 admin@polbangtanmedan.ac.id
Rancangan Penyuluhan Pertanian Pembuatan Elisitor Biosaka Pada Tanaman Padi Di Kecamatan Rantau Selamat Kabupaten Aceh Timur
10 months ago
Arman (Medan, 2025)

Arman. NIRM. RPL. 01.01.22.541. Rancangan Penyuluhan Pertanian Pembuatan Elisitor Biosaka pada Tanaman Padi di Kecamatan Rantau Selamat Kabupaten Aceh Timur. Pengkajian ini bertujuan untuk mendesain rancangan penyuluhan pertanian serta untuk menganalisis tingkat penerimaan petani (materi, metode, media, volume, lokasi, waktu, biaya penyuluhan pertanian) terhadap pembuatan elisitor biosaka di Kecamatan Rantau Selamat Rantau Selamat Kabupaten Aceh Timur. Pengkajian ini dilaksanakan pada September – Desember 2024 di Kecamatan Rantau Selamat. Metode Pengkajian yang digunakan adalah wawancara dan survei yang dianalisis menggunakan Teknik deskriptif kuantitatiif. untuk mengevaluasi tingkat penerimaan petani terhadap rancangan penyuluhan, meliputi materi, metode, media, volume, lokasi, waktu, dan biaya penyuluhan. Hasil pengkajian ini menunjukkan bahwa tingkat penerimaan petani terhadap rancangan penyuluhan pembuatan elisitor biosaka pada tanaman padi di Kecamatan Rantau Selamat Kabupaten Aceh Timur tergolong Sangat Efektif (80,3%). Sedangkan, tingkat penerimaan petani terhadap metode penyuluhan termasuk dalam kategori sangat efektif (83,3%), pada media penyuluhan termasuk kategori efektif (79,2%), volume penyuluhan tergolong efektif (76,6%), Lokasi penyuluhan termasuk kategori sangat efektif (84,5%), waktu penyuluhan tergolong sangat efektif (83%), biaya penyuluhan tergolong sangat efektif (82%) materi penyuluhan tergolong sangat efektif (80,9%). 

2025-10-21 08:10:20 admin@polbangtanmedan.ac.id